p-Index From 2021 - 2026
9.152
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Holistic Journals of Ners Community Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Community Empowerment for Health AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Journal of Community Service and Empowerment Jurnal Kesehatan Tambusai Muhammadiyah Journal of Geriatric Jurnal Penelitian Inovatif Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Abdi Geomedisains Physiotherapy Health Science (PhysioHS) JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Berita Kedokteran Masyarakat Devotion: Journal Corner of Community Service NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Sains dan Kesehatan Jurnal Profesional Fisioterapi Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Physical Therapy Journal of Indonesia Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Health Care : Journal of Community Service JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Multidisiplin (JUPENGEN) Masyarakat Mandiri: Jurnal Pengabdian Dan Pembangunan Lokal ABDIMAS Iqtishadia Physiotherapy and Physical Rehabilitation Journal Indonesian Journal of Health Research Innovation Media Physiotherapy Journal of Science Media Physiotherapy Journal of Science Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta
Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Risiko Mialgia pada Komunitas Lansia Kalirejo, Malang Adam Samudra Humaidy; Abdul Rahmat Amin Mayu; Achmad Banu Mustofa; Raymond Oskar; Dinda Camela Damayanti; Faiqatul Qari’ah; Nadya Setyarini Farizka; Bayu Prastowo
Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober: Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/masyarakatmandiri.v2i4.2259

Abstract

Myalgia is a muscle pain condition that can occur in a specific area of the body or spread to several regions. Its main symptoms include pain, soreness, or discomfort in the muscles, whether during movement or at rest. The pain may range from mild to severe and is sometimes accompanied by stiffness, muscle tension, or even cramps that interfere with daily activities. This condition is commonly experienced by the elderly due to aging, loss of muscle mass, improper physical activity, stress, lack of stretching, or an unhealthy lifestyle. This community service activity aimed to provide education and raise awareness about myalgia among 10 elderly participants in the Elderly Community of Kalirejo, Malang, to help them better understand prevention, pain management, and self-care strategies. The method used was service learning (SL) with achievement parameters measured through pre-test and post-test evaluations. The results showed an increase in participants’ knowledge regarding the definition, causes, and rehabilitation of myalgia from 10% to 90%, demonstrating that this program effectively improved the elderly’s understanding and awareness of myalgia.
PEMETAAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PESERTAPOSYANDU KALIREJO, MALANG Amin Mayu, Abdul Rahmat; Adam Samudra Humaidy; Achmad Banu Mustofa; Raymond Oskar; Dinda Camela Damayanti; Faiqatul Qari’ah; Nadya Setyarini Farizka; Bayu Prastowo
Media Physiotherapy Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024): Media Physiotherapy Journal of Science
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/bqd41x09

Abstract

Latar belakang: Musculoskeletal Disorders (MSDs) mencakup berbagai gangguan yang mempengaruhi otot, tulang, sendi, tendon, dan ligamen yang diakibatkan oleh cedera, aktivitas berlebihan atau perubahan degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan prevalensi MSDs pada peserta Posyandu Kalirejo, Malang. Tujuan: Mengidentifikasi dan memetakan prevalensi MSDs pada peserta Posyandu dengan mempertimbangkan faktor penyebab dan demografi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional deskriptif melalui Nordic Body Map (NBM) untuk memetakan MSDs. Responden pada penelitian ini ditentukan dengan kriteria inklusi dan ekslusi Hasil: Pemetaan MSDs menunjukkan bahwa 69% responden berusia di atas 60 tahun dengan dominasi jenis kelamin perempuan (83%). Responden dengan latar belakang pendidikan sekolah dasar melaporkan tingkat MSDs tertinggi. Keluhan MSDs secara umum terjadi pada regio lutut (46%). Selain itu, risiko MSDs secara keseluruhan diklasifikasikan berisiko tinggi (66%). Kesimpulan: Peserta Posyandu Kalijero, Malang menunjukkan tingkat risiko tinggi MSDs dengan pada regio lutut. Kata kunci: musculoskeletal disorders; posyandu; nordic body map; nyeri; lansia
FISIOTERAPI PADA POST ORIF ET CAUSA FRAKTUR INTERTROCHANTERIC FEMUR DEXTRA Nuraini, Indah; Bayu Prastowo
Media Physiotherapy Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024): Media Physiotherapy Journal of Science
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/7thnx515

Abstract

Latar belakang: Fraktur intertrochanteric femur merupakan salah satu fraktur yang sering terjadi pada ekskremitas bawah. Masalah fisioterapi pada fraktur intertrochanteric femur pasca menjalani tindakan open reduction internal fixation adalah adanya nyeri, adanya bengkak, adanya keterbatasan lingkup gerak sendi dan adanya keterbatasan kemampuan fungsional pasien dalam melakukan activity daily living. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh intervensi fisioterapi pada penurunan nyeri, penurunan oedema, peningkatan lingkup gerak sendi dan peningkatan kemampuan fungsional pasien. Metode: Penelitian ini berbasis case study dengan melibatkan pasien laki-laki berusia 88 tahun yang menjalani tindakan open reduction internal fixation pasca fraktur intertrochanteric femur dekstra. Hasil: Setelah dilakukan intervensi fisioterapi dengan modalitas fisioterapi selama 3 pertemuan dengan durasi terapi selama 45 menit mendapatkan hasil, terdapat penurunan intensitas nyeri, penurunan oedema, peningkatan lingkup gerak sendi dan pasien dapat melakukan activity daily living pada beberapa kegiatan dengan nyeri yang dapat ditoleransi oleh pasien. Kesimpulan: Pada penelitian ini dapat disimpulan bahwa terdapat perubahan yang cukup signifikan pada intensitas nyeri yang berkurang, penurunan oedema dan peningkatan lingkup gerak sendi, namun perubahan belum cukup signifikan pada kemampuan fungsional pasien.  Kata kunci : fisioterapi; fraktur; intertrochanteric femur  
Edukasi Resiko Carpal Tunnel Syndrome (CTS) Pada Guru Di SMP Negeri 1 Huamual Maluku Reva Arfa Dwiyani Samal; Bayu Prastowo
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): GJPM - Januari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i1.1817

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan gangguan muskuloskeletal akibat kompresi saraf medianus akibat aktivitas tangan berulang. Guru termasuk kelompok profesi berisiko tinggi karena aktivitas mengetik, menulis, dan menggunakan alat bantu ajar. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan deteksi dini CTS pada guru di SMP Negeri 1 Huamual melalui edukasi dan pemetaan CTS. Metode pengabdian ini adalah edukatif partisipatif dengan media leaflet serta evaluasi pre and post test. Program pengabdian mencakup pemeriksaan CTS secara spesifik guna memperoleh pemetaan kondisi aktual. Pemeriksaan menunjukkan 40% responden positif CTS melalui Phalen’s Test. Sedangkan hasil evaluasi menunjukkan pemahaman guru meningkat signifikan dari 0–10% menjadi 100% pada seluruh aspek. Sehingga edukasi dan pemeriksaan rutin CTS perlu diterapkan secara berkala untuk profesi berisiko.
Analisis Risiko Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) Pada Petugas Kebersihan RSUD Ngimbang Shinta Kurnia Febriliani; Bayu Prastowo
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): GJIK - Februari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v4i1.1815

Abstract

Latar Belakang: Petugas kebersihan merupakan kelompok pekerja yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap terjadinya Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) akibat karakteristik pekerjaan mereka yang menuntut aktivitas fisik berulang dan postur kerja tidak ergonomis. Tujuan: Menganalisis adanya risiko keluhan Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) Pada Petugas Kebersihan RSUD Ngimbang. Metode: menggunakan deskriptif analitik dengan metode observasional dan pendekatan cross sectional pada petugas kebersihan RSUD Ngimbang. Subyek: 20 petugas kebersihan RSUD Nimbang. Hasil: risiko keluhan WMSDs pada petugas kebersihan 80% berisiko rendah dan 20% berisiko sedang Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tingkat risiko WMSDs pada petugas kebersihan RSUD Nimbang menggunakan NBM berisiko rendah ke arah sedang.
Edukasi Manual Handling sebagai Preventif Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Pabrik Kertas 101 Losari, Malang Najah Fadiya Humaira; Nabila Randy Dhiyanisa; Agashi Al’Ainaa Almardyah; Diva Amanda Oliviyan; Cindy Dwi Fitria; Dwiyanti, Reni; Bayu Prastowo; Sucik Istiyaningsih; Agustina, Diana
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methabdi.Vol5No1.pp24-29

Abstract

Musculoskeletal Disorder (MSDs) is one of the health problems that commonly occurs in factory workers due to repetitive physical activity with heavy loads and unergonomic conditions, with improper manual handling techniques. Manual handling is included in the ergonomics aspect in the context of physical work such as lifting, placing, pushing, and pulling heavy loads. This Community Service aims to provide manual handling education in an effort to prevent MSDs in workers at 101 Losari Paper Factory, Malang, East Java. The method used in this activity is Service Learning (SL) through action research methods in the form of lectures and demonstrations. Evaluation of workers' knowledge level was given a pre-test and a post-test. The increase in knowledge has an average shown from 11.25% to 95%. In addition, participants were able to demonstrate manual handling techniques correctly, which can be seen from the initial achievement of 25% to 83.33%. Thus, the education provided in this activity is able to increase knowledge of the application of manual handling for preventive efforts of MSDs conditions in paper factory workers.
The craniovertebral angle and the incidence of tension-type headache among office workers Rienanda, Syabina Zahra; Prastowo, Bayu; Lubis, Zidni Imanurrohmah; Wibisono, Donny Septian
BKM Public Health and Community Medicine Vol 41 No 02 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v41i02.17798

Abstract

Purpose: This study aimed to analyze the correlation between the craniovertebral angle and the occurrence of tension-type headache among office employees. Methods: This study employed a cross-sectional, analytical observational design, involving 50 office workers selected using a stratified random sampling method. The craniovertebral angle was measured using photogrammetry with Kinovea software, and the incidence of tension-type headache was identified through the Headache Screening Questionnaire. Data were analyzed using the Spearman correlation test. Results: The average craniovertebral angle among participants was 37.2 degrees, indicating a tendency toward poor head posture. Among the workers, 30% experienced tension-type headache, 44% were considered probable cases, and 26% had no symptoms. The majority of participants spent 8 to 12 hours per day working on computers. Statistical analysis showed a significant negative correlation between craniovertebral angle and tension-type headache. Workers with lower angles—reflecting more forward head posture—were more likely to experience headaches. Although the strength of the correlation was weak, the association remained statistically significant. Conclusion: A reduced craniovertebral angle, indicating poor head posture, is associated with a higher likelihood of tension-type headache in office workers. These findings highlight the importance of implementing ergonomic interventions in the workplace to prevent posture-related health problems.
HUBUNGAN ANTARA KADAR ASAM URAT DENGAN RISIKO OSTEOARTHRITIS KNEE PADA LANSIA DI PUSKESMAS MULYOREJO KOTA MALANG Hapsari, Dewi; Rahmanto, Safun; Prastowo, Bayu
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26997

Abstract

Meningkatnya angka kejadian penyakit asam urat tidak hanya terjadi di negara-negara maju saja, namun juga terjadi di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Hiperurisemia disebabkan oleh peningkatan kadar asam urat dalam tubuh akibat produksi asam urat yang berlebihan atau terhambatnya ekskresi asam urat melalui urin dari ginjal. Jika kadar asam urat dalam tubuh terlalu tinggi, maka dapat menyebabkan terbentuknya kristal asam urat di sendi yang pada akhirnya dapat menyebabkan osteoarthritis (OA) pada lutut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat hubungan antara kadar asam urat dengan risiko osteoarthritis knee pada lansia di puskesmas mulyorejo kota malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observational analitik dengan metode cross sectional study. Responden dalam penelitian ini berjumlah 43 yang ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling. Berdasarkan uji korelasi pearson didapatkan hasil p<0,012 (p<0,05) yang bermakna bahwa terdapat hubungan antara kadar asam urat dengan risiko osteoarthritis knee. Nilai koefisien sebesar 0,427 dengan keeratan hubungan berkategori sedang. Semakin tinggi kadar asam urat maka semakin tinggi risiko osteoarthritis knee pada lansia
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS TERAPI VIBRASI DAN NON-VIBRASI TERHADAP KELINCAHAN PADA PEMAIN FUTSAL FORSKIMAL FC KOTA MALANG Imtiaz, Zitni Chelsea Budi; Prastowo, Bayu; Rahim, Anita Faradilla
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26720

Abstract

Futsal adalah salah satu olahraga yang sangat populer di kalangan masyarakat. Karakteristik yang perlu ditingkatkan salah satunya adalah kelincahan, karena ukuran lapangan kecil dan jumlah pemain yang sedikit menuntut pemain futsal harus mempunyai mobilitas pergerakan yang cukup kuat, cepat, dan power yang maksimal. Kelincahan dapat ditingkatkan menggunakan terapi vibrasi (massage gun) dan non-vibrasi (foam roller). Perbedaan utama kedua terapi tersebut terletak pada aktivitas neuromuskularnya. Massage gun meningkatkan aktivitas neuromuskuler, yaitu keterlibatan saraf dan otot dalam gerakan atau aktivitas fisik. Sementara, foam roller hanya akan menstimulasi kontraksi otot melalui gerakan aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan efektivitas terapi vibrasi dan non-vibrasi terhadap kelincahan pada pemain futsal. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti berbentuk quasi eksperimental dengan menggunakan desain two group pre test dan post test design. Populasi yang terdiri dari 49 orang, diambil jumlah sampel sebanyak 30 orang. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah populasi yang memenuhi kualifikasi kriteria inklusi, selanjutnya sampel dipilih ke dalam dua kelompok perlakuan yaitu massage gun dan foam roller. Teknik yang digunakan dalam penelitian adalah teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah illinois agility test untuk untuk menilai kebugaran seseorang dan bertujuan untuk mengukur kelincahan. Analisa data yang digunakan yaitu uji normalitas menggunakan shapiro-wilk dan uji hipotesa menggunakan uji paired samples t-test dan uji T independen dengan nilai P value sebesar 0.536 > 0.05, berdasarkan hasil uji hipotesa dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan efektivitas massage gun dan foam roller terhadap kelincahan pada pemain futsal Forskimal FC Kota Malang.
DERAJAT KEPARAHAN OSTEOARTHRITIS LUTUT BERHUBUNGAN TERHADAP FLEKSIBILITAS OTOT HAMSTRING PADA LANSIA DI HOMESTROKE REHABILITATION MALANG Damayanti, Dinda Camela; Prastowo, Bayu; Mutazzam, Ali
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29274

Abstract

Osteoarthrtis (OA) lutut adalah penyakit degeneratif pada sendi lutut dengan prevalensi kejadian OA di Dunia mencapai 16% di atas usia 15 tahun dan 22,9% diatas usia 40 tahun. Penurunan fleksibilitas pada penderita OA lutut berdampak pada kualitas hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan derajat keparahan OA lutut terhadap fleksibilitas otot hamstring pada lansia dengan menggunakan metode observasional analitik (cross-sectional design). Penelitian ini melibatkan 30 lansia di Homestroke Rehabilitation Malang yang ditentukan dengan teknik non probability sampling. Penentuan derajat keparahan OA lutut menggunakan instrumen kuisioner Indeks Lequesne dan pemeriksaan Sit and Reach Test dilakukan untuk pengukuran fleksibilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa 40% dari subjek memiliki fleksibilitas yang dinilai kurang baik. Uji shapiro-wilk menunjukan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikan 0,253 (p>0,05). Sedangkan uji korelasi spearmen rho menunjukkan adanya hubungan signifikan antara derajat keparahan OA lutut dengan fleksibilitas otot hamstring (p=0,020) dengan nilai korelasi -0,421 atau kategori cukup kuat, nilai negatif tersebut mengartikan bahwa semakin tinggi derajat keparahan OA lutut maka semakin rendah nilai fleksibilitasnya. Berdasarkan temuan ini, pemeriksaan fleksibilitas secara rutin pada lansia penderita OA lutut perlu dilakukan untuk meningkatkan lingkup gerak serta mengurangi terjadinya resiko jatuh pada lansia.
Co-Authors Abdul Rahmat Amin Mayu Abdul Rahmat Amin Mayu Abdul, Fahrun Nissa Abrianti, Eka Suci Abror, Muhammad Ulil Achmad Banu Mustofa Achmad Banu Mustofa Adam Samudra Huamaidy Adam Samudra Humaidy Adam Samudra Humaidy Agashi Al’ Ainaa Almardyah Agashi Al’Ainaa Almardyah Ahmad Naufal Alifa Akbar Maulana Arif Akhmad Zulfikar Alfasiry Ali Multazam Almardyah, Agashi Al'Ainaa Almardyah, Agashi Al’Ainaa Aluf Mumtaziah Windayati Amalia, Nadya Syifa Ameylia Puteri Amin Mayu, Abdul Rahmat Ananda Hanny Anita Faradilla Rahim Anugrah, Rakha Rizky Anwar, M. Choirul Aprilia Nur Fitrianti Arys Hasta Baruna Arys Hasta Baruna Azzahroh, Novita Lorenza Bai, Matilda Novian Baiq Hifzatul Puspa Mandalika Bima Infaqur Riezky Chieochansin, Kanyamon Cindy Dwi Fitria Damayanti, Dinda Camela Danang Dwi Prayudho Devi Anggriani Devika, Triana Devriska Wahyu Dewi Nur Aprilia Rahmah Dhea Anisa Ferina Dhiyanisa, Nabila Randy Dia Rafidya Tamimi Diana Agustina Dimas Sondang Irawan Dinda Camela Damayanti Dinda Camela Damayanti Diva Amanda Oliviyan Diyah Mulia Handayani Dwiyaniti, Reni Dwiyanti, Reni Eleonora Elsa Sucahyo Ertitri, Fika Faiqatul Qari’ah Faiqatul Qari’ah Fitria, Cindy Dwi Galuh Laraswati Ulmiyah Hapsari, Dewi Hardianto Wibowo Humaira, Najah Fadiya Humairah, Najah Fadiya Hunain, Qorina Jaisy Husna, Annisa Khalifatul Imanurrohmah Lubis, Zidni Imtiaz, Zitni Chelsea Budi Indah Nuraini, Indah istiyaningish, Sucik Istiyanisngsih, Sucik Kunti Aisyah Nurul Hidayati Lina Mitsalina Erawati Maghfuroh, Putri Nadzifatun Tri Marinda Yustia Nurfani Marufa, Siti Ainun Marupa, Winda Rahmawati Marupa’, Winda Rahmawati Maulana Arif, Akbar Muhammad Hafiz Mutazzam, Ali Nabila Randy Dhiyanisa Nadya Setyarini Farizka Nadya Setyarini Farizka Nadya Styarini Farizka Najah Fadiya Humaira Nungki Marlian Yuliadarwati Nurul Aini Rahmawati Nurul Intan Fadhilah Oliviyan, Diva Amanda Oskar, Raymond Prameswari, Ni Nyoman Diah Prasetiya Noviyanti, Endah Putri Salsabila Nuryanti Putri Sukma Rahayu Putri Sukma Rahayu Putri, Peni Julia Rahayu Sursyanita Rahmad Oky Lukman Rahmad Oky Lukman Prasetyo Rahmani, Riza Rassamee, Nichapat Raymond Oscar Raymond Oskar Raymond Oskar Reni Dwiyanti Renita Risky Parvianti Reva Arfa Dwiyani Samal Rienanda, Syabina Zahra Riri Putri Ramadani Rodhiyan Muhammad Rosadi, Rakhmad Rosidah, Nikmatur Safun Rahmanto Sari, Ni Putu Desy Purnama Septia Triandini Shinta Kurnia Febriliani Siti Ainun Marufa Slamet . Sri Sunaringsih Ika Wardojo Sucik Istiyaningsih Sujono Sujono Syi’ar Aprilla Tanazza Syi’ar Aprilla Tanazza TANAZZA, Syi'ar Aprilla Tanazza, Syi’ar Aprilla Thesa Ramadhani Iskandar Tri Maghfuroh, Putri Nadzifatun Trianasari, Linda Wahyu Setiawan Wawat Watini Wibisono, Donny Septian Windayati, Aluf Mumtaziah Wiraningtyas, Tria Hesti Yaqub, Lalu Muhammad Zidni Imanurrohmah Lubis