p-Index From 2021 - 2026
8.794
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Holistic Journals of Ners Community Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Community Empowerment for Health AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Journal of Community Service and Empowerment Jurnal Kesehatan Tambusai Muhammadiyah Journal of Geriatric Jurnal Penelitian Inovatif Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Abdi Geomedisains Physiotherapy Health Science (PhysioHS) JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Berita Kedokteran Masyarakat Devotion: Journal Corner of Community Service NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Sains dan Kesehatan Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Physical Therapy Journal of Indonesia Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Health Care : Journal of Community Service JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Multidisiplin (JUPENGEN) Masyarakat Mandiri: Jurnal Pengabdian Dan Pembangunan Lokal ABDIMAS Iqtishadia Physiotherapy and Physical Rehabilitation Journal Indonesian Journal of Health Research Innovation Media Physiotherapy Journal of Science Media Physiotherapy Journal of Science Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Low Back Pain Myogenic pada Komunitas Lansia Wonorejo, Malang Oskar, Raymond; Achmad Banu Mustofa; Adam Samudra Humaidy; Abdul Rahmat Amin Mayu; Dinda Camela Damayanti; Faiqatul Qari’ah; Nadya Setyarini Farizka; Bayu Prastowo
ABDIMAS Iqtishadia Vol. 3 No. 1 (2025): ABDIMAS Iqtishadia
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/iqtis.v3i1.45015

Abstract

Low back pain myogenic adalah masalah kesehatan yang umum di kalangan lansia, terutama pada individu berusia 60 tahun ke atas. Hal ini dikarenakan faktor usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan IMT. Tujuan dari pengabdian ini adalah edukasi pengendalian risiko low back pain myogenic. Metode pada pengabdian ini menggunakan service learning (SL) di Komunitas Lansia Wonorejo sebanyak 29 partisipan. Partisipan menunjukkan adanya peningkatan hasil pre-test dan post-test dari 4,2% menjadi 80%. Terjadi peningkatan pengetahuan mengenai low back pain myogenic.
PEMETAAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PESERTAPOSYANDU KALIREJO, MALANG Amin Mayu, Abdul Rahmat; Adam Samudra Humaidy; Achmad Banu Mustofa; Raymond Oskar; Dinda Camela Damayanti; Faiqatul Qari’ah; Nadya Setyarini Farizka; Bayu Prastowo
Media Physiotherapy Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024): Media Physiotherapy Journal of Science
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/bqd41x09

Abstract

Latar belakang: Musculoskeletal Disorders (MSDs) mencakup berbagai gangguan yang mempengaruhi otot, tulang, sendi, tendon, dan ligamen yang diakibatkan oleh cedera, aktivitas berlebihan atau perubahan degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan prevalensi MSDs pada peserta Posyandu Kalirejo, Malang. Tujuan: Mengidentifikasi dan memetakan prevalensi MSDs pada peserta Posyandu dengan mempertimbangkan faktor penyebab dan demografi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional deskriptif melalui Nordic Body Map (NBM) untuk memetakan MSDs. Responden pada penelitian ini ditentukan dengan kriteria inklusi dan ekslusi Hasil: Pemetaan MSDs menunjukkan bahwa 69% responden berusia di atas 60 tahun dengan dominasi jenis kelamin perempuan (83%). Responden dengan latar belakang pendidikan sekolah dasar melaporkan tingkat MSDs tertinggi. Keluhan MSDs secara umum terjadi pada regio lutut (46%). Selain itu, risiko MSDs secara keseluruhan diklasifikasikan berisiko tinggi (66%). Kesimpulan: Peserta Posyandu Kalijero, Malang menunjukkan tingkat risiko tinggi MSDs dengan pada regio lutut. Kata kunci: musculoskeletal disorders; posyandu; nordic body map; nyeri; lansia
FISIOTERAPI PADA POST ORIF ET CAUSA FRAKTUR INTERTROCHANTERIC FEMUR DEXTRA Nuraini, Indah; Bayu Prastowo
Media Physiotherapy Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024): Media Physiotherapy Journal of Science
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/7thnx515

Abstract

Latar belakang: Fraktur intertrochanteric femur merupakan salah satu fraktur yang sering terjadi pada ekskremitas bawah. Masalah fisioterapi pada fraktur intertrochanteric femur pasca menjalani tindakan open reduction internal fixation adalah adanya nyeri, adanya bengkak, adanya keterbatasan lingkup gerak sendi dan adanya keterbatasan kemampuan fungsional pasien dalam melakukan activity daily living. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh intervensi fisioterapi pada penurunan nyeri, penurunan oedema, peningkatan lingkup gerak sendi dan peningkatan kemampuan fungsional pasien. Metode: Penelitian ini berbasis case study dengan melibatkan pasien laki-laki berusia 88 tahun yang menjalani tindakan open reduction internal fixation pasca fraktur intertrochanteric femur dekstra. Hasil: Setelah dilakukan intervensi fisioterapi dengan modalitas fisioterapi selama 3 pertemuan dengan durasi terapi selama 45 menit mendapatkan hasil, terdapat penurunan intensitas nyeri, penurunan oedema, peningkatan lingkup gerak sendi dan pasien dapat melakukan activity daily living pada beberapa kegiatan dengan nyeri yang dapat ditoleransi oleh pasien. Kesimpulan: Pada penelitian ini dapat disimpulan bahwa terdapat perubahan yang cukup signifikan pada intensitas nyeri yang berkurang, penurunan oedema dan peningkatan lingkup gerak sendi, namun perubahan belum cukup signifikan pada kemampuan fungsional pasien.  Kata kunci : fisioterapi; fraktur; intertrochanteric femur  
Edukasi Risiko Mialgia pada Komunitas Lansia Kalirejo, Malang Adam Samudra Humaidy; Abdul Rahmat Amin Mayu; Achmad Banu Mustofa; Raymond Oskar; Dinda Camela Damayanti; Faiqatul Qari’ah; Nadya Setyarini Farizka; Bayu Prastowo
Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober: Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/masyarakatmandiri.v2i4.2259

Abstract

Myalgia is a muscle pain condition that can occur in a specific area of the body or spread to several regions. Its main symptoms include pain, soreness, or discomfort in the muscles, whether during movement or at rest. The pain may range from mild to severe and is sometimes accompanied by stiffness, muscle tension, or even cramps that interfere with daily activities. This condition is commonly experienced by the elderly due to aging, loss of muscle mass, improper physical activity, stress, lack of stretching, or an unhealthy lifestyle. This community service activity aimed to provide education and raise awareness about myalgia among 10 elderly participants in the Elderly Community of Kalirejo, Malang, to help them better understand prevention, pain management, and self-care strategies. The method used was service learning (SL) with achievement parameters measured through pre-test and post-test evaluations. The results showed an increase in participants’ knowledge regarding the definition, causes, and rehabilitation of myalgia from 10% to 90%, demonstrating that this program effectively improved the elderly’s understanding and awareness of myalgia.
PEMETAAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PESERTAPOSYANDU KALIREJO, MALANG Amin Mayu, Abdul Rahmat; Adam Samudra Humaidy; Achmad Banu Mustofa; Raymond Oskar; Dinda Camela Damayanti; Faiqatul Qari’ah; Nadya Setyarini Farizka; Bayu Prastowo
Media Physiotherapy Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024): Media Physiotherapy Journal of Science
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/bqd41x09

Abstract

Latar belakang: Musculoskeletal Disorders (MSDs) mencakup berbagai gangguan yang mempengaruhi otot, tulang, sendi, tendon, dan ligamen yang diakibatkan oleh cedera, aktivitas berlebihan atau perubahan degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan prevalensi MSDs pada peserta Posyandu Kalirejo, Malang. Tujuan: Mengidentifikasi dan memetakan prevalensi MSDs pada peserta Posyandu dengan mempertimbangkan faktor penyebab dan demografi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional deskriptif melalui Nordic Body Map (NBM) untuk memetakan MSDs. Responden pada penelitian ini ditentukan dengan kriteria inklusi dan ekslusi Hasil: Pemetaan MSDs menunjukkan bahwa 69% responden berusia di atas 60 tahun dengan dominasi jenis kelamin perempuan (83%). Responden dengan latar belakang pendidikan sekolah dasar melaporkan tingkat MSDs tertinggi. Keluhan MSDs secara umum terjadi pada regio lutut (46%). Selain itu, risiko MSDs secara keseluruhan diklasifikasikan berisiko tinggi (66%). Kesimpulan: Peserta Posyandu Kalijero, Malang menunjukkan tingkat risiko tinggi MSDs dengan pada regio lutut. Kata kunci: musculoskeletal disorders; posyandu; nordic body map; nyeri; lansia
FISIOTERAPI PADA POST ORIF ET CAUSA FRAKTUR INTERTROCHANTERIC FEMUR DEXTRA Nuraini, Indah; Bayu Prastowo
Media Physiotherapy Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024): Media Physiotherapy Journal of Science
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/7thnx515

Abstract

Latar belakang: Fraktur intertrochanteric femur merupakan salah satu fraktur yang sering terjadi pada ekskremitas bawah. Masalah fisioterapi pada fraktur intertrochanteric femur pasca menjalani tindakan open reduction internal fixation adalah adanya nyeri, adanya bengkak, adanya keterbatasan lingkup gerak sendi dan adanya keterbatasan kemampuan fungsional pasien dalam melakukan activity daily living. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh intervensi fisioterapi pada penurunan nyeri, penurunan oedema, peningkatan lingkup gerak sendi dan peningkatan kemampuan fungsional pasien. Metode: Penelitian ini berbasis case study dengan melibatkan pasien laki-laki berusia 88 tahun yang menjalani tindakan open reduction internal fixation pasca fraktur intertrochanteric femur dekstra. Hasil: Setelah dilakukan intervensi fisioterapi dengan modalitas fisioterapi selama 3 pertemuan dengan durasi terapi selama 45 menit mendapatkan hasil, terdapat penurunan intensitas nyeri, penurunan oedema, peningkatan lingkup gerak sendi dan pasien dapat melakukan activity daily living pada beberapa kegiatan dengan nyeri yang dapat ditoleransi oleh pasien. Kesimpulan: Pada penelitian ini dapat disimpulan bahwa terdapat perubahan yang cukup signifikan pada intensitas nyeri yang berkurang, penurunan oedema dan peningkatan lingkup gerak sendi, namun perubahan belum cukup signifikan pada kemampuan fungsional pasien.  Kata kunci : fisioterapi; fraktur; intertrochanteric femur  
Edukasi Resiko Carpal Tunnel Syndrome (CTS) Pada Guru Di SMP Negeri 1 Huamual Maluku Reva Arfa Dwiyani Samal; Bayu Prastowo
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): GJPM - Januari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i1.1817

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan gangguan muskuloskeletal akibat kompresi saraf medianus akibat aktivitas tangan berulang. Guru termasuk kelompok profesi berisiko tinggi karena aktivitas mengetik, menulis, dan menggunakan alat bantu ajar. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan deteksi dini CTS pada guru di SMP Negeri 1 Huamual melalui edukasi dan pemetaan CTS. Metode pengabdian ini adalah edukatif partisipatif dengan media leaflet serta evaluasi pre and post test. Program pengabdian mencakup pemeriksaan CTS secara spesifik guna memperoleh pemetaan kondisi aktual. Pemeriksaan menunjukkan 40% responden positif CTS melalui Phalen’s Test. Sedangkan hasil evaluasi menunjukkan pemahaman guru meningkat signifikan dari 0–10% menjadi 100% pada seluruh aspek. Sehingga edukasi dan pemeriksaan rutin CTS perlu diterapkan secara berkala untuk profesi berisiko.
Analisis Risiko Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) Pada Petugas Kebersihan RSUD Ngimbang Shinta Kurnia Febriliani; Bayu Prastowo
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): GJIK - Februari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v4i1.1815

Abstract

Latar Belakang: Petugas kebersihan merupakan kelompok pekerja yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap terjadinya Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) akibat karakteristik pekerjaan mereka yang menuntut aktivitas fisik berulang dan postur kerja tidak ergonomis. Tujuan: Menganalisis adanya risiko keluhan Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) Pada Petugas Kebersihan RSUD Ngimbang. Metode: menggunakan deskriptif analitik dengan metode observasional dan pendekatan cross sectional pada petugas kebersihan RSUD Ngimbang. Subyek: 20 petugas kebersihan RSUD Nimbang. Hasil: risiko keluhan WMSDs pada petugas kebersihan 80% berisiko rendah dan 20% berisiko sedang Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tingkat risiko WMSDs pada petugas kebersihan RSUD Nimbang menggunakan NBM berisiko rendah ke arah sedang.
Edukasi Manual Handling sebagai Preventif Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Pabrik Kertas 101 Losari, Malang Najah Fadiya Humaira; Nabila Randy Dhiyanisa; Agashi Al’Ainaa Almardyah; Diva Amanda Oliviyan; Cindy Dwi Fitria; Dwiyanti, Reni; Bayu Prastowo; Sucik Istiyaningsih; Agustina, Diana
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methabdi.Vol5No1.pp24-29

Abstract

Musculoskeletal Disorder (MSDs) is one of the health problems that commonly occurs in factory workers due to repetitive physical activity with heavy loads and unergonomic conditions, with improper manual handling techniques. Manual handling is included in the ergonomics aspect in the context of physical work such as lifting, placing, pushing, and pulling heavy loads. This Community Service aims to provide manual handling education in an effort to prevent MSDs in workers at 101 Losari Paper Factory, Malang, East Java. The method used in this activity is Service Learning (SL) through action research methods in the form of lectures and demonstrations. Evaluation of workers' knowledge level was given a pre-test and a post-test. The increase in knowledge has an average shown from 11.25% to 95%. In addition, participants were able to demonstrate manual handling techniques correctly, which can be seen from the initial achievement of 25% to 83.33%. Thus, the education provided in this activity is able to increase knowledge of the application of manual handling for preventive efforts of MSDs conditions in paper factory workers.
The craniovertebral angle and the incidence of tension-type headache among office workers Rienanda, Syabina Zahra; Prastowo, Bayu; Lubis, Zidni Imanurrohmah; Wibisono, Donny Septian
BKM Public Health and Community Medicine Vol 41 No 02 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v41i02.17798

Abstract

Purpose: This study aimed to analyze the correlation between the craniovertebral angle and the occurrence of tension-type headache among office employees. Methods: This study employed a cross-sectional, analytical observational design, involving 50 office workers selected using a stratified random sampling method. The craniovertebral angle was measured using photogrammetry with Kinovea software, and the incidence of tension-type headache was identified through the Headache Screening Questionnaire. Data were analyzed using the Spearman correlation test. Results: The average craniovertebral angle among participants was 37.2 degrees, indicating a tendency toward poor head posture. Among the workers, 30% experienced tension-type headache, 44% were considered probable cases, and 26% had no symptoms. The majority of participants spent 8 to 12 hours per day working on computers. Statistical analysis showed a significant negative correlation between craniovertebral angle and tension-type headache. Workers with lower angles—reflecting more forward head posture—were more likely to experience headaches. Although the strength of the correlation was weak, the association remained statistically significant. Conclusion: A reduced craniovertebral angle, indicating poor head posture, is associated with a higher likelihood of tension-type headache in office workers. These findings highlight the importance of implementing ergonomic interventions in the workplace to prevent posture-related health problems.
Co-Authors Abdul Rahmat Amin Mayu Abdul, Fahrun Nissa Abrianti, Eka Suci Abror, Muhammad Ulil Achmad Banu Mustofa Adam Samudra Huamaidy Adam Samudra Humaidy Agashi Al’ Ainaa Almardyah Agashi Al’Ainaa Almardyah Ahmad Naufal Alifa Akbar Maulana Arif Akhmad Zulfikar Alfasiry Ali Multazam Almardyah, Agashi Al'Ainaa Almardyah, Agashi Al’Ainaa Aluf Mumtaziah Windayati Amalia, Nadya Syifa Ameylia Puteri Amin Mayu, Abdul Rahmat Ananda Hanny Anggriani, Devi Anita Faradilla Rahim Anugrah, Rakha Rizky Anwar, M. Choirul Aprilia Nur Fitrianti Arys Hasta Baruna Arys Hasta Baruna Azzahroh, Novita Lorenza Bai, Matilda Novian Baiq Hifzatul Puspa Mandalika Baruna, Arys Hasta Chieochansin, Kanyamon Cindy Dwi Fitria Damayanti, Dinda Camela Danang Dwi Prayudho Devika, Triana Devriska Wahyu Dewi Nur Aprilia Rahmah Dhea Anisa Ferina Dhiyanisa, Nabila Randy Diana Agustina Dimas Sondang Irawan Dinda Camela Damayanti Diva Amanda Oliviyan Diyah Mulia Handayani Dwiyaniti, Reni Dwiyanti, Reni Eleonora Elsa Sucahyo Ertitri, Fika Faiqatul Qari’ah Fitria, Cindy Dwi Galuh Laraswati Ulmiyah Hapsari, Dewi Hardianto Wibowo Humaira, Najah Fadiya Humairah, Najah Fadiya Hunain, Qorina Jaisy Husna, Annisa Khalifatul Imanurrohmah Lubis, Zidni Imtiaz, Zitni Chelsea Budi Indah Nuraini, Indah istiyaningish, Sucik Istiyanisngsih, Sucik Lina Mitsalina Erawati Maghfuroh, Putri Nadzifatun Tri Marinda Yustia Nurfani Marufa, Siti Ainun Marupa, Winda Rahmawati Marupa’, Winda Rahmawati Maulana Arif, Akbar Muhammad Hafiz Muhammad Hafiz Mutazzam, Ali Nabila Randy Dhiyanisa Nadya Setyarini Farizka Nadya Styarini Farizka Najah Fadiya Humaira Nungki Marlian Yuliadarwati Nurfani, Marinda Yustia Nurul Aini Rahmawati Nurul Hidayati, Kunti Aisyah Oliviyan, Diva Amanda Oskar, Raymond Prameswari, Ni Nyoman Diah Prasetiya Noviyanti, Endah Prasetyo, Rahmad Oky Lukman Putri Salsabila Nuryanti Putri Sukma Rahayu Putri Sukma Rahayu Putri, Peni Julia Rahayu Sursyanita Rahmad Oky Lukman Rahmad Oky Lukman Prasetyo Rahmani, Riza Rassamee, Nichapat Raymond Oscar Raymond Oskar Reni Dwiyanti Renita Risky Parvianti Reva Arfa Dwiyani Samal Rienanda, Syabina Zahra Riri Putri Ramadani Rodhiyan Muhammad Rosadi, Rakhmad Rosidah, Nikmatur Safun Rahmanto Sari, Ni Putu Desy Purnama Shinta Kurnia Febriliani Siti Ainun Marufa Slamet . Sri Sunaringsih Ika Wardojo Sucik Istiyaningsih Sujono Sujono Syi’ar Aprilla Tanazza TANAZZA, Syi'ar Aprilla Tanazza, Syi’ar Aprilla Thesa Ramadhani Iskandar Tri Maghfuroh, Putri Nadzifatun Trianasari, Linda Triandini, Septia Wahyu Setiawan Watini, Wawat Wawat Watini Wibisono, Donny Septian Windayati, Aluf Mumtaziah Wiraningtyas, Tria Hesti Yaqub, Lalu Muhammad Zidni Imanurrohmah Lubis