Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PERAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN NILAI – NILAI PANCASILA Ahmad Arif Fadilah; anisa, Siti Nailatus Syifa; Zelena Putri Dinata
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i5.9827

Abstract

The role of teachers in implementing Pancasila values is essential in shaping students' character aligned with the foundational values of the Indonesian nation. This study aims to analyze teachers' roles in integrating Pancasila values into the teaching and learning process in schools. The research employs a qualitative method with a case study approach in several secondary schools. Data were collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed using thematic analysis techniques. The findings reveal that teachers play a strategic role in instilling Pancasila values through character-based teaching, providing concrete examples in daily life, and managing a conducive learning environment. However, the main challenge faced is the lack of specific training for teachers to understand and effectively implement these values. The study concludes that to strengthen the implementation of Pancasila values, continuous support from schools and the government is necessary through training and relevant curriculum development.
THE PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR Rico Fernanda Eristiawan; Ahmad Arif Fadilah; Muhamad Fahmi; Hady Fadhilah Hasan
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i5.9837

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur, yang melibatkan pengumpulan data dari berbagai sumber seperti jurnal, e-book, dan artikel, tanpa melakukan riset lapangan. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Discovery Learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Discovery Learning mampu mengubah pola pembelajaran dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa. Siswa menjadi lebih aktif dalam menemukan konsep, memecahkan masalah, dan berpartisipasi dalam pembelajaran. Model ini juga meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan rasa percaya diri siswa, serta menciptakan pembelajaran yang lebih menyenangkan dan bermakna. penelitian ini adalah bahwa Discovery Learning merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Model ini dapat diterapkan pada berbagai materi pembelajaran, dengan mempertimbangkan kesesuaian dan esensi dari materi tersebut, guna menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan bermakna. Kata Kunci : Discovery Learning, Berpikir Kritis, Strategi Pembelajaran. Abstract This study aims to analyze the application of the Discovery Learning learning strategy in improving the critical thinking skills of elementary school students. The method used is a literature study, which involves collecting data from various sources such as journals, e-books, and articles, without conducting field research. The data obtained are analyzed to evaluate the effectiveness of the Discovery Learning learning model. The results of the study indicate that the Discovery Learning model is able to change the learning pattern from teacher-centered to student-centered. Students become more active in finding concepts, solving problems, and participating in learning. This model also improves students' critical thinking skills, creativity, and self-confidence, as well as creating more enjoyable and meaningful learning. this study is that Discovery Learning is an effective learning strategy to improve students' critical thinking skills. This model can be applied to various learning materials, considering the suitability and essence of the material, in order to create active, creative, and meaningful learning. Keywords: Discovery Learning, Critical Thinking, Learning Strategies.
ANALISIS PENGGUNAAN METODE EKSPERIMEN PADA PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR Ahmad, Fika Fauziah; Shabrina Nurachman; Fitri Auliyah; Ahmad Arif Fadilah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i5.9845

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penggunaan metode eksperimen dalam pembelajaran IPA (IPA) di sekolah dasar. Metode eksperimen ini memberikan pengalaman langsung dan interaktif serta dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian dilakukan melalui observasi dan wawancara terhadap guru dan siswa di beberapa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode eksperimen dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman konsep ilmiah siswa. Namun untuk memaksimalkan efektivitas metode ini, ada beberapa kendala yang harus diatasi, seperti kurangnya sumber daya pendidikan dan kurangnya waktu mengajar.Kata kunci : penggunaan, metode eksperimen, sekolah dasar.
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH BELAJAR SISWA DI SDN CIAKAR Mutia, Riska; Siti Kadziyah; Siti Rosiha; Ahmad Arif Fadilah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i5.9846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa di SDN Ciakar. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa secara signifikan. Dengan demikian, PBL dapat dijadikan alternatif dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Kata Kunci : Problem Based Learning (PBL)
ANALISIS PENERAPAN METODE GAMES EDUCATION DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Brilianti, Shafaa; Ahmad Arif Fadilah; Metha Rahmatika; Galuh Puspita
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i5.9871

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran berbasis Games Education dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Games Education memadukan elemen bermain dan belajar melalui media permainan fisik, seperti ular tangga dan monopoli, serta media digital, seperti aplikasi Quizizz. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan ini menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan bermakna, sehingga mampu meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa secara signifikan. Permainan ini juga mendorong siswa untuk lebih antusias, memahami materi, dan terlibat aktif dalam pembelajaran. Namun, implementasi Games Education menghadapi beberapa tantangan, seperti durasi permainan yang panjang, keterbatasan cakupan materi, serta kendala teknis terkait perangkat dan jaringan internet. Dengan perencanaan dan penyesuaian yang baik, metode ini menjadi inovasi yang efektif untuk mendukung pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis permainan dapat menjadi strategi yang relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi siswa di sekolah dasar. Kata Kunci: Games Education, Motivasi Belajar Abstract This research aims to analyze the effectiveness of Games Education-based learning in increasing elementary school students' learning motivation. Games Education combines elements of play and learning through physical game media, such as snakes and ladders and monopoly, as well as digital media, such as the Quizizz application. The results of the study show that this approach creates an interactive, fun and meaningful learning atmosphere, thereby significantly increasing student motivation and learning outcomes. This game also encourages students to be more enthusiastic, understand the material, and be actively involved in learning. However, the implementation of Games Education faces several challenges, such as the long duration of the game, limited material coverage, and technical obstacles related to devices and internet networks. With good planning and adjustments, this method becomes an effective innovation to support learning at the elementary school level. This research concludes that game-based learning media can be a relevant strategy for improving the quality of learning and student achievement in elementary schools. Keywords: Games Education, Motivation to Learn
IMPLEMENTASI METODE DISKUSI TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA Salsabila, Annisa; Ahmad Arif Fadilah; Fachri Noor Said; Syilla Syakilla
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i6.9877

Abstract

Jurnal ini membahas implementasi metode diskusi dalam pembelajaran dan pengaruhnya terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Melalui analisis mendalam, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip utama yang mendukung keberhasilan penerapan metode diskusi dalam menciptakan pengalaman pembelajaran yang interaktif dan bermakna. Metode penelitian melibatkan tinjauan literatur, studi kasus, dan analisis data hasil belajar siswa untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang efektivitas metode diskusi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa metode diskusi mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, memperkuat pemahaman konsep, dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis serta kolaboratif. Dengan memahami prinsip-prinsip yang mendasari keberhasilan metode ini, pendidik dapat lebih terarah dalam merancang dan mengimplementasikan pembelajaran yang relevan dan efektif. Implikasi praktis dari penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan strategi pembelajaran yang mendukung peningkatan hasil belajar siswa dan pencapaian tujuan pendidikan secara optimal.
ANALISIS PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN ABAD 21 PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Intan Azarah; Amanda Khofifah; Muhammad Fikri Fahruddin; Ahmad Arif Fadilah; Abimanyu Ramdhan Bhaskara Widarsana
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i7.9975

Abstract

Untuk mengembangkan kapasitas generasi penerus bangsa dalam hal pemikiran ilmiah dan inovasi teknologi, pendidikan sangat penting di abad ke-21. Pemerintah telah memulai sejumlah inisiatif, seperti menerapkan pendekatan saintifik ke dalam proses pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan langkah-langkah dan hasil pengajaran keterampilan abad ke-21 kepada siswa sekolah dasar dengan menggunakan pendekatan saintifik. Penelitian ini menggunakan metodologi telaah pustaka atau penelitian kepustakaan. Pengumpulan data menggunakan berbagai sumber pustaka, termasuk referensi, temuan penelitian sebelumnya yang sebanding, makalah, catatan, dan jurnal yang berkaitan dengan masalah yang sedang dihadapi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, bahwa pelaksanaan pembelajaran dapat diterapkan menggunakan pendekatan saintifik yaitu kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, dan mengomunikasikan untuk mengembangkan keterampilan abad 21 yang meliputi berpikir kritis, kreativitas, berkomunikasi, dan bekerja sama. Kata kunci: Pendekatan Saintifik, Keterampilan Abad 21, Sekolah Dasar
ANALISIS PERAN GURU DALAM IMPLEMENTASI PROJECT-BASED LEARNING DI SEKOLAH DASAR Ahmad Arif Fadilah; Ahmad Nazrian Nico; Orin Wiyanti; Revala Wilya Dwi Sulanda
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i7.9977

Abstract

Abstrak Studi ini mengeksplorasi tantangan yang berkembang dalam menciptakan sistem pendidikan yang inovatif dan relevan, dengan fokus pada Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) sebagai model signifikan yang mempromosikan pengalaman belajar yang aktif dan kolaboratif. Penelitian ini menekankan peran penting guru dalam efektivitas PjBL, menyoroti tanggung jawab mereka tidak hanya dalam menyampaikan konten tetapi juga dalam membina lingkungan belajar yang memotivasi dan menginspirasi bagi siswa. Guru sangat penting dalam merancang, menerapkan, dan mengevaluasi proyek yang meningkatkan pengalaman belajar siswa. Keberhasilan implementasi PjBL bergantung pada pemahaman guru tentang konsep dan kemampuan mereka dalam memilih proyek yang selaras dengan kurikulum dan karakteristik unik siswanya. Studi ini menggarisbawahi pentingnya guru sebagai garda terdepan pendidikan, mengadvokasi keterlibatan aktif mereka dalam menciptakan suasana belajar yang menarik yang mendukung pendekatan PjBL. Temuan menunjukkan bahwa keterlibatan guru yang efektif sangat penting untuk memaksimalkan manfaat pembelajaran berbasis proyek, yang pada akhirnya mengarah pada peningkatan hasil pendidikan bagi siswa. Kata kunci: Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL). Peran Guru, Sistem Pembelajaran Inovatif, Pembelajaran Kolaboratif Abstract This study explores the growing challenges in creating innovative and relevant educational systems, focusing on Project-Based Learning (PjBL) as a significant model that promotes active and collaborative learning experiences. The research emphasizes the critical role of teachers in the effectiveness of PjBL, highlighting their responsibilities not only in delivering content but also in fostering a motivating and inspiring learning environment for students. Teachers are pivotal in designing, implementing, and evaluating projects that enhance students' learning experiences. The success of PjBL implementation is contingent upon teachers' understanding of the concept and their ability to select projects that align with the curriculum and the unique characteristics of their students. This study underscores the importance of teachers as the frontline of education, advocating for their active involvement in creating engaging learning atmospheres that support the PjBL approach. The findings indicate that effective teacher engagement is essential for maximizing the benefits of project-based learning, ultimately leading to improved educational outcomes for students Keywords: Project-Based Learning (PjBL), Teacher Role, Innovative Learning Systems, Collaborative Learning, Educational Outcomes
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF (COOPERATIVE LEARNING) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Ahmad Arif Fadilah; Galang Al Ayubi; Syifa Azzahra; Sindi Enjelina
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i8.10007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif terhadap motivasi belajar peserta didik melalui studi literatur. Motivasi belajar yang tinggi merupakan faktor penting dalam meningkatkan keterlibatan dan pencapaian peserta didik. Model Pembelajaran Kooperatif menjadi fokus penelitian ini karena pendekatan ini menekankan kerja sama dan interaksi sosial antar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan mencari dan menganalisis sumber-sumber yang relevan mengenai pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif terhadap motivasi belajar peserta didik. Berdasarkan temuan studi literatur, Model Pembelajaran Kooperatif memiliki potensi besar dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Peserta didik yang terlibat dalam pembelajaran kooperatif cenderung menunjukkan motivasi yang lebih tinggi, keterlibatan yang lebih aktif, dan minat yang lebih besar terhadap materi pelajaran. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti ukuran kelompok, interaksi antar anggota kelompok, peran pendidik, dan dukungan dari lingkungan pembelajaran. Oleh karena itu, perlu memperhatikan faktor-faktor ini dalam merancang dan mengimplementasikan Model Pembelajaran Kooperatif. Penelitian ini memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif terhadap motivasi belajar peserta didik melalui studi literatur. Implikasi praktis dan arah penelitian masa depan juga dibahas untuk memberikan panduan dalam menerapkan dan melanjutkan penelitian tentang Model Pembelajaran Kooperatif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan kontribusi yang positif dalam upaya meningkatkan motivasi belajar peserta didik
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PROBLEM BASED LEARNING Ahmad Arif Fadilah; Nuri Fadhillah; Nurul Khanifah; Pringga Dhani
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v11i8.10012

Abstract

Jurnal ini menyelidiki peningkatan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar melalui penerapan Problem Based Learning (PBL). Berbicara merupakan keterampilan mendasar yang memungkinkan individu mengungkapkan pikiran dan perasaan, dan penelitian ini menekankan pentingnya metode pengajaran yang efektif dalam mengembangkan keterampilan tersebut. Singkatnya, jurnal tersebut menggambarkan efektivitas Pembelajaran Berbasis Masalah dalam meningkatkan keterampilan berbicara di kalangan siswa sekolah dasar sambil mengatasi berbagai faktor yang mempengaruhi pengalaman belajar mereka.