Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analisis Permasalahan Pembelajaran “Banyak Menulis” terhadap Minat Belajar Siswa di SD Azi Miftah Rizqi; Ilham Maulana Aditia; Iqbal Resa Artirestu; Muhammad Luthfi Setyawan Anshory; Deti Rostika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran menulis merupakan komponen yang penting di berbagai jenjang sekolah khususnya di sekolah dasar yang memiliki dampak langsung terhadap perkembangan literasi peserta didik yang terus berkelanjutan. Akan tetapi terdapat banyak sekali permasalahan-permasalahan yang sering timbul terkait minat belajar peserta didik dalam kegiatan menulis ini. Kegiatan menulis juga sering ditemukan pada kegiatan inti pembelajaran baik itu mata pelajaran bahasa Indonesia maupun mata pelajaran yang lainnya dan tentu saja intensitas serta kekreativitas anda dalam menulis berbeda-beda sesuai dengan tuntutan mata pelajaran tersebut. Tujuan dari analisis ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang sering timbul dalam pembelajaran menulis ini, penyebab permasalahan-permasalahan tersebut dapat terjadi serta solusi yang kami berikan yang menyesuaikan dengan bagaimana cara meningkatkan minat peserta didik dalam hal menulis. Analisis ini digunakan dengan mempertimbangkan permasalahan-permasalahan yang sering terjadi dalam kegiatan pembelajaran menulis di sekolah dasar seperti keterfokusan seorang guru terhadap tata cara penulisan yang baku, penggunaan teknologi yang minim, kurikulum yang sangat ketat dan lain sebagainya. Pembelajaran menulis yang terfokus pada suatu aturan tata bahasa atau struktur teks seringkali menimbulkan kurangnya minat bagi peserta didik yang akhirnya berakibat terhadap kurangnya minat mereka terhadap menulis juga. Selain itu juga dalam hal variasi yang sering dilakukan oleh guru kurang terjadinya umpan balik kepada peserta didik yang berakibatkan peserta didik makin tidak termotivasi untuk meningkatkan minat belajar siswa khususnya pada kegiatan menulis ini. Diharapkan dengan analisis ini akan membantu mengidentifikasi bagaimana permasalahan-permasalahan yang sering timbul dalam kegiatan pembelajaran menulis, penyebab dari permasalahan-permasalahan tersebut serta solusi yang diberikan oleh kami agar minat belajar dalam menulis peserta didik dapat meningkat serta mempersiapkan mereka untuk sukses dalam literasi dan komunikasi di masa depan.
Menanamkan Kedisiplinan pada Siswa SD Melalui Tema 6 Subtema 3 Pembelajaran 6 Kelas 2 Afa Zahra; Sefhiana Andara; Zulfa Ishmah Rahadatul Aisy; Deti Rostika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi dan pendekatan yang efektif dalam menanamkan kedisiplinan pada siswa SD kelas 2 melalui penerapan Tema 6, Subtema 3 "Pembelajaran 6" dalam kurikulum. Kedisiplinan merupakan aspek penting dalam pengembangan siswa, yang membantu mereka mengembangkan kebiasaan baik, keteraturan, dan tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data, observasi, studi literatur dan analisis dokumen. Data yang digunakan terdiri dari bahan ajar, rencana pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian yang terkait dengan Tema 6, Subtema 3 "Pembelajaran 6" untuk siswa kelas 2 di sekolah dasar. Melalui pendekatan yang terintegrasi dengan Tema 6, Subtema 3 "Pembelajaran 6", siswa dapat belajar nilai-nilai kedisiplinan secara langsung dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya penerapan strategi dan pendekatan yang tepat, guru dapat menjadi agen yang efektif dalam menanamkan kedisiplinan pada siswa SD kelas 2 dan membantu mereka mengembangkan sikap disiplin yang positif.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Jigsaw untuk Mengetahui Pemahaman Siswa pada Materi IPA di Kelas 5 Farina Trias Alwasi; Shalaisa Saputri; Widianti Nurohmah; R. Deti Rostika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pembelajaran di MIN 1 Bandung yang masih bersifat konvensional sehingga menimbulkan kondisi belajar yang membosankan dan menurunkan motivasi belajar siswa. Penelitiaaan ini bertujuan untuk mengetahu pemahaman siswa pada materi ipa di kelas 5 dengan menggunakan model pembelajaran cooperative jigsaw. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data yakni observasi dan pengumpulan data hasil tes evaluasi peserta didik. Data hasil evaluasi meunjukkan rata-rata nilai siswa yaitu sebesar 81,87 dengan nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 60. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan pemahaman materi pembelajaran siswa kelas 5 di MIN 1 Bandung.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Untuk Siswa Kelas III SD pada Mata Pelajaran Matematika dan SBDP Hikmatul Ghina; Hilda Fahira; Larasati Dewi; Deti Rostika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demi tercapainya tujuan pembelajaran yang diinginkan seorang pendidik harus kreatif dalam memilih model pembelajaran yang sesuai dengan materi dan tujuan pembelajaran. Model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achieviement Divisions (STAD) dapat dijadikan sebagai model pembelajaran yang dapat membantu siswa, seperti untuk pembelajaran matematika dan SBDP. Analisis keberhasilan penggunaan model pembelajaran STAD pada pembelajaran matematika dan SBDP ini didasarkan pada hasil penelitian dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan model STAD dapat meningkatkan kualitas belajar siswa, salah satunya pada hasil belajar siswa, di mana dari hasil pengerjaan soal siswa mampu mengerjakan soal dengan nilai rata-rata siswa diatas KKM. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD ini dapat membantu siswa dalam meningkatkan hasil belajar siswa, meningkatkan keaktifan siswa, memotivasi siswa serta dapat berfungsi untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, berdisiplin, dan bekerja sama.
Penggunaan Model Realistic Mathematic Education terhadap Hasil Belajar Kelas Enam dalam Materi Statistika Jannah Mutiarani Pradana; Tita Aulia; Syafa Herdiani; Deti Rostika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini dibuat untuk mengetahui hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika menggunakan model Realistic Mathematic Education (RME) dalam materi statistika dikelas enam SD. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dimana penelitian ini berfokus pada hasil dilapangan dengan didukung data dan sumber-sumber terkait. Hasil penilitian ini menunjukan bahwa model Realistic Mathematic Education (RME) ini sangat memadai untuk digunakan pada kelas enam dalam pembelajaran statistika dibuktikan dengan hasil capaian peserta didik menunjukan kearah positif dimana sebagian besar peserta didik berhasil melampaui batasan nilai yang telah ditentukan. Peserta didik juga mampu memahami keseluruhan materi dengan baik, dan dapat mengaplikasikan pemahamannya kepada soal yang telah diberikan.
Pengaruh Model Project Based Learning terhadap Motivasi Belajar Siswa Melani Khalimatu Sa'diyah; Nandia Kiranti; Putri Nur Anggraeni; Deti Rostika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pengaruh model project based learning pada motivasi belajar siswa. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan studi tinjauan literatur mengenai media pembelajaran, motivasi, dan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengukur pembelajaran siswa di tingkat sekolah memungkinkan identifikasi kesiapan siswa untuk sukses di masa depan mereka. Selanjutnya, sehubungan dengan permasalahan motivasi belajar siswa yang telah menyatakan rendahnya tingkat motivasi belajar untuk dapat memecahkan masalah kehidupan nyata, melalui studi evaluasi kami menangkap bahwa PBL dapat memiliki dampak jangka panjang yang positif pada siswa bahkan setelah mereka lulus dan dapat oleh karena itu dianggap sebagai solusi untuk membangun kompetensi kehidupan nyata seperti komunikasi yang tepat, kolaborasi, kecerdasan emosional, dan pemecahan masalah. Melalui penelitian kami, terungkap lebih lanjut bahwa siswa lebih memilih PBL sebagai alat pembelajaran karena tingkat interaksi yang disediakan dan sikap positif terhadap pembelajaran
Analisis Permasalahan Kesulitan Belajar Pada Siswa ABK Kelas 2 di SDN Permata Biru Dina Siti Hanifa; Deti Rostika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesulitan belajar pada siswa dapat disebabkan oleh gangguan perilaku, gangguan dengan ketidakstabilan emosi dapat memberikan risiko yang tinggi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi sebagai primer, dan studi literatur sebagai sekunder. Dengan metode deskriptif kualitatif, merumuskan suatu masalah dalam penelitian untuk menggambarkan suatu situasi secara luas, mendalam, dan merinci. Pada proses pembelajaran, pasti akan selalu ada masalah yang muncul walaupun sebaik apapun meskipun telah merancang dan menciptakan kelas yang positif. Maka yang perlu dilakukan oleh guru yaitu untuk memiliki alternatif cadangan sebagai strategi dalam mengelola kelas. ketidakstabilan emosi dapat menyebabkan risiko yang cukup tinggi. Ketika seseorang memiliki tekanan-tekanan eksternal dan internal cukup besar, maka kemampuan dalam mengatasi masalah akan terjadi gangguan. Peran seorang guru sebagai pendidik memiliki tanggung jawab agar dapat mengembangkan setiap siswa di sekolah
Pengaruh Penggunaan Blok Pecahan pada Hasil Belajar Siswa Kelas 2 di SDN Permata Biru Devi Asriani; Deti Rostika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh menggunakan blok pecahan pada hasil belajar siswa kelas 2 di SDN Permata Biru pada mata pelajaran matematika materi pecahan. Diketahui bahwa siswa masih kesulitan dalam memahami mata pelajaran matematika, salah satunya pada materi pecahan. Hal tersebut dibuktikan peneliti dengan hasil belajar siswa yang masih rendah terhadap materi pecahan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata skor sebelum menggunakan media pembelajaran dan setelah penggunaan media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran blok pecahan terhadap hasil belajar siswa dan motivasi belajar siswa.
Implementasi Permainan Lempar Dadu dalam Pembelajaran Matematika Materi Diagram Turus di SDN Permata Biru Dinda Rahma; Deti Rostika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh metode permainan lempar dadu dalam pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif sebagai jenis penelitiannya dan siswa kelas I (satu) SDN Permata Biru sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh mata pelajaran matematika yang dianggap sulit sehingga perlu adanya inovasi untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Salah satunya dengan media dadu yang diterapkan pada materi diagram turus sebagai media untuk memperoleh data. Hasil belajar ditunjukkan dari adanya media dadu dan permainan lempar dadu menunjukkan ini mencapai hasil yang efektif dan maksimal. Metode dan penggunaan media ini meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan menciptakan motivasi belajar siswa.
Difficulties of Elementary School Students in Solving Line and Angle Material Problems Using a Protractor Galuh Nur Insani; Haldini Reygita; Mutia Ade Syafitri; Deti Rostika
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2023): July 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v2i2.614

Abstract

Mathematics is a structured science which includes the basics of calculating, measuring, and depicting the shape of learning objects. Mathematics itself has a uniqueness that makes it different from learning in general. Information was obtained that students had difficulty learning geometry on things that were more conceptual in nature. The purpose of this study was to be able to find out the extent to which students' ability to solve problems measuring lines and angles using a protractor. This study used a type of qualitative research method in which the researcher made observations and collected data at one of the elementary schools in the Panyileukan area. Based on the research conducted, it can be seen that there are still many students who have difficulty working on problems measuring lines and angles using a protractor in mathematics.