This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Media Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat VISIKES Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya LINK Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Global Medical and Health Communication Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Kebidanan Jurnal Preventia Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Profesi Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Kesehatan Komunitas Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region Al-sihah: The Public Health Science Journal Journal of Maternal and Child Health Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Jurnal Kesehatan Global Unnes Journal of Public Health Public Health Perspective Journal Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Journal of Community Development Indonesian Journal of Health Community Jurnal CREPIDO: Jurnal Mengenai Dasar-Dasar Pemikiran Hukum Filsafat dan Ilmu Hukum Cermin Dunia Kedokteran Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat Berita Kedokteran Masyarakat DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Eduvest - Journal of Universal Studies Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Holistik Jurnal Kesehatan Cermin Dunia Kedokteran Jurnal Info Kesehatan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM PELEPASAN INFORMASI MEDIS KEPADA PIHAK KETIGA DI RSUD X MADURA Dimas Aulia Savitri; Antono Suryoputro; Farid Agushybana
Jurnal LINK Vol 18, No 1 (2022): MEI 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1013.456 KB) | DOI: 10.31983/link.v18i1.8303

Abstract

Pelepasan informasi medis kepada pihak ketiga merupakan tanggung jawab fasilitas kesehatan untuk melindungi informasi kesehatan yang terdapat didalamnya dari rusak, hilang, pemalsuan data dan akses illegal. Oleh karena itu fasilitas kesehatan harus memiliki kebijakan yang mengatur sistem pelepasan informasi medis kepada pihak ketiga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan sistem pelepasan informasi medis kepada pihak ketiga di RSUD X Madura. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melalui teknik wawancara mendalam dan observasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 15 orang, yaitu pimpinan RSUD, manajer pelayanan medik, kepala bagian rekam medis, dan DPJP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa RSUD X sudah memiliki kebijakan terkait sistem pelepasan informasi medis kepada pihak ketiga namun di kegiatan pelepasan di lapangan belum sesuai kebijakan. Hal tersebut dikarenakan karena sosialisasi dari pimpinan masih kurang sehingga pelaku kebijakan masih belum mengetahui tentang kebijakan tersebut. Belum pernah melakukan monitoring dan evaluasi terkait kegiatan pelepasan tersebut sehingga pimpinan tidak mengetahui ada faktor-faktor lain yang menyebabkan kebijakan tersebut tidak berjalan.
Obesity as Risk Factor of Type 2 Diabetes Mellitus in Women of Reproductive Age Hanifah Ardiani; Soeharyo Hadisaputro; Djoko Trihadi Lukmono; Heri Nugroho; Antono Suryoputro
Global Medical & Health Communication (GMHC) Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1839.548 KB) | DOI: 10.29313/gmhc.v6i2.2708

Abstract

Women of childbearing age with type 2 diabetes mellitus (DM) are more at risk of having pregnancy complication (in both the mother and the baby) at twice the risk for sexual dysfunction and three times more likely to die than women of childbearing age without DM. The purpose of this study was to prove obesity as the risk factor of type 2 DM in women of childbearing age. The study design was a case-control and a qualitative analysis using the in-depth interview. This study conducted in Internal Medicine Polyclinic and Eye Polyclinic in Regional General Hospital Madiun, June–July 2017. The population in this study was women of childbearing age 20–49 years old and married who check blood sugar in Regional General Hospital Madiun. The samples of this study were 54 cases and 54 controls using consecutive sampling. Data analyzed by chi-square and logistic regression. The results showed that obese women of childbearing age had risk 2.63 times greater for type 2 DM than non-obese (p=0.016, 95% CI=1.06–6.53). In conclusion, obesity was a risk factor of type 2 DM in the women of reproductive age. OBESITAS SEBAGAI FAKTOR RISIKO DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA WANITA USIA SUBURWanita usia subur (WUS) dengan diabetes melitus (DM) tipe 2 lebih berisiko mengalami komplikasi kehamilan (baik pada ibu maupun bayinya), berisiko 2 kali lebih besar untuk menderita gangguan fungsi seksual, dan 3 kali lebih besar untuk mengalami kematian dibanding dengan WUS tanpa DM. Tujuan penelitian ini membuktikan obesitas sebagai faktor risiko DM tipe 2 pada WUS. Desain studi dalam penelitian ini adalah kasus kontrol yang diperdalam dengan analisis kualitatif menggunakan wawancara mendalam. Penelitian ini dilakukan di poliklinik penyakit dalam dan poliklinik mata RSUD Kota Madiun Juni–Juli 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah WUS berusia 20–49 tahun dan sudah menikah yang diperiksa gula darah di RSUD Kota Madiun. Sebanyak 54 kasus dan 54 kontrol dipilih menggunakan consecutive sampling. Data dianalisis dengan chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WUS yang obesitas memiliki risiko 2,63 kali lebih besar untuk mengalami DM tipe 2 dibanding dengan yang tidak obesitas (p=0,016; 95% IK=1,06−6,53). Simpulan, obesitas merupakan faktor risiko DM tipe 2 pada WUS.
Analisis Hubungan Persepsi Manfaat Yang Dirasakan Terhadap Konsistensi Penggunaan Kondom Pada Waria Pekerja Seks Dalam Pencegahan HIV AIDS di Kota Makassar Dian Ardyanti Rauf; Antono Suryoputro; Zahroh Shaluhiyah
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 10, Nomor 2, July-December 2018
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.524 KB) | DOI: 10.24252/as.v10i2.6051

Abstract

Waria menjadi kelompok dengan risiko tinggi penularan HIV AIDS disebabkan banyaknya daerah pangkalan bagi waria untuk melakukan transaksi seksual dengan pasangan seks. Risiko penularan HIV AIDS besar terjadi pada waria pekerja seks, sehingga untuk mencegah penularan HIV AIDS dapat dilakukan melalui seks yang sehat dengan pemakaian kondom dan pelicin secara rutin dan benar. Perubahan perilaku dikalangan waria pekerja seks masih sangat sulit karena masih rendahnya pemakaian kondom dikalangan waria. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan persepsi manfaat yang dirasakan dengan konsistensi penggunaan kondom pada Waria Pekerja Seks untuk pencegahan HIV AIDS di kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian mix methods dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif menggunakan desain sequential explanatory (model kombinasi). Teknik pengumpulan data kuantitatif menggunakan desain penelitian cross sectional dan data kualitatif menggunakan wawancara mendalam dengan rancangan penelitian menggunakan studi kasus untuk memperkuat hasil kuantitatif yang diperoleh dari Waria Pekerja Seks yang HIV positif. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 60 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan persepsi manfaat yang dirasakan (p=0,013) dengan konsistensi penggunaan kondom pada Waria Pekerja Seks. Dapat disimpulkan bahwa persepsi manfaat yang dirasakan berhubungan dengan konsistensi penggunaan kondom pada Waria Pekerja Seks untuk pencegahan HIV AIDS.Kata Kunci: Konsistensi, HIV AIDS, Waria Pekerja Seks.
Kinerja Petugas Kesehatan Program Penanggulangan Filariasis Pada Kegiatan Pemberian Obat Pencegahan Secara Massal (POPM) Filariasis Di Kabupaten Nagekeo Nusa Tenggara Timur Sorpiyani Munthe; Antono Suryoputro; Ani Margawati
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 11, Nomor 1, January-June 2019
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/as.v11i1.7483

Abstract

Kinerja adalah hasil atau hasil yang dicapai dalam melaksanakan tugas dengan standar hasil, target, sasaran atau kriteria yang telah disepakati untuk pelaksanaan suatu program. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja program filariasis limfatik petugas kesehatan untuk pengobatan obat massal di nagekeo distrik nusa tenggara timur.Jenis penelitian kualitatif adalah metode analitik deskriptif wawancara mendalam dan catatan ulasan. Subjek penelitian ini terdiri dari 4 pusat kesehatan berdasarkan cakupan pelaksanaan tertinggi obat filariasis 2 dan 2 terendah di distrik nagekeo Nusa Tenggara Timur. Penelitian dilakukan kepada dokter / paramedis dan manajer program sebagai informan utama di Pusat Kesehatan Boawae, Pusat Kesehatan Maunori, Pusat Kesehatan Danga dan Pusat Kesehatan Masyarakat Jawakisa dengan 25 informan yang terdiri dari 8 informan utama dan 17 informan triangulasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa petugas kesehatan yang berpartisipasi dalam kegiatan filariasis obat massal tidak memahami tujuan mengambil obat filariasis dan kompetensi petugas kesehatan perlu dipertimbangkan dan diberikan pelatihan pada saat pemberian obat.Saran untuk penelitian ini ditujukan agar Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo dapat lebih memperhatikan tujuan dan kompetensi tenaga kesehatan tidak hanya terkait dengan cakupan pelaksanaan kegiatan obat massal Filariasis.
Factors Influencing the Intention of Catholic Brides and Grooms to do the Premarital HIV Test as an Attempt to Prevent HIV/AIDS in Semarang City Hillary Jeany Alfaresedes; Zahroh Shaluhiyah; Antono Suryoputro
Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 15, No 2 (2021): Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta Kerja Sama KNPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/jpm.v15i2.3589

Abstract

Semarang Health Office in 2019 recorded the age group of 25-49 years old as the most group of people with HIV. Ironically, the productive age group is the asset of the nation, also considered as the ideal group for marriage so that premarital preparation is required to result in a healthy household. On the other hand, Catholic Church has a requirement for brides and grooms to participate in Wedding Preparation Course (KPP) and is expected to increase knowledge about the household readiness as well as encourage a willingness to do the premarital HIV test as a step of wedding preparation. This study aims to analyse factors influencing the intention of catholic brides and grooms to do the premarital HIV test. The results of the study showed that the variables that influenced the intention to do premarital HIV test were knowledge (α=0.005), behavioural beliefs (α=0.004), attitude (α=0.002), subjective norms (α=0.002), and behaviour control (α=0.007). The results of multivariate analysis showed that the most influential variables were knowledge (OR=5.222), continued by subjective norms (OR=4.631), and behavioural beliefs (OR=3.825). It is suggested that KPP can collaborate with Health Office, AIDS Commission (KPA), or Non-Governmental Organization (LSM) by conducting a sharing session. 
Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Perilaku Kesehatan Wisatawan Domestik Di Candi Borobudur Rani Tiara Desty; Zahroh Shaluhiyah; Antono Suryoputro
Indonesian Journal of Health Community Vol 1 No 1 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Risiko terhadap kesehatan wisatawan dapat dipengaruhi oleh gaya hidup dan perilaku wisatawan Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap perilaku kesehatan pada wisatawan di kawasan Candi Borobudur Jawa Tengah. Penelitian ini menggunanakan desain Cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode accidental sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah wisatawan domestik yang berkunjung ke Candi Borobudur yang berusia > 17 tahun sebanyak 100 orang. Hasil penelitian menunjukan karakteristik wisatawan domestik sebagian besar berusia <30 tahun sebesar 64%, sebagian besar berjenis kelamin perempuan sebesar 71%, dan sebagian besar berasal dari Pulau Jawa sebesar 83%, faktor yang berhubungan dengan perilaku kesehatan wisatawan adalah pendidikan wisatawan dengan p-value 0,000, pengetahuan wisatawan dengan p-value 0,000, sikap wisatawan dengan p-value 0,000 dan budaya masyarakat sekitar p-value 0,000, faktor yang tidak berhubungan dengan perilaku kesehatan wisatawan adalah kepemilikan asuransi dengan p-value 0,097. Sedangkan faktor yang yang paling berpengaruh adalah budaya masyarakat sekitar dengan OR 64,264. Disimpulkan bahwa pendidikan, pengetahuan, sikap wisatawan serta budaya masyarakat sekitar berhubungan dengan perilaku keseahtan wisatawan, sedangkan kepemilikan asuransi kesehatan tidak berhubungan dengan perilaku wisatawan.
Analysis of Inpatient Linen Management in Hospital Isolation Room in Indonesia: A Review Yulis Muktafi&#039;ah; Antono Suryoputro; Septo Pawelas Arso
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6, No 3: September 2021
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.829 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6i3.1058

Abstract

Linen handling activities are a very important handling activity carried out in hospitals. The thing that can minimize the risk of distribution of linen is to carry out proper handling according to standards. If the handling is carried out properly, the risk of spreading microorganisms to activities, staff, and the environment can be carried out and minimized. The purpose of writing this article is to find out the analysis of inpatient linen management in isolation rooms in various hospitals in Indonesia. The method used in writing this article is a qualitative method with the strategy used is a literature study on the topic of analysis of linen management in hospital isolation rooms in Indonesia. The results of the literature from various sources found that hospitals in Indonesia had set standards for linen management to prevent transmission. However, linen management in various hospitals in Indonesia, in general, has not been able to run optimally and has not met the applicable standards. This can be seen from the various stages of handling linen that does not meet the standards starting from the stages of separation, reception, processing, washing, and storage.  Abstrak: Kegiatan penanganan linen merupakan sebuah kegiatan penanganan yang sangat penting dilakukan di rumah sakit. Hal yang dapat meminimalisir risiko penularan dari linen yaitu dengan melaksanakan penanganan yang tepat sesuai dengan standar. Jika kegiatan penanganan dilakukan dengan tepat, maka risiko penularan mikroorganisme pada pasien, petugas serta lingkungan dapat dicegah dan diminimalisir. Tujuan penulisan artikel ini yaitu untuk mengetahui analisis pengelolaan linen rawat inap ruang isolasi di berbagai rumah sakit di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini yaitu metode kualitatif dengan strategi yang digunakan adalah studi literatur dengan topic analisis pengelolaan linen rawat inap ruang isolasi rumah sakit di Indonesia. Hasil tinjauan pustaka dari berbagai sumber yang ditemukan menyatakan bahwa rumah sakit di Indonesia sudah menetapkan standar pengelolaan linen untuk mencegah risiko penularan. Namun, pengelolaan linen di berbagai rumah sakit di Indonesia secara garis besar belum dapat berjalan dengan maksimal dan belum memenuhi standar ketentuan yang berlaku. Hal ini dapat dilihat dari berbagai tahap kegiatan penanganan linen yang belum memenuhi standar mulai dari tahap pemisahan, penerimaan, pengangkutan, pencucian dan penyimpanan.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penolakan Imunisasi Bayi dan Balita pada Masyarakat Sedulur Sikep (Samin) Edi Siswanto; Ani Margawati; Antono Suryoputro
Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Vol 16, No 1 (2020): Juni
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1488.343 KB) | DOI: 10.33658/jl.v16i1.190

Abstract

ENGLISHSamin Society is located in the area of Baturejo Village, Sukolilo District, Pati Regency. The initial data of 79 children consist of 2 to 5 years old that have status immunization 1 child completely immunized and 78 children uncompletely immunized. The purpose of this study is to determine the factors that affect the immunization rejection of Samin community in Baturejo Village, Sukolillo District, Pati Regency. This study uses a qualitative approach with a cross sectional observation. Techniques of collecting data included indepth interviews, field-event observation and document-observation. The technique for determining informants used purposive sampling. The results of this study were: 1) perception that it is not susceptible to the disease due to not immunized, 2) the perception that the disease due to not immunized is not harmful, 3) perception that immunization is no benefit, 4) the perception that the loss or greater obstacles in immunizing their children and 5) cues to act is not conducive to behave immunizing their children.  INDONESIAMasyarakat Samin berada di wilayah Desa Baturejo Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati. Data awal menunjukkan sebanyak 79 anak umur 2 sampai dengan 5 tahun. 1 anak berstatus imunisasi dasar lengkap, sedangkan 78 anak berstatus tidak imunisasi dasar lengkap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi penolakan imunisasi di masyarakat Samin Desa Baturejo Kecamatan Sukolillo Kabupaten Pati. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan crosssectional dilakukan dengan observasional. Teknik pengumpulan  data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan observasi dokumen. Teknik penentuan informan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini adalah: 1)  persepsi bahwa tidak rentan terhadap penyakit akibat tidak imunisasi, 2) persepsi bahwa penyakit akibat tidak imunisasi tidak membahayakan, 3) persepsi bahwa imunisasi tidak ada manfaatnya, 4) persepsi bahwa kerugian atau hambatan lebih besar dalam mengimunisasi anaknya, dan 5) isyarat untuk bertindak tidak mendukung untuk berperilaku mengimunisasi anaknya. 
Evaluasi “ Sayang Ibu”: Aplikasi Kegawatdaruratan Ibu Hamil Antono Suryoputro; Rani Tiyas Budiyanti; Mela Nofitri
Cermin Dunia Kedokteran Vol 47, No 9 (2020): Neurologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v47i9.912

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator derajat kesehatan. Di Indonesia, AKI masih cukup tinggi. Salah satu penyebabnya adalah keterlambatan rujukan dan kurangnya informasi mengenai tanda bahaya kehamilan terutama pada kehamilan risiko tinggi. Sayang Ibu merupakan aplikasi kegawatdaruratan ibu hamil yang dikembangkan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro. Penelitian ini mengevaluasi penggunaan aplikasi ‘Sayang Ibu’. Metode penelitian adalah survei dengan kuesioner System Usability Scale (SUS) dan User Experience Questionare (UEQ) terhadap 28 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Rowosari, Semarang. Penelitian dilakukan pada bulan September 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aplikasi Sayang Ibu dapat diterima dan berguna dengan nilai rata-rata 70,18. Nilai ketertarikan pengguna, kemudahan, efisiensi, ketergantungan, dan stimulasi penggunaan di atas rata-rata. Sedangkan tingkat keterbaruan aplikasi dianggap kurang. Penggunaan aplikasi ‘Sayang Ibu’ memerlukan dukungan literasi digital ibu hamil.Maternal Mortality Rate (MMR) is one of indicator in healthcare. In Indonesia, MMR still high. Among other causes are delayed referral and lack of education on danger sign in pregnancy especially in high risk pregnancy. Sayang Ibu is emergency call application developed by Public Health Faculty Diponegoro University. This research aims to evaluate Sayang Ibu Application. The survey applied System Usability Scale (SUS) and User Experience Questionare (UEQ) to 28 pregnant mothers in Rowosari Primary Health Care area in Semarang City. This research was done in September 2019. The rate of usability was 70,18 showed that this application was useful. Based on user experience, Sayang Ibu Application had attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, and stimulation, but no novelty. Sayang Ibu Application needs digital literacy.
Analisis Pelaksanaan Manajemen Komite Pencegahan Dan Pengendalian Healthcare Associated Infections di RSUD Tugurejo Provinsi Jawa Tengah Yayang Khairunnisa Agusti; Antono Suryoputro; Wulan Kusumastuti
MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 18, No 4 (2019): MKMI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.288 KB) | DOI: 10.14710/mkmi.18.4.%p

Abstract

Latar belakang: Healthcare Associated Infections (HAIs) atau infeksi Nosokomial merupakan salah satu masalah besar yang dialami rumah sakit karena menambah angka kesakitan hingga kematian. Terdapat angka kejadian HAIs diatas standar pada beberapa indikator penyakit infeksi di RSUD Tugurejo. Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) wajib dilaksanakan di rumah sakit sebagai standar mutu pelayanan dan mengurangi risiko terjadinya infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pelaksanaan  komite pencegahan dan pengendalian HAIs di RSUD Tugurejo Provinsi Jawa Tengah.Metode: Penelitian menggunakan metode kualitatif dimana informasi didapat dari wawancara mendalam kepada Informan Utama yaitu Ketua Komite PPI, 1 IPCD, 2 IPCN, dan 2 IPCLN. Sedangkan untuk Informan Triangulasi yaitu Wakil Direktur Pelayanan, 2 Kepala Ruang, dan 1 Kepala Instalasi. Variabel yang diteliti adalah input, proses, dan output dari pelaksanaan manajemen komite PPI.Hasil: Anggota komite PPI belum mendapat pelatihan secara merata, belum ada komitmen dari seluruh petugas yang terlibat dalam program PPI, tidak adanya insentif untuk anggota komite PPI, terdapat beban kerja tidak seimbang dalam anggota komite PPI, masih terjadi kekurangan dan keterlambatan penyediaan sarana PPI, serta kepatuhan petugas terhadap handhygiene masih sekitar 80%.Simpulan: Pelaksanaan manajemen komite PPI di RSUD Tugurejo belum optimal. Penelitian ini menyarankan untuk perbaikan manajemen PPI yakni memfasilitasi pelatihan lanjutan, memberikan insentif pada anggota PPI, menyediakan sarana sesuai kebutuhan, melakukan tindak lanjut dari permasalahan, menumbuhkan minat dan komitmen petugas,  dan pengawasan kegiatan PPI secara berkala.
Co-Authors Abdullah, Rabiya Achadi Nugraheni, Sri Achmat Luthfi Yakim Adi, Matheus Sakundarno Aditya Kusumawati, Aditya Adiz, Matheus Sakundarno AGNES FRIDOLIN Agnes Fridolin Ani Margawati Anna Maulina L. Annisa, Aulia Any Setyawati Apoina Kartini Aprianti, Aprianti Arnia Dian Kusuma Devi Arrohmah, Munib Astriyani, Sri Ayu Fitriani Ayun Sriatmi Ayun Sriatmi Bagoes Widjanarko Besar Tirto Husodo BUDIYONO Budiyono Budiyono Cahya Tri Purnami Dewi Puspitaningrum Dewi, Eltanin Kumala Dewi, Miralda Septri Dian Ardyanti Rauf Dian Widyahandayani Dimas Aulia Savitri Dina Apriana Dinda Nestelita Djoko Trihadi Lukmono Dwi Ayu Tirtaningrum Dwi Rizky Novianto Edi Siswanto Einurkhayatun, Biyanda Eka Yunila Fatmasari Eka Yunila Fatmasari, Eka Yunila Emilia Yunritati Rehing Emilia Yunritati Rehing Erliana, Nina Erlin Friska Ernawati Ernawati Farid Agushybana Farid Farid Agushybana Fatwa Firdhaus, Oki Ino Firdha Rahma Nurbadlina Firdhaus, Oki Ino Fatwa Fitri, Tari Adelia Frederikus Feribertus Nikat Gunawan Widiyanto Gunchmaa Nyam Handayani, Novia Hanifah Ardiani Hapsari, Ariska Tri Hati, Konstantinus Herdiyanti, Annisa Maghfira Heri Winarno Herlin Fitriana Kurniawati Hestyani Kelananingrum Hillary Jeany Alfaresedes Insani, Raudya Kamillia K. Heri Nugroho HS, K. Heri Kurnia Ramadhani, Kurnia Laksmono Widagdo Laksmono Widagdo Larasati, Nurina Dyah Lina Dwi Yoga Pramana Maria Ulfa Maria Ulfa Mat Zudi Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Maya Chrisdita Mela Nofitri Mela Notri Meliantha Asmarani Kusumawardani Murni Murni Mustalia, Mustalia Muthmainnah M, Muthmainnah Nicholas J Ford Nicholas J. Ford Nidya Diah Prameswati Niken Meilani Noby Winarsa Nofitri, Mela Novitasari, Nita Dewi Nurhasmadiar Nandini Nurmalitasari, Rahma Adinda Oktavianti, Theresia Anggita Paramesthi, Prasasya Paramytha Magdalena Sukarno Putri Penggalih Mahardika Herlambang Pertiwi, Dian Ratna Pratiwi, Nastiti Bandari Priyadi Nugraha P Purnamawati, Rifka Putri Asmita Wigati Rahayu, Lintang Kemuning Mustikaning Rahma, Fanny Pradila Rani Tiara Desty Rani Tiyas Budiyanti Ratih Indraswari Ratih Indraswari Rochwati, Siti Romdhonah Romdhonah Romdhonah Romdhonah Ryna Mahdalena Ambarita Safira Ika Putri Sakundarno Adi Sakundarno Adi Satar Satar, Satar Satria Bhirawa Anuraga, Pandjie Septian Emma Dwi Jatmika, Septian Emma Dwi Septo Pawelas Arso Setyoningsih, Rr. Devi Noviana Sholichat, Baqiatus Siti Helmyati Siti Waghisatul Astutik Soeharyo Hadisaputro Sofie Astri Risanty Sorpiyani Munthe Sri Achadi Nugraheni Sudarwati Nababan Sudrisman Sudrisman Sukenty, Ninik Trisnawati Suryono, Lucky Aris Susilaksmi, Ida Sutopo Patria Jati Sutopo Patria Jati Syamsuhuda Budi Musthofa Syamsul Huda Syamsulhuda BM Syamsulhuda Budi Musthofa Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum Titi Legiati PS Tri Yuni Kuswandari, Tri Yuni Ulya, Siti Afuzal Wahyu Andriyanto Widiastuti, Indiyah Widyastuti, Rachma Dwi Wulan Kusumastuti Wulan Kusumastuti Y Warella Yayang Khairunnisa Agusti Yohanes Sugiarto, Yohanes Yudhanto, Yoga Yuliani Setyaningsih Yuliati, Erni Yulis Muktafi&#039;ah Yulis Muktafiah Yuliyanti, Fitria Yuningsih, Silvia Anita Yuslana, Yuslana Zahroh Shaluhiyah