Articles
Edukasi Resiko Posisi Kerja terhadap Pencegahan Low Back Pain pada Penjahit di Industri Songkok Kalitengah
Renita Risky Parvianti;
Bayu Prastowo
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62354/fgtcg249
Latar belakang: Low back pain (LBP) merupakan gangguan muskuloskeletal yang paling sering terjadi dalam aktivitas kerja. Tanda dan gejala seperti nyeri, ngilu, pegal yang terjadi di daerah punggung bawah. Latihan William Flexion Exercise (WFE) terbukti dapat mengurangi keluhan pada pekerja penjahit di Industri Songkok Kalitengah. Tujuan: Untuk memberikan edukasi resiko posisi kerja terhadap Low Back Pain (LBP) kepada pekerja penjahit di industri songkok kalitengah. Metode: kegiatan ini berupa penyuluhan melalui promosi kesehatan dengan media leaflet, serta tanya jawab berupa pertanyaan singkat terkait topic yang akan dibahas. Hasil: partisipasi dalam kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya posisi dalam bekerja dan melakukan william flexion exercise. Kesimpulan: penyuluhan pada pekerja penjahit di Industri Songkok Kalitengah berhasil meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya posisi kerja dan resiko terjadinya low back pain. Edukasi keselamatan kerja ini diharapkan mendukung pencegahan low back pain pada pekerja penjahit akibat waktu kerja yang lama dalam posisi duduk dengan memberikan william flexion exercise.
The Role Of Elderly Sexuality On Musculoskeletal Disorders (MSDs): Bibliometric Studies
Prastowo, Bayu;
Windayati, Aluf Mumtaziah
Physiotherapy and Physical Rehabilitation Journal Vol. 1 No. 1 (2022): May : Physiotherapy and Physical Rehabilitation Journal
Publisher : STIKES Telogorejo Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63520/pprj.v1i1.228
The United Nations' annual report states that the projection of the elderly population continues to increase. The projected population age is a crucial indicator in the ageing process. People who enter the ageing phase experience soft tissue pain and musculoskeletal disorders at a rate of 95%. However, sexual activity can reduce physiological and psychological disorders through the hormonal system. So these events are included in the sustainable development agenda. Research objectives : The purpose of this research is to analyze the effects of sexual activity on musculoskeletal disorders. Methodology : This study uses a bibliometric method by adopting a chart mapping of preferred reporting items for systematic reviews and meta-analysis. Research data obtained from search engines must be published or perish. Analysis of metadata text function using VOSviewer. Result : The publication of 64 articles in the last five years was dominated by Scopus compared to PubMed. The research topic updates include sexual sphere characteristics and health care needs. Descriptively, the metadata states that sexual activity in the elderly influences musculoskeletal disorders. Conclusion : However, sexual activity is carried out in a broad sense. This study only analyzes the patterns displayed by VOSviewer with a systematic review. Research conducted without confirming whether it uses a qualitative or quantitative approach.
Edukasi Risiko Forward Head Posture (FHP) Pada Pegawai Administrasi di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin
Devika, Triana;
Prastowo, Bayu
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/jgen.v3i3.919
Forward Head Posture (FHP) merupakan keluhan postural yang ditandai dengan gejala seperti nyeri leher, kaku otot leher dan bahu, sakit kepala tegang, nyeri punggung atas, serta penurunan rentang gerak leher. Keluhan ini seringkali dikeluhkan oleh pegawai administrasi yang terbiasa bekerja dalam posisi duduk dan menatap layar komputer dalam waktu lama. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kenyamanan kerja, tetapi juga berpotensi menyebabkan gangguan muskuloskeletal jangka panjang. Pengendalian risiko tersebut melalui edukasi untuk memberikan pemahaman yang tepat mengenai FHP, pencegahannya, serta latihan sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan leher dan bahu. Pengabdian dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin Pangkalan Bun pada 20 pegawai administrasi. Evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran partisipan terhadap pentingnya menjaga postur tubuh yang baik selama bekerja.
Edukasi Manajemen Nyeri Punggung Bawah Pada Petugas Kebersihan di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin
Slamet, Slamet;
Prastowo, Bayu
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/jgen.v3i3.921
Nyeri punggung bawah merupakan keluhan umum yang sering dialami oleh petugas kebersihan akibat aktivitas kerja yang berulang dan postur tubuh yang tidak ergonomis. Kondisi ini dapat memengaruhi produktivitas serta kesejahteraan pekerja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petugas kebersihan mengenai pentingnya postur kerja ergonomis sebagai upaya promotif dan preventif terhadap risiko nyeri punggung bawah. Metode yang digunakan berupa penyuluhan langsung melalui ceramah dan diskusi interaktif. Pendekatan pretest dan posttest dihunakan untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai prinsip-prinsip postur ergonomis.
The Effectiveness Of Dynamic Stretching And Nordic Hamstring Exercises To Increase Hamstring Muscle Flexibility In FIA UB Futsal Club Players
Ahmad Naufal Alifa;
Bayu Prastowo;
Irawan, Dimas Sondang
JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF) Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF)
Publisher : Fakultas Keperawatan dan Fisioterapi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35451/jkf.v6i2.2070
Hamstring injury is one of most often injury in futsal. Hamstring muscle flexibility is the ability of the muscles in the lower extremities to stretch optimally. Weakness in the hamstring muscles can cause shortening and impaired flexibility which occurs in every human being, so exercises are needed that stretch the shortened muscle tissue and restore flexibility to the hamstring muscles. This research aims to determine the effectiveness of providing dynamic stretching and nordic hamstring and to increase hamstring muscle flexibility in FIA UB futsal club players. The research method used is a type of quasi-experimental research with a two group pre and post test method. The research was conducted at FIA UB on 24 FIA UB fusal players using purposive sampling technique. The sit and reach test was employed as the measurement tool in this study. The analysis used univariate and bivariate using the independent t-test comparison test. The research results show that there is a p value (0.000). The statistical test results show that the results are less than 0.05, indicating that H1 is accepted and H0 is rejected. In conclusion, it can be stated that there is a comparison between before and after being given nordic hamstring intervention training which is more effective than dynamic stretching for increasing hamstring muscle flexibility in FIA UB futsal players.
Edukasi Manual Handling sebagai Preventif Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Pabrik Kertas 101 Losari, Malang
Najah Fadiya Humaira;
Nabila Randy Dhiyanisa;
Agashi Al’Ainaa Almardyah;
Diva Amanda Oliviyan;
Cindy Dwi Fitria;
Dwiyanti, Reni;
Bayu Prastowo;
Sucik Istiyaningsih;
Agustina, Diana
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Musculoskeletal Disorder (MSDs) is one of the health problems that commonly occurs in factory workers due to repetitive physical activity with heavy loads and unergonomic conditions, with improper manual handling techniques. Manual handling is included in the ergonomics aspect in the context of physical work such as lifting, placing, pushing, and pulling heavy loads. This Community Service aims to provide manual handling education in an effort to prevent MSDs in workers at 101 Losari Paper Factory, Malang, East Java. The method used in this activity is Service Learning (SL) through action research methods in the form of lectures and demonstrations. Evaluation of workers' knowledge level was given a pre-test and a post-test. The increase in knowledge has an average shown from 11.25% to 95%. In addition, participants were able to demonstrate manual handling techniques correctly, which can be seen from the initial achievement of 25% to 83.33%. Thus, the education provided in this activity is able to increase knowledge of the application of manual handling for preventive efforts of MSDs conditions in paper factory workers.
Edukasi Risiko Baby Wrist Pada Ibu Balita di Posyandu Karangjati, Malang
Almardyah, Agashi Al'Ainaa;
Oliviyan, Diva Amanda;
Fitria, Cindy Dwi;
Dhiyanisa, Nabila Randy;
Humaira, Najah Fadiya;
Dwiyaniti, Reni;
Prastowo, Bayu;
Istiyanisngsih, Sucik;
Trianasari, Linda
Abdi Geomedisains Vol. 6, No. 1, June 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v6i1.7312
Baby Wrist is a common condition that occurs in mothers around 8 months postpartum. It is a tenosivitis known as De Quervain Syndrome or injury to the dorsal compartment of the first wrist. The incidence of baby wrist is 6 times more common in women than men due to the use of the dominant hand during middle age. Early detection and prevention can restore movement function, physical limitations, and discomfort due to injury. This service aims to reduce the risk of baby wrist in mothers of toddlers at Posyandu Karangjati, Malang. The method used in this Community Service is Service Learning (SL). In general, participants complained of pain when carrying, breastfeeding, and doing daily activities. Finkelstein's Test is used as an early detection of baby wrist with the impression of pain on the radial side of the wrist to the thumb. The community service program was able to increase knowledge and understanding of baby wrist in participants. In addition, participants were able to demonstrate home exercise movements as a rehabilitative effort.
Edukasi Low Back Pain Myogenic pada Komunitas Lansia Wonorejo, Malang
Oskar, Raymond;
Achmad Banu Mustofa;
Adam Samudra Humaidy;
Abdul Rahmat Amin Mayu;
Dinda Camela Damayanti;
Faiqatul Qari’ah;
Nadya Setyarini Farizka;
Bayu Prastowo
ABDIMAS Iqtishadia Vol. 3 No. 1 (2025): ABDIMAS Iqtishadia
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/iqtis.v3i1.45015
Low back pain myogenic adalah masalah kesehatan yang umum di kalangan lansia, terutama pada individu berusia 60 tahun ke atas. Hal ini dikarenakan faktor usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan IMT. Tujuan dari pengabdian ini adalah edukasi pengendalian risiko low back pain myogenic. Metode pada pengabdian ini menggunakan service learning (SL) di Komunitas Lansia Wonorejo sebanyak 29 partisipan. Partisipan menunjukkan adanya peningkatan hasil pre-test dan post-test dari 4,2% menjadi 80%. Terjadi peningkatan pengetahuan mengenai low back pain myogenic.
PEMETAAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PESERTAPOSYANDU KALIREJO, MALANG
Amin Mayu, Abdul Rahmat;
Adam Samudra Humaidy;
Achmad Banu Mustofa;
Raymond Oskar;
Dinda Camela Damayanti;
Faiqatul Qari’ah;
Nadya Setyarini Farizka;
Bayu Prastowo
Media Physiotherapy Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024): Media Physiotherapy Journal of Science
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.64094/bqd41x09
Latar belakang: Musculoskeletal Disorders (MSDs) mencakup berbagai gangguan yang mempengaruhi otot, tulang, sendi, tendon, dan ligamen yang diakibatkan oleh cedera, aktivitas berlebihan atau perubahan degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan prevalensi MSDs pada peserta Posyandu Kalirejo, Malang. Tujuan: Mengidentifikasi dan memetakan prevalensi MSDs pada peserta Posyandu dengan mempertimbangkan faktor penyebab dan demografi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional deskriptif melalui Nordic Body Map (NBM) untuk memetakan MSDs. Responden pada penelitian ini ditentukan dengan kriteria inklusi dan ekslusi Hasil: Pemetaan MSDs menunjukkan bahwa 69% responden berusia di atas 60 tahun dengan dominasi jenis kelamin perempuan (83%). Responden dengan latar belakang pendidikan sekolah dasar melaporkan tingkat MSDs tertinggi. Keluhan MSDs secara umum terjadi pada regio lutut (46%). Selain itu, risiko MSDs secara keseluruhan diklasifikasikan berisiko tinggi (66%). Kesimpulan: Peserta Posyandu Kalijero, Malang menunjukkan tingkat risiko tinggi MSDs dengan pada regio lutut. Kata kunci: musculoskeletal disorders; posyandu; nordic body map; nyeri; lansia
FISIOTERAPI PADA POST ORIF ET CAUSA FRAKTUR INTERTROCHANTERIC FEMUR DEXTRA
Nuraini, Indah;
Bayu Prastowo
Media Physiotherapy Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024): Media Physiotherapy Journal of Science
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.64094/7thnx515
Latar belakang: Fraktur intertrochanteric femur merupakan salah satu fraktur yang sering terjadi pada ekskremitas bawah. Masalah fisioterapi pada fraktur intertrochanteric femur pasca menjalani tindakan open reduction internal fixation adalah adanya nyeri, adanya bengkak, adanya keterbatasan lingkup gerak sendi dan adanya keterbatasan kemampuan fungsional pasien dalam melakukan activity daily living. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh intervensi fisioterapi pada penurunan nyeri, penurunan oedema, peningkatan lingkup gerak sendi dan peningkatan kemampuan fungsional pasien. Metode: Penelitian ini berbasis case study dengan melibatkan pasien laki-laki berusia 88 tahun yang menjalani tindakan open reduction internal fixation pasca fraktur intertrochanteric femur dekstra. Hasil: Setelah dilakukan intervensi fisioterapi dengan modalitas fisioterapi selama 3 pertemuan dengan durasi terapi selama 45 menit mendapatkan hasil, terdapat penurunan intensitas nyeri, penurunan oedema, peningkatan lingkup gerak sendi dan pasien dapat melakukan activity daily living pada beberapa kegiatan dengan nyeri yang dapat ditoleransi oleh pasien. Kesimpulan: Pada penelitian ini dapat disimpulan bahwa terdapat perubahan yang cukup signifikan pada intensitas nyeri yang berkurang, penurunan oedema dan peningkatan lingkup gerak sendi, namun perubahan belum cukup signifikan pada kemampuan fungsional pasien. Kata kunci : fisioterapi; fraktur; intertrochanteric femur