Claim Missing Document
Check
Articles

POLA DISTRIBUSI DAN EFISIENSI PEMASARAN IKAN CAKALANG DI PPI DUFA-DUFA KOTA TERNATE Rian Hidayat; Eko Sri Wiyono; Iin Solihin; Roza Yusfiandayani
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 2 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.2.235-242

Abstract

Hasil tangkapan Ikan di Kota Ternate sebagian besar didaratkan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Dufa-dufa. Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) merupakan salah satu pelabuhan yang menjadi pusat pengembangan ekonomi industri perikanan baik dari segi produksi maupun penjualan. Cakalang merupakan salah satu jenis ikan yang didaratkan di PPI Dufa-dufa. Cakalang menjadi hasil tangkapan unggulan nelayan di PPI Dufa-dufa selain tuna, tongkol dan kembung. Tujuan penelitian bertujuan untuk mengetahui pola distribusi dan efisiensi pemasaran ikan cakalang di PPI Dufa-dufa Kota Ternate. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan jenis data yaitu data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan adanya 5 jalur distribusi ikan cakalang yaitu: jalur I terdiri dari: nelayan, pelaksana, pedagang (dibo-dibo). Jalur distribusi II terdiri dari: nelayan, pedagang (dibo-dibo). Jalur distribusi III yaitu: nelayan, pedagang (dibo-dibo), pedagang kecil. Jalur distribusi IV terdiri dari nelayan, pelaksana, perusahaan. Jalur V yaitu terdiri dari: nelayan dan konsumen. Berdasarkan kriteria efisiensi pemasaran ikan cakalang di PPI Dufa-dufa Kota Ternate pada setiap jalur distribusi menunjukan bahwa efisiensi pemasaran masih di bawah <5% dimana pada pada pelaku distribusi pelaksana sebesar 0,00, pedagang (dibo-dibo) 1,58 dan pedagang kecil 4,17%. Kata kunci: cakalang, efisiensi pemasaran, pola distribusi, PPI Dufa-dufa
PRODUKTIVITAS HASIL TANGKAPAN PANCING CUMI-CUMI DI PERAIRAN TANJUNG LUAR LOMBOK Aziz, Ravy Nur; Yusfiandayani, Roza; Imron, Mohammad
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 3 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.3.371-384

Abstract

Pelabuhan Perikanan Tanjung Luar merupakan pelabuhan perikanan yang berlokasi di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Salah satu hasil tangkapan yang didaratkan adalah cumi-cumi. Cumi-cumi merupakan spesies yang menempelkan telurnya pada substrat. Atraktor cumi-cumi merupakan suatu teknologi yang tepat untuk pengembangan stok cumi-cumi. Atraktor cumi-cumi diciptakan sebagai tempat alternatif bagi cumi-cumi untuk menempelkan telur. Adanya atraktor cumi-cumi mengakibatkan populasi sumberdaya cumi-cumi akan terjaga dikarenakan memiliki tempat memijah yang tidak terancam oleh predator serta hal yang merusak substrat tempat cumi-cumi menempelkan telur sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan produktivitas hasil tangkapan pada perairan yang terpasang atraktor cumi-cumi dengan perairan yang tidak terpasang atraktor cumi-cumi di sekitar perairan Tanjung Luar. Metode pengumpulan data menggunakan metode experimental fishing yaitu uji coba secara langsung atraktor cumi-cumi. Data yang didapatkan adalah data hasil tangkapan cumi-cumi pada perairan yang terpasang dan tidak terpasang atraktor. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2022. Produktivitas hasil tangkapan pada perairan yang terpasang atraktor adalah 1,39 kg/trip dan perairan yang tidak terpasang atraktor adalah 1,02 kg/trip. Produktivitas hasil tangkapan cumi-cumi di perairan yang terpasang atraktor lebih tinggi dibandingkan dengan hasil tangkapan cumi-cumi di perairan yang tidak terpasang atraktor. Kata kunci: atraktor, cumi-cumi, hasil tangkapan, Tanjung Luar
PENGARUH TEKNOLOGI PENANGKAPAN IKAN TERHADAP DEGRADASI DAERAH PENANGKAPAN LOBSTER DI TELUK PALABUHANRATU Simbolon, Domu; Sabila, Fathiha Rizki; Yusfiandayani, Roza
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 6 No. 2 (2022): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.6.2.201-211

Abstract

Produktivitas tangkapan dan ukuran panjang lobster di Teluk Palabuhanratu cenderung semakin menurun, dan hal ini merupakan suatu indikasi bahwa daerah penangkapan ikan telah terdegradasi. Degradasi daerah penangkapan ikan ini dapat terjadi sebagai akibat adanya tekanan teknologi penangkapan ikan, seperti eksploitasi sumber daya ikan sudah mencapai overfishing dan hasil tangkapan pun didominasi oleh kategori illegal size. Kegiatan riset tentang teknologi penangkapan dalam kaitannya dengan timbulnya degradasi daerah penangkapan lobster di Teluk Palabuhanratu belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknologi penangkapan yang mempengaruhi degradasi daerah penangkapan lobster di Teluk Palabuhanratu. Data yang dibutuhkan untuk tujuan tersebut adalah daerah penangkapan ikan, metode penangkapan, dan armada penangkapan lobster. Data tersebut diperoleh melalui observasi dan wawancara terhadap responden. Responden ditetapkan dengan teknik snowball sampling. Alat penangkapan lobster di Teluk Palabuhanratu menggunakan jaring insang dasar dan trammel net. Teknologi dengan jaring insang dasar memiliki potensi yang lebih besar menyebabkan degradasi sumber daya lobster dan habitatnya. Teknologi penangkapan ikan dengan pancing lebih berwawasan lingkungan dibandingkan dengan jaring insang dasar dan trammel net. Perahu trammel net lebih mudah dioperasikan untuk menangkap lobster dibandingkan dengan jaring insang dasar dan pancing di Teluk Palabuhanratu. Kata kunci: degradasi, lobster, Palabuhanratu, snowball sampling, teknologi penangkapan
KOMPOSISI DAN PRODUKSI HASIL TANGKAPAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI LARANGAN, KABUPATEN TEGAL Yusfiandayani, Roza; Imron, Mohammad; Simbolon, Domu; Wiyono, Eko Sri; Violitta, Susanti Rahayu; Rahmad, Adrul; Toharo, Kasab; Tiara, Tiara
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 15 No 3 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24319/jtpk.15.345-352

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Larangan menjadi pusat kegiatan perikanan tangkap di Kabupaten Tegal, yang didominasi nelayan skala kecil. Alat tangkap utama di PPP Larangan adalah mini purse seine dan payang gemplo. Pelaksanaan metode penangkapan ikan yang tidak dilakukan dengan pengelolaan yang tepat akan berakibat pada menurunnya stok ikan dan terganggunya ekosistem laut. Perhitungan produktivitas dilakukan untuk mengetahui kapasitas produksi armada dengan membandingkan jumlah produksi dan lama waktu operasi penangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai produksi hasil tangkapan dan komposisi hasil tangkapan utama dan hasil tangkapan sampingan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai efisiensi operasional dalam penggunaan alat tangkap mini purse seine dan payang gemplo. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 5 spesies hasil tangkapan utama yaitu: teri/teri gelagah (Stolephorus commersonnii), teri nasi (Stolephorus indicus), tembang (Sardinella fimbriata), kembung (Rastrellinger sp.), dan peperek (Leiognathidae), serta 7 hasil tangkapan sampingan yaitu: beloso (Glossogobius giuris), serinding (Ambassis naula), japuh (Dussumieria acuta), cumi-cumi (Loligo sp.), udang (Metapenaeus monoceros), golok-golok (Chirocentrus dorab), dan ikan layur (Trichiurus lepturus). Nilai produksi hasil tangkapan yang didaratkan di PPP Larangan tertinggi terjadi pada tahun 2022 dengan nilai mencapai Rp 19.665.602.500, sementara paling rendah pada tahun 2019 senilai Rp 10.355.377.50.
PENGUATAN PENGELOLAAN RUMPON IJUK UNTUK PENGENDALIAN INFLASI KOMODITAS PERIKANAN DI KABUPATEN ACEH BARAT Hafinuddin, Hafinuddin; Rizal, Muhammad; Sulaiman, Ismail; Khairi, Ikhsanul; Mursyidin, Mursyidin; Yusfiandayani, Roza; Iqbal Irfany, Mohammad; Muthohharoh, Marhamah; Fuadi, Afdhal; Bahri, Samsul; Al Misbah, Iyan; Karim, Abdul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.768-776

Abstract

Perikanan tangkap menjadi komoditi industri laut yang saat ini masih didominasi di seluruh nusantara. Bahkan, indonesia menjadi salah satu negara eksportir perikanan pelagis dan demersal di dunia. Aceh memiliki potensi perikanan tangkap yang besar yang mampu memproduksi perikanan tangkap mencapai 230 ribu ton per tahunnya. Namun pengelolaan perikanan tangkap di Aceh masih sangat rendah sehingga produksi perikanan tangkap umumnya hanya didominasi oleh beberapa nelayan besar saja. Pelaksanaan kegiatan penguatan pengelolaan rumpon ijuk untuk pengendalian inflasi komoditas perikanan di Kabupaten Aceh Barat dilakukan dengan tujuan: 1) Sosialisasi program kepada multi stakeholders; 2) Menyelaraskan persepsi dan sinkronisasi program terkait dengan multi stakeholders; 3) Kesepakatan berbagai pihak terkait dalam pengelolaan rumpon ijuk; dan 4) Terbentuknya aturan pengelolaan rumpon ijuk berbasis komunal melalui lembaga adat laot di Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan dilakukan pada empat lokasi Lhok Panglima Laot yang berbeda meliputi Lhok Meureubo, Lhok Padang Seurahet, Lhok Suak Seumaseh dan Lhok Bubon. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi Kegiatan Pra Kick Off, Kegiatan Capacity Building Untuk Nelayan Penerima Program, FGD Pengelolaan Rumpon Di Lhok Meureubo, FGD Pengelolaan Rumpon Di Lhok Padang Seurahet, Lhok Bubon, dan Lhok Suak Seumaseh, Pembuatan Draft Qanun Pengelolaan Rumpon Secara Komunal Berbasis Lembaga Adat Laot, FGD Pengelolaan Rumpon Di Kabupaten Aceh Barat, FGD Pengelolaan Rumpon Ijuk Di Kabupaten Aceh Barat: Sinergi Qanun Rumpon Dan Keterlibatan Berbagai Stakeholders Perikanan Tangkap, High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Dan Tim Percepatan Dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Pemasangan Rumpon Ijuk Di Perairan Lhok Meureubo, Lhok Padang Seurahet, Lhok Suak Seumaseh dan Lhok Bubon. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan terhadap nelayan. dapat disimpulkan bahwa penguatan dan pengelolaan kelompok nelayan dapat dilakukan secara sistematis.
STRATEGI PENCEGAHAN POTENSI PELANGGARAN ARMADA PENANGKAPAN IKAN STUDI KASUS PPS NIZAM ZACHMAN JAKARTA: Prevent Potential Violations Strategy of Fishing Vessel Case Study in PPS Nizam Zachman Jakarta Sembada, Aditya Jaka; Wisudo, Sugeng Hari; Yusfiandayani, Roza
Marine Fisheries : Journal of Marine Fisheries Technology and Management Vol. 15 No. 1 (2024): Marine Fisheries: Journal of Marine Fisheries Technology and Management
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmf.v15i1.51342

Abstract

Before fishing surveillance is one of the important surveillances at fishing ports. A case study at PPS Nizam Zachman Jakarta (PPSNZJ) stated that 22.75% of purse seiners use fishing gear and equipment following did not comply with fishing business license (SLO). This research aims to identify potential violations of fishing vessels at before fishing stage after the SLO was issued and the factors that cause these violations to produce a conceptual model for preventing potential violations of fishing fleets. Primary data were collected using open interview. The secondary data were collected from annual report of the Pangkalan PSDKP Jakarta and PPSNZJ fishing port, and previous studies. This research was approached using 4 stages of a soft system methodology (SSM) approach namely identifying unstructured problems, structuring problems, formulating root definitions, and formulating conceptual models. The results of research show that there are six problems in activities before fishing after the SLO was issued. Based on the SSM approach, issuing supervisory regulations after the SLO was required to prevent illegal addition of fishing gear and fishing equipment. This is due to the absence of supervision after the SLO was issued by fisheries inspectors. Keywords: fishing surveillance, fisheries violation, SSM, strategy, PPSNZJ
DIFFERENCES IN SQUID ATTRACTOR MATERIALS AND THEIR INFLUENCES ON THE EFFECTIVENESS OF SQUID EGG ATTACHMENT Alhusna, Indra Sundara; Mawardi, Wazir; Purwangka, Fis; Yusfiandayani, Roza
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 9 No 3 (2025): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.9.3.417-428

Abstract

The criteria for strength and durability of construction are critical in connection with the addition of coral fragments that add to the load on the squid attractor. The two materials to be tested are PVC and bamboo pipe materials based on adding fragments or without coral fragments. This study aims to compare the effectiveness of squid attractors made of bamboo with PVC pipes as a means of developing artificial habitats for another aquatic biota with the following points, namely, examining the influence of materials and the presence of coral fragments on the effectiveness of squid attraction, knowing the presence of fish and another biota in squid attractors made of bamboo and PVC pipes as well as the quality of seawater that supports the presence of fish and marine life and tests the resistance of hydrodynamic forces of squid attractors, bamboo materials and PVC pipes aligned with coral fragment planting. The analysis methods used include the effectiveness of squid attractor, fish abundance analysis, determination of squid attractor construction based on hydrodynamic forces, normality test, and statistical test (T-test/ Wilcoxon Test). The effectiveness of bamboo and PVC squid attractors with the addition of coral fragments and without coral fragments has very effective results. The use of bamboo squid attractors with the addition of coral fragments has a more significant abundance value. The addition of coral fragments increases stability to withstand hydrodynamic forces. Key words: squid attractor, bamboo, coral fragments, PVC
PRODUKTIVITAS ALAT TANGKAP PURSE SEINE PADA RUMPON PORTABLE DI PERAIRAN KARANG JERUK, TEGAL Yusfiandayani, S.Pi., Dr. Roza; Yusfiandayani, Roza; Imron, Mohammad; Mawardi, Wazir; Baskoro, Mulyono S.; Raihan, Muhamad Reza; Rahmad, Adrul; Aziz, Ravy Nur; Wahdati, Fajriyah Cahyani
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 8 No 1 (2024): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.8.1.011-022

Abstract

Tegal merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki kekayaan sumber daya perikanan cukup besar. Perairan Karang Jeruk merupakan salah satu perairan yang cukup strategis dalam pengembangan perikanan tangkap di Kabupaten Tegal, karena perairan ini berbatasan langsung dengan Laut Jawa sehingga memiliki potensi sumber daya ikan yang cukup melimpah. Penggunaan alat bantu rumpon portable diharapkan dapat meningkatkan hasi tangkapan nelayan sehingga memberikan solusi terhadap permasalahan penurunan hasil tangkapan yang dialami oleh nelayan purse seine perairan Karang Jeruk, Tegal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi hasil tangkapan dan menghitung produktivitas tangkapan purse seine pada rumpon portable. Metode penelitian dilakukan dengan metode experimental fishing. Data hasil tangkapan dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi komposisi jenis hasil tangkapan dan jumlah masing-masing spesies ikan yang tertangkap. Produktivitas tangkapan didapatkan dengan cara membandingkan jumlah hasil tangkapan dengan lama waktu operasi penangkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan tangkapan utama purse seine terdiri dari ikan selar bentong, ikan tembang, ikan teri gelagah, ikan tongkol, dan cumi-cumi. Komposisi jenis ikan hasil tangkapan merupakan indikasi keberadaan ikan di daerah tersebut, dimana operasi penangkapan dengan purse seine dilakukan. Nilai produktivitas tangkapan memiliki nilai rata-rata 900,8 kg/setting. Kata kunci: Karang Jeruk, produktivitas, purse seine, rumpon portable, Tegal
CATCHES LOADING AND UNLOADING ACTIVITES POTENTIAL HAZARDS AT KEJAWANAN FISHING PORT Imron, Mohammad; Taurusman, Am Azbas; Yusfiandayani, Roza; Bahiya; Astuti, Lussy; Tiara
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 9 No 2 (2025): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.9.2.207-220

Abstract

Activities conducted at the Kejawanan Nusantara Fishing Port include landing of fish including loading and unloading of catches that have the highest potential for work accidents. Work accidents can result in losses such as delays in loading and unloading activities. Potential hazards can arise due to the lack of awareness of the parties involved in the loading and unloading operation process, including the authorities in handling the prevention and control of work accidents that occur. This study aims to describe loading and unloading activities, identify potential hazards, and develop recommendations and risk mitigation. The research was conducted in October-November 2024 at Kejawanan VAT, Cirebon. The analysis used was descriptive with the Hierarchy Task Analysis (HTA) and Job Safety Analysis (JSA) methods. The results of the study identified six main stages namely pre-unloading, unloading activities, post-unloading, pre-loading, loading activities, and post-loading which included 62 potential hazards, categorized as 25% non-hazardous, 33% mild, 17% medium, 19% severe, and 6% potentially fatal. Prevention of work accidents can be done through increasing awareness of the use of Personal Protective Equipment (PPE), certification of transportation drivers to prevent fatal accidents, and strict supervision by port managers. This effort is expected to improve work safety in every loading and unloading activity at Kejawanan PPN. Key words: HTA, JSA, loading and unloading, PPN Kejawanan, work safety
Pengaruh Penyuluhan Demam Berdarah Terhadap Perilaku Ibu Rumah Tangga Resmiati, Resmiati; Cita, Yatnita Parama; Susila, Arif
Kesmas Vol. 3, No. 6
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada periode tahun 1989-1995, insiden demam berdarah di Indonesia berada pada kisaran 6-15 per 100.000 penduduk. Pada tahun 1998, dengan angka insidens demam berdarah meningkat tajam menjadi 35,19 per 100.000 penduduk dengan angka kematian (CFR) 2 %. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap perilaku. Penelitian ini dilaksanakan di RW 12, Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, terhadap 227 respondent. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuasi eksperimen pra-pasca tes dalam satu kelompok (One group pra test and post test design). Pengetahuan dan sikap diukur dengan lembar kuesioner serta tindakan diukur dengan lembar observasi yang sebelumnya telah dilakukan uji coba. Pengukuran dilakukan sebelum dan setelah penyuluhan terhadap 227 responden. Ditemukan penyuluhan tentang DBD berpengaruh secara bermakna terhadap pengetahuan,sikap dan tindakan penduduk (nilai p=0,000). Setelah penyuluhan, nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari (14,4; 30%) menjadi (18,9; 88,1%), nilai sikap meningkat dari (64,6 70,9%) menjadi (69,6; 96,9%), tindakan dari (5,1; 7,5%) menjadi (6,0 ;17,6%). In the period of 1989-1995, the incidence of dengue hemorrhagic fever in Indonesia was within the interval of 6 -15 per 100.000 population. In 1998, the incidence increased sharply (35,19 per 100.000 population) with case fatality rate of 2%. The purpose of this research is to evaluate the effect of health counseling on the behaviour of housewives. This research was conducted in 227 respondents in RW 12 of Pondok Kelapa in Duren Sawit district, East Jakarta, to measure respondents’ knowledge and practice before and after health counseling. This research used one group quasy experiment design (pre-and-post- test design). The measuring tool is a list of questions and observation check list that had been tested before. The health counseling on dengue fever significantly influences the knowledge and practice of the housewives. This result showed increase of knowledge and practice before and after the counseling. The average knowledge (14.42; 30%) increased to 18.91;88.1%. The attitude score increased from 64.42;70.9% to 69.58; 96.9%. The practice score increased from 5.11;7.5% to 5.98;17.6%.
Co-Authors Abdul Karim Afdhal Fuadi Ahmad Zuhril Hisan Al Misbah, Iyan Alan Frendy Koropitan Alfi Sahri Remi Baruadi Alhusna, Indra Sundara Ali Muqsit Am Azbas Taurusman Am Azbaz Taurusman Ari Purbayanto Arif Baswantara Arif Baswantara Arif Susila Aris Kusumo Diantoro Asadatun Abdullah Asep Ma&#039;mun Astuti, Lussy Atmajaya, Onesimus Dhyas Dwi Azis, Ravy Nur Aziz, Ravy Nur Bahiya Bambang - Riyanto Bambang Murdiyanto Bambang Murdiyanto Ba’diah Nuraini Benny Jeujanan Budy Wiryawan Chandra, Handy Dandi Rahmad Putra Daniel Monintja Danu Sudrajat Desi Rezki Amelia Diniah Diniah Domu Simbolon Edy Miswar Eko Sri Wiyono Endratno Endratno Erfind Nurdin Erfind Nurdin Erfind Nurdin Erlangga Erlangga Erna Almohdar Erwin Tanjaya Esther Afania Ataupah Fahmi Shidiq Fajar Sidik Abdullah Kelana Febrina Berlianti Febrina Berlianti Fis Purwangka Fitriyana, Mas Fariz Ganang Dwi Prasetyo Gondo Puspito Hafinuddin Hafinuddin Hanifah Husein Hizbullah Heriyanto Syafutra Hermanu Triwidodo Ibrahim Kholilullah Ibrahim Kholilullah Iin Solihin Ikhsanul Khairi Imam Shadiqin Imamshadiqin, Imamshadiqin Imanullah Imanullah Indra Ambalika Syari Indra Jaya Indra Jaya Indra Jaya Intan Roihatul Jannah Hasly Intan Roihatul jannah Hasly Iqbal Irfany, Mohammad Irwan Limbong Irwan Novianto Ismail Sulaiman Ismiati, Izza Mahdiana Apriliani Jaliadi - John Haluan Khairul Amri Luh Putu Ratna Sundari M Fedi Sondita M. Fedi A. Sondita M. Fedi A. Sondita M. Fedi A. Sondita M. Fedi A. Sondita M. Fedi A. Sondita M.P. Sobari Mahiswara Mahiswara Mala Nurilmala Mario Limbong Mas Fariz Fitriyana Millaty, Marosimy Misbah Sururi Mochammad Riyanto Mohamad Rafi Mohammad Imron Muhamad Fedi Alfandi Sondita Muhamad Fedi Alfiadi Sondita Muhamad Fedi Alfiadi Sondita Muhamad RE Prayitno Muhammad Agam Thahir Muhammad Agam Thahir Muhammad Fedi Alfiadi Sondita Muhammad Ihsan Muhammad Irsyad Tawaqal MUHAMMAD RIZAL Muhammad Sulaiman Mulyono S. Baskoro Mursyidin Mursyidin Mustaruddin Muthohharoh, Marhamah Novia Nanda Saputri Nur Lina Maratana Nabiu Nurjanah Nurjanah Nurjanah Prasetiyo, Shidiq Lanang Prihatin Ika Wahyuningrum Rachmad Caesario Rahmad, Adrul Raihan, M. Reza Raihan, Muhamad Reza Rama Agus Mulyadi Resmiati Resmiati Rian Hidayat Ridwan Sala Rizsa Mustika Pertiwi Ronny I. Wahju Rosalinda, RR. Ella Evrita Hestiandari Sabila, Fathiha Rizki Samsul Bahri Sembada, Aditya Jaka Septian Eka Satriawan Shidiq Lanang Prasetiyo Sugeng H. Wisudo Sulaeman Martasuganda Supriono Ahmad Sutia Yuningsih Syamsiar, Syamsiar Tanjov, Yulia Estmirar Tety Mulyati Arofi Tiara Tiara, Tiara Toharo, Kasab Tri Wiji Nurani Vemilia Vicentius Marco Matutina Violitta, Susanti Rahayu Wahdati, Fajriyah Cahyani Wahida Kartika Sari Wazir Mawardi Weni Damayanti Win Kartini Yudho Andika Yusfiandayani, S.Pi., Dr. Roza Zakiah Wulandari Zerli Selvika Zulfatun Ruscitasari Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain