p-Index From 2021 - 2026
6.913
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Kemampuan Mengenal Geometri pada Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Metode Permainan Balok di TK Masjid Nurul Muslimin Khoilula Hanum Tanjung; Fauziah Nasution; Ahmad Syukri Sitorus
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 5 (2025): September: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Anak Usia Dini
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupenbaud.v1i5.138

Abstract

This study aims to improve the ability to recognize geometry in children aged 5–6 years through the block game method at Nurul Muslimin Mosque Kindergarten. The research was conducted as Classroom Action Research (CAR) with a qualitative approach. The subjects of this study were children in group A at Nurul Muslimin Mosque Kindergarten, with research carried out collaboratively between researchers, teachers, and the principal. The procedure followed a systematic design consisting of two cycles, each divided into four stages: planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected through observation, testing, and documentation to measure the development of children's ability to recognize geometric concepts. The results showed a significant increase in children's ability to recognize geometry through the block game method. In the pre-cycle, only 23.33% of children demonstrated the expected level of ability. After the first cycle, this figure increased to 53.33%, indicating moderate progress. By the end of the second cycle, 86.66% of the children had reached the expected competency, showing a remarkable improvement. These findings highlight the effectiveness of the block game method in fostering cognitive development, particularly in the area of early geometry recognition among preschool-aged children. The conclusion of this study emphasizes that implementing block games as a teaching strategy not only enhances children's recognition of geometric shapes but also supports active learning, creativity, and collaboration. Therefore, educators are encouraged to integrate play-based learning methods such as block games into early childhood education programs to improve fundamental mathematical concepts and prepare children for higher learning stages.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Teknik Kolase Dengan Media Kapas Anismar Anismar; Ahmad Syukri Sitorus
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 8 No 1 (2024): JCE (Journal of Childhood Education) Maret - Agustus 2024
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v8i1.2099

Abstract

Kegiatan kolase adalah pembelajaran yang menarik untuk mengembangkan motorik halus anak. Kolase juga merupakan salah satu jenis seni rupa di mana sisa potongan kertas atau bahan lain digabungkan agar menciptakan desain maupun kreasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui teknik kolase dengan media kapas di TK Qur`an Mandiri. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi 4 tahapan yaitu: perencanaan,pelaksanaan,pengamatan dan refleksi yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun TK Qur`an Mandiri Jl. Tombak no.44c, adapun tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen pengukuran motorik halus. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan motorik halus anak dapat meningkat melalui kegiatankolasedengan media kapas pada prasiklus adalah 30,6%,Siklus I adalah 44,4% dan Siklus II meningkat menjadi 78,5%. Kolase dengan media kapas memberikan variasi baru, menarik dan menyenangkan untuk anak. Kegiatan kolase dengan media kapas bertujuan meningkatkan motorik halus anak yang terkoordinasi antara mata dan tangan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan kolase dengan media kapas  dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak
Peningkatan Potensi Kreatif Anak Usia 5–6 Tahun melalui Teknik Mewarnai Gradasi pada Pembelajaran Seni Nurul Afni Hasanah; Ahmad Syukri Sitorus
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2336

Abstract

Kreativitas merupakan salah satu aspek perkembangan yang perlu dikembangkan sejak usia dini melalui kegiatan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi, berekspresi, dan menghasilkan karya secara mandiri. Kreativitas anak masih rendah, ditandai dengan kecenderungan meniru contoh guru, kurang berani memilih warna sendiri, serta terbatasnya kemampuan mengembangkan ide dalam kegiatan mewarnai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5–6 tahun melalui penerapan teknik mewarnai gradasi. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek sebanyak 20 anak Kelompok B RA An-Nida Medan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif melalui perhitungan persentase ketuntasan kreativitas anak pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan kreativitas meningkat dari 25% pada pra-siklus menjadi 65% pada Siklus I dan mencapai 85% pada Siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik mewarnai gradasi efektif dalam meningkatkan kreativitas anak pada aspek rasa ingin tahu, inovasi, kemandirian berkarya, motorik halus, dan pemecahan masalah. Penelitian ini berkontribusi sebagai alternatif strategi pembelajaran seni yang dapat digunakan guru PAUD untuk mengembangkan kreativitas anak secara lebih optimal.
PENGUATAN KUALITAS GURU DALAM PEMBELAJARAN INKLUSIF PADA RAUDHATUL ATHFAL INKLUSIF DI KOTA MEDAN Ahmad Syukri Sitorus; Isma Ayurani; Putri Aulia; Dea Putri Jelita
Jurnal Pema Tarbiyah Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/pema.v5i1.5543

Abstract

Sebagai perwujudan dari semangat pendidikan untuk semua, serta menjalankan amanat undang-undang bahwa negara menjamin setiap warga negara mendapatkan pendidikan yang layak terlebih lagi bagi anak usia dini, maka keberadaan Raudhatul Athfal inklusif menjadi suatu keniscayaan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan guru dalam pembelajaran raudhatul athfal inklusif di kota medan, bagaimana bentuk pelatihan yang dilakukan dalam meningkatkan kemampuan guru dalam pembelajaran raudhatul athfal inklusif di kota medan, dan bagaimana peningkatan kemampuan guru dalam pembelajaran raudhatul athfal inklusif di kota medan. Metodologi pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR) atau Penelitian Tindakan Partisipatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran inklusif telah berada pada kategori baik. Guru menunjukkan pemahaman terhadap prinsip-prinsip inklusi dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung keberagaman peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK), (2) Pelatihan guru Raudhatul Athfal (RA) di Kota Medan melalui Focus Group Discussion (FGD), pendampingan dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH), dan tindak lanjut yang perlu dilakukan secara berkelanjutan. (3) Peningkatan kemampuan guru Raudhatul Athfal (RA) dalam pembelajaran inklusif di Kota Medan tercermin dari kemampuan mereka dalam merancang RPPH dan mampu menyesuaikan indikator, metode, dan sistem penilaian dengan kebutuhan anak berkebutuhan khusus (ABK).
Peran Guru dalam Proses Pembentukan Nilai Karakter Anak Usia Dini di TK Alfatih Desa Jaranguda Kabupaten Karo: Penelitian Ahmad Syukri Sitorus; Dwi Nur Attira Ain; Amanah Putri Fadillah; Andina Zahra; Fannia Sri Juwita; Febby Ardera Br Ginting; Dhiva Shahila Saragih
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5868

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam pembentukan kualitas sumber daya manusia, terutama pada masa golden age di mana anak sangat peka terhadap stimulasi dan pembiasaan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam peran guru dalam proses pembentukan nilai karakter anak usia dini di TK Alfatih Desa Jaranguda Kabupaten Karo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, dengan subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah dan guru kelas. Teknik pengumpulan data meliputi observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, dengan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil observasi menunjukkan bahwa guru telah menerapkan berbagai strategi pembiasaan nilai karakter seperti doa bersama, antre tertib, berbagi alat permainan, dan gotong royong sederhana. Namun, masih terdapat tantangan seperti perbedaan latar belakang keluarga dan konsistensi penerapan aturan di luar sekolah, serta pengaruh perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru memegang peran sentral sebagai teladan, pembimbing, fasilitator, dan motivator, yang keberhasilannya ditentukan oleh keteladanan, konsistensi aturan, komunikasi hangat, serta kolaborasi dengan orang tua. Hasil penelitian diharapkan menjadi referensi bagi pengembangan strategi pembelajaran karakter yang lebih efektif di PAUD.
Manfaat Program Kegiatan Mengaji dalam Pembentukan Nilai-Nilai Moral dan Agama pada Anak Usia Dini di Desa Jaranguda Kabupaten Karo: Penelitian Ahmad Syukri Sitorus; Najwa Mawaddah; Nabila Nabila; Mutiara Firdausi An Tasya; Salsabila Wibowo; Mivtahul Zannah; Yuli Anisah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5883

Abstract

Penanaman nilai moral dan agama pada anak usia dini berperan penting dalam membentuk karakter sejak awal perkembangan. Pada masa ini anak sangat peka terhadap pengaruh lingkungan sehingga memerlukan pembiasaan nilai religius secara berkelanjutan. Salah satu kegiatan yang mendukung proses tersebut adalah program Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ). Penelitian ini bertujuan mengetahui manfaat pelaksanaan program BTQ dalam mendukung perkembangan nilai moral dan agama anak di Desa Jaranguda, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi kegiatan belajar, wawancara dengan pengelola dan peserta didik, serta dokumentasi kegiatan di Surau Al-Ihsan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program BTQ memberikan manfaat besar terhadap perkembangan nilai moral dan agama anak. Metode Iqro membantu anak meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara bertahap, sementara kegiatan tambahan seperti hafalan surat pendek, doa harian, praktik shalat, dan kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW memperkuat pemahaman nilai religius dalam kehidupan sehari-hari. Anak tidak hanya mengalami peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menunjukkan perilaku lebih disiplin, santun, dan bertanggung jawab. Dukungan masyarakat serta keterlibatan mahasiswa UIN Sumatera Utara turut menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
Efforts to Improve Gross Motor Skills of 5-6 Year Old Children Through Creative Dance Seri Rezjeki Wardani Tamba; Ahmad Syukri Sitorus
JURNAL TILA ( Tarbiyah Islamiyah Lil Athfaal ) Vol. 6 No. 1 (2026): Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal- Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/kenj4e80

Abstract

This study was motivated by the low gross motor skills of children aged 5–6 years at RA Istiqomah, particularly in balance, coordination, agility, and movement accuracy. The study aimed to improve children's gross motor skills through creative dance activities. This research employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, consisting of planning, action, observation, and reflection stages conducted in two cycles. The participants were 18 children aged 5–6 years in Group B of RA Istiqomah. Data were collected through observation and documentation and analyzed using descriptive qualitative and quantitative techniques. The findings revealed a significant improvement in children's gross motor skills after the implementation of creative dance activities. In the pre-cycle stage, only 22.3% of children reached the categories of Developing as Expected (BSH) and Very Well Developed (BSB). After the first cycle, the percentage increased to 66.6%, and further rose to 94.4% in the second cycle. Children demonstrated improvements in body balance, movement coordination, agility, rhythm synchronization, and muscle strength. In addition, creative dance activities enhanced children's confidence, participation, and enthusiasm during learning activities. The study concludes that creative dance is an effective and engaging learning strategy for improving gross motor skills among children aged 5–6 years. The findings contribute to early childhood education practices by providing an innovative and enjoyable approach to physical motor development. Creative dance can therefore be utilized as an alternative learning activity to optimize children's developmental outcomes.
Kegiatan Manasik Haji dalam Pengembangan Agama dan Moral Anak Usia Dini di RA Cinta Bunda Huta Boluk Simalungun Ahmad Syukri Sitorus; Raisah Armayantih Nasution; Aulia Ananda Putri Suhada Saragih
Journal of New Trends in Sciences Vol. 3 No. 4 (2025): November: Journal of New Trends in Sciences
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jnts.v3i4.742

Abstract

The implementation of Hajj rituals for children is a significant practice in early childhood education, focusing on religious and moral development. This study aims to assess the impact of performing Hajj rituals on children's religious and moral growth. Using a qualitative research approach, the study describes findings from field research conducted at RA Cinta Bunda Huta Boluk Simalungun, which holds annual Hajj ritual activities for children. Data collection was done through observation and documentation. The study found that the Hajj rituals at RA Cinta Bunda are carried out through several steps: (1) Setting the departure date in alignment with the Hajj Manasik schedule, (2) notifying parents to obtain permission for their child’s participation, (3) registration with IGRA Simalungun, (4) gathering all students for the ritual, (5) reading the talbiyah, (6) receiving guidance from a supervisor upon arrival, (7) wukuf at Arafah and overnighting in Mina, (8) throwing seven small stones during stoning, (9) performing Tawaf around the Kaaba, (10) performing sa'i or jog, (11) tahallul (cutting a little hair), and (12) resting to eat dates and drink zam-zam water. The study identified seven indicators of religious and moral development resulting from these activities: (1) Recognizing the Creator and His commands, (2) Memorizing the Pillars of Islam, (3) Learning Hajj intentions, (4) Memorizing the Talbiyah reading, (5) Learning the Yemeni Rukun readings, (6) Understanding the Hajj process, and (7) Developing patience and perseverance. This study highlights the importance of religious rituals in shaping young children’s understanding of their faith and moral character.
The Effect of the Outing Class Method on the Naturalist Intelligence of Children Aged 5-6 Years Lia Roaina; Ahmad Syukri Sitorus
Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research (IJECER) Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/ijecer.v4i1.15391

Abstract

Naturalist intelligence is a fundamental domain of early childhood development, reflecting children's capacity to observe, identify, and relate to elements of the natural world an ability that is increasingly essential in fostering ecological consciousness from an early age. This study aims to determine the effect of the outing class learning method on the naturalist intelligence of children aged 5-6 years. The research employed a Quasi-Experimental Design. Participants consisted of 20 children from Group A and Group B at Rahmatul Iman II Kindergarten. Using simple random sampling, ten children were assigned to the control group (Group A) and ten to the experimental group (Group B). Data were collected through structured observation to assess indicators of naturalist intelligence. Data analysis included both descriptive and inferential statistics, namely normality tests, homogeneity tests, and independent t-tests. The findings revealed a statistically significant difference between the experimental and control groups, with the experimental group showing a more substantial improvement in naturalist intelligence. The analysis confirmed this outcome, as the calculated t-value was substantially higher than the critical value, leading to the rejection of the null hypothesis. It can thus be concluded that the outing class method has a significant and positive impact on the development of naturalist intelligence in children aged 5-6 years. These findings imply that integrating experiential outdoor learning into early childhood education may serve as an effective approach to nurturing environmental sensitivity and holistic development.  
Pengaruh Permainan Ekspresi Terhadap Kecerdasan Sosial Emosional Anak Usia Dini Siti Nurjannah; Ahmad Syukri Sitorus
Jurnal Raudhah Vol 13, No 2 (2025): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v13i2.4720

Abstract

Kecerdasan sosial emosional anak usia dini penting karena berperan dalam pembentukan karakter, kemampuan beradaptasi, dan hubungan sosial yang sehat. Namun, hasil observasi awal menunjukkan masih banyak anak yang kesulitan mengenali dan mengekspresikan emosi akibat keterbatasan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan papan ekspresi terhadap kecerdasan sosial emosional anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test post-test. Subjek penelitian adalah 10 anak kelompok B di RA Al Faiz, sedangkan objek penelitian adalah kecerdasan sosial emosional. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi dengan indikator mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi. Analisis data dilakukan dengan uji t sampel berpasangan melalui SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata skor pre-test 9,4 menjadi 22,1 pada post-test. Dengan demikian, permainan papan ekspresi direkomendasikan sebagai media pembelajaran yang efektif untuk menstimulasi kecerdasan sosial emosional anak usia dini.
Co-Authors Achnes Oktavia Rambe Alya Zahro Azhari Amanah Putri Fadillah Andina Zahra Angela Sayfriani Anismar Anismar Annisaa Nur Faudillah Arfin Hasibuan Arifin Muhammad Aulia Ananda Putri Suhada Saragih Azmatul Kholilah Candra Wijaya Dahlan, Zaini Dea Putri Jelita Dea Putri Jelita Della Alfitriyah Dhiva Shahila Saragih Dinul Akbar Nasution Dwi Nur Attira Ain Eka Damayanti Enny Nazrah Pulungan Fannia Sri Juwita Fauziah Nasution Febby Ardera Br Ginting Fitria Nur Afni Siregar Hafizah Herdini Hervani Anggraini Sefia Maja Idris Siregar Ilham Karim Parapat Ilham Yunus Intan Syahdila Hasibuan Intan Wahyuni Hasibuan Irma Qurata Aini Isma Ayurani juwita sari Keysa Zalia Amanda Khadijah Khadijah Khadijah Khadijah Khairani Tambunan Khairiyah Sabila Sabila Khofifah Indar Rahman Khoilula Hanum Tanjung Lia Roaina Lidya Sofiana Lily Sardiani Daulay Liza Robiatul Maryanti Maryanti Masganti Sit Miftahul Jannah Mivtahul Zannah Muhammad Basri Muhammad Nazri P Harahap Muhibbah Suraiya Irham Munastiwi, Erni Mutiara Firdausi An Tasya Nabila Dwirizki Handayani Nabila Nabila Najwa Mawaddah Nayla Anastasia Nazri Adlani Harahap Ni Komang Nandhita Dharma Santy Novia Aldana Nur Afifa Daulay Nur Elmi Nur Hidayah Dayah Nur Maulida Nurmawati Nurmawati Nurul Afni Hasanah Oisthina Hasibuan Putri Alyumi Amin Putri Aulia Putri Aulia Raisah Armayantih Nasution Raudotul Ilmia Rekha Dyta Amelia Ria Santika Risky Ayu Permata Rizka Hasanah Nasution Rustam Pakpahan Rustam Rustam Sahida Binti Zainuddin Salsabila Matondang Salsabila Wibowo Sapri Sapri Sarah Rizky Aulia Septi Ayu Harahap Seri Rezjeki Wardani Tamba Silvia Anggraini Siti Fadhilah Harahap Siti Khodijah Nasution Siti Khodijah Nst Siti Nurjannah Suri Rahmadhani Suriani Sitorus Syazkia Salsabila Rais Tasya, Putri Salsabila tasya, putri_salsabila Tety Eviaty Harahap Tiara Angelly Tien Rafida Tien Rafida Ulvia Nisa Ansari Velissa Amelia Batubara wahyuni wahyuni Yogi Karmelta Ketaren Yuli Anisah