Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Science and Islamic Character Education from the Perspective of Athiyah Al-Abrasyi: A Philosophical Analysis Safitri, Diana; Walidin, Warul; Silahuddin, Silahuddin
Al Hikmah: Journal of Education Vol 6, No 1 (2025): Al Hikmah: Journal of Education
Publisher : Lembaga Pendidikan Hikmatun Najah Blora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54168/ahje.v6i1.417

Abstract

This study explores Muhammad Athiyah Al-Abrasyi’s educational philosophy and its relevance to modern Islamic education, particularly in integrating science and character development. Utilizing a qualitative library research method, the study analyzes primary texts and relevant scholarly interpretations. The findings reveal that Al-Abrasyi’s educational vision places moral and character formation at the heart of Islamic education, transcending mere cognitive development. His model emphasizes the unity of religious and secular knowledge, the role of teachers as moral exemplars, and the holistic formation of students. Notably, this study highlights Al-Abrasyi’s practical educational strategy that combines classical Islamic values with progressive methodschallenging the dominant secular paradigm. The research contributes to Islamic educational theory by reaffirming the urgency of value-based curricula and offers a practical framework for reforming education in response to contemporary moral crises. Al-Abrasyi's vision remains a compelling model for cultivating spiritually grounded, socially responsible, and intellectually capable individuals (insan kamil).
TRANFORMASI DIGITAL TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU PESERTA DIDIK PADA TINGKAT SMP Safitri, Diana; Qodriyah, Khodijatul; khoiroh, Ummul; Hani’, Ummi
PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY Vol 2, No 2 (2024): Third International Conference on Education, Society and Humanity
Publisher : PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research uses qualitative descriptive methods to explore the impact of digital transformation on changes in student behaviour at SMP Negeri 1 Besuk, Probolinggo Regency. This digital transformation in school learning includes using technology such as Google Classroom, Zoom, and other learning applications that influence learning patterns, social interactions, digital literacy, and students' psychological and emotional aspects. Data was collected through interviews and observations of students, teachers and other related parties. The research results show that digital technology has increased student independence in learning, although several challenges arise related to minimal supervision and withholding technology access. The impact on social interaction shows reduced face-to-face communication between students, while digital literacy has increased, although not evenly. Psychologically, students experience impacts in the form of anxiety and stress triggered by social pressure and excessive use of technology. This research suggests the need for more intensive digital literacy training and wise management of technology to support students' holistic development.Keywords: Transformation, Digital, Behavior.
Pelatihan Metode Jibril untuk Meningkatkan Kefasihan Membaca Al-Qur’an di TPQ Achsin Qifly, Besuk Agung Kraksaan Sulusiyah, Sulusiyah; Sugiono; Nur Hidayati; Diana Safitri; Nilam Nastiti Normala Dewi
Transformative Service Journal Vol 1 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Yayasan Literasi Altruis Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service program was motivated by the low level of Qur’anic reading fluency among students at TPQ Achsin Qifly, Besuk Agung. A preliminary survey revealed that approximately 50% of the students were unable to read the Qur’an fluently and in accordance with proper tajwid rules. This condition was primarily caused by the use of conventional teaching methods and the lack of participatory approaches. The purpose of this program was to improve the students’ Qur’anic reading skills through the implementation of the Jibril Method, which consists of three main components: talaqqi (direct recitation), takrir (repetition), and tas-hih (correction). The program employed a qualitative case study approach combined with participatory methods, actively involving students in all stages of the learning process, from needs assessment to evaluation. The results demonstrated significant improvements in the students’ pronunciation (makhraj), application of tajwid rules, and reading fluency. In addition to technical skill enhancement, this program also fostered positive changes in students’ learning behavior and increased parental involvement in supporting the learning process. Therefore, the Jibril Method has proven to be effective and suitable as a holistic and adaptive approach to meet the students’ needs. However, these findings are still contextual, and further research is required to explore its applicability in other Qur’anic learning centers.
PERBEDAAN INDIVIDUAL PADA GAYA BELAJAR: SUATU ANALISIS KONSEPTUAL DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Safitri, Diana; Walidin, Warul; Mahmud, Salami
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 12, No 1, April (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v12i1, April.2294

Abstract

Gaya belajar setiap siswa tentunya berbeda, baik kinestetik, visual, atau auditori. Hal ini berdampak kepada guru untuk menyesuaikan metode mengajar yang sesuai untuk tercapainya tujuan pembelajaran sebagaimana yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang perbedaan gaya belajar dan implikasinya terhadap pembelajaran pendidikan agama islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian library research. Data dikumpulkan melalui identifikasi wacana dari berbagai referensi seperti buku, artikel, atau informasi lainnya yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi (content analiysis), yaitu teknik untuk mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menginterpretasi isi komunikasi seperti teks, gambar, video, atau dokumen secara sistematis dan objektif yang betujuan untuk menemukan pola, tema, atau makna tertentu dari data yang dikaji. Hasil penelitian didapatkan bahwa perbedaan individual dalam gaya belajar menunjukkan bahwa setiap siswa memiliki cara unik dalam menerima, mengolah, dan memahami informasi, sehingga pembelajaran pendidikan agama islam perlu dirancang secara fleksibel dan beragam agar mampu mengakomodasi karakteristik belajar yang berbeda. Analisis konseptual terhadap gaya belajar ini menegaskan pentingnya peran guru dalam mengenali preferensi belajar peserta didik, seperti visual, auditorial, dan kinestetik, untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif, bermakna, serta mampu menumbuhkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan secara optimal
Meningkatkan Penanaman Karakter Sopan Santun Peserta Didik Pada Materi Adab Bertamu Mata Pelajaran Akidah Akhlak Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Di Kelas V MIS Muhammadiyah Purworejo Safitri, Diana
Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti Vol. 3 No. 1 (2021): FEBRUARY
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/pekerti.v3i1.4060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan karakter sopan santun pada peserta didik melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) materi adab bertamu mata pelajaran Akidah Akhlak bagi peserta didik kelas V MIS Muhammadiyah Purworejo Gemolong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian studi kasus di MIS Muhammadiyah Purworejo Gemolong. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek dari penelitian ini adalah fase C MIS Muhammadiyah Purworejo Gemolong Tahun Ajaran 2020/2021, yang terdiri dari 21 peserta didik. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan Dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berhasil meningkatkan penanaman karakter sopan santun peserta didik pada materi Adab Bertamu. Sebelum diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) penanaman karakter peserta didik secara klasikal masih minim yaitu sebanyak 28,57% dari seluruh peserta didik yang memiliki karakter sopan santun yang baik. Setelah diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) tersebut pada siklus I terjadi peningkatan menjadi 62,9% dan pada siklus II terjadi peningkatan lebih baik lagi yaitu sebesar 75,25% sehingga sudah terlihat bahwa peserta didik menunjukkan karakter sopan santun yang lebih baik lagi. Peserta didik lebih semangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran, karena modep pembelajaran ini mendukung peserta didik untuk berperan secara aktif dalam proses pembelajaran.
PENDIDIKAN KECERDASAN SPIRITUAL PERSPEKTIF AL-GHAZALI DAN RELEVANSINYA DENGAN EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT (ESQ) Safitri, Diana; Zakaria, Zakaria; Kahfi, Ashabul
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 6 No 1 (2023): Tarbawi
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v6i1.467

Abstract

Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan pandangan al-Ghazali terkait pendidikan kecerdasan spiritual. Selanjutnya penulis akan merelevansikannya dengan emosional spiritual quotient (ESQ). Memberikan pendidikan kecerdasan spiritual mesti dilakukan oleh para pendidik, di samping menuntaskan pendidikan pada ranah kognitif dan afektif peserta didik. Apabila tidak dilakukan maka pendidikan tidak akan mampu menghasilkan manusia yang sempurna. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Peneliti menelusuri tulisan Al-Ghazali serta sumber-sumber lain yang membangun gagasan-gagasan tentang pendidikan cerdas spiritual. Selanjutnya, penulis akan menganalisis data tersebut dengan pendekatan content analysis. Tulisan ini menyimpulkan bahwa konsep pendidikan kecerdasan spiritual perspektif al-Ghazali lebih mengarah kepada cerdas dalam beragama dan menekankan bagaimana mendidik hati ke dalam budi pekerti yang baik dan moral yang beradab. Relevansi pendidikan kecerdasan spiritual al-Ghazali dengan ESQ kontemporer terdapat pada sisi emotional, spriritual dan quontient. Di dalam konsep Emotional Spiritual Quotient (ESQ), semua manusia punya intelektual dan emosional, tapi kedua hal tersebut tidak sempurna kalau tidak disatukan dengan kecerdasan spriritual. Untuk mencapai atau memperoleh kecerdasan spriritual manusia memerlukan kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional untuk menerapkan prinsip-prinsip tauhid secara tepat dan sempurna.
PENGARUH SISTEM TANAM DAN JUMLAH BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PADI GOGO (Oriza sativa L.) Safitri, Diana; Mulyani, Cut; Juanda, Boy Riza
Agrika Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ja.v18i2.5984

Abstract

ABSTRAKRendahnya produksi padi gogo disebabkan masih banyaknya yang menanami lahan kering dengan padi gogo varietas lokal yang berumur panjang. Upaya meningkatkan produksi padi gogo dilakukan dengan sistem tanam jajar legowo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem tanam dan jumlah bibit/lubang tanam terhadap pertumbuhan tanaman padi gogo. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Samudra, Kota Langsa Provinsi Aceh. Penelitian dilakukan bulan November 2022 sampai April 2023. Penelitian disusun menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah sistem tanam yang terdiri T1 (jajar legowo) dan T2 (Tegel). Faktor kedua adalah jumlah bibit/lubang tanam yang terdiri J1 (1 bibit), J2 (2 bibit) dan J3 (3 bibit). Parameter yang diamati antara lain: tinggi tanaman (cm) dan jumlah anakan yang diamati pada umur 14, 28, 42, 56, 70, dan 84 HST, jumlah anakan produktif, umur keluar malai, panjang malai, umur panen dan produksi/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua interaksi perlakuan sistem tanam dan jumlah bibit/lubang memberikan tinggi tanaman padi yang sama, kecuali penanaman bibit sistem tegel dengan 1 bibit/lubang tanam memiliki tinggi tanaman yang paling rendah. Jumlah anakan terbanyak didapat pada interaksi perlakuan sistem jajar legowo dengan bibit 3 bibit/lubang tanam dan interaksi sistem penanaman secara tegel dengan 3 bibit/lubang tanam, yaitu berturut-turut sebanyak 19.68 dan 17.10. Tetapi interaksi kedua perlakuan tidak berpengaruh nyata pada parameter produksi padi. Masing-masing perlakuan sistem tanam jajar legowo dan 3 bibit/lubang tanam memberikan jumlah anakan produktif (16.04 dan 17.33) dan produksi/tanaman yang paling tinggi (65.54 g/tanaman dan 73.68 g/tanaman). ABSTRACTThe low production of upland rice is due to the fact that many people still plant dry land with local varieties of upland rice that have a long life. Efforts to increase upland rice production are carried out using the jajar legowo planting system. This study aimed to determine the effect of the planting system and the number of seedlings/planting holes on the growth of upland rice plants. The study was conducted in the experimental field of the Faculty of Agriculture, Samudra University, Langsa City, Aceh Province. The study was conducted from November 2022 to April 2023. The study was arranged using a factorial randomized block design (RAK) consisting of 2 factors. The first factor was the planting system consisting of T1 (jajar legowo) and T2 (Tegel). The second factor was the number of seedlings/planting holes consisting of J1 (1 seedling), J2 (2 seedlings) and J3 (3 seedlings). The parameters observed include: plant height (cm) and number of tillers observed at the ages of 14, 28, 42, 56, 70, and 84 HST, number of productive tillers, panicle emergence age, panicle length, harvest age and production/plant. The results showed that all interactions of planting system treatments and the number of seedlings/holes gave the same rice plant height, except for the tile system seedling planting with 1 seedling/planting hole which had the lowest plant height. The highest number of tillers was obtained in the interaction of the jajar legowo system treatment with 3 seedlings/planting hole and the interaction of the tile planting system with 3 seedlings/planting hole, which were 19.68 and 17.10, respectively. However, the interaction of the two treatments did not significantly affect the rice production parameters. Each treatment of the jajar legowo planting system and 3 seedlings/planting hole gave the highest number of productive tillers (16.04 and 17.33) and production/plant (65.54 g/plant and 73.68 g/plant). 
Implementasi Kebijakan Dispensasi Nikah Berdasarkan UU No. 16 Tahun 2019 di Kecamatan Dukuh Pakis Kota Surabaya Safitri, Diana
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 4 No. 3 (2024): VISA: Journal of Vision and Ideas
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v4i3.3737

Abstract

This study aims to determine the implementation of the marriage dispensation policy based on Law No. 16 of 2019 in Dukuh Pakis District, Surabaya City. This research method is a descriptive qualitative research method. This research analysis uses Implementation Theory according to Daniel A. Mazmanian and Paul A. Sabatier including problem characteristics, policy or law characteristics and environmental variables. The results showed that the implementation of marriage dispensation in Dukuh Pakis District was still less than optimal, the granting of this marriage dispensation occurred due to the urgent situation of the prospective bride and groom so that the marriage had to be carried out immediately even though the age of the prospective bride and groom was under 19 years old. This problem occurs due to pregnancy outside of marriage so that a marriage dispensation must be given in accordance with Law No. 16 of 2019 so that the prospective bride and groom can immediately get married.
Keterampilan Memahami Isi Struktur Tesis Teks Eksposisi: Klasifikasi Bentuk dan Sifat Teks Safitri, Diana; Mirawati, Mirawati
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 4 (2022): Juli 2022
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v1i4.58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan menemukan isi struktur tesis teks eksposisi secara umum, menurut klasifikasi bentuk teks, dan klasifikasi sifat teks. Penelitian dilakukan pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Penelitian berlangsung pada awal semester genap 2021/2022. Populasi 157 siswa kelas X yang terbagi dari 77 laki-laki dan 79 perempuan yang mensubmit tes tertulis di google form sesuai dengan batas waktu. Sampel ditetapkan sebanyak 113 siswa. Jumlah sampel ini terbagi dari 56 lelaki dan 57 perempuan. Instrumen berbentuk tes digunakan untuk mengumpulkan data klasifikasi keterampilan menemukan isi struktur tesis teks eksposisi bagi siswa kelas X SMA Negeri 1 Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Tes berbentuk pilihan ganda menggunakan aplikasi google form memenuhi syarat validitas isi. Data dianalisis secara umum dan mengikuti klasifikasi pemahaman anggota sampel tentang bentuk dan sifat teks eksposisi. Keterampilan menemukan isi struktur tesis teks eksposisi siswa kelas X SMA Negeri 1 Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau berkategori rendah. Terdapat perbedaan keterampilan menemukan isi struktur tesis teks eksposisi per klasifikasi teks berbentuk naratif-nonnaratif berdasarkan penilaian siswa. Tidak terdapat perbedaan keterampilan menemukan isi struktur tesis teks eksposisi per klasifikasi teks bersifat faktual-fiktif berdasarkan penilaian siswa.
Kecepatan Memindai Kamus Manual Menggunakan Media Chart Ekspose Siswa SMA Negeri 1 Keritang, Indragiri Hilir Efendi, Mahmudi; Safitri, Diana; Mirawati
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 5 (2022): September 2022
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v1i5.189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecepatan memindai kamus manual menggunakan media chart ekspose, mendeskripsikan sama-tidaknya kecepatan memindai kamus menggunakan media chart ekspose per jenis kelamin, mendeskripsikan kecepatan memindai kamus menggunakan media chart eksposes per urutan waktu tes. Populasi penelitian ini 21 siswa kelas XII SMA Negeri 1 Keritang, Indragiri Hilir, Riau yang berlangsung di awal semster ganjil tahun ajaran 2022/2023. Sampel ditetapkan sebanyak 20 siswa. Instrumen memindai kamus manual menggunakan media chart ekspose adalah 5 lembar media chart ekspose, satu unit Kamus Besar Bahasa Indonesia manual terbitan Balai Bahasa Tahun 2008, dan stopwacth HP yang berfungsi untuk menghitung waktu pemindaian. Data kecepatan memindai kamus manual diperoleh dengan cara menghitung jumlah waktu yang digunakan untuk memindai lalu dibagi dengan 5 dengan satuan detik per lema (dpl). Data kecepatan memindai kamus manual dianalisis menggunakan prosedur statistik inferensial yakni uji t satu sampel untuk masalah pertama uji t sampel independen untuk menganalisis masalah kedua, dan uji ANOVA serah untuk masalah ketiga. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kecepatan memindai kamus manual menggunakan media chart ekspose bagi kelas XII SMA Negeri 1 Keritang, Indragiri Hilir, Riau berkategori sedang, tidak terdapat perbedaan kecepatan memindai kamus manual menggunakan media chart ekspose per jenis kelamin dan per urutan waktu tes.