p-Index From 2021 - 2026
6.789
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MATEMATIKA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) LEX ET SOCIETATIS JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA IT JOURNAL RESEARCH AND DEVELOPMENT Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat SULTANIST: Jurnal Manajemen dan Keuangan Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Ekonomi Bisnis Manajemen dan Akuntansi (EBMA) Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI (JUMSI) International Journal of Social Science SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Empiricism Journal PROGRESIF Mudabbir: Journal Research and Education Studies Journal of Innovation Research and Knowledge Buletin Kedokteran dan Kesehatan Prima BISMA Cendekia SWARNA Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia EDUCTUM: Journal Research International Journal of Science and Environment International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Journal of Public Health Concerns Jurnal Pemberdayaan Nusantara JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns IIJSE Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Jurnal Sains, Teknologi dan Komputer E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Fatih: Journal of Contemporary Research Mesada: Journal of Innovative Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Public Health Concerns

Edukasi pola asuh digital parenting dengan media aplikasi parental control untuk mengendalikan anak dalam menggunakan gadget Sarini, Sarini; Lismayanti, Desty; Ginting, Ade Krisna; Rosmiyanti, Yanti; Fitriani, Dewi Rubi; Sumitro, Sumitro; Asih, Okti Rahayu; Yusriyani, Ajijah
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 4 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i4.1141

Abstract

Background: Parenting is a dynamic process influenced by technology. Technological advances in digital media have presented new challenges and changed the landscape of parenting. Excessive use of gadgets by elementary school children can have a negative impact on their academic, social, and emotional development. One control strategy that can be applied is through a parental control application. Purpose: To provide knowledge of the application of parental control applications to parents to control children in using gadgets. Method: This community service activity was carried out in the fourth week of June 2025 at SDIT Sehati Bina Insani Karawang targeting 58 parents of grades 1 and 2. This activity is a participatory action demonstration involving teachers, parents, and students. The presentation of the material was carried out on Monday, June 23, 2025 by showing videos and delivering the material in detail. Furthermore, parents demonstrated direct practice in applying Google family link on the gadgets used by their children. The practice focused on how parents use the parental control application, especially Google family link, which can be downloaded for free on the Google Store. Implementation of the Google family link application to limit the duration of children's gadget play, where the recommended safe limit is 2 hours for children aged 6-12 years. Results: Shows that counseling accompanied by direct demonstrations can improve parents' understanding of the functions and benefits of the application, and encourage them to be more active in controlling children's gadget use at home. Implementation of the Google family link application to limit the duration of children's gadget play where the safe limit is. Screen time settings and access filter restrictions on applications that children should not use on smartphones and the use of parental permission before they download game applications or other social media. After the demonstration activity showed a significant increase in knowledge related to the use of parental control applications to prevent gadget addiction in children. Conclusion: This socialization and training demonstration activity can improve parents' digital parenting knowledge in anticipating the negative impacts of gadget use on child development. Most parents and teachers felt very helped by this community service activity and enthusiastically stated that they were aware of providing assistance in spending quality playtime and learning compared to letting children play with gadgets. Suggestion: There is a need for further activities related to increasing parental knowledge and skills in supervising children when playing gadgets to avoid the dangers of excessive gadget use in children and prevent gadget addiction in children. Simulations for school-age children will help provide learning for children to be wiser in using gadgets, have intelligent and noble mindsets with the implementation of parental supervision that is free from the negative influence of gadgets. Keywords: Addiction; Digital parenting; Gadget; Parental control application; Students Pendahuluan: Pengasuhan anak adalah proses dinamis yang dipengaruhi oleh teknologi. Kemajuan teknologi dalam hal media digital telah menghadirkan berbagai tantangan baru dan mengubah lanskap pengasuhan anak. Penggunaan gadget secara berlebihan pada anak usia sekolah dasar dapat berdampak negatif terhadap perkembangan akademik, sosial, dan emosional mereka. Salah satu strategi pengendalian yang dapat diterapkan adalah melalui aplikasi parental control. Tujuan: Memberikan pengetahuan penerapan aplikasi parental control kepada orang tua untuk mengendalikan anak dalam menggunakan gadget. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada minggu keempat bulan Juni 2025 di SDIT Sehati Bina Insani Karawang dengan sasaran sebanyak 58 orangtua siswa kelas 1 dan 2. Kegiatan ini merupakan penyuluhan berbasis partisipasi (Participatory Action Demonstration) yang melibatkan guru, orang tua, dan siswa. Pemaparan materi dilakukan pada hari Senin tanggal 23 Juni 2025 dengan pemutaran video dan penyampaian materi secara detail. Selanjutnya orang tua melakukan demonstrasi praktik langsung mengaplikasikan google family link pada gadget yang digunakan oleh anak mereka. Praktik difokuskan pada bagaimana orangtua menggunakan aplikasi parental control khususnya google family link yang dapat didownload secara gratis di google store. Penerapan aplikasi google family link untuk membatasi durasi bermain gadget anak dimana batas aman yang direkomendasikan adalah 2 jam pada anak usia 6-12 tahun. Hasil: Menunjukkan bahwa penyuluhan disertai demonstrasi secara langsung mampu meningkatkan pemahaman orang tua mengenai fungsi dan manfaat aplikasi, serta mendorong mereka untuk lebih aktif mengontrol penggunaan gadget anak di rumah. Penerapan aplikasi google family link untuk membatasi durasi bermain gadget anak dimana batas aman. Pengaturan screen time dan pembatasan filter akses pada aplikasi yang tidak boleh digunakan anak pada smartphone dan penggunaan izin orangtua sebelum mereka mendownload aplikasi game atau media social lainnya. Setelah kegiatan demonstrasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan terkait penggunaan aplikasi parental control untuk mencegah kecanduan gadget pada anak. Simpulan: Kegiatan sosialisasi dan demonstrasi pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan digital parenting pada orang tua dalam mengantisipasi dampak negative penggunaan gadget terhadap perkembangan anak. Sebagian besar orangtua dan guru sangat merasa terbantu dengan kegiatan pengabdian masyarakat ini dan secara  antusias menyatakan bahwa mendapatkan kesadaran untuk memberikan pendampingan dalam menghabiskan waktu bermain dan belajar yang berkualitas dibandingkan dengan membiarkan anak bermain gadget.  Saran: Perlunya kegiatan lanjutan terkait peningkatan pengetahuan dan ketrampilan orang tua dalam melakukan pendampingan anak ketika bermain gadget untuk menghindari bahaya penggunaan gadget berlebihan pada anak dan mencegah terjadinya kecanduan gadget pada anak. Simulasi pada anak usia sekolah akan membantu memberikan pembelajaran pada pribadi anak agar lebih bijak dalam menggunakan gadget, berpola pikir cerdas dan berbudi mulia dengan penerapan pengawasan pengasuhan orangtua yang terbebas dari pengaruh negatif dari gadget.
Penerapan hipnosis lima jari untuk mengelola kecemasan pada remaja menggunakan media booklet “Stay cool, bukan stressful” Lismayanti, Desty; Sarini, Sarini; Rosmiyanti, Yanti; Fitriani, Dewi Rubi; Asih, Okti Rahayu; Sumitro, Sumitro; Novita, Debi; Sunarti, Sunarti; Seli, Yohana
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 12 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i12.2452

Abstract

Background: Anxiety is a common mental health issue among adolescents, particularly among 12th-grade students facing academic demands leading up to exams and preparing for graduation. Promotive and preventive efforts through education and training in simple relaxation methods are essential in schools. Purpose: To increase the knowledge and skills of adolescents in managing anxiety using five finger hypnosis. Method: This community service activity, through counseling and outreach, was held on January 12, 2026, at Sehati Karawang Vocational School, with 55 adolescents from 12th grade participating. The goal of this activity was to manage anxiety using five-finger hypnosis in adolescents. The activity used an interactive communicative approach. Material was delivered through presentations and direct discussions supported by booklets. Knowledge levels were measured using questionnaires and direct interviews administered before and after the educational activity (pre-test) and after the educational activity (post-test). Observation and mentoring activities were conducted with adolescents practicing the five-finger hypnosis therapy independently. Descriptive evaluation is carried out by looking at changes in participants' knowledge and understanding scores before educational activities (pre-test) and after educational activities (post-test). Results: The level of knowledge of respondents regarding anxiety management before the educational activity was 12 (21.8%) in the poor category and 43 (78.2%) in the poor category. There was an increase in the level of knowledge of respondents after the educational activity, with 38 (69.1%) in the good category and 17 (30.9%) in the fair category. Most respondents were able to directly practice five-finger hypnosis therapy and experienced immediate psychological and psychological benefits. Conclusion: Community service activities through the socialization and demonstration of five-finger hypnosis techniques combined with deep breathing relaxation have proven effective in increasing adolescents' understanding and skills in managing anxiety independently. Increased understanding of anxiety and the ability to manage anxiety symptoms with five-finger therapy in adolescents can have a positive psychological impact and foster high self-confidence. Suggestion: It is hoped that this activity can become a sustainable mental health education program. By developing the ability to manage anxiety from adolescence, it is hoped that adolescents can face academic and social demands in a more positive and mentally healthy manner. Keywords: Adolescents; Anxiety; Community service; Five-finger hypnosis; Health education Pendahuluan: Kecemasan merupakan isu kesehatan mental yang sering terjadi pada remaja, terutama di kalangan remaja kelas XII yang akan berhadapan dengan tuntutan akademis menjelang ujian, maupun persiapan setelah lulus. Upaya promotif dan preventif melalui edukasi dan pelatihan metode relaksasi sederhana sangat perlu untuk diterapkan di sekolah. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan remaja dalam mengelola kecemasan menggunakan hipnosis lima jari. Metode: Kegiatan pengadian masyarakat melalui penyuluhan dan sosialisasi ini diselenggarakan pada tanggal 12 Januari 2026 di SMK Sehati Karawang dengan jumlah peserta sebanyak 55 remaja dari kelas XII. Sasaran dalam kegiatan ini adalah tatalaksana pengelolaan kecemasan dengan menggunakan hipnosis 5 jari pada remaja. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan komunikatif interaktif. Materi disampaikan melalui ceramah presentatif dan diskusi langsung yang dibantu dengan media booklet. Pengukuran tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner dengan wawancara langsung yang diberikan sebelun kegiatan edukasi (pre-test) dan sesudah kegiatan edukasi (post-test). Kegiatan observasi dan pendampingan dilakukan pada remaja dalam praktik langsung mengikuti langkah terapi hipnosis lima jari secara mandiri. Evaluasi secara deskriptif dilakukan dengan melihat perubahan nilai pengetahuan dan pemahaman peserta sebelum kegiatan edukasi (pre-test) dan sesudah kegiatan edukasi (post-test). Hasil: Menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden mengenai pengelolaan kecemasan sebelum kegiatan edukasi adalah sebanyak 12 orang (21.8%) dalam kategori kurang dan sebanyak 43 orang (78.2%) dalam kategori kurang. Terdapat peningkatan tingkat pengetahuan responden setelah kegiatan edukasi menjadi sebanyak 38 orang (69.1%) dalam kategori baik dan sebanyak 17 orang (30.9%) dalam kategori cukup. Sebagian besar responden dapat melakukan praktik langsung terapi hipnosis lima jari dan mendapatkan manfaat secara langsung secara psikologis maupun psikis. Simpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat melalui sosialisasi dan demonstrasi teknik hipnosis lima jari dengan kombinasi relaksasi napas dalam terbukti efektif dalam menambah pemahaman serta keterampilan remaja dalam mengelola kecemasan secara mandiri. Meningkatnya pemahaman tentang kecemasan dan kemampuan dalam mengelola gejala kecemasan dengan terapi lima jari pada remaja dapat memberikan dampak positif secara psikologis dan menumbuhkan rasa percaya diri yang tinggi. Saran: Diharapkan kegiatan ini bisa menjadi program pendidikan kesehatan mental secara berkelanjutan. Dengan adanya kemampuan dalam mengelola kecemasan sejak usia remaja, diharapkan remaja dapat menghadapi tuntutan akademis dan sosial melalui cara yang lebh positif dan sehat secara mental.
Co-Authors A Halim Ade Parlaungan Nasution, Ade Parlaungan Adriana, Shirley Afandi, Arfan Amanda, Desi Ambarita, Juanda Halomoan Anoviansyah, Yoan Anoviansyah, Yoan Apandi, Aden Arief Budiman Asih Okti Rahayu Asih, Mutiara Puspita Asih, Okti Rahayu Badrujamaludin, Asep Batubara, Syofia Elida Br. Pohan, April Yanti Budiyanti Budiyanti Butarbutar, Angelin Nehemia Juniarti Chetrine, Ema Chiar, H.M Cindy Desrianti Cindy Destianty Constantia, Ema Chetrine Cuan, How Kim Daulay, Armainuddin Desrianti, Cindy Desty Lismayanti Dhani, Rabiah Rahma Duwi, Aslan Hidayat Dwiyono, Yudo Efendi Siregar, Zulkifli Musannif Elida, Syofia Endah, Lely Estiani, Estiani Fawwazie, Arsa Fernanda, Bella Fitria, Eva Fitriani, Dewi Rubi Ginanjar Syamsuar Ginting, Ade Krisna Gusman, Boy Hafid, Indah Fitria Halim, Susanna Harahap, Arman Harun, Ali Hasrah, Hasrah Iin Ira Kartika Irawan, Riski Iwan Purnama Jumaedi, Jumaedi Kharisma, Dinda Kurniasih Kurniasih Lakilaki, Eogenie Lismayanti, Desty Lumban Gaol, Slamat Andriani Lumbanraja, Rani Fentaria Maserih, Maserih Masluyah Suib Masyhuri Masyhuri Melani, Yeni Meylananda, Siti Monica, Nelly Muhammad Anhar Muhammad Yusuf Mutiara Puspita Asih Mutiaraa Puspita Asih Muttaqin, Alfin Nasution, Asnaida Nasution, Nabila Rifani Nelli Novyarni Nining Sugihartati novita, debi Nuraini Nuraini Nurtiar, Haryo Okti Rahayu Asih Purwaningrum, Ajeng Handayani Putra, Kriswandy Putri, Yati Kusuma Ramadhan, Denny Ammari Ramadhan, Fiyan Syahrul Rambe, Alfin Muttaqin Rini, Lely Endah Ritonga, Ali Harun Rosmalinda, Rosmalinda Rosmiyanti, Yanti Safia, Wa Ode Salahudin Salahudin Salam, Boy Gusman Aidil Samosir, Mayer Alfian Sari, Rida Kurnia Sarini Sarini Sarini Seli, Yohana Sepriani, Yusmaidar Sepriani, Yusmaidar Setiawan, Linda Novelgia Sianturi, Aprial Silestian, Selvi Simanjuntak, Daslan Siregar, Habibatul Jannah Sitio, Boster SUDARMAJI SUDARMAJI Sudaryat, Rahmat Sugihartati, Nining Sukendar, Windu Sulistiyo Sulistiyo Suminar, Ami Siti Sunarti Syahputra, Eriza Syamsiar, Syamsiar Syawaluddin Syawaluddin, Syawaluddin Tambunan, Nur Aini Putri Nauli Br Tasa, Siti Halimah Wiyono, Edi Yahya, Masrur Yanti Rosmayanti Yayat Suryati Yazin Azhari Yorman Yulisnawati Yulisnawati YUNI, YUNI Yusriyani, Ajijah Zaenab Hanim