Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

KEMAMPUAN APARATUR PEMERINTAH DESA DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI DESA CEMPAKAMEKAR KECAMATAN PADALARANG KABUPATEN BANDUNG BARAT Agustina Setiawan; Widuri Wulandari; Siti Munawaroh
Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 8 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.949 KB) | DOI: 10.25157/moderat.v8i1.2602

Abstract

Pemerintahan Desa merupakan organisasi perpanjangan pemerintah pusat yang memiliki peran strategis untuk mengatur masyarakat yang ada di pedesaan demi mewujudkan pembangunan pemerintah. Disahkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa memberikan kesempatan kepada desa untuk mengurus tata pemerintahannya. Pengelolaan keuangan desa sangat penting karena Pemerintahan Desa akan diminta pertanggungjawabannya melalui laporan keuangan desa. Keuangan desa merupakan hak dan kewajiban dalam bentuk satuan uang, serta segala sesuatu baik berupa uang maupun barang yang dapat menjadi milik desa. Pengelolaan keuangan desa tentunya membutuhkan pengetahuan dan kemampuan. Tanpa kemampuan dan pengetahuan yang baik akan memunculkan permasalahan dalam pengelolaan keuangan desa. Desa Cempakamekar salah satu desa yang memerlukan pengetahuan tentang pengelolaan keuangan desa, dikarenakan pengetahuan aparatur pemerintah desa yang berada di sana masih rendah hal ini dilihat dari tingkat pendidikan yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kemampuan aparatur pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan desa, khususnya di Desa Cempakamekar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan langsung, wawancara dengan para informan secara mendalam dan dokumentasi. Unit analisis dari penelitian ini adalah Pemerintahan Desa Cempakamekar.
DAMPAK BEKERJA DARI RUMAH (WORK FROM HOME) DI INSTANSI PEMERINTAHAN Sufri Nuryamin; Widuri Wulandari
Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 8 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.701 KB) | DOI: 10.25157/moderat.v8i2.2707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak bekerja dari rumah (Work From Home) yang dilakukan oleh instansi pemerintahan khususnya pada lembaga Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Penerapan bekerja dari rumah merupakan sesuatu yang baru terjadi di lingkungan pemerintahan. Pada awal  pandemic Covid-19, baik instansi pemerintahan maupun swasta diharuskan untuk Work From Home (WFH). Jam kerja dan tanggung jawab para Aparatur Sipil Negara (ASN) berubah karena adanya penerapan WFH. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), merupakan instansi pemerintahan yang memiliki tanggung jawab salah satunya adalah melakukan pengawasan ke desa-desa dan daerah tertinggal di seluruh Indonesia, bersosialisasi dengan masyarakat desa. Namun dengan adanya WFH, mempengaruhi jam kerja dan tanggung jawab ASN Kemendes PDTT. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan aplikasi Nvivo dalam pengelolaan data wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu dampak bekerja dari rumah (Work From Home) di instansi pemerintahan, khususnya Kemendes PDTT dilihat dari tiga dimensi. Dimensi pertama yaitu dari dimensi ekonomi yaitu adanya pengurangan belanja pegawai karena tidak adanya pengeluaran untuk biaya perjalanan dinas dan juga biaya pengadaaan barang untuk rapat seperti pulpen, buku dan lainnya. Dari dimensi teknologi, para ASN lebih banyak menggunakan teknologi saat bekerja dengan demikian adanya penambahan pengetahuan terkait teknologi, dan yang terakhir sosial, karena keterbatasan gerak, kurangnya kunjungan ke desa-desa dan daerah hal ini mengakibatkan kurangnya interaksi dengan masyarakat secara langsung
DECONSTRUCTION OF ANIES BASWEDAN’S POLITICAL IMAGE ON TWITTER THROUGH THE HASHTAG #ANIESGABENERPEMBOHONG Arlan Siddha; Widuri Wulandari
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 8, No 1 (2023): JWP (Jurnal Wacana Politik) March
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jwp.v8i1.45019

Abstract

This paper aims to find out the deconstruction of a political image in the social media space with an interesting contemporary phenomenon to observe through #AniesGabenerPembong which was trending on Twitter in October, at the same time as the announcement of Anies Baswedan’s candidacy as a presidential candidate in 2024 by the NasDem Party. Social media as a means of two-way communication is used as a communication platform to shape the political image of elites or political parties. Twitter is one of the media that is used as a means to spread political messages quickly to form public opinion. This study uses a qualitative method with data analysis using the NVivo software on the NCapture feature to find the connection between #AniesGabenerPembohong and interactions created through Twitter social media accounts. This study shows that social media is used as a means for political elites and other users to spread political messages, in this case, to deconstruct the political image of Anies Baswedan and the NasDem Party and posts related to hashtags revolve around the topic of Anies’ failure as governor of DKI. Jakarta and efforts to degrade the NasDem party as the party that carries Anies Baswedan in the presidential election in 2024.
OPTIMALISASI SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PENERAPAN E-GOVERNMENT DI DESA WANTILAN Tinda Irawaty; Widuri Wulandari; Titin Rohayatin; Noer Apptika Fujilestar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Membangun Negeri
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pkm.v7i1.2909

Abstract

Community service carried out aims to improve the knowledge, abilities, and skills of village officials in e-government in administering government at the village level. Human Resource is an important factor in an organization. With various forms and objectives, the organization is made based on various visions for the benefit of the organization and in carrying out its mission it is managed and managed by employees. Implementation of village-level e-government as a form of village digitization so that villages become smart villages. This activity is carried out in three stages, namely the preparation stage in the form of socializing activities with village officials, the implementation stage is carried out by delivering material, focus group discussions (FGD) and training or tutors, and the last stage is an evaluation by asking participants about knowledge related to e-commerce. government. The results show that participants understand e-government but still need further guidance. Keywords: E-government, Human Resources, Village Government
ANALISIS PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI CALON APARATUR SIPIL NEGARA DI INDONESIA Widuri Wulandari
Lensa Vol 17 No 2 (2023): Jurnal LENSA Universitas Pramita Indonesia
Publisher : LPPM Universitas Pramita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to analyze the recruitment and selection process for Candidates for State Civil Apparatus (CASN) in Indonesia. CASN recruitment and selection problems in Indonesia in 2021, fraud, and KKN practices are still found. The research method used in this research is a literature review method using official and reliable secondary data. Data was obtained through books, journals, online news, and official websites. The results of this study indicate that the CASN recruitment and selection process in Indonesia has not gone well. KKN practices are still being found in Sulawesi and Lampung in 2021. Fraudulent acts were found carried out by unscrupulous Civil Servants (PNS). The use of the Computer Assisted Test (CAT) system aims to minimize KKN, however, KKN practices are still found in the 2021 CASN selection. Keywords: Recruitment, Selection, CASN
Pelatihan Manajemen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Bandung: (Tourism Management and Creative Economy Training in Bandung Regency) Agustina Setiawan; Titin Rohayatin; Iing Nurdin; Widuri Wulandari Wulan
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 1 (2024): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v6i1.52959

Abstract

Villages in Bandung Regency have the opportunity to realize tourism management and a creative economy. However, until now not all villages in Bandung Regency have been able to make this happen. This training aims to increase the knowledge of village government officials in tourism management and the creative economy. The implementation method is by providing material on tourism management and the creative economy, management training and workshops on tourism management and the creative economy, and Focus Group Discussions (FGD) with village government officials related to tourism management and the creative economy throughout Bandung Regency. As a result of the FGD, it was found that there are still several villages that have potential but have not been able to develop into tourist villages or realize a creative economy. This is due to the limited budget, knowledge, and infrastructure of the village. For this reason, further training is needed on the same theme. Keywords:  Management; Creative Economy; Village Government   Keywords:  Management; Creative Economy; Village Government ABSTRAK Desa yang ada di Kabupaten Bandung memiliki peluang untuk mewujudkan manajemen pengelolaan pariwisata dan ekonomi kreatif. Namun, sampai saat ini  belum seluruhnya desa di Kabupaten Bandung dapat mewujudkannya. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan aparatur pemerintah desa dalam manajemen pariwisata dan ekonomi kreatif. Metode pelaksanaan yaitu dengan cara pemberian materi tentang manajemen pariwisata dan ekonomi kreatif, pelatihan pengelolaan/ workshop manajemen pariwisata dan ekonomi kreatif dan Focus Group Discussion (FGD) dengan para aparatur pemerintah Desa terkait manajemen pariwisata dan ekonomi kreatif se-Kabupaten Bandung. Hasil dari FGD, ditemukan masih ada beberapa desa yang memiliki potensi, namun belum mampu untuk dikembangkan menjadi desa wisata, ataupun mewujudkan ekonomi kreatif. Hal ini dikarenakan keterbatasan anggaran, pengetahuan, dan infrastruktur dari desa. Untuk itu, diperlukan pelatihan lanjutkan dengan tema yang sama.
PENGARUH KINERJA PEGAWAI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI MAL PELAYANAN PUBLIK KOTA CIMAHI Munawaroh, Siti; Wulandari, Widuri
JURNAL PEMERINTAHAN, POLITIK ANGGARAN DAN ADIMINSTRASI PUBLIK Vol 3 No 2 (2023): JURNAL PEMERINTAHAN POLITIK ANGGARAN DAN ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jppadap.v3i2.5579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh kinerja pegawai terhadap kualitas pelayanan publik di Mal Pelayanan Publik Kota Cimahi. Keberadaan MPP yang masih baru di Kota Cimahi, masuknya Kota Cimahi dalam zona kuning, serta masih adanya keluhan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik di Kota Cimahi. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan Variabel Bebas (Independent Variable) adalah Kinerja Pegawai dengan indikator Kualitas, Kuantitas, Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab. Sedangkan Variabel Terikatnya (Dependent Variable) adalah Kualitas Pelayanan, dengan indikator Tangible, Reliability, Responsiviness, Assurance, Empathy. Teknik pengumpulan data dengan cara survey, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai pengaruh kinerja pegawai terhadap kualitas pelayanan publik di Mal Pelayanan Publik Kota Cimahi yaitu memiliki pengaruh. Kinerja Pegawai dapat menjelaskan variabel dependen yaitu Kualitas Pelayanan sebesar 72%, sedangkan sisanya sebesar 28% dijelaskan oleh faktor atau variabel lain. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima.
Pemberdayaan Masyarakat oleh BUMDes Mandiri Sejahtera Tengki di Desa Tengki Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes Khasanah, Mafrihatul; Fauzi, Lukman Munawar; Wulandari, Widuri
Jurnal Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi (JIPIKOM) Vol 6, No 2 (2024): JIPIKOM OKTOBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jipikom.v6i2.5211

Abstract

This research aims to determine and analyze community empowerment by BUMDes Mandiri Sejahtera Tengki in Tengki Village, Brebes District, Brebes Regency. The existing problem is that community empowerment through BUMDes carried out by the Tengki Village Government is not optimal, this can be seen from the management of BUMDes not fully involving the community.  This research method is qualitative and data collection techniques are carried out using observation, interviews, and documentation. The results of this research show that the community empowerment carried out by BUMDes Mandiri Sejahtera Tengki in Tengki Village, Brebes District, Brebes Regency has not been implemented optimally in terms of several aspects, namely: Human development has not provided training or guidance to the community and only focuses on training BUMDes administrators; community business development is only involved to the extent of borrowing funds from BUMDes savings and loans; environmental development has not been able to accommodate the village's potential; and institutional development is constrained by the implementation of the vision and mission and organizational structure and work procedures so that the main tasks are only adjusted to the AD/ART. The researcher's suggestion for BUMDes Mandiri Sejahtera Tengki is to take part in training related to BUMDes, community empowerment, or training related to organizational development. Apart from that, BUMDes can also take other steps by collaborating with many parties.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung Barat Munawaroh, Siti; Wulandari, Widuri
Resolusi: Jurnal Sosial Politik Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Department of Political Science - Universitas Sains Al-Qur’an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/resolusi.v7i2.8479

Abstract

This study aims to determine and analyze how much influence service quality has on public satisfaction at the Population and Civil Registration Office of West Bandung Regency. The research method in this study is quantitative descriptive, with the Independent Variable being Service Quality with indicators of Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy. While the Dependent Variable is Public Satisfaction, with indicators. Conformity to expectations, Interest in revisiting, Willingness to recommend. Data collection techniques by means of surveys, observation and documentation. Based on the results of the study and discussion regarding the influence of service quality on public satisfaction at the Population and Civil Registration Office, it has an influence. Service Quality can explain the dependent variable, namely Public Satisfaction by 38.7%, while the remaining 61.3% is explained by other factors or variables. Thus, H0 is rejected and Ha is accepted.
Penguatan Kapasitas Pemerintah Desa dalam Pengelolaan Potensi Desa di Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan Setiawan, Agustina; Rohayatin, Titin; Kurnia, Dadan; P, Dahly Sukma; Kushartono, Toto; AS, Zaenal Abidin; Wulandari, Widuri; Munawaroh, Siti; Apptika, Noer; Fauzi, Lukman Munawar; Siddha, Arlan; Febriansyah, Dicky; Rochaeni, Atik; Zulfikar, Waluyo; Septiansyah, Bayu; Aprilia, Bunga; Irawaty, Tinda; Yamardi, Yamardi; Permana, Danny; Ristala, Harky
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.16579

Abstract

Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan menghadapi sejumlah tantangan seperti kapasitas aparatur dalam mengimplementasikan program dan kebijakan dari Kecamatan dan Kabupaten serta pengelolaan komunitas lokal yang terdapat di Desa Warnasari. Kemiskinan di Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan berkaitan dengan sebaran penduduk menurut pekerjaan. Desa Warnasari memiliki potensi desa yang sangat baik, namun belum didukung dengan kemampuan dari pemerintah desa dan masyarakat lokal dalam pengelolaannya, sehingga angka kemiskinan di Desa Warnasari masih tinggi. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dengan cara penyampaian materi atau sosialisasi terkait kapasitas pemerintah desa dan pengelolaan potensi desa, serta diskusi atau Focus Group Discussion (FGD). Hasil dari kegiatan ini bahwa masyarakat lokal di Desa Warnasari sadar akan adanya potensi desa yang dimilik, seperti kopi, teh dan tempat wisata alam. Namun mereka belum mampu mengelola potensi desa dengan mandiri. Potensi desa yang mereka miliki masih dikelola oleh pihak lain yang bukan masyarakat lokal. Hal ini yang menjadi alasan mengapa tingkat kemiskinan di Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung masih tinggi. Perlu ada penguatan kapasitas dari pemerintah desa dan masyarakat desa untuk mengelola potensi desa, agar mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan Masyarakat Desa Warnasari.