Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN AL-QUR’AN BAGI LANSIA DI DESA SUMBEREJO, KABUPATEN KARANGANYAR Nashir, Muhammad Jafar; Arsinta, Aulia; Firdaus , Asmaul; Mahendra , Yusuf; Nugrahini , Ikke Fitriana; Azizah , Sabila Nurul; Dewi , Salma Naviati Kholisa; Saudi , Gali Nurma
AL HAZIQ: Journal of Community Service Vol. 02, No. 2 Desember 2023
Publisher : Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54090/haziq.355

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini untuk mendiskripsikan proses pendampingan pembelajaran Al-Qur’an bagi lansia di desa Sumberejo Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar. Jenis penelitian merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian adalah lansia di Desa Sumberejo sedang informan penelitian lansia di Desa Sumberejo, dan para warga. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, penelusuran kepustakaan dan dokumentasi. Program-program PKM dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, praktik, dan Tanya jawab. Hasil penelitian bahwa lansia di Desa Sumberejo bagus dalam baccan Al Qur’an dikarenakan sudah terbiasa membaca Al Qur’an dari muda, selain itu selalu semangat belajar dan berusaha keras dalam mengingat dan menyempurnakan makhraj. Selain ini ada juga yang menjadi faktor penghambat para lansia untuk belajar Al Qur’an yaitu faktor fisik, seperti sering sakit-sakitan, buramnya pengelihatan, selain itu juga tidak bisa menempatkan huruf pada makhrajnya dikarenakan telah tanggal giginya.
Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Kegiatan Keagamaan di SMA Negeri Mojogedang Kabupaten Karanganyar Rochmawan, Alfian Eko; Abbas, Ngatmin; Ulfah, Yetty Faridatul; Nashir, Muhammad Ja'far; Nashihin, Husna
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i1.155

Abstract

This community service aims to illustrate the implementation of Community Service (PKM) between Mamba'ul 'Ulum Islamic Institute Surakarta and Mojogedang Public High School, Karanganyar Regency. The main focus is on strengthening the Pancasila student profile through religious activities, particularly the celebration of the Prophet Muhammad's birthday, held on Friday, October 6, 2023. The community service method involves the active participation of students in various spiritual, academic, and social activities. The results indicate that the integration of religious values with Pancasila can shape students with balanced and integral characters. This community service provides a positive contribution to the students' development and strengthens the bond between educational institutions and the community.
Pendidikan Karakter pada Anak Usia Dini Melalui Kisah Para Nabi di Raudhatul Athfal Chairunnisa Sukoharjo Elina Intan Apriliani; Muhammad Jafar Nashir; Iffah Mukhlisah
Asghar: Jurnal of Children Studies Vol 4 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/asghar.v4i2.8695

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pendidikan karakter pada anak usia dini untuk membentuk dasar moral yang kuat. Pendidikan karakter di usia dini menjadi krusial karena pada masa inilah anak-anak mulai membentuk kebiasaan, nilai-nilai, dan perilaku yang akan mereka bawa hingga dewasa. Raudhatul Athfal Chairunnisa Sukoharjo menggunakan kisah para nabi sebagai media pembelajaran karena kisah-kisah ini mengandung nilai-nilai moral yang mendalam dan universal. Kisah para nabi tidak hanya menawarkan cerita yang menarik, tetapi juga menyampaikan pesan moral yang kuat seperti kejujuran, kesabaran, keberanian, dan kasih sayang. Pendekatan ini dipilih karena cerita adalah salah satu cara paling efektif untuk menarik perhatian anak-anak dan membantu mereka memahami konsep moral yang kompleks. Dengan mendengarkan kisah para nabi, anak-anak dapat melihat contoh nyata tentang perilaku positif yang dapat mereka teladani. Selain itu, kisah-kisah ini mampu menjangkau berbagai aspek perkembangan anak, termasuk kognitif, sosial, dan emosional, sehingga memberikan dampak yang holistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pendidikan karakter melalui kisah para nabi pada anak usia dini di Raudhatul Athfal Chairunnisa Sukoharjo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah para nabi efektif dalam menanamkan nilai-nilai positif pada anak usia dini. Anak-anak menunjukkan peningkatan dalam memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai seperti kejujuran, kesabaran, keberanian, dan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan kisah para nabi sebagai media pendidikan karakter adalah strategi yang efektif untuk mendukung perkembangan moral anak usia dini di Raudhatul Athfal Chairunnisa Sukoharjo. Dengan demikian, strategi ini bisa menjadi model bagi lembaga pendidikan lain yang ingin mengintegrasikan pendidikan karakter dalam kurikulum mereka.
PANDUAN PARENTING CERDAS KELUARGA HARMONIS PADA ERA DIGITAL Alfian Eko Rochmawan; Muhammad Jafar Nashir; Ngatmin Abbas; Nur Hidayah; Lailla Hidayatul Amin
Jurnal Al Basirah Vol. 4 No. 2 (2024): Al Basirah
Publisher : LPPM STAIMAS WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jab.v4i2.232

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan panduan kepada orang tua dalam mengasuh anak secara cerdas di era digital, sehingga tercipta keluarga yang harmonis. Di tengah kemajuan teknologi, banyak orang tua menghadapi tantangan dalam membimbing anak menggunakan perangkat digital secara bijak. Metode service-learning digunakan untuk mengintegrasikan teori dan praktik melalui penyuluhan, pelatihan interaktif, dan simulasi situasi nyata dalam pengasuhan digital. Kegiatan ini melibatkan ceramah, diskusi kelompok, dan latihan praktis dengan peserta. Materi meliputi penggunaan media sosial, dampak teknologi terhadap perkembangan anak, serta strategi komunikasi efektif dalam keluarga. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman orang tua tentang penggunaan teknologi secara positif, pengawasan bijak terhadap anak, dan pentingnya menjaga keseimbangan antara penggunaan teknologi dan interaksi keluarga yang berkualitas.
Implementation of Positive Discipline as an Effort to Overcome Bullying at Aisyiyah Surya Ceria Elementary School, Karanganyar Setyariza, Nur Ayu; Nashir, Muhammad Jafar
JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/juspi.v8i2.22115

Abstract

Primary school education is the process of guiding children aged 6-12 years to develop basic intellectual, social and personal abilities that are developmentally appropriate. In this phase, strengthening character education, especially positive discipline, is very important because of the rise of deviant behavior such as bullying. This study aims to apply positive discipline as part of strengthening student character education, and identify and analyze the efforts made by the Principal and teachers at SD ASC Karanganyar in overcoming bullying behavior. This research uses qualitative research. Data collection was carried out through observation, interviews and documentation. Data analysis techniques used qualitative data analysis, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the Principal and Teachers at SD ASC Karanganyar  have implemented the application of positive discipline and combined with students and parents. The application of positive discipline in minimizing bullying actions, namely: 1). Mutual respect between teachers who are role models for children, 2). Establish effective communication with students, 3). Teaching positive discipline instead of punishing, 4). Focus on solutions not punishment, provide encouragement not praise. Cooperation carried out to overcome bullying includes: 1). Association meetings, 2). Motivation class, 3). Collaboration with Sawahita Psychology, 4). Collaboration with Karanganyar Police on bullying prevention socialization.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Interaktif Moderasi Beragama untuk Meningkatkan Sikap Toleransi Anak Usia Dini Nashir, Muhammad Jafar; Apriliani, Elina Intan; Wardani, Anita
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6117

Abstract

Dalam rangka menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, damai, dan penuh toleransi terhadap perbedaan agama, penting untuk memulai pembentukan nilai dan karakter sejak usia dini.  Video interaktif memiliki potensi untuk menarik perhatian anak-anak, memberikan pengalaman belajar yang mendalam, dan menciptakan atmosfer yang bersifat partisipatif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yaitu penelitian dan pengembangan (R&D). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara dan kuesioner. Prosedur pengembangan ini mengacu pada pengembangan model ADDIE. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa uji validitas oleh 2 orang expert dikategorikan sangat valid, uji praktikalitas dilakukan oleh 1 orang guru dikategorikan sangat praktis, sedangkan efektifitas dilakukan oleh 13 orang anak dengan kategori efektif dan 2 orang anak dengan kategori tidak efektif. Media video pembelajaran interaktif dapat mempermudah guru dalam menyampaikan sikap toleransi. Selain itu, media video pembelajaran yang dikembangkan didesain secara menarik supaya anak dapat memahami sikap- sikap toleransi.
Hubungan Intensitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan Penurunan Perilaku Bullying di SMP Islam Amanah Ummah Ismail Hasan; Muhammad Ja’far Nashir
Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2024): Desember: Jurnal Riset Sosial Humaniora, dan Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/soshumdik.v3i4.2692

Abstract

This study aims to examine the relationship between the intensity of Islamic Religious Education (PAI) learning and the reduction of bullying behavior at Amanah Ummah Islamic Junior High School. Bullying among teenagers is a serious issue that requires attention in order to create a safe and comfortable learning environment. PAI learning is expected to have a positive impact on students’ social behavior, particularly in reducing bullying. This research uses a quantitative approach with a correlational design, involving 187 students as the sample. Data were collected through questionnaires measuring the intensity of PAI learning and levels of bullying behavior. Pearson correlation analysis showed a significant relationship: the higher the intensity of PAI learning, the lower the incidence of bullying. These findings highlight the importance of effective PAI instruction in shaping students' character and fostering a bullying-free school environment.
The Effectiveness of Al-Islam Kemuhammadiyahan Learning Based on Cooperative Learning in Shaping Students' Religious and Democratic Character at SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar Kusumawardani, Intan; Nashir, Muhammad Ja'far; Samsuri, Muh
JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/juspi.v9i1.23699

Abstract

This study aims to: 1) Describe the implementation of Al-Islam Kemuhammadiyahan learning in shaping students' religious and democratic character at SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar; and 2) Analyze the application of the Cooperative Learning method in strengthening these characters. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observations, interviews, and document analysis to deeply explore the learning process and its impact. Data were then analyzed through data reduction, presentation, and conclusion drawing. The research findings reveal that: 1) The Al-Islam Kemuhammadiyahan learning at SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar has not yet fully met the three core competencies—attitude, knowledge, and skills—outlined by the Muhammadiyah Central Leadership's Majelis Dikdasmen; 2) The application of the Cooperative Learning model has proven effective in strengthening students’ religious and democratic character; and 3) This model fosters greater student activeness, encourages collaborative learning, and helps students internalize Islamic teachings and democratic principles in their daily behavior. Through Cooperative Learning, students engage more critically and collaboratively, which not only enhances their understanding of religious concepts but also cultivates democratic attitudes such as tolerance, respect, and responsibility. This research contributes to efforts in improving Al-Islam Kemuhammadiyahan learning practices in Muhammadiyah schools.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IX PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MTS AL-ISLAM JAMSAREN SURAKARTA TAHUN AJARAN 2024/2025 Rohmah, Mar-Atin Nabila; Nashir, Muhammad Ja’far
MAMBA'UL 'ULUM Vol. 21, No. 1 April 2025
Publisher : Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54090/mu.657

Abstract

This research aims to: (1) To find out the application of problem-based learning model for class IX students in understanding fiqh at MTs Al-Islam Jamsaren Surakarta. (2) To determine the critical thinking skills of grade IX students in fiqh subjects at MTs Al-Islam Jamsaren Surakarta. (3) To determine the effect of problem-based learning model on critical thinking ability of grade IX students in fiqh subject at MTs Al Islam Jamsaren Surakarta. Based on the results of data analysis it can be concluded that: (1) The problem-based learning model is not the main factor in students` critical thinking skills in fiqh subjects, but a form of strategy variation in learning so that students are not easily bored. (2) The results of the critical thinking skills of ninth grade students in Fiqh subjects at MTs Al-Islam Jamsaren Surakarta show an average of 58. 73, with a median value of 59. (3) The effect between problem-based learning and critical thinking skills of grade IX students in Fiqh subjects at MTs Al-Islam Jamsaren Surakarta in the 2024/2025 school year shows that there is no significant influence.
Muslim Family Methods on the Negative Impact of Digital Technology Advances in the Era of Industry 4.0 on Children Aged 4-7 in Surakarta Azizah, Annafi Nurul Ilmi; Wardani, Anita; Nashir, Muhammad Jafar
Suhuf: International Journal of Islamic Studies Vol. 36 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/suhuf.v36i1.4354

Abstract

The impact of technology on people's lives is enormous, because of the impact of social change that is felt by the whole layer of society, both in the city and in the countryside, not only among adults but also among early children. If the use of technology is inappropriate, then it will bring problems to the lives of the community and in particular make the old people. The study aims to learn about the Muslim family methods regarding the impact of technological advances in the era of Industry 4.0 on early childhood in Surakarta. The method used in this research is qualitative descriptive which includes data reduction, data display, and conclusion. The study finds that the methods applied by the majority of 10 Muslim families regarding the negative impact of digital technology advances in the era of Industry 4.0 on children aged 4-7 in Surakarta, are preventive methods, methods of surveillance, freeing children to play outdoors with peers, selective in choosing appropriate applications for children, being a good example for kids, and giving time limits for children to use technology. In conclusion, this research illuminates the proactive steps taken by Muslim families in Surakarta to navigate the challenges posed by technological advancements. By adopting a range of preventive measures and promoting a balanced approach, these families strive to ensure a positive impact on the lives of their early childhood members amidst the ever-evolving landscape of Industry 4.0.