Articles
Dampak Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Komunikasi Organisasi CRNTV UINSU
Ika Hardianti;
Dewi Dokate Manalu;
Taufik Hidayat;
Hasan Sazali;
Maulana Andinata
Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37676/professional.v9i1.2626
This study aims to show how organizational communication works during the covid-19 pandemic, and this study will show how the impact of the COVID-19 pandemic period on organizational communication. This type of research uses qualitative descriptive to obtain data and information about the Impact of the Covid-19 Pandemic Period on the Communications of the UINSU CRNTV Organization (Case Study of UINSU CRNTV Members). In this study, it was found that the Covid-19 pandemic had a serious impact on the intensity of communication within an organization. In the UINSU CRNTV organization itself, during the Covid-19 pandemic the communication was not good, due to the lack of activity from some members. This is due to several obstacles, including an unstable network, even for reasons that are out of control, because all activities are carried out online..
Strategi Pemasaran Himpunan Mahasiswa Bahasa Jepang dan Sastra Jepang USU dalam Mempromosikan Event Bunkasai USU 2022
Rafli Maulana Lubis;
M. Iqbal Isro’;
Muhammad Al Fayyad;
Ajril Fadli;
Hasan Sazali;
Maulana Andinata
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (566.278 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4693
Bunkasai USU 2022 adalah acara atau event festival budaya Jepang yang diadakan setiap tahunnya. Bunkasai USU 2022 merupakan bentuk fenomena penyebaran budaya Jepang dengan memberikan produk-produk budaya Jepang dalam bentuk barang dan jasa serta hiburan yang berkaitan dengan budaya Jepang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi pemasaran yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Jepang dalam mempromosikan event Bunkasai USU 2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis atau pendekatan deskriptif dengan sasaran dalam penelitian ini yaitu ketua panitia pelaksana event Bunkasai USU 2022 dan beberapa pengunjung acara tersebut, dengan teknik pengumpulan data dengan wawancara, studi pustaka dan observasi langsung. Hasil penelitian diketahui bahwa strategi pemasaran panitia Bunkasai USU 2022 atau Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Jepang yaitu dengan melakukan targeting pasar event ditargetkan untuk masyarakat atau kalangan umum, menerapkan prinsip bauran pemasaran event yaitu 5P: Product, Price, Place, Public Relation, dan Promotion/Positioning, dan menerapkan prinsip bauran promosi dengan menggunakan dua alat atau media promosi yaitu pemasaran dari mulut ke mulut atau word of mouth marketing sebagai senjata utama dalam memasarkan event Bunkasai USU dan public relation/publisitas sebagai senjata utama kedua dalam memasarkan event tersebut. Strategi tersebut berjalan dengan sukses dengan dihadiri oleh banyaknya pengunjung yang berdatangan dan setiap acara-acara atau kegiatan yang ada berjalan dengan sukses dan lancar.
Komunikasi Terapeutik Pada Orang dengan Gangguan Mental Illness
Liza Ulfah Nuarida Barus;
Ferdial Fahrul Rozi SP;
Galang Rivaldy Harahap;
Hasan Sazali;
Maulana Andinata Dalimunthe
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (236.602 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4703
Penelitian ini bertujuan untuk mencari jawaban dari penelitian tim peneliti guna mengetahui bagaimana penerapan strategi komunikasi terapeutik dalam penanganan pada orang yang memiliki gangguan kesehatan. Dalam penelitian ini kami mencoba mengetahui bagaimana peranan komunikasi terapeutik yang diterapkan dari perspektif orang tua yang memiliki anak dengan gangguan kesehatan mental. Tim peneliti menerapkan dan berpedoman pada teori penetrasi sosial. Teori penetrasi sosial ini merupakan sebuah teori yang dikembangkan oleh dua orang ahli sosiologi tepatnya di Amerika, ahli sosiologi tersebut bernama Irwan Altman dan Dalmas A. Taylor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan penelitian lapangan digunakan dalam penelitian ini. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang tidak menggunakan perhitungan. Penelitian ini menghasilkan bahwa dari kedua narasumber, tidak semuanya menerapkan strategi komunikasi maupun strategi komunikasi terapeutik pada penanganannya.
Peran Komunikasi Antar Budaya Dalam Mengatasi Miskomunikasi Antar Mahasiswa UINSU (Ilmu Komunikasi Stambuk 2019)
Muhammad Syaipudin;
Anggi Damayanti;
Riri Stefani;
Hasan Sazali;
Maulana Andinata
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (383.204 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4704
Komunikasi sendiri adalah suatu indera utama bagi manusia untuk memanfaatkan sumber daya lingkungan dalam pelayanan sosial kemanusiaan. Lewat jalan komunikasi ini kita bisa menyesuaikan keadaan diri kita dengan lingkungan kita pada grup sosial yang mempengaruhi hidup kita. Perkembangan ilmu komunikasi ini tentunya mendorong peningkatan intensitas hubungan-kontak budaya secara langsung juga tidak langsung. Hal ini secara jelas terlihat dari beragamnya berasal serta budaya mahasiswa yang ada di Kota Medan, khususnya di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Tentunya hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para mahasiswa menggunakan beragamnya budaya yang memungkinkan terjadinya diskriminasi justru menjadi hal positif yang berperan dalam mengatasi miskomunikasi antar mahasiswa. Sedangkan pada Indonesia sendiri, khususnya lingkungan kita cara berkomunikasi tiap orang itu berbeda-beda bahasanya, karena adanya berbeda budaya antar satu sama lain. Pengambilan Responden dengan teknik sampling (Purposive sampling serta Snowball sampling). untuk mengukur validitas keabsahan data pada penelitian ini di lakukan pemeriksaan menggunakan teknik derajat agama yakni feer debrifing serta triangulasi. Selanjutnya analisis data memakai model analisa data interaktif model Miles dan Huberman (1992) yg mencakup reduksi data dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Penelitian ini di akhirnya bisa berkata beberapa hal sebagai berikut: (1) Proses komunikasi antar budaya antar mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi masih bersifat Kedaerahan. (2) Peran komunikasi antar budaya cukup besar dalam mengatasi miskomunikasi antar Mahasiswa.
Pembentukan Akulturasi Budaya Melalui Dating Apps (Tinder) Studi Deskriptif Mahasiswa Semester 6
Baihaqi Abdillah;
Elvina Rizky;
Putri Salwa Kurnia Balqis;
Hazan Sazali;
Maulana Andinata Dalimunthe
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (159.341 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4705
Tinder merupakan media sosial kencan daring yang digunakan mayoritas kalangan anak muda. Media sosial kencan daring Tinder dapat membantu seseorang untuk menemukan teman ataupun pasangan hidup. Namun, kini muncul fenomena fungsi media sosial kencan daring Tinder yang disalahgunakan oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui adanya pergeseran fungsi dari media sosial Tinder, pemilihan media sosial Tinder sebagai sarana untuk mencari teman pergaulan bebas, dan adanya peningkatan pergaulan bebas yang terdapat di kalangan anak muda Indonesia menggunakan media sosial Tinder. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipan, studi pustaka dan juga penelusuran data secara daring. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat adanya peningkatan pergaulan bebas di kalangan anak muda Indonesia dengan menggunakan media sosial kencan daring Tinder. Hal ini karena mayoritas pengguna Tinder mempunyai pemahaman atau pola pikir yang terbuka, rasa penasaran dan keingintahuan yang tinggi untuk mencoba sesuatu yang baru, dan faktor lingkungan yang mendukung individu untuk memasuki pergaulan bebas.
Pencegahan Gizi Buruk Pada Bayi Melalui Pendekatan Strategi Komunikasi Pada Puskesmas Tanjung Rejo
Putri Ashikin;
Arif Muhammad Tanjung;
M Ali Akbar Siregar;
Hasan Sazali;
Maulana Andinatar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (343.024 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4706
Di beberapa daerah di Indonesia, kasus gizi buruk masih dalam penyelidikan resmi. Sebagai salah satu negara bagian dengan angka stunting tertinggi, Sumatera Utara merupakan salah satu provinsi dengan kasus stunting tertingg yang telah meningkatkan upaya pencegahan untuk memenuhi tujuan pemerintah Indonesia untuk prevalensi. Kami belum mencapai target kami, meskipun fakta bahwa persentase kasus menurun setiap tahun, dan ada kekhawatiran bahwa segala sesuatunya akan bertambah buruk. Untuk mengurangi kejadian gizi buruk pada balita, Puskesmas Tanjung Rejo menerapkan strategi komunikasi. Kajian ini mengidentifikasi unsur-unsur yang mendukung dan menghambat pelaksanaan program. Wawancara dan studi pustaka digunakan sebagai teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yang menggunakan pendekatan deskripsi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program yang dibuat oleh puskesmas tanjung rejo sebagai strategi pencegahan terlaksana dengan baik.
Analisis Penggunaan Gaya Bahasa Sarkasme Netizen di Media Sosial Facebook
Dian Paramita;
M. Rasya Aldiano;
Khofifah Indah Sari Siregar;
Hasan Sazali;
Maulana Andinata
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (184.239 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4717
Adapun dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna penggunaan bahasa sarkasme para pengguna Facebook agar lebih bijak dalam menggunakan bahasa di media sosial. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dan teorinya adalah teori sosiolinguistik. Pengumpulan data menggunakan teknik catat, simak dan menggunakan pendekatan secara metodologis. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan gaya bahasa sarkasme oleh netizen di media sosial Facebook ditemukan berbagai macam bentuk. Diantaranya, bentuk penyampaian pendapat, penolakan, bentuk larangan, penyampaian informasi, penegasan, perintah, pertanyaan, dan pernyataan persamaan. Adapun jenis dari perubahan makna-makna yang menyimpang diantaranya 1) pengkasaran makna, 2) penyempitan makna, 3) perluasan makna
Representasi Bahasa dan Budaya dalam Music Video Lathi
Muhammad Azruddin Nasution;
Mutiara Azhari;
Alila Ramadhani;
Sazali Sazali;
Maulana Andinata Dalimunthe
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (253.232 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4719
Penelitian ini bertujuan untuk penulisan jurnal ini adalah memberikan pemahaman bagi generasi masa kini untuk mengetahui dan memahami representasi Bahasa dan budaya dalam music video Lathi dan metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah meggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk megungkap representasi Bahasa dan budaya yang terkandung di dalam music video lathi serta makna denotasi yang terkandung di dalam music video teesebut. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan analisis ungkapan kalimat. Sedangkan teknik analisis data adalah analisis Semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa pertama, Lirik dan visual video klip musik “Lathi” memiliki keterkaitan satu sama lain namun tidak sepenuhnya. Visual video klip tersebut menggambarkan lirik lagunya yang berisi perubahan yang tidak diinginkan. Awal hubungan antara tokoh utama wanita dan pasangannya tampak bahagia namun berubah menjadi penderitaan. Pria tersebut mengingkari ungkapan kasih sayangnya pada tokoh utama wanita yang ditampilkan secara visual. Hal ini berkaitan dengan lirik yang memiliki arti harga diri seseorang ada pada ucapannya. Jika ia mengingkari ucapannya, berarti buruk juga pribadinya. Lirik dan visual video klip musik “Lathi” juga memiliki keterkaitan karena masing-masing memiliki unsur gabungan antara budaya dari luar Indonesia dan budaya daerah Indonesia, yaitu Jawa. Kedua, Makna denotasi dalam lirik lagu “Lathi” Karya Weird Genius adalah lagu ini mencurahkan perasaan seseorang yang sedang jatuh cinta. Dalam liriknya mengandung perasaan cinta yang menyakitkan yang dimana baginya cintanya selain membawa berkah cintanya juga membawa kutukan baginya.
Budaya Melayu dan Pengaruh Islam dalam Upacara Pernikahan di Tanjung Balai
Ahmad Gifari Alamsyah;
Andhika Nugraha;
Muhammad Reza;
Hasan Sazali;
Maulana Andinata Dalimunthe
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/mkd.v6i2.5532
This study aims to find out how the series of traditional wedding ceremonies of the Tanjung Balai Malay tribe and what are the Islamic values contained in it and to understand how the relationship between Islam in each wedding procession and what are the meanings contained in it. This research uses qualitative research methods, and this research can be categorized as field research. The resulting data sources are in the form of primary and secondary data, the writing method used in this study is descriptive qualitative, namely research to provide geographical conditions for certain communities. The results of the study explained that from the various processions of the traditional ceremonies of the Tanjung Balai Malay wedding reception, not all of them were based on Islamic law, but followed the hereditary customs of the Malay people that have existed since ancient times. The traditional ceremonies based on Islamic law include merisik, proposal, delivery/offering, ijab qabul, khatam kaji and parade.
Analysis of Intercultural Communication Models Among UINSU FIS Students
Dhea Adelina Harahap;
Febri Shaleh Siregar;
Rizky Ananta;
Maulana Andinata Dalimunthe;
Hasan Sazali
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Penerbit ADM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53697/iso.v2i2.817
This study aims to determine the intercultural communication in question is the process of communication between groups of different cultures between foreign students and UINSU FIS students. This research uses descriptive research, which means a systematic, factual, and accurate description of the facts, characteristics and relationships between the phenomena being investigated. Research that uses descriptive type is research that is intended to describe, describe, or explain the state of the object being studied as it is about the analysis of intercultural communication in students of FIS UINSU. This research results that there is a KAB model for Aceh and Javanese students involving a mediator. This model illustrates that differences in communication behavior cause Papuan students to have difficulty adapting to Javanese students so that effective KAB is difficult to achieve. Therefore, the presence of a mediator from Javanese students is needed to bridge communication with Javanese student groups as well as to be a companion in class.