Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Membangun Disiplin dan Pemahaman: Gaya Mengajar Guru Kelas II SD 024 Rambah Samo Sari, Nauli Tama; Nasution, Lanna; Angraini, Rini; Ulfa, Diana
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya mengajar guru kelas II SD 024 Rambah Samo dalam membangun disiplin dan pemahaman belajar siswa. Pembentukan disiplin dan pemahaman konsep pada siswa kelas rendah merupakan aspek penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan gaya mengajar demokratis-otoritatif dengan ciri komunikasi jelas, penggunaan contoh konkret, responsivitas terhadap kesulitan siswa, serta pengelolaan kelas yang rapi dan kondusif. Observasi menunjukkan bahwa guru berbicara dengan bahasa yang jelas dan terdengar, menggunakan benda nyata sebagai patokan materi, aktif membantu siswa yang tidak memahami soal, memperhatikan kondisi kelas seperti kerapian meja, dan siswa memperhatikan guru dengan baik. Temuan ini menguatkan bahwa gaya mengajar yang komunikatif, konkret, dan konsisten mampu meningkatkan disiplin dan pemahaman siswa.
Analisis Peran Guru dalam Pembentukan Karakter Disiplin Peserta Didik SDN 024 Rambah Samo Sari, Nauli Tama; Hasibuan, Nur Sahdiah; Rosalia, Rosalia; Nurcahaya, Nurcahaya
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2005

Abstract

Pembentukan karakter disiplin pada peserta didik sekolah dasar merupakan aspek fundamental dalam mencapai tujuan pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam pembentukan karakter disiplin peserta didik di SDN 024 Rambah Samo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru kelas, guru BK, serta kepala sekolah, dan dokumentasi tata tertib sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis melalui tiga bentuk peran utama, yaitu sebagai teladan, pembimbing, dan pengelola kelas. Peran guru sebagai teladan diwujudkan melalui kedisiplinan pribadi, ketepatan waktu, konsistensi perilaku, serta komunikasi positif. Sebagai pembimbing, guru memberikan penguatan, arahan, konseling sederhana, dan pemantauan perilaku peserta didik. Sebagai pengelola kelas, guru menerapkan aturan kelas, rutinitas, reward and punishment, serta strategi disiplin positif sesuai prinsip Kurikulum Merdeka. Penelitian juga menemukan bahwa faktor keluarga, lingkungan teman sebaya, dan fasilitas sekolah turut memengaruhi keberhasilan pembentukan disiplin. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa optimalisasi peran guru menjadi kunci dalam membentuk karakter disiplin. Rekomendasi penelitian ini meliputi peningkatan pelatihan disiplin positif bagi guru, penguatan kolaborasi sekolah, orang tua, serta penyusunan program pembiasaan yang lebih sistematis.
Penyelesaian Masalah Pada Anak Kelas Satu Sekolah Dasar di SDN 012 Rambah Samo Padila, Padila; Rakhmatia, Danisa; Zulfitriani, Zulfitriani; Hasibuan, Abdul Putra Ginda; Sari, Nauli Tama
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses belajar dan interaksi sosial dalam lingkungan kelas tertentu di SDN 012 Rambah Samo, terutama terkait dengan ragam kemampuan belajar siswa. Kelas ini terdiri dari 26 murid (11 perempuan dan 15 laki-laki) yang menciptakan atmosfer sosial yang sangat kondusif, yang terlihat dari tidak adanya perilaku bullying dan hubungan antar siswa yang bersifat inklusif. Walaupun mayoritas siswa sudah menguasai keterampilan dasar dalam membaca dan berhitung, terdapat empat siswa laki-laki (Azril, Rafik, Arif, dan Rahmad) yang mengalami kesulitan dalam membaca dan menulis, serta lambat dalam memahami materi pelajaran. Ibu Eva, guru kelas yang menjabat (GTT sejak tahun 2001, berusia 54 tahun, dan akan pensiun pada tahun 2029), menerapkan kebijakan untuk memanggil orang tua ke sekolah sebagai bagian dari manajemen dan sebagai peringatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi serta informasi kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meski lingkungan sosial di kelas sangat mendukung, ketidaksetaraan dalam kemampuan belajar tetap merupakan tantangan utama. Kebijakan guru untuk mengundang orang tua bertujuan untuk meningkatkan perhatian dan dukungan belajar dari rumah, tetapi dampaknya terhadap motivasi siswa yang lambat dalam belajar perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi diferensiasi instruksional yang seimbang dengan pendekatan sosio-emosional sangat penting dalam konteks kelas tersebut.
Menguak Realitas Pendidikan Karakter: Studi Observasi Lapangan tentang Kedisiplinan Siswa dalam Membangun Karakter Peserta Didik di SDN 014 Ujungbatu Paramita, Zahra; Amelia, Salwa; Ningsih, Septia; Sari, Nauli Tama
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyingkap kondisi sebenarnya (Menguak Realitas) dari pelaksanaan pendidikan karakter, dengan fokus utama pada upaya mengukir budi pekerti (Membangun Karakter Peserta Didik) melalui dimensi kedisiplinan. Kedisiplinan seringkali dipandang sebagai indikator awal yang paling mudah diobservasi dalam penanaman nilai. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif kualitatif dengan teknik pengamatan langsung (observasi lapangan). Lokasi penelitian ini adalah SDN 014 Ujungbatu, sebuah sekolah yang dijadikan sampel untuk mengumpulkan data empiris mengenai perilaku harian siswa.Hasil observasi menunjukkan bahwa tingkat kedisiplinan siswa cenderung bervariasi (Realitas) di antara berbagai aspek; seperti kepatuhan terhadap waktu yang menunjukkan tingkat ketaatan tinggi, berbanding terbalik dengan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan yang masih memerlukan peningkatan. Variasi ini dipengaruhi oleh faktor internal seperti kesadaran diri dan faktor eksternal berupa intensitas pengawasan guru dan penerapan sanksi yang konsisten. Secara keseluruhan, upaya pembentukan watak di SDN 014 Ujungbatu telah berjalan, namun efektivitasnya sangat bergantung pada konsistensi ekosistem sekolah secara keseluruhan. Studi ini menyimpulkan bahwa pengamatan langsung memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai jarak antara konsep ideal dan praktik nyata pembentukan karakter siswa.
Analisis Karakter Siswa SDN 004 Rambah Ananda, Bunga Kasih; Holijah, Nur; Sahrawi, Sifa; Sari, Nauli Tama
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pendidikan karakter pada siswa sekolah dasar melalui perilaku sehari-hari di kelas maupun di lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi deskriptif dengan menggunakan instrumen lembar observasi untuk mencatat implementasi karakter pada siswa dan peran guru. Subjek observasi adalah siswa kelas iii di SDN 004 rambah samo. Hasil observasi menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter di SDN 004 rambah samo berjalan sangat baik dan efektif. Ini tercermin dari skor perilaku siswa yang mayoritas berada pada kategori baik untuk aspek disiplin, kejujuran, kerja sama, sopan santun, peduli lingkungan, dan empati. Selain itu, peran guru sebagai teladan dan penanam nilai karakter sudah dilaksanakan secara konsisten. Sekolah juga didukung oleh budaya yang kuat melalui program pembiasaan karakter seperti shalat dhuha, jumat bersih, dan muhadarrah, serta lingkungan yang bersih, tertib, dan kondusif. Simpulan studi ini adalah bahwa sinergi antara peran guru, perilaku positif siswa, dan budaya sekolah yang terprogram merupakan kunci keberhasilan implementasi pendidikan karakter.
Analisis Pengembangan Media Digital Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Bentuk Karakter Siswa Sdn 008 Ujungbatu Sutrisno, Devina Anjani; Sari, Destina Haseka; Putri, Chairina Nindya; Sari, Nauli Tama
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat literature pengembangan media digital untuk pembelajaran bahasa Indonesia pada. Artikel ini merupakan hasil penelitian menggunakan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) urgensi penggunaan media dalam pembelajaran bahasa Indonesia antara lain: siswa membutuhkan kecakapan digital, media berbasis digital terbukti memberikan pengaruh terhadap pembelajaran bahasa Indonesia, media berbasis digital meminimalisir keterbatasan (ruang, waktu, dan jarak), media berbasis digital dapat menambah pembendaharaan kata bagi siswa, dan penggunaan media berbasis digital memberikan stimulus dan motivasi kepada siswa; (2) urgensi pengembangan media berbasis digital pada pembelajaran bahasa Indonesia, yaitu: guru harus melakukan inovasi seperti pengembangan media berbasis digital, media berbasis digital harus didesain secara khusus, dibutuhkan pengembangan media berbasis digital menggunakan bahasa Indonesia atau dalam pembelajaran bahasa Indonesia, media berbasis digital memberikan dampak positif dan negatif; dan (3) terdapat empat model penelitian pengembangan yang sesuai untuk mengembangkan media berbasis digital pada pembelajaran bahasa Indonesia, yaitu: model Hannafin & Peck, model Thiagarajan atau 4D, model Dick & Carey, atau model ADDIE. Artikel ini merekomendasikan guru untuk menggunakan media berbasis digital pada pembelajaran bahasa Indonesia, dan dapat menggunakan salah satu dari empat model penelitian pengembangan yang telah disampaikan.
PENERAPAN BAHASA KESANTUNAN DALAM KEGIATAN KELAS DAN DAMPAKNYA PADA PERKEMBANGAN KARAKTER SISWA Puspita Sari Cahya Ningrum; Zahra Afrilia; Juliana; Nipa Nia Cibro; Nauli Tama Sari
Jurnal Lazuardi Vol 8 No 4 (2025): Vol 8 No 4 (2025): JURNAL LAZUARDI EDISI XIX BULAN DESEMBER
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol8.Iss4.274

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk kesantunan berbahasa yang muncul dalam interaksi kelas serta menganalisis dampaknya terhadap perkembangan karakter siswa di SDN 001 Rambah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi tuturan yang terjadi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru secara konsisten menerapkan strategi kesantunan positif dan negatif, seperti penggunaan sapaan hormat, permintaan tidak langsung, dan mitigasi dalam menegur siswa. Siswa meniru pola komunikasi tersebut melalui penggunaan ungkapan sopan seperti “izin bertanya,” “maaf,” dan “bolehkah saya berbicara,” yang kemudian berkontribusi pada suasana kelas yang lebih kondusif dan menghargai perbedaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesantunan berbahasa tidak hanya berperan dalam menjaga keharmonisan komunikasi, tetapi juga memberikan pengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter siswa, terutama dalam aspek empati, kontrol diri, dan perilaku prososial.
POLA TINDAK TUTUR ANAK KEPADA GURU DAN HUBUNGANNYA DENGAN PENGEMBANGAN KARAKTER KESANTUNAN BERBAHASA Zahra Nawati Purba; Rabiyanti; Arifah; Della Gustia; Nauli Tama Sari
Jurnal Lazuardi Vol 8 No 4 (2025): Vol 8 No 4 (2025): JURNAL LAZUARDI EDISI XIX BULAN DESEMBER
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol8.Iss4.275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola tindak tutur anak terhadap guru dan hubungannya dengan pengembangan karakter kesantunan berbahasa di SDN 008 Rambah Samo. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi interaksi verbal anak di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak menggunakan berbagai bentuk tindak tutur, seperti direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif, yang dipengaruhi oleh kemampuan bahasa, kesadaran sosial, perilaku guru, serta budaya sekolah. Anak yang konsisten menggunakan bahasa santun menunjukkan karakter kesantunan yang lebih kuat, mampu mengendalikan emosi, mengekspresikan pendapat dengan tepat, dan menghargai orang lain. Temuan ini menegaskan bahwa pola tindak tutur anak menjadi indikator penting dalam pengembangan karakter kesantunan berbahasa dan menunjukkan perlunya integrasi pendidikan bahasa dan pendidikan karakter secara konsisten di lingkungan sekolah.
KESANTUNAN BERBAHASA ANAK KEPADA GURU SEBAGAI REPRESENTASI PEMBENTUKAN KARAKTER MORAL DI SEKOLAH Maya Enjelia; Yani Nur Aini; Fauli Darnita; Niken Febriani; Nauli Tama Sari
Jurnal Lazuardi Vol 8 No 4 (2025): Vol 8 No 4 (2025): JURNAL LAZUARDI EDISI XIX BULAN DESEMBER
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol8.Iss4.277

Abstract

Kesantunan berbahasa anak di sekolah dasar menjadi representasi pembentukan karakter moral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kesantunan berbahasa yang ditunjukkan siswa kepada guru sebagai indikator perkembangan karakter moral di SDN 008 Rambah Samo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa secara konsisten menerapkan kesantunan berbahasa dalam interaksi dengan guru, seperti sapaan sopan, pertanyaan dengan hormat, tanggapan yang menghargai, serta pengendalian diri dalam kegiatan kelas. Faktor-faktor yang memengaruhi kesantunan meliputi teladan guru, lingkungan sekolah yang mendukung, dan interaksi dengan teman sebaya. Implementasi pendidikan karakter melalui praktik bahasa sehari-hari membantu menanamkan nilai-nilai moral seperti rasa hormat, tanggung jawab, dan empati. Kesantunan berbahasa bukan hanya keterampilan linguistik, tetapi juga manifestasi nyata dari nilai moral, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang harmonis dan perkembangan sosial-emosional siswa.
HUBUNGAN ANTARA ETIKA BERBAHASA DAN PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA DI SEKOLAH Nurul Ilmi; Anna Kartika Sari; Arum Wulan Ramadani; Qorie Ainun Qolby Siregar; Nauli Tama Sari
Jurnal Lazuardi Vol 8 No 4 (2025): Vol 8 No 4 (2025): JURNAL LAZUARDI EDISI XIX BULAN DESEMBER
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol8.Iss4.285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara etika berbahasa dan pengembangan karakter siswa di sekolah dasar. Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan nilai moral dan sosial. Penggunaan bahasa yang sopan, santun, dan sesuai konteks mencerminkan sikap hormat, disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan pengendalian diri siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi di SD Negeri 004 Rambah Samo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika berbahasa siswa tercermin melalui sapaan, salam, respons sopan, dan kemampuan menyesuaikan tutur kata dalam interaksi sehari-hari. Faktor utama yang memengaruhi etika berbahasa meliputi keteladanan guru, lingkungan sekolah yang kondusif, serta interaksi teman sebaya. Etika berbahasa terbukti berkontribusi penting dalam pembentukan karakter siswa, khususnya dalam aspek rasa hormat, tanggung jawab, disiplin, empati, kerja sama, dan pembentukan citra diri positif. Dengan demikian, pembiasaan bahasa santun menjadi strategi efektif dalam mendukung pendidikan karakter di sekolah. Sekolah perlu memperkuat keteladanan, budaya bahasa santun, dan interaksi positif agar pengembangan karakter dapat berlangsung secara optimal.
Co-Authors Aan Budiyono Adinda Elfia Aditya Gusman Nugroho Ahmad Sapri Nasution Amelia, Salwa Amika Livia Rahmadani SBR Ananda, Bunga Kasih Angela Samosir Angraini, Rini Ani Lestari Anisha Aryana Putri Anna Kartika Sari Aprilia Dwiana, Ari Ari Aprilia Dwiana Ari Aprilia Dwiana Ariani, Liza Arifah Armila Diana Arum Wulan Ramadani Asmi Nasution Awalia, Nur Bengsan Bengsan Budiyono, Aan Della Gustia Derisna Ningsih Daulay Efendi, Rinja Elvina Elvina, Elvina Eni Marta Fauli Darnita Fauziah, Fatika Nuril Ginda Hasibuan, Abdul Putra Hasibuan, Abdul Putra Ginda Hasibuan, Nur Sahdiah Hasrijal Hasrijal Hasrijal Hasrijal Hasrijal, Hasrijal Hermaweni, Hermaweni Holijah, Nur Hutagaol, Ramses Indriani, Novitri Juliana Jupri Jupri Lestari, Melya Marta, Eni Masrul Masrul Masrul Maya Enjelia Maylani, Wika Maylina Br Siregar Mecca, Zaskya Melsa Yuliawati Molli Wahyuni Mulya, Fitra Munawaroh Muslim Muslim Naila Annaja Nasution, Lanna Neti Herawati Nia Agustin Niken Febriani Ningsih, Septia Nipa Nia Cibro Nur Awalia Nur Awalia Nuraisah Nurasiah Nurcahaya, Nurcahaya Nuriyanti Nurmaida, Syafitri Laura Nursarifah, Iis Nurul Ilmi Nurzena, Silvi Oktavia, Windiana Padila Padila, Padila Paramita, Zahra Pariang Sonang Siregar Purnama Wirawan Purwono Purwono Puspita Sari Cahya Ningrum PUTRI HANDAYANI Putri Malasari Putri Rahma Dini Putri, Chairina Nindya Putri, Cintia Pratama Qorie Ainun Qolby Siregar Rabiyanti Rahmat Rahmat Rakhmatia, Danisa Ramses Hutagaol Rejeki Rejeki Rinja Efendi Rinja Efendi Rinja Efendi Rohima rosalia rosalia Safrudin Safrudin Safrudin Sahrawi, Sifa Samosir, Angela Sari, Destina Haseka Selviana Sasmiati Nur Sintya Putri Arlen Siregar, Pariang Sonang Siswanto Siswanto Siti Nurjannah Sriwahyudi Sutrisno, Devina Anjani Tanti Ivana Ulfa, Diana Wahyudi, Sri Yani Nur Aini Yosi Agustin Yulia Saputri Yuliawati, Melsa Yuyun Esa Kharisma Zahra Afrilia Zahra Nawati Purba Zahra, Farisyah Zahratul Jannah Zulfitriani Zulfitriani