Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP Negeri 1 Kota Ternate dalam Menyelesaikan Soal Lingkaran Hanufa, Asria; Afandi, Ahmad; Suratno, Joko
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v1i2.3152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP Negeri 1 Kota Ternate dalam menyelesaikan soal lingkaran. Penelitian kualitatif ini menjadikan 13 siswa SMP Negeri 1 Kota Ternate sebagai subjek untuk diteliti. Data kemampuan berpikir kritis matematis iswa diperoleh melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis secara reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian kemampuan berpikir kritis matematis siswa dalam menyelesaikan soal lingkaran diperoleh 3 siswa (23,08%) mencapai kategori tinggi, 8 siswa (61,54%) mencapai kategori sedang, dan 2 siswa (15,38) dalam kategori rendah. Siswa dengan kemampuan berpikir kritis dalam kategori tinggi dapat menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanya dengan benar, menggunakan strategi yang tepat dalam menyelesaikan soal dan dapat membuat kesimpulan dengan tepat sesuai dengan konteks soal. Siswa dengan kemampuan berpikir kritis matematis berkategori sedang dapat menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanya dengan benar, menggunakan strategi yang tepat dalam menyelesaikan soal lengkap dan benar, namun tidak membuat kesimpulan sesuai dengan konteksnya. Siswa dalam kemampuan berpikir kritis matematis berkategori rendah tidak dapat menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan, salah dalam menggunakan strategi dan perhitungan dalam menyelesaikan soal serta tidak membuat kesimpulan.
Penggunaan Software Matematika Dinamis GeoGebra dalam Pembelajaran Matematika Suratno, Joko; Abdullah, In Hi; Angkotasan, Nurma; Bani, Asmar; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 2 (2024): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i2.7943

Abstract

Tujuan tulisan artikel ini adalah mendiskripsikan salah satu perangkat lunak matematika dinamis, yaitu GeoGebra. Tulisan ini diawali dengan pembahasan tentang GeoGebra dan sejarah pengembangannya. Setelah itu, membahas GeoGebra dan perangkat lunak sejenisnya. Dilanjutkan dengan pembahasan tentang alasan penggunaan GeoGebra. Bagian akhir pembahasan tentang pembelajaran matematika dengan GeoGebra.
Developing Mathematics Written Communication through Case-Based Learning Suratno, Joko; Hamid, Ikram; Waliyanti, Ida Kurnia
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jtam.v7i2.13318

Abstract

Mathematical education, as it is now practiced, has many problems. Students that were taught using traditional instruction were only taught to listen. Without the input and feedback of the pupils, the teacher controls the learning process. Students were unable to improve their communication abilities and lacked learning independence. This study aimed to ascertain how case-based learning affected students' mathematics communication skills. The study had a posttest-only design and was a quasi-experimental investigation. The control class received standard instruction, whereas the experiment class received case-based learning instruction. The ability of students to communicate mathematically was the dependent variable in this study. The independent variables in this study were case-based learning and independent variables. Forty-six pre-service mathematics teachers from two full classes served as the research participants in their fifth semester. The tests of prior knowledge and mathematical communication skills were used as study tools. According to the research findings, there is a difference in students' capacity for mathematical communication between those who receive case-based learning instruction and those who receive traditional instruction. The experiment class had better student communication skills than the control group (p-value = 0.047). As a result, case-based learning is one option for enhancing students' communication abilities. 
Eksplorasi Konstruksi Rancang Bangun Rumah Adat Sasadu dalam Perspektif Pembelajaran Matematika Hariana Hariana; Joko Suratno; Ahmad Afandi
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 6 No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v6i1.11043

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan adanya etnomatematika pada konstruksi rancang bangun rumah adat Sasadu dalam perspektif pembelajaran matematika pada aspek geometri. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Pengumpulan data konstruksi rancang bangun rumah adat Sasadu menggunakan metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang tokoh adat rumah Sasadu. Data dianalisis secara kualitatif dengan cara mereduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Data hasil penelitian menunjukan bahwa konstruksi rancang bangun rumah adat Sasadu dari konstruksi landasan rumah adat, bagian isi rumah adat Sasadu, penyangga rumah adat Sasadu dan bagian atap rumah adat Sasadu yang telah dilakukan oleh kebudayaan suku sahu yang berkaitan dengan konsep matematika yang disebut sebagai etnomatematika meliputi: pengukuran, membilang, menghitung skala perbandingan, bangun ruang, bangun datar, dan merancang bangun.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Trigonometri Muspita Nurdin; Joko Suratno; Nurma Angkotasan
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 6 No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v6i1.11416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi trigonometri setelah diterapkan model pembelajaran Inkuiri, 2) Mengetahui terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah diajarkan dengan mengunakan model pembelajaran inkuiri pada materi trigonometri, 3) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi trigonometri setelah diterapkan melalui model pembelajaran inkuiri. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Eksperimental Design dengan desain penelitian one group pretest-posttest design, populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X-Ipa MA Nurul Huda Dowora Tahun Ajaran 2017/2018. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel yaitu 14 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan istrument tes kemampuan berpikir kritis berbentuk Essay. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif yaitu kategori kemampuan berpikir kritis dan perhitungan uji gain ternormalisasi (N-Gain). Sedangkan statistik inferensial yaitu uji prasyarat mengunakan uji Sharpio Wilk diperoleh data berdistribusi normal dan uji hipotesis mengunakan uji one-simple t-test. Hasil analisis data menunjukkan, 1) Kemampuan berpikir kritis siswa pada materi trigonometri setelah diterapkan model pembelajaran inkuiri terdapat 9 siswa (64%) dalam kategori sangat baik dan 5 siswa (36%) mencapai kualifikasi baik, 2) Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan setelah diterapkan model pembelajaran inkuiri pada materi trigonometri, 3) Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi trigonometri setelah diterapkan pembelajaran inkuiri dalam interprestasi tinggi. 
Penerapan Model Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Reflekttif Matematis Siswa Pada Materi Lingkaran Ninis Umamit; Ahmad Afandi; Joko Suratno
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 6 No 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v6i2.11727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada materi lingkaran di kelas VIII-1 SMP Negeri 3 Kota Ternate.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes uraian yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) penerapan model PBL.Analisis data meliputi analisis deskriptif dan inferensial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa setelah penerapan model Problem Based Learning (PBL),dengan nilai N-Gain sebesar 0,46 yang berada pada kategori sedang. Distribusi kemampuan berpikir reflektif matematis siswa menunjukkan bahwa 16 siswa (64%) berada pada kategori tinggi, 6 siswa (24%) pada kategori sedang, dan 3 siswa (12%) pada kategori rendah. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp.Sig.(2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05,yang berarti terdapat peningkatan yang signifikan.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa pada materi lingkaran di kelas VIII-1 SMP Negeri 3 Kota Ternate.
Penerapan Project Based Learning dalam Peningkatkan Kemampuan Matematik Mahasiswa pada Materi Kalkulus Integral Dahlan Wahyudi; Winda Syam Tonra; Wilda Syam Tonra; Nurma Angkotasan; Joko Suratno
Numerical: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ma'arif Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/numerical.v10i1.7884

Abstract

Students often experience difficulties in learning integral calculus; therefore, instructional innovation is needed to improve their mathematical abilities. This study aims to examine the effect of implementing Project-Based Learning (PjBL) on students’ mathematical abilities in the topic of integral calculus. The research employed a pre-experimental method with a quantitative approach using a one-group pretest–post-test design. The data were obtained from tests administered before and after the treatment. To determine the difference in students’ abilities between the pretest and post-test results, the data were analysed using IBM SPSS Statistics version 21 through the paired samples t-test procedure. The test results showed a Sig. 2-tailed value of 0.000, which was below the significance level of 0.05. These results indicate a significant difference in students’ mathematical abilities before and after learning through the PjBL model. This finding shows that project-based learning is effective in developing students’ mathematical abilities in integral calculus. Therefore, PjBL can be used as a relevant alternative learning model to support the improvement of students’ mathematical abilities.
The The Effect of Contextual Problem-Based Leaning Model on Students’ Environmental Liteacy in Environmental Education Course Sirajudin, Nuraini; Suratno, Joko; Sahjat, Sumarni
IJORER : International Journal of Recent Educational Research Vol. 7 No. 3 (2026): May
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46245/ijorer.v7i3.1205

Abstract

Objective: The 21st century is characterized by transformation and advancement across multiple domains. These modifications encompass requirements within the educational sector. This essay seeks to analyze the opportunities and obstacles of environmental literacy and awareness in 21st-century schooling. This study sought to determine the impact of contextual problem-based learning on students' environmental literacy. The research employed a posttest-only approach and constituted a quasi-experimental study. The control group underwent conventional training, while the experimental group engaged in contextual problem-based learning. The environmental literacy of students was the dependent variable in this study. The independent variable in this study was contextual problem-based learning. Sixty pre-service biology educators from two complete courses participated in the research during their first semester. The assessments of recent environmental literacy competencies were utilized as study instruments. The research findings indicate a disparity in students' environmental literacy between those subjected to contextual problem-based learning and those who undergo traditional education. The experimental group exhibited superior environmental literacy compared to the control group. Consequently, contextual problem-based learning is a viable approach for augmenting students' environmental knowledge.