Claim Missing Document
Check
Articles

LITERASI BERBASIS DATA DAN BUDAYA LOKAL: PRAKTIK BAIK DARI PROGRAM GEMAR LITERASI DI KABUPATEN BIMA Syarifudin, Syarifudin; Taufikurrahman, Taufikurrahman; Nurrahmah, Nurrahmah
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4622

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi dasar siswa di wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar), termasuk di Kabupaten Bima, menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan. Sebagian besar siswa belum mencapai level kecakapan minimum dalam membaca, sementara pendekatan pembelajaran yang digunakan kurang mempertimbangkan keragaman kemampuan serta latar belakang budaya siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pemangku kepentingan pendidikan dalam meningkatkan literasi dasar melalui pendekatan berbasis data dan budaya lokal. Metode yang digunakan yaitu pendekatan partisipatoris berbasis komunitas, yang mencakup tujuh tahapan: rembuk pendidikan, pemetaan data sekolah dan desa, sosialisasi lintas sektor, pelatihan fasilitator daerah, uji coba modul literasi berbasis kemampuan siswa, refleksi dan revisi modul, serta advokasi kebijakan. Lokasi kegiatan difokuskan di 25 sekolah dasar dan 9 desa di Kabupaten Bima. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan literasi berbasis data mampu menghasilkan profil belajar siswa dan desa secara lebih akurat. Modul literasi yang dikembangkan secara kontekstual terbukti meningkatkan efektivitas pembelajaran, memungkinkan guru mengidentifikasi kesulitan belajar siswa, dan menumbuhkan antusiasme siswa dalam proses membaca. Kesimpulannya, pengabdian ini membuktikan bahwa pendekatan literasi berbasis data dan budaya lokal merupakan strategi efektif untuk meningkatkan keterampilan literasi dasar secara inklusif, relevan, dan berkelanjutan di wilayah marginal seperti Kabupaten Bima. Kata Kunci: Literasi Berbasis Data; Budaya Lokal; Pendidikan Daerah 3T.
STUDI KERUSAKAN PERMUKAAN JALAN DENGAN METODE PCI PADA RUAS JALAN SEKARBELA KOTA MATARAM Taufikurrahman, Taufikurrahman
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Nusantara Hasana Journal, July 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i2.1587

Abstract

Roads play a crucial role in human life. Adequate infrastructure support is essential, one of which is the availability of roads. Road damage can cause significant losses, directly impacting road users. Several road infrastructures in Mataram City are affected by flooding and runoff, such as in the Kekalik area (Jalan Swasembada). The impact on road construction is the deformation of the road surface layer, which leads to a decline in road performance. Therefore, an analysis of the level of pavement structural damage on the studied road sections is necessary using the PCI (Pavement Condition Index) method for several segments, both flooded and unflooded. The PCI method has a value ranging from 0 (severely damaged) to 100 (perfect). Calculating the PCI value involves calculating the density, deductible value (DV), total deductible value (TDV), corrected deductible value (CDV), and PCI value. Based on the research results, the types and average levels of damage on the Swasembada Kekalik Road section from km 0+000 to km 0+300 included: subsidence (6.22%), edge cracks (3.22%), vertical slopes (8.22%), patches (4.25%), potholes (1%), and grain detachment (27.33%). The Pavement Condition Index (PCI) values for each study segment indicate that the average pavement quality of the Swasembada Kekalik Road section is 36.33%, which is considered poor.
Pelatihan Produksi Abon Ikan Tongkol Sebagai Upaya Diversifikasi Produk Perikanan di Desa Dringu Probolinggo Taufikurrahman, Taufikurrahman; Saputra, Farta Ade; Wahyuni, Wahyuni
Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abditeknika.v5i2.9604

Abstract

Desa Pabean, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo merupakan daerah pesisir dengan potensi perikanan yang tinggi, namun masyarakatnya, khususnya nelayan, masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi akibat fluktuasi hasil tangkapan dan harga ikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada diversifikasi produk perikanan melalui pelatihan pengolahan abon ikan tongkol sebagai solusi untuk meningkatkan nilai tambah hasil laut. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memproduksi, mengemas, dan memasarkan produk olahan ikan secara mandiri. Pendekatan yang digunakan meliputi pelatihan langsung, pendampingan teknis, serta pengenalan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam proses produksi. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap mulai dari penyampaian materi hingga praktik pembuatan dan pengemasan produk. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, yang ditunjukkan melalui data survei sebelum dan sesudah pelatihan. Sebagian besar peserta yang sebelumnya belum pernah mengolah dan menjual abon ikan tongkol menyatakan mampu memahami dan mempraktikkan keterampilan tersebut. Selain itu, peserta juga menunjukkan persepsi positif terhadap penyampaian materi dan metode pelatihan. Kegiatan ini dinilai berhasil dalam membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.   Pabean Village, located in Dringu Subdistrict, Probolinggo Regency, is a coastal area with high fisheries potential. However, its residents—particularly fishermen—continue to face challenges in improving their economic welfare due to fluctuating fish catches and market prices. This community service program focused on fishery product diversification through training in the production of shredded skipjack tuna (abon ikan tongkol) as a solution to increase the added value of marine products. The main objective was to enhance the community’s skills in independently producing, packaging, and marketing processed fish products. The approach involved hands-on training, technical assistance, and the introduction of Standard Operating Procedures (SOP) for the production process. Activities were conducted in stages, from material delivery to practical sessions on production and packaging. The results indicated a significant improvement in participants’ knowledge and skills, as shown by pre-training and post-training survey data. Most participants who had never processed or sold shredded skipjack tuna before the training stated that they were able to understand and apply the skills learned. Furthermore, participants expressed positive perceptions of the training content and delivery methods. This program has proven effective in creating new business opportunities based on local potential and in encouraging economic self-sufficiency among coastal communities.
Sosialisasi Pernikahan Usia Dini dan Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Pabean, Kabupaten Probolinggo Taufikurrahman, Taufikurrahman; Zulfi, Adetya Nindra; Irmawati, Eka Febrianti Fera; Setiawan, Winda Putri; Azizah, Putri Nur; Soeliyono, Firda Fitri
Scientia: Jurnal Hasil Penelitian Vol. 8 No. 1 (2023): Scientia
Publisher : LP2M IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/sci.v8i1.3379

Abstract

Stunting is a condition in which a child's growth becomes shorter than children of his age due to a chronic lack of nutritional intake in the first one thousand days of a child's life from birth, due to diet, parenting, and sanitation. Women who are not physically fit enough to be married are more likely to have children who are short for their age. Insufficient knowledge about the causes and consequences of child stunting due to early marriage. However, adolescent understanding of the significance of reproductive health as a provision in reducing stunting is also a provision. The purpose of this research is to ascertain whether or not teenagers in Pabean Village are aware of the link between early marriage and child stunting, as well as the significance of providing adolescents with reproductive health education from a young age. Using a questionnaire with a pre- and post-test methodology, the researchers were able to determine the average number of respondents who understood the information before and after being socialized on the topics of early marriage and teenage reproductive health. After averaging everything out, the researchers found that locals of Customs knew 42.5 percent more about the link between early marriage and stunting and adolescent reproductive health education, and that 33.3 percent fewer men and 52.5 percent fewer women were interested in getting married young. Keywords: Socialization of Early Marriage, Stunting, Adolescent Reproductive Health Stunting adalah kondisi di mana pertumbuhan anak ketika dibandingkan anak pada usianya akan lebih pendek karena kurangnya asupan gizi kronis dalam seribu hari pertama kehidupan anak sejak lahir, yang disebabkan oleh pola makan, pengasuhan, dan sanitasi. Perempuan yang tidak cukup sehat secara fisik untuk menikah lebih cenderung memiliki anak yang pendek untuk usianya. Kurangnya pengetahuan tentang penyebab dan konsekuensi dari stunting pada anak akibat pernikahan dini. Namun, pemahaman remaja tentang pentingnya kesehatan reproduksi sebagai bekal dalam mengurangi stunting juga menjadi bekal. Tujuan dari penelitian ini yakni menelaah apakah remaja di Desa Pabean mengetahui hubungan antara pernikahan dini dan stunting pada anak, serta pentingnya memberikan pendidikan kesehatan reproduksi pada remaja sejak dini. Dengan penggunaan kuesioner yang dilakukan secara pre-test dan post-test, para peneliti dapat menentukan rata-rata jumlah responden yang memahami informasi sebelum dan sesudah disosialisasikan tentang topik pernikahan dini dan kesehatan reproduksi remaja. Setelah menghitung rata-rata, para peneliti menemukan bahwa penduduk lokal Pabean mengetahui 42,5 persen lebih banyak tentang hubungan antara pernikahan dini dan stunting serta pendidikan kesehatan reproduksi remaja, dan 33,3 persen lebih sedikit laki-laki dan 52,5 persen lebih sedikit perempuan yang tertarik untuk menikah muda. Kata Kunci: Sosialisasi Pernikahan Usia Dini, Stunting, Kesehatan Reproduksi Remaja
Primer Construction of Transporter Genes Based on Almt1 for The Analysis of Cmp-Sialic Acid Transporter Gene in Derendan Taufikurrahman, Taufikurrahman; Putri, Fatma Jumaita; Nurbaiti, Nurbaiti; Ramadhani, Putri Oktavia; Wahibah, Ninik Nihayatul
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 3 (2025): Juli-September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i3.9069

Abstract

Derendan (Lansium sp.) is an underutilized endemic fruit tree species from Bengkalis Island that grows in acidic peatland soils with high concentrations of toxic aluminum ions (Al³⁺). This study aimed to construct gene-specific primers to detect stress tolerance genes in derendan, with an initial focus on the ALMT1 (Aluminum-activated malate transporter) gene, which is known to mediate aluminum detoxification through organic acid exudation. Primers were designed based on ALMT1 sequences from model species and tested using PCR amplification and sequencing of derendan genomic DNA. Surprisingly, the amplified DNA fragment showed high similarity with CMP-sialic acid transporter 1 genes in several plant species, based on BLASTn analysis. The CMP-sialic acid transporter gene encodes a protein involved in the transport of sialic acid, an organic acid known to play roles in abiotic stress responses. These findings suggest that the constructed primers may target conserved transporter domains related to stress adaptation. The resulting primers have potential applications in molecular studies and breeding programs aimed at enhancing peatland stress tolerance in derendan and related species.
STUDI IN SILICO DAUN KUBIS (Brassica oleracea var. capitata) SEBAGAI ANTI INFLAMASI MAMAE POSTPARTUM Syarivah, Ulvatus; Fathir, Akhmad; Taufikurrahman, Taufikurrahman
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v9i2.1595

Abstract

Pembengkakan mamae postpartum merupakan salah satu masalah umum yang dialami oleh ibu menyusui dan sering dikaitkan dengan proses inflamasi akibat obstruksi saluran ASI atau infeksi. Penanganan farmakologis yang umum digunakan seperti ibuprofen dapat menimbulkan efek samping jika digunakan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan alternatif terapi berbasis bahan alam yang aman dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi metabolit sekunder ekstrak daun kubis (Brassica oleracea var. capitata) sebagai agen antiinflamasi melalui pendekatan in silico terhadap target enzim cyclooxygenase-2 (COX-2). Metode yang digunakan meliputi penentuan senyawa aktif berdasarkan literatur, pemodelan struktur molekul, analisis farmakokinetik, serta uji molecular docking menggunakan perangkat lunak AutoDockTools dan visualisasi menggunakan Discovery Studio. Parameter utama yang dianalisis meliputi nilai binding affinity, interaksi residu asam amino, serta validitas metode melalui nilai RMSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa kuercetin dan kaempferol memiliki nilai binding affinity sebesar -8,4 kcal/mol dan -8,2 kcal/mol, mendekati ligand reseptor dan lebih tinggi dibandingkan ibuprofen (-7,0 kcal/mol). Kedua senyawa ini juga menunjukkan interaksi yang stabil dengan residu aktif COX-2 seperti Tyr355, Ser530, dan Trp387. Nilai RMSD sebesar 0,631 Å menunjukkan bahwa metode docking yang digunakan valid dan akurat. Sementara itu, senyawa lain seperti indole-3-carbinol dan sulforaphane juga menunjukkan aktivitas pengikatan meskipun dengan afinitas yang lebih rendah.  
EKSPLORASI POTENSI SENYAWA SHOGAOL, ZINGERONE, PIPERIDINE, GINGEROL, GINGERDIONE PADA JAHE (Zingiber officinale) SEBAGAI AFRODISIAK MELALUI PENDEKATAN IN SILICO Pradila, Faiq; Taufikurrahman, Taufikurrahman; Alief Putriana Rahman
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v9i2.1629

Abstract

Disfungsi ereksi (DE) merupakan salah satu bentuk gangguan seksual yang banyak dialami oleh pria dan seringkali ditangani dengan obat-obatan sintetis seperti sildenafil sitrat yang memiliki efek samping serius. Jahe (Zingiber officinale) mengandung senyawa aktif seperti gingerol, shogaol, zingerone, piperidine, dan gingerdione yang diduga memiliki aktivitas afrodisiak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi senyawa aktif dalam jahe sebagai afrodisiak melalui pendekatan in silico dengan target enzim Phosphodiesterase tipe 5 (PDE5). Metode yang digunakan meliputi preparasi ligan dan reseptor, uji farmakokinetik (Lipinski dan ADMET), validasi metode docking, dan analisis molecular docking menggunakan AutoDock Vina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa gingerol dan gingerdione memiliki nilai binding affinity paling kuat terhadap enzim PDE5, masing-masing sebesar −7,7 dan −7,4 kcal/mol, mendekati nilai kontrol sildenafil (−10,1 kkal/mol). Kedua senyawa juga berikatan pada sisi aktif enzim melalui interaksi hidrogen dan hidrofobik. Seluruh senyawa memenuhi kriteria farmakokinetik dan tidak menunjukkan potensi toksik. Berdasarkan temuan tersebut, jahe berpotensi dikembangkan sebagai afrodisiak alami alternatif yang lebih aman dibandingkan obat sintetis.
Pemahaman Konsep Pecahan melalui Model KoNGSi di Sekolah Dasar: Perspektif Siswa dan Guru Rahman, Fathin; Nurrahmah, Nurrahmah; Syarifudin, Syarifudin; Taufikurrahman, Taufikurrahman
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i3.2148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman konsep pecahan siswa sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran KoNGSi (Konkrit–Gambar–Abstrak–Aplikasi), serta menelaah pandangan guru terhadap implementasi model tersebut. Masalah kesulitan siswa dalam memahami konsep pecahan menjadi perhatian utama, mengingat pecahan merupakan salah satu materi yang bersifat abstrak dan kompleks bagi siswa usia dini. Model KoNGSi menawarkan pendekatan bertahap dan kontekstual untuk membantu siswa membangun pemahaman konseptual yang lebih kuat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa kelas IV dan dua orang guru matematika di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Bima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa lebih mudah memahami pecahan ketika proses pembelajaran diawali dengan objek konkret, dilanjutkan dengan representasi visual, simbolisasi matematis, dan penerapan dalam konteks nyata. Sebagian besar siswa menunjukkan peningkatan dalam aspek pemahaman konseptual, kemampuan merepresentasi, serta keberanian menyampaikan penalaran matematis. Guru juga menyatakan bahwa model KoNGSi mempermudah mereka dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih sistematis dan bermakna.
DEMOKRASI KONTESTASI PEMILU DALAM PANDANGAN ISLAM Taufikurrahman, Taufikurrahman; Wijaya, Aditya Satria; Mansur, M; Wiyono, Ahmad
IQTISODINA Vol. 7 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : LPPM IAI Nazhatut Thullab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/iqtisodina.v7i1.7507

Abstract

Demokrasi adalah sebuah sistem politik yang telah menjadi landasan bagi banyak negara di seluruh dunia dalam melaksanakan pemilihan umum. Sistem ini memberikan hak kepada rakyat untuk memilih wakil-wakil mereka, sehingga suara setiap individu dianggap bernilai dan memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan politik. Namun, dalam konteks masyarakat Muslim, pertanyaan seputar penerapan demokrasi dan sejauh mana hal ini sesuai dengan ajaran Islam telah selalu menjadi perdebatan yang menarik. Pemilu merupakan tonggak penting dalam terciptanya demokrasi dalam suatu negara. Sebagai negara dengan pemeluk agama islam terbanyak, Indonesia memiliki tantangan tersendiri dalam menyelenggarakan pemilihan umum yang memadukan prinsip-prinsip demokrasi dengan nilai-nilai Islam. Dalam tulisan ini, penulis akan mengais informasi tentang bagaimana demokrasi islam diterapkan dalam Pemilu, dengan fokus pada perspektif Islam. Penulis akan membahas isu-isu kunci yang berkaitan dengan demokrasi dalam Islam, mengulas pandangan para ahli dan pemikir di civitas perguruan tinggi tentang pemilu, serta mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam upaya menjalankan demokrasi secara sesuai dengan nilai-nilai syariah. Diharapkan tulisan ini dapat memberikan pengetahuan lebih dalam tentang nilai demokrasi islam yang terkandung, yang meliputi As Syura, Al ‘Adalah, Al musawah, Al Amanah, Al Masuliyyah, dan Al Hurriyyah dalam pemilihan umum di Indonesia dengan mempertimbangkan nilai-nilai agama Islam yang berguna untuk khalayak umum khususnya umat muslim.
MEWUJUDKAN EKONOMI MANDIRI MELALUI PENDIDIKAN ENTREPRENEUR ALA NABI MUHAMMAD Kholifah, Ni'matul; Taufikurrahman, Taufikurrahman
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 5 No 2: Juli 2019
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v5i2.926

Abstract

This paper is a study based on a literature study with the theme raised is realizing an independent economy through the education of entrepreneurs the style of the Prophet Muhammad. Indonesia with the largest Muslim population in the world has great potential to produce superior Muslim entrepreneurs in order to achieve an economic independence, this Muslim entrepreneur will run his business in accordance with the Islamic economic concept which prohibits ribawi cases and makes falah as the goal of every activity undertaken. . There are two important questions in this first papper, What is the design of entrepreneur education in Indonesia? Second, how is the education of entrepreneur Muhammad ala Muhammad? By using a content analysis approach to explain the concept of entrepreneur education in the style of the Prophet Muhammad. The results of this paper are the first to know the design of entrepreneurship education in Indonesia, the second to know the entrepreneur education style of the Prophet Muhammad.
Co-Authors Abd. Haris Abdul Wakhid Agustian Putra, Ilham Ahmad Barizi Ahmad Junaidi Aji Saputra, Muhamad Akhmad Fathir Ali Efendi, M Sabilal Alief Putriana Rahman Amorita Azzahra Anna Satyana Karyawati Annizham, Rizqi Aprilina, Della Ardi Saputri, Amelia Oktavia Ardiyana, I Gede Aris Munandar Ayu Rahmawati, Diya Ayu, Nabila Sukma Baihaqi Yusuf, Ahmad Riki Berlian, Rizky Beth Nasarani, Eunike Elisa Bintari, Padang Fitria Cendrawati, Vinda Chairun Nisa Chatarina Umbul Wahyuni Dahri, Ahmad Dary, Dary David Chandra Dewi Sasmita, Retna Dian Rahmatika, Ajeng Dieva, Diknastiya Putri Diva Nabilah, Larissa Dzurriyah, Afifatudz Eka Prakarsa Mandyartha Eliza, Nidya Fadila Aprilia, Farah Fatimatuzzahro, Ucik Febriari Rahmawati, Ernesta Gita Kharisma Effendhi Hakim, Ichsanul Hamidah, Nazala Zalfa Hardiansyah, Putra Bima Hartono, Djoko Hayu Pinasthi, Driyaningrum Hidayanti, Wulandari Hisyam, Ali Ida Syamsu Roidah Imam M, Alfiandi Indra Gunawan Indradewa, Rhian Irmawati, Eka Febrianti Fera Istibsyaroh Ar Ruhimat*, Imroati Kamila, Shaffa Cahya Karimah, Nabilatul Kholifah, Ni'matul Kurniasari, Dian Nova Kusmiarto, Kusmiarto Kusuma Wardani, Renata Dian Kusuma, Septian Agung Putra Kusumawati, Nabila Dhea Laksmana Putra, Setyo Febri Lubis, Daffa Ghifari M Mansur, M Maslikhatun Aliyah, Siti Maulana, M. Reza Maylani Amelia Putri Megawati Fajrin Meiyantika, Alodiya Sifa Mochammad Imron Awalludin Muhammad Banda Selamat Muhammad Luthfi Mulyadi Mulyadi Muslimah, Izzah Asyanti Nabila Pramana, Tasya Nabilah, Larissa Diva Nafisah Nurulrahmatiah Niken Amalia Rusmedi Ninik Nihayatul Wahibah Nisrina, Adinda Yumna Novitasari, Dwi Sukma Nur Fadillah, Ayu Nurrahmah Nurrahmah Nurrahmah Nurrahmah, Nurrahmah Nuryati Nuryati Oka Warmana, Gde Oktavia, Ade Ririn Pradila, Faiq Pranata, Hanif Ardhi Pratama, Muhammad Alif Pratiwi, Vira Puspita, Eka Amelia Putra, Muhammad Rassya Putri Nur Azizah, Putri Nur Putri, Fatma Jumaita Rahma Krisna, Nabilah Rahman, Fathin Rahmayanti, Silvia Ramadhan, Ike Ramadhani, Putri Oktavia Retno Widyowati REZA FAHLEVI Riandi, M. Inas Riswan, Mokhamad Romli Romli, Romli Rosi, Mohammad Sabilal Ali Efendi, M Sabitha, Alifa Sadrai, Maharani Putri Salsabilla, Dalfinta Nadya Saputra, Farta Ade Setianti, Ikko Ukumi Putri Setiawan, Winda Putri Setiawati, Putri Setyono Yudo Tyasmoro Shivam Vivekananda, Gipih Siti Qomariyah Siti Saliyah, Fildha Hibatur Rahma Soeliyono, Firda Fitri Sri Nurhayati Sri Wibawani Subhanulfikri, Muhammad Faiz Sugeng Prasetyo Sukardiman Sundari, Ella Supriadi - Surya Murti, Deva Suryana, Didi Sutrisno, Alifia Iga Syafei, Syafei Syamsul Rizal Syarifudin Syarifudin Syarifudin Syarifudin Syarivah, Ulvatus Tahsin, Akhmad Fatih Nabil Tobi, Tobi Tri Aidhaningtyas, Fera Triputra, Yuli Asmara Umbara, Leony Ayu Puteri Umi Sumbulah Wahyu Hidayat wahyuni wahyuni Wardani, Renata Dian Kusuma Widya Pramesti, Arin Wijaya, Aditya Satria Wiyono, Ahmad Y., Rizky Brillian Y. Yaqutun Nafis, Attin Zulfi, Adetya Nindra