Claim Missing Document
Check
Articles

PUSAT KREATIVITAS SENI DI KOTA BLITAR TEMA: ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR Jessica Jeane Putri Purnama; Lalu Mulyadi; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Blitar merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang memiliki berbagai kegiatan seni dan keberagaman budaya, namun kurangnya sarana dan prasarana yang dapat mendukung kegiatan budaya tersebut, oleh karena itu untuk mewadahi kegiatan budaya tersebut perlu fasilitas pusat kreativitas seni yang dapat mendukung dan mengembangkan seni di kota Blitar. Metode perancangan yang digunakan yaitu pendekatan pada tema Neo Vernakular, dengan data-data yang didapatkan dari data primer melalui pengamatan lokasi secara langsung dan data sekunder melalui studi literatur, dan komparasi bangunan ataupun tema yang serupa. Hasil dari rancangan Pusat Kreativitas Seni ini yaitu kawasan budaya yang menerapkan konsep rumah adat Jawa pada tatanan kawasan dan bangunannya, dengan perancangan ini diharapkan mewujudkan suatu sarana peningkatkan kualitas serta kelestarian dari berbagai budaya di kota Blitar secara memusat dan mewujudkan kota Blitar yang peduli akan budaya.
MALANG CO-WORKING SPACE & LIBRARY TEMA: ARSITEKTUR BIOFILIK Jannatul Lutfiah Binti Khamani; Bayu Teguh Ujianto; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pendidikan yang pesat di kota Malang telah menyebabkan peningkatan jumlah mahasiswa dari perguruan tinggi, sehingga fasilitas bekerja dan belajar yang sudah ada tidak dapat menampung pertambahan jumlah mahasiswa secara menyeluruh. Maka, perlu ada rancangan sebuah bangunan multi fungsi yaitu Malang Co-Working Space & Library sebagai solusi untuk mewadahi kegiatan bekerja dan belajar. Metode perancangan menggunakan pendekatan tema arsitektur biofilik. Strategi prinsip desain biofilik sebagai guideline digunakan untuk menghadirkan lingkungan alam di lingkungan binaan serta mewujudkan alam ke dalam ruang. Penerapan arsitektur biofilik berupa alam dalam ruang pada rancangan tapak, ruang, bentuk, struktur dan utilitas menghasilkan suatu rancangan wujud arsitektural yang berbeda namun menyatu dengan lingkungan sekitar tapak.
FARMING EDUCATIONAL PARK TEMA: ARSITEKTUR TROPIS Rizky Adibrata Hermawanto; Suryo Tri Harjanto; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Alas Rajah memiliki potensi yang cukup besar di bidang pertanian dan pariwisata. Adanya potensi tersebut menjadikan Desa Alas Rajah menjadi salah satu pioneer dalam pembangunan desa wisata di Kabupaten Bangkalan. Berdasarkan fakta tersebut perlu untuk dilakukan pengembangan pariwisata desa dengan perencanaan wisata edukasi yang berfokus pada sektor hasil pertanian desa. Tujuan perancangan ini adalah untuk mengembangkan pariwisata yang sudah ada agar lebih menarik dan memadai untuk para wisatawan. Metode perancangan yang digunakan adalah dengan pendekatan arsitektur tropis. Pendekatan arsitektur tropis didasari dengan potensi dan isu yang ada di Desa Alas Rajah dan juga iklim di daerah tersebut yang cenderung panas kering. Hasil dari perancangan ini adalah mewujudkan wisata edukasi yang dapat menjadi obyek wisata yang memberikan pengalaman berwisata sekaligus ilmu tentang pertanian dan hasil tani bagi masyarakat.
HOTEL WISATA SENGGIGI DI LOMBOK BARAT TEMA: ARSITEKTUR HIJAU Haddid Salsabila; Gatot Adi Susuilo; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Senggigi merupakan kawasan yang memiliki potensi terbesar sebagai tujuan wisata di seluruh wilayah Lombok Barat, dengan kawasan pegunungan yang masih terjaga dan potensial untuk dikembangkan, bagian baratnya hampir seluruhnya berbatasan dengan pantai. Dengan adanya Hotel Wisata ini, diharapkan mampu menyediakan fasilitas penginapan atau tempat rekreasi untuk menikmati keindahan alam bagi para wisatawan yang berkunjung di daerah Senggigi, Kabupaten Lombok Barat ini dan dapat meningkatkan daerah pariwisata yang ada di Lombok Barat. Metode perancangan yang digunakan dalam perancangan Hotel Wisata ini menggunakan pendekatan Green Architecture dengan pemanfaatan penggunaan energi dan sumber daya alam yang mampu mengoptimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Penerapan tema di aplikasikan pada bukaan jendela pada objek bangunan untuk penghawaan dan pencahayaan alami pada setiap ruang. Penggunaan energi sumber daya alam seperti solar panel yang memanfaatkan energi matahari yang diubah menjadi energi listrik, sehingga dapat menimalisir penggunaan energi pada bangunan. Konsep tapak pada hotel ini sirkulasi pada pintu masuk berada arah timur dan sirkulasi keluar berada pada arah utara. Untuk area parkir berada pada arah selatan, orientasi bangunan mengahadap ke utara dan view arah barat menghadap Pantai. Konsep bentuk dasar bangunan dengan mengikuti bentuk tapak. Untuk konsep ruang pada hotel ini terdapat 3 tipe kamar yaitu standar, deluxe dan suite. Struktur utama yang digunakan pada perancangan memakai rigid frame, struktur atas menggunakan dak beton dan struktur bawah menggunakan pondasi tiang pancang. Konsep utilitas pada perancangan hotel ini terdiri dari sistem air bersih, air kotor, proteksi kebakaran, pengahawaan dan sistem elektrikal.
MUSEUM BUDAYA SUKU SASAK DI KOTA MATARAM TEMA: ARSITEKTUR METAFORA Maulana Ishak; Breeze Maringka; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Lombok merupakan pulau yang memiliki sektor pariwisata yang cukup dikenal wisatawan baik lokal maupun Internasional, salah satunya adalah budaya Suku Sasak, namun budaya Suku Sasak masih kurang diketahui oleh wisatawan, untuk itu perlu sarana dan prasarana yang mewadahi berbagai macam kegiatan budaya Suku Sasak, yaitu rancangan museum budaya suku sasak .Tujuan dari rancangan museum budaya suku sasak di kota Mataram ini untuk memperkenalkan lebih luas lagi kepada wisatawan dan membangun minat kembali rasa peduli generasi penerus tentang budaya yang ada di Suku Sasak. Metode rancangan yang digunakan dengan pendekatan tema metafora tangible yang mengadopsi bentuk dari salah satu alat musik tradisional suku sasak yaitu gendang beleq dan mandolin. Hasil dari rancangan ini menerapkan aspek arsitektur metafora yang menggunakan bentuk dari salah satu alat musik tradisional suku sasak yang dikombinasikan dengan atap tradisional suku sasak, serta mengaplikasikan pola sirkulasi linear,network di dalam ruang bangunan.
WISATA EDUKASI PENGOLAHAN SAMPAH DI DESA KEMANTREN KABUPATEN MALANG TEMA: ARSITEKTUR HIJAU Fachrizal Hendro Prasodjo; Gaguk Sukowiyono; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Kemantren merupakan sebuah desa yang terletak di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Desa Kemantren memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang memfasilitasi persoalan sampah di Desa Kemantren. Namun dalam TPST Desa Kemantren hanya terdapat kegiatan pengumpulan sampah dan pemilahan sampah, tidak terdapat kegiatan penggunaan ulang, pendauran ulang, pengolahan, dan pemrosesan akhir, sehingga perlu perancangan desain Wisata Edukasi Pengolahan Sampah yang dapat mengurangi masalah persoalan sampah. Perancangan Wisata Edukasi Pengolahan Sampah Desa Kemantren bertujuan untuk memanfaatkan lahan TPST menjadi kawasan Wisata Edukasi dan memperbarui area TPST menjadi TPS 3R yang lebih tertata sesuai dengan Peraturan Pemerintah dan Persyaratan TPS 3R. Pendekatan tema arsitektur yang digunakan yaitu arsitektur hijau, yang memiliki prinsip-prinsip yang saling terkait dan menyesuaikan dengan potensi yang tersedia di dalam tapak. Hasil dari perancangan ini, diharapkan para pengunjung dan penduduk sekitar dapat lebih mempedulikan mengenai persoalan sampah, pengolahan dan pemanfaatan sampah secara maksimal, agar dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan berkualitas.
PUSAT PENDIDIKAN NON-FORMAL DI KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU Rilisty Maulidya Roesmin; Adhi Widyarthara; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sosial, budaya, politik, ekonomi, teknologi dan pertumbuhan penduduk yang cepat memiliki pengaruh langsung dan tidak langsung terhadap cara hidup dan budaya masyarakat. Sebagai contoh, di kota-kota besar, pertumbuhan penduduk yang pesat dan urbanisasi yang kuat menyebabkan banyak masalah sosial yang berkembang di masyarakat, terutama masalah kemiskinan dan pendidikan. Program wajib belajar sembilan tahun tetap mewajibkan pemerintah untuk memberikan wajib belajar sembilan tahun bagi anak-anak di Indonesia. Namun, masih banyak anak – anak kurang mampu yang membutuhkan pendidikan di kota Malang. Gedung ini dirancangan dengan tujuan mengatasi permasalahan yang ada dan memberikan sarana dan prasarana yang layak. Pendekatan arsitektur yang diambil yaitu arsitektur perilaku yang dimana merupakan penerapan yang memfokuskan pada perilaku dari pengguna untuk memberikan kenyamanan.
PUSAT SENI DAN KERAJINAN DI MANDALIKA TEMA: ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR Tomi Karmawan; Gatot Adi Susilo; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau memiliki stok prawisata yang cukup terkenal di macanegara. Oleh karena itu perlu di manfaatkan untuk memperkenalkan kesenian dan kerajinan yang ada di pulau Lombok. Tedapat beberapa kesenian dan kerajinan yang ada di pulau Lombok seperti, seni tari, seni musik, seni rupa, kerajinan kain tenun, kerajinan Mutiara, kerajinan gerabah, dan kerajinan anyaman. Lokasi tapak ini berada di jalan sengkol kecamatan pujut dengan luas tapak 1,54 Ha. Tujuan merancang pusat seni dan kerajinan ini mampu memberikan informasi, pembelajaran dan memasarkan karya seni dan kerajinan yang di produksi. Dengan adanya Pusat Seni Dan Kerajinan Di Mandalika ini sangat bermanfaat bagi para seniman, pengerajin dan masyarakat umum karna mampu mewadiahi para seniman dan pengerajin untuk melestarikan kesenian dan kerajinan yang ada di Lombok. Dengan tema Arsitektur Neo-Vernakular
CO-WORKING SPACE DI KOTA MALANG TEMA: BIOFILIK Ricky Yoga Pratama; Gaguk Sukowiyono; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Co-Working Space di Kota Malang merupakan respon terhadap permasalahan ruang kerja bersama yang terjadi di Kota Malang, hal tersebut muncul dilatarbelakangi dengan minimnya bangunan yang memberikan fasilitas yang memadai untuk menunjang kebutuhan kegiatan bekerja baik secara personal maupun kolektif. Keresahan tersebut dibenarkan oleh pemerintah Kota Malang yang mulai sadar akan tingginya pelaku industri kreatif dan masifnya kalangan pelajar di Kota Malang, yang secara tidak langsung elemen-elemen tersebut membutuhkan ruang untuk bekerja. Penerapan tema biofilik diharapkan mampu menjadi alternatif desain pada bangunan Co-Working Space, kaidah-kaidah pada desain biofilik mampu memberikan solusi terhadap permasalahan pengguna bangunan yakni mampu memberikan terapi mental dan psikologis, serta meningkatkan produktivitas penggunanya. Berdasarkan dari pemasalahan diatas, muncul gagasan untuk merancang sebuah objek bangunan sewa publik dengan penerapan desain biofilik yang diharapkan objek bangunan mampu memfasilitasi para penggunanya untuk bekerja serta memberikan lingkungan dan suasana bekerja yang lebih nyaman, dengan penerapan desain biofilik tersebut mampu mengurangi stres dan peningkatan mood dan produktivitas pengguna. Bangunan Co-Working Space ini mampu menjembatani para pelaku UMKM khususnya di Kota Malang, serta menjadi tempat untuk mengembangkan usahanya.
PERANCANGAN PASAR TRADISIONAL TEMA: ARSITEKTUR MODERN Muhammad Robi; Debby Budi Susanti; Sri Winarni
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar Kemantren ialah pasar tradisional terletak di desa Kemantren kabupaten Malang. Pasar tersebut terkesan kotor, tidak tertata dan kurang nyaman sehingga keinginan masyarakat ke pasar tersebut menjadi minim. Oleh karena itu, perancangan kembali pasar tradisional yang nyaman, bersih, heginis, yang dapat mencipkan transaksi antara pedagang dan pembeli aman, nyaman dan teratur. Metode perancangan yang digunakan adalah metode dengan pendekatan perancangan arsitektur modern,tujuan dari perancangan pasar ini untuk memfasilitasi pendapatan petani di desa Kemantren. Hasil perancangan diharapkan menciptakan pasar menjadi wadah perekonomian masyarakat Kemantren, dan juga dapat menciptakan desain pasar yang mencirikan tema arsitektur moderen.
Co-Authors Achmad Ubaidillah Ade Kumalasari Adhi Widyarthara Afrenanda Bayu Aditya Agus Khoirul Anam, Agus Khoirul Ahla Hulaila Aina’ul Mardliyyatun Nisa AL Maulana Salong Alif Nurhayan Alifiah Jihan Nazihah Amar Rizqi Afdholy Andi Hayyun Abiddin Andri Putra Naftali Andriyana Permana Aji Rohman Ani Margawati Anna Uswatun Qoyimah Ar Rafi Maulana Ari Wibowo Arif Ahmadi M. Ashar Asrina Bambang Joko Wiji Utomo Bayu Teguh Ujianto Breeze Maringka Cahya Tri Purnami Chintia Putri Wulandari Daim Triwahyono Debby Budi Susanti Defia Dea Amanda Dimas Dwi Yoga Dina Silvi Sakinah Dwianto, Ignatius Heri Elena Suci Rahmawati Elfiati Elfiati Emil Nahdiyah Erlidawati Erlidawati Fachrizal Hendro Prasodjo Fakhri Shafiyuddin Farhan Abidin Farid Agushybana Farida Halis Fatiru Duratu Rasidah Fiashriel Lundy Lundy Gabrina Selvi Yanuarista Gaguk Sukowiyono Ganif Djuwadi Gatot Adi Susilo Gatot Adi Susuilo Gaudensius Saputra Ghoustanjiwani Adi Putra Haddid Salsabila Hamka Hamka Hamka Hamka Hamka Hamka Hamka Hari Eko Prasetiyo Husni Sabil Ignata Yuliati IM. Hambali Imam Darma Aji Inas Muthia Afifi INDARTI Jannatul Lutfiah Binti Khamani Javier Ardy Dwinovian Jessica Jeane Putri Purnama Kemas Welly Angga Permana Krisfa Rizky Agung Pambudi Kurniawaty, Yuni Kusumawardani, Nindy Putri Lalu Mulyadi Latifah Hanum Lukman Hakim M.J Maulana Aliansyah Mahdalena Lasma Siregar Mahdi Hendrich Mahmudah Khurotul Aini Maria Istiqoma Marlina Marlina Marlina Marlina Marlina Maulana Ishak Mochammad Rafli Firmansyah Muhamad Miladi Muhammad Deni, Muhammad Muhammad Nasir Muhammad Nazilul Badri Muhammad Robi Mujito Mujito Nastiti Kurniasari Nida Selina Fadhila Nila Astria Novianti, Suci Tiara Nurbaity Julianti Paulo da Silva Freitas Putri Herlia Pramitasari Qoyimah, Anna Uswatun Redi Sigit Febrianto Rice Osviarni Ricky Yoga Pratama Rilisty Maulidya Roesmin Rissa Aprillia Rizki Gunawan Rizky Adibrata Hermawanto Rohati - Rohati Rohati Rohati Rohati Salsabila, Hanin Fahriyyah Sekar Mayang Hapsari Septo Pawelas Arso Sri Mugianti Sri Yanti Sugianto Hadi Suryo Tri Harjanto Syahrial, Syahrial Titin Uswatun Hasanah Tomi Karmawan Tri Cahyo Sepdianto Wafiatul Fuaddiyah Yohanes Andrian Eka Prasetya Hendra Putra Yudha Prasetya Hukom Yustina Kristianingsih Zahroh Shaluhiyah Zulharveni Zulharveni Zuraini Zuraini