Claim Missing Document
Check
Articles

Penurunan pH pada Medium Lactobacillus acidophillus yang Mengandung D-fruktosa dan D-allulosa Widia Pangestika; Ahmad Ni’matullah Al-Baarri; Anang Mohamad Legowo
Jurnal Teknologi Pangan Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.332 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2020.19721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai pH pada pertumbuhan Lactobacillus acidophillus pada medium pertumbuhan L. acidophillus yang mengandung 3% (b/v) D-allulosa dan D-fruktosa. Inkubasi dilakukan pada suhu 37˚C dan diukur selama 48 jam. Medium MRS broth juga digunakan sebagai pembanding. Berdasarkan penelitian ini maka dapat diketahui bahwa penurunan pH pada medium D-fruktosa dan D-allulosa sebesar 18-20% sedangkan MRS broth mengalami penurunan sebesar 31%. Penelitian ini dapat bermanfaat untuk memberikan informasi mengenai potensi D-fruktosa dan D-allulosa sebagai medium yang dapat mempertahankan penurunan pH.This study aims to analyze the pH value on Lactobacillus acidophillus medium containing 3% (w / v) D-allulose and D-fructose. The incubation was conducted at 37°C. Changes in pH values were measured for 48 hours. The MRS broth medium is also used as a comparison. Based on this research it can be seen that the decrease of pH on D-fructose and D-allulosa medium is 18-20% while MRS broth decrease 31%. This research might be useful to provide information on the potential of D-fructose and D-allulose as a medium to maintain the reduction in pH.
Studi Perubahan Warna pada Buah Apel (Malus domestica Borkh.) dengan Perlakuan Asam Hipoiodous (HIO) Evan Kaka Demasta; Ahmad Ni’matullah Al-Baarri; Anang Mohamad Legowo
Jurnal Teknologi Pangan Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.317 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2020.20328

Abstract

Proses perubahan warna merupakan salah satu indikasi kerusakan dalam bahan pangan. Pada kasus ini, buah apel menjadi salah satu komoditas yang sering mengalami peristiwa tersebut. Penyebab perubahan warna tersebut adalah enzim polifenol oksidase (PPO). Salah satu alternatif yang dimungkinkan dapat digunakan untuk menghambat peristiwa perubahan warna adalah dengan pemberian senyawa asam hipoiodous (HIO). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan warna pada buah apel setelah mendapat perlakuan HIO. Pengujian perubahan warna dilakukan dengan menggunakan aplikasi digital color meter (Apple, US). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah perlakuan HIO 0,068 dan 0,09 selama 10 dan 30 menit mampu menghambat perubahan warna pada buah apel potong. Peningkatan konsentrasi HIO menyebabkan peningkatan kemampuan penghambatan reaksi pencokelatan. Selain faktor konsentrasi HIO, lama perendaman juga berpengaruh pada kuantitas penghambatan perubahan warna.Kata kunci: perubahan warna; enzim polifenol oksidase; asam hipoiodous; buah apel 
Nilai Kecerahan pada Emulsi Minyak dalam Air dengan Menggunakan Fukoidan dan CMC sebagai Emulsifier Indah Pratiwi Mahardita Santoso; Ahmad Ni’matullah Al-Baarri; Anang Mohamad Legowo
Jurnal Teknologi Pangan Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.729 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2020.19389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai stabilitas emulsi minyak dalam air (O/W) dengan menggunakan emulsifier berbahan fukoidan dan CMC. Sebanyak 0,5% emulsifier digunakan untuk menghasilkan emulsi O/W. Kecerahan warna (nilai L*) digunakan sebagai parameter. Hasil penelitian menunjukkan emulsi O/W dengan fukoidan memberikan nilai kecerahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan CMC, yaitu masing-masing 21,406±0,27 dan 20,083±1,91. Penelitian ini dapat bermanfaat untuk memberikan informasi mengenai potensi fukoidan sebagai emulsifier.This study aims to analyze the value of oil emulsion stability in water (O / W) by using emulsifier made from fucoidan and CMC. A total of 0.5% emulsifier is used to produce an O / W emulsion. The brightness (L * value) is used as a parameter. The results showed the O / W emulsion with fucoidan gave higher brightness value compared with CMC, ie 21.406±0.27  and 20.083±1.91 respectively. This research can be useful to provide information about the potential of fucoidan as emulsifier.
Studi Apoptosis Pada Daging Itik dan Ayam melalui Perubahan pH Julia Ester Lumbantoruan; Bhakti Etza Setiani; Ahmad Ni'matullah Al-Baarri; Sutopo Sutopo; Edy Kurnianto
Jurnal Teknologi Pangan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.857 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2021.20268

Abstract

             Apoptosis merupakan kematian sel yang terjadi saat pengkonversian daging yang berkaitan erat dengan kualitas daging. Salah satu parameter studi apoptosis adalah perubahan pH. Analisis pH dilakukan dengan menggunakan pH meter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai pH pada daging itik dan ayam yang disimpan selama 8 jam pada suhu ruang. Berdasarkan penelitian ini dapat diketahui bahwa nilai pH pada daging itik secara berturut-turut sebesar 6,70±0,21; 6,66±0,13; 6,64±0,31; 6,51±0,25 dan 6,50±0,19 sedangkan pada daging ayam sebesar 5,66±0,16; 5,59±0,11; 5,56±0,25; 5,52±0,16 dan 5,45±0,16. Penyimpanan daging pada suhu ruang menyebabkan penurunan nilai pH daging itik sebesar 0,20% dan daging ayam sebesar 0,21%.         Apoptosis is a death cell that occurs when meat conversion is closely related to meat quality. One of the parameters of study apoptosis is pH change. pH analysis was performed using pH meter. This study aims to analyze the pH value of duck and chicken meat stored for 8 hours at room temperature. Based on this research it can be seen that the pH value in duck meat in a row is 6.70 ± 0.21; 6.66 ± 0.13; 6.64 ± 0.31; 6.51 ± 0.25 and 6.50 ± 0.19 whereas chicken meat was 5.66 ± 0.16; 5.59 ± 0.11; 5.56 ± 0.25; 5.52 ± 0.16 and 5.45 ± 0.16. Storage of meat at room temperature caused a decrease in the value of pH of duck meat by 0.20% and chicken meat by 0.21%. 
Determinasi Kadar Randemen, Tampilan Warna, dan Imaginery Bubuk Cincau Hijau (Premna oblongifolia) dengan Suhu Pengeringan yang Berbeda Rahma Nur Hanifah; Ahmad Ni'matullah Al-Baarri; Yoyok Budi Pramono
Jurnal Teknologi Pangan Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.28 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2017.16884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu pengeringan terhadap karakteristik fisik bubuk cincau hijau. Materi yang digunakan adalah daun cincau hijau segar yang diambil dari lokasi sekitar penelitian. Pengeringan daun dilakukan dengan menggunakan oven dryer pada suhu 40, 45, 50, 55, dan 60˚C. Daun yang telah kering dijadikan bubuk dengan menggunakan grinder, kemudian dilakukan analisis rendemen dan warna L*a*b* dengan menggunakan analisis regresi, sedangkan parameter profil mikrostruktur dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan suhu pengeringan dari 40 ke 60˚C mengakibatkan penurunan tingkat kecerahan yang linear dengan nilai R2 sebesar 0,9517 sedangkan rendemen menunjukkan trend penurunan non-linear dengan R2 sebesar 0,9817. Hasil profil mikrostruktur menunjukkan semakin tinggi suhu pengeringan semakin rendah kerapatan antar partikel bubuk cincau hijau yang dihasilkan.
Deteksi Enzim Peroksidase dari Lobak Putih (Raphanus sativus L.) Berdasarkan Kadar Proteinnya Mauly Nabia Susanto; Ahmad Ni'matullah Al-Baarri; Anang Mohamad Legowo
Jurnal Teknologi Pangan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.48 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2021.20323

Abstract

Enzim peroksidase telah banyak digunakan sebagai reagen di bidang farmasi, industri maupun pangan. Lobak putih (Raphanus sativus L.) merupakan tanaman yang dikenal dengan kandungan enzim peroksidase dan senyawa bioaktif lainnya yang baik untuk kesehatan, namun pemanfaatannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk  mendeteksi enzim peroksidase dari lobak putih berdasarkan kadar proteinnya dengan teknik pertukaran ion. Fraksi hasil elusi diukur absorbannya pada spektrofotometer dengan panjang gelombang 280 nm. Jumlah fraksi yang didapat sebanyak 29 fraksi. Berdasarkan pengamatan absorban, maka didapat hasil bahwa fraksi dengan urutan ke-5 merupakan fraksi yang mempunyai nilai absorbansi terbesar dan perkiraan kadar protein sebesar 1,387%, melalui uji Bradford kadar protein yang diperoleh sebesar 0,152%. Penelitian ini telah berhasil untuk melakukan pengambilan enzim peroksidase dan dapat digunakan sebagai informasi mengenai penelitian lebih lanjut.Peroxidase enzyme has been widely used as reagent in pharmacy, industrial, and also food. Radish (Raphanus sativus L.) is a plant that has been known to contain peroxidase and other bioactive compounds that are good for health, but its applications are still limited. This study aims to detect peroxidase enzymes contained in radish based on its protein content by ion exchange techniques. The elution fraction was measured by absorbance on a spectrophotometer with a wavelength of 280 nm. Total obtained fraction from elution was 29 fractions. Based on absorbance observation, it was found that fraction with the order of-5 is the fraction that has the greatest absorbance value which has protein content estimation of 1,387%, protein content obtained through Bradford test was 0,152%. This study has succeeded in conducting peroxidase enzyme taking and particularly useful for advanced research.
Kecerahan Emulsi dan Waktu Pelelehan Gelato yang ditambahkan Stabilizer dari Ekstrak Kulit Pisang Kaya Polifenol Jatu Megantari; Anang Mohamad Legowo; Ahmad Ni'matullah Al-Baarri
Jurnal Teknologi Pangan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.829 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2022.31576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecerahan emulsi dan waktu pelelehan gelato yang ditambahkan stabilizer ekstrak kulit pisang kaya polifenol. Materi yang digunakan adalah kulit buah pisang raja nangka (dai UMKM di Kelurahan Kandri, Kabupaten Gunungpati, Semarang), susu sapi, gula, whipping cream, susu skim, kuning telur, lesitin, minyak sayur, etanol 96%, dan aquadest. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan penambahan stabilizer ekstrak polifenol (0%; 0,2% ekstrak polifenol; 0,2% CMC; 0,1% CMC + 0,1% ekstrak polifenol ) dan 5 kali pengulangan. Dalam mendapatkan ekstrak polifenol kulit pisang raja nangka menggunakan metode ultrasonik dengan pelarut etanol pada lama waktu ekstralsi 45 menit. Analisis data yang digunakan yaitu Analisis of Varian (ANOVA) pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan anlisis data menunjukkan bahwa penambahan stabilizer dari ekstrak kulit pisang raja nangka kaya polifenol memberi pengaruh nyata (p<0,05) terhadap kecerahan emulsi dan waktu pelelehan gelato. Hasil uji kecerahan emulsi dengan penambahan ekstrak polifenol perlakuan  0%; 0,2% ekstrak polifenol; 0,2% CMC; 0,1% CMC + 0,1% ekstrak polifenol secara berurutan (72,48 ± 1,27c; 68,10 ± 1,49a; 77,55 ± 0,85d; 70,37 ± 0,61b). Hasil uji waktu pelelehan gelato perlakuan  0%; 0,2% ekstrak polifenol; 0,2% CMC; 0,1% CMC + 0,1% secara berurutan  yaitu  (16,25±0,08a ;18,25±1,00bc ; 17,12±0,33ab; 19,42±2,20c). The aim of this study was to determine the brightness of the emulsion and the melting time of gelato with the addition of polyphenol-rich banana peel extract stabilizer. The materials used were banana jackfruit peel (from SMEs in Kandri Village, Gunungpati Regency, Semarang), cow's milk, sugar, whipping cream, skim milk, egg yolk, lecithin, vegetable oil, 96% ethanol, and aquadest. The experimental design used was a completely randomized design (CRD) with 4 treatments adding stabilizer polyphenol extract (0%; 0.2% polyphenol extract; 0.2% CMC; 0.1% CMC + 0.1% polyphenol extract) and 5 repetition times. In obtaining polyphenolic extracts of Raja jackfruit peel using ultrasonic method with ethanol solvent at extraction time of 45 minutes. Analysis of the data used is the Analysis of Variance (ANOVA) at a significance level of 5%. Based on data analysis, it was shown that the addition of stabilizer from banana peel extract rich in polyphenols had a significant effect (p<0.05) on the emulsion brightness and gelato melting time. The results of the brightness test of the emulsion with the addition of 0% polyphenol extract; 0.2% polyphenol extract; 0.2% CMC; 0.1% CMC + 0.1% polyphenol extract respectively (72.48 ± 1.27c; 68.10 ± 1.49a; 77.55 ± 0.85d; 70.37 ± 0.61b). The results of the gelato melting time test were 0%; 0.2% polyphenol extract; 0.2% CMC; 0.1% CMC + 0.1% respectively (16.25±0.08a ;18.25±1.00bc; 17.12±0.33ab; 19.42±2.20c). The aim of this study was to determine the brightness of the emulsion and the melting time of gelato with the addition of polyphenol-rich banana peel extract stabilizer. The materials used were banana jackfruit peel (from SMEs in Kandri Village, Gunungpati Regency, Semarang), cow's milk, sugar, whipping cream, skim milk, egg yolk, lecithin, vegetable oil, 96% ethanol, and aquadest. The experimental design used was a completely randomized design (CRD) with 4 treatments adding stabilizer polyphenol extract (0%; 0.2% polyphenol extract; 0.2% CMC; 0.1% CMC + 0.1% polyphenol extract) and 5 repetition times. In obtaining polyphenolic extracts of Raja jackfruit peel using ultrasonic method with ethanol solvent at extraction time of 45 minutes. Analysis of the data used is the Analysis of Variance (ANOVA) at a significance level of 5%. Based on data analysis, it was shown that the addition of stabilizer from banana peel extract rich in polyphenols had a significant effect (p<0.05) on the emulsion brightness and gelato melting time. The results of the brightness test of the emulsion with the addition of 0% polyphenol extract; 0.2% polyphenol extract; 0.2% CMC; 0.1% CMC + 0.1% polyphenol extract respectively (72.48 ± 1.27c; 68.10 ± 1.49a; 77.55 ± 0.85d; 70.37 ± 0.61b). The results of the gelato melting time test were 0%; 0.2% polyphenol extract; 0.2% CMC; 0.1% CMC + 0.1% respectively (16.25±0.08a ;18.25±1.00bc; 17.12±0.33ab; 19.42±2.20c).
Karakteristik Hedonik Puree Tempe - Pisang sebagai MP-Asi bagi Bayi Alergi Susu Sapi Lady Abigael Antono; Siti Susanti; Valentinus Priyo Bintoro; Ahmad Ni&#039;matullah Al-Baarri
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jtp.2018.22298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat Puree Formula Tempe-Pisang (PFTP) sebagai MP-ASI bagi bayi yang alergi susu sapi, lebih lanjut untuk mengetahui tingkat kesukaan (hedonik) terbaik dari PFTP yang dibuat dengan 5 formula yang berbeda dan mengetahui ada atau tidaknya perbedaan antara PFTP dengan produk MP-ASI komersial. Uji hedonik meliputi warna, aroma, rasa, tekstur dan overall. Perlakuan antara lain PFTP dengan 5 jenis formula Tempe-Pisang (% b/b) yaitu  F1=70:30, F2=60:40, F3=50:50, F4=40:60, dan F5=30:70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PFTP formula F5 adalah yang paling disukai oleh panelis dari segi rasa, aroma, tekstur, dan overall sedangkan dari segi warna PFTP formula F1 adalah yang paling disukai. Hasil uji hedonik antara formula F5 dengan produk MP-ASI komersial menunjukkan tidak terdapatnya perbedaan yang nyata. Dapat disimpulkan bahwa PFTP formula F5 dan produk MP-ASI komersial sama-sama disukai oleh panelis dari segi warna, aroma, rasa, tekstur dan overall. The aim of this research was to make Puree Formula Tempeh-Banana (PFTP) as a weaning food for infant with cow milk allergy, furthermore the best hedonic level of PFTP made with 5 different formula and differences between PFTP and commercial weaning food products was also analyzed. Hedonic tests include color, flavor, taste, texture, and overall preferences. The 5 types of Tempeh - Banana formula (% w/w) was F1 = 70: 30, F2 = 60: 40, F3 = 50:50, F4 = 40: 60, and F5 = 30: 70. The results showed that the F5 formula PFTP was most favored product by panelists in terms of taste, flavor, texture, and overall preferences. While in terms of color preferences, PFTP F1 formula was the most preferred product. Furthermore, the hedonic test result indicated no significant difference between the most preferred product of F5 and a commercial weaning food products. It can be concluded that the F5 formula PFTP and a commercial weaning food products were equally favored by panelists in terms of color, aroma, taste, texture and overalls. 
Penurunan Nilai pH pada Bakteri Lactobacillus bulgaricus di dalam Media yang Mengandung D-tagatosa dan D-fruktosa Dewi Indah Sari; Anang Mohammad Legowo; Ahmad Ni&#039;matullah Al-Baarri
Jurnal Teknologi Pangan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jtp.2022.20277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai pH pada pertumbuhan Lactobacillus bulgaricus pada medium yang mengandung 3% (b/v) D-tagatosa dan D-fruktosa. Inkubasi dilakukan pada suhu 37˚C dan diukur selama 48 jam. Medium MRS broth juga digunakan sebagai pembanding. Berdasarkan penelitian ini dapat diketahui bahwa penurunan pH pada medium D-tagatosa dan D-fruktosa sebesar 18-20% sedangkan penurunan sebesar 31% terjadi pada media MRS broth. Penelitian ini dapat bermanfaat untuk memberikan informasi mengenai potensi D-tagatosa dan D-fruktosa sebagai medium yang dapat mempertahankan penurunan pH.This study aims to analyze the pH value on Lactobacillus bulgaricus medium containing 3% (w/v) D-tagatose and D-fructose. The incubation was conducted at 37°C. Changes in pH values were measured for 48 hours. The MRS broth medium was also used as a comparison. Based on this research it can be seen that D-tagatose and D-fructose medium decreased pH at a range 18-20% while MRS broth decreased 31%. This research might be useful to provide information on the potential of D-tagatose and D-fructose as a medium to maintain the reduction in pH.
PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL PADA UMKM HANUM FOOD (HALAL CERTIFICATION SUPPORT IN UMKM HANUM FOOD) Widayat, W; Sulardjaka, S; Al-Baarri, A.N.; Nurjannah, Rifa
Indonesia Journal of Halal Vol. 3 (1) 2020
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/halal.v3i1.9189

Abstract

Kecamatan Tembalang memiliki cukup banyak warung makan dan industri kuliner lainnya. Kesadaran masyarakat muslim kecamatan Tembalang masih rendah. UKM yang menjadi mitra kegiatan adalah dua buah yaitu Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia (JPMI) dan Saudagar Muhammadiyah. Keduanya merupakan asosiasi pengusaha yang bergerak dalam penyediaan makanan dan minuman seperti rumah makan, restoran maupun UKM penyedia dan produksi makanan siap saji. JPMI berdomisili di Semarang Kec. Tembalang dan Saudagar Muhammadiyah berdomisili di Kecamatan Banyumanik Semarang. Roti pie susu merupakan salah satu produk pangan dimana dituntut kehalalan sebelum diedarkan bagi masyarakat. Salah satu usaha kecil yang memproduksi pie susu adalah Hanum Food, dimana dimiliki oleh Ibu Ratna Indrawati yang beralamatkan di Perumahan Dinar Mas Kel. Metesih Kec. Tembalang. Untuk memperoleh sertifikasi halal, kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan UKM sehingga dapat memperoleh sertifikat halal. Kegiatan diawali dengan pelatihan audit internal, penyiapan dokumen-dokumen pendukung untuk memperoleh sertifikasi halal, implementasi sistem jaminan halal, pendaftaran CEROL (Certificate On Line) di LPPOM MUI Jawa Tengah dan proses auditing oleh auditor halal. Kegiatan ini telah berhasil melakukan pendampingan sampai pendaftaran dan menunggu proses auditing. Hal yang perlu diperhatikan adalah komitmen dari pelaku usaha dalam implementasi Sistem Jaminan Halal. Perbaikan dilakukan pada unit produksi sehingga terpisah dengan rumah tangga.Kata kunci — Audit internal, penyelia, pie susu, sertifikasi halal, sistem jaminan halal. 
Co-Authors . Widayat A B Kurniawan A Hintono, A A M Legowo A Setyani A. Setiadi Abdik, Hüseyin Acharya, Parag Açıkgöz, Sinem Nur Agus Setiadi Ahdiyatul Fauza Ailsa Afra Mawarid Ajal, El Amine Albertus Carolus Dito Wratsongko Alinovi, Marcello AM Legowo AM Legowo AM Legowo, AM Amanda Liana Aristya Ananda, Azzahra Damia Anang M Legowo Andaç, Serap Angela Nitia Nefasa Ani Sustiyah Antonius Hintono Anugrah Tamam Basroni Ardiyani, Elfitri Sarah Arganis, Lusida Mulia Astrid Agustina Nur Amanah AW Utama Bagus Fitriansyah Bancalari, Elena Bhakti Etza Setiani BUDI HARTOYO, BUDI C. Budiarti Cecilia S Kristin Cleopatra Hendria D C Kusnadi Demir, Ceren Dewi Indah Sari Dian Ari Setianingsih Diana Nur Fitri Dika Intan Ayudiaswati Dita Desnasari Dwi Saputra, Fitran Dyah savitri Dzakiyalizz, Azka Nadiya E. Widiastuti Edy Kurnianto Ennahli, Said Evan Kaka Demasta Faradilla Bunga Tiska Fatmawati, Nabila Lathifah Ferdina Vera Kesuma Marfiyanti Galuh Hayu Kinasih Grace, Delia H. I. Wahyuni Hadipernata, Mulyana Handaruwulan, Azzahra Salsabila Haristi Uswatun Nisa Hendri Hermawan Adinugraha Heni Rizqiati Heni Rizqiati Heni Rizqiati Herni Nur Sabrina I. Isroli Indah Pratiwi Mahardita Santoso Irma Dwi Sartika ITA PUSPITASARI Ita Puspitasari Jatu Megantari Julia Ester Lumbantoruan Kamil, Rafli Zulfa Kardina Enny Dian Kumalasari Kis Djamiatun Kurdianto Kurdianto Kusrahayu Kusrahayu Lady Abigael Antono Laili Izzati Lestari, Fatma Puji Lumbantoruan, Julia Ester Lusida Mulia Arganis Lusida Mulia Arganis Lutfi D Mahfudz M Ogawa M S Anwar M T Fawaid M. Agawa Masykuri Masykuri Masykuri masykuri Maulana Yusuf Mauly Nabia Susanto Mawarid, Ailsa Afra Mehdizadehtapeh, Leila Meiny Suzery Mercan, Nesli Nur Miskiyah & Wisn Agus Supriatna Somantri Miskiyah & Wisnu Broto Agus Supriatna Somantri Mochamad Arief Budihardjo Mochammad Dicky Zulkharisma Mohammad Ihsan Yahya Prayoga Muhammad Thoriqul Fawaid Mulyana Hadipernata Mulyana Hadipernata Mulyana Hadipernata Mulyana Hadipernata N. Hidayah Nashihatul Fuadah Novia Tri Damayanti Nurjannah, Rifa Nurul Yaqin Nurwantoro . Oktavia R Puspitarini Olivia Prastiandani OR Puspitarini, OR Özbil, Mehmet P Bintoro, P Paciulli, Maria Pangestika, Widia Putra Candra Nugraha Putra, Hega Bintang Pratama Putri Cahyanti, Friska Putri Susanti Putri, Jessica Aryani Rachma, Yasmin Aulia Rahim Fajar Pangestu Rahma Nur Hanifah Rani Oktaviani Saraswati Raras Setyaningsih RH Anggraeni Ririn Hidayanti Risa Fazriyati Siregar Risfaheri Risfaheri Rr. Clarisa Puspa Ramadhanie Mochtar Rusmiadi, Zulfa Tiara Salsabila S Hayakawa S Mulyani S. Hayakawa S. Sugiharto Sartono, T. A. Selma Noor Permadi Setya Budi Muhammad Abduh, Setya Budi Muhammad Shaliha, Shabrina Nur Siska Agustina Dwi Haryanti Siti Fatimah-Muis Siti Susanti Siti Susanti, Siti Sogari, Giovanni Sri Mulyani Sri Mulyani Stathers, Tanya Sulardjaka, S Suranto Moch Sayuthi Sutopo Sutopo Sutopo Sutopo Swastika Dewi Sylvia Rahmi Putri T Visalsok Tainsa, Marwa Tekiner, İsmail Hakkı Tri Utami Tri Winarni Agustini Tri Yuliana Turrini Yudiarti Uçak, Sümeyye Ulayya, Ghina V P Bintoro Valentinus Priyo Bintoro Vina Yunar Villa W. Sumekar Widia Pangestika Widia Pangestika Widia Pangetika Widiyatun, Umi Nur Wihardi Wihardi Wildan Alfira Gusrianto Wisnu Broto Wisnu Broto Wisnu Broto Wisnu Broto Wulan Sumekar Yanuar Adi Purbo Waskito Yanuar Adi Waskito Yoga Pratama Yoyok Budi Pramono Yoyok Budi Pramono Yoyok Budi Pramono Yoyok Budi Pramono Yoyok Budi Pramono Yudhistira Denta Elygio Yulian Dwi Anggraeni Puspa Handoko Zafira Raharjanti