Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGARUH IKLIM MIKRO TERHADAP AKTIVITAS LEBAH KELULUT (Trigona sp.) DI PESANTREN MIFTAHUL ULUM TABALONG Ahmad Muhtadin; Yudi Firmanul Arifin; Basir Achmad
Jurnal Sylva Scienteae Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Sylva Scienteae Vol 9 No 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v9i1.18404

Abstract

Salah satu keanekaragaman hayati yang dapat dibanggakan Indonesia adalah serangga dimana lebah madu kelulut termasuk hewan serangga bersayap, sebagai penghasil madu yang telah lama dikenal manusia. Pembudidayaan madu kelulut memberikan dampak yang baik terhadap perekonomian masyarakat yang mengelolanya dimana permintaan madu akhir-akhir ini meningkat secara signifikan, terutama di masa pandemi Covid-19. Kondisi lingkungan yang terdapat di Pondok Pesantren Miftahul Ulum masih belum diketahui apakah sudah bagus untuk dilakukan pembudidayaan lebah kelulut. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis perbedaan iklim mikro (suhu, kelembapan dan intensitas cahaya) pada pagi (08.00-09.00 WITA), siang (12.00-13.00 WITA) dan sore (16.00-17.00 WITA) hari terhadap aktifitas lebah kelulut serta menentukan korelasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis korelasi bivariat dengan Uji Pearson dan analisis korelasi. Hasil dari penelitian ini yaitu jumlah individu lebah madu kelulut yang beraktifitas tertinggi ditemukan pada siang hari dan terendah pada sore hari dimana suhu yang diperlukan pada aktivitas lebah kelulut berkisar 26,7 oC – 32,4 oC yang memiliki korelasi 0,6558 dimana arah trendline mengarah ke atas sehingga memiliki hubungan yang positif, kelembapan udara di sekitar habitat kelulut berkisar antara 68 – 99% dengan nilai korelasi dimana hubungan antara kelembapan dan aktivitas lebah kelulut berbanding terbalik atau negatif, berpengaruh agak lemah, dan memiliki interpretasi yang lemah, serta intensitas cahaya di habitat kelulut berkisar antara 123 – 1087 Lux dengan Hubungan korelasi antara intensitas cahaya dan aktivitas lebah kelulut bernilai 0.3046 yang memiliki hubungan berbanding terbalik atau negatif yang lemah dimana tidak memberikan dampak signifikan antara keduanya
KOMPOSISI JENIS, ASOSIASI DAN POTENSI TUMBUHAN PURUN DANAU (Lepironia articulate Retz.) DI KAMPUNG PURUN KOTA BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN Riki Mahendra; Yudi Firmanul Arifin; Kissinger Kissinger
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 3 Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i3.15927

Abstract

Purun danau (Lepironia articulata Retz) is a non-timber forest product that can live in peat swamps with high acidity. Besides being able to be utilized as a biofilter to improve water quality, purun is also used by the people of Purun Village as a basic material for making various products. Based on these benefits, a study was conducted to analyze the plants found and their associations as well as the potential that can be developed and maintained from purun danau. The selection of research locations was based on a purposive method and sampling using association sampling plots and interviews were conducted to obtain supporting data. Data taken in the field included the potential and plants found in the observation plot, pH and peat depth which were finally analyzed using a 2x2 contingency table and tested using the Ochiai Index (IO) calculation. The results showed that purun danau (Lepironia articulata Retz) was associated with 9 other plant species, namely a very high association between purun danau and purun tikus and a low scale between purun danau and cinnamon. The potential of purun danau in 1 ha of land can produce 11 tons of wet weight and only get 4.4 tons of dry weightPurun danau (Lepironia articulata Retz) merupakan hasil hutan non kayu yang mampu hidup pada rawa gambut dengan keasaman tinggi. Selain dapat dimanfaatkan sebagai biofilter untuk meningkatkan kualitas air, purun juga dimanfaatkan oleh masyarakat Kampung Purun sebagai bahan dasar pembuatan berbagai produk. Berdasarkan manfaat tersebut maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis tumbuhan yang ditemukan dan berasosiasi serta potensi yang dapat dikembangkan juga dipertahankan dari purun danau. Pemilihan lokasi penelitian berdasarkan metode purposive dan pengambilan sampel menggunakan plot sampling asosiasi serta dilakukan wawancara untuk mendapatkan data pendukung. Data yang diambil di lapangan meliputi potensi dan tumbuhan yang ditemukan di plot pengamatan, pH dan kedalaman gambut yang akhirnya dianalisis menggunakan tabel kontingensi 2x2 dan diuji menggunakan perhitungan Indeks Ochiai (IO). Hasil penelitian ditemukan hasil bahwa tumbuhan purun danau (Lepironia articulata Retz) berasosiasi dengan 9 jenis tumbuhan lainnya yaitu asosiasi sangat tinggi ditempati purun danau dengan purun tikus dan skala rendah ditempati purun danau dengan kayu manis. Potensi purun danau dalam 1 ha lahan mampu menghasilkan 11 ton berat basah dan hanya mendapatkan 4,4 ton berat kering.
Co-Authors Abdi Fithria Abdul Hadi Adistina Fitriani Ahmad Maulidan Ahmad Maulidan Ahmad Muhtadin Ahmad Yamani Akhmad Maulidani Akhmad Rizalli Saidy Amalia Rezeki Amalia Rezeki Aminuddin Aminuddin Aminuddin Prahatama Putra Aminuddin Prahatama Putra Aminuddin Prahatama Putra Aminuddin Prahatama Putra Anarki, Herpan Atiek Winarti Atiek Winarti Atiek Winarti Atiek Winarti Aulia Rahmah Badaruddin Badaruddin Bambang Sulistiyo Basir Achmad Basir Basir Catur Cahyadi Chitania Millianton Damaris Payung Danang Biyatmoko Daniel Itta Desyandri Desyandri Dharmono Dharmono Dharmono, Dharmono Dina Naemah Dita Sifa Febriyanti Eny Dwi Pujawati Eny Dwi Pujawati Erma Agusliani Erni Widiyawati Eva Prihatiningtyas Fachri Rahmadani Pratama Fakhrur Razie Fakhrur Razie Fandi Oktiawan Febrian Ignatius Oliver Fitriansyah, M Fonny Rianawati Futri Lestari Gt. Muhammad Hatta Gt. Syeransyah Rudy Gusti Muhammad Hatta Gusti Muhammad Hatta Gusti Muhammad Hatta Gusti Muhammad Hatta Gusti Muhammad Hatta Gusti Muhammad Hatta Gusti Muhammad Hatta Gusti Muhammad Hatta Gusti Muhammad Hatta Gusti Seransyah Rudy Hadi, Wirawan Noor Hardiansyah Hardiansyah Harmoko Harmoko Hatta Gani Idiannor Mahyudin Ihsan Noor Jahrah, Siti Kartika Kartika Kissinger Kissinger Luthfia Noorannisa M Fitriansyah M. Faisal Ramadhani Machfudz Siddiq Maria Ulfah Mayang Triana Megawati - Megawati Megawati Moehansyah Moehansyah Muchtar Effendy Muhamad Hidayatulah Muhammad Aqla Muhammad Muchtar Effendy Muhammad Rizali Fikri Muhammad Zaini Noor, Ihsan Noorhasanah Noorhasanah Normela Rachmawati Nurlita Nurlita Nurlyanti, Arief Nurmala Siti Fatimah Nurul Sofa Nurul Wahdatun Nufus Putri Pratami Rahmiati Raihani Wahdah Ramadhani Ramadhani Riki Mahendra Ruhena Ruhena Setia Budi Peran Siti Hamidah Siti Hamidah Siti Hamidah Siti Hamidah Siti Rabiatul Adawiah Sulaiman Bakri Susilawati Susilawati Suyidno Suyidno Teguh Iman Basoeki Wahyu Gilang Nugraha Wahyuda Wahyuda Wahyuni Ilham Wira Amirina Yulian Firmana Arifin Yunisa Dela Yunita, Rizmi Yunita, Rizmi Zainudin Zainudin