p-Index From 2021 - 2026
8.447
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Cakrawala Pendidikan JPTK: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Agrikultura The Journal of Experimental Life Sciences (JELS) CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Abdimas Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Teknik Elektro Rekayasa: Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Produksi Tanaman Sinergi Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Edu Komputika Journal JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan JURNAL KAJIAN TEKNIK ELEKTRO JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Communication in Biomathematical Sciences Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Journal on Education Jurnal Masyarakat Merdeka (JMM) INSIST (International Series on Interdisciplinary Research) Medica Hospitalia Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE Uniba) Jurnal Abdi Insani JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Agrinika : Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) Jambura Journal of Biomathematics (JJBM) Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Tri Dharma Mandiri: Diseminasi dan Hilirisasi Riset Kepada Masyarakat (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi JAPI: Jurnal Akses Pengabdian Indonesia Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang Journal of Law, Education and Business ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Limits: Journal of Mathematics and Its Applications
Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Peningkatan Produksi Tanaman Padi (Oryza sativa Linn.) Varietas Rajasa-01 Melalui Integrasi Populasi Itik Kusumaningtyas, Sa'aprita; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.10.03

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) adalah tanaman pangan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia. Salah satu faktor penghambat yang mengurangi hasil padi hingga 50% adalah gulma. Saat ini gulma dikendalikan dengan cara manual, mekanis dan kimiawi yang membutuhkan tenaga kerja tinggi dan tidak ramah lingkungan. Sebagai alternatif, Sistem Padi Kompleks yang menggunakan itik untuk mengendalikan gulma dapat diterapkan. Tujuan penelitian yaitu untuk mempelajari pengaruh jumlah itik terhadap pertumbuhan dan hasil padi varietas Rajasa-01 serta pengaruhnya terhadap gulma. Penelitian dilaksanakan bulan Januari sampai Mei 2022 di Desa Sukorejo, Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok 6 kali ulangan; D0: penyiangan manual; D1: 1 ekor per 20 m2; D2: 2 ekor per 20 m2; D3: 3 ekor per 20 m2. Variabel meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, Summed Dominance Ratio, berat kering gulma, berat gabah per rumpun, berat gabah kering panen per m2, berat kering total tanaman, dan berat 1000 butir. Data ditabulasi dengan Microsoft Excel, dianalis dengan tabel Sidik Ragam, dan menggunakan Beda Nyata Terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel berbeda nyata kecuali berat 1000 butir. Penggembalaan itik sebanyak 2 ekor per 20 m2 menghasilkan gabah kering panen sebesar 620,51 g.m-2, sehingga meningkatkan produksi padi varietas Rajasa-01 hingga 36,65% daripada perlakuan penyiangan manual, 25,22% daripada penggembalaan itik 1 itik per 20 m2, dan sebesar 21,86% dibandingkan penggembalaan 3 itik per 20. Penggembalaan itik sebanyak 1000 ekor per hektar dapat mengurangi kerapatan populasi gulma dan waktu muncul gulma.
Pengendalian Gulma Pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Melalui Penerapan Penyiangan dan Populasi Itik Noor Ramadhan, Akbar; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 11 (2023): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.11.02

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu komoditas tanaman pangan, namun di Indonesia produktivitasnya masih rendah dan tidak stabil. Hal tersebut disebabkan oleh gulma yang menjadikan menurunnya produktivitas padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengendalian gulma yang berbeda yakni penyiangan dan integrasi padi-itik terhadap pertumbuhan serta hasil tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sukoharjo, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada bulan Juni sampai Oktober 2022. Disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan yang terdiri dari A1 = bergulma; A2 = penyiangan sebanyak 2 kali; A3 = penyiangan sebanyak 3 kali; A4 =  populasi 1 ekor itik per 20 ; A5 = populasi 2 ekor itik per 20 ; A6 = populasi 3 ekor itik per 20 . Data yang terkumpul dari hasil penelitian ditabulasi dengan Microsoft Excel, lalu dianalisis dengan menggunakan tabel Sidik Ragam (ANOVA) dan di uji lanjut menggunakan Uji BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan populasi itik sebanyak 3 ekor per 20 m2 menghasilkan pertumbuhan dan hasil panen yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya, namun tidak berbeda nyata dengan perlakuan populasi itik sebanyak 1 ekor per 20 m2 dan populasi itik sebanyak 2 ekor per 20 m2
The Pengaruh Media Tanam dan Bahan Bibit Terhadap Pertumbuhan Bibit Bud Chip Tanaman Tebu (Saccharum oficinarum L.) Varietas Cenning Gestiyana Ayu Kurnia Puteri; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 11 (2023): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.11.04

Abstract

Produktivitas tebu yang relatif rendah disebabkan oleh teknik penyiapan bibit, kualitas bibit yang digunakan, dan ketersediaan lahan pembibitan semakin berkurang. Teknik pembibitan bud chip dapat menjadi solusi terkait permasalahan tersebut. Pertumbuhan bud chip dipengaruhi oleh media tanam dan bahan bibit sehingga penelitian ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan bud chip tanaman tebu varietas Cenning dengan penggunaan kombinasi media tanam dan bahan bibit yang tepat. Penelitian dilaksanakan bulan Februari hingga Mei 2023 di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Desa Jatimulyo, Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok 3 ulangan meliputi; A: tanah dan bud chip dari batang atas, B: tanah dan bud chip dari batang tengah, C: tanah dan bud chip dari batang bawah, D: tanah+arang sekam dan bud chip dari batang atas, E: tanah+arang sekam dan bud chip dari batang tengah, F: tanah+arang sekam dan bud chip dari batang bawah, G: tanah+kompos blotong dan bud chip dari batang atas, H: tanah+kompos blotong dan bud chip dari batang tengah, I: tanah+kompos blotong dan bud chip dari batang bawah. Perlakuan tanah+kompos blotong dan bud chip dari batang tengah mampu meningkatkan pertumbuhan panjang tanaman 42,51% lebih tinggi dibandingkan tanah dan bud chip dari batang bawah. Perlakuan tanah+kompos blotong dan bud chip dari batang atas mampu meningkatkan pertumbuhan jumlah anakan 27,31% lebih tinggi dibandingkan tanah dan bud chip dari batang bawah. Perlakuan tanah+kompos blotong dan bud chip dari batang tengah menghasilkan bobot kering 68,77 g.tanaman-1 lebih tinggi dibandingkan perlakuan tanah+arang sekam dan bud chip dari batang bawah.
Pengaruh Kombinasi Media Tanam dan Umur Pindah Bibit terhadap Pertumbuhan Bibit Bud Chip Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) Varietas PS 862 Tyary Airivia; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 11 (2023): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.11.01

Abstract

Tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) termasuk tanaman famili graminae atau rumput-rumputan. Peningkatan produksi bibit dilakukan melalui penggunaan bibit bud chip yang mudah. Pemindahan bibit dengan umur tanam serta pemberian media tanam yang sesuai mampu membantu meningkatkan pertumbuhan tanaman tebu saat fase vegetatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh umur pindah bibit dan media tanam terhadap pertumbuhan bibit bud chip tanaman tebu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juni 2023 di Kebun Percobaan Jatimulyo yang terletak di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Kombinasi menggunakan 9 kombinasi yang diulang 3 kali dengan perlakuan umur pindah tanam 14 HST, 21 HST, dan 28 HST yang dikombinasikan dengan media tanam tanah, tanah + pupuk kandang, dan tanah + blotong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam tanah - blotong pada berbagai umur bibit menghasilkan pertumbuhan panjang tanaman, diameter batang, dan jumlah anakan per rumpun yang lebih baik pada 30 HST saja. Pada pengamatan 90 HST, kombinasi media tanam tanah - blotong dengan berbagai umur bibit mempunyai luas daun dan jumlah daun yang relatif sama. Umur bibit bud chip pada 14 HST - 28 HST kombinasi media tanam memiliki hasil bobot kering relatif sama, kecuali pada umur bibi 14 HST dan 28 HST kombinasi media tanam tanah dan 21 HST dengan kombinasi media tanam tanah - blotong memiliki nilai bobot kering yang lebih rendah.
Efisiensi Intersepsi Radiasi Matahari (Ei) pada Berbagai Mulsa dan Tata Letak Tanaman terhadap Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Kultivar Talenta Pertiwi Hemida Kusumaningrum; Suryanto, Agus; permanasari, Paramyta Nila
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.02.04

Abstract

Tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) merupakan komoditas yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Budidaya jagung manis di Indonesia masih mengalami kendala yaitu penangkapan radiasi matahari yang rendah. Permasalahan tersebut dapat diatasi antara lain dengan aplikasi berbagai jenis mulsa dan penerapan tata letak tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari Efisiensi Intersepsi radiasi matahari (Ei) pada berbagai jenis mulsa dan tata letak tanaman yang tepat terhadap produksi tanaman jagung manis kultivar Talenta Pertiwi. Penelitian dilaksanakan pada Januari hingga April 2023 di kebun praktikum PSDKU Universitas Brawijaya, Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 10 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kombinasi perlakuan mulsa plastik perak-perak + baris ganda dan mulsa plastik hitam perak + baris ganda mampu memberikan pertumbuhan dan produksi yang lebih baik terhadap panjang tanaman, luas daun per tanaman, indeks luas daun, bobot kering total tanaman, laju pertumbuhan tanaman, bobot segar tongkol dengan kelobot, bobot segar tongkol tanpa kelobot, dan Efisiensi Intersepsi radiasi matahari (Ei) dibandingkan tanpa mulsa, mulsa jerami padi, mulsa plastik hitam putih baik baris tunggal maupun baris ganda.  
Efektivitas Berbagai Kombinasi Mulsa dan Pola Tanam terhadap Efisiensi Intersepsi Radiasi Matahari (Ei) dan Produksi Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt.) cv. Sweet Boy Raunica, Elsha Afry; setiawan, adi; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.02.03

Abstract

Jagung manis merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan dan memiliki permintaan yang cukup tinggi. Peningkatan permintaan pasar akan jagung manis harus diiringi dengan produksi secara berkelanjutan, ekonomis, efisien, serta ramah lingkungan. Radiasi matahari menjadi faktor penting dalam kegiatan budidaya pertanian. Namun kenyataanya, hanya cahaya tampak saja yang dapat ditangkap oleh tanaman dan berperan dalam kegiatan fotosintesis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi intersepsi radiasi matahari dan produksi jagung manis pada berbagai mulsa dan sistem tanam. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2023 di Lahan Penelitian PSDKU Universitas Brawijaya, Mrican, Kota Kediri, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 10 kombinasi perlakuan mulsa dan sistem tanam dan diulang sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan mulsa plastik hitam perak dengan sistem tanam baris ganda mampu meningkatkan produksi jagung manis dan meningkatkan nilai efisiensi intersepsi radiasi matahari dibandingkan perlakuan tanpa mulsa dengan sistem tanam baris tunggal.
Pengaruh Kombinasi Media Tanam dan Asal Bibit Bud Chip terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) Varietas Bululawang Nindra, Daffa; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 05 (2024): Mei
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.05.03

Abstract

Tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan salah satu tanaman perkebunan yang memiliki peranan penting untuk bahan baku pembuatan gula. Peningkatan produksi bibit dapat dilakukan melalui penggunaan bibit bud chip. Penggunaan asal bibit serta pemberian media tanam yang sesuai mampu membantu meningkatkan pertumbuhan tanaman tebu saat fase vegetatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh asal bibit bud chip dan media tanam terhadap pertumbuhan bibit bud chip tanaman tebu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juni 2023 di Kebun Percobaan Jatimulyo yang terletak di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) Kombinasi menggunakan 9 kombinasi yang diulang 3 kali dengan perlakuan asal bibit batang atas, batang tengah dan batang bawah yang dikombinasikan dengan media tanam tanah, tanah + pupuk kandang, dan tanah + kompos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan media tanam tanah - kompos pada berbagai asal bibit menghasilkan pertumbuhan diameter batang dan jumlah anakan yang lebih baik hanya pada 60 HST. Pada pengamatan 90 HST, kombinasi media tanam tanah - kompos dengan berbagai asal bibit memiliki panjang tanaman dan luas daun yang relatif sama. Asal bibit batang atas, tengah dan bawah dengan kombinasi media tanam memiliki hasil bobot kering relatif sama, kecuali pada kombinasi asal bibit batang atas dengan media tanah dan tanah – kompos daun memiliki nilai bobot kering yang lebih rendah
Pengaruh Tata Letak Tanam Pada Berbagai Varietas Kubis Bunga (Brassica oleracea var. botrytis L.) Girsang, Srimayanti; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 6 (2024): Juni
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.06.07

Abstract

Tanaman kubis bunga (Brassica oleracea var.botrytis L.) merupakan salah satu komoditas pertanian dengan permintaan pasar yang cukup tingi karena memiliki banyak manfaat serta vitamin dan mineral. Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis varietas dan penggunaan tata letak tanam yang lebih baik terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman kubis bunga. Penelitian dilaksanakan bulan Maret sampai dengan Juni 2023 di lahan percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, terletak di kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Penelitian ini disusun dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 macam varietas dan 2 tata letak tanam sehingga terdapat 6 kombinasi perlakuan dengan 4 ulangan yaitu: P1: Varietas Orient + Bujur sangkar, P2: Varietas Orient + Zig-zag, P3: Varietas PM 126 + Bujur sangkar, P4: Varietas PM 126 + Zig-zag, P5: Varietas Bima + Bujur sangkar, P6: Varietas Bima + Zig-zag. Pengamatan dilakukan pada parameter pertumbuhan dan parameter panen tanaman. Pengamatan pertumbuhan dilakukan secara destruktif dan non destruktif, sedangkan pengamatan hasil dilakukan pada saat pemanenan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Varietas Orient, PM 126 dan Bima dengan tata letak tanam bujur sangkar dibandingkan dengan varietas Bima dengan tata letak tanam zig-zag memperoleh panjang tanaman yang sama dan relatif lebih panjang, Varietas Orient dan PM 126 dengan tata letak tanam bujur sangkar dan zig-zag memperoleh hasil daun yang relatif lebih besar dari pada varietas Bima dengan tata letak tanam zig-zag. Varietas Orient, PM 126 dan terutama Bima dengan berbagai perlakuan tata letak tanam memberikan hasil per tanaman dan per hektar yang sama yaitu berkisar antara 239,38-253,4 g/tanaman dan 17.95-19.00 ton.ha-1.
The Pengaruh Waktu Tanam Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) pada Tanaman Kacang Bambara (Vigna subterranea L. Verdcourt) dalam Pola Tanam Tumpangsari Addieni, Mulia; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 12 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Kacang bambara (Vigna subterranea L. Verdcourt) merupakan komoditas yang potensial untuk dikembangkan dalam program diversifikasi pangan sebagai sumber karbohidrat dan protein. Permasalahan utama yang dihadapi dalam budidaya kacang bambara yaitu daya hasil yang masih rendah akibat masih dibudidayakan menggunakan galur-galur lokal pada lahan yang terbatas, sehingga diperlukan intensifikasi melalui tumpangsari dengan tanaman jagung manis dan memperhatikan waktu tanam jagung manis agar dapat mengurangi kompetisi yang terjadi antar tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu tanam jagung manis pada hasil kacang bambara dalam sistem tumpangsari. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juli 2023 di Kebun Percobaan IP2TP Jambegede. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali, meliputi : A (kacang bambara monokultur), B (kacang bambara ditanam serempak dengan jagung), C (jagung manis ditanam 2 minggu sebelum kacang bambara), D (jagung manis ditanam 1 minggu sebelum kacang bambara), E (jagung manis ditanam 1 minggu setelah kacang bambara), dan F (jagung manis ditanam 2 minggu setelah kacang bambara). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kacang bambara monokultur dan tumpangsari dengan jagung manis yang ditanam 2 minggu setelah kacang bambara memiliki pertumbuhan dan hasil yang lebih optimal pada jumlah daun, luas daun, jumlah polong per tanaman, berat polong per tanaman, berat kering total tanaman, dan hasil panen biji kering. Selain itu, semua perlakuan memiliki NKL yang lebih dari 1 yang artinya sistem tumpangsari lebih menguntungkan dan lebih efisien dalam pemanfaatan lahan dibandingkan sistem monokultur.
Strategi Budidaya Dan Kontinyuitas Produksi Padi Organik Di Kabupaten Kediri Suryanto, Agus; Sitawati, Sitawati; Himawan, Toto; Nurlaelih, Euis Elih; Prasetya, Arif Budi; Andy, Andy; Damaiyanti, D.R.R.
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 2, No 1 (2019): MEI
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.801 KB) | DOI: 10.51213/jmm.v2i1.11

Abstract

Desa Pagung adalah salah satu dari 12 desa yang terdapat di Kecamatan Semen, Kabupaten Kediriyang mempunyai populasi 53.092 jiwa . Sebagaimana lahan pertanian yang didominasi lahan sawah, tanaman utama di Kabupaten Kediri adalah padi sawah. Sampai dengan tahun 2017, produksi beras di Kabupaten Kediri tetap terjaga, malahan bila dibanding dengan konsumsi yang rata-rata 75,38 kg/kapita/tahun, produksi beras tetap surplus (Dinas Pertanian dan Perkebunan, 2017). Berdasarkan kegiatan doktor mengabdi yang telah dilaksanakan selama 4 bulan di Desa Pagung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.Kegiatan budidaya yang telah dilakukan oleh petani sudah sesuai dengan perinsip pertaanian organik yang telah ada, namun ada beberapa kegiatan yang tidak sama dengan perinsip pertanian organik yang tepat dan benar.Kata Kunci: Padi, Organik, Kontinyuitas
Co-Authors A Halim A.A. Ketut Agung Cahyawan W A’yun, Norma Qurrota Abrianti, Putri Achmadi, Taofan Ali Addieni, Mulia Addin, Muhammad Faqih Adenita Cynthia Affan, Banu Nur Agus Murnomo Aini Nurul Ainurrasjid Ainurrasjid Ainurrasyid Ainurrasyid Aji, Mukhammad Wildan Akbar, Mohammad Fani Alislami, Tia Candra Khaula Amellia Firdaus Zahra Anan Nugroho Andy Andy Angelia Norma Wulandari Anggraini Mulwinda Anggraini Mulwinda Apriyanto, Eko Bagus Arfriandi, Arief Arif Budi Prasetya Ashar, Fauzi Asriningati Asriningati Bahrul Maani Bangun, Kosa Otaka Cahyani, Agustina Rizky Cahyo Fajar Adhiningtyas Chaerunnisa, Chaerunnisa Chaerunnisa, Sita Sarah Chatarina Umbul Wahyuni Daffa, Muhammad Abu Damaiyanti, D. R. R. Damaiyanti, D.R.R. Damanik, Jhones King Damanik, Sariah Aprianti Darmawan, Krisna Reza Darmoyo Darmoyo Dendy Eta Mirlana Dewi Ratih Rizki Damaiyanti Dewi, Nur Afifah Dewi, Wening Tiara Dhidik Prastiyanto Diah Ayu Kusumawati Diah Ayu Kusumawati Didik Hariyono Diyoprakuso, First Djallalluddin Djallalluddin Dyah Erlina Sulistyaningrum Edy Prayitno Eko Supraptono Eko Widaryanto Eline, Merina Endang Wuryandini Erika Tinambunan Erlambang, Rere Erviani, Diah Erviani, Diah Fahrurrozy, Mohammad Farida Farida Febrianti, Annisa Fitri Feddy Setio Pribadi Ferdian, Herman Ferry Fauzi, Ferry Fery Widhiatmoko Fikrie Rizqy Juan Bismaditya Firdaus, Mohammad Nur Firokhman, Alnguda Fita Anggraini Friska Rizqi Pratiwi Gestiyana Ayu Kurnia Puteri Girsang, Srimayanti Hadinata, Nadia Agus Hanang Wibisono, Banteng Handoyo, Thomas Hari Wibawanto Hasan S. Panigoro Hemida Kusumaningrum Heriana, Tutik Hirlan Hirlan Huda, Mukhammad Robitul Hudallah, Nur Husni Thamrin Sebayang Ibrahim M. H. Sanhoury Ilmam, Hasbi Shidqi Indrawan, Rahadyan Rizki Indriyani, Triska Widya Inovian Wahyuningsih, Inovian Ismail, Moch. Taufiq Isnani Darti Jatumara, Prawesty Dinnar Juprianto, Miki Kartono - Karuniawan Puji Wicaksono Khoiril Anam, Khoiril Khoirudin Fathoni, Khoirudin Khotimah , Khusnul Koesriharti Koesriharti Krisnawati, Vira Hari Kumalasari, Septi Nuning Kurniawan, Berry Kusumaningtyas, Sa'aprita Kusumawinahyu, W. M. Lilik Setyobudi Lutfiyana, Lutfiyana M. Harlanu, M. Mai Puspadyna Bilyastuti Maitimu, Dyah Kartika Mario Norman Syah, Mario Norman Marsela, Marsela Marsudi Marsudi Matanari, Dimpo Cicio Matatula, Denis Andre Medha Baskara Misromi, Misromi Mochammad Dawam Maghfoer Mochammad Samsul Arifin Mochammad Wildan Nugraha Moh. Amin Mohammad Ainun Multazam Mubarok, Ahnan Mudhofi Nurrohman Mudji Santosa Muhammad Akmal Muhtadi, Much Misbah Musafir, Raqqasyi Rahmatullah Nafiah, Vivi Imroatin Najma Aulia Nakhmiidah, Nisa Nararya, Mas Bagus Aulia Nia Kurniawan Nindra, Daffa Ninuk Herlina Nobukazu Nakagoshi Noor Hudallah Noor Ramadhan, Akbar Noor, Arifin Nugraha, Alfikri Raihan Nugraha, Hanggara Dwiyudha Nugroho, Agung Nur Hidayat Nuri Aulya Nurkhanifah, Nia Nurkharisma, Aditya Nurkholis, Fathur Nurlaelih, Euis Ellih Nurul Imamah Octavianti Paramita Oscar Regazzoni Pambudi, Muhammad Ario Paramyta Nila Permanasari, Paramyta Nila Pranata, Bayu Ari Pranata, Bayu Ari Prastika, Angrenani Rindu Prayitno, Marco Ferrianto Prayoga, Kharisma Marta Prihatin, Lilik Purnomo, Anna Silvia Putri Andriani Putri, Fadhila Ravinda R Kartono, R Rahman, Antony Anwari Rahmawati, Anindya Ramadhan, Apianto Rizky Ramadhana, Syahrul Raunica, Elsha Afry Rayungsari, Maya Resmawan Resmawan Reza Ardian Wahyu Ramadhan, Reza Ardian Riana Defi Mahadji Putri Ridwan, Dzaky Fakhriza Rinata, Mar’atus Eski Riza Fitriani, Riza Rizky Rachmadi Utomo Roedy Soelistyono Ruslan Abdul Gani Saptariana - Saptriana Suryanto, Saptriana Saputra, Handika Lintang Seftriana Anifa Khusniasari Setio, Pradipa Setyono Yudo Tyasmoro Setyono, Bagus Wahyu Setyowati Pertiwi, Indah Shafakamila, Salsabila Nazla Shelvi Sellitasari Sholeh, Mohammad Hasyim Sianturi, Michael Fias Sidabutar, Malkia Hotman Simbolon, Santri Novalina Sisca Fajriani Sitawati Sitawati Sitawati, . Sri Puji Lestari Sri Sartono, Sri Sri Sukamta Suchaida, Azziyaa Suci Surya Dewi Sudiarso Sudiarso Sugeng Sugeng Suhatman, Yan Sunaryo Sunaryo Suwasono Heddy Syahrul Ramadhan Tanamas, Jimmy Tarigan, Maulana Ikhsan Tatyantoro Andrasto Tia Anggara, Dewi Shinta Tindriyani, Niswatul Arifah Titin Sumarni Toto Himawan Tri Rahayuningsih Trisilowati Trisilowati, Trisilowati Tristi Indah Dwi Kurnia Tyary Airivia Udayana, Cicik Ulfah Mediaty Arief Uswatun Hasanah Utomo, M. Dika Cahyo Utomo, Yosafat Rio Wardhani, Dyah Ayu Kusuma Warma, Mohammad Perdana Prehatama Putra Wibowo, Ario Wahyu Wicaksono, Dwi Haryo Wiwin Sumiya Dwi Yamika, Wiwin Sumiya Wulandari, Dania Ayu Wulansari, Atikah Wuryasari Muharini Kusumawinahyu Yoga Oktavianto Yogi Sugito Yoom, Lilis Irjayanti Yuniaratri, Riris Yuniaratri, Riris Yusuf, Dedi Yuwono, Amrih Zuanita, Reni