Claim Missing Document
Check
Articles

Determinasi Kadar Randemen, Tampilan Warna, dan Imaginery Bubuk Cincau Hijau (Premna oblongifolia) dengan Suhu Pengeringan yang Berbeda Rahma Nur Hanifah; Ahmad Ni'matullah Al-Baarri; Yoyok Budi Pramono
Jurnal Teknologi Pangan Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.28 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2017.16884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu pengeringan terhadap karakteristik fisik bubuk cincau hijau. Materi yang digunakan adalah daun cincau hijau segar yang diambil dari lokasi sekitar penelitian. Pengeringan daun dilakukan dengan menggunakan oven dryer pada suhu 40, 45, 50, 55, dan 60˚C. Daun yang telah kering dijadikan bubuk dengan menggunakan grinder, kemudian dilakukan analisis rendemen dan warna L*a*b* dengan menggunakan analisis regresi, sedangkan parameter profil mikrostruktur dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan suhu pengeringan dari 40 ke 60˚C mengakibatkan penurunan tingkat kecerahan yang linear dengan nilai R2 sebesar 0,9517 sedangkan rendemen menunjukkan trend penurunan non-linear dengan R2 sebesar 0,9817. Hasil profil mikrostruktur menunjukkan semakin tinggi suhu pengeringan semakin rendah kerapatan antar partikel bubuk cincau hijau yang dihasilkan.
Deteksi Enzim Peroksidase dari Lobak Putih (Raphanus sativus L.) Berdasarkan Kadar Proteinnya Mauly Nabia Susanto; Ahmad Ni'matullah Al-Baarri; Anang Mohamad Legowo
Jurnal Teknologi Pangan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.48 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2021.20323

Abstract

Enzim peroksidase telah banyak digunakan sebagai reagen di bidang farmasi, industri maupun pangan. Lobak putih (Raphanus sativus L.) merupakan tanaman yang dikenal dengan kandungan enzim peroksidase dan senyawa bioaktif lainnya yang baik untuk kesehatan, namun pemanfaatannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk  mendeteksi enzim peroksidase dari lobak putih berdasarkan kadar proteinnya dengan teknik pertukaran ion. Fraksi hasil elusi diukur absorbannya pada spektrofotometer dengan panjang gelombang 280 nm. Jumlah fraksi yang didapat sebanyak 29 fraksi. Berdasarkan pengamatan absorban, maka didapat hasil bahwa fraksi dengan urutan ke-5 merupakan fraksi yang mempunyai nilai absorbansi terbesar dan perkiraan kadar protein sebesar 1,387%, melalui uji Bradford kadar protein yang diperoleh sebesar 0,152%. Penelitian ini telah berhasil untuk melakukan pengambilan enzim peroksidase dan dapat digunakan sebagai informasi mengenai penelitian lebih lanjut.Peroxidase enzyme has been widely used as reagent in pharmacy, industrial, and also food. Radish (Raphanus sativus L.) is a plant that has been known to contain peroxidase and other bioactive compounds that are good for health, but its applications are still limited. This study aims to detect peroxidase enzymes contained in radish based on its protein content by ion exchange techniques. The elution fraction was measured by absorbance on a spectrophotometer with a wavelength of 280 nm. Total obtained fraction from elution was 29 fractions. Based on absorbance observation, it was found that fraction with the order of-5 is the fraction that has the greatest absorbance value which has protein content estimation of 1,387%, protein content obtained through Bradford test was 0,152%. This study has succeeded in conducting peroxidase enzyme taking and particularly useful for advanced research.
Kecerahan Emulsi dan Waktu Pelelehan Gelato yang ditambahkan Stabilizer dari Ekstrak Kulit Pisang Kaya Polifenol Jatu Megantari; Anang Mohamad Legowo; Ahmad Ni'matullah Al-Baarri
Jurnal Teknologi Pangan Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.829 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2022.31576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecerahan emulsi dan waktu pelelehan gelato yang ditambahkan stabilizer ekstrak kulit pisang kaya polifenol. Materi yang digunakan adalah kulit buah pisang raja nangka (dai UMKM di Kelurahan Kandri, Kabupaten Gunungpati, Semarang), susu sapi, gula, whipping cream, susu skim, kuning telur, lesitin, minyak sayur, etanol 96%, dan aquadest. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan penambahan stabilizer ekstrak polifenol (0%; 0,2% ekstrak polifenol; 0,2% CMC; 0,1% CMC + 0,1% ekstrak polifenol ) dan 5 kali pengulangan. Dalam mendapatkan ekstrak polifenol kulit pisang raja nangka menggunakan metode ultrasonik dengan pelarut etanol pada lama waktu ekstralsi 45 menit. Analisis data yang digunakan yaitu Analisis of Varian (ANOVA) pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan anlisis data menunjukkan bahwa penambahan stabilizer dari ekstrak kulit pisang raja nangka kaya polifenol memberi pengaruh nyata (p<0,05) terhadap kecerahan emulsi dan waktu pelelehan gelato. Hasil uji kecerahan emulsi dengan penambahan ekstrak polifenol perlakuan  0%; 0,2% ekstrak polifenol; 0,2% CMC; 0,1% CMC + 0,1% ekstrak polifenol secara berurutan (72,48 ± 1,27c; 68,10 ± 1,49a; 77,55 ± 0,85d; 70,37 ± 0,61b). Hasil uji waktu pelelehan gelato perlakuan  0%; 0,2% ekstrak polifenol; 0,2% CMC; 0,1% CMC + 0,1% secara berurutan  yaitu  (16,25±0,08a ;18,25±1,00bc ; 17,12±0,33ab; 19,42±2,20c). The aim of this study was to determine the brightness of the emulsion and the melting time of gelato with the addition of polyphenol-rich banana peel extract stabilizer. The materials used were banana jackfruit peel (from SMEs in Kandri Village, Gunungpati Regency, Semarang), cow's milk, sugar, whipping cream, skim milk, egg yolk, lecithin, vegetable oil, 96% ethanol, and aquadest. The experimental design used was a completely randomized design (CRD) with 4 treatments adding stabilizer polyphenol extract (0%; 0.2% polyphenol extract; 0.2% CMC; 0.1% CMC + 0.1% polyphenol extract) and 5 repetition times. In obtaining polyphenolic extracts of Raja jackfruit peel using ultrasonic method with ethanol solvent at extraction time of 45 minutes. Analysis of the data used is the Analysis of Variance (ANOVA) at a significance level of 5%. Based on data analysis, it was shown that the addition of stabilizer from banana peel extract rich in polyphenols had a significant effect (p<0.05) on the emulsion brightness and gelato melting time. The results of the brightness test of the emulsion with the addition of 0% polyphenol extract; 0.2% polyphenol extract; 0.2% CMC; 0.1% CMC + 0.1% polyphenol extract respectively (72.48 ± 1.27c; 68.10 ± 1.49a; 77.55 ± 0.85d; 70.37 ± 0.61b). The results of the gelato melting time test were 0%; 0.2% polyphenol extract; 0.2% CMC; 0.1% CMC + 0.1% respectively (16.25±0.08a ;18.25±1.00bc; 17.12±0.33ab; 19.42±2.20c). The aim of this study was to determine the brightness of the emulsion and the melting time of gelato with the addition of polyphenol-rich banana peel extract stabilizer. The materials used were banana jackfruit peel (from SMEs in Kandri Village, Gunungpati Regency, Semarang), cow's milk, sugar, whipping cream, skim milk, egg yolk, lecithin, vegetable oil, 96% ethanol, and aquadest. The experimental design used was a completely randomized design (CRD) with 4 treatments adding stabilizer polyphenol extract (0%; 0.2% polyphenol extract; 0.2% CMC; 0.1% CMC + 0.1% polyphenol extract) and 5 repetition times. In obtaining polyphenolic extracts of Raja jackfruit peel using ultrasonic method with ethanol solvent at extraction time of 45 minutes. Analysis of the data used is the Analysis of Variance (ANOVA) at a significance level of 5%. Based on data analysis, it was shown that the addition of stabilizer from banana peel extract rich in polyphenols had a significant effect (p<0.05) on the emulsion brightness and gelato melting time. The results of the brightness test of the emulsion with the addition of 0% polyphenol extract; 0.2% polyphenol extract; 0.2% CMC; 0.1% CMC + 0.1% polyphenol extract respectively (72.48 ± 1.27c; 68.10 ± 1.49a; 77.55 ± 0.85d; 70.37 ± 0.61b). The results of the gelato melting time test were 0%; 0.2% polyphenol extract; 0.2% CMC; 0.1% CMC + 0.1% respectively (16.25±0.08a ;18.25±1.00bc; 17.12±0.33ab; 19.42±2.20c).
Karakteristik Hedonik Puree Tempe - Pisang sebagai MP-Asi bagi Bayi Alergi Susu Sapi Lady Abigael Antono; Siti Susanti; Valentinus Priyo Bintoro; Ahmad Ni&#039;matullah Al-Baarri
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jtp.2018.22298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat Puree Formula Tempe-Pisang (PFTP) sebagai MP-ASI bagi bayi yang alergi susu sapi, lebih lanjut untuk mengetahui tingkat kesukaan (hedonik) terbaik dari PFTP yang dibuat dengan 5 formula yang berbeda dan mengetahui ada atau tidaknya perbedaan antara PFTP dengan produk MP-ASI komersial. Uji hedonik meliputi warna, aroma, rasa, tekstur dan overall. Perlakuan antara lain PFTP dengan 5 jenis formula Tempe-Pisang (% b/b) yaitu  F1=70:30, F2=60:40, F3=50:50, F4=40:60, dan F5=30:70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PFTP formula F5 adalah yang paling disukai oleh panelis dari segi rasa, aroma, tekstur, dan overall sedangkan dari segi warna PFTP formula F1 adalah yang paling disukai. Hasil uji hedonik antara formula F5 dengan produk MP-ASI komersial menunjukkan tidak terdapatnya perbedaan yang nyata. Dapat disimpulkan bahwa PFTP formula F5 dan produk MP-ASI komersial sama-sama disukai oleh panelis dari segi warna, aroma, rasa, tekstur dan overall. The aim of this research was to make Puree Formula Tempeh-Banana (PFTP) as a weaning food for infant with cow milk allergy, furthermore the best hedonic level of PFTP made with 5 different formula and differences between PFTP and commercial weaning food products was also analyzed. Hedonic tests include color, flavor, taste, texture, and overall preferences. The 5 types of Tempeh - Banana formula (% w/w) was F1 = 70: 30, F2 = 60: 40, F3 = 50:50, F4 = 40: 60, and F5 = 30: 70. The results showed that the F5 formula PFTP was most favored product by panelists in terms of taste, flavor, texture, and overall preferences. While in terms of color preferences, PFTP F1 formula was the most preferred product. Furthermore, the hedonic test result indicated no significant difference between the most preferred product of F5 and a commercial weaning food products. It can be concluded that the F5 formula PFTP and a commercial weaning food products were equally favored by panelists in terms of color, aroma, taste, texture and overalls. 
Penurunan Nilai pH pada Bakteri Lactobacillus bulgaricus di dalam Media yang Mengandung D-tagatosa dan D-fruktosa Dewi Indah Sari; Anang Mohammad Legowo; Ahmad Ni&#039;matullah Al-Baarri
Jurnal Teknologi Pangan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jtp.2022.20277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai pH pada pertumbuhan Lactobacillus bulgaricus pada medium yang mengandung 3% (b/v) D-tagatosa dan D-fruktosa. Inkubasi dilakukan pada suhu 37˚C dan diukur selama 48 jam. Medium MRS broth juga digunakan sebagai pembanding. Berdasarkan penelitian ini dapat diketahui bahwa penurunan pH pada medium D-tagatosa dan D-fruktosa sebesar 18-20% sedangkan penurunan sebesar 31% terjadi pada media MRS broth. Penelitian ini dapat bermanfaat untuk memberikan informasi mengenai potensi D-tagatosa dan D-fruktosa sebagai medium yang dapat mempertahankan penurunan pH.This study aims to analyze the pH value on Lactobacillus bulgaricus medium containing 3% (w/v) D-tagatose and D-fructose. The incubation was conducted at 37°C. Changes in pH values were measured for 48 hours. The MRS broth medium was also used as a comparison. Based on this research it can be seen that D-tagatose and D-fructose medium decreased pH at a range 18-20% while MRS broth decreased 31%. This research might be useful to provide information on the potential of D-tagatose and D-fructose as a medium to maintain the reduction in pH.
PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL PADA UMKM HANUM FOOD (HALAL CERTIFICATION SUPPORT IN UMKM HANUM FOOD) Widayat, W; Sulardjaka, S; Al-Baarri, A.N.; Nurjannah, Rifa
Indonesia Journal of Halal Vol. 3 (1) 2020
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/halal.v3i1.9189

Abstract

Kecamatan Tembalang memiliki cukup banyak warung makan dan industri kuliner lainnya. Kesadaran masyarakat muslim kecamatan Tembalang masih rendah. UKM yang menjadi mitra kegiatan adalah dua buah yaitu Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia (JPMI) dan Saudagar Muhammadiyah. Keduanya merupakan asosiasi pengusaha yang bergerak dalam penyediaan makanan dan minuman seperti rumah makan, restoran maupun UKM penyedia dan produksi makanan siap saji. JPMI berdomisili di Semarang Kec. Tembalang dan Saudagar Muhammadiyah berdomisili di Kecamatan Banyumanik Semarang. Roti pie susu merupakan salah satu produk pangan dimana dituntut kehalalan sebelum diedarkan bagi masyarakat. Salah satu usaha kecil yang memproduksi pie susu adalah Hanum Food, dimana dimiliki oleh Ibu Ratna Indrawati yang beralamatkan di Perumahan Dinar Mas Kel. Metesih Kec. Tembalang. Untuk memperoleh sertifikasi halal, kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan UKM sehingga dapat memperoleh sertifikat halal. Kegiatan diawali dengan pelatihan audit internal, penyiapan dokumen-dokumen pendukung untuk memperoleh sertifikasi halal, implementasi sistem jaminan halal, pendaftaran CEROL (Certificate On Line) di LPPOM MUI Jawa Tengah dan proses auditing oleh auditor halal. Kegiatan ini telah berhasil melakukan pendampingan sampai pendaftaran dan menunggu proses auditing. Hal yang perlu diperhatikan adalah komitmen dari pelaku usaha dalam implementasi Sistem Jaminan Halal. Perbaikan dilakukan pada unit produksi sehingga terpisah dengan rumah tangga.Kata kunci — Audit internal, penyelia, pie susu, sertifikasi halal, sistem jaminan halal. 
Evaluasi Produksi Tahu Bakso Secara Semi Otomatis pada Perusahaan Tahu Bakso Radja Ungaran, Jawa Tengah Al-Baarri, Ahmad Ni'matullah
Jurnal Teknologi Pangan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jtp.2024.36283

Abstract

Perusahaan tahu bakso di Ungaran Kabupaten Semarang Jawa Tengah adalah hampir seluruhnya merupakan kegiatan berbasis pada non teknologi, sehingga sulit untuk mengikuti permintaan pasar. Penelian ini bertujuan untuk mengaplikasikan mesin semi otomatis pencetak tahu bakso pada salah satu perusahaan tahu bakso di Kabupaten Ungaran. Satu unit mesin semi otomatis pencetak tahu bakso dengan kapasitas 15 kg digunakan untuk menjalankan kegiatan ini. Metode pelaksanaan kegiatan adalah berbasis pada pengaplikasian teknologi pada proses pembuatan tahu bakso. Adonan tahu bakso didapat dari perusahaan tahu bakso di Ungaran. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil yang didapat bahwa terdapat efek positif berupa peningkatan jumlah tahu yang dapat diproduksi namun masih belum dapat berkompetisi dengan tenaga ahli pencetak tahu bakso. Kesimpulannya, aplikasi teknologi mesin semi otomatis pencetak tahu bakso dapat dilakukan dengan baik.
Studi Apoptosis pada Daging Itik dan Ayam melalui Perubahan pH Lumbantoruan, Julia Ester; Setiani, Bhakti Etza; Al-Baarri, Ahmad Ni'matullah; Sutopo, Sutopo; Kurnianto, Edy
Jurnal Teknologi Pangan Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jtp.2024.20452

Abstract

Apoptosis merupakan kematian sel yang terjadi saat pengkonversian daging yang berkaitan erat dengan kualitas daging. Salah satu parameter studi apoptosis adalah perubahan pH. Analisis pH dilakukan dengan menggunakan pH meter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai pH pada daging itik dan ayam yang disimpan selama 8 jam pada suhu ruang. Berdasarkan penelitian ini dapat diketahui bahwa nilai pH pada daging itik secara berturut-turut sebesar 6,70±0,21; 6,66±0,13; 6,64±0,31; 6,51±0,25 dan 6,50±0,19 sedangkan pada daging ayam sebesar 5,66±0,16; 5,59±0,11; 5,56±0,25; 5,52±0,16 dan 5,45±0,16. Penyimpanan daging pada suhu ruang menyebabkan penurunan nilai pH daging itik sebesar 0,20% dan daging ayam sebesar 0,21%.
Effect ginger (Zingiber officinale Rosc.) extract addition on antioxidant activity, phenol total content, overrun, sensory, and shelf life of Ice Puter [Efek penambahan ekstrak jahe (Zingiber officinale Rosc.) terhadap aktivitas antioksidan, kandungan total fenol, overrun, sensori dan masa simpan es puter] Al-Baarri, Ahmad Ni'matullah; Dewi, Swastika; Putra, Hega Bintang Pratama; Mulyani, Sri; Legowo, Anang Mohamad; Ananda, Azzahra Damia; Handaruwulan, Azzahra Salsabila; Putri, Jessica Aryani
Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Vol 30, No 2 (2025): Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian
Publisher : Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtihp.v30i2.111-122

Abstract

Ginger is known to contain various bioactive compounds, including phenolics (gingerol, shogaol, paradol). Several studies have shown that ginger extract is often added to ice puter to obtain healthier food product. Therefore, this study aims to analyze the result of adding ginger (Zingiber officinale Rosc.) extract with different concentration on antioxidant activity, total phenol content, overrun, hedonic test, and shelf life of ice puter. The study were conducted from November 2023 - February 2024 at Diponegoro University. The research design was a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 5 replications, leading to a total of 20 experiment units. The experiment was conducted by adding ginger extract with different concentrations, namely P1 (0%), P2 (0.5%), P3 (1%), and P4 (1.5%). Shelf-life prediction was carried out with 3 replicates, leading to 9 experiment units for different storage temperatures (-5 °C, -18 °C, -22 °C). The sample selected from the hedonic test, P1 (0.5%) was evaluated for 28 days with changes in parameters of free fatty acid and emulsion stability. This result shows that the addition of ginger extract at various concentrations had significant effect on overrun, while, treatment P1 and P2 did not have significant effect on color and aroma. The addition of ginger extract increased antioxidant activity and total phenol content. In addition, the ice putter added with 0.5% ginger extract was the ice putter most preferred by panelists and had a shelf life of 210 days at -22°C, based on changes in free fatty acid during storage. 
Optimization of cashew apple extract as a tomato sauce substitute in chicken steak marinades Susanti, Siti; Lestari, Fatma Puji; Setiadi, Agus; Hartoyo, Budi; Al-Baarri, Ahmad Ni'matullah
International Journal of Advances in Applied Sciences Vol 14, No 2: June 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijaas.v14.i2.pp590-597

Abstract

This study aims to optimize the use of cashew apple extract (CAE) as a substitute for tomato sauce in marinades and evaluate its effects on the chemical and sensory qualities of chicken steak. Four different marinade formulations containing varying concentrations of CAE (0, 5, 10, and 15%) were applied to chicken steak samples. Chemical analyses measured protein, fat content, and polycyclic aromatic hydrocarbon (PAH) levels, while sensory evaluations were conducted to assess tenderness, juiciness, aroma, and overall preference using a semi-trained panel. The results demonstrated that increasing CAE concentrations significantly elevated protein content (p<0.05) and reduced fat levels. PAH levels were below detectable limits in all samples, suggesting the marinade’s potential in reducing PAH formation. Sensory analysis revealed that the 5% CAE marinade was the most preferred, particularly for tenderness and juiciness. These findings suggest that CAE is a viable alternative to tomato sauce in marinades, offering both nutritional benefits and consumer acceptability.
Co-Authors . Widayat A B Kurniawan A Hintono, A A M Legowo A Setyani A. Setiadi Agus Setiadi Ahdiyatul Fauza Ailsa Afra Mawarid Ailsa Afra Mawarid Albertus Carolus Dito Wratsongko AM Legowo AM Legowo AM Legowo, AM Amanda Liana Aristya Ananda, Azzahra Damia Anang M Legowo Angela Nitia Nefasa Antonius Hintono Anugrah Tamam Basroni Ardiyani, Elfitri Sarah Arganis, Lusida Mulia Astrid Agustina Nur Amanah AW Utama Azka Nadiya Dzakiyalizz Bagus Fitriansyah Bhakti Etza Setiani BUDI HARTOYO, BUDI C. Budiarti Cecilia S Kristin Cleopatra Hendria D C Kusnadi Dewi Indah Sari Dian Ari Setianingsih Diana Nur Fitri Dika Intan Ayudiaswati Dita Desnasari Dyah savitri E. Widiastuti Edy Kurnianto Evan Kaka Demasta Ferdina Vera Kesuma Marfiyanti Galuh Hayu Kinasih Ghina Ulayya H. I. Wahyuni Hadipernata, Mulyana Handaruwulan, Azzahra Salsabila Hendri Hermawan Adinugraha Heni Rizqiati Heni Rizqiati Herni Nur Sabrina I. Isroli Indah Pratiwi Mahardita Santoso Irma Dwi Sartika ITA PUSPITASARI Ita Puspitasari Jatu Megantari Julia Ester Lumbantoruan Kardina Enny Dian Kumalasari Kis Djamiatun Kurdianto Kurdianto Kusrahayu Kusrahayu Lady Abigael Antono Laili Izzati Lestari, Fatma Puji Lumbantoruan, Julia Ester Lusida Mulia Arganis Lusida Mulia Arganis Lutfi D Mahfudz M Ogawa M S Anwar M T Fawaid M. Agawa Masykuri Masykuri Masykuri masykuri Maulana Yusuf Mauly Nabia Susanto Meiny Suzery Miskiyah & Wisn Agus Supriatna Somantri Miskiyah & Wisnu Broto Agus Supriatna Somantri Mochamad Arief Budihardjo Mochammad Dicky Zulkharisma Mohammad Ihsan Yahya Prayoga Muhammad Thoriqul Fawaid Mulyana Hadipernata Mulyana Hadipernata Mulyana Hadipernata Mulyana Hadipernata Mulyana Hadipernata N. Hidayah Nabila Lathifah Fatmawati Nashihatul Fuadah Novia Tri Damayanti Nurjannah, Rifa Nurul Yaqin Nurwantoro . Oktavia R Puspitarini Olivia Prastiandani OR Puspitarini, OR P Bintoro, P Pangestika, Widia Permadi, Selma Noor Putra Candra Nugraha Putra, Hega Bintang Pratama Putri Susanti Putri, Jessica Aryani Rafli Zulfa Kamil Rahim Fajar Pangestu Rahma Nur Hanifah Rani Oktaviani Saraswati Raras Setyaningsih RH Anggraeni Ririn Hidayanti Risa Fazriyati Siregar Risfaheri Risfaheri Rr. Clarisa Puspa Ramadhanie Mochtar S Hayakawa S Mulyani S. Hayakawa S. Sugiharto Sartono, T. A. Setya Budi Muhammad Abduh Setya Budi Muhammad Abduh, Setya Budi Muhammad Shabrina Nur Shaliha Siska Agustina Dwi Haryanti Siti Fatimah-Muis Siti Susanti Siti Susanti, Siti Sri Mulyani Sri Mulyani Sri Mulyani Sulardjaka, S Suranto Moch Sayuthi Sutopo Sutopo Sutopo Sutopo Swastika Dewi Sylvia Rahmi Putri T Visalsok Tri Utami Tri Winarni Agustini Tri Yuliana Turrini Yudiarti V P Bintoro Valentinus Priyo Bintoro Vina Yunar Villa W. Sumekar Widia Pangestika Widia Pangestika Widia Pangestika Widia Pangetika Widiyatun, Umi Nur Wihardi Wihardi Wildan Alfira Gusrianto Wisnu Broto Wisnu Broto Wisnu Broto Wisnu Broto Wulan Sumekar Yanuar Adi Purbo Waskito Yanuar Adi Waskito Yoga Pratama Yoyok Budi Pramono Yoyok Budi Pramono Yoyok Budi Pramono Yoyok Budi Pramono Yoyok Budi Pramono Yulian Dwi Anggraeni Puspa Handoko Zafira Raharjanti Zulfa Tiara Salsabila Rusmiadi