Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS V ANTARA MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING DAN MODEL PROJECT-BASED LEARNING Pratiwi, Sonia Amanda; Nuryani, Pupun; Fitriani, Andhin Dyas
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31779

Abstract

Pemahaman konsep matematis merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran matematika yang perlu dimiliki oleh peserta didik sejak dini. Namun, hasil observasi dan uji terbatas menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep peserta didik kelas V pada materi karakteristik antar bangun ruang masih tergolong rendah, terutama dalam menyatakan ulang konsep dan menyajikan konsep dalam bentuk representasi matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik antara model pembelajaran Guided Discovery Learning dan Project-Based Learning dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Andir, Kota Bandung, dan sampelnya terdiri dari dua kelas berjumlah masing-masing 25 peserta didik. Instrumen penelitian berupa tes uraian yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan uji-t dan uji N-Gain dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman konsep matematis peserta didik pada kategori sedang. Rata-rata skor N-Gain kelas Guided Discovery Learning sebesar 0,6641 dan kelas PjBL sebesar 0,5560. Namun, berdasarkan uji Mann-Whitney, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua model pembelajaran (p > 0,05).
EFEKTIVITAS PENDEKATAN RME BERBANTUAN MEDIA “CERGAM LIPAT” UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Febriani, Dinda Rizki; Effy Mulyasari; Andhin Dyas Fitriani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31875

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas V pada materi nilai tempat bilangan. Hal tersebut disebabkan oleh kegiatan pembelajaran yang cenderung dikemas secara teacher centered (berpusat kepada guru) dan penggunaan masalah realistik yang tidak dapat dibayangkan oleh siswa, sehingga mengakibatkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan. Dalam mengonkretkan konsep abstrak pada nilai tempat bilangan cacah sampai 1.000.000, maka diperlukan salah satu pendekatan pembelajaran berbasis student centered (berpusat kepada siswa) yang bertitik tolak dari kehidupan nyata siswa dan berkaitan dengan konteks ilmu matematika, yaitu melalui penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Adapun tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk menganalisis dan mendeskripsikan efektivitas pendekatan RME berbantuan media “CERGAM LIPAT” terhadap peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas V pada materi nilai tempat bilangan cacah sampai 1.000.000. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif melalui desain penelitian pre-experimental dengan bentuk one-group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil uji perbedaan rerata yang telah dilakukan menunjukkan bahwa penerapan RME berbantuan media pembelajaran “CERGAM LIPAT” efektif untuk diterapkan dalam proses pembelajaran matematika pada materi nilai tempat bilangan. Keefektifan tersebut juga terlihat dari uji N-Gain dengan skor 0,7605 yang menunjukkan kategori efektif.  
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP OPERASI HITUNG PERKALIAN PADA PESERTA DIDIK FASE B Muhamad Ramdan; Pupun Nuryani; Andhin Dyas Fitriani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan pemahaman konsep operasi hitung perkalian pada peserta didik fase B. Penelitian ini dilandasi atas permasalahan utama dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar adalah rendahnya pemahaman konsep dasar perkalian. Model PjBL dipilih karena melibatkan peserta didik secara aktif dalam proses belajar melalui proyek yang kontekstual dan kolaboratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental jenis one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik fase b di Kota Cimahi dengan jumlah sampel 25 peserta didik. Instrumen yang digunakan berupa tes pemahaman konsep yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan skor pemahaman konsep secara signifikan setelah penerapan model PjBL. Hal ini dibuktikan dengan perbedaan nilai rata-rata pretest dan posttest serta hasil analisis N-gain yang berada pada kategori sedang hingga tinggi. Dengan demikian, model pembelajaran Project Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep operasi hitung perkalian pada peserta didik fase B. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan model PjBL sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar
Development of Teaching Materials Based on Differentiated Learning to Improve Critical Thinking Dimensions of The Pancasila Learner Profile Maulida, Farhania; Fitriani, Andhin Dyas; Darmayanti, Mela
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 10 No. 1 (2024): March
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v10i1.10420

Abstract

This research aims to develop teaching materials based on differentiated learning to improve critical thinking dimensions of the Pancasila Learner Profile for students in elementary schools. This research uses the Design and Development (D&D) method using the ADDIE model, which consists of five stages, i.e., analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research participants comprised grade 3 elementary school students, material experts, media experts, and learning experts. The data collection techniques used in this study were filling out work logs, testing expert validation, and learner assessments. The analysis used in this research is qualitative and quantitative data analysis. The results of this study are teaching materials in three series, namely visual series, audio series, and kinesthetic series. The study results were teaching materials obtained a validation assessment with an outstanding category. Then, to test the effectiveness of N-Gain, the results showed effectiveness in the moderate category. Thus, Teachers can utilize this differentiated teaching material to teach the material and develop students' critical thinking skills in learning IPAS in elementary school.
EFEKTIVITAS MODEL COOPERATIVE LEARNING THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP GOTONG ROYONG FASE A Helena Veronica; Balqisfa Salsabila Hidayat; Zulfah Hayatunnisa; Andhin Dyas Fitriani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9708

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) dalam meningkatkan pemahaman konsep gotong royong pada peserta didik Fase A sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest, melibatkan 24 peserta didik kelas rendah. Data diperoleh melalui tes pemahaman berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistika deskriptif, uji homogenitas, dan uji beda mean melalui IBM SPSS Statistics 29. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 60,47 pada pretest menjadi 82,50 pada posttest. Total skor posttest (990) lebih tinggi dibandingkan skor pretest (907), dengan selisih peningkatan mean sebesar 22,03 poin. Hasil uji homogenitas menunjukkan varians data bersifat homogen sehingga memenuhi asumsi untuk pengujian parametrik. Uji beda mean memperlihatkan adanya peningkatan signifikan setelah penerapan model TPS, yang menegaskan efektivitas model ini dalam membantu peserta didik memahami konsep gotong royong secara lebih mendalam melalui kegiatan berpikir mandiri dan diskusi berpasangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model TPS merupakan strategi pembelajaran interaktif yang dapat diintegrasikan dalam Pendidikan Pancasila di sekolah dasar, terutama untuk menstimulasi pemahaman konsep sosial pada peserta didik di awal fase perkembangan. Temuan ini juga menguatkan pentingnya pengembangan keterampilan kolaboratif melalui pembelajaran kooperatif sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai gotong royong sejak dini.
The problem-based learning model has a significant effect on elementary school students' mathematical concept comprehension skills Sarila, Anesa Juliati; Fitriani, Andhin Dyas
International Conference on Elementary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Proceedings The 8th International Conference on Elementary Education
Publisher : International Conference on Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine whether there is a difference in the effect before and after learning using the problem-based learning model in improving students' mathematical concept understanding. This study uses a quantitative approach with a one-group pretest-post-test design to examine the effectiveness of the problem-based learning model in improving students' mathematical concept understanding. Based on the results of the Paired Samples T-Test, a sig. value (2-tailed) = 0.001 was obtained, which is smaller than the significance level α = 0.05. This indicates that H0 is rejected and H1 is accepted, which means that the use of the problem-based learning model has a significant effect on improving the mathematical concept comprehension abilities of fifth-grade students in the subject of fractions. As a whole, the problem-based learning model has been proven to contribute to improving students' mathematical concept comprehension skills.
Financial Literacy Levels of Fifth Grade Elementary School Students: An Ex Post Facto Quantitative Study Maryam, Cucu; Fitriani, Andhin Dyas
International Conference on Elementary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Proceedings The 8th International Conference on Elementary Education
Publisher : International Conference on Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Financial literacy is a crucial 21st-century skill that should be developed from the elementary level to ensure students are able to manage economic resources wisely and responsibly. This study aims to analyze the financial literacy levels of elementary school students and to describe the tendencies of achievement for each phase C indicator of financial literacy. This quantitative study employed an ex post facto design, where researchers did not administer direct interventions, but examined the actual conditions of students' abilities based on assessment results. The instrument used was a summative financial literacy assessment covering nine principal indicators: understanding sources of income, socialresponsibility, budget planning, wise spending behavior, social expenditure allocation, loan responsibility, saving strategies, understanding inflation, and risk management. Data were analyzed quantitatively and descriptively to determine average scores and categorize financial literacy levels. The findings revealed that students’ financial literacy was generally in the moderate category, with the highest achievements in saving and social responsibility aspects, and the lowest in budget planning and risk management. These results indicate that while students’ conceptual understanding of the value and function of money is fairly developed, their daily financial decision-making skills still need to be improvedthrough more contextual and practical learning experiences.
Students' Problem-Solving Skills Viewed from Polya's Problem Solving Indicators Syamsudin, Annisa Febrianti; Fitriani, Andhin Dyas; Agustin, Mubiar
International Conference on Elementary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Proceedings The 8th International Conference on Elementary Education
Publisher : International Conference on Elementary Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problem-solving skills are one of the essential skills that must be mastered in the 21st century, as they can develop critical thinking skills and support effective daily decision-making. Based on this, problem-solving skills need to be mastered by everyone, including elementary school students. To measure problem-solving skills, we can use the four problem-solving indicators presented by George Polya, namely understanding the problem, devising the plan, carrying out the plan, and looking back. In reality, many students have not yet mastered problem-solving skills. Therefore, this study was conducted with the aim of describing the problem-solving abilities of sixth grade elementary school students. Theresearch method used was descriptive-qualitative. The research subjects were 51 sixth-grade elementary school students. Each research subject completed a problem-solving test on the material of combined flat shapes, which consisted of eight story questions. The questions in this problem-solving test were adjusted to the problem-solving indicators according to George Polya. The results showed that 54.9% of students were able to understand the problem. As for the indicator of devising a plan, only34.3% of students possessed this skill. Then, only 17.6% of students had the skill of carrying out the plan. Last, only 12.7% of students were able to look back at the problem solution.
Pengembangan Media Anceko Untuk Meningkatkan Kemampuan Computational Thinking Matematika Siswa Fase B Mochammad Aqil Abdurrafi; Andhin Dyas Fitriani; Ira Rengganis
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3508

Abstract

Kemampuan computational thinking merupakan salah satu kemampuan yang relevan dan dibutuhkan pada era abad ke-21. Namun, siswa sekolah dasar masih banyak yang kurang dalam kemampuan ini karena mereka tidak dibiasakan untuk melatih kemampuan computational thinking ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu media permainan edukasi digital “ANCEKO” sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan computational thinking siswa sekolah dasar fase B pada mata pelajaran Matematika. Penelitian ini menggunakan metode Design and Development (D&D) dengan prosedur penelitian ADDIE dengan tahapan Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini berfokus untuk mengembangkan media “ANCEKO” yang merupakan suatu permainan edukasi digital yang terdiri dari permainan dan video pembelajaran sesuai dengan indicator computational thinking. Kelayakan produk dinilai melalui angket yang diberikan kepada validator ahli materi, media, dan pembelajaran. Hasil angket menunjukkan bahwa media ini termasuk dalam kategori sangat layak pada aspek materi, media, dan pembelajaran serta sesuai untuk digunakan pada pembelajaran di kelas. Kemampuan computational thinking siswa juga mengalami peningkatan setelah menggunakan media ANCEKO ini.
Pengembangan Multimedia Warungku Berbasis CTL Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Operasi Hitung Bilangan Cacah Siswa Fase B Sekolah Dasar Najwa Rika Faradina; Andhin Dyas Fitriani; Dwi Heryanto
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3606

Abstract

Pemahaman konsep matematika merupakan dasar penting bagi peserta didik untuk mempelajari materi yang lebih kompleks. Namun, banyak peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami operasi hitung pengurangan bilangan cacah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan multimedia yang dapat melatih pemahaman konsep peserta didik fase B sekolah dasar pada materi pengurangan bilangan cacah sampai 1.000. Metode penelitian ini yaitu Design & Development dengan model ADDIE yaitu analyze, design, development, implementation, evaluation. Multimedia Warungku dinilai melalui validasi kepada ahli materi, media, dan pembelajaran. Hasil angket menunjukkan bahwa multimedia ini termasuk kategori baik pada aspek materi serta sangat baik pada aspek media dan pembelajaran. Rata-rata skor N-Gain peserta didik yang diperoleh sebesar 0,80 dengan kategori tinggi setelah menggunakan multimedia Warungku. Simpulan penelitian ini bahwa multimedia Warungku mampu meningkatkan pemahaman konsep operasi hitung pengurangan sampai 1.000 pada peserta didik fase B.
Co-Authors Abdurrafi, Mochammad Aqil Adam Baihaqi Aidilafitri, Dian Ainy Tri Utami Andika Arisetyawan Annisa, Citra Nur Aprilia Eki Saputri Arie Rakhmat Riyadi Arwasih Asep Saepudin Asri Aulia Rachman Asri Aulia Rachman Babang Robandi Balqisfa Salsabila Hidayat Dadang Juandi Darhim Darhim Denisa Zihan Aulya Devi Oktavini Dina Mayadiana Suwarma Dwi Heryanto Effy Mulyasari Elga Alayya Euis Kurniati Fadilah, Dwi FAJRIYAH Faradina, Najwa Rika Farah Syafira Alkaifa Farhania Maulida Fauziyyah, Athifah Faza Shafira Febriani, Dinda Rizki Fira Kurnia Lahimi Ginda Rusit Hasibuan Harsa Wara Prabawa Harwiyati, Windi Helena Veronica Heryanto, Dwi Indrianti Indrianti, Indrianti Ira Rengganis Kosasih, Ahmad Lala Qomara Putri Lea Christina Br Ginting Maryam, Cucu Maulida, Farhania Mela Darmayanti Mirawati, Mirawati Mochammad Aqil Abdurrafi Mohamad Alfi Hikmatul Hakim Mubiar Agustin Mufliva, Rosiana Muhamad Ramdan Muhammad Imadil Fathan Wahidien Muthia Aisyah Anjani Najma Aulia Hasna Najwa Rika Faradina Nana Djumhana Nazwa Adelia Nazwa Aulia Nur Shabrina Hidayati Nuramalia Hidayati Pratiwi, Sonia Amanda Pupun Nuryani Rahma Andriani Khofifah Ramadhina, Nova Cahyani Risa Indrawati Risty Justicia Robiatussadiyah, Dian Rosiana Muvlifa Rudiyanto Rudiyanto Sandi Budi Iriawan Sarila, Anesa Juliati Sendi Fauzi Giwangsa Sri Fitrianti Sri Fitrianti Sulaiman, Nuzulul Muluk Syahla Nur Aqmarina Zalianty Syamsudin, Annisa Febrianti Syifa Khoerunnisa Tatang Herman, Tatang Tiara Novia Romadhon Tiara Prajatiningrum Tifanny Puspita Putri Turmudi Tuti Alawiyah Vivi Yuanitha Zahara Br Karo Zailani, Ridwan Zulfah Hayatunnisa