Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PENINGKATAN PERANAN LKM PEMP SWAMITRA DALAM PENGEMBANGAN USAHA KECIL BERBASIS PRODUKSI IKAN TANGKAPAN (Suatu Gagasan Pengembangan LKM PEMP Swamitra Berbasis Riset) Arif Budiarjo; Akhmad Sakhowi; Benny Diah Madusari; Muhammad Bahrus Syakirin
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 2, No 1 (2007): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1191.485 KB) | DOI: 10.31941/penaakuatika.v2i1.234

Abstract

LKM PEMP Swamitra merupakan lembaga keuangan mikro yang berbasis Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP) yang merupakan program peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir secara terencana dan terstruktur. Namun dalam pengembangannya, terdapat beberapa kendala dalam implementasinya, yaitu kurangnya ketersediaan dana bagi pembiayaan pada LKM PEMP Swamitra, kurangnya penginformasian fungsi dan peranan LKM PEMP Swamitra, kurangnya peranan pihak-pihak yang terkait atas pengembangannya, kurang optimalnya pelayanan LKM PEMP. Oleh karena itu, diperlukan suatu pencarian gagasan strategis komprehensif yang dapat mengatasi problema tersebut, yaitu gagasan yang terdiri dari upaya peningkatan mainshare LKM PEMP Swamitra pada pengusaha kecil berbasis produk-produk ikan tangkapan masyarakat pesisir di daerah-daerah yang terdapat program PEMP, peningkatan peranan pihak-pihak berkompetenpada LKM PEMP Swamitra pada daerah-daerah yang terdapat program PEMP, peningkatan ketersediaan dana pembiayaan LKM PEMP Swamitra pada daerah-daerah yang terdapat program PEMP, peningkatan kualitas pelayanan pada LKM PEMP Swamitra meliputi Reliability, Responsiviness, Assurance, Emphaty dan Tangibles. Kata Kunci : Strategi, PEMP, Swamitra, Pengembangan Usaha Kecil, Produk Ikan Tangkapan
APLIKASI TENIK SBX REVERSAL UNTUK PENGEMBANGAN USAI{A IKAI\ HIAS DI UNIVERSITAS PEKALONGAN Benny Diah Madusari; Anwar Fauzan; Sri Sudarmiati; Muhammad Bahrus Syakirin
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 1, No 1 (2009): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1554.229 KB) | DOI: 10.31941/penaakuatika.v1i1.239

Abstract

Kegiatan U-UJI ini dilakukan sejak Tahun 2007 sld Tahun 2008, dengan sebelumnya telah ada rintisan usaha ikan hias di ka:npus. Perolehan dana Dikti melalui DP2lv menunjang pengembagan usaha ikan hias di kampus Pada awalnya hanya usaha ikan hias, kemudian dilakukanusaha lainnya yakni pembuatan akuatium dan usaha plokultur. Tujuan kegiatan U-UJI di kampus tidak untuk mengembangkan usaha ikan hias dengan menerapkan metode apliktif seperti metode monosek, persilangan antar jenis ikan. Aplikasi metoie ini untuk bisa mengisi peluang pasar mengingat trend ikan hias berganti dalam2- 3 tahun. Penerapan penelitian pada kegiatan program U-UJI ini yaitu aplikasi teknik sex reversal. Teknik sex reversal adalah teknik untuk  menghasilkan ikan hias yang memiliki kualitas yang sesuai dengan selera pasar ikbn hias yang sedang trend pada saat tersebut. Aplikasi teknik sex reversal dilakukan dengiur menyilangkan jenis koki lawalawa; koki rowanda, koki dan koki tosa. Hasil persilangan adalah munculnyajenis yang unik, yakni koki olala dankoki panador. Adapun pemasaran dilakukan dengan membuka toko ikan hias.Kata kunci: Ikan hias, monosek, polikultur
PENGARUH BERBAGAI DOSIS PERENDAMAN EKSTRAK DAUN CENGKEH TERHADAP DAYA TETAS TELUR IKAN MAS (Cyprinus carpio L.) Heri Setiawan; Benny Diah Madusari; M Bahrus Syakirin
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 15, No 1 (2017): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.367 KB) | DOI: 10.31941/penaakuatika.v15i1.510

Abstract

This study aims to determine the effect of immersion clove leaf extract against hatching of fish eggs Mas. The experiment was conducted on January 31 -5 in February 2017, at the Laboratory of Fish Seed (BBI) Sojomerto, District Reban, Batang. The study was conducted based on completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 3 replications. Parameters measured were hatchability of eggs of fish Mas Treatments were differences in dose soaking leaf extract Clove on fish eggs Mas, namely A (0 ppt), B (5 ppt), C (7 ppt), D (9 ppt), and E (11 ppt). To determine the effect of treatment on the hatchability of eggs. All data was proceed on analysis of variance. Result showed the highest hatching value reached on immerson clove leaf extract at a dose of 9 ppt, around 98,89%. Respectively, a dose of 7 ppt in the amount of 88,89%, 11 ppt reached up 82,22%, 5 ppt of 61,11% and the lowest value on 0 ppt, which is equal tp 17,78%. Water quality in the range of feasible Ph 6-7, temperature 22-240C, and DO 4.32 -5.7ppm.Keywords: Clove Leaf Extract, carp (Cyprinus carpio L.), hatching rate
PENGARUH PENAMBAHAN TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza) PADA PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) Ardi Setyo Prabowo; Benny Diah Madusari; Tri Yusufi Mardiana
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 15, No 1 (2017): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.821 KB) | DOI: 10.31941/penaakuatika.v15i1.511

Abstract

This research was done in 5 may – 5 june 2015 in the Laboratory of brackish water of the Faculty of Fisheries, University of Pekalongan. The puspose of this research is to know the influence of the addition of curcuma on feed to the growth of milkfish. A research method used in the design of random complete with one factor which feed containing curcuma with four standard treatment consist of, A (control without given curcuma solution), B (curcuma solution with a dose of 4 g/kg feed), the C (curcuma solution with a dose of 8 g/kg feed), the D (curcuma solution with a dose of 12 g/kg feed. the results of research shows the average extra weight to the biomass of fish highest in the treatment doses temulawak 12 g/kg feed, is the absolute averaga improvement in biomass 1,97 grams. While the treatment doses temulawak 0 g the feed to mean the lowest is 0, 74 grams. The results of analysis of variance on the grow of milkfish seed biomass know that the calculate F value is greater than the F table 1% and 5%. Range of water temperature during the study between 24 – 30oC, the pH of the water ranged from 6-8 and the oxygen dissolved in water (DO) ranged from 3,9-5,6 ppm. Key Word : Milkfish, temulawak, Growth
PELATIHAN PENINGKATAN KECERAHAN WARNA IKAN CUPANG KELURAHAN SETONO KECAMATAN PEKALONGAN TIMUR KOTA PEKALONGAN Tri Yusufi Mardiana; Linayati Linayati; Muhammad Bahrus Syakirin; Benny Diah Madusari; Awaliyah Feni Furoidah; Muhammad Zulkham Yahya; Nila Oktaviani
PENA ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.885 KB)

Abstract

The purpose of the service community is to improve the knowledge and skills of cultivators so that the brightness of the color of betta fish is better and would bring them a higher income. The method of activity is training and counseling about how to increase the brightness of fish colors and masculinization of betta fish. The result of the service community describes that increasing knowledge was gained from 50 % to 70%.  The brightness of the fish's color could be reached by adding artificial feed (pellets), natural feed, light, feed additives such as carrots, pumpkin, dragon fruit, and tomatoes. Increased knowledge of cultivators about the masculinization process was found from 20% to 90%. This value-based on the total of respondents who answered all correctly. The masculinization process could be done by using some natural ingredients as follow:  honey, coconut water, sea cucumber as media for soaking the fish, and sea cucumber flour which is given to feed of fish. Keywords: betta fish, coconut water, masculinization, brightness 
UJI AKTIVITAS ANALGESIK EKSTRAK DAUN MANGROVE (Rhizophora mucronata) PADA MENCIT YANG DIINDUKSI ASAM ASETAT DENGAN METODE WRITHING REFLEX Ekanita Desiani; Tri Yusufi Mardiana; Benny Diah Madusari; Fajri Nur Hidayat
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 6, No 2 (2022): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v6i2.213

Abstract

Nyeri merupakan keadaan yang mengganggu dan tidak nyaman bagi penderitanya, namun nyeri dapat digunakan sebagai tanda adanya kerusakan jaringan yang disebabkan oleh rangsangan mekanis, kimiawi atau fisis. Kandungan senyawa dari daun mangrove Rhizophora mucronata, seperti flavonoid tannin dan saponin mampu menghambat nyeri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas analgesik ekstrak daun mangrove terhadap mencit yang diinduksikan asam asetat. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni menggunakan rancangan acak lengkap pola searah. Daun mangrove diekstrak menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%.  Selanjutnya dilakukan uji aktivitas analgesik pada mencit dengan membagi ke dalam 5 kelompok uji yaitu kelompok yang diberi aquades sebagai kontrol negatif, asetosal sebagai kontrol positif dan ekstrak etanol daun mangrove dengan dosis 100 mg/kg BB, 200 mg/kg BB dan 300 mg/kg BB. Mencit diinduksi nyeri dengan menyuntikan asam asetat 1% secara intraperitoneal. Diamati jumlah geliat yang timbul dalam 15 menit selama 2 jam, lalu ditentukan persentase proteksi dan aktivitas analgesiknya. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan SPSS. Hasil analisis fitokimia diketahui ekstrak daun mangrove positif mengandung senyawa flavonoid, tannin, dan saponin. Respon geliat mencit berdasarkan hasil rata-rata yang diperoleh terhadap kelompok sediaan uji menunjukkan hubungan antara dosis dengan penurunan respon geliat. Semakin rendah respon geliat maka semakin besar aktivitas analgesik. Hasil analisis statistik dengan LSD taraf kepercayaan 95 % menunjukkan  perbedaan bermakna antar kelompok perlakuan kecuali pada ekstrak daun mangrove dosis 300 mg/kgBB dengan Asetosal. Hal ini disebabkan jumlah geliat yang ditimbulkan oleh dosis tersebut tidak jauh berbeda dengan yang ditimbulkan oleh asetosal, sehingga dapat dikatakan bahwa daya analgesik dosis 300 mg/kgBB adalah sama dengan asetosal. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu ekstrak etanol daun mangrove dosis 100mg, 200mg, dan 300 mg memiliki aktivitas analgesik secara berturut turut sebesar 41,68% ; 42,38 % ; 58,84%. Semakin tinggi dosis ekstrak mangrove yang diberikan, maka semakin tinggi aktivitas analgesik yang dihasilkan.
ANALISIS KUALITAS AIR PADA KERAMBA BUDIDAYA IKAN BANDENG (Chanos chanos) DI PERAIRAN LABORATORIUM SLAMARAN PEKALONGAN Juita Sihombing; Nanda Riskyana; Benny Diah Madusari; M. Zulkham Yahya
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 6 No 2 (2022): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55686/ristek.v6i2.117

Abstract

ABSTRACT Milkfish (C. chanos) cultivation with cage ponds is one of the alternative aquaculture activities that can be developed in coastal areas. The purpose of this study was to determine the water quality condition in the cultivation of milkfish (C. chanos) using the cage method in the waters of the Slamaran Laboratory, Pekalongan. This research was conducted at the Brackish and Marine Water Laboratory, Faculty of Fisheries, Pekalongan University, Krapyak Lor Village, Pekalongan City by observing the physical and chemical parameters of water during one cycle of fish cultivation. Based on the measurement results of water quality parameters, the pH value was 7, temperature 31.4oC, DO 20 mg/l, ammonia 0.15 mg/l, phosphate 0.03 mg/l, nitrite 0 mg/l, nitrate 2 mg/l and salinity. 11 ppt. The condition of the water quality parameters during the fish farming period runs stably. The water quality parameter values ​​also tend to be good when analyzed based on the results of related studies. So that the conclusions that can be conveyed from the results of this study are that the condition of water quality in milkfish (C. chanos) cultivation activities in the cage ponds of the Slamaran Pekalongan Laboratory based on analysis and literature study is still quite good and feasible to be used as a fish cultivation rearing.
Analisis Ekonomi Kepiting Bakau (Scylla sp.) Melalui Sistem Pengepul di Segara Anakan Bagian Barat Cilacap Teuku Junaidi; Endang Hilmi; Benny Diah Madusari; M. Haris Williansyah
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 21, No 2 (2022): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v21i2.1909

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki jasa ekosistem sebagai habitat bagi kepiting bakau (Scylla sp.). Kepiting bakau Scylla sp. merupakan organisme perairan yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi yang menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat sekitarnya termasuk di wilayah Segara Anakan bagian Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai ekonomi kepiting bakau Scylla sp dari system pengepul sebagai bentuk perdagangan kepiting bakau Scylla sp. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis ekonomi melalui pendekatan analisis cash flow. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendapatan pengepul mencapai Rp. 465.360.333 dengan total biaya mencapai  Rp 438.045.861 serta nilai keuntungan yang didapat pengepul sekitar Rp. 27.314.472. Hasil analisis kelayakan usaha, menunjukan bahwa nilai nilai pendapatan saat ini  (NPV) rata-rata Rp. 11.367.986 nilai suku bunga yang dapat diberikan (IRR) mencapai 42 % dan rasio pendapatan dengan biaya (BCR)  mencapai 1,74.  Dari analisis kelayakan tersebut menunjukan bahwa system pengepul bagi komoditi kepiting bakau Scylla sp layak untuk dilakukan
ANALISIS KUALITAS AIR PADA KERAMBA BUDIDAYA IKAN BANDENG (Chanos chanos) DI PERAIRAN LABORATORIUM SLAMARAN PEKALONGAN Juita Sihombing; Nanda Riskyana; Benny Diah Madusari; M. Zulkham Yahya
RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang Vol 6 No 2 (2022): RISTEK :Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang
Publisher : Bapelitbang Kabupaten Batang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55686/ristek.v6i2.117

Abstract

ABSTRACT Milkfish (C. chanos) cultivation with cage ponds is one of the alternative aquaculture activities that can be developed in coastal areas. The purpose of this study was to determine the water quality condition in the cultivation of milkfish (C. chanos) using the cage method in the waters of the Slamaran Laboratory, Pekalongan. This research was conducted at the Brackish and Marine Water Laboratory, Faculty of Fisheries, Pekalongan University, Krapyak Lor Village, Pekalongan City by observing the physical and chemical parameters of water during one cycle of fish cultivation. Based on the measurement results of water quality parameters, the pH value was 7, temperature 31.4oC, DO 20 mg/l, ammonia 0.15 mg/l, phosphate 0.03 mg/l, nitrite 0 mg/l, nitrate 2 mg/l and salinity. 11 ppt. The condition of the water quality parameters during the fish farming period runs stably. The water quality parameter values ​​also tend to be good when analyzed based on the results of related studies. So that the conclusions that can be conveyed from the results of this study are that the condition of water quality in milkfish (C. chanos) cultivation activities in the cage ponds of the Slamaran Pekalongan Laboratory based on analysis and literature study is still quite good and feasible to be used as a fish cultivation rearing.
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN PADA DAERAH TERDAMPAK BANJIR ROB DI PESISIR UTARA PEKALONGAN Benny Diah Madusari; Heri Ariadi; Dewi Mardhiyana
AKULTURASI: Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan Vol. 10 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v10i2.43417

Abstract

ABSTRACTThe northern coastal area of Pekalongan is an area that is prone to tidal flooding. The purpose of this study is to analyze the strategy for developing fish farming in the northern coastal area of Pekalongan which is prone to tidal flooding. The research method used in this study is a qualitative descriptive method with purposive sampling technique. The results showed that from the potential internal and external business factors in the research location, if in the future aquaculture cultivation activity units will be developed, there are several alternative business strategies that can be carried out, including: the development of technology-based cultivation units, the creation of an integrated market network, the creation of aquaculture models. piloting, tabulating the number of investors, the use of applied technology, and the creation of superior commodities. So that aquaculture activities in coastal areas that are prone to tidal flooding can still run productively. Based on the results of this study, the strategy for developing fish farming in the northern coastal area of Pekalongan which is prone to tidal flooding, among which the most suitable is to form the concept of a brackish commodity fish farming demonstration plot that is adaptive to technological developments and has an integrated market chain network. Key words: fish; pintura; coastal; rob; SWOT ABSTRAKWilayah pesisir pantai utara Pekalongan merupakan daerah yang rawan terdampak banjir rob. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi upaya pengembangan budidaya ikan di wilayah pantai utara Pekalongan yang rawan terdampak banjir rob. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari potensi faktor internal dan eksternal usaha di lokasi penelitian, apabila kedepan akan dikembangkan unit kegiatan budidaya akuakultur maka ada beberapa alternatif strategi usaha yang dapat dijalankan, diantaranya: pengembangan unit budidaya berbasis teknologi, penciptaaan jaringan pasar yang terintegrasi, pembuatan model budidaya percontohan, opsi mentabulasi jumlah investor, penggunaan teknologi terapan, dan penciptaan komoditas unggulan. Sehingga kegiatan budidaya akuakultur di wilayah pesisir yang rawan terdampak banjir rob tetap dapat berjalan dengan produktif. Berdasarkan hasil penelitian ini, strategi pengembangan budidaya ikan di wilayah pantai utara Pekalongan yang rawan terdampak banjir rob diantaranya yang paling cocok adalah dengan membentuk konsep demplot budidaya ikan komoditas payau yang bersifat adaptif terhadap perkembangan teknologi dan memiliki jaringan rantai pasar yang terintegrasi. Kata kunci: ikan; pintura; pesisir; rob; SWOT
Co-Authors A Halim Abdul Muqsith Abdul Wafi Abi Ardana Ade Irma Nahdliyyah Adimahsyaf, Nur Fadhilah Akhmad Sakhowi Alfisha, Tisie Hawa Anwar Fauzan Anwar Fauzan Ardhani, Hisdha Ardi Setyo Prabowo Arif Budiarjo Arum Ardianingsih Ashari Fahrurrozi Astryani, Nilam Lingga Asyari, Hasanudin Awaliyah Feni Furoidah Azhari Fahrurrozi B. Sarian, Hazen Mellai Xyza Bagus Kuncoro Aziz Bastiar, Amala Dwi Budianto Budianto Choliq Sabana Christianto, Paminto Agung Danang Satrio Dinanti, Fathia Kesuma Dwi Edi Wibowo Edho Pawenang Ekanita Desiani Endang Hilmi eni retno wati Esti Maret Rofiani Fahrurrozi, Ashari Fajar, Dwi Aryo Fajar, Imam Saefudin Fajri Nur Hidayat Farhat, Yusna Felia Fatchul Huda Firman Ardiansyah Hadi Pranggono Haris, Muhammad Naoval Hartati, Loso Hayati Soeprapto Heri Ariadi Heri Ariadi Heri Ariadi Hernanda, Ary Setya Ida Baroroh Ida Baroroh, Ida Ikhsan, Maullidin Khoerul Ilyas, Tarbudi Imam Suraji Imam Suraji Juita Sihombing Kharismatul Khasanah Kharismatul Khasanah Kuat Ismanto Linayati * Linayati, Linayati Loso Hartati M. Haris Williansyah M. Zulkham Yahya M.B. Syakirin Maghfiroh * Maharani, Kayla Mahardhika Nur Permatasari Mahardhika Nur Puspitasari Mardhiyana, Dewi Ma’ruf Dwi Mohammad Bahrus Syakirin Muhammad Zulkham Yahya Munadi Munadi Nanda Riskyana Nauval Rabbani Nila Oktaviani Nila Oktaviani Nisa, Silvianita Khoirun Nugraha, Mada Widi Pamungkas, Muhammad Aji Bagus Pamungkas1, Muhammad Aji Bagus Permana, Rukmi Ayu Praktikwo, Suryo Purnama, Candra Adi Ramadhani, Farchan Mushaf Al Rukmi Ayu Permana Sarah Della Rossa Shella Pratama Sihombing, Juita Lusiana Siska Rusmalina Slamet Suharto Slamet Suharto, Slamet Sri Sudarmiati Suryani Suryani Suryani Suryani Suryo Praktikwo Suryo Pratikwo Syafiyya Hanifah Putri Syakirin, M Bahrus Syakirin, M.B. Syakirin, Moh. Bahrus Syam, Dzulfiqar Ammar Syamsuddin, M. Dicky Teuku Junaidi Tisie Hawa Alfisha Tri Yusufi Mardiana wati, eni retno Widianto, M. Yogi Saputra Wijianto * Wijianto Wijianto Wijianto, Heri Ariadi Wiradana, Bahtiar Hanafi Yahya, M. Zulham Yahya, Muhammad Zulkham Yuyun Suprapti