Claim Missing Document
Check
Articles

Kelimpahan plankton Prorocentrum sp. pada tambak intensif udang vaname (Litopenaeus vannamei) : Prorocentrum sp. abundance in the intensive aquaculture of vaname shrimp (Litopenaeus vannamei) Ariadi, Heri; Syakirin, M.B.; Mardiana, Tri Yusufi; Soeprapto, Hayati; Linayati, Linayati; Madusari, Benny Diah
AGROMIX Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/agx.v14i2.3668

Abstract

Introduction: Prorocentrum sp. is one of the harmful algae genera that often grows in the aquatic ecosystems of vaname shrimp (L. vannamei) ponds. The purpose of this study was to determine the abundance and dynamics of the Prorocentrum sp. during the shrimp culture period of vaname shrimp (L. vannamei) in intensive ponds. Method: This research was conducted on 4 ponds with a size of 3,200 m2 and a stocking density of 120 fish/m2. The research variables observed were water quality parameters and Prorocentrum sp. which is carried out every 7 days during the shrimp cultivation periods. Result: Based on the results of study, the water quality parameters during the shrimp culture period tend to be stable, except for the water pH parameters which have relatively high afternoon pH fluctuations. Prorocentrum sp. genera during the shrimp culture period, the plankton genus was the most dominant compared to other genera of the Dinoflagellate class. The dynamics of the Prorocentrum sp. abundance on the intensive pond, there was a significant correlation between the solubility of TAN (Total Ammonia Nitrogen) content of 74.8% and the water temperature of 83.3%. Conclusion: The abundance dynamics of Prorocentrum sp. genera during aquaculture period of vaname shrimp (L. vannamei) fluctuated dynamically following the solubility trend of TAN (Total Ammonia Nitrogen) levels and water temperature flux in the pond ecosystem
Pelatihan Pembuatan Aquascape pada Siswa PKBM Baiturahman  Desa Api api Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan Mardiana, Tri Yusufi; Linayati, Linayati; Oktaviani, Nila; Madusari, Benny Diah; Yahya, M. Zulham; Wiradana, Bahtiar Hanafi; Asyari, Hasanudin; Pamungkas, Muhammad Aji Bagus
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Multi Disiplin Vol. 1 No. 1 (2024): JUPENGEN - Agustus
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jupengen.v1i1.8

Abstract

Aquascape merupakan metode pemanfaatan air, udara, dan elemen lain untuk menciptakan akuarium yang estetis. Ada berbagai gaya, seperti gaya belanda, iwagumi, alam, biotope, jerman, dan hutan. Setiap gaya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tujuan utama aquascape adalah menciptakan akuarium yang estetis dengan memadukan karakteristik udara, air, dan elemen lainnya. Gaya yang berbeda dapat memberikan manfaat yang berbeda pula bagi penggunanya. Tujuan utamanya adalah mencapai keseimbangan antara komponen biologis dan abiotik dalam aquascape. Tantangan utama dalam menciptakan aquascape adalah memastikan keseimbangan ekosistem antara udara dan komponen biologis. Hal ini dapat dicapai melalui fotosintesis, yang melibatkan penggunaan energi cahaya untuk menciptakan organisme hidup, karbon dioksida, dan air. Banyak masyarakat yang masih kurang berminat dengan proyek aquascape, dengan berbagai aspek seperti penyediaan udara, penyediaan air, pemeliharaan, dan pembangunan aquascape. Informasi dan pelatihan tentang aquascape sangat penting untuk mempromosikan akuakultur. Program edukasi masyarakat dilakukan untuk memberikan pendidikan dan pelatihan aquascape kepada pelajar di PKBM Baiturahman Desa Api-api Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan. Program ini meliputi pemberian informasi dan pelatihan tentang desain dan konstruksi aquascape. Program ini melibatkan 23 siswa Paket B dan Paket C yang ditanyai minat dan kesukaannya. Program ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi siswa untuk berdiskusi dan belajar tentang desain dan konstruksi aquascape. Program ini juga mencakup lokakarya bagi siswa, di mana mereka belajar tentang pentingnya desain dan konstruksi aquascape. Lokakarya ini memberikan wawasan berharga mengenai pentingnya desain dan konstruksi aquascape.
ANALISIS KUANTITATIF CEMARAN LOGAM PADA PRODUK INOVASI SEDIAAN JAMU SERBUK INSTAN KUNYIT ASAM MELALUI PEMBENTUKAN KOMPLEKS LOGAM-DITIZONE Rusmalina, Siska; wati, eni retno; Khasanah, Kharismatul; Madusari, Benny Diah
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 2 No 01 (2023): BENZENA PHARMACEUTICAL SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v2i01.2383

Abstract

Latar bekalang : Syarat analisis logam dengan menggunakan Spektrofotometri visible  adalah sampel harus berupa larutan, maka sebelum kadar logam dalam sampel dianalisis harus dilakukan dekstruksi, untuk melarutkan atau mengubah sampel menjadi bentuk materi yang dapat diukur sehingga kandungan unsur didalamnya dapat dianalisis.Tujuan : tujuan penelitian ini ialah mengetahui proses dan reaksi yang terbentuk saat destruksi basah tertutup berlangsung.Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimental dengan rancangan deskriptif. Destruksi dilakukan pada sampel formula jamu serbuk kunyit asam menggunakan metode destruksi tertutup menggunakan refluk dengan bantuan larutan asam nitrat.Hasil : sampel dioksidasi oleh asam nitrat (HNO3) akan menghasilkan CO2 dan NOx, gas ini dapat meningkatkan tekanan pada proses destruksi, kemudian akan terbentuk gas berwarna coklat mengindikasikan adanya gas NO2, adanya gas NO2 mengartikan bahwa bahan organik telah dioksidasi asam nitrat.Kesimpulan : Proses yang terjadi saat destruksi berlangsung yaitu muncul gas berarna kecoklatan gas ini adalah NO2 (hasil samping proses destruksi menggunakan asam nitrat). Gas ini mengindikasikan bahwa sampel telah dioksidasi secara sempurna oleh asam nitrat.
LITERATUR STUDI MENGENAI ADSORBEN LIMBAH CANGKANG HEWAN LAUT DALAM BERBAGAI KEILMUAN Haris, Muhammad Naoval; Astryani, Nilam Lingga; Madusari, Benny Diah; Ramadhani, Farchan Mushaf Al
SEMINAR TEKNOLOGI MAJALENGKA (STIMA) Vol 8 (2024): STIMA 8.0 : Menuju Kesinambungan : Inovasi dan Adaptasi Teknologi untuk Pembangunan Be
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/stima.v8i0.1231

Abstract

The utilization of marine animal waste as a base material for adsorbents has become an increasingly popular research topic across various scientific fields, including chemistry, environmental science, and materials science. Waste from marine animals, such as crab shells, oyster shell, seashell, and shrimp shell, possesses high potential to be processed into adsorbents due to their abundant calcium carbonate, chitosan, and protein content. The use of this waste as adsorbents not only provides a solution to environmental issues related to the accumulation of organic waste but also offers cheaper and eco-friendly alternative for water treatment, air purification, and contaminated soil remediation. Research has shown that marine animal waste-based adsorbents are effective in removing various pollutants, including heavy metals, textile dyes, and hazardous organic compounds. With specific modification techniques, the performance of these adsorbents can be enhanced, making them competitive with commercial adsorbents. Overall, the use of marine animal waste as adsorbents represents an innovative approach that contributes to waste reduction and the enhancement of environmental sustainability.
Co-Authors A Halim Abdul Muqsith Abdul Wafi Abi Ardana Ade Irma Nahdliyyah Adimahsyaf, Nur Fadhilah Akhmad Sakhowi Alfisha, Tisie Hawa Anwar Fauzan Anwar Fauzan Ardhani, Hisdha Ardi Setyo Prabowo Arif Budiarjo Arum Ardianingsih Ashari Fahrurrozi Astryani, Nilam Lingga Asyari, Hasanudin Awaliyah Feni Furoidah Azhari Fahrurrozi B. Sarian, Hazen Mellai Xyza Bagus Kuncoro Aziz Bastiar, Amala Dwi Budianto Budianto Choliq Sabana Christianto, Paminto Agung Danang Satrio Dinanti, Fathia Kesuma Dwi Edi Wibowo Edho Pawenang Ekanita Desiani Endang Hilmi eni retno wati Esti Maret Rofiani Fahrurrozi, Ashari Fajar, Dwi Aryo Fajar, Imam Saefudin Fajri Nur Hidayat Farhat, Yusna Felia Fatchul Huda Firman Ardiansyah Hadi Pranggono Haris, Muhammad Naoval Hartati, Loso Hayati Soeprapto Heri Ariadi Heri Ariadi Heri Ariadi Hernanda, Ary Setya Ida Baroroh Ida Baroroh, Ida Ikhsan, Maullidin Khoerul Ilyas, Tarbudi Imam Suraji Imam Suraji Juita Sihombing Kharismatul Khasanah Kharismatul Khasanah Kuat Ismanto Linayati * Linayati, Linayati Loso Hartati M. Haris Williansyah M. Zulkham Yahya M.B. Syakirin Maghfiroh * Maharani, Kayla Mahardhika Nur Permatasari Mahardhika Nur Puspitasari Mardhiyana, Dewi Ma’ruf Dwi Mohammad Bahrus Syakirin Muhammad Zulkham Yahya Munadi Munadi Nanda Riskyana Nauval Rabbani Nila Oktaviani Nila Oktaviani Nisa, Silvianita Khoirun Nugraha, Mada Widi Pamungkas, Muhammad Aji Bagus Pamungkas1, Muhammad Aji Bagus Permana, Rukmi Ayu Praktikwo, Suryo Purnama, Candra Adi Ramadhani, Farchan Mushaf Al Rukmi Ayu Permana Sarah Della Rossa Shella Pratama Sihombing, Juita Lusiana Siska Rusmalina Slamet Suharto Slamet Suharto, Slamet Sri Sudarmiati Suryani Suryani Suryani Suryani Suryo Praktikwo Suryo Pratikwo Syafiyya Hanifah Putri Syakirin, M Bahrus Syakirin, M.B. Syakirin, Moh. Bahrus Syam, Dzulfiqar Ammar Syamsuddin, M. Dicky Teuku Junaidi Tisie Hawa Alfisha Tri Yusufi Mardiana wati, eni retno Widianto, M. Yogi Saputra Wijianto * Wijianto Wijianto Wijianto, Heri Ariadi Wiradana, Bahtiar Hanafi Yahya, M. Zulham Yahya, Muhammad Zulkham Yuyun Suprapti