Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Public Health Concerns

Penyuluhan kesehatan tentang dukungan keluarga dan diit pasien dengan gangguan ginjal kronik Djunizar Djamaludin; M. Arifki Zainaro; Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy; Reka Putri Rahma; Respa Agustina; Deny Eka Liasari; Yufia Lensi
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 3 (2022): Penatalaksanaan Diabetes Melitus Tipe 2
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.43 KB) | DOI: 10.56922/phc.v2i3.201

Abstract

Pendahuluan: Gagal ginjal  kronik   adalah suatu   proses patofisiologis  dengan  etiologi yang beragam, mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang progresif, dan pada umumnya berakhir dengan gagal ginjal. Gagal ginjal merupakan suatu keadaan klinis yang ditandai dengan menurunnya fungsi ginjal yang bersifat irreversible, dan memerlukan terapi pengganti ginjal yaitu berupa dialisis atau transplantasi ginjal. Tujuan: Responden dapat mengetahui dan memahami tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) Metode: Pelaksanaan metode      yang      digunakan      dalam pengabdian     masyarakat     ini     dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pertama mahasiswa profesi ners menjelaskan tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) dan ke dua setelah diberikan penyuluhan responden diberikan tanya jawab tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) Hasil: Responden memahami tentang bantuan keluarga dan diit pasien gagal ginjal kronik (GGK). Simpulan: responden dapat mengerti bantuan keluarga dan diit pasien gagal ginjal kronik (GGK)
Penyuluhan kesehatan tentang dukungan keluarga dan diit pasien dengan gangguan ginjal kronik Djamaludin, Djunizar; Zainaro, M. Arifki; Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah; Rahma, Reka Putri; Agustina, Respa; Liasari, Deny Eka; Lensi, Yufia
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 3 (2022): Penatalaksanaan Diabetes Melitus Tipe 2
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v2i3.201

Abstract

Pendahuluan: Gagal ginjal  kronik   adalah suatu   proses patofisiologis  dengan  etiologi yang beragam, mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang progresif, dan pada umumnya berakhir dengan gagal ginjal. Gagal ginjal merupakan suatu keadaan klinis yang ditandai dengan menurunnya fungsi ginjal yang bersifat irreversible, dan memerlukan terapi pengganti ginjal yaitu berupa dialisis atau transplantasi ginjal. Tujuan: Responden dapat mengetahui dan memahami tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) Metode: Pelaksanaan metode      yang      digunakan      dalam pengabdian     masyarakat     ini     dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pertama mahasiswa profesi ners menjelaskan tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) dan ke dua setelah diberikan penyuluhan responden diberikan tanya jawab tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) Hasil: Responden memahami tentang bantuan keluarga dan diit pasien gagal ginjal kronik (GGK). Simpulan: responden dapat mengerti bantuan keluarga dan diit pasien gagal ginjal kronik (GGK)
Pendidikan kesehatan dengan media promosi kesehatan untuk mengoptimalkan prilaku konsumsi buah dan sayur Hadi, Riswan; Isnainy, Usastiawaty C. A. S.; Zainaro, Muhamad Arifki
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 7 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i7.1404

Abstract

Background : Adequate fruit and vegetable consumption is an important part of a healthy diet and plays a role in preventing various chronic diseases. However, public awareness, especially in rural areas, remains low. Leaflets are an easily accessible and effective educational method for increasing knowledge and fostering healthy behaviors. Purpose: To increase knowledge through health promotion through leaflets, which will influence fruit and vegetable consumption behavior in the community. Methods: This community service activity was conducted on June 10, 2025, at the Integrated Health Service Post (Posyandu) in Dusun 5 Sukajaya Darat, Lempasing, Pesawaran. Fifteen mothers with children who attended the Posyandu were selected using a total sampling technique. The health education activity used lectures and instructions in the form of informative leaflets on fruit and vegetable consumption behavior in children, including presentations, material presentations, and interactive discussions. Data were collected using a questionnaire and analyzed descriptively to determine differences before and after the intervention. Results: The majority of respondents were unemployed (11 respondents, 73.3%), and the majority had a high school education (9 respondents, 60.0%). Based on the accumulation of questionnaire data, it shows that the respondents' pre-test knowledge score got an average score of 75.0 points (SD=4.62) with a range of 70-85 points, while the respondents' post-test knowledge score got an average score of 90.6 points (SD=4.95) with a range of 85-100 points. Conclusion : Health promotion outreach activities increased mothers' knowledge regarding fruit and vegetable consumption behavior. This increased knowledge also positively contributed to mothers' efforts to maintain family health. Suggestion: Health education media can be implemented periodically and routinely as part of the integrated health service post (Posyandu) program. Keywords: Fruit and vegetable consumption; Health promotion media; Optimization Pendahuluan: Konsumsi buah dan sayur yang cukup merupakan bagian penting dari pola makan sehat dan berperan dalam mencegah berbagai penyakit kronis. Namun, kesadaran masyarakat, terutama di wilayah pedesaan, masih rendah. Media leaflet merupakan salah satu metode edukasi yang mudah diakses dan efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta membentuk perilaku sehat. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dengan promosi kesehatan melalui media leaflet terhadap perilaku konsumsi buah dan sayur di masyarakat. Metode: Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada 10 Juni 2025 di Posyandu Dusun 5 Sukajaya Darat, Lempasing, Pesawaran. Dengan melibatkan 15 ibu yang datang ke posyandu dan memiliki anak, yang dipilih menggunakan teknik total sampling untuk menjadi responden. Kegiatan penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah dan petunjuk berupa leaflet informatif mengenai perilaku konsumsi buah dan sayur pada anak yang meliputi kegiatan presentasi, pemaparan materi dan diskusi interaktif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki status tidak bekerja yaitu sebanyak 11 (73.3%) dan mayoritas status pendidikan responden adalah SMA yaitu sebanyak 9 (60.0%).  Berdasarkan akumulasi data kuesioner menunjukkan bahwa nilai pre-test pengetahuan responden mendapatkan skor rata-rata 75.0 poin (SD=4.62) dengan rentang 70-85 poin, sedangkan nilai post-test pengetahuan responden mendapatkan skor rata-rata 90.6 poin (SD=4.95) dengan rentang 85-100 poin. Simpulan: Kegiatan penyuluhan promosi kesehatan memberikan peningkatan pengetahuan pada ibu terhadap prilaku konsumsi buah dan sayur . Peningkatan pengetahuan ini juga memberikan kontribusi positif bagi para ibu dalam menjaga kesehatan keluarga. Saran: Media edukasi kesehatan dapat dilakukan secara berkala dan rutin sebagai program kegiatan posyandu.
Efektivitas pemberian terapi stretching (Zamathera) pada penderita low back pain (LBP) dengan masalah nyeri akut Muarif, Muhammad Syamsul; Yulendasari, Rika; Isnainy, Usastiawaty C. A. S.
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 7 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i7.1457

Abstract

Background: Low back pain (LBP) is a leading cause of disability globally. The high prevalence of low back pain (LBP) impacts patients' quality of life and daily functioning. One non-pharmacological approach that can be used to manage acute pain is Zamathera Stretching therapy. Purpose: To determine the effectiveness of Zamathera stretching therapy in reducing acute pain intensity in low back pain (LBP) sufferers. Method: This study, conducted in 2025, was a quasi-experimental study with a one-group pretest-posttest design. Forty residents of the Nahdlatul Ulama Branch Representative Council (MWC NU) in Bumi Waras District, Bandar Lampung City, participated as respondents. Respondents were residents experiencing acute low back pain. The intervention consisted of providing instructions and practicing Zamathera stretching, a stretching and relaxation therapy. The procedure was performed repeatedly and regularly for 15–30 minutes. Data analysis was carried out using a paired sample t-test to test the significance of the difference in average pain levels between pre-intervention and post-intervention measurements. Results: Before Zamathera therapy, the average low back pain (LBP) pain level among 40 respondents was 3.28 (SD=2.82), with a minimum score of 0 and a maximum score of 9. After therapy, the average pain score decreased to 0.50 (SD=1.21), with a pain range of 0 to 6. A paired sample t-test showed an average pain reduction of 2.78 (SD=2.33), with a t-value of 13.10 and a significance level of 0.000 (p<0.05), indicating a statistically significant reduction in pain. Conclusion: Stretching with Zamathera therapy has strong evidence as a safe and minimally invasive non-pharmacological approach to reducing pain, improving function, and preventing recurrence of musculoskeletal complaints in patients with low back pain. Suggestion: Zamathera stretching therapy can be used as an effective and applicable form of non-pharmacological nursing intervention in the management of patients with low back pain (LBP). This therapy can be an alternative or complement to pharmacological therapy, especially in efforts to minimize long-term medication use that carries the risk of side effects. Keywords: Acute pain; Low back pain; Stretching therapy; Zamathera. Pendahuluan: Nyeri punggung bawah atau low back pain (LBP) merupakan penyebab utama disabilitas secara global. Tingginya prevalensi nyeri punggung bawah (low back pain/LBP) yang berdampak terhadap kualitas hidup dan fungsi aktivitas sehari-hari pasien. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri akut adalah terapi Stretching Zamathera. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas terapi stretching zamathera dalam menurunkan intensitas nyeri akut pada penderita low back pain (LBP). Metode: Kegiatan ini dilaksanakan pada tahun 2025 yang merupakan penelitian quasi experiment dengan rancangan pre-test dan post-test (one group pretest-posttest design). Melibatkan sebanyak 40 orang masyarakat di Wilayah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung untuk menjadi responden. Responden adalah warga yang mengalami nyeri punggung bawah akut. Intervensi berupa pemberian petunjuk dan praktik stretching zamathera yaitu terapi peregangan dan rileksasi. Tindakan dilakukan ber ulang-ulang dan teratur selama 15 – 30 menit. Analisis data dilakukan dengan uji t berpasangan (paired sample t-test) guna menguji signifikansi perbedaan rata-rata tingkat nyeri antara pengukuran pra-intervensi dan pasca-intervensi. Hasil: Sebelum terapi zamathera, rata-rata tingkat nyeri low back pain (LBP) pada 40 responden adalah 3.28 (SD=2.82), dengan nilai minimum 0 dan maksimum 9. Setelah terapi, rata-rata nyeri turun menjadi 0.50 (SD=1.21), dengan rentang nyeri 0 hingga 6. Uji paired sample t-test menunjukkan penurunan nyeri rata-rata sebesar 2.78 (SD=2.33), dengan nilai t=13.10 dan signifikansi 0.000 (p<0.05), yang berarti penurunan nyeri signifikan secara statistik. Simpulan: Tindakan stretching dengan terapi zamathera memiliki dasar eviden yang kuat sebagai pendekatan non-farmakologis yang aman dan minim risiko dalam mengurangi nyeri, meningkatkan fungsi tubuh, serta mencegah kekambuhan keluhan muskuloskeletal pada penderita low back pain. Saran: Terapi stretching zamathera dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk intervensi keperawatan non-farmakologis yang efektif dan aplikatif dalam penanganan pasien dengan keluhan low back pain (LBP). Terapi ini dapat menjadi alternatif atau pelengkap dari terapi farmakologis, terutama dalam upaya meminimalkan penggunaan obat jangka panjang yang berisiko menimbulkan efek samping.
Co-Authors Agustina, Respa Alberta Rika Pratiwi Albet Maydiyantoro Alfabet Oktristyan Fakuriza andhika satria Andoko Andoko Andri Nugraha Anjani, Ni Wayan Oktavia Aprilia Putri, Hanisa Arini, Mutiara Ariyanti Wardiyah Aryanti Wardiyah Berly, Indah Rohmafresha Chrisanto, Eka Yudha Deny Eka Liasari Desti Rosalia Dewi Kusumaningsih Dewi Kusumaningsih Dewi Kusumaningsih Dewi Lutfianawati, Dewi Dewi Novalina Djamaludin, Djunizar Djunizar Djamaludin Djunizar Djamaludin Dwiky Dermawan Santari Eka Trismiana Eka Trismiyana Eka Yudha Chrisanto Elliya, Rahma Emir Fajar Hizrian Erlina Wati Fajar Septriwanti Faradisa, Ratih Mary Fatmawati, Iin Ferisca, Fidela Firmansyah, Maulid Elang Furqoni, Prima Dian Gunawan, M. Ricko Hadi, Riswan Harkina, Prida Heki Febrianto Heri Prasetya Herizon Herizon Herlinda Herlinda Hermawan, Dessy Indah Sari Indaman, Putri Indriana, Nova Jemy Sundoro Kaulani, Sirfia Keswara, Umi Romayati Kiramah Wati Kusumanignsih, Dewi Leni Sari Asdi Lensi, Yufia Liasari, Deny Eka Lidya Arianti Lidya Arianti Lidya Ariyanti Lidya Ariyanti Lilis Marlia Lolita Sary M. Arifki Zainaro Made Novita Sari Mimin Septi Wahyuni Muarif, Muhammad Syamsul Mufidah, Ghina Aliya Muhammad Yanuar Rianto Mutia Ade Dea nopriani, nopriani Novikasari, Linawati Nugraha, Rezha Wahyu Nur Hidaya Tulaisyah Oktaviyani, Dwi Pradisca, Rima Ary Prima Dian Furqoni Putri, Afdilah Mianda Putri, Asri Mutiara Putri, Qori Anisa Rafika Anjarsari Rahma, Reka Putri Reka Putri Rahma Rendi Kurniawan Respa Agustina Rias Tusianah Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan Riska Wandini, Riska Riyanto, Eko Rizwan, Al Khairul Rudi Winarno Sandi Esa Prayoga Seftiliani Putri Ayu Sekardhyta Ayuning Tias Setia, Larasati Eka Setiawati Setiawati Setiawati, Octa Reni Sri Sakinah Sugiyatno Sugiyatno Teguh Pribadi Triyoso Triyoso Tubagus Ali Rachman Puja Kesuma, Tubagus Ali Rachman Puja Utomo, Budi Setia Wahyuninsih, Indah Widia Afira Wijaya, I Gusti Ngurah Satria Yessi Aprianti Yopita Sari Yufia Lensi Yulendasari, Rika Yustika, Reny Zainaro, Muhamad Arifki