Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS V ANTARA MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING DAN MODEL PROJECT-BASED LEARNING Pratiwi, Sonia Amanda; Nuryani, Pupun; Fitriani, Andhin Dyas
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31779

Abstract

Pemahaman konsep matematis merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran matematika yang perlu dimiliki oleh peserta didik sejak dini. Namun, hasil observasi dan uji terbatas menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep peserta didik kelas V pada materi karakteristik antar bangun ruang masih tergolong rendah, terutama dalam menyatakan ulang konsep dan menyajikan konsep dalam bentuk representasi matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik antara model pembelajaran Guided Discovery Learning dan Project-Based Learning dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Andir, Kota Bandung, dan sampelnya terdiri dari dua kelas berjumlah masing-masing 25 peserta didik. Instrumen penelitian berupa tes uraian yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan uji-t dan uji N-Gain dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman konsep matematis peserta didik pada kategori sedang. Rata-rata skor N-Gain kelas Guided Discovery Learning sebesar 0,6641 dan kelas PjBL sebesar 0,5560. Namun, berdasarkan uji Mann-Whitney, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua model pembelajaran (p > 0,05).
EFEKTIVITAS PENDEKATAN RME BERBANTUAN MEDIA “CERGAM LIPAT” UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Febriani, Dinda Rizki; Effy Mulyasari; Andhin Dyas Fitriani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31875

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas V pada materi nilai tempat bilangan. Hal tersebut disebabkan oleh kegiatan pembelajaran yang cenderung dikemas secara teacher centered (berpusat kepada guru) dan penggunaan masalah realistik yang tidak dapat dibayangkan oleh siswa, sehingga mengakibatkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan. Dalam mengonkretkan konsep abstrak pada nilai tempat bilangan cacah sampai 1.000.000, maka diperlukan salah satu pendekatan pembelajaran berbasis student centered (berpusat kepada siswa) yang bertitik tolak dari kehidupan nyata siswa dan berkaitan dengan konteks ilmu matematika, yaitu melalui penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Adapun tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk menganalisis dan mendeskripsikan efektivitas pendekatan RME berbantuan media “CERGAM LIPAT” terhadap peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas V pada materi nilai tempat bilangan cacah sampai 1.000.000. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif melalui desain penelitian pre-experimental dengan bentuk one-group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil uji perbedaan rerata yang telah dilakukan menunjukkan bahwa penerapan RME berbantuan media pembelajaran “CERGAM LIPAT” efektif untuk diterapkan dalam proses pembelajaran matematika pada materi nilai tempat bilangan. Keefektifan tersebut juga terlihat dari uji N-Gain dengan skor 0,7605 yang menunjukkan kategori efektif.  
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP OPERASI HITUNG PERKALIAN PADA PESERTA DIDIK FASE B Muhamad Ramdan; Pupun Nuryani; Andhin Dyas Fitriani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan pemahaman konsep operasi hitung perkalian pada peserta didik fase B. Penelitian ini dilandasi atas permasalahan utama dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar adalah rendahnya pemahaman konsep dasar perkalian. Model PjBL dipilih karena melibatkan peserta didik secara aktif dalam proses belajar melalui proyek yang kontekstual dan kolaboratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental jenis one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik fase b di Kota Cimahi dengan jumlah sampel 25 peserta didik. Instrumen yang digunakan berupa tes pemahaman konsep yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan skor pemahaman konsep secara signifikan setelah penerapan model PjBL. Hal ini dibuktikan dengan perbedaan nilai rata-rata pretest dan posttest serta hasil analisis N-gain yang berada pada kategori sedang hingga tinggi. Dengan demikian, model pembelajaran Project Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep operasi hitung perkalian pada peserta didik fase B. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan model PjBL sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar
Development of Teaching Materials Based on Differentiated Learning to Improve Critical Thinking Dimensions of The Pancasila Learner Profile Maulida, Farhania; Fitriani, Andhin Dyas; Darmayanti, Mela
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 10 No. 1 (2024): March
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i1.10420

Abstract

This research aims to develop teaching materials based on differentiated learning to improve critical thinking dimensions of the Pancasila Learner Profile for students in elementary schools. This research uses the Design and Development (D&D) method using the ADDIE model, which consists of five stages, i.e., analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research participants comprised grade 3 elementary school students, material experts, media experts, and learning experts. The data collection techniques used in this study were filling out work logs, testing expert validation, and learner assessments. The analysis used in this research is qualitative and quantitative data analysis. The results of this study are teaching materials in three series, namely visual series, audio series, and kinesthetic series. The study results were teaching materials obtained a validation assessment with an outstanding category. Then, to test the effectiveness of N-Gain, the results showed effectiveness in the moderate category. Thus, Teachers can utilize this differentiated teaching material to teach the material and develop students' critical thinking skills in learning IPAS in elementary school.
EFEKTIVITAS MODEL COOPERATIVE LEARNING THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP GOTONG ROYONG FASE A Helena Veronica; Balqisfa Salsabila Hidayat; Zulfah Hayatunnisa; Andhin Dyas Fitriani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9708

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) dalam meningkatkan pemahaman konsep gotong royong pada peserta didik Fase A sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest, melibatkan 24 peserta didik kelas rendah. Data diperoleh melalui tes pemahaman berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistika deskriptif, uji homogenitas, dan uji beda mean melalui IBM SPSS Statistics 29. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 60,47 pada pretest menjadi 82,50 pada posttest. Total skor posttest (990) lebih tinggi dibandingkan skor pretest (907), dengan selisih peningkatan mean sebesar 22,03 poin. Hasil uji homogenitas menunjukkan varians data bersifat homogen sehingga memenuhi asumsi untuk pengujian parametrik. Uji beda mean memperlihatkan adanya peningkatan signifikan setelah penerapan model TPS, yang menegaskan efektivitas model ini dalam membantu peserta didik memahami konsep gotong royong secara lebih mendalam melalui kegiatan berpikir mandiri dan diskusi berpasangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model TPS merupakan strategi pembelajaran interaktif yang dapat diintegrasikan dalam Pendidikan Pancasila di sekolah dasar, terutama untuk menstimulasi pemahaman konsep sosial pada peserta didik di awal fase perkembangan. Temuan ini juga menguatkan pentingnya pengembangan keterampilan kolaboratif melalui pembelajaran kooperatif sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai gotong royong sejak dini.
The problem-based learning model has a significant effect on elementary school students' mathematical concept comprehension skills Sarila, Anesa Juliati; Fitriani, Andhin Dyas
International Conference on Elementary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Proceedings The 8th International Conference on Elementary Education
Publisher : International Conference on Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine whether there is a difference in the effect before and after learning using the problem-based learning model in improving students' mathematical concept understanding. This study uses a quantitative approach with a one-group pretest-post-test design to examine the effectiveness of the problem-based learning model in improving students' mathematical concept understanding. Based on the results of the Paired Samples T-Test, a sig. value (2-tailed) = 0.001 was obtained, which is smaller than the significance level α = 0.05. This indicates that H0 is rejected and H1 is accepted, which means that the use of the problem-based learning model has a significant effect on improving the mathematical concept comprehension abilities of fifth-grade students in the subject of fractions. As a whole, the problem-based learning model has been proven to contribute to improving students' mathematical concept comprehension skills.
Financial Literacy Levels of Fifth Grade Elementary School Students: An Ex Post Facto Quantitative Study Maryam, Cucu; Fitriani, Andhin Dyas
International Conference on Elementary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Proceedings The 8th International Conference on Elementary Education
Publisher : International Conference on Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Financial literacy is a crucial 21st-century skill that should be developed from the elementary level to ensure students are able to manage economic resources wisely and responsibly. This study aims to analyze the financial literacy levels of elementary school students and to describe the tendencies of achievement for each phase C indicator of financial literacy. This quantitative study employed an ex post facto design, where researchers did not administer direct interventions, but examined the actual conditions of students' abilities based on assessment results. The instrument used was a summative financial literacy assessment covering nine principal indicators: understanding sources of income, socialresponsibility, budget planning, wise spending behavior, social expenditure allocation, loan responsibility, saving strategies, understanding inflation, and risk management. Data were analyzed quantitatively and descriptively to determine average scores and categorize financial literacy levels. The findings revealed that students’ financial literacy was generally in the moderate category, with the highest achievements in saving and social responsibility aspects, and the lowest in budget planning and risk management. These results indicate that while students’ conceptual understanding of the value and function of money is fairly developed, their daily financial decision-making skills still need to be improvedthrough more contextual and practical learning experiences.
Students' Problem-Solving Skills Viewed from Polya's Problem Solving Indicators Syamsudin, Annisa Febrianti; Fitriani, Andhin Dyas; Agustin, Mubiar
International Conference on Elementary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Proceedings The 8th International Conference on Elementary Education
Publisher : International Conference on Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problem-solving skills are one of the essential skills that must be mastered in the 21st century, as they can develop critical thinking skills and support effective daily decision-making. Based on this, problem-solving skills need to be mastered by everyone, including elementary school students. To measure problem-solving skills, we can use the four problem-solving indicators presented by George Polya, namely understanding the problem, devising the plan, carrying out the plan, and looking back. In reality, many students have not yet mastered problem-solving skills. Therefore, this study was conducted with the aim of describing the problem-solving abilities of sixth grade elementary school students. Theresearch method used was descriptive-qualitative. The research subjects were 51 sixth-grade elementary school students. Each research subject completed a problem-solving test on the material of combined flat shapes, which consisted of eight story questions. The questions in this problem-solving test were adjusted to the problem-solving indicators according to George Polya. The results showed that 54.9% of students were able to understand the problem. As for the indicator of devising a plan, only34.3% of students possessed this skill. Then, only 17.6% of students had the skill of carrying out the plan. Last, only 12.7% of students were able to look back at the problem solution.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS FLIPPED CLASSROM PADA MATERI PIKTOGRAM SISWA FASE B SEKOLAH DASAR Baihaqi, Adam; Putri, Lala Qomara; Hakim, Mohamad Alfi Hikmatul; Wahidien, Muhammad Imadil Fathan; Hasna, Najma Aulia; Yuanitha, Vivi; Fitriani, Andhin Dyas
Afore : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2026): Afore : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/afore.v5i1.4104

Abstract

This research aims to develop teaching materials based on the Flipped Classroom model for pictogram content in Phase B elementary school students. The study employed a design and development approach using the PPE model (Planning, Production, Evaluation). The planning stage involved analyzing learning outcomes and content; the production stage generated digital teaching materials designed using Canva and equipped with worksheets, instructional videos accessible via QR codes, and assessment rubrics; while the evaluation stage involved expert validation on material and design aspects. The validation results indicated that the teaching materials met the criteria of validity across all assessment components, making them suitable for classroom use. The developed materials support active, independent, and student-centered learning aligned with 21st-century learning demands. This study concludes that the Flipped Classroom model is effective for developing pictogram teaching materials and has the potential to enhance students’ conceptual understanding and learning autonomy.
STUDI LITERTUR MENGENAI DAMPAK BULLYING TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA SEKOLAH DASAR Alkaifa, Farah Syafira; Indrawati, Risa; Khoerunnisa, Syifa; Fitriani, Andhin Dyas
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak bullying terhadap kepercayaan diri siswa sekolah dasar melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Sebanyak kurang lebih 30 artikel nasional dan internasional yang relevan diseleksi berdasarkan kriteria inklusi yang mencakup studi mengenai bentuk bullying, karakteristik kepercayaan diri, serta hubungan antara keduanya pada siswa sekolah dasar. Analisis literatur menunjukkan bahwa bullying muncul dalam berbagai bentuk seperti fisik, verbal, relasional, dan cyberbullying, yang dipengaruhi oleh faktor individu, keluarga, teman sebaya, sekolah, dan media. Dampak bullying terhadap kepercayaan diri terlihat pada penurunan harga diri, menarik diri dari lingkungan sosial, kesulitan akademik, serta gangguan emosional. Temuan literatur juga menunjukkan bahwa pelaku bullying sering kali memiliki kepercayaan diri semu yang tidak stabil dan didorong oleh kebutuhan dominasi. Secara keseluruhan, hasil penelitian mengungkapkan adanya hubungan negatif yang konsisten antara intensitas bullying dan tingkat kepercayaan diri siswa sekolah dasar. Faktor protektif seperti dukungan keluarga, relasi teman sebaya yang positif, serta peran guru dan lingkungan sekolah terbukti berkontribusi dalam memulihkan kepercayaan diri korban bullying. Penelitian ini menegaskan pentingnya upaya kolaboratif dalam pencegahan dan penanganan bullying guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan psikososial siswa.
Co-Authors Abdurrafi, Mochammad Aqil Adelia, Nazwa Aidilafitri, Dian Alayya, Elga Alkaifa, Farah Syafira Anjani, Muthia Aisyah Annisa, Citra Nur Aprilia Eki Saputri Arie Rakhmat Riyadi Asep Saepudin Asri Aulia Rachman Asri Aulia Rachman Aulia, Nazwa Aulya, Denisa Zihan Babang Robandi Baihaqi, Adam Balqisfa Salsabila Hidayat Dadang Juandi Darhim Darhim Dina Mayadiana Suwarma Dwi Heryanto Effy Mulyasari Euis Kurniati Fadilah, Dwi FAJRIYAH Faradina, Najwa Rika Farhania Maulida Fauziyyah, Athifah Faza Shafira Febriani, Dinda Rizki Hakim, Mohamad Alfi Hikmatul Harsa Wara Prabawa Harwiyati, Windi Hasna, Najma Aulia Helena Veronica Heryanto, Dwi Hidayati, Nur Shabrina Indrawati, Risa Indrianti Indrianti, Indrianti Ira Rengganis Khoerunnisa, Syifa Khofifah, Rahma Andriani Kosasih, Ahmad Lahimi, Fira Kurnia Lea Christina Br Ginting Maryam, Cucu Maulida, Farhania Mela Darmayanti Mirawati, Mirawati Mochammad Aqil Abdurrafi Mubiar Agustin Mufliva, Rosiana Muhamad Ramdan Najwa Rika Faradina Nana Djumhana Prajatiningrum, Tiara Pratiwi, Sonia Amanda Pupun Nuryani Putri, Lala Qomara Putri, Tifanny Puspita Ramadhina, Nova Cahyani Risty Justicia Robiatussadiyah, Dian Romadhon, Tiara Novia Rosiana Muvlifa Rudiyanto Rudiyanto Sandi Budi Iriawan Sarila, Anesa Juliati Sendi Fauzi Giwangsa Sri Fitrianti Sri Fitrianti Sulaiman, Nuzulul Muluk Syamsudin, Annisa Febrianti Tatang Herman, Tatang Turmudi Utami, Ainy Tri Wahidien, Muhammad Imadil Fathan Yuanitha, Vivi Zailani, Ridwan Zalianty, Syahla Nur Aqmarina Zulfah Hayatunnisa