Claim Missing Document
Check
Articles

BAHASA HORMAT ANAK KEPADA GURU SEBAGAI MEDIA PEMBENTUKAN KARAKTER POSITIF DI SEKOLAH Nia Agustin; Putri Malasari; Anisha Aryana Putri; Naila Annaja; Nauli Tama Sari
Jurnal Lazuardi Vol 8 No 4 (2025): Vol 8 No 4 (2025): JURNAL LAZUARDI EDISI XIX BULAN DESEMBER
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol8.Iss4.288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran bahasa hormat anak kepada guru sebagai media pembentukan karakter positif di sekolah. Bahasa hormat merupakan bentuk komunikasi yang mencerminkan kesopanan, etika, dan penghargaan terhadap orang lain, sekaligus menjadi sarana internalisasi nilai moral bagi siswa. Penelitian dilakukan di SD Negeri 12 Rambah Samo dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh informasi mengenai praktik bahasa hormat, persepsi siswa dan guru, serta dampaknya terhadap pembentukan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa secara konsisten menggunakan bahasa sopan dan hormat dalam interaksi dengan guru, seperti menyapa, menggunakan kata penghubung yang tepat, menunggu giliran berbicara, dan menggunakan intonasi santun. Penggunaan bahasa hormat ini tidak hanya berfungsi sebagai etika verbal, tetapi juga berperan dalam menumbuhkan karakter positif, termasuk disiplin, tanggung jawab, empati, dan kesabaran. Guru memiliki peran strategis sebagai teladan komunikasi sopan, sehingga siswa meniru perilaku tersebut dan nilai-nilai karakter lebih mudah tertanam. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa bahasa hormat anak kepada guru menjadi media efektif dalam pembentukan karakter positif di sekolah. Praktik ini menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, meningkatkan kualitas interaksi sosial, serta menanamkan nilai moral sejak dini. Penelitian ini merekomendasikan agar sekolah secara konsisten membiasakan bahasa hormat melalui pembiasaan, teladan guru, dan kegiatan pendidikan karakter yang kreatif agar pembentukan karakter siswa berlangsung secara optimal.
IMPLEMENTASI BAHASA SANTUN DALAM AKTIVITAS BELAJAR MENGAJAR SEBAGAI BENTUK PENDIDIKAN KARAKTER Zahratul Jannah; Yulia Saputri; Yosi Agustin; Adinda Elfia; Nauli Tama Sari
Jurnal Lazuardi Vol 8 No 4 (2025): Vol 8 No 4 (2025): JURNAL LAZUARDI EDISI XIX BULAN DESEMBER
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol8.Iss4.289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi bahasa santun dalam aktivitas belajar mengajar di SD Negeri 12 Rambah Samo dan perannya dalam pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk mencatat perilaku guru dan siswa dalam menggunakan bahasa santun selama proses pembelajaran. Wawancara dilakukan dengan guru dan beberapa siswa untuk menggali pemahaman, pengalaman, dan dampak bahasa santun terhadap interaksi serta pembentukan karakter. Dokumentasi berupa catatan harian guru dan materi ajar juga dianalisis untuk mendukung temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru secara konsisten menggunakan bahasa santun dalam interaksi verbal dan nonverbal, termasuk pemilihan kata yang sopan, intonasi yang ramah, serta gestur yang menghargai siswa. Siswa pun terbiasa menggunakan kata-kata sopan seperti “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih” dalam berbagai situasi, baik dalam tanya jawab maupun diskusi kelompok. Implementasi bahasa santun ini berperan penting dalam pembentukan karakter siswa, terutama nilai empati, disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama. Kesimpulannya, bahasa santun bukan hanya sarana komunikasi, tetapi juga alat pendidikan karakter yang efektif. Penelitian ini merekomendasikan agar guru dan pihak sekolah terus membiasakan bahasa santun melalui praktik sehari-hari dan kegiatan pendukung, sehingga pembentukan karakter siswa lebih menyeluruh dan konsisten.
PERAN BAHASA AFIRMASI GURU DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI DAN KARAKTER SISWA SD Nuriyanti; Sintya Putri Arlen; Armila Diana; Tanti Ivana; Nauli Tama Sari
Jurnal Lazuardi Vol 8 No 4 (2025): Vol 8 No 4 (2025): JURNAL LAZUARDI EDISI XIX BULAN DESEMBER
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol8.Iss4.291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan bahasa afirmasi dalam pembelajaran dan pengaruhnya terhadap kepercayaan diri serta pembentukan karakter siswa di Sekolah Dasar Negeri 001 Rambah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang mendalam dan kontekstual. Informan penelitian meliputi guru dan siswa, sementara observasi dilakukan secara langsung di lingkungan sekolah dan didukung oleh catatan serta dokumentasi kegiatan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa afirmasi yang digunakan guru mampu memotivasi siswa, meningkatkan keberanian dalam berpartisipasi, serta membangun rasa percaya diri. Siswa yang menerima afirmasi menunjukkan perilaku positif dalam aspek moral, sosial, dan emosional, termasuk tanggung jawab, kerja sama, empati, dan pengendalian diri. Selain itu, afirmasi juga membantu siswa menghadapi kesulitan akademik dengan lebih resilien dan mandiri. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa bahasa afirmasi berperan penting sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri dan membentuk karakter siswa secara menyeluruh. Guru disarankan untuk secara konsisten menerapkan afirmasi baik secara verbal maupun non-verbal agar tercipta lingkungan belajar yang positif dan mendukung perkembangan psikologis serta karakter siswa.
PERAN KEBAHASAAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER PEDULI SOSIAL ANAK SEKOLAH DASAR Siti Nurjannah; Amika Livia Rahmadani SBR; Putri Rahma Dini; Maylina Br Siregar; Nauli Tama Sari
Jurnal Lazuardi Vol 8 No 4 (2025): Vol 8 No 4 (2025): JURNAL LAZUARDI EDISI XIX BULAN DESEMBER
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol8.Iss4.293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kebahasaan dalam membentuk karakter peduli sosial pada siswa kelas VI SD Negeri 004 Rambah Samo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas VI serta guru yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca cerita bergambar dan cerita moral meningkatkan kesadaran siswa untuk menolong teman dan berbagi. Kegiatan bercerita dan diskusi kelompok membantu siswa mengekspresikan pengalaman empati serta memahami perspektif teman. Selain itu, kegiatan menulis pengalaman pribadi atau cerita fiksi yang mengandung pesan moral mendorong siswa merefleksikan tindakan peduli dan menanamkan nilai kepedulian sosial secara lebih mendalam. Dengan demikian, pengembangan kebahasaan melalui membaca, bercerita, dan menulis terbukti efektif dalam menumbuhkan karakter peduli sosial pada siswa.
ANALISIS TINDAK TUTUR ANAK KELAS 1 SDN 004 RAMBAH SAMO SEBAGAI CERMINAN KARAKTER SOSIAL Munawaroh; Rohima; Yuyun Esa Kharisma; Putri Handayani; Nauli Tama Sari
Jurnal Lazuardi Vol 8 No 4 (2025): Vol 8 No 4 (2025): JURNAL LAZUARDI EDISI XIX BULAN DESEMBER
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol8.Iss4.295

Abstract

Bahasa merupakan sarana utama anak dalam mengekspresikan pikiran, perasaan, dan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur anak kelas 1 SDN 004 Rambah Samo dan mengidentifikasi bagaimana tindak tutur tersebut mencerminkan karakter sosial anak, seperti tanggung jawab, empati, kerja sama, integritas, dan kesadaran sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 25 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi interaksi anak di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak menggunakan berbagai jenis tindak tutur, yaitu assertive, directive, commissive, expressive, dan declarative, dengan expressive sebagai yang paling dominan. Setiap tindak tutur mencerminkan aspek karakter sosial tertentu; misalnya, assertive menunjukkan tanggung jawab, directive mencerminkan kerjasama, commissive menandakan integritas, expressive menggambarkan empati, dan declarative menunjukkan kesadaran sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa tindak tutur anak tidak hanya sebagai sarana komunikasi, tetapi juga media penting dalam pembentukan karakter sosial. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dan orang tua untuk membimbing perkembangan karakter sosial anak melalui interaksi verbal di kelas, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan karakter di tingkat sekolah dasar.
Analisis Peran Guru dalam Pendidikan Karakter Peserta Didik SDN 004 Rambah Samo Zahra, Farisyah; Nurmaida, Syafitri Laura; Mecca, Zaskya; Sari, Nauli Tama
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2106

Abstract

Pendidikan karakter merupakan salah satu fokus utama dalam meningkatkan kualitas peserta didik pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran guru dalam membentuk karakter peserta didik di SDN 004 Rambah Samo. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam menginternalisasikan nilai-nilai karakter melalui keteladanan, pembiasaan, pemberian bimbingan, motivasi, serta fasilitasi berbagai kegiatan positif yang mendukung perkembangan karakter siswa. Guru juga berperan penting dalam membangun budaya sekolah yang berkarakter melalui kolaborasi dengan pihak sekolah dan penciptaan lingkungan belajar yang kondusif dan ramah anak. Temuan penelitian mengungkapkan beberapa kendala, seperti tingkat kedisiplinan siswa yang beragam, kurangnya dukungan orang tua di rumah, serta keterbatasan waktu pembelajaran yang menghambat optimalisasi pembinaan karakter. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan karakter sangat bergantung pada komitmen guru serta sinergi antara sekolah dan keluarga dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada peserta didik.
Co-Authors Aan Budiyono Adinda Elfia Aditya Gusman Nugroho Ahmad Sapri Nasution Amelia, Salwa Amika Livia Rahmadani SBR Ananda, Bunga Kasih Angela Samosir Angraini, Rini Ani Lestari Anisha Aryana Putri Anna Kartika Sari Aprilia Dwiana, Ari Ari Aprilia Dwiana Ari Aprilia Dwiana Ariani, Liza Arifah Armila Diana Arum Wulan Ramadani Asmi Nasution Awalia, Nur Bengsan Bengsan Budiyono, Aan Della Gustia Derisna Ningsih Daulay Efendi, Rinja Elvina Elvina, Elvina Eni Marta Fauli Darnita Fauziah, Fatika Nuril Ginda Hasibuan, Abdul Putra Hasibuan, Abdul Putra Ginda Hasibuan, Nur Sahdiah Hasrijal Hasrijal Hasrijal Hasrijal Hasrijal, Hasrijal Hermaweni, Hermaweni Holijah, Nur Hutagaol, Ramses Indriani, Novitri Juliana Jupri Jupri Lestari, Melya Marta, Eni Masrul Masrul Masrul Maya Enjelia Maylani, Wika Maylina Br Siregar Mecca, Zaskya Melsa Yuliawati Molli Wahyuni Mulya, Fitra Munawaroh Muslim Muslim Naila Annaja Nasution, Lanna Neti Herawati Nia Agustin Niken Febriani Ningsih, Septia Nipa Nia Cibro Nur Awalia Nur Awalia Nuraisah Nurasiah Nurcahaya, Nurcahaya Nuriyanti Nurmaida, Syafitri Laura Nursarifah, Iis Nurul Ilmi Nurzena, Silvi Oktavia, Windiana Padila Padila, Padila Paramita, Zahra Pariang Sonang Siregar Purnama Wirawan Purwono Purwono Puspita Sari Cahya Ningrum PUTRI HANDAYANI Putri Malasari Putri Rahma Dini Putri, Chairina Nindya Putri, Cintia Pratama Qorie Ainun Qolby Siregar Rabiyanti Rahmat Rahmat Rakhmatia, Danisa Ramses Hutagaol Rejeki Rejeki Rinja Efendi Rinja Efendi Rinja Efendi Rohima rosalia rosalia Safrudin Safrudin Safrudin Sahrawi, Sifa Samosir, Angela Sari, Destina Haseka Selviana Sasmiati Nur Sintya Putri Arlen Siregar, Pariang Sonang Siswanto Siswanto Siti Nurjannah Sriwahyudi Sutrisno, Devina Anjani Tanti Ivana Ulfa, Diana Wahyudi, Sri Yani Nur Aini Yosi Agustin Yulia Saputri Yuliawati, Melsa Yuyun Esa Kharisma Zahra Afrilia Zahra Nawati Purba Zahra, Farisyah Zahratul Jannah Zulfitriani Zulfitriani