p-Index From 2021 - 2026
8.441
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Low Back Pain Myogenic pada Komunitas Lansia Wonorejo, Malang Raymond Oskar; Achmad Banu Mustofa; Adam Samudra Humaidy; Abdul Rahmat Amin Mayu; Dinda Camela Damayanti; Faiqatul Qari’ah; Nadya Setyarini Farizka; Bayu Prastowo
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Multi Disiplin Vol. 1 No. 2 (2024): JUPENGEN - November
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jupengen.v1i2.179

Abstract

Pendahuluan: Low back pain myogenic adalah masalah kesehatan yang umum di kalangan lansia, terutama pada individu berusia 60 tahun ke atas. Hal ini dikarenakan faktor usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan IMT. Tujuan: Tujuan dari pengabdian ini adalah edukasi pengendalian risiko low back pain myogenic. Metode: Metode pada pengabdian ini menggunakan service learning (SL) di Komunitas Lansia Wonorejo sebanyak 29 partisipan. Hasil: Partisipan menunjukkan adanya peningkatan hasil pre-test dan post-test dari 4,2% menjadi 80%. Kesimpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan mengenai low back pain myogenic.
Edukasi Risiko Delayed Onset Muscle Soreness Akibat Stres Mekanik Pada Aktivitas Olahraga Prastowo, Bayu; Humairah, Najah Fadiya; Windayati, Aluf Mumtaziah; Yaqub, Lalu Muhammad
Devotion: Journal Corner of Community Service Vol. 3 No. 3 (2025): Februari
Publisher : CV. Tripe Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/devotion.v3i3.347

Abstract

Exercise is becoming increasingly popular, but not without knowing the risks of delayed onset muscle soreness (DOMS). These risks include muscle pain 12 to 72 hours after intense exercise. Lack of knowledge about DOMS often hinders the rehabilitation and recovery process. This service aims to improve the community's understanding and skills in dealing with DOMS through a Community Service (PkM) program with a Participatory Education approach. This program was conducted through lecture and simulation methods to 52 participants in Marong Jamaq Utara Neighborhood, Mataram City, West Nusa Tenggara. The community service results significantly increased participants' understanding of DOMS. The improvement was measured using a pre-test and post-test comparison. Although participants knew that DOMS is a normal condition after exercise, only a few were able to perform proper rehabilitation. Thus, this PkM improved knowledge about DOMS, but further education is needed to enhance practical rehabilitation skills.
PENGARUH SENAM TRILOKA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN LANSIA DI GRIYA LANSIA HUSNUL KHATIMAH Tri Maghfuroh, Putri Nadzifatun; Marupa, Winda Rahmawati; Yuliadarwati, Nungki Marlian; Prastowo, Bayu
Jurnal Kesehatan Holistic Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Holistic Volume 8/ Nomor 1/ Juli 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33377/jkh.v8i1.183

Abstract

Abstract Introduction : The elderly experience a phase of old age, which is characterized by physiological decline caused by biological aging, disease, and lifestyle, including anxiety. Triloka exercise is a low-intensity aerobic exercise performed in 16 sessions over three weeks which has a relaxing impact and reduces anxiety levels. Objective : To analyze the effects of Triloka excercise on the anxiety levels in the elderly at the Husnul Khatimah Home for the Elderly. Method : A pre-experimental method and a one-group pre-post test design procedure were applied in this study. A total of 32 respondents were recruited using a purposive sampling . Respondent's anxiety levels were measured before and after doing the Triloka exercise using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) measuring instrument. The research hypothesis was tested using the Wilcoxon signed rank test with the SPSS application. Results : Before Triloka exercise, mild anxiety dominated in as many as 15 people (47%), moderate anxiety as many as 14 people (44%), severe anxiety as many as 2 people (6%), and very severe anxiety in as many as 1 person (3%). Meanwhile, after receiving the Triloka exercise intervention, 21 respondents (67%) reported no anxiety, 8 reported mild anxiety (24%), and 3 reported moderate anxiety (8%). The data analysis test found that the p-value was 0.000<0.05 and that Triloka exercise had an effect on the anxiety level of the elderly at Home for the Elderly Husnul Khatimah. Conclusion : As a result, Triloka Excercise can be used to relieve anxiety in the elderly. Keywords: Aerobic Low Impact, Anxiety, Elderly,Triloka Exercise.
Optimalisasi Kualitas Tidur Lansia di Puskesmas Mojolangu: Edukasi Breathing Exercise Putri Salsabila Nuryanti; Eleonora Elsa Sucahyo; Bayu Prastowo
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/6vrac694

Abstract

Kualitas tidur yang baik merupakan kunci untuk mempertahankan kesehatan dan kualitas hidup, terutama bagi lansia. Sayangnya, banyak lansia menghadapi gangguan tidur yang berdampak buruk pada kesejahteraan mereka. Edukasi tentang breathing exercise bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lansia di Puskesmas Mojolangu mengenai pentingnya kualitas tidur. Metode yang diterapkan meliputi tanya jawab, komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) secara personal dengan menggunakan pamflet dan demonstrasi teknik breathing exercise untuk memfasilitasi pemahaman. Proses edukasi berjalan dengan lancar dan para lansia mampu mengikutinya dengan baik. Partisipan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dari tidak mengetahui sama sekali menjadi memahami sepenuhnya konsep dan teknik breathing exercise, seperti yang ditunjukkan oleh hasil evaluasi diskusi interaktif. Hasil ini menunjukkan bahwa metode KIE personal dan penggunaan media visual seperti pamflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia di Puskesmas Mojolangu tentang cara meningkatkan kualitas tidur mereka melalui breathing exercise.
PEMBERIAN EDUKASI FISIOTERAPI NYERI LEHER DI POSYANDU LANSIA SRIKANDI Ameylia Puteri; Bayu Prastowo; Eleonora Elsa Sucahyo
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/bkw02m15

Abstract

Pendahuluan: Nyeri leher merupakan nyeri yang terjadi pada daerah leher. nyeri sering terjadi  khususnya pada pekerja. Posisi kerja yang sangat tidak nyaman dapat meningkatkan terjadinya nyeri leher. Terdapat 3 faktor penyebab terjadinya nyeri leher yakni faktor pekerjaan, faktor lingkungan, dan daktor individu. Posisi kerja yang tidak nyaman dapat menyebabkan perubahan seperti membungkuk, menundukkan kepala, atau melakukan perubahan postur lainnya. Nyeri leher dapat menimbulkan gejala seperti adanya otot yang mengalami spasme atau menegangnya otot di area leher sehingga adanya penurunan gerak pada leher yang membuat fungsional leher terhambat. Metode penelitian: Metode yang digunakan yakni pemberian edukasi dalam bentuk penyuluhan terkait nyeri pada leher. Sebelum dilakukakan penyuluhan pekerja dan lansia diberikan pertanyaan singkat terkait materi nyeri leher (pre-test) terkait nyeri leher dan setelah pemberian materi (post-test). Hasil: Berdasarkan kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan terdapat peingkatan wawasan sekaligus pengetahuan mengenai nyeri pada leher serta latihan yang dapat dilakukan untuk mencegah ataupun mengurangi nyeri leher. Kesimpulan : Pemberian Edukasu Fisioterapi nyeri leher terbukti meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang penyebab, dampak, serta latihan pencegahan dan penanganannya.
Hubungan Gerakan Tahiyat Akhir Dengan Fleksibilitas Otot Gastrocnemius Pada Mahasiswa Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Malang Maulana Arif, Akbar; Imanurrohmah Lubis, Zidni; Prastowo, Bayu
Journals of Ners Community Vol 14 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2803

Abstract

Gerakan tahiyat akhir merupakan gerakan dalam shalat yang dapat menyebabkan terjadi stretching statis pada otot gastrocnemius kaki kanan. Stretching statis dilakukan secara rutin dengan jangka waktu 15-30 detik dapat meningkatkan fleksibilitas otot. Fleksibilitas otot gastrocnemius merupakan faktor penting untuk membantu fungsi fleksor ankle serta stabilitas ankle dan knee agar tetap terjaga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan gerakan tahiyat akhir dengan fleksibilitas otot gastrocnemius. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional study, sampel sebanyak 56 Subjek yang sesui kreteria penelitian pada mahasiswa fisioterapi UMM. Hasil penelitian menunjukkan nilai p=0,000 dan r=0,736. Sehingga menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara gerakan tahiyat akhir dengan fleksibilitas otot gastrocnemius pada Mahasiswa Fisioterapi UMM. Diharapkan dapat memberi gambaran sebab-akibat suatu permasalahan dan refrensi untuk menjadi solusi terbaik mengenai latihan alternatif terhadap fleksibilitas otot gastrocnemius.
Hubungan Gerakan Tahiyat Akhir Dengan Fleksibilitas Otot Gastrocnemius Pada Mahasiswa Fisioterapi UMM Maulana Arif, Akbar; Imanurrohmah Lubis, Zidni; Prastowo, Bayu
Journals of Ners Community Vol 14 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2858

Abstract

Gerakan tahiyat akhir merupakan gerakan dalam shalat yang dapat menyebabkan terjadi stretching statis pada otot gastrocnemius kaki kanan. Stretching statis dilakukan secara rutin dengan jangka waktu 15-30 detik dapat meningkatkan fleksibilitas otot. Fleksibilitas otot gastrocnemius merupakan faktor penting untuk membantu fungsi fleksor ankle serta stabilitas ankle dan knee agar tetap terjaga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan gerakan tahiyat akhir dengan fleksibilitas otot gastrocnemius. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional study, sampel sebanyak 56 Subjek yang sesui kreteria penelitian pada mahasiswa fisioterapi UMM. Hasil penelitian menunjukkan nilai p=0,000 dan r=0,736. Sehingga menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara gerakan tahiyat akhir dengan fleksibilitas otot gastrocnemius pada Mahasiswa Fisioterapi UMM. Diharapkan dapat memberi gambaran sebab-akibat suatu permasalahan dan refrensi untuk menjadi solusi terbaik mengenai latihan alternatif terhadap fleksibilitas otot gastrocnemius
Edukasi Risiko Computer Vision Syndrome (CVS) Pada Pegawai Perusahaan Umum Jasa Tirta I Kota Malang Rosidah, Nikmatur; Prastowo, Bayu; Dini, Nur Halizah Rahma; Rienanda, Syabina Zahra; Wibisono, Donny Septian
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 1 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v5i1.6092

Abstract

Paparan layar digital dalam waktu lama merupakan faktor utama terjadinya Computer Vision Syndrome (CVS). Fenomena ini dikarenakan pesatnya penggunaan komputer, gawai, dan perangkat elektronik lainnya. Pengabdian ini bertujuan untuk memetakan dan mengedukasi kelelahan mata, iritasi, mata kering, dan gangguan penglihatan sebagai gejala Computer Vision Syndrome (CVS). Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan metode Participatory Approach pada 60 partisipan di Perusahaan Umum Jasa Tirta I, Kota Malang. Pengabdian ini telah mendapatkan izin pelaksanaan melalui No.0007/UM/VP SDK/VII/2024. Edukasi dilakukan menggunakan teori Dale's Cone of Experience dengan kombinasi ceramah dan stimulasi. Partisipan secara umum mengalami kelainan refraksi mata miopia. Selain itu menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan partisipan mencapai 60.42%. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan edukasi berbasis pengabdian dapat menjadi metode yang efektif dalam mengatasi permasalahan kesehatan digital
Edukasi Resiko Posisi Kerja terhadap Pencegahan Low Back Pain pada Penjahit di Industri Songkok Kalitengah Renita Risky Parvianti; Bayu Prastowo
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/fgtcg249

Abstract

Latar belakang: Low back pain (LBP) merupakan gangguan muskuloskeletal yang paling sering terjadi dalam aktivitas kerja. Tanda dan gejala seperti nyeri, ngilu, pegal yang terjadi di daerah punggung bawah. Latihan William Flexion Exercise (WFE) terbukti dapat mengurangi keluhan pada pekerja penjahit di Industri Songkok Kalitengah. Tujuan: Untuk memberikan edukasi resiko posisi kerja terhadap Low Back Pain (LBP) kepada pekerja penjahit di industri songkok kalitengah. Metode: kegiatan ini berupa penyuluhan melalui promosi kesehatan dengan media leaflet, serta tanya jawab berupa pertanyaan singkat terkait topic yang akan dibahas. Hasil: partisipasi dalam kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya posisi dalam bekerja dan melakukan william flexion exercise. Kesimpulan: penyuluhan pada pekerja penjahit di Industri Songkok Kalitengah berhasil meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya posisi kerja dan resiko terjadinya low back pain. Edukasi keselamatan kerja ini diharapkan mendukung pencegahan low back pain pada pekerja penjahit akibat waktu kerja yang lama dalam posisi duduk dengan memberikan william flexion exercise. 
The Role Of Elderly Sexuality On Musculoskeletal Disorders (MSDs): Bibliometric Studies Prastowo, Bayu; Windayati, Aluf Mumtaziah
Physiotherapy and Physical Rehabilitation Journal Vol. 1 No. 1 (2022): May : Physiotherapy and Physical Rehabilitation Journal
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63520/pprj.v1i1.228

Abstract

The United Nations' annual report states that the projection of the elderly population continues to increase. The projected population age is a crucial indicator in the ageing process. People who enter the ageing phase experience soft tissue pain and musculoskeletal disorders at a rate of 95%. However, sexual activity can reduce physiological and psychological disorders through the hormonal system. So these events are included in the sustainable development agenda. Research objectives : The purpose of this research is to analyze the effects of sexual activity on musculoskeletal disorders. Methodology : This study uses a bibliometric method by adopting a chart mapping of preferred reporting items for systematic reviews and meta-analysis. Research data obtained from search engines must be published or perish. Analysis of metadata text function using VOSviewer. Result : The publication of 64 articles in the last five years was dominated by Scopus compared to PubMed. The research topic updates include sexual sphere characteristics and health care needs. Descriptively, the metadata states that sexual activity in the elderly influences musculoskeletal disorders. Conclusion : However, sexual activity is carried out in a broad sense. This study only analyzes the patterns displayed by VOSviewer with a systematic review. Research conducted without confirming whether it uses a qualitative or quantitative approach.
Co-Authors Abdul Rahmat Amin Mayu Abdul, Fahrun Nissa Abrianti, Eka Suci Abror, Muhammad Ulil Achmad Banu Mustofa Adam Samudra Huamaidy Adam Samudra Humaidy Agashi Al’ Ainaa Almardyah Agashi Al’Ainaa Almardyah Ahmad Naufal Alifa Akbar Maulana Arif Akhmad Zulfikar Alfasiry Ali Multazam Almardyah, Agashi Al'Ainaa Almardyah, Agashi Al’Ainaa Aluf Mumtaziah Windayati Amalia, Nadya Syifa Ameylia Puteri Amin Mayu, Abdul Rahmat Anita Faradilla Rahim Anugrah, Rakha Rizky Anwar, M. Choirul Arys Hasta Baruna Arys Hasta Baruna Azzahroh, Novita Lorenza Bai, Matilda Novian Baiq Hifzatul Puspa Mandalika Baruna, Arys Hasta Chieochansin, Kanyamon Cindy Dwi Fitria Damayanti, Dinda Camela Devika, Triana Devriska Wahyu Dewi Nur Aprilia Rahmah Dhea Anisa Ferina Dhiyanisa, Nabila Randy Diana Agustina Dimas Sondang Irawan Dinda Camela Damayanti Dini, Nur Halizah Rahma Diva Amanda Oliviyan Diyah Mulia Handayani Dwiyaniti, Reni Dwiyanti, Reni Eleonora Elsa Sucahyo Ertitri, Fika Faiqatul Qari’ah Fitria, Cindy Dwi Galuh Laraswati Ulmiyah Hanny, Ananda Hapsari, Dewi Hardianto Wibowo Humaira, Najah Fadiya Humairah, Najah Fadiya Hunain, Qorina Jaisy Husna, Annisa Khalifatul Imanurrohmah Lubis, Zidni Imtiaz, Zitni Chelsea Budi Indah Nuraini, Indah istiyaningish, Sucik Istiyanisngsih, Sucik Lina Mitsalina Erawati Maghfuroh, Putri Nadzifatun Tri Marinda Yustia Nurfani Marufa, Siti Ainun Marupa, Winda Rahmawati Marupa’, Winda Rahmawati Maulana Arif, Akbar Muhammad Hafiz Mutazzam, Ali Nabila Randy Dhiyanisa Nadya Setyarini Farizka Nadya Styarini Farizka Najah Fadiya Humaira Nungki Marlian Yuliadarwati Nurfani, Marinda Yustia Nurul Aini Rahmawati Oliviyan, Diva Amanda Oskar, Raymond Prameswari, Ni Nyoman Diah Prasetiya Noviyanti, Endah Prayudho , Danang Dwi Putri Salsabila Nuryanti Putri Sukma Rahayu Putri Sukma Rahayu Putri, Peni Julia Rahayu Sursyanita Rahmad Oky Lukman Rahmad Oky Lukman Prasetyo Rahmani, Riza Rassamee, Nichapat Raymond Oscar Raymond Oskar Reni Dwiyanti Renita Risky Parvianti Reva Arfa Dwiyani Samal Rienanda, Syabina Zahra Riri Putri Ramadani Rodhiyan Muhammad Rosadi, Rakhmad Rosidah, Nikmatur Safun Rahmanto Sari, Ni Putu Desy Purnama Shinta Kurnia Febriliani Siti Ainun Marufa Slamet . Sri Sunaringsih Ika Wardojo Sucik Istiyaningsih Sujono Sujono TANAZZA, Syi'ar Aprilla Tanazza, Syi’ar Aprilla Thesa Ramadhani Iskandar Tri Maghfuroh, Putri Nadzifatun Trianasari, Linda Triandini, Septia Wahyu Setiawan Watini, Wawat Wawat Watini Wibisono, Donny Septian Windayati, Aluf Mumtaziah Wiraningtyas, Tria Hesti Yaqub, Lalu Muhammad Zidni Imanurrohmah Lubis