Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Gula Semut Dalam Rangka Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Labissa Nur Fisabilianti, Nur; Badli Rompegading, Andi; Rijal, Syamsu; Nasir, Muhammad; Yani, Ahmad; Irfandi, Rizal; Arafah, Muhammad
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This ant sugar Making Training From Nira Lontar has increased the knowledge and skills of the community to manage and optimize ezisting Natural Resources (SDA) and Human Resources (SDM),in order to improve the economy of the Labissa Village community.by using the following methods and stages;1) Presentation of material on processing brown sugar (Nira Lontar) into Ant Sugar,2)Demonstration on processing brown sugar (Nira Lontar) into Ant Sugar, 3) Product Packing Training 4)Evaluation of the result of the training. This research was carried out in November 2023 in Labissa Village,Ajangale District,Bone Regency.Survey and interview result of 85% of training participants responded positively to this training.25 training felt satisfied and enthusiastic about the activities carried out.
Edukasi Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) Di Desa Labissa, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone Dahlan, Darsal; Pitung, Andi; Hadarmawandi, Hadarmawandi; Badli Rompegading, Andi; Rijal, Syamsu; Nasir, Muhammad; Yani, Ahmad; Irfandi, Rizal; Arafah, Muhammad
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia yang dikenal sebagai negara penghasil kelapa terkemuka, berperan besar dalam memasok produk kelapa ke pasar global, dan juga berperan penting dalam membentuk arah industri kelapa menuju keberlanjutan dan kesejahteraan sosial. Kegiatan pelatihan VCO ini dilaksanakan di Desa Labissa, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone pada bulan November 2023. Alat yang digunakan berupa corong, gula plastik, ikat karet, pipet, baskom, mesin pemarut dan penyaring santan. Bahan yang digunakan adalah kelapa dan air hangat. Setelah proses wawancara berlangsung, terdapat 85% respon positif dari 25 peserta, dalam hal ini masyarakat Desa Labissa, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone. Manfaat yang diharapkan dari pelatihan ini adalah masyarakat mempunyai wawasan mengenai Virgin Coconut Oil (VCO) sehingga dapat mengoptimalkan sumber daya alam dan manusia yang ada.
Pelatihan Pembuatan Gula Merah Bubuk (Brown Sugar) untuk Meningkatkan Nilai Ekonomi Nira Lontar pada Kelompok Tani di Desa Labissa Rijal, Syamsu; Nurcaya; Rosadi, Sri Hardianti; Arafah, Muhammad; Adhan, Muhammad; Sudarmianti, Sudarmianti; Sapitri, Irma; Pitung, A.
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1623

Abstract

Pelatihan pembuatan gula merah bubuk (brown sugar) dari nira lontar di Desa Labissa bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi produk nira lontar dan kesejahteraan petani setempat. Tanaman lontar memiliki potensi besar sebagai sumber penghasilan, namun pengolahan tradisional yang kurang efisien menghambat manfaat optimal. Dalam kegiatan ini, tim pengabdian dari Universitas Puangrimaggalatung memberikan pelatihan tentang teknik pengolahan nira lontar menggunakan teknologi tepat guna untuk memproduksi gula merah bubuk. Proses pelatihan meliputi pengenalan teknologi pengolahan, praktik langsung, serta strategi pemasaran produk berbasis digital. Pelaksanaan program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani, memperbaiki kemasan dan pemasaran produk, serta memberikan solusi untuk masalah yang dihadapi petani, seperti rendahnya harga gula cetak dan kemasan yang kurang menarik. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan kualitas produk, jangkauan pemasaran yang lebih luas, serta peningkatan pendapatan bagi masyarakat. Dengan adanya teknologi tepat guna, produksi gula merah bubuk berhasil memberikan nilai tambah yang signifikan bagi kelompok tani di Desa Labissa.
Inovasi Pengolahan Buah Naga Merah Menjadi Keripik Renyah di Desa Ganra Kabupaten Soppeng Nurcaya, Nurcaya; Septiani, Tri; Rijal, Syamsu; Hardianti Rosadi, Sri; Arafah, Muhammad; Yani, Ahmad; Sema, Sema; Ramadhani Syam, Irma; Ryzky Paisal, Tengku
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1809

Abstract

Pelaksanaan pelatihan pengolahan buah naga menjadi keripik renyah di Desa Ganra Kabupaten Soppeng bertujuan untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan masyarakat setempat. Buah naga hasil budidaya petani hanya di petik dan di jual ke pasar lokal tanpa adanya pengolahan, bahkan harga menjadi lebih sangat murah ketika musim panen. Dalam kegiatan ini, tim pengabdian kepada masyarakat dari Univeristas Puangrimaggalatung melakukan pelatihan kepada masyarakat terkait pengolahan buah naga merah dengan menggunakan teknologi. Adapun pelatihan ini meliputi pengenalan teknologi, praktik penggunaan alat dan strategi pemasaran produk. Pelatihan pengabdian kepada masyarakat ini guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah menjadi produk, membuat kemasan menarik hingga pemasaran produk melalui e-commerce. Dari kegiatan pelatihan ini menghasilkan produk keripik renyah dari buah naga merah, menggunakan kemasan yang berkualitas, dan jangkauan pemasaran yang lebih luas, serta menambah pendapatan bagi masyarakat setempat. Alat teknologi yang digunakan merupakan teknologi tepat guna yang dapat membantu masyarakat Desa Ganra dalam membuat produk keripik buah naga dan kemasan yang berdaya saing.
Pelatihan dan Inovasi Packaging untuk Meningkatkan Daya Saing Kain Tenun Sutera di Desa Walanga, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo Rosadi, Sri Hardianti; Nurcaya, Nurcaya; Rijal, Syamsu; Arafah, Muhammad; Ruslang, Ruslang; Winarti, Winarti; Samramadana, Muh Akram; Nurhalisa, Nurhalisa
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1811

Abstract

Silk woven fabric is a cultural heritage that has been passed down from generation to generation in Wajo Regency, one of which is in Walanga Village. The increasing demand for silk woven fabric shows that consumers are still interested in it, this also makes it one of the economic drivers in Walanga Village. The increasing demand is not supported by the high bargaining value of silk woven fabric. This is caused by the absence of product packaging. So far, silk woven fabrics have been sold without packaging. Community service activities carried out by partners go through several stages, namely: socialization, training, application of technology, mentoring and evaluation, and monitoring. The objective of this activity is to enhance the market value of silk weaving artisans, thereby contributing to the economic growth of the Walanga Village community. The outcomes of this program indicate improvements in product quality and increased income for the community. Attractive packaging has further boosted the product's market value, positively impacting the community's welfare.
Literature Review: Network Pharmacology as a New Approach and Trend in Medicine ihya, Zahratul; Irfandi, Rizal; Rijal, Syamsu; Yani, Ahmad; Arafah, Muhammad; Badli Rompegading, Andi
Hayyan Journal Vol. 1 No. 1 (2024): February
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hayyan.v1i1.1130

Abstract

Network pharmacology is a new approach to medicine that aims to understand drug interactions with body tissues more specifically. This concept involves a deep understanding of the mechanisms of drug action, drug metabolism, and the influence of drugs on tissue function. In recent years, network pharmacology has become a significant trend in drug development. This approach allows researchers to design drugs that are more effective and have fewer side effects. By understanding in detail how drugs interact with specific tissues, specific and targeted drug development can be undertaken. Network pharmacology also opens the door to the development of more particular and existent therapies. By taking into account individual differences in response to drugs, this approach allows for more effective and safer treatment. This article presents a literature review of network pharmacology as a new approach and trend in medicine. This literature review also explores the latest research and current trends in the world of medicine using a network pharmacology approach.This article shows that tissue pharmacology has great potential in more effective and safer treatments. With a better understanding of drug - tissue interactions, we can develop more targeted therapies and reduce the risk of undesirable side effects.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PRODUK DIPADU MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI UPT SMA NEGERI 1 WAJO Irfan, Nadia Shazirah; Usman, Muhammad Arafah; Nasir, Muhammad; Rijal, Syamsu; Rompegading, Andi Badli
BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 16, No 2 (2025): BIOEDUKASI, NOVEMBER 2025
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v16i2.12601

Abstract

Differentiated product learning provides students with opportunities to demonstrate their understanding through various forms of products, accommodating individual differences in interests, learning styles, and abilities. The implementation of the Project-Based Learning (PjBL) model was selected to enhance students’ active engagement in the learning process through real and relevant projects in biology. This study employed a quasi-experimental method using a posttest-only nonequivalent control group design. The results of data analysis revealed a positive and significant influence of differentiated product learning combined with the PjBL model on students’ learning outcomes. Students who participated in differentiated product learning integrated with the PjBL model achieved higher learning outcomes compared to those who experienced conventional learning. Therefore, it can be concluded that the application of differentiated product learning combined with the PjBL model is effective in improving the biology learning outcomes of Grade XI students. 
Inovasi Pengolahan Ikan Sapu-Sapu Menjadi Produk Fish Powder Dan Pelet Pakan Alternatif Yang Bernilai Ekonomi Pada Kelompok Nelayan Desa Pallimae Kecamatan Sabbangparu Kabupaten Wajo Rijal, Syamsu; Upe, Ambo; Novita, Novita; Rosadi, Sri Hardianti
DEDIKASI Vol 25, No 2 (2023): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v25i2.58142

Abstract

Abstrak. Keberadaan Danau Tempe di Kabupaten wajo merupakan anugerah bagi masyarakat sekitar yang mayoritas menggantungkan hidupnya sebagai nelayan. Potensi ikan Danau Tempe cukup besar perlahan menurun semenjak maraknya keberadaan ikan sapu-sapu dan membuat hasil tangkapan nelayan semakin berkurang. Sifatnya yang predator dan kompetitor berhasil merubah ekosistem Danau Tempe, begitu juga tingkat pendapatan masyarakat semakin berkurang. Banyaknya hasil tangkapan ikan sapu-sapu para nelayan membuatnya kewalahan dalam mengolahnya. Pemanfaatan potensi ikan sapu-sapu dilakukan dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal. Sebelumnya warga sekitar mengolah ikan sapu-sapu menjadi tepung dan pelet berbasis tradisional sehingga ditemui banyak kendala sehingga tidak dapat menghasilkan keuntungan yang memuaskan. Oleh karena itu tujuan dari pengabdian ini adalah :1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok mitra terkait penerapan teknologi melalui diversifikasi pengolahan tepung ikan dan pelet, 2) Meningkatkan kualitas dan nilai jual produk tepung dan pellet dan pengemasan yang lebih menarik dan tahan lama, 3) Meningkatkan pengetahuan mitra terkait manajemen pengelolaan keuangan yang akuntabel dan berkelanjutan, 4) Memperluas jangkauan pemasaran produk tepung ikan sapu-sapu dan pellet dari tepung ikan melalui pendampingan terkait strategi pemasaran produk menggunakan sosial media. Hasil dari pengabdian ini adalah mitra mampu membuat tepung berkualitas dan pelet bernutrisi dari ikan sapu-sapu serta mitra memahami dengan baik konsep penguatan usaha yang diberikan.Kata kunci : Ikan Sapu-sapu, Tepung, Pellet, Pendapatan
Inovasi Pembelajaran Etnobotani melalui E-Modul: Studi Analisis Persepsi Mahasiswa pada Keanekaragaman Tumbuhan dalam Prosesi Pernikahan Adat Bugis Yani, Ahmad; Raden Hutasoid, Leonard; Almawaddah, Mutmainnah; Rijal, Syamsu
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 Nomor 1, Agustus 2024 - Februari 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i1.4537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa terhadap pengembangan e-modul berbasis etnobotani, dengan fokus pada keanekaragaman tumbuhan yang digunakan dalam prosesi pernikahan adat Bugis. Melalui metode survei deskriptif, 57 mahasiswa program studi pendidikan biologi padasalah satu Univesitas Swasta di Wajo Sulawesi Selatan dilibatkan untuk memberikan pandangan mereka terkait pembelajaran berbasis teknologi ini. Hasil survei menunjukkan bahwa seluruh mahasiswa (100%) pernah menyaksikan prosesi pernikahan adat Bugis, dan mereka menyadari pentingnya penggunaan tumbuhan dalam acara tersebut. Sebagian besar responden (90%) tertarik dengan pembelajaran berbasis e-modul, terutama yang mengintegrasikan teknologi digital seperti ilustrasi interaktif, video pendek, dan Augmented Reality (AR), yang dinilai sangat membantu dalam memahami materi keanekaragaman tumbuhan. Selain itu, 95% mahasiswa menilai bahwa teknologi digital sangat berperan dalam meningkatkan pemahaman mereka terhadap etnobotani, terutama dengan adanya fitur-fitur yang memperkaya visualisasi materi. Saran yang diberikan mahasiswa mencakup kejelasan konten, relevansi materi, dan aktivitas partisipatif dalam e-modul untuk meningkatkan pengalaman belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan e-modul berbasis etnobotani tidak hanya membantu memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap materi biologi, tetapi juga berperan penting dalam pelestarian budaya lokal melalui teknologi digital, khususnya terkait prosesi pernikahan adat Bugis.
PEMBUATAN BRIKET BAHAN BAKAR ALTERNATIF DARI LIMBAH SEKAM PADI DI DESA BILA RIASE KABUPATEN SIDRAP Arafah, Muhammad; Upe, Ambo; Aminah, Sitti; Hardianti Rosadi, Sri; Nurcaya, Nurcaya; Trywulan Syah, Uswah; Rijal, Syamsu; Detti Uleng, Andi; Hair, Miftahul; Hardianti Arafah, Eka
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.806-814

Abstract

Sekam padi merupakan produk sampingan dari proses penggilingan padi dan sering kali dianggap sebagai limbah pertanian. Desa Bilariase Kabupaten Sidrap, merupakan salah satu desa yang dikenal sebagai penghasil padi yang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, khususnya dalam produksi padi. Namun menghasilkan limbah yakni sekam padi, dan limbah ini tidak dimanfaatkan padahal memiliki potensi yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat setempat dan mendukung pertanian berkelanjutan. Dalam kegiatan ini, tim pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Puangrimaggalatung melakukan pelatihan kepada masyarakat terkait pengolahan sekam padi menjadi briket yang ramah lingkungan dengan menggunakan teknologi. Dalam pelatihan ini meliputi pengenalan alat teknologi, praktik langsung penggunaan alat, dan cara pemasaran briket yang dihasilkan serta strategi pemasaran melalui e-commerce. Tujuan kegiatan pengabdian ini yakni untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan keterampilan mitra dalam memanfaatkan sekam menjadi briket yang ramah lingkungan, dan pemasaran produk melalui e-commerce. Alat teknologi yang digunakan merupakan teknologi tepat guna yang dapat membantu masyarakat Desa Bila Riase dalam membuat produk briket dan kemasan yang berdaya saing. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), melibatkan beberapa tahapan yakni survey lokasi, sosialisasi program ke mitra, pelatihan dan implementasi pengolahan briket dengan menerapkan teknologi, cara pengemasan produk, serta pelatihan pemasaran produk melalui e-commerce.