Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Desain Media Carrdsight Berbasis Website dengan Pendekatan Social Emotional Learning Menggunakan Carrd.Co pada Materi Nilai Berkebhinekaan Global Sri Murni; Shafa Nur Azizah; Eis Tria Kurnia; Diana Anggraini
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 17 No. 1 (2024): Lentera
Publisher : STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/lentera.v17i1.1527

Abstract

This research is motivated by the development of the industrial revolution 4.0 era and the need for teaching materials to improve student character based on the independent curriculum. Therefore, a design and trial of website-based Carrdsight teaching materials with a Social Emotional Learning (SEL) approach on Pancasila Student Profile material on Global Diversity Values was designed. This research is a Research and Development (R&D) study using the Borg & Gall procedure design. This research was conducted in SMP Yayasan Pendidikan Panjang Lampung. The subjects of this research were media design experts and seventh grade students of SMP Yayasan Pendidikan Panjang Lampung. The object of this research is Media Carrdsight teaching materials with SEL approach on Pancasila Student Profile material on Global Diversity Value. The data taken in this study are validity and response questionnaire data. The collected data were analysed using qualitative and quantitative descriptive analysis. The developed website media was declared very valid with a percentage of 83.52% by media experts and material experts, a practicality assessment of 80.45% by Guidance and Counselling teachers and received a very good response with a percentage of 85% from students. Based on the results of the study, it can be concluded that the website-based Carrdsight teaching materials Carrd.co with the SEL approach on the Pancasila Student Profile material on Global Diversity Values developed are valid and good.
Penerapan Batas Usia Perkawinan Sebagai Upaya Perlindungan Terhadap Anak Sri Murni; Sri Purwaningsih
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2022): Juli : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1030.329 KB) | DOI: 10.55606/jurrish.v1i2.1282

Abstract

Marriage at the age of children has a negative impact on children's growth and development and causes non-fulfillment of children's basic rights. The purpose of this study is to analyze how the application of the age limit for marriage as an effort to protect children. Research method, using normative juridical research type, the type of data used is secondary data and supported by primary data, analysis method using qualitative discrete. The results of the study, Government policy in setting the minimum marriage limit for women from 16 years to 19 (nineteen) years.as stated in Law No. 16 of 2019 has gone through a process and various considerations. This is so that both parties are ready and mature from the physical, psychic and mental sides. Under certain circumstances, the Court may grant marriage dispensation in accordance with applicable laws and regulations, namely Supreme Court Regulation No. 5 of 2019 concerning Guidelines for Adjudicating Applications for Marriage Dispensation. Marriage dispensation for minors, is a study of the age limit for a person to marry, or the ideal age to enter the world of marriage. The age of marriage will affect many things on oneself and on the household to be built. The role of the courts through marriage dispensation is significant in providing protection to children. The court has the authority to allow or deny permission for a child to marry or not to marry.
Hak dan Kewajiban Para Pihak dalam Perjanjiian jual beii Menurut KUH Perdata: Rights and Obligations of the Parties in a Sale and Purchase Agreement According to the Civil Code Christina Bagenda; Stelvia W. Noya; Karman Jaya; Aniek Tyaswati Wiji Lestari; Sri Murni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6594

Abstract

Perjanjiian jual beii merupakan salah satu bentuk kontrak yang mengikat antara penjual dan pembeli, yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata). Dalam perjanjian ini, terdapat hak dan kewajiban yang jelas bagi kedua belah pihak, di mana penjual berhak menerima pembayaran atas barang yang diserahkan, sementara pembeli berhak atas jaminan kepemilikan dan kualitas barang tersebut. Selain itu, risiko dalam jua! beIijuga diatur dengan ketentuan yang berbeda-beda bergantung pada jenis barang yang diperjualbelikan. Risiko pada barang tertentu, misalnya, dapat berpindah ke pembeli meskipun barang tersebut belum diserahkan, sesuai dengan Pasal 1460 KUH Perdata, meskipun ketentuan ini mengalami penyesuaian berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung No. 3 Tahun 1963. Untuk barang tumpukan dan barang berdasarkan timbangan atau ukuran, risiko berpindah setelah barang tersebut dipisahkan atau diukur. Pengaturan ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi kedua belah pihak dalam menjalankan perjanjian jual beli. Dengan demikian, Perjanjiian jual beii yang mengatur hak, kewajiban, dan risiko berfungsi untuk menciptakan transaksi yang adil, transparan, dan saling menguntungkan.
PENENTUAN NILAI SPF (Sun Protection Factor) SEDIAAN LOTION EKSTRAK ETANOL KULIT ALPUKAT (Persea americana Mill.) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV Sri Murni; Rafita Yuniarti; Minda Sari Lubis; Anny Sartika Daulay
Jurnal Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): Februari
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tabir surya merupakan sediaan kosmetika yang digunakan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari, sehingga mencegah terjadinya gangguan kulit karena terpapar sinar matahari. Tujuan untuk mengetahui mutu simplisia, metabolit sekunder, ekstrak etanol kulit alpukat, karektristis sedian lotion serta aktifitas tabir suraya ekstrak kulit alpukat dan lotion ekstrak etanol kuliat alpukat melalu pemantaun mutu nilai SPF. Metode yang digunakan pada penelitian ini metode eksperimental. Pada ekstrak etanol kulit alpukat dan lotion ekstrak etanol ditentukan nilai SPF dengan spektrofotometri UV. Yang diukur pada panjang gelombang 290-390nm dengan interval 5 nm evaluasi mutu fisik dilakukan terhadap uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar dan daya lekat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simplisia kulit alpukat memiliki kadar air 4,7%kadar sari larut dalam air 25,5% kadar sari larut dalam etanol 22,6 % kadar abu total 3,55%, kadar abu tidak larut asam 0,5 % secara keseluruhan memenuhi standar MMI, dengan kandungan senyawa kimia berupa golongan flavonoid, saponin, dan triterpenoid. Uji SPF sediaan lotion ekstrak etanol kulit alpukat dibuat pada konsentrasi 0,3%; 0,36%; 0,48% dengan hasil berturut-turut 9,974; 9,934; 18,8. Organoleptis sediaan lotion secara keseluruhan memiliki bentuk kental dengan warna kecoklatan serta aroma mawar, pH homogen 6, viskositas lotion 1000ppm: 7740Cp; 3000ppm: 2310Cp; 4000ppm: 5890Cp; 5000ppm: 8770 daya sebar lotion dari konsentrasi 3000ppm: 4cm; 4000ppm: 6cm; 5000ppm: 7cm, daya lekat lotion dari konsentrasi 3000ppm: 4,12 dtk; 4000pm: 4,39 dtk; 5000ppm: 4,48 dtk.
HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN PAGI DENGAN KONSENTRASI BELAJAR Sukati Saidin; Y. Krisdinamurtirin; Ance Murdiana; Moecherdiyatiningsih Moecherdiyatiningsih; Lies Darwin Karyadi; Sri Murni
Penelitian Gizi dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research) JILID 14 (1991)
Publisher : Persagi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/pgm.v0i0.2204.

Abstract

Telah dilakukan penelitian Hubungan Kebiasaan Makan Pagi dan Konsentrasi Belajar Pada Anak Sekolah Dasar di 10 Sekolah Dasar di wilayah Kabupaten Bogor. Sampel penelitian diambil anak sekolah dasar kelas 4, 5 dan 6 dengan umur antara 9-14 tahun. Sampel dipilih anak yang sehat (bebas dari penyakit menahun) mempunyai status gizi normal. Sampel dikelompokkan menjadi 4 yaitu: (1) kelompok makan pagi tidak anemia (MP-TA). (2) Kelompok makan pagi anemia (MP-A). (3) Kelompok tidak makan pagi tidak anemia (TMP-TA). (4) Kelompok tidak makan pagi anemia (TMP-A). Sebelum dilakukan matching (berpasangan) berdasarkan jenis kelamin, umur dan asal sekolah, kelompok MP-TA terdiri dari 120 anak, MP-A sebanyak 84 anak, kelompok TMP-TA sebanyak 93 anak dan kelompok TMP-A sebanyak 95 anak. Setelah dipasangkan (matching) berdasarkan jenis kelamin, umur dan kelas yang sama untuk masing-masing kelompok diperoleh 57 pasang. Terhadap semua anak (sebelum dan sesudah dipasangkan) dilakukan test konsentrasi yang dilakukan pada jam yang sama yaitu pukul 9.00 pagi. Cara yang digunakan untuk uji konsentrasi adalah cara Bourdon, cara digit symbol tanpa dan dengan gangguan. Rata-rata hasil test konsentrasi dengan cara Bourdon untuk ke-4 kelompok sebagai berikut: 97.6, 92.4, 91.6 dan 90.1 (untuk lembar pertama) dan 112.3, 106.2, 110.3 dan 108.7 (untuk lembar kedua) masing-masing untuk kelompok MP-TA, MP-A, TMP-TA, dan TMP-A (tidak berpasangan). Dengan menggunakan uji-t test ternyata hasil test konsentrasi belajat dengan cara ini tidak berbeda nyata (P<0.05). Rata-rata hasil test konsentrasi belajar keempat kelompok setelah berpasangan untuk lembar pertama masing-masing sebesar 96.4, 95.1, 90.4 dan 90.1 dan sebesar 110.1, 109.9, 111.5 dan 107.3 (untuk lembar kedua). Hasil uji statistik dengan anova juga tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna (P<0.05). Rata-rata hasil test konsentrasi keempat kelompok (tidak berpasangan), dengan cara digit symbol tanpa dan dengan gangguan menunjukkan angka sebagai berikut: 37.5, 34.3, 35.0 dan 29.1 (tanpa gangguan) dan 40.7, 38.5, 38.9 dan 32.2 (dengan gangguan). Hasil uji statustik dengan t-test menunjukkan bahwa ada perbedaan yang sangat nyata antara kelompok yang diuji (P 0.01), kecuali antara kelompok MP-TA dengan TMP-TA, perbedaannya hanya nyata P < 0.05 (tanpa gangguan). Sedangkan hasil uji statistik test konsentrasi dengan gangguan, yang tampak berbeda nyata hanya antara kelompok TMP-TA dengan TMP-A dan antara MP-A dengan TMP-A, untuk kelompok MP-TA dengan MP-A dan MP-TA dengan TMP-TA, tidak ada perbedaan yang nyata. Rata-rata hasil uji konsentrasi keempat kelompok (berpasangan), dengan cara digit system adalah berturut-turut 36.5, 34.3, 35.0 dan 29.1 (tanpa gangguan) dan 39.8, 38.5, 38.9 dan 32.2 (dengan gangguan). Hasil uji statistik keempat kelompok (berpasangan) dengan menggunakan uji Anova menunjukkan bahwa kebiasaan makan pagi dan keadaan anemia berpengaruh nyata pada konsentrasi belajar dengan nilai F=8.142 dan 7.861. Daru uji Anova tampak bahwa ada interaksi nyata antara kebiasaan makan pagi dengan anemia terhadap konsentrasi belajar anak. Hal ini menunjukkan bahwa anak yang tidak biasa makan pagi dan menderita anemia sangat merugikan, karena kelompok ini ternyata mempunyai daya konsentrasi paling rendah. Dapat disimpulkan bahwa kebiasaan tidak makan pagi dan keadaan anemia berpengaruh nyata terhadap konsentrasi belajar anak sekolah.
Tanggung Jawab Perdata dalam Kasus Wanprestasi dan Perbuatan Melawan Hukum : Civil Liability in Cases of Default and Unlawful Acts Markus Suryoutomo; Mohammad Solekhan; Sri Murni; Hamdani; Saryana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 4: April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i4.7261

Abstract

Tanggung jawab perdata adalah konsep yang sangat penting dalam hukum yang berhubungan dengan kewajiban seseorang untuk memberikan ganti rugi akibat perbuatannya yang merugikan pihak lain. Dalam sistem hukum Indonesia, wanprestasi dan perbuatan melawan hukum adalah dua sumber utama yang dapat menyebabkan timbulnya tanggung jawab perdata. Wanprestasi merujuk pada kegagalan dalam memenuhi kewajiban yang terdapat dalam suatu perjanjian, sedangkan perbuatan melawan hukum mencakup tindakan yang melanggar norma hukum yang berlaku dan menyebabkan kerugian bagi pihak lain. Artikel ini bertujuan untuk membahas berbagai aspek tanggung jawab perdata dalam konteks wanprestasi dan perbuatan melawan hukum, serta dampaknya dalam hukum perdata Indonesia. Dengan pendekatan yuridis normatif, artikel ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana kedua hal tersebut berkontribusi terhadap timbulnya tanggung jawab perdata dan bagaimana hukum memberikan perlindungan kepada pihak yang dirugikan dalam hal ini.
Hubungan Penggunaan Media Sosial Dengan Kejadian Insomnia Pada Mahasiswa/I Prodi Kesehatan Masyarakat Sri Murni; Susy Sriwahyuni; Maiza Duana; Marniati; yulizar
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i01.1063

Abstract

Perkembangan pesat media sosial memengaruhi gaya hidup digital mahasiswa, termasuk pola tidur yang terganggu. Paparan cahaya biru dari perangkat elektronik dan stimulasi kognitif akibat interaksi media sosial berpotensi menekan produksi melatonin dan mengaktifkan sistem saraf simpatik, sehingga memicu insomnia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan media sosial dengan kejadian insomnia pada mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 246 mahasiswa yang dipilih menggunakan rumus Slovin dari populasi 642 orang. Instrumen penelitian meliputi kuesioner penggunaan media sosial dan KSPBJ-IRS untuk mengukur insomnia. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square (α = 0,05). Hasil menunjukkan 91,5% responden mengalami insomnia, dan 87,0% merupakan pengguna aktif media sosial dalam sepekan terakhir. Terdapat hubungan signifikan antara durasi penggunaan media sosial dan kejadian insomnia (p = 0,003), di mana penggunaan lebih dari 7 jam per hari meningkatkan risiko insomnia. Platform seperti TikTok dan Instagram menjadi penyumbang utama gangguan tidur. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara intensitas penggunaan media sosial dengan kejadian insomnia. Disarankan mahasiswa membatasi penggunaan media sosial, terutama pada malam hari, serta menerapkan kebersihan tidur dan digital wellness untuk mencegah gangguan tidur.
Dividend Payout Ratio and Cost of Equity: A Case Study on the Industrial Sector of the Indonesia Stock Exchange Christian Candra Wijaya; Sri Murni
Digital Innovation : International Journal of Management Vol. 2 No. 4 (2025): Digital Innovation : International Journal of Management
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/digitalinnovation.v2i4.550

Abstract

The industrial sector plays a crucial role in driving Indonesia’s economic growth, yet it also faces challenges in optimizing capital structure and shareholder value. One key financial policy that reflects managerial decisions and investor perceptions is the dividend payout ratio, which may influence a firm’s cost of equity. This study aims to examine the effect of the dividend payout ratio on the cost of equity among industrial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020–2023 period. The research problem arises from inconsistent empirical evidence regarding whether higher dividend payments reduce or increase the cost of equity. Using a quantitative approach, secondary data were collected from annual financial reports, and samples were selected through purposive sampling, yielding 162 valid observations. Linear regression analysis was performed using EViews 13 software. The findings reveal a negative and statistically significant relationship between the dividend payout ratio and the cost of equity. The study concludes that higher dividend payouts can lower firms’ cost of equity, supporting the signaling theory.
Corporate Responsibility for Consumer Losses in Tte Digital Economy Era Anindya Bidasari; Dyra S Madhona; Sri Murni; Mieke Anggraeni Dewi; Darmawan Tri Budi Utomo
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 7 No. 4: October-2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i4.8948

Abstract

The development of the digital economy has created a major transformation in the patterns of interaction between businesses and consumers across various sectors, ranging from e-commerce and digital financial services to data-driven platforms. While this transformation provides convenience and efficiency in economic activities, it also presents serious challenges regarding legal protection for consumers. Issues such as data breaches, online fraud, and algorithmic manipulation have emerged as tangible risks resulting from the imbalance of power between digital corporations and users. This article aims to examine the legal responsibility of corporations in the context of the digital economy by employing a normative juridical approach through an analysis of relevant legislation, legal responsibility principles, and case studies on consumer rights violations in online environments. The findings indicate that although Indonesia has several legal instruments such as the Consumer Protection Law, the Electronic Information and Transactions Law, and the Personal Data Protection Law, their implementation still faces significant obstacles in law enforcement and inter-agency coordination. The complexity of cross-border jurisdiction and the weakness of online dispute resolution mechanisms further complicate corporate accountability. Therefore, strengthening regulations, establishing independent supervisory institutions, and increasing consumer legal awareness are necessary to create a balance between technological innovation and the protection of public rights in the rapidly evolving digital economy.
Desain Media Carrdsight Berbasis Website dengan Pendekatan Social Emotional Learning Menggunakan Carrd.Co pada Materi Nilai Berkebhinekaan Global Sri Murni; Shafa Nur Azizah; Eis Tria Kurnia; Diana Anggraini
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 17 No. 1 (2024): Lentera
Publisher : STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/lentera.v17i1.1527

Abstract

This research is motivated by the development of the industrial revolution 4.0 era and the need for teaching materials to improve student character based on the independent curriculum. Therefore, a design and trial of website-based Carrdsight teaching materials with a Social Emotional Learning (SEL) approach on Pancasila Student Profile material on Global Diversity Values was designed. This research is a Research and Development (R&D) study using the Borg & Gall procedure design. This research was conducted in SMP Yayasan Pendidikan Panjang Lampung. The subjects of this research were media design experts and seventh grade students of SMP Yayasan Pendidikan Panjang Lampung. The object of this research is Media Carrdsight teaching materials with SEL approach on Pancasila Student Profile material on Global Diversity Value. The data taken in this study are validity and response questionnaire data. The collected data were analysed using qualitative and quantitative descriptive analysis. The developed website media was declared very valid with a percentage of 83.52% by media experts and material experts, a practicality assessment of 80.45% by Guidance and Counselling teachers and received a very good response with a percentage of 85% from students. Based on the results of the study, it can be concluded that the website-based Carrdsight teaching materials Carrd.co with the SEL approach on the Pancasila Student Profile material on Global Diversity Values developed are valid and good.