Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR PEMBENTUK PERSEPSI RUANG KOMUNAL DI PEMUKIMAN NELAYAN (Studi Kasus: Pemukiman Nelayan Tambak Mulyo Semarang) Firmandhani, Satriya Wahyu; Setioko, Bambang; Setyowati, Erni
TEKNIK Volume 34, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1447.768 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v34i2.5633

Abstract

In certain settlement, human always interact with the physical setting arround of them. That interaction causesperception inside of that human, because perception is the process of organizing and interpretating of stimulusprovided by the environment (Rita, 1983). So the perception is strongly influenced by the individual human andphysical surroundings. Based on the theory of perception, found problems in Tambak Mulyo as fishermensettlement in Semarang, where the inhabitants of Tambak Mulyo do the communal activities on the roadenvironment. Road environment should be a mode of land transport circulation is also used for the communalspace. Seeing this phenomenon, it can be concluded that there is the perception of communal space in thefishermen settlement in Tambak Mulyo. And this study aimed to explore the factors forming the perception ofcommunal space.In answering the research objectives, the research paradigm used is a quantitative rationalistic to constructfactor variables. In constructing the factor variabless, based on the theory that the perception of the individualand the setting up of the physical environment (Sarlito, 1992). So that the required variables are perceptionvariables and variables of communal space. The variables is operationalized into a questionnaire that is easy tounderstand the respondents, next after the questionnaire data collected, the data were analyzed using factoranalysis statistical test, so of many variable factors that could wake is reduced to just a few factors thatsignificantly causes the perception of communal space in the fishermen settlement.At the output of this research, revealed about the causal factors of the perception of communal space in thefishermen settlement. These factors is a collection of variable factors that have a strong correlation in theanalysis. By knowing the factors forming the perception of communal space in the fishing settlement, expected toprovide input in the planning and design of fishing settlements.Key words : Perception, Communal Space, Physical Setting
Pengaruh Activity Support terhadap Kualitas Visual Koridor Jalan K.H. Agus Salim Semarang Hasanah, Iswatun; Setioko, Bambang; Setyowati, Erni
TEKNIK Vol 35, No 2 (2014): (Desember 2014)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2447.247 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v35i2.6717

Abstract

Koridor Jalan K.H. Agus Salim merupakan koridor komersial yang cukup ramai yang berada di Wilayah Kecamatan Semarang Tengah di Kota Semarang. Pada koridor jalan ini terdapat beberapa bangunan yang menjadi magnet pemicu aktivitas-aktivitas yang bermunculan atau disebut activity support di sepanjang jalan ini. Sebagian ruang di koridor Jalan K.H. Agus Salim Semarang dipenuhi oleh activity support berupa pedagang kaki lima dan beberapa pangkalan becak. Ibaratnya sebuah generator, Jalan K.H. Agus Salim menjadi akses termudah bagi perkembangan aktivitas tersebut. Dengan demikian diduga activity support yang berada di sepanjang koridor Jalan K.H. Agus Salim ini berpengaruh pada kualitas visualnya. Untuk mengetahui pengaruh tersebut, maka penelitian ini menggunakan metode kuantitatif rasionalistik. Metode pengumpulan data berupa studi literatur, observasi lapangan, wawancara, dan kuisioner. Metode analisis data yang digunakan berupa analisis statistik dengan uji regresi menggunakan program SPSS 21.0 for Windows. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh antara activity support terhadap kualitas visual koridor jalan.[Influence of Activity Support towards Visual Quality of KH. Agus Salim Semarang Road Corridor] Road corridor of K.H. Agus Salim is a quite crowded commercial corridor which is located in the Regional District of Central Semarang City. On this road corridor, there are several buildings that make magnets trigger for emerging activities or also known as activity support along this road. The majority space on the road corridor is fullfilled with activity support in the form of street vendors and rickshaw bases. It is like a generator, road K.H. Agus Salim become the easiest access to the development of the activity. Thus, it is supposed that activity support along the road corridor of KH Agus Salim effect on the visual quality. To determine the effects, this research used quantitative rationalistic methods. Methods of data collection are literature study, field observations, interview and questionnaires. Method of data analysis using statistical analysis by regression test using program SPSS for Windows 21.0. The results of this study found out there were some influences of the activity support to the visual quality of the road corridor.Copyright (c) 2014 by Fakultas Teknin, Undip. All right reserved.
PERSEPSI KENYAMANAN PARA PENGHUNI ASRAMA POLISI DI LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA – AKADEMI KEPOLISIAN Hartawan, Varian Dedy; Setyowati, Erni; Suprapti, Atik
MODUL Vol 19, No 1 (2019): MODUL vol 19 no 1 tahun 2019 (8 articles)
Publisher : architecture department, Engineering faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1257.622 KB) | DOI: 10.14710/mdl.19.1.2019.33-49

Abstract

As a primary need, shelter or boards are often to the top priority in human life which must be fulfilled after clothing and food. The  Police Dormitory from Indonesian Republic Police Education And Training Institutions – Police Academy or abbreviated in Indonesian “Lemdiklat Polri – Akpol”  is residential facility in the police dormitory provided for personnel and staff who teach or served in the Police Academy both members of the National Police or PNS (Goverment Employees).  Not infrequently this dormitory are also inhabited more than two years by its members who serve in the Indonesian Republic Police Education And Training Instituitions – Police Academy. The majority of residents can be said to be decent enough to buy, or rent and inhabit outside the plice dormitory which has far better conditions than the police dormitory itself. This paper aims to determine the factors that make them stay at home to live there, even thought they can rent or buy more suitable home to live. The method used is mixing of qualitative methods and quantitative methods called mixed methods, and also look at the psychological and economic aspects of them. The results of the study reveal that there are a numbers of reasons for neighboring life that are safe, comfortable, economically affordable, the tranquility and natural silence in the surrounding area along with pollution – free air makes the residents still remain even though this location is far from the economic center in mainly.
KONSEP BERKELANJUTAN MELALUI OTTV (OVERAL THERMAL TRANSFER VALUE) DAN MODEL HUBUNGAN ORIENTASI BANGUNAN DENGAN TINGKAT KENYAMANAN TERMAL PADA PERUMAHAN KAWASAN PANTAI Setyowati, Erni; Trilistyo, Hendro
MODUL Vol. 13 No. 1 Januari –Juni 2013
Publisher : architecture department, Engineering faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1606.017 KB) | DOI: 10.14710/mdl.13.1.2013.9-16

Abstract

Penelitian ini memberikan penekanan pada aspek kenyamanan thermal  perkotaan, khususnya daerah perumahan yang berada di kawasan pantai. Strata ekonomi masyarakat mayoritas masih berada di bawah garis kemapanan. Sehingga kondisi penghawaan alami menjadi fokus di dalam penelitian ini. Faktor psikologis penghuni di dalam kondisi tidak nyaman di bawah tekanan kondisi iklim yang ekstrim menjadi prioritas utama dalam mengantisipasi aspek negatif dari kondisi iklim tropis lembab. Nilai OTTV (Overal Thermal Transfer Value) bangunan menjadi dasar dalam menentukan faktor kenyamanan thermal secara prinsip, sedangkan tingkat kenyamanan thermal pada setiap perbedaan orientasi didekati dengan menggunakan pengukuran di lapangan baik menggunakan alat maupun penghitungan manual serta cross-check data dengan standar kenyamanan termal serta grafik sesuai dengan kaidah-kaidah yang ditunjukkan oleh referensi. aspek orientasi bangunan perumahan pada kawasan pantai sangat siknifikan dalam mempengaruhi kondisi temperatur yang diterima dalam bangunan. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini disimpulkan bahwa bangunan perumahan kawasan pantai yang berorientasikan menghadap garis pantai akan menerima temperatur paling tinggi dibandingkan arah orientasi yang lain, yang disebabkan oleh peristiwa radiasi pada permukaan air laut pada siang hari serta ritual angin darat dan angin laut yang berhembus sepanjang hari. Kata Kunci : OTTV, Orientasi Bangunan, Kenyamanan Thermal
Penilaian Aspek Fungsional Instalasi Rawat Inap VIP Flamboyan RSUD Sayang Cianjur Pramono, Syaref; Setyowati, Erni; Hardiman, Gagoek
Jurnal Arsitektur dan Perencanaan (JUARA) Vol 3, No 1 (2020): Februari (Jurnal Arsitektur dan Perencanaan)
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/juara.v3i1.1148

Abstract

RSUD Sayang as the only Class B hospital that has become a reference in Cianjur Regency with the problem of lack of rooms in IRNA VIP Flamboyan. The purpose of the study was to obtain the results of the Flamboyant IRNA Post-Occupancy Evaluation (POE) analysis. Emphasis is placed on functional aspects because the age of the building is10 years old so that it is suspected that the building function does not meet IRNA VIP requirements which results in a low level of user satisfaction. The research method is qualitative with descriptive analysis to objectively analyze the existing condition of the building. The analysis shows that the condition of the VIP class building has not met the standard of inpatient rooms and the functional aspects of the building have not been met so that residents feel uncomfortable
SIMULASI KOMPUTER SEBAGAI ALAT PENENTU PENERANGAN ALAMI OPTIMAL PADA DESAIN SHADING DEVICE PADA RUANG ASET GEDUNG DEKANAT FT UNDIP Ahfadz, Ikhwanul; Setyowati, Erni; Prianto, Eddy
MODUL Vol 19, No 2 (2019): MODUL vol 19 nomor 2 tahun 2019 (8 articles)
Publisher : architecture department, Engineering faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5178.597 KB) | DOI: 10.14710/mdl.19.2.2019.78-84

Abstract

Simulasi Komputer sebagai alat peminimalisir kesalahan pada desain kerap kali digunakan untuk memprediksi dalam penentuan keputusan desain. Selain Fungsi bangunan dan kebutuhan lainnya arsitek diwajibkan untuk faham akan konteks dan Kemampuan mengoptimalkan potensi iklim dari lokasi pembangunannya. Perolehan Sinar Matahari menjadi Faktor utamanya karena apabila sedikit sinar matahari yang masuk ruangannya akan kurang penerangan dan apabila terlalu banyak sinar matahari yang datang akan meningkatkan perolehan panas bangunan sehingga pengoptimalan daripada masalah tersebut merupakan kunci keberhasilan dalam sebuah perancangan.  Penelitian Ini menggunakan Metode Experimental dengan mengidentifikasi lokasi, material, Fungsi ruang dan Hal-hal terkait lainnya. Tujuan penelitian ini ialah mencari shading device yang optimal sebagi perisai luar ruangan aset gedung Dekanat FT kampus Universitas Diponegoro ini. Hasil dari penlitian ini menunjukan bahwasannya dengan ada satu desain shading device yang bisa menurunkan rata-rata 33% perolehan sinar matahari yang berpotensi besar menekan penggunaan energi Gedung Dekanat Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang.
KONTRIBUSI LUBANG ANGIN DAN VENTILASI UDARA PADA BANGUNAN SOBOKARTTI SEMARANG DALAM MEWUJUDKAN KENYAMANAN TERMAL rusmiatmoko, djudjun; Setyowati, Erni; Hardiman, Gagoek
MODUL Vol 18, No 2 (2018): MODUL vol 18 no 2 tahun 2018 (8 articles)
Publisher : architecture department, Engineering faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3251.978 KB) | DOI: 10.14710/mdl.18.2.2018.90-96

Abstract

Di Kota Semarang terdapat beberapa bangunan yang berfungsi sebagai pertunjukan kesenian peninggalan penjajahan Belanda yang sudah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya dengan menggunakan ventilasi udara alami melalui lubang angin pada atap dan kisi-kisi jendela di dalam ruangan dari awal pembangunan tahun 1930 sampai sekarang, bangunan kesenian di Jl. Dr. Cipto yang diberi nama Volkstheater Sobokartti yang kini dikenal dengan nama Sobokartti karya Thomas Karsten. Metode penelitian ini menggunakan metode pengukuran langsung di lokasi lapangan dan menggunakan responden. Pelaksanaan pengukuran dilakukan selama 17 jam, masing-masing dilakukan dalam 1 jam sekali. Variabel yang diukur adalah suhu udara, kelembaban udara, pergerakan udara untuk memberikan kontribusi dalam mewujudkan  kenyamanan termal. Yang sementara itu nilai temperatur efektif dijadikan dasar dalam menentukan kenyamanan termal pada bangunan Sobokartti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan lubang angin pada atap dan kisi – kisi jendela pada bangunan dapat berpengaruh pada kondisi kenyamanan termal, terutama area dalam bangunan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kondisi didalam gedung tetap nyaman karena ventilasi udara di dalam gedung tetap terjaga dan berkecukupan dengan mengandalkan lubang angin pada atap dan kisi-kisi jendela.
PELESTARIAN RUMAH DINAS PT KAI AMBARAWA Prasetyo, Kukuh Dwi; Suprapti, Atik; Setyowati, Erni
MODUL Vol 20, No 01 (2020): MODUL vol 20 nomor 1 tahun 2020 (10 articles)
Publisher : architecture department, Engineering faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.562 KB) | DOI: 10.14710/mdl.20.01.2020.28-36

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis karakter bangunan Rumah Dinas PT KAI Ambarawa yang meliputi karakter spasial, visual, dan struktural bangunan, menganalisis dan menentukan strategi arahan pelestarian bangunan Rumah Dinas PT KAI Ambarawa. Metode analisis data yang digunakan pada studi ini, yaitu metode deskriptif analisis, evaluatif, dan development. Hasil dari  analisis tentang karakter visual  bangunan  rumah  dinas PT KAI Ambarawa  ini,  di dominasi bentukan geometri. Ciri visual pada bangunan rumah memiliki beberapa bentuk geometri, antara lain persegi panjang, segitiga dan jajaran genjang. Terdapat tiga tingkatan ruang pada bangunan rumah dinas, yaitu ruang utama sebagai pusat aktivitas, ruang selasar sebagai akses menuju keruang service yang menjadi ruang ketiga. Penggunaan  elemen- elemen bangunan dengan ukuran besar dan ornament-ornamen menggambarkan bangunan rumah dinas ini merupakan bangunan peninggalan kolonial Belanda. Ciri spasial bangunan, terjadi perubahan, yaitu penambahan beberapa ruang dengan alasan memenuhi  kebutuhan ruang pihak rumah sakit. Ciri struktural terlihat pada bangunan asli peninggalan kolonial yang sampai saat ini menggunakan dinding dengan ketebalan satu bata dan penggunaan modul struktur serta konstruksi atap pada bangunan rumah dinas dibagi menjadi tiga macam, antara lain konstruksi atap limasan, pelana dan atap sandar / datar.. Arahan pelestarian bangunan untuk rumah dinas PT KAI Ambarawa ini diklasifikasikan berdasarkan tiga kelas, yaitu elemen bangunan potensial rendah, sedang, dan tinggi. Setelah ditentukan berdasarkan tingkat elemen bangunan potensial,  maka  setelah  itu  ditentukan strategi arahan pelestarian bangunan sesuai dengan kondisi masing-masing.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, HARGA, DAN CITRA MEREK TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL PEMEDIASI Setyowati, Erni
Jurnal Manajemen Dayasaing Vol 18, No 2 (2016): Jurnal Manajemen Daya Saing
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/dayasaing.v18i2.4507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh: 1) kualitaspelayanan terhadap kepuasan pelanggan, 2) harga terhadap kepuasan pelanggan, 3) citra merek terhadap kepuasan pelanggan, 4) kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan, 5) harga terhadap loyalitas pelanggan, 6) citra merek terhadap loyalitas pelanggan, dan 7) kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari jawaban 100 orang responden dengan metode accidental sampling. Alat analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil pengujian instrumen menyimpulkan bahwa semua variabel valid dan reliabel sebagai alat pengumpul data. Dari hasil analisis data didapatkan bahwa: 1) kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, 2) harga berpengaruh positif dan signifikanterhadap kepuasan pelanggan, 3) citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, 4) kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, 5) harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, 6) citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, 7) kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan.
Pengaruh Material Kaca Terhadap Perpindahan Panas pada Bangunan Pendidikan (Studi Kasus Gedung Pasca Sarjana Poltekkes Semarang) Wibowo, Danang Rujito; Budi, Wahyu Setia; Setyowati, Erni
Arsir Vol 4, No 2 (2020): Arsir
Publisher : Universitas muhammadiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/arsir.v4i2.2813

Abstract

Krisis energi dan pemanasan global menjadi isu penting sampai saat ini. Idealnya sebuah bangunan mempunyai nilai estetis, berfungsi sebagaimana tujuan bangunan tersebut dirancang, memberikan rasa aman (dari gangguan alam dan manusia/ makhluk lain), serta memberikan kenyamanan, akan tetapi juga memberikan dampak bagi penghematan energi bangunan tersebut. Selubung bangunan menjadi elemen utama terhadap masuknya radiasi luar ke dalam bangunan. Adanya desain selubung bangunan yang tepat, menjadikan pemakaian energi didalam bangunan dapat dihemat semaksimalnya. Selubung Bangunan sebagai elemen bangunan yang menyelubungi yaitu dinding dan atap tembus atau yang tidak tembus cahaya dimana sebagian besar energi termal dan cahaya berpindah melalui elemen tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa radiasi matahari adalah penyumbang jumlah panas terbesar yang masuk ke dalam bangunan. Konsep OTTV menghitung perpindahan panas dari luar ke dalam bangunan yaitu konduksi melalui dinding tak tembus cahaya, radiasi matahari yang melalui kaca, dan konduksi panas pada kaca. Overall Thermal Transfer Value yang selanjutnya disingkat OTTV adalah suatu nilai yang menggambarkan kemampuan selubung bangunan meneruskan panas secara menyeluruh dari luar ke sisi dalam atau sebaliknya, dinyatakan dalam W/m2. Nilai ini ditetapkan sebagai kriteria perancangan untuk dinding masif dan dinding transparan (kaca) selubung bangunan gedung yang dikondisikan. Besar radiasi matahari yang ditransmisikan melalui selubung bangunan dipengaruhi oleh fasade bangunan yaitu perbandingan luas kaca dan luas dinding bangunan keseluruhan (wall to wall ratio), serta jenis dan tebal kaca yang digunakan. Bila nilai OTTV suatu bangunan yang dihasilkan kurang/sama dengan 40 W/m2, maka bangunan tersebut sudah sesuai dengan Syarat Bangunan Gedung Hijau pada Peraturan Walikota Semarang nomor 24 tahun 2019. Gedung Politeknik Kesehatan Kemenkes (Poltekkes) Semarang sebagai objek studi adalah bangunan berlanggam modern dengan dominasi bukaan dinding bermaterial kaca. Kaca yang digunakan adalah kaca berwarna jenis Panasap. Hasil perhitungan OTTV pada dinding Utara Gedung Poltekkes Semarang sebesar 53,35 W/m2, pada dinding Timur sebesar 77,31 W/m2, pada dinding Selatan sebesar 52,40 W/m2, pada dinding Barat sebesar 26,43 W/m2. Dari hasil perhitungan OTTV didapatkan nilai Total OTTV sebesar 53,11 W/m2, sehingga disimpulkan bangunan Gedung Poltekkes Semarang tidak memenuhi syarat bangunan hemat energi berdasarkan Peraturan Walikota Semarang nomor 24 tahun 2019. Untuk mencapai nilai ideal OTTV bangunan Gedung Hijau berdasar Peraturan Walikota Semarang nomor 24 tahun 2019 pada Gedung Poltekkes Semarang, maka perlu dilakukan penggantian jenis material kaca pada bangunan tersebut atau mengurangi luasan dari bukaan dinding dari salah satu sisi bangunan.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Qodir Abdul Qodir Adelina Noor Rahmahana Adelina Noor Rahmahana, Adelina Noor Agitta Raras Putri Agitta Raras Putri Agung Dwiyanto Anggana Fitri Satwikasari Anggana Fitri Satwikasari, Anggana Fitri Annisa Dwi Hariyanti Ardi Sandriya Aseani, Wingky atik suprapti Ayudia Kanthi Lestari, Ayudia Kanthi ayuta lestariani Ayuta Lestariani bagas laksawicaka Bambang Setioko Bambang Sujono Bambang Supriyadi Budi Sudarwanto Denny Nugroho Sugianto Dewi Setyaningrum Dwijayanti, Rts. Sherly Eddy Indarto Eddy Prianto Erni Dwi Puji Setyowati, Erni Dwi Puji Evi Puspitasari Fariz Nizar Fisa Savanti Gagoek Hardiman Hana Faza Surya Rusyda Hapsari Dewi Puspitorini Hardiman, Gagok Hari Utama Hariyanti, Annisa Dwi Hartawan, Varian Dedy Hasliza Marshalita Hendro Trilistyo Heri Sugianto HERMAWAN Hermawan Hermawan Ikhwanul Ahfadz, Ikhwanul Indah Susilowati Indriastjario Indriastjario Iswatun Hasanah Jantu, Mochamad Athar jumratul akbar, jumratul Jundi Jundullah Afghani Kahayanto, Dian Wibowo Karomah, Uli Kartika Putri, Tabita Febriawaty Kusumastuti, Diana Masrokan Masrokan Masrokan, Masrokan Nashrullah Dahlan Lubis Nizar, Fariz Norhayati Mahyuddin Odi Andanu Pramono, Syaref Prasetyo, Kukuh Dwi Prita Shintania, Prita Putri, Agitta Raras Rahmalia Fajri Setiani, Rahmalia Rahmat Hidayat samia saragi Sari, Suzanna Sasmito, Adi satriya wahyu firmandani, satriya Satriya Wahyu Firmandhani Septana Bagus Pribadi Septana, Septana Simarmata, Karina Siti Roudhotul Jannah, Siti Roudhotul Sri Yuliani Sri Yuliani Subrata Aditama Kittie Aidon Uda sukawi sukawi Suryono Suryono Sutrati Melissa Malik Suzanna Ratih Sari Suzanna Ratih Sari Vakumoro, Adityo Fajar Wahyu Setia Budi Wibowo, Danang Rujito Wijayanti Wijayanti Wingky Aseani Wiwik Setyaningsih Yashinta I.P. Hematang Yudi Kurnia Yulita, Reza Alvi