Claim Missing Document
Check
Articles

PROTOTIPE PENGISI AIR DAN PENGURAS AIR PADA KOLAM SARANG BURUNG WALET BERBASIS IOT Than Raymond; Suwanto Raharjo; Edhy Sutanta
Jurnal Jarkom Vol. 12 No. 01 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v12i01.4796

Abstract

Pengusaha sarang burung walet menghadapi hambatan pada mengelola kolam air secara manual. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengembangan sistem otomatis pengurasan dan pengisian air dengan memanfaatkan sensor ultrasonik dan sensor pH air yang berfungsi untuk mengukur tinggi dan pH air. Sistem ini diharapkan tidak hanya memberikan otomatisasi untuk proses pengisian dan pengurasan air, melainkan juga berperan dalam mengoptimalkan penggunaan energi dan mengurangi konsumsi energi serta biaya operasional. Pengembangan ini mencakup penerapan Sensor pH air, sensor ultrasonik, dan Esp32 sebagai pusat pengendalian dari seluruh sistem dan perangkat yang terlibat industri pemeliharaan walet di desa Ampah Dusun Tengah, Kab. Barito Timur, memiliki potensi ekonomi yang tinggi, terutama karena nilai jual sarang walet yang tinggi di pasaran global. Namun, tantangan dalam pengelolaan manual kolam air walet mendorong kebutuhan akan solusi otomatisasi yang lebih modern, khususnya dengan penerapan Internet of Things (IoT). Dari pengujian alat memiliki rata-rata eror 0% dan didapatkan kesesuaian alat sebesar 100%, Adapun pengujian kontrol pada aplikasi blynk dapat dilakukan sesuai dengan yang diharapkan oleh pengguna yaitu 100% dari 4 kali pengujian yang terbagi menjadi dua yaitu 2 kali pada pompa dan 2 kali pada selenoid valve
ANALISIS SISTEM KEAMANAN WPA2 PADA JARINGAN WIRELESS MENGGUNAKAN METODE SIGNAL SCANNING DAN MAC CHANGER (STUDI KASUS DI KOS PUTRA RAHMA) Rindi Insan Cahyadi1; Edhy Sutanta; Joko Triyono
Jurnal Jarkom Vol. 12 No. 01 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Informasi, Universitas AKPRIND Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/jarkom.v12i01.4799

Abstract

Kost Putra Rahma berada di Jalan Bhinneka Tunggal Ika, Wonocatur, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di tempat tersebut penghuni kost memasang koneksi internet wireless untuk memenuhi kebutuhan koneksi internet penghuni kost. Koneksi internet wireless yang dipasang di kost tersebut seringkali diakses oleh orang yang tidak berhak sehingga mengakibatkan jaringan wireless menjadi lambat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan analisis sistem keamanan pada jaringan wireless yang dipasang. Dalam penelitian ini digunakan metode signal scanning dan mac changer dengan menggunakan software netcut untuk melihat siapa saja yang mengakses jaringan wireless di kost tersebut. Pengujian juga dilakukan menggunakan alat bantu berupa perangkat lunak saat pengujian sistem keamanan wireless. Berdasarkan hasil 30 kali pengujian, diketahui bahwa dengan menggunakan metode Mac Changer, pengguna yang tidak berhak tidak dapat mengetahui alamat MAC jaringan wireless yang menerapkan sistem keamanan WPA2. Dengan menggunakan metode signal scanning, penyedia jaringan wireless dapat mendeteksi IP pengguna yang mencurigakan.
PENERAPAN TEKNOLOGI MESIN MIXER UNTUK MENINGKATKAN KUANTITAS DAN KUALITAS PRODUK PUPUK KOMPOS DI GAPOKTAN NGUDI MAKMUR, BANJARARUM, KULON PROGO Edhy Sutanta; Suparni Setyowati Rahayu; Raden Wisnu Nurcahyo; Samuel Kristiyana; Aris Wahyu Murdiyanto; Mukasi Wahyu Kurniawati
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 6 No. 1 (2024): JURNAL BERDAYA MANDIRI (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jbm.v6i1.6074

Abstract

The Ngudi Makmur Farmer Group (Gapoktan) is one of the productive economic groups located in Banjararum Village, Kulon Progo, Yogyakarta. Gapoktan Ngudi Makmur faces several issues, some of are deemed important and need to be resolved. The mentioned issues include environmental pollution risks and unpleasant odors arising from piles of livestock manure. Livestock manure is generally processed into compost fertilizer to nourish crops managed by the group. The process of turning livestock manure into compost fertilizer is done with the hand tool, resulted in relatively low production quantity and quality due to non-standard/uniform compost grain sizes. This Community Service Activity (PkM) is part of Kosabangsa Program implementation in 2023. The activity is carried out by a combined team from 2 (two) Higher Education Institutions (PT), namely Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (UNJAYA), and Universitas AKPRIND Indonesia. This activity is conducted through 5 (five) stages which is: socialization, training, technology application, mentoring, as well as program evaluation and sustainability. The total duration of the activity is 4 (four) months. The appropriate technology (TTG) applied is a compost mixer machine. Based on the evaluation results after the activity, there was an increase in the quantity of compost production by 16.67% and an improvement in quality of compost with standard/uniform grain sizes. Keywords: mixer machine, quality, quantity, compost, appropriate technology
Pelatihan Microsoft Excel untuk Peningkatan Keterampilan Administrasi Santriwati : Suatu Pendekatan Pengabdian Masyarakat di Pondok Pesantren Kun Sholihan Gunungkidul Sholeh, Muhammad; Kumalasari, Erna; Sutanta, Edhy; Erma Susanti; Ariyana, Renna Yanwastika; Saudah, Siti
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v2i2.3457

Abstract

Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan administrasi santriwati di Pondok Pesantren Kun Sholihan, Gunungkidul. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan Microsoft Excel. Microsoft Excel dapat digunakan untuk membantu pengguna dalam membuat, mengorganisir, mengelola, dan menganalisis data menggunakan lembar kerja elektronik. Dengan Microsoft Excel, pengguna dapat membuat tabel, grafik, dan diagram yang memungkinkan pengolahan dan representasi visual data dengan mudah. Pendekatan pengabdian masyarakat digunakan untuk mendesain dan mengimplementasikan program pelatihan yang fokus pada aspek-aspek administrasi, termasuk pengelolaan data, pembuatan laporan, dan analisis keuangan menggunakan Microsoft Excel. Manfaat menguasai Excel, para santri tidak hanya siap untuk kehidupan akademik, tetapi juga terampil dalam mengelola berbagai aspek kehidupan sehari-hari mereka di pesantren dan di masa depan. Metode pelatihan melibatkan sesi interaktif, latihan praktis, dan studi kasus yang relevan dengan kebutuhan administrasi pesantren. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan penggunaan Microsoft Excel di kalangan Santriwati. Para santri dapat membuat laporan keuangan bulanan dengan menggunakan rumus-rumus Excel yang relevan dan memahami cara menganalisis data untuk mendukung pengambilan keputusan administratif. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan Microsoft Excel dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan keterampilan administrasi Santriwati di lingkungan pondok pesantren. Hasil ini memberikan kontribusi positif terhadap kesiapan Santriwati menghadapi tuntutan teknologi dalam dunia kerja modern.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengembangan Budidaya Ternak Itik Petelur Sutanta, Edhy; Nurcahyo, Raden Wisnu; Setyaningsih, Emy; Rahayu, Suparni Setyowati; Istiari, Satiti; Utubira, Berliana Isel; Perdiansa, Aldi; Hormat, Petronius
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v5i2.4497

Abstract

Program pengabdian ini fokus pada penguatan perekonomian masyarakat melalui budidaya peternakan itik petelur di Padukuhan Pringgolayan, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki. Metode yang digunakan meliputi persiapan awal seperti observasi lapangan, wawancara dengan mitra, pembangunan kandang itik, serta monitoring perawatan dan perkembangan ternak itik petelur. Hasil program menunjukkan peningkatan produksi dan pendapatan masyarakat secara signifikan dengan tetap menjaga kemandirian dalam operasional usaha. Berdasarkan analisis keuangan, usaha ini dinyatakan layak dengan rasio R/C sebesar 1,3 yang berarti usaha tersebut efisien dan menguntungkan. Program ini berhasil membekali masyarakat dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjalankan usaha peternakan itik petelur secara mandiri dan berkelanjutan. Dampak positif dari program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, namun juga menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong kemandirian perekonomian warga. Oleh karena itu, peternakan itik petelur dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berkelanjutan dan cocok diterapkan di bidang lain yang memiliki potensi serupa.
Penerapan Teknologi Pemasaran Digital Bagi Masyarakat UMKM Dusun Brajan di Gedung Tani Banjararum Murdiyanto, Aris Wahyu; Rahayu, Suparni Setyowati; Sutanta, Edhy; Hanafi, Ahmad; Rosid, Ibnu Abdul; Arbintarso, Ellyawan Setyo; -, Purnawan
Journal of Dedicators Community Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdc.v8i3.5733

Abstract

Community service activities carried out in Banjararum Village, Kapanewon Kalibawang, Kulon Progo Regency, DIY, on November 4 2023 aim to provide solutions to the problems faced by three Non-Governmental Organizations (NGOs), namely the Punthuk Ngepoh Tourism Awareness Group (Pokdarwis). , Srikandi Farming Women's Group (KWT), and Gapoktan Ngudi Makmur. The problems faced include the absence of an optimal electricity network, the absence of infographic information/spatial plans for the Punthuk Ngepoh Tourist Attraction, the absence of a digital marketing platform, the absence of cassava cutting tools, lack of water in agricultural areas during the dry season, manure from livestock which causes disturbances in the form of unpleasant odors and there is no management of livestock manure. The solutions include repair and development of solar panels as well as the process of exploring springs in Punthuk Ngepoh to be used as a tourism support facility, the application of TTG in the form of a cassava cutting tool, and the application of TTG in the form of gasification in the coconut oil extraction process. Community service activities in the Banjararum District have provided solutions to the problems faced by the three NGOs. It is hoped that the solutions offered can boost the community's economy through programs created by the NGO.
Penerapan Teknologi Pengolah Air Siap Minum di Padukuhan Brajan, Banjararum, Kalibawang, Kulon Progo Murdiyanto, Aris Wahyu; Hanafi, Ahmad; Rosid, Ibnu Abdul; Sutanta, Edhy; Hariyanto, Satriawan Dini; Lestari, Sisilia Endah; Iswahyudi, Catur; Purnawan, Purnawan; Rahayu, Suparni Setyowati; Nurcahyo, Raden Wisnu
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijaya Kusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i3.455

Abstract

Padukuhan Brajan merupakan salah satu wilayah di Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Padukuhan Brajan yang berada pada Perbukitan Menoreh termasuk wilayah sulit air, rawan kekeringan, memiliki potensi air tanah yang kecil dengan bulan kering 5-6 bulan per tahun. Dalam beberapa tahun terakhir menerima droping air karena ketersediaan air yang minim saat musim kemarau, dan belum semua warga terlayani jaringan air bersih/sehat, baik yang dilayani oleh PDAM/PAM Desa/PAMSIMAS. Air di wilayah Padukuhan Brajan juga berkapur yang apabila dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan penyakit. Kegiatan inovatif diperlukan untuk mengatasi masalah ketersediaan air, terutama air minum bagi warga di Padukuhan Brajan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) telah dilaksanakan untuk mengatasi masalah air minum tersebut, berupa penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) sistem pengolah air menjadi air siap minum. Kegiatan PkM di wilayah Padukuhan Brajan dilaksanakan sebagai bagian dari Program Kosabangsa Tahun 2023 dengan sumber pendanaan dari Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) Kemdikbudristek. Pelaksana kegiatan adalah tim gabungan dosen dan mahasiswa dari 3 (tiga) kampus, yaitu Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (UNJAYA), Universitas AKPRIND Indonesia, dan Universitas Gadjah Mada. Kegiatan PkM berlangsung selama 3 bulan. Tahapan kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, serta evaluasi dan keberlanjutan. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan ini mampu menjadi bagian solusi untuk masalah minimnya ketersediaan air bersih di lokasi Mitra. PkM ini juga sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat, khususnya pelayanan air bersih. Dalam skala yang lebih luas dan jangka panjang, penerapan TTG Pengolah Air Siap Minum dapat mendukung upaya mengatasi masalah stunting di wilayah mitra. Dukungan para pemangku kepentingan merupakan faktor penting terhadap terlaksananya dan ketercapaian kegiatan. Pendekatan keseluruhan pelaksanaan PkM ini dapat dijadikan model untuk pengembangan wilayah serupa di wilayah dan waktu yang berbeda.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengembangan Budidaya Ternak Itik Petelur: - Sutanta, Edhy; Nurcahyo, Raden Wisnu; Setyaningsih, Emy; Rahayu, Suparni Setyowati; Istiari, Satiti; Utubira, Berliana Isel; Perdiansa, Aldi; Hormat, Petronius
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v5i2.4497

Abstract

Program pengabdian ini fokus pada penguatan perekonomian masyarakat melalui budidaya peternakan itik petelur di Padukuhan Pringgolayan, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki. Metode yang digunakan meliputi persiapan awal seperti observasi lapangan, wawancara dengan mitra, pembangunan kandang itik, serta monitoring perawatan dan perkembangan ternak itik petelur. Hasil program menunjukkan peningkatan produksi dan pendapatan masyarakat secara signifikan dengan tetap menjaga kemandirian dalam operasional usaha. Berdasarkan analisis keuangan, usaha ini dinyatakan layak dengan rasio R/C sebesar 1,3 yang berarti usaha tersebut efisien dan menguntungkan. Program ini berhasil membekali masyarakat dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjalankan usaha peternakan itik petelur secara mandiri dan berkelanjutan. Dampak positif dari program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, namun juga menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong kemandirian perekonomian warga. Oleh karena itu, peternakan itik petelur dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berkelanjutan dan cocok diterapkan di bidang lain yang memiliki potensi serupa.
PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM MITIGASI BENCANA DI KAWASAN WISATA GOA JEPANG, SELOHARJO, BANTUL Prakoso, Aditha Agung; Sutanta, Edhy; Masjhoer, Jussac Maulana; Mulyaningsih, Sri; Kristiyana, Samuel; Priyanto, Sabda Elisa; Sembada, Andhika Djalu
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.34172

Abstract

ABSTRAK Kawasan wisata Goa Jepang di Kalurahan Seloharjo, Bantul merupakan kawasan yang sarat akan nilai sejarah, budaya dan keindahan alam. Namun demikian, kawasan ini juga memiliki beberapa tantangan signifikan terkait kebencanaan dalam pengembangan pariwisata. Pengelola serta masyarakat di sekitar kawasan wisata perlu membekali diri dengan pengetahuan kebencanaan agar dapat meminimalisir kerugian ketika terjadi bencana di masa mendatang. Pelatihan mitigasi bencana menjadi salah satu upaya preventif untuk membekali kelompok masyarakat terdampak dengan pengetahuan terkait kebencanaan. Pelatihan ini bertujuan untuk membentuk kelompok masyarakat yang tangguh bencana dan memiliki kemampuan mandiri dalam penanggulangan bencana. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan dari pelatihan ini yaitu metode ceramah dan diskusi kelompok di dalam kelas. Tahapan dalam kegiatan ini yaitu identifikasi kebutuhan, desain program, pelaksanaan, dan evaluasi penilaian pelatihan. Hasil dari pelatihan adalah pemahaman Pokdarwis Seloharjo dan Kelompok Wanita Tani Ngentak terkait pengelolaan wisata ramah bencana melalui upaya mitigasi bencana. Pelatihan ini perlu ditindaklanjuti dengan fasilitasi teknologi tepat guna berupa sistem peringatan dini (early warning system) bencana yang dipasang di kawasan wisata Goa Jepang. Kata kunci: Mitigasi bencana; Pengembangan pariwisata; Pelatihan kebencanaan; Sistem peringatan dini; Wisata ramah bencana.ABSTRACT The Goa Jepang tourism area in Seloharjo sub-district, Bantul, consists of historical values, culture, and natural beauty. However, this area also faces some significant challenges related to disasters in tourism development. Managers and communities around the tourist area need to equip themselves with disaster knowledge to minimize losses when disasters occur in the future. Disaster mitigation training is one of the preventive efforts to equip affected community groups with disaster-related knowledge. This training aims to form disaster-resilient community groups and develop independent abilities in disaster management. The methods used in achieving the objectives of this training are lecture methods and group discussions in the classroom. The stages in this activity are needs identification, program design, implementation, and training assessment evaluation. The result of the training is the understanding of Pokdarwis Seloharjo and Ngentak Women Farmers Group regarding disasterfriendly tourism management through disaster mitigation efforts. This training needs to be followed up with the facilitation of appropriate technology in the form of a disaster early warning system installed in the Goa Jepang tourist area. Keywords: Disaster mitigation; Tourism development; Disaster training; Early warning system; Disasterfriendly tourism.
SOSIALISASI EKSPLORASI PUSTAKA DIGITAL BAGI KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT (KIM) KULON PROGO Almuntaha, Eska; Susanti, Erma; Sutanta, Edhy
Empowerment Journal Vol. 5 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v5i2.1921

Abstract

Improving the quality of telecommunications networks has the potential to increase public Internet access. In addition to facilitating human work, advances in information technology can produce social difficulties and have negative impacts. The Kulon Progo Community Information Group (KIM) is frequently faced with daily challenges connected to the usage of electronic gadgets, social media, digital fraud, and ambigous information dilemmas. The necessity for socialization in order to raise awareness and create creativity in order to strengthen local village potential through features of information disclosure and digital literacy is being addressed through community service collaboration between KIM and institutions. The implementation of this activity intends to assist in the resolution of numerous problems related to the dynamics of information technology use as well as enhance public awareness. The evaluation results show that 90% of respondents stated that the training activity increased their knowledge. Dissemination of digital library exploration with search engines and wise social media is performed in the form of lectures, discussions, and practice. Practical knowledge gained from the results of activities can be utilized by the community to facilitate accurate searches for digital information and use social media to support life activities
Co-Authors -, Mujiman -, Mujiman -, Purnawan -, Suraya Abdulah Dwi Saputra Abreu Andre Boavida Achmad Rivaldi Aditama, Taufan Bagus Dwi Putra Adiyanto Adiyanto Ahmad Ashari Ahmad Hanafi Aji Nugrahaning Widhi Almuntaha, Eska Amir Hamzah Andhika Djalu Sembada Arbintarso, Ellyawan Setyo Arga, Dwi Asih Sapta Aris Wahyu Murdiyanto Ariyana, Renna Yanwastika Bima Indra Sakti Catur Iswahyudi Catur Iswayudi Cyrilla Indri Parwati Dafik M Rasai, Dafik M Deby Saputra, Deby Devi Octaviani Hasibuan Dyah Apriliani Edi Winarko Edi Winarko Eko Darmanto Eko Nur Cahyo Ema Utami Emy Setyaningsih Erfanti Fatkhiyah Erma Susanti Erna Kumalasari Erna Kumalasari Nurnawati Erna Kumalasari Nurnawati Erni Astuti Fikki Rian Irawan Gatot Santoso Gatot Santoso Gustian Rohendi Hari Singgih Pratikto, Hari Singgih Hariyanto, Satriawan Dini Harri Singgih Pratikto Hary Wibowo Hary Wibowo Hary Wibowo, Hary Hen i Putriningtyas Hendra Ryadi Sardi Hidayat - Hormat, Petronius I Wayan Julianta Pradnyana Imam Kurniawan Inggar Prihartini Eka Putri Istiari, Satiti Iswayudi, Catur Jazi Eko Istiyanto Jazi Eko Istiyanto Joko Triyono Joko Triyono Jussac Maulana Masjhoer Khabib Mustofa Khasanah, Rahayu Kusumaningsih, Rr. Yuliana Rachmawati Laksono Trisnantoro Lumaksono, Fikar Tri Putra Muhammad Adji Pratama Muhammad Faisal Fahlepi MUHAMMAD SHOLEH Muhammad Sholeh Mukasi Wahyu Kurniawati Nana Syahrima Rizkyaputri Novi Irawati Nur Sa’idah Nurcahyo, Raden Wisnu Oman Somantri Patiran, Jumadi Filips Kabes Perdiansa, Aldi Prakoso, Aditha Agung Prastyono Eko Pambudi Pribudi, Anggarani Prita Haryani Priyanto, Sabda Elisa Purnawan Purnawan Purnawan Purnawan Putu Susastriawan, Anak Agung Raden Wisnu Nurcahyo Rahmat Hidayat Ramadhan, Muhammad Zidan Rifqi Renna Yanwastika Ariyana5 Retantyo Wardoyo Rindi Insan Cahyadi1 Rizal Fakhruddin Lubis Rizky Erico Yanuar Rohmat Hidayat Rohmat Hidayat Rokhana Dwi Bekti Rosalia Arum Kumalasanti Rosid, Ibnu Abdul Samekto Wibowo Samekto Wibowo Samuel Kristiyana Samuel Kristiyana Septian Efendi Sholeh, Muhammad Sisilia Endah Lestari, Sisilia Endah Siti Saudah Sitorus, Dani Wijaya Slamet Hani, Slamet Sri Mulyaningsih Suparni Setyowati Rahayu Suraya ., Suraya Suraya Suraya Sutarno, Kharis Suwanto Raharjo Taufiq Abidin Than Raymond Tomy Alif Mustofa Toto Rusianto Uning Lestari Uning Lestari Untoro Hadi Suharto Utubira, Berliana Isel Wahyu Afrianto Wibowo, Mochamad Gilang Hari Wijayanto Prasetya Arkiang, Wijayanto Prasetya Winarko, Edi Yustita, Wahyu Zumar Rahafuna, Muhammad