Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Pemberian Kompres Jahe Merah pada Lansia dengan Gout Arthritis di Desa Batu Menyan Pesawaran Indah Sari; Ariyanti Wardiyah; Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i10.7589

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan data UPT Puskesmas Hanura tahun 2020, jumlah morbiditas penduduk yang sakit terbanyak adalah akibat Malaria, urutan kedua adalah diare, urutan ketiga adalah tifoid, yang keempat adalah Artritis Asam Urat dan yang kelima adalah hipertensi. Salah satu data desa high disease yang terdapat pada Dusun 3 Batu Menyan kasus terbanyak adalah orang yang terinfeksi malaria 11 (28%), diare 10 (26%), tifoid 7 (18%), artritis asam urat 6 (15%), hipertensi (13%) (Hanura 2020). Pengobatan farmakologis asam urat adalah dengan Obat AntiInflamasi Non-Steroid (NSAID) seperti ibuprofen, naproxen dan allopurinol. Upaya penunjang lain untuk mengatasi nyeri asam urat adalah pengobatan non farmakologis, yaitu dengan memanfaatkan bahan-bahan herbal yang dikenal secara turun temurun oleh masyarakat agar berkhasiat dalam mengurangi rasa sakit, salah satunya: jahe (Ramadhan 2020). Kompres Jahe Hangat telah terbukti lebih efektif dalam mengurangi intensitas rasa sakit daripada kompres hanya menggunakan air hangat (Madoni and Padang 2018). Jahe mengandung Olerasin atau Zingerol yang dapat menghambat sintesis prostaglandin, sehingga rasa sakit mereda atau peradangan berkurang (Ramadhan 2020). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengurangan rasa sakit dengan memberikan terapi kompres jahe hangat di Desa Batu Menyan Pesawaran Perancangan penelitian ini menggunakan 3 analisis jurnal terkait kompres jahe, selama 7 hari dilakukan setiap sore pukul 17.00-17.15 WIB selama 15 menit di Desa Batu Menyan, Kabupaten Pesawaran dengan mengukur intensitas skala nyeri pra dan pasca intervensi. Pemberian kompres jahe merah kepada Bapak S, Ibu E dan Ibu S yang terdiagnosis artritis asam urat berpengaruh pada penurunan skala nyeri dalam waktu 7 hari yang diberikan sekali sehari pada sore hari dengan waktu 15 menit yang diaplikasikan dengan waslap.Terdapat penurunan skala nyeri pada lansia dengan gout arthritis setelah diberikan kompres jahe merah. Pada Tn. S awal mula skala nyeri dari 6 turun menjadi 2. Pada Ny. E awal mula skala nyeri 6 turun menjadi 2. Pada Ny. S awal mula skala nyeri 6 turun menjadi 2. Kata Kunci: Jahe Merah, Artritis Asam Urat, Nyeri  ABSTRACT Based on data from the UPT Puskesmas Hanura in 2020, the highest number of morbidity of the sick population is due to Malaria, the second order is diarrhea, the third order is typhoid, the fourth is Gout Arthritis and the fifth is hypertension. One of the high disease village data found in Dusun 3 Batu Menyan the most cases are people infected with malaria 11 (28%), diarrhea 10 (26%), typhoid 7 (18%), gout arthritis 6 (15%), hypertension (13%) (Hanura 2020). Pharmacological treatment of uric acid is with Non- Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAIDs) such as ibuprofen, naproxen and allopurinol. Another supporting effort to overcome gout pain is non- pharmacological treatment, namely by utilizing herbal ingredients known for generations by the public to be efficacious in reducing pain, one of which is: ginger (Ramadhan 2020). Warm Ginger Compresses have been shown to be more effective in reducing pain intensity than compresses using only warm water (Madoni and Padang 2018). Ginger contains Olerasin or Zingerol which can inhibit the synthesis of prostaglandins, so that pain subsides or inflammation is reduced (Ramadhan 2020).The purpose of this study was to determine the reduction of pain by providing warm ginger compress therapy in Batu Menyan Pesawaran Village The design of this study used 3 journal analyses related to ginger compresses, for 7 days it was carried out every afternoon at 17.00-17.15 WIB for 15 minutes in Batu Menyan Village, Pesawaran Regency by measuring the intensity of the pre and post intervention pain scales.The administration of red ginger compresses to Mr. S, Mrs. E and Mrs. S who were diagnosed with gout arthritis had an effect on reducing the pain scale within 7 days given once a day in the afternoon with a time of 15 minutes which was applied with washcloth.There is a decrease in pain scale in the elderly with gout arthritis after being given a red ginger compress. On Mr. S the beginning of the pain scale from 6 down to 2. In Ny. E the beginning of the pain scale 6 dropped to 2. In Ny. The initial S pain scale of 6 dropped to 2. Keywords: Red Ginger, Gout Arthritis, Pain
Pengaruh Desain Pekerjaan dengan Kinerja Perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Kota Bandar Lampung Dwiky Dermawan Santari; M. Arifki Zainaro; Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i12.7717

Abstract

ABSTRACT Performance is one of the problems in today's world. This is the result of people's need for quality services or high-quality services that are closely related to standards because performance is measured by standards. Inpatients at Pertamina Bintang Amin Hospital conducting a pre-survey of 15 nurses by conducting free interviews and filling out questionnaires related to leadership and job design, it was found that 9 nurses (60%) executors stated that the leadership and job design at Bintang Amin Hospital were not good, while 6 nurses (40%) said they were good. The influence of leadership and job design on the performance of nurses at the Pertamina Bintang Amin Hospital, Bandar Lampung City. This type of research uses a quantitative, analytic survey research design with a cross-sectional approach. The population and sample in this study were 103 nurses at the Pertamina Bintang Amin Hospital in Bandar Lampung used the solvin formula so that n = 81.9 respondents were obtained and rounded up to 82 respondents, the sampling technique used was purposive sampling. Data analysis using univariate and bivariate using chi-square. Most of the nurse leadership is in the unfavorable category. Most of the job designs with unfavorable categories. Most of the performance of nurses in the category is not good. The results of data analysis using the chi-square test obtained a p-value = 0.000 (< α 0.05), which means that there is a relationship between leadership and nurse performance at Pertamina Bintang Amin Hospital. The results of data analysis using the chi-square test obtained a p-value = 0.000 (< α 0.05). There is a relationship between job design and nurse performance at Pertamina Bintang Amin Hospital. Keywords: Job Design, Nurse Performance, Hospital ABSTRAK Kinerja menjadi salah satu permasalah di dunia saat ini. Ini adalah hasil dari kebutuhan masyarakat akan layanan berkualitas atau layanan berkualitas tinggi yang terkait erat dengan standar, karena kinerja diukur dengan standar. Rawat Inap Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin dengan melakukan prasurvey terhadap 15 perawat dengan melakukan wawancara bebas dan pengisian kuesioner terkait kepemimpinan dan desain pekerjaan didapat 9 perawat (60%) pelaksana menyatakan jika kepemimpinan dan desain pekerjaan yang ada di Rumah Sakit Bintang Amin kurang baik, sedangkan 6 perawat (40%) diantaranya menyatakan baik. Diketahui pengaruh kepemimpinan dan desain pekerjaan dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Kota Bandar Lampung. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif, rancangan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin  Bandar Lampung 103 perawat dan digunakan dengan rumus slovin sehingga didapat n = 81,9 responden dan dibulatkan menjadi 82 responden, teknik sampling menggunakan purposive sampling. Analisa data menggunakan univariat dan bivariat menggunakan chi square. Sebagian besar kepemimpinan perawat dengan katagori kurang baik. Sebagian besar desain pekerjaan dengan katagori kurang baik. Sebagian besar kinerja perawat dengan kategori kurang baik Hasil analisa data menggunakan uji chi square didapat nilai p-value = 0,000 (< α 0,05) yang artinya ada hubungan kepemimpinan dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. Hasil analisa data menggunakan uji chi square didapat nilai p-value = 0,000 (< α 0,05). Ada hubungan desain pekerjaan dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Kata Kunci: Desain Pekerjaan, Kinerja Perawat, Rumah Sakit
Hubungan Kualitas Pelayanan Keperawatan dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Husada Kota Bandar Lampung Nur Hidaya Tulaisyah; Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy; Aryanti Wardiyah
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i10.7719

Abstract

ABSTRACT The quality of hospital health services in Indonesia has been recognized internationally. This has been proven by the issuance of an accreditation certificate from The International Society for Quality in Health Care (ISQua) for the National Hospital Accreditation Standard. The National Hospital Accreditation Standard latest accreditation standard made by the Hospital Accreditation Commission independently. Pertamina Bintang Amin Hospital by taking a letter from the recapitulation of client satisfaction on the quality of nursing care for nurses, the results of patient and family perceptions are obtained with the criteria of nurses in the category of satisfied 86% and dissatisfied 14%. Meanwhile, for patient satisfaction with services at the hospital, 92% said they were satisfied, and 8% said they were not satisfied. This study aims to determine the relationship between the quality of nursing services and the level of patient satisfaction at Pertamina Bintang Amin Husada Hospital, Bandar Lampung City in 2022. The type of research used was quantitative, the research design used an analytical survey, with a cross-sectional approach. The population in this study were 783 patients who were hospitalized at Bintang Amin Hospital, while the sample was taken with the slovin formula so that the total number of respondents was 178 respondents. The sampling technique used purposive sampling. Analysis of univariate and bivariate data using chi-square test. This research was conducted from May to June 2022. Most of the quality of nursing services in the poor category with a percentage of 58.4%. Most of the patient satisfaction in the bad category as much as 57.3%. There is a relationship between the quality of nursing services and the level of patient satisfaction at Pertamina Bintang Amin Husada Hospital Bandar Lampung City in 2022 with a p-value of 0.000. This research can be used as input to improve the quality of nursing services in providing more services for patients, by means of nurses showing readiness when performing nursing services. Keywords: Quality of Nursing Services, Level of Satisfaction, Patients ABSTRAK Mutu pelayanan kesehatan rumah sakit di Indonesia telah diakui secara internasional. Hal tersebut telah dibuktikan dengan diberikannya sertifikat akreditasi The International Society for Quality in Health Care (ISQua) untuk Standar Nasional Akreditasi RS (SNARS). SNARS merupakan standar akreditasi terbaru yang dibuat oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) secara mandiri. Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin dengan melakukan pengambilan surat hasil rekapitulasi kepuasan klien terhadap kualitas asuhan keperawatan perawat didapat hasil persepsi pasien dan keluarga dengan kriteria perawat dengan kategori puas 86% dan tidak puas 14%. Sedangkan untuk kepuasan pasien terhadap layanan di RS 92% menyatakan puas, dan 8% menyatakan tidak puas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Husada Kota Bandar Lampung Tahun 2022. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif, rancangan penelitian menggunakan survey analitik, dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 783 pasien yang melakukan rawat inap di Rumah Sakit Bintang Amin, sedangkan sampel diambil dengan rumus slovin sehingga didapat jumlah sebanyak 178 responden. Teknik sampling menggunakan purposive sampling.  Analisa data univariat dan bivariat menggunakan uji chisquare. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei s/d Juni tahun 2022. Sebagian besar kualitas pelayanan keperawatan dengan kategori buruk dengan persentase 58.4 %. Sebagian besar kepuasan pasien dengan kategori buruk sebanyak 57.3 %. Ada Hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Husada Kota Bandar Lampung Tahun 2022 dengan hasil p-value 0.000. Penelitian ini dapat sebagai bahan masukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan dalam memberikan pelayanan yang lebih bagi bagi pasien, dengan cara perawat menunjukan kesiapan ketika melakukan pelayanan keperawatan. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan Keperawatan, Tingkat Kepuasan, Pasien
Efektifitas Simulasi Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Motivasi Tentang Penanganan Kajadian Kecelakaan Lalu Lintas (KKL) Pada Masyarakat Awam Di Desa Bumi Sari Kecamatan Natar Emir Fajar Hizrian; Rika Yulendasari; Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 2, No 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.852 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v2i4.7492

Abstract

ABSTRACT South lampung regency it's all the data obtained by the accident rate in 2020 reached 575 cases  with the number of victims died (MD) as many as 123 people, seriously injured (LB) 232 people and light injured (LR) 220 people. Meanwhile, the loss of death within a years reached Rp. 3.509.375.000 the highest number of accidents occured ij July. Namely raching 29 cases with the number of victims died (MD) 8 people, seriously injured (LB) 22 people and lightly injured (LR) 42 people. Objective to find out the effectiveness of the basic Life support training simulation on increasing knowledge and motivation about handling traffic accident (KLL) in ordinary people in Bumi Sari Village, Natar Distric,South Lampung Regency. Methods of research used quantitative experimental method with one group pretest posttest apporch. the population is all ordinary people in bumi sari village, men and women aged 20 -34 years as many as 243 people. the sampling technique used is purposive sampling. Analysis of univariate and bivariate data using the wilcoxon test. Results the average value of the communities knowledge level before being given basic Life support (BHD) trqining was 4.87 + 0.900 after being given Basic Life Support training,which was 48.40+ 5.209. the average value of the communities level of motivation before being given basic Life support training was 8.50+0.777 after being given BHD training, which was 71.20+4.437. The results of bivariate data analysis using T-test dependent test obtained p-value 0.000<0.05, it can be concluded that there is an effectiveness of basic Life support training simulation on increasing knowledge and motivation about handling traffic accident (KLL) in motorcycle taxi drivers in bumisari village Natar district. Suggestion is expected to know how to perform basic Life support for those who need treatment especially in case of traffic accident and cardiac arrest Victims.  Keywords: BHD Simulation, Knowledge, Motivation, Accident Handling  ABSTRAK Data Kabupaten Lampung Selatan diperoleh angka kecelakaan pada tahun 2020 mencapai 575 kasus dengan jumlah korban meninggal (MD) sebanyak 123 orang, luka berat (LB) 232 orang dan luka ringan (LR) 220 orang. Sedangkan kerugian kematian dalam kurun waktu satu tahun mencapai Rp. 3.509.375.000 jumlah kecelakaan tertinggi terjadi pada bulan Juli. Yakni raching 29 kasus dengan jumlah korban meninggal (MD) 8 orang, luka berat (LB) 22 orang dan luka ringan (LR) 42 orang. Tujuan mengetahui efektivitas simulasi pelatihan bantuan hidup dasar terhadap peningkatan pengetahuan dan motivasi tentang penanganan kecelakaan lalu lintas (KLL) pada masyarakat awam di Desa Bumi Sari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan pendekatan one group pretest posttest. penduduknya adalah seluruh masyarakat biasa di desa bumi sari, laki-laki dan perempuan berusia 20 -34 tahun sebanyak 243 orang. teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon. Hasil nilai rata-rata tingkat pengetahuan masyarakat sebelum diberikan bantuan hidup dasar (BHD) adalah 4,87 + 0,900 setelah diberikan pelatihan Bantuan Hidup Dasar yaitu 48,40+ 5,209. nilai rata-rata tingkat motivasi masyarakat sebelum diberikan pelatihan bantuan hidup dasar adalah 8,50+0,777 setelah diberikan pelatihan BHD yaitu 71,20+4,437. Hasil analisis data bivariat menggunakan uji T-test dependent diperoleh p-value 0,000<0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada efektifitas simulasi pelatihan bantuan hidup dasar terhadap peningkatan pengetahuan dan motivasi tentang penanganan kecelakaan lalu lintas (KLL) pada ojek driver di desa bumisari kecamatan natar. Diharapkan dapat diketahui bagaimana melakukan pertolongan hidup dasar bagi yang membutuhkan penanganan khususnya pada korban kecelakaan lalu lintas dan serangan jantung. Kata Kunci: Simulasi BHD, Pengetahuan, Motivasi, Penanganan Kecelakaan
Penyuluhan kesehatan tentang dukungan keluarga dan diit pasien dengan gangguan ginjal kronik Djunizar Djamaludin; M. Arifki Zainaro; Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy; Reka Putri Rahma; Respa Agustina; Deny Eka Liasari; Yufia Lensi
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 3 (2022): Penatalaksanaan Diabetes Melitus Tipe 2
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.43 KB) | DOI: 10.56922/phc.v2i3.201

Abstract

Pendahuluan: Gagal ginjal  kronik   adalah suatu   proses patofisiologis  dengan  etiologi yang beragam, mengakibatkan penurunan fungsi ginjal yang progresif, dan pada umumnya berakhir dengan gagal ginjal. Gagal ginjal merupakan suatu keadaan klinis yang ditandai dengan menurunnya fungsi ginjal yang bersifat irreversible, dan memerlukan terapi pengganti ginjal yaitu berupa dialisis atau transplantasi ginjal. Tujuan: Responden dapat mengetahui dan memahami tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) Metode: Pelaksanaan metode      yang      digunakan      dalam pengabdian     masyarakat     ini     dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pertama mahasiswa profesi ners menjelaskan tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) dan ke dua setelah diberikan penyuluhan responden diberikan tanya jawab tentang prilaku hidup sehat pasien gagal ginjal kronik (GGK) Hasil: Responden memahami tentang bantuan keluarga dan diit pasien gagal ginjal kronik (GGK). Simpulan: responden dapat mengerti bantuan keluarga dan diit pasien gagal ginjal kronik (GGK)
Asuhan Keperawatan Anak dengan Masalah Keperawatan Hipertermia menggunakan Tepid Sponge di Desa Batang Harjo Kecamatan Batanghari Lampung timur Mutia Ade Dea; Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy; Rilyani Rilyani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i4.8579

Abstract

ABSTRAK Banyaknya angka kejadian demam di atas, sebagai tenaga keperawatan perlu melakukan penatalaksanaan demam untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada pasien. Salah  satu tindakan yang dapat dilakukan adalah kompres. Kompres tepid sponge adalah suatu prosedur untuk meningkatkan kontrol kehilangan panas tubuh melalui evaporasi dan konduksi, yang biasanya dilakukan pada pasien yang mengalami demam pada pasien yang mengalami hipertermia. Melakukan analisa jurnal, penerapan intervensi jurnal, pembahasan hasil asuhan keperawatan  asuhan keperawatan komprehensif dengan tepid sponge terhadap hipertermi di Desa Batang Harjo Kecamatan Batanghari  Lampung Timur. Desain student oral case analysis (SOCA) menggunakan desain studi kasus dalam bentuk  penerapan dengan cara pendekatan sesuai metode deskriptif, metode ini bersifat mengumpulkan data terlebih dahulu, menganalisis data lalu menarik kesimpulan data. Unit yang menjadi kasus tersebut secara lebih jauh dianalisis dan diberikan suatu tindakan terapi. Dalam asuhan keperawatan ini ada 3 pasien yaitu An.F, An.S dan An.T mengalami penurunan suhu tubuh setelah melaksanakan pemberian tepid sponge. Evaluasi pada pasien 2 selama 3 hari  diagnosa seperti hipertermi, defisit nutrisi, gangguan pola tidur, dapat  teratasi dengan berdasarkan kriteria hasil. Kata Kunci: Demam, Tepod Sponge, Anak  ABSTRACT The number of incidences of fever above, as nursing staff need to carry out fever management to reduce discomfort in patients. One of the actions that can be taken is compressing. Perid sponge compress is a procedure to improve the control of body heat loss through evaporation and conduction, which is usually performed on patients who have fever in patients who have hyperthermia. Conduct journal analysis, apply journal interventions, discuss results nursing care comprehensive nursing care with tepid sponge against hyperthermia in Batang Harjo Village, Batanghari District, East Lampung. Student oral case analysis (SOCA) design uses a case study design in the form of an application by approaching it according to the descriptive method, this method is to collect data first, analyze the data and then draw data conclusions. The unit that became the case was further analyzed and given a therapeutic action. In this nursing care, there were 3 patients namely An.F, An.S and An.T who experienced a decrease in body temperature after administering the tepid sponge. Conclusion of patient 2 for 3 days for diagnoses such as hyperthermia, nutritional deficits, sleep pattern disturbances, can be resolved based on the outcome criteria. Keywords: Fever, Tepod Sponge, Children
Perbedaan Stress Kerja Antara Perawat UGD dan Ruang Rawat Inap di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung pada Masa pandemi Covid 19 Sandi Esa Prayoga; Andoko Andoko; Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i5.7694

Abstract

ABSTRACT Based on the results of the pre-survey at RSUD Dr. H. Abdul Moeloek by conducting free interviews with 20 nurses who were divided into 10 emergency room nurses and 10 inpatient room nurses. It was found that nurses said that when patients came to the Hospital (IGD), they felt very anxious, afraid, stressed, panicked, confused, worried, sad, and emotional when receiving patients suspected of having COVID, supported by the stigma of the Indonesian people who felt unsupportive, thus making psychologically disturbed nurses. News of the death of a doctor and nurse colleague also caused its own tension. Anxiety increases with inadequate PPE and has an impact on the transmission of medical personnel. To find out the difference in work stress between emergency room nurses and inpatient rooms in hospitals. DR. H. Abdul Moeloek Lampung Province During the Covid19 Pandemic Period in 2022 This type of research uses quantitative, the research design uses an analytical survey, with a cross sectional approach. The population and sample are nurses at RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. The sampling technique used purposive sampling. Analysis of univariate and bivariate data using the Mann-Whitney U Test. The average stress of emergency room nurses in hospitals. DR. H. Abdul Moeloek Lampung Province During the Covid 19 Pandemic Period in 2022, with a mean of 62.92 a minimum score of 47 and a maximum score of 78. The average stress of inpatient nurses in hospitals. DR. H. Abdul Moeloek Lampung Province During the Covid 19 Pandemic Period in 2022, with a mean of 37.86 a minimum score of 14 and a maximum score of 64. The results of bivariate data analysis using an independent t-test obtained a p-value of 0.000 <0.05, so it can be concluded it can be concluded that there is a difference in work stress between emergency room nurses and inpatient rooms in hospitals. DR. H. Abdul Moeloek Lampung Province During the Covid19 Pandemic Period in 2022. It is hoped that all nurses, especially in the emergency unit room, will always comply with the Health protocol in preventing the transmission of Covid-19, namely by consuming vitamins and health supplements. Keywords: Work Stress Between Emergency Room Nurses and Inpatient Rooms  ABSTRAK Berdasarkan hasil pra survey di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek dengan melakukan wawancara bebas kepada 20 perawat yang terbagi dalam 10 perawat ruang UGD dan 10 perawat ruang rawat inap. Didapat perawat mengatakan ketika pasien datang di Rumah Sakit (IGD), mereka merasa sangat cemas, takut, stress, panik, bingung, kawatir, sedih, dan emosi saat menerima pasien yang dicurigai covid, ditunjang dengan stigma masyarakat Indonesia yang dirasa tidak mendukung sehingga membuat psikologis perawat terganggu.Berita kematianteman sejawat dokter danperawatjuga mengakibatkan ketegangantersendiri. Diketahui perbedaan stress kerja antara perawat UGD Dan Ruang Rawat Inap di RSUD. DR. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Pada Masa Pandemi Covid19 Tahun 2022. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif, rancangan penelitian menggunakan survey analitik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel adalah perawat di RSUD Dr. H. Aabdul Moeloek. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Analisa data univariat dan bivariat menggunakan Uji Mann- Whitney U Test. Rata-rata stress perawat UGD di RSUD. DR. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Pada Masa Pandemi Covid 19 Tahun 2022, dengan mean 62,92 nilai minimal skor 47 dan maksimal skor 78. Rata-rata stress perawat ruang rawat inap di RSUD. DR. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Pada Masa Pandemi Covid 19 Tahun 2022, dengan mean 37,86 nilai minimal skor 14 dan maksimal skor 64. Hasil analisa data bivariat menggunakan uji t- tes independen didapat nilai p-value 0,000 < 0,05 maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan stress kerja antara perawat UGD Dan Ruang Rawat Inap di RSUD. DR. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Pada Masa Pandemi Covid19 Tahun 2022. Diharapkan kepada seluruh perawat khsusnya di ruang unit gaeat darurat agar selalu patuh terhadap protokol Kesehatan dalam pencegahan penularan Covid-19 yaitu dengan mengkonsumsi vitamin dan suplemen kesehatan. Kata Kunci: Stress Kerja Antara Perawat UGD Dan Ruang Rawat Inap
Asuhan Keperawatan pada Asma dengan Masalah Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas Menggunakan Posisi Semifowler di Desa Kaliawi Kabupaten Way Kanan Rilyani Rilyani; Usastiawaty C.A.S. Isnainy; Seftiliani Putri Ayu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i6.9643

Abstract

ABSTRAK Prevalensi asma terus mengalami peningkatan terutama di negara- negara berkembang akibat perubahan gaya hidup dan peningkatan polusi udara. Prevalensi asma di Indonesia adalah 4,5% dari populasi. Asma merupakan suatu penyakit obstruksi saluran nafas yang memberikan gejal- gejala batuk, mengi, dan sesak nafas. Masalah utama pada pasien asma yang sering dikeluhkan adalah sesak nafas. Untuk mengurangi sesak nafas yaitu antara lain dengan pengaturan posisi pada saat istrirahat, posisi semifowler, yaitu dengan gaya gravitasi untuk membantu pengembangan paru dan mengurangi tekanan dari abdomen pada diafragma. Melakukan analisa jurnal, penerapan intervensi jurnal, Penerapan posisi semifowler terhadap bersihan jalan napas dilakukan 1-30x/ menit, dilaksanakan pada malam hari selama 3 hari. Pemberian posisi semifowler setinggi 45’.  Dalam asuhan keperawatan ini ada 3 pasien yaitu An.L, An.A dan An.N mengalami penurunan sesak nafas yang ditandai dengan penurunan frekuensi nafas setelah melaksanakan pemberian posisi semi fowler. Asuhan keperawatan yang dilakukan terhadap An.L, An.A dan An.N yaitu memberikan posisi semi fowler untuk menurunkan sesak nafas. Kata Kunci: Asma, Posisi Semi Fowler, Sesak Nafas  ABSTRACT The prevalence of asthma continues to increase, especially in developing countries due to lifestyle changes and increased air pollution. The prevalence of asthma in Indonesia is 4.5% of the population. Asthma is a disease of airway obstruction that gives symptoms of coughing, wheezing, and shortness of breath. The main problem in asthma patients who often complain is shortness of breath. To reduce shortness of breath, among others, by adjusting the position at rest, semi-Fowler's position, namely by using gravity to help expand the lungs and reduce pressure from the abdomen on the diaphragm. Conduct journal analysis, apply journal interventions, The application of the semi-Fowler's position for airway clearance is carried out 1-30x/minute, carried out at night for 3 days. Giving a semi-fowler's position at 45'. The unit that became the case was further analyzed and given a therapeutic action.  In this nursing care, there were 3 patients, namely An.L, An.A and An.N who experienced a decrease in shortness of breath which was marked by a decrease in the frequency of breath after giving the semi-Fowler position. nursing care carried out on An.L, An.A and An.N is to provide a semi-Fowler position to reduce shortness of breath Keywords: Asthma, Semi Fowler's Position, Shortness of Breath
Optimalisasi Timbang Terima Perawat dengan Metode SBAR di Ruang Rawat Bedah Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Alfabet Oktristyan Fakuriza; M. Arifki Zainaro; Dewi Kusumaningsih; Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i11.11792

Abstract

ABSTRACT Based on the results of a pre-survey conducted in the operating room, by conducting free interviews with 3 room heads and 3 team leaders, as well as 2 people in charge of the shift. Says that handover using SBAR communication has been established since 2018. However, the handover implementation has not run optimally. Observation results based on a questionnaire regarding the implementation of handover using SBAR communication, of the 8 nurses who were given the questionnaire, 5 nurses (62.5%) with poor handover implementation, and 3 nurses (37.5%) with good handover. This study aims to analyze the optimization of nurse's handover using the SBAR method in the Surgical Ward of Pertamina Bintang Amin Hospital in 2023. type of research uses descriptive qualitative research, this research uses descriptive research methods in the form of case studies with the Nursing Care approach, which includes assessment, development diagnosis, planning, implementation, and evaluation. after doing roll play on 5 nurses who were in surgery with an average percentage of 100%, there is optimal after and before doing roll play. implementing effective communication using SBAR communication increases the knowledge, skills, and motivation of implementing nurses to use SBAR communication in order to increase effective communication when carrying out nursing care, especially in the realm of health services in hospitals Keywords: Reciprocity, SBAR Method  ABSTRAK Berdasarkan hasil prasurvey yang dilakukan di ruang bedah, dengan melakukan wawancara bebas terhadap 3 orang kepala ruangan dan 3 orang ketua tim, serta 2 orang penanggung jawab shift. Mengatakan bahwa timbang terima menggkunakan komunikasi SBAR sudah ditetapkan sejak tahun 2018. Namun pelaksanaan timbang terima belum berjalan dengan optimal. Pelaksanaan timbang terima seringkali menjadi permasalahan di beberapa Rumah Sakit. Timbang terima penting untuk menjaga kesinambungan layanan keperawatan selama 24 jam. Hasil observasi berdasarkan kuisioner tentang pelaksanaan timbang terima menggunakan komunikasi SBAR, dari 8 perawat yang diberikan kuisioner, 5 perawat (62.5%) dengan pelaksanaan timbang terima kurang baik, dan 3 orang perawat (37.5%) dengan timbang terima baik Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi timbang terima perawat dengan metode SBAR di Ruang Rawat Bedah Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Tahun 2023. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan Asuhan Keperawatan, yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. sesudah melakukan rool play terhadap 5 perawat yang berada di bedah dengan hasil presentase rata rata 100%, ada optimalnya sesudah dan sebelum melakukan rol play. Melakukan pelaksanaan komunikasi efektif dengan menggunakan komunikasi SBAR meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi perawat pelaksana untuk menggunakan komunikasi SBAR dalam rangka peningkatan komunikasi efektif saat melaksanakan asuhan keperawatan terutama di ranah pelayanan Kesehatan di rumah sakit Kata Kunci: Timbang Terima, Metode SBAR
Pendidikan Kesehatan Melalui Media Promosi Kesehatan Terhadap Prilaku Hidup Bersih dan Sehat Rizwan, Al Khairul; Zainaro, M. Arifki; Isnainy, Usastiawaty C. A. S.
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.15243

Abstract

ABSTRAK Prilaku hidup bersih dan sehat merupakan pijakan utama dalam menjaga kesehatan individu dan masyarakat. Meskipun demikian, kesadaran akan pentingnya prilaku ini seringkali masih rendah di masyarakat, disebabkan oleh kurangnya akses terhadap informasi kesehatan yang akurat dan pemahaman yang kurang tentang konsekuensi prilaku tidak sehat. Untuk mengatasi tantangan ini, pendidikan kesehatan melalui media promosi kesehatan telah terbukti menjadi salah satu pendekatan yang efektif. pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pendidikan kesehatan melalui media promosi kesehatan terhadap prilaku hidup bersih dan sehat di Puskesmas serta meningkatkan efektivitas upaya promotif kesehatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dimana rancangan dalam penelitian ini menggunakan survey analitik, dengan teknik Random Sampling dimana penulis membagikan kuesioner pengetahuan tentang PHBS kepada 30 masyarakat yang datang ke Puskesmas, baik sebelum dilakuakan intervensi dan sesudah dilakukan intervensi selama 9 hari, lalu penulis mengukur apakah ada kenaikan yang berarti pengetahuan pasien mengenai PHBS. Setelah dilakuakan pengkajian, pembuatan media promosi kesehatan, pemantauan dan evaluasi didapati hasil berupa kenaikan angka yang berarti, dari 15 responden yang masih memilki pengetahuan yang baik terhadap PHBS menjadi 26 responden yang memiliki pengetahuan baik terhadap PHBS di Puskesmas. Dari hal ini penulis berharap media promosi kesehatan sebagai instrumen utama untuk pendidikan kesehatan ataupun pada upaya promotif harus lebih dioptimalkan, dengan turut mengkaji permasalahan terkini, menginovasi media promosi kesehatan dan memantau serta mengevaluasi kegiatan, agar puskesmas dapat mencapai tujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara lebih optimal. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Media Promosi Kesehatan, Puskesmas  ABSTRACT Clean and healthy living behaviors are fundamental in maintaining individual and community health. However, awareness of their importance often remains low due to limited access to accurate health information and inadequate understanding of the consequences of unhealthy habits. Health education through health promotion media has emerged as an effective approach to address these challenges. This study aims to conduct health education on clean and healthy living behaviors at the Community Health Center (Puskesmas) and enhance the effectiveness of health promotion efforts. Utilizing a quantitative research design with an analytical survey approach and Random Sampling techniques, researchers distributed questionnaires assessing knowledge about clean and healthy living behaviors to 30 individuals before and after a 9-day intervention period. Subsequent assessment, media development, monitoring, and evaluation revealed a significant increase from 15 to 26 respondents exhibiting good knowledge of clean and healthy living behaviors at Puskesmas. It is imperative to optimize health promotion media as the primary tool for health education and promotion by addressing contemporary issues, innovating media, and continually monitoring and evaluating activities. This will enable community health centers to more effectively achieve their goal of improving the population's health status. Keywords: Health Education, Health Promotion Media, Community Health Center
Co-Authors Agustina, Respa Alberta Rika Pratiwi Albet Maydiyantoro Alfabet Oktristyan Fakuriza andhika satria Andoko Andoko Andri Nugraha Anjani, Ni Wayan Oktavia Aprilia Putri, Hanisa Arini, Mutiara Ariyanti Wardiyah Aryanti Wardiyah Chrisanto, Eka Yudha Deny Eka Liasari Desti Rosalia Dewi Kusumaningsih Dewi Kusumaningsih Dewi Kusumaningsih Dewi Novalina Djamaludin, Djunizar Djunizar Djamaludin Djunizar Djamaludin Dwiky Dermawan Santari Eka Trismiana Eka Trismiyana Eka Yudha Chrisanto Elliya, Rahma Emir Fajar Hizrian Erlina Wati Fajar Septriwanti Faradisa, Ratih Mary Fatmawati, Iin Ferisca, Fidela Firmansyah, Maulid Elang Furqoni, Prima Dian Gunawan, M. Ricko Hadi, Riswan Heki Febrianto Heri Prasetya Herizon Herizon Herlinda Herlinda Hermawan, Dessy Indah Sari Indriana, Nova Jemy Sundoro Kaulani, Sirfia Keswara, Umi Romayati Kiramah Wati Kusumanignsih, Dewi Leni Sari Asdi Lensi, Yufia Liasari, Deny Eka Lidya Arianti Lidya Arianti Lidya Ariyanti Lidya Ariyanti Lilis Marlia Lolita Sary M. Arifki Zainaro Made Novita Sari Mimin Septi Wahyuni Muarif, Muhammad Syamsul Muhammad Yanuar Rianto Mutia Ade Dea nopriani, nopriani Novikasari, Linawati Nugraha, Rezha Wahyu Nur Hidaya Tulaisyah Pradisca, Rima Ary Prima Dian Furqoni Rafika Anjarsari Rahma, Reka Putri Reka Putri Rahma Rendi Kurniawan Respa Agustina Rias Tusianah Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan Riska Wandini, Riska Riyanto, Eko Rizwan, Al Khairul Rudi Winarno Sandi Esa Prayoga Seftiliani Putri Ayu Sekardhyta Ayuning Tias Setiawati Setiawati Sri Sakinah Sugiyatno Sugiyatno Teguh Pribadi Triyoso Triyoso Tubagus Ali Rachman Puja Kesuma, Tubagus Ali Rachman Puja Utomo, Budi Setia Wahyuninsih, Indah Widia Afira Yessi Aprianti Yopita Sari Yufia Lensi Yulendasari, Rika Yustika, Reny Zainaro, Muhamad Arifki