Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Pemerintah Desa Melalui Tata Kelola Aset Desa Kushartono, Toto; Rohayatin, Titin; Kurnia, Dadan; Wulandari, Widuri; Munawaroh, Siti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i3.12963

Abstract

Pengelolaan aset desa merupakan sesuatu yang penting dan harus menjadi perhatian lebih dari Pemerintah Desa. Aset desa merupakan barang milik desa yang berasal dari kekayaan asli desa, dibeli atau diperoleh atas beban APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja) Desa atau perolehan hak lainnya yang sah. Pengelolaan aset desa dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat desa serta meningkatkan pendapatan Desa. Pengelolaan aset desa merupakan persoalan yang krusial, selain masalah anggaran dan keuangan desa. Apabila desa mampu melakukan pengelolaan aset secara baik dan berkelanjutan niscaya peran desa dalam pengentasan kemiskinan. Saat ini peran desa dalam mengelola assetnya masih belum berjalan maksimal. Hal ini dikarenakan beberapa factor seperti tingkat pemahaman, kepedulian, kepemimpinan dan tingkat pasrtisipasi masyarakat yang masih rendah. Pengelolaan aset desa selama ini hanya terbatas pada pencatatan saja. Belum sampai pada pengelolaan yang mampu menghasilkan pendapatan desa serta berdaya guna dalam jangka panjang. Program Studi Ilmu Pemerintahan melakukan pengabdian kepada masyarakat (Pengmas) berupa pendidikan dan pelatihan untuk memberikan wawasan kepada para aparatur pemerintah desa dalam mengelola aset desa. Pelaksanaan ini diikuti oleh berbagai perangkat desa yang berada di seluruh wilayah Indonesia.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung Barat Munawaroh, Siti; Wulandari, Widuri
Resolusi: Jurnal Sosial Politik Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Department of Political Science - Universitas Sains Al-Qur’an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/resolusi.v7i2.8479

Abstract

This study aims to determine and analyze how much influence service quality has on public satisfaction at the Population and Civil Registration Office of West Bandung Regency. The research method in this study is quantitative descriptive, with the Independent Variable being Service Quality with indicators of Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy. While the Dependent Variable is Public Satisfaction, with indicators. Conformity to expectations, Interest in revisiting, Willingness to recommend. Data collection techniques by means of surveys, observation and documentation. Based on the results of the study and discussion regarding the influence of service quality on public satisfaction at the Population and Civil Registration Office, it has an influence. Service Quality can explain the dependent variable, namely Public Satisfaction by 38.7%, while the remaining 61.3% is explained by other factors or variables. Thus, H0 is rejected and Ha is accepted.
SMART VILLAGE CONCEPT TRAINING IN WEST BANDUNG REGENCY VILLAGE GOVERNMENT Subagyo, Agus; Rohayatin, Titin; Pujilestari, Noer Apptika; Wulandari, Widuri
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v7i1.1603

Abstract

Community service carried out aims to provide an in-depth understanding between theory and practice regarding the smart village concept. This theme was chosen because villages in West Bandung Regency have the opportunity to realize village governance with the concept of smart village government. However, until now not all villages in West Bandung Regency have realized village governance with the concept of smart village government. This is because most of the village heads in West Bandung Regency are not aware of the strategic position and advantages of the infrastructure they have and the village head's weak understanding of strategies for realizing good governance. The method of implementing community service is done by providing material, lectures, focus group discussions, and evaluations. To make the smart village run optimally, the capacity of the village government is needed. Human resources play an important role in the realization of a smart village, of course, supported by facilities and infrastructure in the village. From the results of this community service, the village government in West Bandung Regency wants to make their village smart. For this reason, village government officials hope that education and training related to smart villages are often held.
Collaborative Governance dalam Meningkatkan Indeks Kebahagiaan Masyarakat (Index of Happiness) di Kota Bandung Agustina, Winda; Wulandari, Widuri
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 8 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpg.v8i3.3164

Abstract

This study aims to determine collaborative governance in increasing the index of people's happiness in the city of Bandung. The happiness index for the city of Bandung has increased from 2014 to 2018. However, in 2019-2020 there was no measurement of the happiness index in the city of Bandung. The community happiness index in 2019-2020 can experience a decline, this is due to the impact of 10 community happiness index benchmarks in the city of Bandung. This research uses the theory from Ansel and Gash which looks at governance collaboration in 4 stages namely initial conditions, institutional design, facilitative leadership, and collaboration processes. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that: 1) the initial conditions, collaboration can be carried out by both parties according to needs, 2) there is no specific institutional design that houses the happiness index, 3) the Bandung City Cooperation Field acts as an intermediary between the government and the collaborating parties, 4) there has been a collaboration of municipal, group and individual internal governance.
Implementasi Kebijakan Digitalisasi Desa Melalui Pendampingan UMKM di Desa Putridalem Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka AS, Zaenal Abidin; Setiawan, Agustina; Kurnia, Dadan; Rochaeni, Atik; Gunawan, Wawan; Wulandari, Widuri; Aprilian, Bunga; Sulaiman, Tatang; Zulfikar, Waluyo; Ristala, Harky; Febriansyah, Dicky; Aprimayanti, Risyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.485

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menjalankan kebijakan terkait digitalisasi desa melalui pendampingan dan sosialisasi kepada UMKM yang ada di Desa Putridalem Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka. Metode Kegiatan dengan cara pemberian materi, Focus Group Discussion (FGD), dan pendampingan pembuatan akun di e-commerce. Desa Putridalem memiliki potensi desa yang sangat baik, sehingga perlu dipromosikan kepada khalayak luas agar mendukung pertumbuhan ekonomi yang ada di Desa Putridalem. Untuk mendukung potensi desa maka perlu penguatan kapasitas UMKM yang ada di sana untuk memanfaatkan teknologi informasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini, Pemerintah Desa Putridalem bersama dengan UMKM memiliki akun sosial media dan marketplace sebagai platform untuk memasarkan produk secara lebih luas.
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TATA KELOLA SUMBER DAYA MANUSIA BAGI APARATUR PEMERINTAHAN DESA SE-KABUPATEN BANDUNG Rohayatin, Titin; Setiawan, Agustina; Kurnia, Dadan; Apptika Fuji Lestari, Noer; Munawaroh, Siti; Wulandari, Widuri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3615-3627

Abstract

Dalam konteks penyelenggaraaan pemerintahan daerah yang terpenting adalah bagaimana pemerintah desa mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mampu meningkatkan daya saing desanya. Hal tersebut hanya mungkin terwujud apabila urusan yang menjadi kewenangan desa dapat terlaksana dengan baik didukung oleh kemampuan sumber daya manusia dari aparatur desanya. Dengan demikian, Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unjani menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kapasitas dari aparatur pemerintahan desa di Kabupaten Bandung. Metode kegiatan yang dilakukan dengan 3 (tiga) tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Dalam pelaksanaan kegiatan melakukan pelatihan dan bimbingan teknis serta membuat standarisasi kompetensi dan sertifikasi profesi, pengembangan kerjasama pelatihan, pengembangan pembelajaran masyarakat melalui platform digital akademi desa 4.0 berbasis inovasi desa. Hasil kegiatan dapat dikatakan efektif karena mampu membantu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia bagi para Kepala Desa, Sekretaris Desa, Bendahara Desa, Perangkat Desa lainnya dan pendamping Desa dalam rangka tata kelola manajemen Pemerintah Desa dan tata Kelola Aset Desa dalam rangka peningkatan kualitas dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat.
SELEKSI TAMBAHAN UJIAN TERTULIS BAKAL CALON PEMILIHAN KEPALA DESA TAHUN 2021 DI WILAYAH KABUPATEN BANDUNG BARAT Setiawan, Agustina; Rohayatin, Titin; Kushartono, Toto; Kurnia, Dadan; Wulandari, Widuri; Munawaroh, Siti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i3.990-995

Abstract

Kualitas sumber daya manusia bakal calon kepala desa menentukan masa depan dari pemerintahan desa. Proses penyelenggaraan pemerintahan desa sangat ditentukan oleh kualitas kepala desa yang sedang berkuasa, karena hal ini berkaitan dengan proses perencanaan pembangunan serta pelayanan yang diberikan kepada masyarakat desa, serta kemajuan dan kesejahteraan dari masyarakat desa. Dalam pemilihan kepala desa di Kabupaten Bandung Barat, calon kepala desa sebelum dipilih langsung oleh masyarakat merka mengikuti test tertulis sebagai seleksi awal sebelum pemilihan kepala desa. Hal ini menjadi perhatian dari FISIP Unjani untuk dapat ikut serta dalam penyelenggaraan test tambahan tertulis yang dilakukan bagi bakal calon kepala desa di KBB. Harapannya dengan adanya test tertulis tambahan ini, para calon kepada desa yang maju dalam pemilihan kepala desa adalah calon-calon yang memiliki pengetahuan yang luas sehingga kedepannya mampu untuk memajukan desa yang bersangkutan. Pelaksanaan seleksi tambahan akademik ujian tertulis yang dilakasankan oleh FISIP Unjani berjalan lancar.
EVALUASI PENGEMBANGAN SDM PEMERINTAHAN MELALUI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DALAM MENDORONG CORE VALUES ASN BERAKHLAK DI KOTA SURABAYA Nia Dwi Yuniawanti; Widuri Wulandari
T JDP (JURNAL DINAMIKA PEMERINTAHAN) Vol 8 No 02 (2025): Agustus 2025
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jdp.v8i02.6506

Abstract

The development of human resources (HR) for state civil servants (ASN) is a strategic agenda in promoting bureaucratic reform that is adaptive and based on integrity. This study aims to evaluate the effectiveness of education and training (Diklat) programs in supporting the internalization of ASN BerAKHLAK core values in Surabaya City. The research employs a library research approach by reviewing relevant scientific literature, national regulations, and previous studies to obtain a comprehensive understanding of the issues being examined. The findings indicate that the Diklat program has made a positive contribution to improving ASN competence, work ethic, and professionalism, particularly in the values of public service, accountability, and collaboration. However, the implementation of adaptive and loyal values remains suboptimal, as reflected by low employee initiative, disciplinary violations, and the lack of exemplary leadership. To address these issues, the study recommends strengthening participatory training methods, increasing the intensity of mentoring and coaching, developing technology-based evaluation systems, and fostering cross-sector collaboration to build a more adaptive, disciplined, and service-oriented ASN work culture.
PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PELAYANAN PUBLIK DESA DI ERA DIGITAL 4.O (Studi Kasus Pemerintah Desa Ciburial Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung) Bayu Septiansyah; Widuri Wulandari; Wawan Gunawan; Atik Rochaeni
Jurnal Academia Praja Vol 6 No 2 (2023): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v6i2.1734

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang semakin pesat dalam usaha mengefektifkan layanan kepada masyarakat harus dilakukan sampai pada tingkat Desa. Teknologi informasi yang tercanggih sekalipun tidak ada yang mengoperasikan, maka akibatnya sistem informasi tidak berjalan maksimal. Penelitian dengan pendekatan metode kualitatif dengan lokasi penelitian di Desa Ciburial di Kabupaten Bandung. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi informasi dan komunikasi dalam pelayanan publik di era digital 4.0 di Desa Ciburial berupaya dilakukan semaksimal mungkin walaupun belum mampu berdampak ke masyarakat secara signifikan dan masih mengalami beberapa hambatan, salah satunya yaitu belum integrasinya data. Diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah dengan aparat desa sehingga menghasilkan sistem yang terintegrasi satu sama lainnya. Sistem yang sekarang dapat menjadi dasar untuk pengembangan sesuai dengan perubahan peraturan dari peraturan yang lama menjadi baru.
KAPASITAS PEMERINTAH DESA DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA DI DESA CIMANGGU KECAMATAN NGAMPRAH KABUPATEN BANDUNG BARAT Agustina Setiawan; Widuri Wulandari; Siti Munawaroh
Jurnal Academia Praja Vol 7 No 1 (2024): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v7i1.1814

Abstract

Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kapasitas pemerintah desa dalam pengembangan desa wisata di Desa Cimanggu Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat. Desa Cimanggu memiliki potensi wisata salah satunya sumber air panas. Namun potensi wisata ini belum dikembangkan dengan maksimal. Pemerintah Desa belum mampu melakukan pengembangan desa wisata sendiri. Belum banyak yang mengetahui objek wisata yang ada di Desa Cimanggu. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara, dokumentasi dan observasi. Penelitian dilakukan kurang lebih selama 5 bulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kapasitas Pemerintah Desa Cimanggu dalam pengembangan desa wisata belum berjalan optimal. Hal ini dilihat dari adanya komitmen bersama antara Pemerintah Desa dengan masyarakat melalui dibentuknya Pokdarwis; Kepemimpinan dari Kepala Desa Cimanggu sudah baik; Reformasi Peraturan di Pemerintah Desa Cimanggu yang berkaitan dengan desa wisata belum ada; Reformasi Kelembagaan yaitu dengan dibentuknya Pokdarwis; Kekuatan adanya keterlibatan masyarakat Desa Cimanggu dalam pengembangan objek wisata sedangkan untuk kelemahan perlu adanya keseriusan bersama antara Pokdarwis, Pemerintah Desa Cimanggu dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di Desa Cimanggu khususnya dalam hal promosi dan pendanaan. Kata Kunci: Kapasitas, Pemerintah, Desa Wisata