Claim Missing Document
Check
Articles

Sanitasi Lingkungan Sebagai Upaya Penanggulangan Kesehatan Lingkungan Dickals, Essafiora Pratama; Sintorini, Margareta Maria; Purwaningrum, Pramiati
INFOMATEK Vol 25 No 2 (2023): Volume 25 No. 2 Desember 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/infomatek.v25i2.9765

Abstract

Data BPS Kecamatan Penjaringan tahun 2020 jumlah penduduk sebesar 321.802 ribu jiwa. Pada tahun 2021 jumlah penduduk sebesar 355.000 ribu jiwa. Peningkatan jumlah penduduk ini akan menyebabkan terjadinya permasalahan sanitasi, terutama limbah padat dan limbah cair yang dihasilkan oleh warga. Pada daerah Kecamatan Penjaringan banyak masyarakat yang membuang limbah sampahnya secara sembarangan yang akan menyebabkan penyebaran penyakit oleh lalat yang hinggap pada penumpukan limbah sampah di wilayahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi, memetakan kondisi eksisting sanitasi, menetapkan wilayah prioritas perbaikan sanitasi, serta merencanakan prasarana sanitasi di wilayah prioritas perencanaan. Metode yang dipakai dalam perencanaan ini dalam penyebaran kuesioner adalah deskriptif analitif dengan metode proportionate random sampling. Kuesioner mempunyai responden sebanyak 123 responden. Pengambilan sampel sampah menggunakan metode stratified random sampling 45 sampel. Sebanyak 96% mempunyai wadah sampah indoor, tetapi tidak memiliki wadah di depan rumahnya sehingga terjadi penumpukan sampah di depan rumahnya, sementara pengetahuan masyarakat mengenai sampah juga masih kecil sebesar 64% sehingga banyak yang membuang sampah secara sembarangan. Lokasi prioritas perencanaan terdapat pada RW 10, Kelurahan Penjaringan dikarenakan menurut penyebaran kuesioner terdapat kasus diare terbanyak yaitu sebanyak 4 kasus. Solusi yang tepat untuk lingkungan ini adalah merencanakan 1 wadah sampah komunal berkapasitas 660 liter dan bank sampah untuk mereduksi sampah yang dihasilkan masyarakat sehingga penyebaran penyakit yang disebabkan oleh lalat akan berkurang.
Kajian Pengelolaan Limbah Padat Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Rumah Tangga di Jakarta Barat Wardianto, Feri; Wijayanti, Asih; Purwaningrum, Pramiati
INFOMATEK Vol 25 No 2 (2023): Volume 25 No. 2 Desember 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/infomatek.v25i2.9767

Abstract

Berdasarkan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Kota Administrasi Jakarta Barat memiliki jumlah timbulan limbah padat B3 rumah tangga eksisting mencapai 4334,85 kg/tahun pada tahun 2021. Jakarta Barat memiliki 3 TPS 3R yang berada di KecamatanĀ  Kalideres, Kecamatan Cengkareng, dan Kecamatan Palmerah, serta Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta membangun 2 TPS limbah B3 skala kecamatan yang berada di KecamatanĀ  Kalideres, dan Kecamatan Kebon Jeruk. 1 TPS limbah B3 skala kota yang berada di Kecamatan Cengkareng, akan tetapi masih sedikitnya pengelolaan limbah padat B3 rumah tangga dan kurangnya literasi masyarakat di Kota Jakarta Barat akan bahaya dari limbah padat B3 rumah tangga. Hal ini berpotensi menimbulkan efek negatif yaitu pencemaran lingkungan dan penyakit terhadap mahkluk hidup yang ada di sekitar TPS 3R dan TPS limbah B3. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengkaji pengelolaan limbah padat B3 rumah tangga di Jakarta Barat. Metode sampling untuk menghitung timbulan dan komposisi sampah berdasarkan SNI 19-3964-1994. Hasil sampling menunujukkan total timbulan limbah padat B3 di 3 TPS 3R sebesar 41,25 kg dan total timbulan E-waste sebesar 38,28 kg. Persentase rata-rata kandungan komposisi limbah padat B3 dalam sampah rumah tangga sebanyak 0,98% dan E-waste sebanyak 0,84%. Pada kondisi eksisting alur pengelolaan limbah padat B3 dimulai dari sumber sampai pengolahan limbah padat B3 limbah padat B3 yang diolah oleh pihak ke 3 sebanyak 9120,27 kg/tahun. Dalam merencanakan pengelolaan limbah padat B3 terdapat 2 skenario, dengan skenario terpilih adalah skenario 2 dikarenakan pada skenario ini kebutuhan alat angkut limbah padat B3 lebih sedikit dibandingkan skenario 1 sebanyak 32 unit untuk gerobak motor dan memiliki kemiripan dari kondisi eksistingĀ  pengelolaan limbah padat B3 saat ini.
Environmental Risk Considerations in the Development of Solid Waste Facility: Case Study Rawa Kucing Solid Waste Facility, Tangerang City Lingkan Claudia Poluakan; Pramiati Purwaningrum; Dwi Indrawati
INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY Volume 1, Number 2, April 2018
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/urbanenvirotech.v1i2.2822

Abstract

Tangerang City is one of the cities in Banten Province. The dense population causes an increase in the volume of waste, so an adequate Solid Waste Facility (SWF) is needed. Solid Waste Facility is the place to process and return the waste to the environment. Rawa Kucing SWF is one that serves Tangerang City with an area of 37.7 hectares, divided into four landfill zones and landfill support facilities. With the remaining land that can be used to build a new landfill, it is necessary to conduct a study on the feasibility of Rawa Kucing SWF if it is still feasible as seen by the environmental conditions or not. In the Regulation of the Minister of Public Works Number 3 of 2013, there is a land suitability assessment for taking decision of SWF whether it is to be rehabilitated or should be closed known as the Integrated Risk Based Approach (IRBA). The result of the environmental risk index assessment based on IRBA is 599.03, which means that mean Rawa Kucing SWF is included in moderate hazard category. The recommended action in this category is that the TPA is continued and rehabilitated into gradually controlled landfill. Currently, the Rawa Kucing SWF has applied controlled landfill method, so the effort to develop the landfill method into sanitary landfill method can be done gradually to reduce adverse impact to the environment. Technology such as Waste-to-Energy (WtE) Plants can also be considered to reduce the waste load entering the landfill.
THE RECYCLING POTENTIAL OF SOLID WASTE IN JATINEGARA SUB-DISTRICT, EAST JAKARTA Alfa Miranti Kuntaryo; Pramiati Purwaningrum; Tazkiaturrizki; Astari Minarti; Fitrio Ashardiono
INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY VOLUME 6, NUMBER 1, APRIL 2023
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/urbanenvirotech.v6i1.14793

Abstract

Aim: This study aims to analyze the recycling potential of solid waste in Jatinegara sub-district as a basis for optimizing solid waste management with the 3R principle. Methodology and Results: The sampling method to calculate the waste generation rate and composition was based on SNI 19-3964-1994. The sampling results showed that the average waste generation of Jatinegara sub-district was 0.22 kg/person/day or 2.02 liters/person/day. With a population of 328,345 in 2020, the waste generation is 663,055 L/day or 663.05 m3/day. The waste composition comprises 55.02% organic waste and 44.98% non-organic waste. The composition of organic waste that has the potential to be reprocessed is 38.52%. The potential for recycling non-organic waste is determined by identifying the types of waste that waste banks can accept. The composition of non-organic waste that can be recycled is 26.11%. Non-organic waste that has the potential to be sold to waste banks is 96.26% of total plastic waste, 100% of paper waste, 100% of metal waste, and 100% of glass/glass waste. Conclusion, significance and impact study: The total waste that can be recycled in Jatinegara sub-district is 64.62%, and the residue generated is 35.38%. Recycling can reduce waste to 372.76 m3/day.
POTENTIAL OF BLACK SOLDIER FLY (BSF) IN REDUCING MUNICIPAL FOOD LOSS AND WASTE (FLW) AT TAMAN SARI DISTRICT, WEST JAKARTA Tasya Oemar; Pramiati Purwaningrum; Ratnaningsih Ruhiyat; Fitrio Ashardiono
INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY VOLUME 6, NUMBER 2, OCTOBER 2023
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/urbanenvirotech.v6i2.16932

Abstract

Black Soldier Fly (BSF) larvae are known to have the ability to process food loss and waste and reduce the weight of food loss and waste, by producing decomposition products that have beneficial values. Food loss and waste needs to be reduced to reduce the burden of waste entering the Final Disposal (TPA). Aim: The purpose of this study was to determine the ability of BSF larvae and to determine the quality of the decomposition results in processing food loss and waste in the Taman Sari District on a laboratory scale. Methodology and Results: Taman Sari Distrisct is a high dense populated area Total days of bioconversion activity is 12 days, giving back 1,000 grams of municipal waste organic, containing food loss and food waste, according to variation is given repeatedly on the 1st, 5th, and 8th days for each 12 sample code. The amount of 5 days old (5-DOL) maggot used for each sample code is 30 grams. Conclusion, significance, and impact study: The percentage reduction in processing from 3 kg of food loss and waste can reach 86% with the average residue produced in the form of 415.67 grams of solid compost and 221.7 grams of prepupa. Bred prepupa will evolve into several stages: pupa, fly, egg, baby larvae, and 5-DOL for 57 days on its life cycle.
Co-Authors Alfa Miranti Kuntaryo Amelia Pusparani Amelia Pusparani, Amelia Andi Laily Megawarni Andi Laily Megawarni, Andi Annisa Fitriani Asih Wijayanti, Asih Asri Triwandani Astari Minarti Astari Minarti Astari Minarti Ayu Widya Utami Brigitta Revani Brigitta Revani, Brigitta Cut Febie Idilia Diana Invindianty Hendrawan Dickals, Essafiora Pratama Dwi Indrawati Dwi Indrawati Dwi Indrawati Dwi Indrawati Indrawati Dwi Indrawati, Dwi Eskar, Yefy Etty Indrawati Fajriani Widya Haryanti Febrina Putri Arum P Febrina Putri Arum P, Febrina Firas Ammar Tafri Fitrio Ashardiono Gita Handayani Tarigan Grace Celine Simatupang H. Widiyatmoko H. Widiyatmoko, H. Hendrawan, Diana Irvindiaty Hernani Yulinawati Hernani Yulinawati Hernani Yulinawati, Hernani Hilarion Widyatmoko Iin Pratama Iin Pratama, Iin Indrawati, Etty Jocelin, Yolanda Thasya Jodie, Himawan Kleden, Petrus Fritz Pito Lailatus Siami Lingkan Claudia Poluakan M.M. Sintorini Mayang Nuur Ervani Melati Ferianita Fachrul Minarti, Astari Muchamad Irvan Zulmi Nada Noer Halimah Nur Alifiani Ramadhanty Olivia Seander Petrus Pito Fritz Kleden Ramadhani Yanidar Ratnaningsih Ratnaningsih . Ratnaningsih . Ratnaningsih Ratnaningsih, Ratnaningsih Ratnaningsih Ruhiyat Ratnaningsih Ruhiyat Ratningsih Ruhiyat Rima Wahyudyanti Rima Wahyudyanti, Rima Rudy Pou, Rudy Ruhiyat, Ratningsih Seanders, Olivia Seska Fitria Sheilla Megagupita Putri Marendra Silia Yuslim Syamsul Arifin Tasya Oemar Tasya Oemar Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki, Tazkiaturrizki Tri Fatma Agustina Tuffahati Widad Viery Ardiansyah Wardianto, Feri Widhi Handoko Widhi Handoko, Widhi Widyo Astono Widyo Astono Winarni Winarni Winarni Winarni Wita Nirmala Yolanda Thasya Jocelin Yulinawat, Hernani Zahra, Annisa