Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODAL KERJA, LAMA USAHA, DAN INOVASI PRODUK TERHADAP PENDAPATAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DI PASAR RAKYAT KULINER JAMBANGAN, SURABAYA Eki Indriyanti; Arga Christian Sitohang
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal kerja, lama usaha, dan inovasi produk terhadap pendapatan pelaku UMKM kuliner di Pasar Rakyat Kuliner Jambangan, Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya, baik secara parsial maupun simultan. Pasar yang dikelola Pemerintah Kota Surabaya ini memiliki 317 stan aktif dengan tingkat pendapatan yang bervariasi antarpedagang. Perbedaan tersebut mendorong dilakukannya penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal yang memengaruhi pendapatan UMKM kuliner. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif asosiatif. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 76 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial modal kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan (t = 19,934; sig. = 0,000), demikian pula lama usaha (t = 5,289; sig. = 0,000) dan inovasi produk (t = 7,542; sig. = 0,000). Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM kuliner (F = 501,198; sig. = 0,000). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,954 menunjukkan bahwa 95,4% variasi pendapatan dapat dijelaskan oleh modal kerja, lama usaha, dan inovasi produk, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Modal kerja menjadi variabel yang paling dominan dengan nilai koefisien beta sebesar 0,637, diikuti inovasi produk (β = 0,284) dan lama usaha (β = 0,197). Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan modal kerja yang efektif, pengalaman usaha yang memadai, serta inovasi produk yang berkelanjutan merupakan faktor penting dalam meningkatkan pendapatan UMKM kuliner.
PERAN INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI DALAM MENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Ahmad Fatih Fairuz Zabadi; Arga Christian Sitohang; Muhammad Naufal Mahbub; Alvin Wijaya Un; Ananda Afifan Efendi
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2847

Abstract

Penelitian ini ingin melihat bagaimana infrastruktur transportasi berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Infrastruktur transportasi adalah hal penting yang membantu berjalannya aktivitas ekonomi karena meningkatkan hubungan antar daerah, memudahkan pergerakan masyarakat, serta mempercepat pengiriman barang dan layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, yang mengumpulkan sumber dari jurnal ilmiah, buku, publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), serta berbagai dokumen pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi di Daerah Istimewa Yogyakarta, seperti Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), jaringan jalan nasional dan provinsi, serta pengembangan transportasi umum, telah memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah tersebut. Infrastruktur tersebut dapat meningkatkan kemudahan akses, memperluas pasar, membantu pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, pendidikan, dan usaha kecil menengah, serta menarik investasi yang lebih besar. Namun, masih ada berbagai tantangan yang harus diatasi, seperti perbedaan aksesibilitas antar daerah, kurangnya koordinasi antar jenis transportasi, penggunaan kendaraan pribadi yang terlalu banyak yang menyebabkan kemacetan, serta kurangnya perawatan terhadap infrastruktur. Oleh karena itu, diperlukan pembangunan transportasi yang lebih terpadu, merata, dan ramah lingkungan agar manfaat ekonomi yang dihasilkan bisa dinikmati secara maksimal oleh seluruh masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa infrastruktur transportasi adalah faktor penting yang membantu meningkatkan kemampuan bersaing dan pertumbuhan ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta.
PERAN SEKTOR PARIWISATA DALAM MENDORONG PENDAPATAN UMKM DI DESTINASI WISATA Tri Eko Darmawan; Arga Christian Sitohang; Dewa Sukma Jagat Samudra; Ibra Amazil
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2853

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis peranan industri pariwisata dalam memfasilitasi peningkatan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di area tujuan wisata. Industri pariwisata menjadi salah satu basis vital dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang tidak hanya memberikan sumbangan terhadap pendapatan daerah dan devisa nasional, tetapi juga memiliki dampak yang berarti terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM yang beroperasi di dekat destinasi wisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yang meliputi pencarian, identifikasi, serta analisis berbagai konsep, teori, dan hasil penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan pariwisata, pendapatan UMKM, tujuan wisata, dan ekonomi lokal. Temuan kajian ini menunjukkan bahwa bertambahnya jumlah wisatawan meningkatkan permintaan terhadap produk dan layanan lokal seperti makanan, kerajinan, suvenir, transportasi, dan akomodasi, sehingga memberikan kesempatan bagi UMKM untuk meningkatkan volume penjualan dan memperluas pangsa pasar. Pariwisata juga terbukti menciptakan efek berganda yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kegiatan usaha masyarakat. Hubungan antara sektor pariwisata dan UMKM saling menguntungkan, di mana kemajuan pariwisata membuka peluang usaha baru bagi UMKM, sementara keberadaan UMKM yang inovatif meningkatkan daya tarik destinasi wisata. Namun, untuk memaksimalkan keuntungan ekonomi tersebut, masih diperlukan dukungan berupa perbaikan kualitas sumber daya manusia, akses modal, dan digitalisasi bisnis. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan pengelola destinasi wisata dalam merancang kebijakan pengembangan UMKM yang berkelanjutan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PERMINTAAN PADA PASAR BUSANA MUSLIM DI KOTA SURABAYA Rizky Ramadhani Prasetya; Arga Christian Sitohang
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh jumlah penduduk, harga, dan pendapatan konsumen terhadap pasar busana muslim di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel jumlah penduduk, harga, dan pendapatan konsumen terhadap pasar busana muslim. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada tiga puluh responden yang merupakan konsumen busana muslim di Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk, harga, dan pendapatan konsumen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pasar busana muslim di Kota Surabaya. Hasil uji F menunjukkan nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05, yang berarti seluruh variabel independen secara bersama-sama memengaruhi pasar busana muslim. Selain itu, hasil uji t menunjukkan bahwa masing-masing variabel, yaitu jumlah penduduk, harga, dan pendapatan konsumen, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pasar busana muslim. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar sembilan puluh enam persen menunjukkan bahwa sebagian besar variasi pasar busana muslim dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Harga adalah faktor utama yang memengaruhi pasar busana muslim di Surabaya, diikuti oleh pendapatan konsumen dan jumlah penduduk. Kesesuaian harga, daya beli, dan besarnya populasi menjadi kunci perkembangan pasar, sekaligus menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya.
BUDIDAYA JAMUR TIRAM SISTEM TRADISIONAL DI DESA WISATA BOON PRING ANDEMAN KECAMATAN TUREN Arga Christian Sitohang; Slamet Riyadi; Ujianto Ujianto
ABDIMAS Vol 6 No 04 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v6i04.2873

Abstract

Jamur merupakan salah satu komoditas pangan berserat yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) memiliki bentuk menyerupai cangkang tiram dengan warna putih dan tudung berbentuk setengah lingkaran. Di habitat alaminya, jamur ini umumnya tumbuh pada batang kayu yang telah mengalami pelapukan sehingga sering dikenal sebagai jamur kayu. Secara biologis, jamur termasuk kelompok tumbuhan berspora yang memiliki inti sel, tetapi tidak mengandung klorofil. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan di sentra budidaya jamur tiram milik Bapak Doni yang berlokasi di Dusun Jembatan, Desa Wisata Boon Pring Andeman (Kec. Turen)i, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada bulan Maret 2026. Metode yang digunakan adalah Pengabdian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan Pendampingan. Hasil Pengabdian diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para petani jamur di Desa Wisata Boon Pring Andeman, Kecamatan Turen, meskipun masih terdapat kendala berupa rendahnya penerimaan masyarakat terhadap inovasi sebelum inovasi tersebut terbukti berhasil. Selain itu, jumlah petani jamur di wilayah tersebut masih relatif terbatas. Pengabdian ini juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai budidaya jamur serta mendukung pengembangan produk UMKM jamur sebagai produk unggulan Desa Wisata Boon Pring Andeman, Kecamatan Turen.
PENINGKATAN NILAI TAMBAH LIMBAH KULIT BUAH NAGA MERAH MELALUI PENDAMPINGAN USAHA STIK PADA UMKM DI PANGPAJUNG MADURA Arga Christian Sitohang; Kridho Hery Gunawan; Riyadi Nugroho
ABDIMAS Vol 6 No 04 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v6i04.2874

Abstract

Buah naga merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi karena karakteristiknya yang unik, cita rasa yang khas, serta kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, pemanfaatan buah naga masih didominasi pada bagian daging buah, sedangkan kulitnya sering kali dianggap sebagai limbah yang memiliki nilai ekonomi rendah. Padahal, kulit buah naga merah mengandung senyawa antosianin yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pewarna alami pangan yang aman dan ramah lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah limbah kulit buah naga melalui pengembangan produk olahan berupa stik makanan ringan yang diberi merek Hylo Poly. Pendampingan usaha dilakukan kepada UMKM Usaha Kuliner di daerah Pangpajung Madura selama dua bulan, mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga pemasaran produk. Dari perspektif ekonomi, pemanfaatan limbah kulit buah naga mampu menciptakan nilai tambah (value added), mengurangi biaya lingkungan akibat limbah organik, serta membuka peluang usaha berbasis inovasi dan ekonomi sirkular. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa usaha yang dijalankan UMKM Usaha Kuliner di daerah Pangpajung Madura dapat berkembang dengan baik, produk diterima oleh konsumen, dan menghasilkan keuntungan yang cukup signifikan. Dengan demikian, pemanfaatan limbah kulit buah naga tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan dan pengembangan jiwa kewirausahaan UMKM Usaha Kuliner di daerah Pangpajung Madura.
PENGARUH E-COMMERCE DAN KREATIVITAS TERHADAP PERTUMBUHAN PENDAPATAN IKM BATIK JETIS DI KABUPATEN SIDOARJO Danendra Bramantyo; Arga Christian Sitohang
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh e-commerce dan kreativitas terhadap pertumbuhan pendapatan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Jetis Batik di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksploratif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh UKM Jetis Batik di Kabupaten Sidoarjo, berjumlah 30 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah pengambilan sampel jenuh, sehingga seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel e-commerce tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan UKM Jetis Batik, ditunjukkan dengan nilai signifikansi 0,093 > 0,05. Sementara itu, variabel kreativitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan dengan nilai signifikansi 0,037 < 0,05. Secara simultan, variabel e-commerce dan kreativitas memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan UKM Jetis Batik dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,399 menunjukkan bahwa e-commerce dan kreativitas menjelaskan 39,9% pertumbuhan pendapatan, sedangkan sisanya 60,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kreativitas memainkan peran signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan pendapatan UKM Jetis Batik. Meskipun e-commerce belum memberikan dampak parsial yang signifikan, penggunaan teknologi digital masih perlu dioptimalkan untuk mendukung pengembangan bisnis dan memperluas jangkauan pasar.
PENGARUH AKSES MODAL, PENGEMBANGAN KETERAMPILAN SDM, DAN PENGUATAN JARINGAN PEMASARAN TERHADAP KINERJA USAHA KONVEKSI DI DESA TRITUNGGAL, KAB. LAMONGAN Muhammad Romadhoni Adi Setiawan; Arga Christian Sitohang
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akses modal, pengembangan keterampilan sumber daya manusia (SDM), dan penguatan jaringan pemasaran terhadap kinerja usaha konveksi di Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian terdiri atas 35 pelaku usaha konveksi yang terdaftar dan aktif menjalankan usahanya di Desa Tritunggal. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden penelitian. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert 1–5. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses modal, pengembangan keterampilan SDM, dan penguatan jaringan pemasaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha konveksi. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan kemudahan akses pembiayaan, pengembangan kompetensi tenaga kerja, dan perluasan jaringan pemasaran dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan produktivitas, daya saing, dan keberlanjutan usaha konveksi di Desa Tritunggal.
PERAN FASILITAS PEMERINTAH DAN AKSES PERMODALAN TERHADAP PENDAPATAN INDUSTRI KECIL MENENGAH LOGAM DI DESA NGINGAS, SIDOARJO Alvazaki Ikbar Maulana; Arga Christian Sitohang
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2899

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji sejauh mana fasilitas yang disediakan pemerintah dan kemudahan akses permodalan berperan dalam membentuk tingkat pendapatan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) logam di Desa Ngingas, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei, melibatkan seluruh populasi sebanyak 76 pelaku IKM logam melalui teknik sampel jenuh sehingga tidak diperlukan prosedur penarikan sampel tersendiri. Data dihimpun melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS, didahului dengan pengujian validitas dan reliabilitas terhadap seluruh indikator. Hasil pengujian menunjukkan bahwa fasilitas pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan IKM (t hitung = 4,267; sig. < 0,001), demikian pula akses permodalan yang turut memberikan kontribusi positif dan signifikan (t hitung = 3,626; sig. < 0,001). Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pendapatan (F hitung = 21,451; sig. < 0,001), dengan koefisien determinasi sebesar 0,370 yang berarti kedua prediktor mampu menjelaskan 37,0 persen variasi pendapatan, sedangkan 63,0 persen sisanya dipengaruhi faktor di luar model. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan program bantuan pemerintah dan kemudahan akses pembiayaan formal merupakan dua pengungkit yang saling melengkapi dan sama-sama diperlukan untuk mendorong kesejahteraan pengrajin logam di Ngingas.
SINTESIS LITERATUR TENTANG TRANSFORMASI KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENDUKUNG EKONOMI DIGITAL DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Fahmi Aziz Basyarahil; Muhammad Faiz Aulia Zuhud; Imelda Aura Putri Alisia; Alyananta Firdausiana; Revalina Tristoan Pratidina; Adrian Firmansyah; Robertus Beda Emerald Sinuor; Muhammaf Mufti Zulfikfri Nurazizi; Arga Christian Sitohang
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2934

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan yang sangat signifikan terhadap sistem pengelolaan organisasi, struktur pasar tenaga kerja, serta kompetensi yang dibutuhkan oleh sumber daya manusia. Integrasi teknologi digital dalam berbagai aktivitas organisasi mengubah fungsi manajemen sumber daya manusia dari aktivitas administratif menjadi fungsi strategis yang berorientasi pada pengembangan kompetensi, inovasi, adaptasi teknologi, dan pembelajaran berkelanjutan. Perubahan tersebut menempatkan sumber daya manusia sebagai modal strategis (human capital) yang menentukan kemampuan organisasi dalam mempertahankan daya saing dan sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan pada era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis berbagai literatur mengenai transformasi kompetensi sumber daya manusia dalam mendukung ekonomi digital dan pembangunan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode narrative literature review dengan menganalisis empat referensi utama yang membahas manajemen sumber daya manusia era digital, transformasi digital, human capital digital, kompetensi tenaga kerja, dan transformasi pasar tenaga kerja. Proses sintesis dilakukan melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, komparasi, interpretasi, serta integrasi konseptual terhadap seluruh literatur yang dikaji. Hasil sintesis menunjukkan bahwa transformasi digital telah menggeser kebutuhan kompetensi tenaga kerja dari keterampilan teknis konvensional menuju kompetensi multidimensional yang meliputi literasi digital, kemampuan analitis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, kemampuan adaptasi terhadap teknologi, pemecahan masalah, serta pembelajaran sepanjang hayat. Selain itu, digital human capital berkembang sebagai aset strategis yang mampu meningkatkan produktivitas, inovasi, efektivitas organisasi, serta daya saing ekonomi secara berkelanjutan. Seluruh literatur yang dikaji juga menunjukkan bahwa strategi reskilling dan upskilling merupakan instrumen utama dalam mempersiapkan tenaga kerja menghadapi perubahan struktur pasar kerja akibat digitalisasi. Oleh karena itu, investasi berkelanjutan pada pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi digital menjadi prasyarat penting dalam membangun sumber daya manusia yang adaptif serta mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan pada era transformasi digital.
Co-Authors Achmad Andi Leanado Achmad Faris Fizabillah Achmad Kaisi Amarco Adela Wafiq Azizah Adrian Firmansyah Afifahtus Syaleha Ahmad Fatih Fairuz Zabadi Ahmad Fatih Fairuz Zabadi Ahmad Rizky Aryanto Alexandra Deniriando siga Alfan Danu Saputra Alvazaki Ikbar Maulana Alvazaki Ikbar Maulana Alvin Wijaya Un Alvine Wijaya UN Alyananta Firdausiana Ananda Afifan Efendi Ananta Syahbana, Javier Syarif Arifanny Cindy S Arsita Kusumadewi, Ni Made Arvino Risqie Perdana Putra Auwen Defendi Azizatun Fitriani Bagus Rachmadhani Firmansyah Bambang Wiwoho Bambang Wiwoho Candra Pramesti Lilabilah Danendra Bramantyo Danendra Bramantyo Darren Nataleano Metusalak Taulo Devrianti Rahma Satria Dewa Sukma Jagat Samudra Dewa Sukma Jagat Samudra Dimas Alvario Darmaenda Dinarti, Riska Putri Dwi Arief Rahman Eka Virgiawan Listanto Eki Indriyanti Eksel Perdian Anggara Elvira Dinda Kurniasari Erwin Putra Rasul Dafana Ezar Nafis B. Fahmi Aziz Basyarahil Fahrur Rosi Fandy Ardiansyah Fardana, Andrew Ari Farida Sasi Febrianty Fauziah Ramadhani Febri Kinanti, Ayunda Fendi Riyanto Feriadi Feriadi, Feriadi Fidzaky, Alif Finno Fitriana Dewi Silaen Fitriani, Azizatun Fransiska Clarita Saputri Rani Freitas Marcal, Ivonia Auxiliadora Fuad Adi Nugroho Fuad Adi Nugroho Gilang Ramadani, Gilang Gunawan, Kridho Hery Gusminto, Ajeng Pangesti Muttaqiina Habibur Rohman Hanum Salsabila Hendy Widiastoeti Hendy Widiastoeti Hendy Widiastoeti I Made Suparta Ibra Amazil Ibra Amazil Ida Bagus Cempena, Ida Bagus Ignatius Edward Revalyno V.O Ihza Riswanda Basuki Ikke Adelia Amanda Imelda Aura Putri Alisia Indriyanti, Eki Ivonia Auxiliadora Freitas Marcal Izza, Mohammad Alfin Syaiful Jasmine Damayanti Jenny Dwi Nur Faizah Joanne Andre Toy Penga Johanes Putra Joko Priyono Joseph Emiliano Junior Joshua Filmon Wongso Setiawan Kharisma Bintang M.T. Khotimah, Khosnol Kridho Hery Gunawan Kurniawan, Mohammad Ricko Lukita, Safira Aprilia M Aditya Ferdiansyah M. Rizal Amri Chusen Mahardhika Harilinawan Mahindah Mahindah, Mahindah Masruchin, Febby Rahmatullah Masrur Mauridhoh, Mohamat Maudy Priya Melkior Keleka Hayon Miftahul Hariz Moch.Reza Ivaldianto Mochamad Faried Abdillah Mohammad Suyanto Muhammad Faiz Aulia Zuhud Muhammad Ibrahim Baihaqi Muhammad Ilham Januarta Muhammad Naufal Mahbub Muhammad Rois Afdlol Muhammad Romadhoni Adi Setiawan Muhammad Romadhoni Adi Setiawan Muhammaf Mufti Zulfikfri Nurazizi Nadila Rahma, Iluh Nalazah Muzzaila Esta Naufal Gama Affandyar Novita Fitriani, Yeny Nur Hidayatillah Nuralifia, Dyah Febiyani Nurul Hasanah Ogy Dwi Arifki Putra Oentoro, Yosse Putra, Arvino Risqie Perdana Putra Putri Citra Devi Rafli Maulana Damarasyah Rahmadiana, Sinta Ravellino Dwi Cahya Rendra Kurniawan Revalina Tristoan Pratidina Rica N Halimatus Rifdatul Hanifah Riska Intan Praminingtyas Risky Agustin Widyanti Riyadi Nugroho Riyanto, Fendi Rizka Dewi Damayanti Rizki Himawan Saputra Rizky Ramadhani Prasetya Rizky Ramadhani Prasetya Robertus Beda Emerald Sinuor Rokmah, Dhaful Oktaviatul Rosi, Fahrur Rudy Santoso, Rudy Safira, Tina Salsabilla Saifana Veriyanto Salvia Rahma Salwa Alya Achmad Shinta Putri Marvina Silvia Damayanti Sintya Amilia Fernanda Slamet Riyadi Slamet Riyadi Sutjahyani, Dewi Syahputra, Muhammad Adievtama Syahrizal Zebua Syahrul Maulana, Muhammad Titiek Rachmawati Tohonan Rohani Silaban Tri Agus Kusuma Wardana Ashari Putra Tri Andjarwati Tri Eko Darmawan Tri Eko Darmawan Tri Ratnawati Ujianto Ujianto Ujianto Virgi Ainun Iqbal Wardah Widya Kumala, Dinda Wirastiti, Melinda Yelanita, Verinda Yogo Subekti Yulia Sari, Firda Ananda Yupita Meliana Yuyun Setyawati Zulfa Nailin Najah