Articles
Effektifitas Media Audio terhadap Media Visual untuk Peningkatan Pengetahuan Mahasiswa Tentang HIV/AIDS di Ambon
Pudyastuti, Rita Rena;
Dunggio, Abdul Rivai Saleh;
Tomasoa, Johanna;
Setyowati, Sri Eny;
Kariyadi, Kariyadi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (381.804 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i2.5270
Penyakit AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) merupakan suatu syndrome / kumpulan gejala penyakit yang disebabkan oleh Retrovirus yang menyerang sistem kekebalan atau pertahanan tubuh. Dengan rusaknya sistem kekebalan tubuh, maka orang yang terinfeksi mudah diserang penyakit-penyakit lain yang berakibat fatal, yang dikenal dengan infeksi oportunistik. AIDS pada anak pertama kali dilaporkan oleh Oleske, Rubinstein dan Amman pada tahun 1983 di Amerika Serikat. Untuk meningkatkan pengetahuan HIV/AIDS pada mahasiswa peneliti menggunakan media audio visual. Media audio visual gerak adalah media intruksional modern yang sesuai dengan perkembangan zaman (kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi) karena meliputi penglihatan, pendengaran dan gerakan, serta menampilkan unsur gambar yang bergerak.Metode yang digunakan didalam penelitian ini adalah metode Penalitian Qusi eksperimen. Metode yang digunakan didalam penelitian ini adalah metode Penalitian Quasi eksperimen. Pada penelitian ini dilibatkan tiga kelas yang dibandingkan, yaitu kelas B (Audio) dan kelas C (Visual). Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Maluku yang berjumlah 352 orang. Dan sampelnya dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat I semester I Jurusan Keperawatan Kemankes Maluku. Yang berjumlah 80. Karena pada kelas – kelas tersebut belum pernah memperoleh materi tentang HIV/AIDS. Media Audio dan Visual mempunyai pengaruh yang besar untuk meningkatkan pengatahuan mahasiswa dengan hasil uji t diperoleh thitung= 13,980 > ttabel (2.048) yang berarti H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media audio dan visual (Video) dalam belajar Materi Penyakit HIV/AIDS. Media Visual mempunyai pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan mahaiswa dengan dari hasil uji t diperoleh thitung= 10,370 > ttabel (2.048) yang berarti H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media visual (gambar dan hand out) dalam belajar Materi Penyakit HIV/AIDS. Media Audio mempunyai pengaruh untuk meningkatkan pengatahuan mahaiswa dengan hasil uji t diperoleh thitung= 13,552 > ttabel (2.048) yang berarti H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media audio (tape recorder) dalam belajar Materi Penyakit HIV/AIDS
SENAM HIPERTENSI SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN POTENSI STROKE DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA AMBON
Abdul Saleh Rivai Dunggio
ABDIKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 Desember (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN PALEMBANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (578.215 KB)
|
DOI: 10.36086/j.abdikemas.v3i2 Desember.811
Hypertension is the number one cause of death in the world and hypertension is the number three cause of death after stroke and tuberculosis namely 6.7 % of deaths of all ages in Indonesia. In many countries today, the prevalence of hypertension increases with lifestyle changes such as smoking, obesity, physical inactivity and psychosocial stress. Patients with hypertension at the Ambon Class IIA Penitentiary have experienced a significant and highest increase in 2018 with 39 people (44%). The purpose of this community service is to increase knowledge about hypertension through health education and lower blood pressure through hypertension gymnastics interventions. This method is by giving lectures and distributing leaflets about hypertension material to fostered citizens conducted on September 12, 2019 while for reducing blood pressure two exercise interventions are given, namely on September 20, 2019 and November 2, 2019. In addition this activity produces a Banner about Hypertension as information to the Guided Residents and the Video of Hypertension Gymnastics made by the Servants for use in Ambon Class IIA Prison. The results were obtained that there was an increase in knowledge after counseling, and there was a decrease in blood pressure for the inmates after participating in the Hypertension Gymnastics. The conclusion is Hypertension Exercise as an alternative to reduce pressure or be able to prevent and control the potential for stroke in hypertensive patients.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEKAMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH PROVINSI MALUKU
ANDRIAS HORHORUW;
ABDUL RIVAI SALEH DUNGGIO;
RIKA NEDISSA
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jn.v7i1.12661
Penderita skizofrenia adalah bagian dari keluarga keluarga merupakan sistim pendukung utama dalam memberikan perawatan lansung pada setiap keadaan sehat maupun sakit. Keluarga merupakan kelompok yang menimbulkan, mencegah, mengabaikan atau memperbaiki masalah kesehatan yang ada. Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kekambuhan dan juga untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kekambuhan pada pasien skizofrenia di ruang rawat inap Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Maluku.Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross sectional study.sampel 30 responden dengan mengunakan teknik total sampling. Hasil analisis chi – square menunjukan bahwa nilai signifikansi 0.225> nilai p – Value yaitu 0.05 maka hipotesis Ha ditolak dan H0 diterima berarti tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kekambuhan pasien skizofrenia. Hasil analisis chi – square diatas menunjukan bahwa nilai signifikansi 0,046 < nilai p – Value yaitu 0.05 maka hipotesis Ha diterima dan H0 ditolak. Tidak ada hubungan pengetahuan dengan kekambuhan pasien skizofrenia di ruang rawat inap Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Maluku. Dan ada hubungan dukungan keluarga dengan kekambuhan pasien skizofrenia di ruang rawat inap Rumah Sakit Khusus Daerah Provinsi Maluku.
Pengobatan Patah Tulang Bara Api “Talou” Desa Liang Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah
Rita Rena Pudyastuti;
Kariyadi Kariyadi;
Abdul Rivai Saleh Dunggio;
Sri Eny Setyowati;
Andrias Horhoruw
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (418.294 KB)
Pengobatan tradisional atau pengobatan alternatif merupakan pengobatan yang digunakan sejak jaman dahulu yang diturunkan dan dikembangkan secara bertahap dari generasi ke generasi berdasarkan tingkat pemehaman manusia terhadap pengetahuan dari masa ke masa. Banyaknya kasus kecelakaan di Maluku dari tahun 2013-2016 terjadi peningkatan kecelakaan lalulintas dengan meningkatnya pengendara mobil dan juga motor. Kebanyakan kecelakaan lalulintas mengakibatkan terjadinya patah tulang pada pengendara motor/mobil. Pengobatan bara api di desa Liang merupakan salah satu alternatif yang sering dipilih untuk proses pengobatannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengobatan Bara Api “Talou” Terhadap Proses Penyembuhan Pasien Tulang Patah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui fisiologis proses penyembuhan patah tulang “Talou” dari perpaduan bara api, minyak kelapa dan daun pisang abu-abu. Sampel dalam penelitian ini adalah terapis yang melakukan pengobatan patah tulang dengan bara api “Talou” di Desa Liang sebanyak 9 orang. Pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara mendalam kepada responden kemudian dilakukan reduksi data hingga diperoleh kesimpulan. penelitian diperogambaran bahwa Bahan yang utama digunakan dalam pengobatan patah tulang bara api meliputi bara api yang diperoleh melalui pembakaran dari arang atau kayu yang terpilih; beberapa lembar daun pisang abu-abu yang terpilih; dan minyak kelapa. Sedangkan alat / bahan lainnya digunakan jika membutuhkan peralatan tersebut yaitu spalk dari gaba-gaba dan kain pembalut elastis. Proses pengobatan patah tulang dengan bara api dikerjakan secara rutin setiap hari sampai sembuh dan benar-benar tulang menjadi kuat untuk beraktifitas. Setiap kali pengobatan dengan bara api dikerjakan secara berulang sampai 3 kali. Disarankan kepada terapis untuk melanjutkan praktik pengobatan dengan prinsip yang baik dan benar sekaligus dapat mengurus ijin praktik. Kepada Dinas Kesehatan dirankan agar melakukan pembinaan dan memberikan rekomendasi agar praktik pengobatan komplementer yang dilaksanakan oleh masyarakat mempunyai perlindungan hukum.
Pengaruh Senam Jantung Sehat terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Passo
Johanna Tomasoa;
Abdul Rivai Saleh Dunggio
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (245.487 KB)
|
DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i7.12345
The formulation of the problem in this study is whether there is an effect of healthy heart gymnastics on changes in blood pressure in hypertensive patients in the working area of the Paso Health Center. Ambon, the purpose of the study was to determine the effect of heart-healthy healthy heart gymnastics on changes in blood pressure in hypertensive patients at the Passo Health Center. Ambon. The benefit of research is that it is an input for Puskesmas to be able to increase the knowledge of puskesmas officers and for people with hypertension to prevent stroke. The research method used in this study is Quasi-Experimental research, pseudo-Pre-Experiment, namely One Group Pretest Postest with control group. The population is hypertensive patients who seek treatment at the Paso Health Center. The sample was a hypertensive patient who went to the Paso Health Center. Data analysis techniques using paired t test. Hypothesis. Is there an effect of heart-healthy exercises, a healthy heart on changes in blood pressure in people with hypertension? The results of this study found that there was a significant difference in systole blood pressure before and after heart-healthy healthy heart exercise, the statistical test results of the significancy number were 0.000 with a mean difference of 15.33, and the confidence interval value (ik 95%) was between 9.554-21.113). And there was no significant difference in diastole blood pressure before and after heart-healthy exercises, the significancy figure was 0.187 with a mean difference of 2.667 and the confidence interval value (ik 95%) was between -1.369-6.702). Based on the paired sample t test, a value of p >0.05 was obtained
Creative Teaching Strategies to Improve Achievement and Motivation of Higher Education Students in Indonesia
Siti Inayatulloh;
Abdul Rivai Saleh Dunggio;
Nurjanis Nurjanis;
Eka Uliyanti Putri br Bangun
At-Tasyrih: jurnal pendidikan dan hukum Islam Vol. 9 No. 1 (2023): At-Tasyrih: Jurnal Pendidikan dan Hukum Islam
Publisher : P3M IAI Nusantara Batang Hari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55849/attasyrih.v9i1.204
Education is a human need that must always develop according to time. The rapid development in the world of education and technology is a benchmark for the quality of increasing the achievement and motivation of higher education students in Indonesia. Therefore, to improve achievement and motivation to learn, the strategy taken is to make changes in terms of learning which is usually too menotonous now no longer, so as a lecturer must be able to create creative teaching strategies so as to improve the achievement and motivation of college students to learn even better, the strategy is to stop changing the way of learning that has been usually too monotonous. Therefore, as a lecturer must be able to develop creative teaching strategies to be able to improve student learning achievement and strengthen motivation, with a more interesting and fun learning strategy so that students are more enthusiastic about learning. The purpose of this study was to determine creative teaching strategies to improve the achievement and motivation of college students in Indonesia. This research method uses quantitative research methods, where the data is obtained from the results of distributing questionnaires online. The results showed that creative teaching strategies were able to improve student achievement and motivation. From this research, it can be concluded that the application of creative teaching strategies which aims to improve student achievement and motivation to learn has proven to be effective. The limitation of this study is that researchers can only conduct research on teaching strategies when there are many more strategies that can increase student creativity and motivation. The researcher hopes that future researchers can conduct research related to teaching strategies to increase student creativity and learning motivation but by using other strategies. This study also recommends that future researchers make this research a reference in conducting research on improving student creativity and motivation through teaching strategies.
PELATIHAN PENCEGAHAN HIPERTENSI BAGI KADER KESEHATAN SEKOLAH DI SMA KECAMATAN BANDA KABUPATEN MALUKU TENGAH
Abdul Rivai Saleh Dunggio;
Zulfikar Peluw;
Yona Camelia Sahalessy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19750
Hipertensi primer terjadi sebesar 90-95% kasus dan cenderung bertambah seiring dengan waktu. Faktor resiko meliputi obesitas, stres, gaya hidup santai dan merokok. Jumlah penduduk di Kecamatan Banda sebanyak 20.711 jiwa. Pasien hipertensi yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Walang berjumlah 280 orang dengan kejadian stroke 4 orang. Pendidikan kesehatan dalam program UKS diantaranya memeliharan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dilingkungan sekolah, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat. UKS SMA mempunyai satu guru piket UKS yang memberikan pelayanan jika terdapat masalah kesehatan pada siswanya. Pencegahan hipertensi sudah dilakukan melalui masyarakat yang memiliki penyakit hipertensi, namun upayapeserta pencegahan lain yang dapat dilakukan dapat melalui pendekatan kader kesehatan sekolah. Adapun Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kecamatan Banda adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan sekolah tentang pencegahan hipertensi setelah dilakukan pelatihan melalui pemberdayaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Banda Neira Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah pada 15-16 Mei 2023 dengan melakukan pelatihan pada perwakilan siswa SMA Negeri yang ada di Kecamatan Banda yang berjumlah 25 orang siswa. Kegiatan dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan praktek tentang materi pencegahan hipertensi. Materi yang diberikan yaitu Penyakit hipertensi dan pencegahannya, perilaku hidup sehat dan manajemen stres. Praktik prilaku hidup sehat seperti olahraga (senam hipertensi), memilih makanna dan minuman sehat serta peserta praktik mengukur tekanan darah. Hasil yang dapatkan bahwa setelah pelatihan terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan yaitu terdapat 14 orang dari 25 orang mempunyai pengetahuan yang sangat baik dibandingkan sebelum pelatihan hanya 11 orang bahkan ada yang cukup 2 orang (8.0%). Kesimpulannya bahwa pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan kader kesehatan sekolah.
Analisis Faktor Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) : Factor Analysis of the Relationship between Nurses' Knowledge and Attitudes with Motivation for Implementation Model of Professional Nursing Practice (MPKP)
Sarifudin Andi Latif;
Ema Julita;
Eko Prastyo;
Supriatin;
Ferdinandus Suban Hoda;
Abdul Rivai Saleh Dunggio;
Rahmat Pannyiwi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56338/mppki.v6i12.3764
Latar belakang: Pengembangan MPKP di Indonesia berdasarkan UU No.36 tahun 2009 bahwa tenaga kesehatan harus memiliki kualifikasi dan dalam melaksanakan tugasnya berkewajiban mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki. Diperlukan adanya pengetahuan dan motivasi perawat dalam pengembangan MPKP ini. Dengan adanya perbedaan tingkat pengetahuan perawat tentang MPKP tentunya motivasi dalam pelaksanaaan MPKP juga berbeda. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) di Ruang Interna dan Bedah RSUD Kota Baubau. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan rancangan studi cross sectional. Penelitian cross sectional adalah suatu penelitian dimana variabel yang termasuk faktor hubungan variabel dan variabel yang termasuk efek diobservasi pada waktu yang sama. Hasil: Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) di Ruang Interna dan Bedah RSUD Kota Baubau adalah signifikan, Hasil analisis Correlation Coefficient dengan Spearman’s rho sebesar 0.510 yang artinya, tingkat kekuatan hubungan (korelasi) anatara variabel pengetahuan Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) adalah 0.510 atau kuat. Kesimpulan: 1. Hubungan pengetahuan Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) di Ruang Interna dan Bedah RSUD Kota Baubau adalah signifikan, dan tingkat kekuatan hubungan (korelasi) anatara variabel pengetahuan Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) adalah kuat. 2. Hubungan sikap Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) di Ruang Interna dan Bedah RSUD Kota Baubau adalah signifikan, dan tingkat kekuatan hubungan (korelasi) anatara variabel sikap Perawat dengan Motivasi Pelaksanaan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) adalah sangat kuat.
Kejadian Hipertensi Dengan Status Gizi Di Wilyah Kerja Puskesmas Pampang Makassar Sulawesi Selatan
Wahyuni, Ria;
Rosida, Rosida;
Rosdiana, Rosdiana;
Dunggio, Abdul Rivai Saleh;
Bayuningrum, Pratiwi;
Mahyudin, Mahyudin
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Juli)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59585/bajik.v1i3.110
Hypertension is the third leading cause of death in Indonesia for all ages (6.8%) after stroke (15.4%) and tuberculosis (7.5%). (Ministry of Health, 2016). The number of people with hypertension is estimated at 15 million Indonesians, but only 4% are controlled, meaning they suffer from hypertension. It is more stated that 50% of sufferers are not aware of themselves as hypertensive sufferers because they do not change and avoid risk factors. The purpose of this study was to determine the relationship between overweight, healthy weight and underweight (BMI) with the incidence of hypertension at the Pampang Makassar Health Center. The research design uses quantitative descriptive research with the Simple Random Sampling research method using the Solfin Formula. Based on the research results from the table, it shows that from the results of statistical tests (hypotheses) carried out by the Chi-sqere test, it was obtained that p value = 0.255 Ho was accepted and Ha was rejected because p value = 0.255 > 0.05 so it was proven that there was no relationship between Underweight (BMI) with the incidence of hypertension in the PKM Pampang Makassar Outpatient Room. The conclusion is that there is a relationship between Overwight (BMI) and the incidence of hypertension in the outpatient room of the Pampang Makassar Health Center as many as 19 people (63%). There is a relationship between healtyweight (BMI) and the incidence of hypertension in the Pampang Makassar Health Center Outpatient Room by 14 (46%). There is no relationship between Underweight (BMI) and the incidence of Hypertension in the Pampsng Makassar Health Center Outpatient Room by 12 (40%)
Pengobatan Patah Tulang Bara Api “Talou” Desa Liang Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah
Pudyastuti, Rita Rena;
Kariyadi, Kariyadi;
Saleh Dunggio, Abdul Rivai;
Setyowati, Sri Eny;
Horhoruw, Andrias
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3812
Pengobatan tradisional atau pengobatan alternatif merupakan pengobatan yang digunakan sejak jaman dahulu yang diturunkan dan dikembangkan secara bertahap dari generasi ke generasi berdasarkan tingkat pemehaman manusia terhadap pengetahuan dari masa ke masa. Banyaknya kasus kecelakaan di Maluku dari tahun 2013-2016 terjadi peningkatan kecelakaan lalulintas dengan meningkatnya pengendara mobil dan juga motor. Kebanyakan kecelakaan lalulintas mengakibatkan terjadinya patah tulang pada pengendara motor/mobil. Pengobatan bara api di desa Liang merupakan salah satu alternatif yang sering dipilih untuk proses pengobatannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengobatan Bara Api “Talou” Terhadap Proses Penyembuhan Pasien Tulang Patah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui fisiologis proses penyembuhan patah tulang “Talou” dari perpaduan bara api, minyak kelapa dan daun pisang abu-abu. Sampel dalam penelitian ini adalah terapis yang melakukan pengobatan patah tulang dengan bara api “Talou” di Desa Liang sebanyak 9 orang. Pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara mendalam kepada responden kemudian dilakukan reduksi data hingga diperoleh kesimpulan. penelitian diperogambaran bahwa Bahan yang utama digunakan dalam pengobatan patah tulang bara api meliputi bara api yang diperoleh melalui pembakaran dari arang atau kayu yang terpilih; beberapa lembar daun pisang abu-abu yang terpilih; dan minyak kelapa. Sedangkan alat / bahan lainnya digunakan jika membutuhkan peralatan tersebut yaitu spalk dari gaba-gaba dan kain pembalut elastis. Proses pengobatan patah tulang dengan bara api dikerjakan secara rutin setiap hari sampai sembuh dan benar-benar tulang menjadi kuat untuk beraktifitas. Setiap kali pengobatan dengan bara api dikerjakan secara berulang sampai 3 kali. Disarankan kepada terapis untuk melanjutkan praktik pengobatan dengan prinsip yang baik dan benar sekaligus dapat mengurus ijin praktik. Kepada Dinas Kesehatan dirankan agar melakukan pembinaan dan memberikan rekomendasi agar praktik pengobatan komplementer yang dilaksanakan oleh masyarakat mempunyai perlindungan hukum.