Claim Missing Document
Check
Articles

PRODUKTIVITAS ALAT TANGKAP PURSE SEINE PADA RUMPON PORTABLE DI PERAIRAN KARANG JERUK, TEGAL Yusfiandayani, S.Pi., Dr. Roza; Yusfiandayani, Roza; Imron, Mohammad; Mawardi, Wazir; Baskoro, Mulyono S.; Raihan, Muhamad Reza; Rahmad, Adrul; Aziz, Ravy Nur; Wahdati, Fajriyah Cahyani
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 8 No 1 (2024): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.8.1.011-022

Abstract

Tegal merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki kekayaan sumber daya perikanan cukup besar. Perairan Karang Jeruk merupakan salah satu perairan yang cukup strategis dalam pengembangan perikanan tangkap di Kabupaten Tegal, karena perairan ini berbatasan langsung dengan Laut Jawa sehingga memiliki potensi sumber daya ikan yang cukup melimpah. Penggunaan alat bantu rumpon portable diharapkan dapat meningkatkan hasi tangkapan nelayan sehingga memberikan solusi terhadap permasalahan penurunan hasil tangkapan yang dialami oleh nelayan purse seine perairan Karang Jeruk, Tegal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi hasil tangkapan dan menghitung produktivitas tangkapan purse seine pada rumpon portable. Metode penelitian dilakukan dengan metode experimental fishing. Data hasil tangkapan dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi komposisi jenis hasil tangkapan dan jumlah masing-masing spesies ikan yang tertangkap. Produktivitas tangkapan didapatkan dengan cara membandingkan jumlah hasil tangkapan dengan lama waktu operasi penangkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan tangkapan utama purse seine terdiri dari ikan selar bentong, ikan tembang, ikan teri gelagah, ikan tongkol, dan cumi-cumi. Komposisi jenis ikan hasil tangkapan merupakan indikasi keberadaan ikan di daerah tersebut, dimana operasi penangkapan dengan purse seine dilakukan. Nilai produktivitas tangkapan memiliki nilai rata-rata 900,8 kg/setting. Kata kunci: Karang Jeruk, produktivitas, purse seine, rumpon portable, Tegal
CATCHES LOADING AND UNLOADING ACTIVITES POTENTIAL HAZARDS AT KEJAWANAN FISHING PORT Imron, Mohammad; Taurusman, Am Azbas; Yusfiandayani, Roza; Bahiya; Astuti, Lussy; Tiara
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 9 No 2 (2025): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.9.2.207-220

Abstract

Activities conducted at the Kejawanan Nusantara Fishing Port include landing of fish including loading and unloading of catches that have the highest potential for work accidents. Work accidents can result in losses such as delays in loading and unloading activities. Potential hazards can arise due to the lack of awareness of the parties involved in the loading and unloading operation process, including the authorities in handling the prevention and control of work accidents that occur. This study aims to describe loading and unloading activities, identify potential hazards, and develop recommendations and risk mitigation. The research was conducted in October-November 2024 at Kejawanan VAT, Cirebon. The analysis used was descriptive with the Hierarchy Task Analysis (HTA) and Job Safety Analysis (JSA) methods. The results of the study identified six main stages namely pre-unloading, unloading activities, post-unloading, pre-loading, loading activities, and post-loading which included 62 potential hazards, categorized as 25% non-hazardous, 33% mild, 17% medium, 19% severe, and 6% potentially fatal. Prevention of work accidents can be done through increasing awareness of the use of Personal Protective Equipment (PPE), certification of transportation drivers to prevent fatal accidents, and strict supervision by port managers. This effort is expected to improve work safety in every loading and unloading activity at Kejawanan PPN. Key words: HTA, JSA, loading and unloading, PPN Kejawanan, work safety
Pengaruh Penyuluhan Demam Berdarah Terhadap Perilaku Ibu Rumah Tangga Resmiati, Resmiati; Cita, Yatnita Parama; Susila, Arif
Kesmas Vol. 3, No. 6
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada periode tahun 1989-1995, insiden demam berdarah di Indonesia berada pada kisaran 6-15 per 100.000 penduduk. Pada tahun 1998, dengan angka insidens demam berdarah meningkat tajam menjadi 35,19 per 100.000 penduduk dengan angka kematian (CFR) 2 %. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap perilaku. Penelitian ini dilaksanakan di RW 12, Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, terhadap 227 respondent. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuasi eksperimen pra-pasca tes dalam satu kelompok (One group pra test and post test design). Pengetahuan dan sikap diukur dengan lembar kuesioner serta tindakan diukur dengan lembar observasi yang sebelumnya telah dilakukan uji coba. Pengukuran dilakukan sebelum dan setelah penyuluhan terhadap 227 responden. Ditemukan penyuluhan tentang DBD berpengaruh secara bermakna terhadap pengetahuan,sikap dan tindakan penduduk (nilai p=0,000). Setelah penyuluhan, nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari (14,4; 30%) menjadi (18,9; 88,1%), nilai sikap meningkat dari (64,6 70,9%) menjadi (69,6; 96,9%), tindakan dari (5,1; 7,5%) menjadi (6,0 ;17,6%). In the period of 1989-1995, the incidence of dengue hemorrhagic fever in Indonesia was within the interval of 6 -15 per 100.000 population. In 1998, the incidence increased sharply (35,19 per 100.000 population) with case fatality rate of 2%. The purpose of this research is to evaluate the effect of health counseling on the behaviour of housewives. This research was conducted in 227 respondents in RW 12 of Pondok Kelapa in Duren Sawit district, East Jakarta, to measure respondents’ knowledge and practice before and after health counseling. This research used one group quasy experiment design (pre-and-post- test design). The measuring tool is a list of questions and observation check list that had been tested before. The health counseling on dengue fever significantly influences the knowledge and practice of the housewives. This result showed increase of knowledge and practice before and after the counseling. The average knowledge (14.42; 30%) increased to 18.91;88.1%. The attitude score increased from 64.42;70.9% to 69.58; 96.9%. The practice score increased from 5.11;7.5% to 5.98;17.6%.
PEMETAAN ZONA POTENSIAL PENANGKAPAN LOBSTER BERBASIS BIO-EKOLOGI DI TELUK PALABUHANRATU Simbolon, Domu; Yusfiandayani, Roza; Sabila, Fathiha Rizki; Limbong, Mario
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 8, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v8i1.1390

Abstract

Produktivitas tangkapan lobster di Teluk Palabuhanratu cenderung menurun. Kondisi ini diduga sebagai akibat keterbatasan informasi zona potensial penangkapan ikan. Pihak pengelola perikanan lobster dan nelayan sebagai pelaku penangkapan membutuhkan informasi yang lengkap dan akurat terkait dengan kriteria zona potensial penangkapan ikan. Indikator penentu zona potensial ini tidak hanya mempertimbangkan aspek produktivitas tetapi juga aspek bio-ekologi karena usaha penangkapan yang hanya berorientasi pada peningkatan produksi semata dapat menyebabkan degradasi sumber daya lobster dan penurunan potensi daerah penangkapan lobster. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik daerah penangkapan lobster berdasarkan aspek bio-ekologi dan memetakan zona potensial penangkapan lobster. Data yang dibutuhkan meliputi produksi lobster, jenis lobster, ukuran berat dan panjang karapas, dan titik lokasi penangkapan lobster. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terhadap responden, dan studi literatur. Data selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan studi komparatif. Panjang karapas lobster pasir, lobster mutiara dan lobster bambu yang dominan tertangkap masing-masing berkisar 60-85 mm, 60-111 mm, dan 60-111 mm. Persentase jumlah tangkapan lobster antara ukuran layak tangkap dengan layak tangkap untuk lobster pasir, lobster mutiara dan lobster bambu masing-masing 80:20, 60:40, dan 68:32. Daerah penangkapan lobster kategori potensial terdapat sekitar kawasan Cimaja, Samudera Beach Hotel, dan PPN Palabuhanratu, sedangkan kategori tidak potensial terdapat di sekitar Sungai Citepus, Pantai Batu Bintang dan Pantai Loji.
PERSEPSI NELAYAN TERHADAP RUMPON PORTABLE DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI LARANGAN, KABUPATEN TEGAL Yusfiandayani, Roza; Imron, Mohammad; Mawardi, Wazir; Baskoro, Mulyono S.; Simbolon, Domu; Prasetiyo, Shidiq Lanang; Raihan, M. Reza; Rahmad, Adrul; Azis, Ravy Nur; Wahdati, Fajriyah Cahyani
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 14 No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3013.593 KB) | DOI: 10.24319/jtpk.14.13-24

Abstract

Perairan Karang Jeruk merupakan kawasan konservasi ekosistem terumbu karang yang terletak di Dukuh Larangan (Desa Munjungagung, Kabupaten Tegal, di Provinsi Jawa Tengah) yang memiliki kekayaan sumber daya perikanan yang baik. Alat tangkap yang banyak terdapat di perairan Karang Jeruk adalah payang gemplo dan mini purse seine. Penggunaan teknologi rumpon portable diharapkan dapat menciptakan daerah penangkapan ikan dan mengantisipasi timbulnya degradasi daerah penangkapan ikan. Tujuan dari kegiatan ini adalah menganalisis persepsi nelayan terhadap penggunaan inovasi rumpon portable di perairan Karang Jeruk, Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan experimental fishing. Data persepsi nelayan dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner kepada 50 nelayan payang gemplo dan mini purse seine, dengan penentuan responden secara accidental sampling. Seluruh nilai persepsi nelayan terhadap rumpon portable dikelompokkan menjadi 3 kategori, sebagian besar nelayan memiliki persepsi pada tingkat tinggi sebanyak 38 orang (76%), tingkat sedang sebanyak 11 orang (22%), dan tingkat rendah hanya 1 orang (2%). Penggunaan rumpon portable memiliki keunggulan diantaranya: produktivitas tangkapan yang banyak, jenis tangkapan beragam, dan komposisi ikan kategori layak tangkap yang banyak.
Penerapan Inovasi Teknologi dalam Meningkatkan Hasil Tangkapan Ikan bagi Nelayan di KUB Bugel Yusfiandayani, Roza; Triwidodo, Hermanu; Wulandari, Zakiah; Ruscitasari, Zulfatun; Millaty, Marosimy; Novianto, Irwan; Kelana, Fajar Sidik Abdullah; Diantoro, Aris Kusumo
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2024): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.10.3.353-362

Abstract

Service activities were conducted in the Bugel Peni II and III Joint Business Group (KUB) in Bugel Village, Kulonprogo Regency. Fishermen who join this group often do not get maximum catches because they face various obstacles, such as limited technology and unpredictable weather conditions. This community service aims to provide portable FAD innovations and determine the success of using portable FADs in fishermen's catches. Portable FADs are proposed for this service activity to provide a solution to minimize losses due to these obstacles. Portable FADs are an innovation that stimulates fish behavioral responses using sound waves with a specific frequency on an attractor, developing from the concept of conventional FADs. The implementation method begins with outreach to fishermen in the Bugel Peni II and III Joint Business Group (KUB) regarding the concept and benefits of portable FADs. Practical training was carried out on the installation and use of these tools and education regarding their positive impact on fish catches. In addition, data collection was carried out through direct observations in the field to understand fish responses to portable FADs. The positive impact of this service activity is that the application of portable FADs provides in-depth insight into the urgency of using technology to increase fish catches by fishermen. Apart from that, this service activity also provides important insight regarding the natural factors fishermen face in implementing portable FADs, such as weather uncertainty, increasingly scarce fish resources, and natural conditions, namely high waves, which are the main obstacles in achieving the expected results.
PENGUATAN PENGELOLAAN RUMPON IJUK UNTUK PENGENDALIAN INFLASI KOMODITAS PERIKANAN DI KABUPATEN ACEH BARAT Hafinuddin, Hafinuddin; Rizal, Muhammad; Sulaiman, Ismail; Khairi, Ikhsanul; Mursyidin, Mursyidin; Yusfiandayani, Roza; Iqbal Irfany, Mohammad; Muthohharoh, Marhamah; Fuadi, Afdhal; Bahri, Samsul; Al Misbah, Iyan; Karim, Abdul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.768-776

Abstract

Perikanan tangkap menjadi komoditi industri laut yang saat ini masih didominasi di seluruh nusantara. Bahkan, indonesia menjadi salah satu negara eksportir perikanan pelagis dan demersal di dunia. Aceh memiliki potensi perikanan tangkap yang besar yang mampu memproduksi perikanan tangkap mencapai 230 ribu ton per tahunnya. Namun pengelolaan perikanan tangkap di Aceh masih sangat rendah sehingga produksi perikanan tangkap umumnya hanya didominasi oleh beberapa nelayan besar saja. Pelaksanaan kegiatan penguatan pengelolaan rumpon ijuk untuk pengendalian inflasi komoditas perikanan di Kabupaten Aceh Barat dilakukan dengan tujuan: 1) Sosialisasi program kepada multi stakeholders; 2) Menyelaraskan persepsi dan sinkronisasi program terkait dengan multi stakeholders; 3) Kesepakatan berbagai pihak terkait dalam pengelolaan rumpon ijuk; dan 4) Terbentuknya aturan pengelolaan rumpon ijuk berbasis komunal melalui lembaga adat laot di Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan dilakukan pada empat lokasi Lhok Panglima Laot yang berbeda meliputi Lhok Meureubo, Lhok Padang Seurahet, Lhok Suak Seumaseh dan Lhok Bubon. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi Kegiatan Pra Kick Off, Kegiatan Capacity Building Untuk Nelayan Penerima Program, FGD Pengelolaan Rumpon Di Lhok Meureubo, FGD Pengelolaan Rumpon Di Lhok Padang Seurahet, Lhok Bubon, dan Lhok Suak Seumaseh, Pembuatan Draft Qanun Pengelolaan Rumpon Secara Komunal Berbasis Lembaga Adat Laot, FGD Pengelolaan Rumpon Di Kabupaten Aceh Barat, FGD Pengelolaan Rumpon Ijuk Di Kabupaten Aceh Barat: Sinergi Qanun Rumpon Dan Keterlibatan Berbagai Stakeholders Perikanan Tangkap, High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Dan Tim Percepatan Dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Pemasangan Rumpon Ijuk Di Perairan Lhok Meureubo, Lhok Padang Seurahet, Lhok Suak Seumaseh dan Lhok Bubon. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan terhadap nelayan. dapat disimpulkan bahwa penguatan dan pengelolaan kelompok nelayan dapat dilakukan secara sistematis.
Co-Authors Abdul Karim Afdhal Fuadi Ahmad Zuhril Hisan Al Misbah, Iyan Alan Frendy Koropitan Alfi Sahri Remi Baruadi Alhusna, Indra Sundara Ali Muqsit Am Azbas Taurusman Am Azbaz Taurusman Ari Purbayanto Arif Baswantara Arif Baswantara Arif Susila Asadatun Abdullah Asep Ma'mun Astuti, Lussy Azis, Ravy Nur Aziz, Ravy Nur Bahiya Bambang - Riyanto Bambang Murdiyanto Bambang Murdiyanto Ba’diah Nuraini Benny Jeujanan Budy Wiryawan Dandi Rahmad Putra Daniel Monintja Danu Sudrajat Desi Rezki Amelia Diantoro, Aris Kusumo Diniah Diniah Domu Simbolon Edy Miswar Eko Sri Wiyono Endratno Endratno Erfind Nurdin Erfind Nurdin Erfind Nurdin Erlangga Erlangga Erna Almohdar Erwin Tanjaya Esther Afania Ataupah Fahmi Shidiq Febrina Berlianti Febrina Berlianti Fis Purwangka Fitriyana, Mas Fariz Ganang Dwi Prasetyo Gondo Puspito Hafinuddin Hafinuddin Hanifah Husein Hizbullah Heriyanto Syafutra Hermanu Triwidodo Ibrahim Kholilullah Ibrahim Kholilullah Iin Solihin Iin Solihin Ikhsanul Khairi Imam Shadiqin Imamshadiqin, Imamshadiqin Imanullah Imanullah Indra Ambalika Syari Indra Jaya Indra Jaya Indra Jaya Intan Roihatul Jannah Hasly Intan Roihatul jannah Hasly Iqbal Irfany, Mohammad Irwan Limbong Irwan Novianto Ismail Sulaiman Ismiati, Izza Mahdiana Apriliani Jaliadi - John Haluan Kelana, Fajar Sidik Abdullah Khairul Amri Luh Putu Ratna Sundari M Fedi Sondita M. Fedi A. Sondita M. Fedi A. Sondita M. Fedi A. Sondita M. Fedi A. Sondita M. Fedi A. Sondita M.P. Sobari Mahiswara Mahiswara Mala Nurilmala Mario Limbong Mas Fariz Fitriyana Millaty, Marosimy Misbah Sururi Mochammad Riyanto Mohamad Rafi Mohammad Imron Muhamad Fedi Alfandi Sondita Muhamad Fedi Alfiadi Sondita Muhamad Fedi Alfiadi Sondita Muhamad RE Prayitno Muhammad Agam Thahir Muhammad Agam Thahir Muhammad Fedi Alfiadi Sondita Muhammad Ihsan Muhammad Irsyad Tawaqal MUHAMMAD RIZAL Muhammad Sulaiman Mulyono S. Baskoro Mursyidin Mursyidin Mustaruddin Muthohharoh, Marhamah Novia Nanda Saputri Nur Lina Maratana Nabiu Nurjanah Nurjanah Nurjanah Prasetiyo, Shidiq Lanang Prihatin Ika Wahyuningrum Rachmad Caesario Rahmad, Adrul Raihan, M. Reza Raihan, Muhamad Reza Rama Agus Mulyadi Resmiati Resmiati Rian Hidayat Rian Hidayat Ridwan Sala Rizsa Mustika Pertiwi Ronny I. Wahju Rosalinda, RR. Ella Evrita Hestiandari Sabila, Fathiha Rizki Samsul Bahri Sembada, Aditya Jaka Septian Eka Satriawan Shidiq Lanang Prasetiyo Sugeng H. Wisudo Sulaeman Martasuganda Supriono Ahmad Sutia Yuningsih Syamsiar, Syamsiar Tanjov, Yulia Estmirar Tety Mulyati Arofi Tiara Tiara, Tiara Toharo, Kasab Tri Wiji Nurani Vemilia Vicentius Marco Matutina Violitta, Susanti Rahayu Wahdati, Fajriyah Cahyani Wahida Kartika Sari Wazir Mawardi Weni Damayanti Win Kartini Yudho Andika Yusfiandayani, S.Pi., Dr. Roza Zakiah Wulandari Zerli Selvika Zulfatun Ruscitasari Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain