Articles
KEEFEKTIFAN RESOURCE BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK MATERI LINGKARAN
Aliyah, Ula Himatul;
Suyitno, Hardi;
Agoestanto, Arief
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 1 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ujme.v2i1.3314
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan model Resource Based Learning dan Problem Based Learning efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi lingkaran sub pokok bahasan persamaan garis singgung lingkaran dan mengetahui apakah penerapan model Resource Based Learning lebih baik dari Problem Based Learning. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 3 Semarang tahun ajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan teknik purposive random sampling. Data hasil penelitian diperoleh dengan metode tes yang dianalisis dengan uji proporsi dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik kelas eksperimen dan kontrol telah mencapai ketuntasan klasikal. Keaktifan peserta didik kelas eksperimen dan kontrol dalam pembelajaran mencapai kriteria sangat aktif. Kinerja guru selama pembelajaran mencapai kriteria sangat baik. Kelas eksperimen memiliki rata-rata kemampuan pemecahan masalah lebih tinggi dari kelas kontrol. Simpulan yang diperoleh adalah penerapan Resource Based Learning dan Problem Based Learning efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik dan penerapan Resource Based Learning lebih baik dari Problem Based Learning.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH
Nugroho, Ahmad Munif;
Suyitno, Hardi;
Mashuri, Mashuri
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 1 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ujme.v2i1.3325
Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki keefektifan model pembelajaran Teams Games Tournament terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII SMPN 8 Batang pada materi pokok pecahan. Pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Kelas eksperimen diberi perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran Teams Games Tournament dan kelas kontrol dengan menerapkan model pembelajaran Konvensional. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dan tes. Pengambilan data dilakukan dengan pemberian tes kemampuan pemecahan masalah pada akhir penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen adalah 77,4655, sedangkan rata-rata kemampuan pemecahan masalah kelas kontrol adalah 73,1207. Perhitungan memberi hasil bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas eksperimen memenuhi ketuntasan belajar (, mencapai kriteria ketuntasan klasikal (, rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol, serta persentase ketuntasan kelas eksperimen lebih baik daripada persentase ketuntasan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TGT efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMPN 8 Batang pada materi pokok pecahan.
KOMPARASI MODEL PEMBELAJARAN TPS DAN SFE TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP
Susanto, Febri;
Suyitno, Hardi;
Arifudin, Riza
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ujme.v3i1.3438
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran model Think Pair Share (TPS) dan model Student Facilitator and Explaining (SFE) pada siswa kelas X materi jarak pada bangun ruang dapat mencapai ketuntasan belajar dan untuk mengetahui manakah yang lebih efektif antara pembelajaran model Think Pair Share (TPS) dan model Student Facilitator and Explaining (SFE). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 1 Kota Tegal tahun pelajaran 2012/2013 yang berada dalam sembilan kelas. Sembilan kelas tersebut kemudian dipilih dua kelas secara acak untuk dijadikan sampel dalam penelitian ini yaitu kelas X 2 sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas X 1 sebagai kelas eksperimen 2. Uji ketuntasan belajar memberikan hasil yaitu siswa kelas eksperimen 1 dan 2 telah mencapai ketuntasan belajar. Uji kesamaan dua proporsi memberikan hasil yakni proporsi ketuntasan belajar pada aspek pemahaman konsep siswa kelas eksperimen 1 sama baiknya dibanding proporsi ketuntasan belajar pada aspek pemahaman konsep siswa kelas eksperimen 2. Hasil Penelitian menunjukkan pembelajaran model TPS dan SFE pada materi jarak pada bangun ruang telah mencapai ketuntasan belajar dan model pembelajaran TPS sama efektifnya dengan pembelajaran model SFE.
STUDI KOMPARATIF MODEL PEMBELAJARAN TAI DAN CIRC TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA
Hartati, Tri Lusi;
Suyitno, Hardi
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 1 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ujme.v4i1.7444
Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model TAI mencapai ketuntasan belajar; (2) untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model CIRC mencapai ketuntasan belajar; (3) dan untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model TAI lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model CIRC. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Semarang tahun ajaran 2013/2014. Dengan teknik purposive sampling terpilih dua kelas sampel yaitu siswa kelas VIII B sebagai kelas eksperimen I dan siswa kelas VIII C sebagai kelas eksperimen II. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, tes dan observasi. Teknik analisis data menggunakan uji t  dan uji kesamaan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II mencapai ketuntasan belajar. Disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis dengan model TAI dan CIRC mencapai ketuntasan belajar dan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model TAI lebih baik daripada dengan model CIRC.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN STRATEGI REACT DENGAN MODEL SSCS TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA DAN PERCAYA DIRI SISWA KELAS VIII
Sapto, Argiyanto Dwi;
Suyitno, Hardi;
Susilo, Bambang Eko
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 3 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ujme.v4i3.9049
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah (1) kemampuan komunikasi matematika siswa yang menggunakan strategi REACT dengan model SSCS dapat mencapai ketuntasan belajar, (2) kemampuan komunikasi matematika siswa kelas eksperimen yang menggunakan strategi REACT dengan model SSCS lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematika siswa kelas kontrol yang menggunakan model ekspositori, (3) percaya diri siswa kelas eksperimen yang menggunakan strategi REACT dengan model SSCS lebih baik daripada percaya diri siswa kelas kontrol yang menggunakan model ekspositori, dan (4) percaya diri siswa berpengaruh signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematika. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Batang. Dengan teknik cluster random sampling terpilih sampel yaitu siswa kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan (1) kemampuan komunikasi matematika siswa kelas eksperimen mencapai ketuntasan belajar; (2) kemampuan komunikasi matematika siswa kelas eksperimen yang menggunakan strategi REACT dengan model SSCS lebih baik daripada siswa kelas kontrol yang menggunakan model ekspositori; (3) percaya diri siswa kelas eksperimen yang menggunakan strategi REACT dengan model SSCS lebih baik daripada siswa kelas kontrol yang menggunakan model ekspositori; dan (4) percaya diri siswa berpengaruh signifikan terhadap kemampuan komunikasi matematika.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN MEANS-ENDS ANALYSIS PADA KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA MATERI SEGIEMPAT
Palupi, Hanifah Raras;
Suyitno, Hardi;
Prabowo, Ardhi
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 5 No 2 (2016): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ujme.v5i2.11400
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran matematika materi segiempat dengan model pembelajaran MeansÂEnds Analysis dapat mencapai ketuntasan; dan apakah penerapan model pembelajaran MeansÂEnds Analysis lebih efektif daripada model pembelajaran ekspositori pada kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi segiempat kelas VII SMP Negeri 5 Pemalang. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 5 Pemalang. Sampel diambil dengan teknik cluster sampling, yaitu kelas VII A sebagai kelas eksperimen dengan model pembelajaran MeansÂEnds Analysis, dan kelas VII B sebagai kelas kontrol dengan model pembelajaran ekspositori. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode dokumentasi dan tes. Analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji ketuntasan belajar individual, uji ketuntasan belajar klasikal, dan uji kesamaan dua rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran matematika materi segiempat dengan model pembelajaran MeansÂEnds Analysis mencapai ketuntasan; dan penerapan model pembelajaran MeansÂEnds Analysis lebih efektif daripada model pembelajaran ekspositori pada kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi segiempat kelas VII SMP Negeri 5 Pemalang.
Analysis of Mathematical Connection Ability and Mathematical Disposition Students of 11th Grade Vocational High School
Setiawan, Fajar Tri;
Suyitno, Hardi;
Susilo, Bambang Eko
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 6 No 2 (2017): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ujme.v6i2.13135
The purpose of this research was to described mathematical connection ability, mathematical disposition students of eleventh grade Vocational High School. This research also was to described mathematical connection ability reviewed by mathematical disposition and mathematical disposition reviewed by mathematical connection ability. The social situation was students of eleventh grade Eight Vocational High School. The subject in this research was students in the level of capacity to mathematical connection ability and mathematical disposition was three students in XI RPL 2 Eight State Vocational High School of Semarang. The result showed a description (1) mathematical connection ability level of students were medium; (2) mathematical disposition level of students were medium; (3) students had high mathematical connection ability level tendency to construct mathematical disposition level better than students had medium and low mathematical connection ability level; (4) students had high mathematical disposition level tendency to construct mathematical connection ability level better than students had medium and low mathematical disposition level.
KEEFEKTIFAN MODEL-ELICITING ACTIVITIES BERBANTUAN LKPD TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN DISPOSISI MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VIII
Oktaviani, Rinta;
Suyitno, Hardi;
Mashuri, Mashuri
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 5 No 3 (2016): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ujme.v5i3.13443
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keefektifan ModelÂEliciting Activities berbantuan LKPD terhadap kemampuan komunikasi matematis dan disposisi matematis peserta didik kelas VIII pada materi bangun ruang. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Gemolong tahun ajaran 2014/2015 yang sampelnya diambil secara cluster random sampling. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode dokumentasi, metode tes, dan skala sikap. Data dianalisis menggunakan uji proporsi satu pihak, uji ratarata satu pihak, uji perbedaan dua proporsi, uji perbedaan dua rata-rata, dan analisis regresi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) pembelajaran ModelEliciting Activities berbantuan LKPD efektif terhadap kemampuan komunikasi matematis; (2) ModelÂEliciting Activities berbantuan LKPD lebih efektif daripada model pembelajaran langsung terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik; (3) disposisi matematis peserta didik dengan ModelÂEliciting Activities berbantuan LKPD lebih baik daripada disposisi matematis peserta didik dengan model pembelajaran langsung; dan (4) disposisi matematis berpengaruh positif terhadap kemampuan komunikasi matematis This research was aimed to determine the effectiveness of ModelÂEliciting Activities aided worksheet towards grade VIII students’ mathematial communication ability and mathematical disposition in geometry. Population in this research was grade VIII students of JHS 2 Gemolong in academic year 2014/2015 which the samples were taken by cluster random sampling.The research method were taken by documentation method, test method, and attitude scale. Data were analyzed using the proportion test, the average test, the difference of two proportions test, the difference of two average test and regression analysis. Based on the result it were concluded that: (1) ModelÂEliciting Activities learning aided worksheet is effective toward mathematical communication ability; (2) ModelÂEliciting Activities aided worksheet is more effective than direct instructional model for mathematical communication ability of students; (3) the mathematical disposition of students with a ModelÂEliciting Activities aided worksheet is better than the mathematical disposition of students with direct instructional model; and (4) the mathematical disposition effects positively to mathematical communication ability.
Influence of IQ and mathematical disposition toward the problem solving ability of learners grade VII through PBL learning model with the assistance LKPD
Karsim, Karsim;
Suyitno, Hardi;
Isnarto, Isnarto
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 6 No 3 (2017): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ujme.v6i3.16936
The purpose of this research is (1) to find out the achievement of ability problem solving learners through learning model PBL with the assistance LKPD; (2) to know the ability problem solving learners through learning model PBL with the assistance LKPD than by the application of learning model PjBL. (3) to find out the influence of IQ toward the ability of problem solving learners through PBL model with the assistance LKPD; (4) to find out disposition mathematical influence on ability toward problem solving learners through PBL model with the assistance LKPD. This research uses quantitative methods and supported by quasi-experimental designs. The subject of this research is students SMPN 41 Semarang grade VII .The data on this research using documentation , the disposition mathematical and tests the ability of solving problems . The end of the results of data , where analyzed by test the average , two test in common an average of , linear regression test and test it simple linear regression double . The research results show that the ability of the solution of a problem learners use the model of learning PBL with the assistance LKPD reached thoroughness and more effective than the application of PjBL kind of classroom . There is a positive influence significantly between IQ and disposition mathematically of the ability of problem solving learners through learning model PBL with the assistance LKPD. Disposition mathematically significantly most influential of the ability of problem solving learners through the application of learning learning model PBL with the assistance LKPD to the matter social arithmetic compared with IQ .
Analysis of mathematical literacy ability on PjBL model assisted by observation independent task
Nitasari, Ayu;
Suyitno, Hardi;
Isnarto, Isnarto
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 7 No 2 (2018): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/ujme.v7i2.26462
Mathematical literacy ability is an important ability that possessed by students for understanding and solving problems in daily life. In fact, the student’s mathematical literacy ability is still low. Due to that fact, the purpose of this research are (1) to know the learning mastery of mathematical literacy ability on PjBL model assisted by observation independent task; (2) to know the increasing of mathematical literacy ability on PjBL model assisted by observation independent task; and (3) to know the student’s mathematical literacy ability on PjBL model assisted by observation task. This research uses mixed methods with the concurrent embedded model. The population of this research is students of 8th grade in SMP Negeri 29 Semarang academic year 2017/2018. In addition, the sampling technique in quantitative is random technique and the research subject determination is by using certain consideration. Eventually, the results of the research are (1) the mathematical literacy ability on PjBL model assisted by observation independent task achieves learning mastery; (2) there is an increase in mathematical literacy ability on PjBL model assisted by observation independent task; (3) upper group students have excellent mathematical literacy ability, middle group students have good mathematical literacy ability, and lower group students have less mathematical literacy ability.