p-Index From 2021 - 2026
6.264
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

ARAH KIBLAT DAN WAKTU SHALAT Studi Validitas Koordinat Geografis Kecamatan Dalam Wilayah Kabupaten Lampung Tengah Rohmat, Rohmat; Nurhayati, Agustina
ASAS Vol. 13 No. 1 (2021): Asas, Vol. 13, No. 01 Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/asas.v13i1.9328

Abstract

Salah satu bentuk ibadah mahdlah adalah shalat lima waktu. Shalat memiliki tata cara dan persyaratan yang harus dipenuhi, di antara syarat sah shalat adalah menghadap kiblat (Ka’bah) dan masuk waktu shalat. Waktu shalat dipengaruhi oleh posisi matahari pada suatu tempat, sehingga antara tempat yang satu dan yang lainnya di muka bumi ini berbeda waktunya. Begitu pula dengan arah kiblat juga di pengatruhi oleh posisi suatu tempat di muka bumi ini dari Ka’bah. Lampung Tengah sebagai sebuah kabupaten memiliki wilayah yang sangat luas yang meliputi dua puluh delapan kecamatan, dan untuk mendapatkan jadwal waktu shalat dan arah kiblat yang benar, maka harus diketahui koordinat geografis kecamat-kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah, dari koordinat geografis maka  arah kiblat kecamat-kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah memiliki azimut yang berbeda sesuai dengan koordinat geografis kecamatan masing-masing, dan awal waktu shalatnya terdapat selisih waktu satu menit bahkan sama di antara kecamatan-kecamatan tersebut. Karena hal tersebut maka dalam penyusunan jadwal waktu shalat kecamatan-kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah  cukup dibuat satu jadwal waktu shalat saja yaitu dengan data koordinat geografis Kecamatan Lampung TengahKata Kunci: arah kiblat, awal waktu shalat, dan koordinat geografis
Blended Learning with the Flipped Classroom Method: A Post-Pandemic Solution and Future Trend Zulaikhah, Siti; Hasanah, Ida Faridatul; Sutiyono, Agus; Rohmat, Rohmat; Wibowo, Gita Vallenti
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 9 No 2 (2024): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v9i2.16205

Abstract

Technological advancements have significantly impacted various aspects of life, particularly education. The Covid-19 pandemic, which lasted for over two years, further disrupted the education sector, necessitating a shift in teaching and learning practices. New policies, often referred to as the "new normal," have brought changes that allow educational activities to resume as they were before the pandemic. This study explores learning solutions during the new normal and investigates future trends focusing on blended learning integrated with the flipped classroom method. The research was conducted at FTK Raden Intan Lampung using a case study methodology with a single-case design. Data were collected through observations, documentation, and interviews centered on the implementation of the blended learning model combined with the flipped classroom approach. The findings indicate that this model encourages students to engage in active, independent learning, enhances learning satisfaction, and holds potential as a future learning trend. In conclusion, the blended learning model utilizing the flipped classroom method emerges as an effective post-pandemic learning alternative. It offers convenience, fosters enthusiasm for learning, and enhances students' problem-solving abilities throughout the learning process.
KEDUDUKAN WALI DALAM PERNIKAHAN: STUDI PEMIKIRAN SYÂFI’ÎYAH, HANAFIYAH, DAN PRAKTIKNYA DI INDONESIA Rohmat, Rohmat
al-'adalah Vol 8 No 2 (2011): Al-'Adalah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/adalah.v10i2.253

Abstract

Kedudukan Wali dalam Pernikahan: Studi Pemikiran Syâfi’îyah, Hanafiyah, dan Praktiknya di Indonesia.Islam hadir membawa kemaslahatan, salah satunya adalah pernikahan. Pernikahan merupakan kemaslahatan yang bersifat dharuriyakni untuk memelihara kehormatan dan keturunan. Jika kemaslahatan ini tidak terpelihara maka akan menimbulkan kerusakan. Salah satu hal yang dapat menjaga kehormatan dan keturunan adalah wali. Para ulama memiliki pemahaman berbeda mengenai wali. Bukan hanya perbedaan pendapat di masing-masing ulama, namun juga prakteknya di berbagai negara muslim, termasuk indonesia. Persamaan pendapat antara kedua ulama tersebut adalah wali harus seorang islam, dewasa dan berakal, sedangkan perbedaannya menurut ulama Syâfi’îyah wali harus laki-laki dan adil sementara ulama hanafiyah membolehkan seorang fasik dan wanita menjadi wali.Kata Kunci: wali, fuqahâ,hukum Islam
An Integrated Policy Model for Supervisory Punishment under Indonesia’s New Criminal Code Rohmat, Rohmat; Istiqomah, Milda; Aprilianda, Nurini
Jurnal Penelitian Hukum De Jure Vol 25, No 3 (2025): November Edition
Publisher : Law and Human Rights Policy Strategy Agency, Ministry of Law and Human Rights of The Repub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30641/dejure.2025.V25.151-170

Abstract

The inclusion of supervisory sanctions in Indonesia’s new Criminal Code signifies a shift toward non-custodial and rehabilitative forms of punishment, reflecting a broader transition from retributive to corrective and restorative justice. Despite their formal adoption, the regulatory frameworks necessary for their implementation remain underdeveloped. This study examines the normative and philosophical foundations of supervisory sanctions and proposes an integrated legal policy model for their effective application. Employing a normative juridical method supported by statutory, comparative, and conceptual approaches, the research is analyzed within a prescriptive framework. The findings indicate that these sanctions are intended to provide offenders with a second chance through structured oversight and individualized rehabilitation, thereby avoiding incarceration. This study offers a novel insight by presenting an integrated policy model for supervisory sanctions, an approach that has not previously been developed within Indonesia’s legal system. The proposed model outlines mechanisms for enforcement, supervision duration, and reintegration programs. By addressing a critical gap in Indonesia’s penal system, this research contributes original perspectives and a practical framework for the operationalization of community-based criminal sanctions.
Pengembangan Industri Tas Kulit Berbasis Kearifan Lokal di Desa Nambangrejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo Rohmat, Rohmat; Fikriawan, Suad
Social Science Academic SPECIAL ISSUE: Desa Berdaya dengan Potensi Lokal
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.v0i0.6038

Abstract

The craft industry in Indonesia, including leather bag production, plays a crucial role in local economic development and cultural preservation. Nambangrejo Village in Sukorejo District is one example of a leather bag craft center that has grown and developed over generations. The tradition of leather bag making in this village began with the skill of creating simple leather goods for daily needs, and over time evolved into more complex and economically valuable leather bag production. This study aims to explore the potential, challenges, and development strategies of the leather bag industry based on local wisdom in Nambangrejo Village. Using a qualitative approach through in-depth interviews and field observations, this research found that the leather bag industry in this village faces challenges such as globalization, market competition, and changing consumer preferences. Although production is still limited to a small scale, its development potential is significant if supported by appropriate strategies, such as training, network collaboration, and product innovation. Additionally, there are three key roles that can support the development of local wisdom in the leather bag industry: the roles of the government, academics, and the craftsmen themselves. With a comprehensive approach, this industry has the potential to become a strong local economic force that can compete in a broader market while maintaining its cultural idenity.
Xenoglosofilia dalam Ragam Bahasa Tulis Generasi Z pada Komunitas Belajar Studygram: Analisis Interpretasi Fenomenologi Rohmat, Rohmat; Dadang S. Anshori; Encep Kusumah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5641

Abstract

Xenoglosofilia berkaitan erat dengan bahasa Indonesia sebagai identitas nasional dan bahasa asing sebagai alat komunikasi global. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, penyebab, serta implikasi xenoglosofilia dari generasi Z pada Studygram terhadap literasi bahasa. Metode yang digunakan ialah kualitatif deskriptif jenis Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) melalui analisis konten dan wawancara tertulis dengan wordcloud sebagai alat pengolahan data dan Analisis Wacana Kritis Fairclough sebagai landasan teori. Hasil analisis terhadap 300 unggahan dari 10 subjek menunjukkan xenoglosofilia dalam bentuk campur kode ke luar pada tataran kata dan frasa (nomina, verba, pronomina, adverbia, preposisi, konjungsi, adjektiva, interjeksi) serta alih kode ke luar pada klausa dan kalimat (nominal, verbal, adverbial, adjektival). Pada level tekstual, bentuk ini mencerminkan nilai eksperiental, relasional, dan ekspresif. Pada level praktik diskursif, fenomena ini dipicu oleh strategi menjangkau audiens global, efisiensi istilah, tekanan komunitas, pencitraan profesional, dan optimalisasi algoritma digital. Bahasa asing juga diposisikan sebagai simbol prestise digital yang mewakili simbol kecerdasan dan modernitas, citra profesional-akademik, strategi menarik audiens, kesan eksklusif, dan adaptasi tren global. Xenoglosofilia berimplikasi terhadap peningkatan kompetensi berbahasa asing, tetapi di sisi lain mendorong pengabaian padanan kata bahasa Indonesia. Hal ini terlihat melalui dimensi situasional (diksi dipilih demi daya tarik digital), institusional (Studygram membentuk kebiasaan linguistik baru), dan sosial (globalisasi mendorong marginalisasi bahasa dan jarak antarpenutur). Penelitian ini merekomendasikan penguatan Trigatra Bangun Bahasa secara kreatif dan kolaboratif agar bahasa Indonesia tetap adaptif dan berdaya di ruang digital.
Synergy of Digitalization and Sustainability: A Green Business Model for MSMES in the Era of Industry 5.0 Purwanto, Hendra; Adi, Handaru Indrian Sasmito; Astuty, Henny Sri; Suwarno, Suwarno; Rohmat, Rohmat; Sair, Shrafat Ali
JPEKA: Jurnal Pendidikan Ekonomi, Manajemen dan Keuangan Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpeka.v9n2.p129-144

Abstract

Digital technological breakthroughs have transformed the way information is accessible and shared more rapidly in sectors including government, industry, and education. However, challenges such as misinformation and data privacy have also emerged. While digitalization in the economy drives platform-based growth, it also creates a digital divide and technological dependency. Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are expected to implement innovative, creative, and sustainable business models in this context. This article explores the synergy between digitalization and sustainability in creating green business models for MSMEs in the Industry 5.0 era. MSMEs can improve operational efficiency, expand their markets, and play a role in building a sustainable economy by incorporating sustainability principles into their business strategies. Despite these challenges, strategic steps such as improving education and developing green technology infrastructure can help MSMEs overcome these obstacles. This study employed a qualitative approach with a descriptive model and a literature review method. Data were obtained through references to a collection of scientific journals and books published from 2023 to 2025. The analytical approach employed thematic analysis and data interpretation. The study's findings support the idea that combining sustainability and digitization is a smart way to work together and secure the long-term viability of MSMEs in Indonesia.
Adolescent Delinquency and the Crime of Robbery in the Study of Criminal Theory Rohmat, Rohmat; Ashtaputre, Shrirang; Smith, Robert Brian
IJCLS (Indonesian Journal of Criminal Law Studies) Vol 7, No 1 (2022): Indonesia J. Crim. L. Studies (May, 2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcls.v7i1.35599

Abstract

No one wants a crime to occur in their community, because the existence of this crime will be disturbing and detrimental to people's lives. Therefore, crime must be tackled and stopped. This article discusses cases of adolescent delinquency, burglary crimes and labeling practices in the study of criminological theories. It is important to understand cases of adolescent delinquency, crime of robbery and labeling practices in terms of the characteristics of crime and criminals. The research method used is a normative juridical research method with secondary data sources. The results showed that there were 5 (five) theories that could be used to analyze adolescent delinquency cases, namely the French sect, differential association, anomie, social control, and learning theory. While the crime of robbery is analyzed in 4 (four) theories, namely classical criminology theory, positive criminology, differential association, and opportunity theory. Meanwhile, the case of labeling in society was studied using labeling theory. The above theories can be used as a strategy to prevent and prosecute juvenile crimes, in this case juvenile brawls as a special crime, burglary crimes, and community labeling practices. It can be concluded that increasing family participation as the first medium of learning for children by increasing control, so that brawls between teenagers can be anticipated, as well as increasing community participation and social control as well as preventive, curative, and repressive actions to prevent actions that violate social norms and legal norms.
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN DARING PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMP NEGERI 2 SOKARAJA Kurniawan, Nurkholis; Rohmat, Rohmat
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 7, No 4 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v7i4.2336

Abstract

Abstrak, Penelitian ini dilaksanakan pada masa pandemi COVID-19, dan pemerintah membuat sebuah kebijakan-kebijakan seperti social distancing, berupa pembatasannsosial berskala besar (PSSB). Situasi ini menuntut masyarakat untuk tetap berada didalam di rumah, mulai dari bekerja di rumah, beribadah, dan belajar. Pemerintah merekomendasikan untuk menerapkan proses belajar di rumah melalui pembelajaran online. Diterapkannya pembelajaran online secara tiba-tiba menimbulkan berbagai permasalahan atau problematika dalam proses pengajaran khususnya pelajaran Pendidikan Agama Islam. Untuk mengetahui jawabannya, peneliti merumuskan pertanyaan sebagai berikut: 1). Bagaimana merencanakan dan melaksanakan pembelajaran online untuk pendidikan agama Islam selama pandemi SMPN 2 Sokaraja, 2) Covid19. SMPN 2 Apa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Sokaraja Penilaian dan Permasalahan Pembelajaran Online Selama Pandemi COVID-19? Jenis penelitian yang dipilih yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan dengan mengumpulkan data observasi, wawancara, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rencana pelaksanaan pembelajaran tidak sejalan dengan pelaksanaan pembelajaran online. Terdapat perbedaan tingkat pemahaman pembelajaran mata kuliah antar mahasiswa dalam pembelajaran online. Siswa tanpa smartphone/HP dan keterbatasan kuota internet, metode pembelajaran dan faktor kapasitas guru, guru yang mengontrol Keterbatasan pembelajaran online yang terus menerus dan kurangnyaa motivasi para siswa untuk belajar.Kata Kunci : Problematika, Pembelajaran Daring, Pendidikan Agama Islam.
Model Bimbingan Alih Tangan Kasus (Referal) di SMA Negeri 1 Karangreja Purbalingga anwar, syaeful; Rohmat, Rohmat
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v8i2.3228

Abstract

Asas alih tangan kasus merupakan asas bimbingan dan konseling yang menghendaki agar pihak-pihak yang tidak mampu menyelenggarakan pelayanan bimbingan dan konseling secara tepat dan tuntas atas suatu permasalahan klien mengalihtangankan permasalahannya itu kepada pihak yang lebih ahli. Dalam dunia pendidikan, SMA Negeri 1 Karangreja merupakan sekolah yang sudah menerapan alih tangan kasus (referal) sebagai salah satu layanan pendukung bimbingan konseling.Persoalan yang akan dijawab dalam penelitian ini adalah apa saja model bimbingan alih tangan kasus (referal) di SMA Negeri 1 Karangreja dan bagaimana pelaksanaannya?Jenis penelitianian ini termasuk ke dalam penelitian lapangan yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru BK SMA Negeri 1 Karangreja dan pihak yang menerima referal.Dalam melakukan pengumpulan data peneliti menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis data yang digunakan terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, display data dan kesimpulan/ verifikasi.Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat tiga jenis referal yang diterapkan di SMA Negeri 1 Karangreja yaitu referal ke psikolog RSUD Purbalingga bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar, referal ke POLRES Purbalingga untuk sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba dan referal ke pondok pesantren Ulul Albab di Kecamatan Bobotsari Purbalingga untuk siswa yang membutuhkan pendekatan yang bersifat agamis. Dalam pelaksanaannya referal di psikolog RSUD Purbalingga berupa konseling individu, sedangkan referal di POLRES Purbalingga berupa penyuluhan narkoba dan referal di pondok pesantren Ulul Albab di Kecamatan Bobotsari Purbalingga berupa mengikutsertakan siswa dalam kegiatan pondok. 
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdullah, Ishlahuddin Adeoye, Moses Adeleke Adi, Handaru Indrian Sasmito Agus Sutiyono Agustina Nurhayati Ahra, Muhammad Haikal Amang Fathurrohman Anwar, Syaeful Artwodini Muqtadiroh, Feby Aryntya Firia Ferlania, Dianda Ashtaputre, Shrirang AYU NINGSIH Choirudin, Choirudin Dadang S Anshori Dewi, Intan Karunia Djoko Prakosa Dyah Nugraheni, Prasasti Encep Kusumah Erwin Andrianto Fikriawan, Suad Firia Ferlania, Dianda Aryntya Flora Ramona Sigit Prakoeswa Frediansah Mukminin, Donni Ghiffari, Faisal Hendra Purwanto Henny Sri Astuty Hidayat Hidayat Hidayat, Ahmad Wahyu Holish, Amarru Muftie Ida Faridatul Hasanah Isah Cahyani Jamhari, Said Kholid Mawardi Kurniawan, Nurkholis Lina Alfiyani Ma’arifah, Amaliya Miftahul Makhrudy, Khoirul Aman Mauridhi Hery Purnomo Miftahul Ulum Milda Istiqomah Mista, Hunaidah Mohamad Jamhari Muhammad Khoirul Malik Muhammad Nanang Qosim Muhammad Yusuf Mulyono, Didik Noor Alis Setiyadi NORIDA CANDA SAKTI Nunung Sitaresmi Nurini Aprilianda Perdana, Muhammad Nabhan Putri, Nanda Anggelina Rara Novika Rahmadhini Rio Achmad Nugroho Rizqa Ahmadi, Rizqa Rizqi, Mohammad Fathur Rozak, Khozani Rufaidah, Anik Sair, Shrafat Ali Saputra, Rio Angga Sholeh, Idris Malikus Siti Zulaikhah Smith, Robert Brian Sri Nurhayati Sugiono, Didik Sukatin, Sukatin Sulistyaningsih, Lilis Siti Sumaji, Muhammad Anis Susi Nurkholidah Suwarno Suwarno Syariefuddin, Iqbal Syarifudin, Iqbal Tamrin Fathoni Taufiqurrohman Taufiqurrohman Tri Rijanto Uzliawati , Lia Waspodo Tjipto Subroto Wei, David Chuah Cee Wibowo, Gita Vallenti Yahya, Layyina Elwirda Yakob, Asmirati Yayat Suharyat