p-Index From 2021 - 2026
4.108
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Jurnal Fakultas Ekonomi : OPTIMAL Jurnal Varidika Jurnal Penelitian Humaniora Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial TELE, Journal of Applied Communication and Information Technologies Profetika Manajemen Pendidikan JOIV : International Journal on Informatics Visualization Panggung Journal of Applied Information, Communication and Technology (JAICT) Edukasi : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan Jurnal Basicedu Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Acintya Greget Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Jurnal Ilmu Komputer dan Bisnis Syntax Idea Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Narada : Jurnal Desain dan Seni Jurnal Generic Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) Journal of Economics and Business UBS JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia ARTISTIC : International Journal of Creation and Innovation JURNAL PERSPEKTIF ADMINISTRASI DAN BISNIS Jurnal Ibu dan Anak Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani Journal of Economics Research and Policy Studies Penamas: Journal of Community Service Journal of International Conference Proceedings Jurnal Basicedu Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Sewagati Jurnal Keperawatan Merdeka Nozzle : Journal Mechanical Engineering Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius SNTE Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah EDUKASI : Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Panggung

Empat Koreografer Tari Kontemporer Indonesia Periode 1990-2008 Supriyanto, Eko; Haryono, Timbul; -, R.M. Sudarsono; Murgiyanto, Sal
PANGGUNG Vol 24, No 4 (2014): Dinamika Seni Tari, Rupa dan Desain
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v24i4.130

Abstract

ABSTRACT This research will elaborate four Indonesian contemporary choreographers, which lead to open the significant of embodiment process on Indonesian dancers. With a focus on four choreographers, Mar- tinus Miroto, Mugiyono Kasido, Hartati, and Jecko Siompo. A case study of body of those four choreo- graphers has reached its “institutional” level, so choosing those four characters, as a representation of Indonesian dancer is the right thing to do. With the complexity discipline and body work training, the four dancers and choreographer strengthening on how procession to achieve and advancing body work is located in some important process: exercise, training, and performance. This is different from the pro- cess of body works quality and the achievement of most dancers and choreographer outside of Indonesia. Usually the dancers outside of Indonesia only stress on two things: Training and performance. The four dancers in the work have had a typical body works each of them, but it is undeniable that there is a role in the respective Sardono as the maestro. Sardono’s strong influence thus again took place in forming a model to the body or body-dance attitude of dancers who then the outcome was, in fact, different from Sardono’s works. Keywords: contemporary, embodied, training, rehearsal, performance  ABSTRAK Penelitian ini membahas empat koreografer, dalam membuka wacana proses ketubuhan penari di Indonesia. Empat koreografer tersebut, Martinus Miroto, Mugiyono Kasido, Hartati, dan Jecko Siompo, memperlihatkan betapa kompleksitas proses ketubuhan mereka berbeda dengan penari dan koreografer pada umumnya, terutama dari luar Indonesia. Mereka mem- berikan pengalaman yang detail tentang pendisiplinan tubuh mereka untuk mencapai sebuah capaian dan keunggulan. Dengan kompleksitas disiplin dan training ketubuhan, keempat penari dan koreografer ini menggukuhkan betapa proses pencapaian dan kemuktahiran tubuh terletak pada beberapa proses penting: Training, Latihan, dan Pementasan. Jika ditilik secara ke- seluruhan, keempat penari ini mempunyai pengalaman belajar, atau setidaknya pernah men- galami proses menari bersama Sardono W. Kusumo. Ketubuhan yang yang dieksplorasi adalah ciri khas dari Sardono yang dikenal dengan laku dalam bahasa Jawa. Walaupun belajar dari Sar- dono, keempat koreografer tersebut mengembangkan tarian yang berbeda dengan Sardono. Kata kunci: kontemporer, ketubuhan, training, latihan, pementasan
Tubuh Tari Indonesia Sasikirana Dance Camp 2015-2016 supriyanto, eko
PANGGUNG Vol 28, No 2 (2018): Dinamika Keilmuan Seni Budaya dalam Inovasi Bentuk dan Fungsi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v28i2.550

Abstract

ABSTRACTSardono W. Kusumo, an Indonesian dance master and choreographer once stated that the way to understand dance should start with the study of embodiment before moving to the study of dance in its performative art form. A dancer should be able to process his/her dance by recognizing the complexity of the body and the nerves system and muscles through a creative process, resulting a confident work of performing arts. Through a historical perspective and based on the theory of embodiment, this article tries to convince that dance needs to stand as a repository of cultural memories and therefore is able to represent the habitus of Indonesian dancers. A comprehensive evaluation of the development of Indonesian Dance Festival (IDF) and Sasikirana Dance Camp (SDC) is used as real evidences of how this form of the arts must put forward physical approaches first before creating a reasonable discourse to the acts. Keywords: Dance Camp, choreographylab, embodiment  ABSTRAK          Sardono W. Kusumo, maestro dan penata tari Indonesia mengungkapkan bahwa untuk memahami tari harus dimulai dengan mempelajari ketubuhannya sebelum bergerak pada studi tentang tari dalam aspek performatif pertunjukannya. Seorang penari harus mampu memahami dan mendalami kompleksitas tubuh bersamaan dengan system syaraf dan otot tubuhnya sebagai proses kreatif untuk kepercayaan tubuhnya dalam pertunjukan. Melalui perspektif sejarah dan bersumber pada teori ketubuhan, tulisan ini bertujuan menyakinkan para penari, bahwa tubuh tidak hanya sebagai tempat agensi kultur masa lalu, sehingga lebih meyakinkan bahwa tubuh tari Indonesia berakar dari habitatnya. Evaluasi komprehensif atas kegiatan Indonesian Dance Festival (IDF) berserta Sasi Kirana Dance Camp (SDC),dijadikan sebagai pembuktian tentang pentingnya pendekatan fisikal untuk ketubuhan penari sebelum merujuk pada pendekatan bidang seni lainnya. Kata kunci: Dance Camp, lab koreografi, tubuh tari 
Fungsi dan Peran Api dalam Seni dan Kehidupan Masyarakat Bali Sudibya, I Gusti Ngurah; Sukerta, Pande Made; Kusumo, Sardono Waluyo; Supriyanto, Eko
PANGGUNG Vol 28, No 2 (2018): Dinamika Keilmuan Seni Budaya dalam Inovasi Bentuk dan Fungsi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v28i2.520

Abstract

ABSTRACTFire is made up of three elements, such as: heat, combustible materials and oxygen. Fire has heat and light. Fire is used in real life in various human life from cooking, to marriage and to burning dead bodies. Fire is available in space, on earth, and in oneself. Symbolically the fire is employed as a symbol of spirit, a sanctification, a destruction, enlightenment, heating temperatures, fire of romance, and fire of revenge. Overheated is possible when one ignores norms, ethics, and rules. Library studies, interviews, observations, and experiments are the methods used in this compilation. Fire both as symbol and text, functioned according to the capacity / role of each, both in and outside themselves, the use of it must be controlled for the harmony of the macrocosms and microcosms, when is the right time is to use small, medium and large fire, because all of them is important.Keywords: function, fire, symbol, harmonic.ABSTRAKApi terbentuk dari tiga elemen yakni, panas, bahan mudah terbakar dan oksigen. Api memiliki panas dan cahaya. Api digunakan dalam kehidupan manusia dari memasak, penerangan, perkawinan sampai pembakaran jenazah. Api terletak di angkasa, di bumi, dalam diri. Api dijadikan simbol semangat, penyucian, peleburan, pencerahan, api asmara, api dendam. Terjadi over heated/panas berlebih yang tidak lagi mengindahkan norma, etika, aturan. Studi kepustakaan, wawancara, observasi, dan percobaan merupakan metode yang digunakan dalam penyusunan ini. Seyogyanya api baik sebagai simbol maupun teks, difungsikan sesuai kapasitas/perannya masing-masing, baik dalam diri maupun diluar diri, semua itu harus dikendalikan penggunaannya, agar keharmonisan bhuana alit dan bhuana agung dapat terwujud, kapan menggunakan api kecil, sedang maupun besar, karena semuanya penting.Kata kunci : fungsi, api, simbol, harmonis.
Co-Authors -, Sutikno - Abdul-Malek, Zulkurnain Abu Hasan Abu Hasan, Abu Adi Supratikto, Adi Adri Senen Agung Agus Rochadi, Agus Ahmad Fathoni AHMADI Aldri Widi Setyantoko, Aldri Widi Amin Suharjono Amrulloh, Yusuf A Anggaini, Dwi Ardhi, Qisthi Arfianto, Afif Zuhri Arifin Arifin Aynun S., Reizka Bramantyo, S.T., M.,T, Hutama Arif Budi Utomo Budi, Deni Setia Choiriyah Widyasari Christina Christinanda, Mitchell Onesimus Christiono, Christiono Darwito, Haryadi Amran Dhiyavia, Fuad Djalal Fuadi Djunita Permata Indah Dwi Astuti Ekasari, Fitri Fikri, Miftahul Fitri Fitri Furqoni, Furqoni Gabby K., Dyah Hakum, Fadhil Ahnaf Taufiqul Handriyotopo Handriyotopo Hendra Setiawan Hidayati, Priska Nurul Hutama Arif Bramantyo I Ketut Suada I Nyoman Gunantara Jamani Jamian, Jasrul Juanda Astarani Karpriana, Angga Permadi Kusumo, Sardono Waluyo Legowo, Slamet Jauhari Lestari, Paramita Lia Uzliawati Luqita, Syauqi Fajar M. Zainul Arifin Maolana, Iyus Maryadi Maryadi Mazayatul Mufrihah B11212091 Mohammad Basuki Rahmat, Mohammad Basuki Mohammad Zulfi Silaturokhim, Mohammad Zulfi Mohd Esa, Mona Riza Muh Nur Rochim Maksum MUHAMMAD FAHMI Muhammad Qurhanul Rizqie Muhammad Syaifudin, Syarif Muhammad Yahya Mulyadi, Agus Mulyana Kartadinata, Iwa Garniwa Muna, Nailul Mustofa, Triono Ali Muthoifin Nana Supriatna Nirwati, Nirwati Novitasari Mara, Muhlasah Nurrani, Hanny NURUL HIDAYAH Nurul Hidayati Oktaviani, Cantika Cakhya Oktaviani, Eva Pamardi, S Pande Made Sukerta, Pande Made Pandoyo, Moh. Pramuji, Tulus Puspitarini, Ratih Putri E., Dea R.M. Sudarsono -, R.M. Sudarsono Ramadhan, Aditya Wahyu Ramadhani, Fathia Mirda Ramandika, Anugrah Ramdhani, Deddy Ridawati, Indah Dewi Riyanti Riyanti Rizki, Aris Bahari Rizky, Rizky Adithya Rizqi, Karisma Nur Rochmatika, Rizkha Ajeng Rohmah, Nuriyana Sal Murgiyanto, Sal Samino Sanjaya, Firman Lukman Sapondra Wijaya, Sapondra Saputri, Bulan Noverina Rahma Satya Dini, Hasna Sigit Setijo Budi, Sigit Setijo Silvester Pamardi, Silvester Sindung Hadwi Widi Sasono, Sindung Hadwi Widi Soewito, Bambang Sri Martini Sudarno Shobron, Sudarno Sudibya, I Gusti Ngurah Sugiharto, Ayub Sumarsono, Agus Suparno, Hari Wahyuningrat supriyatno supriyatno Susanto, Febi Susmini, Susmini Suyanto Suyanto Syahbandi Syahbandi Syahroni, Nanang Syamsir Abduh Timbul Haryono Titon Dutono Tri Budi Santoso Tri Raharjo Yudantoro Trihariyanto, Sigit Trisna, Efa Ulfa, Msy Hartina Ulfah Ulfah Valian Yoga Pudya Ardhana Wafrotur Rohmah Wahyono Wahyono Wayan Wibowo, Wahyu Dwi Ari Wicaksono, Syahrul Widawati, Tri Zahrotul Uyun ZURAIDAH ZURAIDAH