Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Agrikultura

Deteksi dan Identifikasi Begomovirus pada Tembakau yang Ditanam Tumpang Sari dengan Tanaman Cabai Sutrawati, Mimi; Nadrawati, Nadrawati; Djamilah, Djamilah; Aulia, Ewa
Agrikultura Vol 34, No 3 (2023): Desember, 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v34i3.47941

Abstract

Beragam spesies Begomovirus telah dilaporkan di berbagai daerah di Indonesia. Gejala penyakit mosaik menguning akibat infeksi Begomovirus telah dilaporkan pada berbagai tanaman budidaya di Bengkulu antara lain cabai, mentimun, labu, melon, pepaya, dan gulma. Tanaman tembakau banyak ditanam sebagai tanaman pinggir di lahan budidaya cabai. Berdasarkan pengamatan di lahan budidaya cabai di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu ditemukan tembakau bergejala keriting dan mosaik kuning. Tujuan penelitian ini adalah mendeteksi dan mengidentifikasi Begomovirus penyebab penyakit mosaik menguning tembakau di Bengkulu. Deteksi dan identifikasi virus dilakukan dengan menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR) menggunakan primer universal yang mengkode transcriptional activator protein (TrAp) dan replication-associated protein (Rep) dengan target fragmen ± 900 pb. Hasil amplifikasi PCR menunjukkan adanya pita target ± 900 pb pada sampel daun tembakau. Produk PCR kemudian dikirim ke First Base, Malaysia untuk dilakukan sikuensing. Begomovirus yang menginfeksi tembakau  menunjukkan homologi 99% dengan isolat Pepper Yellow Leaf Curl Indonesia Virus (PYLCIV) pada cabai di Bali (nomor aksesi LC381263). Hasil identifikasi ini merupakan laporan pertama infeksi PYLCV pada tanaman tembakau di Bengkulu.
Respon Ketahanan Sebelas Varietas Pepaya terhadap Isolat Papaya ringspot virus Asal Rejang Lebong, Bengkulu Aulia, Ewa; Sutrawati, Mimi; Simarmata, Marulak
Agrikultura Vol 37, No 1 (2026): April, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v37i1.68714

Abstract

Gejala mosaik kuning ditemukan pada berbagai jenis tanaman pepaya di Rejang Lebong, Bengkulu namun, gejala terbanyak ditemukan pada pepaya varietas Calina. Gejala mosaik kuning pada tanaman pepaya dapat disebabkan oleh infeksi Papaya ringspot virus (PRSV). Untuk mengurangi  penyebaran penyakit di lapangan perlu dilakukan upaya pengendalian berupa penggunaan varietas tahan. Untuk mendapatkan  varietas tahan, perlu dilakukan pengujian respon ketahanan tanaman. Dalam penelitian ini, respon ketahanan 11 varietas pepaya yang telah tersedia di pasaran diuji terhadap isolat PRSV asal Rejang Lebong dengan tujuan untuk mendapatkan tanaman pepaya yang tahan terhadap infeksi PRSV asal Rejang Lebong. Dengan demikan,  dapat direkomendasikan kepada petani sebagai upaya pengendalian penyakit di lapangan. Varietas pepaya yang diuji adalah varietas Calina, Bangkok, Merah Delima, Sunrise, Orange Lady, Red Lady, Taiwan, Arum, Miba, Golden, dan Lokal yang diulang 5 kali dengan 3 tanaman per ulangan dan 3 tanaman tanpa inokulasi PRSV sebagai kontrol negatif. Inokulasi dilakukan secara mekanis menggunakan cairan perasan tanaman yang terkonfirmasi positif PRSV berdasarkan hasil deteksi virus secara serologi dengan metode Dot Immunobinding Assay (DIBA). Berdasarkan hasil matriks penilaian untuk masa inkubasi, insidensi penyakit, dan keparahan penyakit pada 11 varietas pepaya, ketahanan tanaman pepaya dibagi menjadi 3 kategori: tahan, moderat, dan rentan. Tanaman tahan terdiri dari pepaya varietas Orange Lady, Red Lady, Taiwan, dan Miba. Tanaman moderat terdiri dari pepaya varietas Sunrise, Arum, Golden, dan Lokal. Tanaman rentan terdiri dari pepaya varietas Calina, Bangkok, dan Merah Delima. Oleh karena itu, penggunaan varietas tahan menjadi solusi untuk pengendalian PRSV pada tanaman papaya di Kabupaten Rejang Lebong.
Co-Authors Abdul Fiddin Adelia Putri Khaila Agustin Zarkani Alamria, Intan Suryani ALI NURMANSYAH Alimansyah, Alimansyah Andreani Kinata Anwar, Guswarni Apri Andani, Apri Apri Fajar Susmiati Atra Romeida Aulia, Ewa Bonny Purnomo Wahyu Soekarno Bonny Purnomo Wahyu Soekarno Dewi Handayani Dewi, Maylan Ratu Djamilah Djamilah Djamilah Djamilah Djamilah, Djamilah Do, Duy-Hung Dwi Wahyuni Ganefianti Dwi Wahyuni Ganefianti Dwi Wahyuni Ganefianti, Dwi Wahyuni Eko Supriyono Ewa Aulia Fausiah T. Ladja Fauzi, Ariffatchur Gede Suastika Gede Suastika Ginting, Sempurna Br. Gustian, Deri Hamidi, Ilmi Haquarsum, Eka J.V. Hendri Bustamam Hendri Bustamam Herison, Catur Hikmah, Hikmatul Husna Al Mursyidi Jumiarni, Dewi Khaila, Adelia Putri Listihani, Listihani Manullang, Yedija Marlin Marlin Marpaung, Nia Kurniati Br. Marulak Simarmata Mengesha, Nakachew Minuye Merakati Handajaningsih Mustika, Ella Nabillah, Ade NADIYA, ELVA Nadrawati, Nadrawati Novanda, Ridha Rizki Nyayu Neti Arianti Nyayu Neti Arianti Nyayu Neti Arianti, Nyayu Neti Parwito Parwito, Parwito Pradita, Ratna Nabila Pratama, Fadhillah Akbar Priyatiningsih Priyatiningsih Priyatiningsih RATTANA, Nitchayamon Reny Herawati Rustikawati Sari, Icha Kurnia Nanda Selangga , Dewa Gede Wiryangga SEMPURNA GINTING SEMPURNA GINTING Sipriyadi Sitohang, Enjelina Br Sobir Sobir SRI HENDRASTUTI HIDAYAT Sukisno Sukisno, Sukisno Sura Menda Ginting Susmiati, Apri Fajar Tunjung Pamekas Tunjung Pamekas, Tunjung Ulfah Anis Ulfasari Rafflesia Windra, Hengki Witanto Madyo Utomo Wuri Prameswari Yenny Sariasih Yenny Sariasih