Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGARUH EARPLUG TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN DENGAN HEART MONITOR DI RUANG ICCU RSUD DR. M. YUNUS KOTA BENGKULU Buston, Erni; Efrizon Hariadi
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol. 17 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/e50ny212

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Pasien yang dirawat di ruang Intensive Coronary Care Unit (ICCU) sering mengalami gangguan tidur akibat kebisingan dari alat medis dan aktivitas staf. Kualitas tidur yang buruk dapat memperlambat proses penyembuhan, meningkatkan risiko komplikasi, dan berdampak negatif pada kondisi psikologis pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi kebisingan adalah earplug sebagai pelindung pendengaran sederhana dan efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan earplug terhadap peningkatan kualitas tidur pasien dengan heart monitor di ruang ICCU RSUD Dr. M. Yunus Kota Bengkulu. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi-experimental dan pendekatan pretest-posttest. Jumlah sampel sebanyak 92 pasien yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara skor kualitas tidur sebelum dan sesudah penggunaan earplug, dengan nilai signifikansi p = 0.000. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan earplug berpengaruh positif terhadap peningkatan kualitas tidur pasien di ruang ICCU. Kesimpulan: Penggunaan earplug merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif, dapat diterapkan oleh perawat untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi istirahat pasien. Disarankan agar earplug menjadi bagian dari intervensi rutin dalam praktik keperawatan di ruang ICCU. Kata kunci: Earplug, ICCU, Kualitas Tidur, Heart Monitor   ABSTRACT Background: Patients admitted to the Intensive Coronary Care Unit (ICCU) often experience sleep disturbances due to noise from medical equipment and staff activities. Poor sleep quality can delay the healing process, increase the risk of complications, and negatively impact the patient's psychological condition. One non-pharmacological intervention that can be used to reduce noise is the use of earplugs, which are a simple and effective hearing protection tool. Objective: This study aimed to determine the effect of earplug use on improving the sleep quality of patients with heart monitors in the ICCU of RSUD Dr. M. Yunus Kota Bengkulu. Methods: This was a quantitative study using a quasi-experimental design with a pretest-posttest approach. A total of 92 patients were selected using purposive sampling based on inclusion and exclusion criteria. Data were analyzed using the paired t-test. Results: The results showed a significant difference in sleep quality scores before and after the use of earplugs, with a significance value of p = 0.000. This indicates that the use of earplugs has a positive effect on improving the sleep quality of patients in the ICCU. Conclusion: The use of earplugs is an effective non-pharmacological intervention that can be implemented by nurses to create a more conducive environment for patient rest. It is recommended that earplugs become part of routine nursing interventions in the ICCU. Keywords: Earplug, ICCU, Sleep Quality, Heart Monitor
Effect of Peer Video Disaster Management on Knowledge, Attitude, and Skill Among Primary School Children in Bengkulu City Buston, Erni; Efendi, Pauzan; Pardosi, Sariman; Yusniarita, Yusniarita; Laasara, Nurun
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i1.355

Abstract

Natural disasters are unpredictable events, and preparedness is crucial to mitigate associated risks. One high-risk population for natural disasters is children. Disaster management programs for primary students is important to reduce the risk and prevent the worst impact. This study aims to examine the effectiveness of the peer video on disaster management knowledge, attitude, and skill among primary students. The sample size of this study was 60 students, with 30 students in the intervention and 30 in the control. The intervention group was given the video of disaster management, and the control group was given the leaflet. There is a pretest and a posttest, and in between, there are four times interventions given. The results revealed the effectiveness of disaster management education with peer video to improve the knowledge, attitude, and skill among primary students in Bengkulu City. Earthquake disaster management education in Bengkulu City among primary students is effective to reduce the risk. Future studies can include more predictors of risk management
PENGARUH VIDEO EDUKASI BENCANA GEMPA OLEH TEMAN SEBAYA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA NIZAM, MUHAMMAD; EFFENDI, PAUZAN; BUSTON, ERNI
Journal of Nursing and Public Health Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v13i1.8471

Abstract

Terjadinya bencana gempa bumi tidak dapat di prediksi, oleh karena itu diperlukan kesiapsiagaan bencana sebagai upaya sangat diperlukan dalam mengantisipasi kemungkinan bencana yang akan terjadi, sehingga mengurangi risiko, mencegah risiko atau bahkan menghilangkan risiko bencana. Hal yang harus dilakukan untuk upaya mitigasi adalah peningkatan pendidikan pada anak. Kesiapsiagaan bencana merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan tujuan dapat mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian dan juga melalui langkah yang tepat serta berdaya guna. Kesiapsiagaan bencana sangat perlu dilakukan karena merupakan suatu kegiatan pengurangan resiko bencana dan merupakan elemen terpenting pada fase pra bencana. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Untuk mengetahui pengaruh Vidio Edukasi Bencana Gempa Oleh Teman Sebaya Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa SDN 38 Tentang Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi. Desain penelitian adalah quasi experiment dengan pre-post test design with control group. Sampel pada penelitian ini berjumlah 54 orang yang terdiri dari 27 orang pada kelompok intervensi dan 27 orang pada kelompok kontrol. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Analisis menggunakan mann-whitney test dengan α ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh Vidio Edukasi Bencana Gempa Oleh Teman Sebaya Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa SDN 38 Tentang Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi.
Pijat Woolwich Saat Kehamilan TM3 terhadap Kecukupan ASI pada Ibu Menyusui dan Bayi Baru Lahir Elly, Nur; Buston, Erni; Sari, Dewi Tarita; Mardiani, Mardiani; Darma, Dimas Dewa
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i5.14335

Abstract

ABSTRACT Breast milk is a very important nutrient, especially for the life and survival of newborns. Breastfeeding in early life is often problematic. The purpose of the study was to determine the effect of Woolwich massage during TM 3 pregnancy on the adequacy of breast milk in breastfeeding mothers and newborns. This study uses an experimental method with a quasi-experimental design (quasi-experimental study), with a post-test only research design with a control group design. The population is all 3rd trimester pregnant women who carry out ANC at BPM Herma Nelis and Susi Irma, followed up until the child is born at the age of 1 week. Sampling using consecutive sampling technique. The number of respondents was 40 people consisting of 20 respondents for each intervention and control group. The intervention given was woolwich massage while the control group was given marmet massage. Data collection is done by Consecutive sampling. Data analysis through univariate and bivariate analysis with the Mann Whitney and Wilcoxon tests. The results showed that the p value was 0.016 (p value <0.05) meaning that there was a difference in the average score of breastfeeding adequacy between groups. This shows that there is an effect of Woolwich massage on the adequacy of breast milk in nursing mothers and newborns. Woolwich massage can be used as an effort to stimulate milk production. Keywords: Woolwich, Adequacy of Breast Milk, Breastfeeding Mother, Newborn  ABSTRAK  ASI merupakan nutrisi yang sangat penting terutama bagi kehidupan dan kelangsungan bayi baru lahir. Pengeluaran ASI di awal kehidupan seringkali mengalami masalah. Tujuan penelitian untuk mengetahui “pengaruh pijat Woolwich saat kehamilan TM 3 terhadap kecukupan ASI pada Ibu menyusui dan bayi baru lahir.  Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain eksperimen semu (quasi experiment study), dengan rancangan penelitian post test  only with control group design. Populasi adalah seluruh ibu hamil trimester 3 yang melaksanakan ANC di BPM Herma Nelis dan Susi Irma yang diikuti sampai dengan anak lahir usia 1 minggu. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Jumlah responden 40 orang yang terdiri dari 20  responden untuk setiap kelompok intervensi dan kontrol. Intervensi yang diberikan adalah pijat woolwich sedangkan kelompok kontrol diberikan pijat marmet. Pengumpulan data dilakukan dengan cara Consecutive sampling.  Analisis data  melalui analisis univariat dan bivariat dengan uji mann whitney dan wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p value 0.016 (p value,05) artinya ada perbedaan nilai rata-rata skor kecukupan ASI antar kelompok. Hal ini menunjukan bahwa ada pengaruh pijat woolwich terhadap kecukupan ASI pada ibu menyusui dan bayi baru lahir.   Pijat Woolwich dapat digunakan sebagai salah satu upaya untuk menstimulus produksi ASI. Kata Kunci: Woolwich, Kecukupan ASI, Ibu Menyusui, Bayi Baru Lahir
Effect of Puerperal Exercises and Auricular Acupressure on Uterine Involution Rahmadini, Fhadilah; Elly, Nur; Buston, Erni; Yovalwan, Tahratul; Rahmadani, Wahyudi
Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v18i1.2810

Abstract

The process of uterine involution in postpartum mothers does not always proceed smoothly, potentially leading to subinvolution of the uterus and postpartum hemorrhage. This study aims to determine the influence of puerperal exercises and auricular acupressure on uterine involution in postpartum mothers. The research utilized a quasi-experimental design with a post-test only control group. The study was conducted in Bengkulu City. The sample consisted of 40 postpartum mothers, divided into 20 respondents in the intervention group receiving a combination of puerperal exercises and auricular acupressure, and 20 respondents in the control group receiving only puerperal exercises. Sampling technique was done through purposive sampling. The instruments used were a measuring tape and a questionnaire. Data analysis employed independent T-test. The results indicate a decrease in the height of the uterine fundus in both intervention and control groups, but the decrease in uterine involution was more significant in the intervention group (p=0.000). The study concludes that there is an influence of the combination of puerperal exercises and auricular acupressure on reducing uterine involution in postpartum mothers.
Penerapan Posisi Head Up 30° Terhadap Perubahan Status Hemodinamik Pada Pasien Stroke Erni Buston; Maghfira Ramadhania; Henri Heriyanto; Husni
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1468

Abstract

Stroke salah satu penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian dan kecacatan di seluruh dunia. Cedera cerebrovaskuler terjadi ketika suplai darah ke otak terhambat, yang mengakibatkan berhentinya fungsi saraf otak secara tiba-tiba dan cepat. Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan posisi head up 30° terhadap perubahan status hemodinamik pada pasien stroke. Metode penelitian kualitatif dengan menggunakan rancangan studi kasus dengan menggunakan 1 orang partisipan dengan penyakit stroke yang dirawat di ICU. Metode pengumpulan data yang digunakan pada studi kasus ini adalah data primer diperoleh langsung dari pasien, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari keluarga dan rekam medis pasien. Instrumen penelitian yang digunakan format pengkajian data fokus status hemodinamik pasien stroke di ICU, SOP posisi head up 30°, lembar observasi, dan lembar klasifikasi tekanan darah, frekuensi pernapasan, denyut nadi, suhu tubuh dan lembar klasifikasi tingkat kesadaran (GCS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan status hemodinamik pada pasien stroke setelah diberikan penerapan posisi head up 30°. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat menerapkan posisi head up 30° terhadap status hemodinamik pada pasien lain.
AUDIO VISUAL EDUCATION DAN DEMONSTRASI DAPAT MENINGKATKAN KETERAMPILAN DAN MOTIVASI DALAM MENERAPKAN BANTUAN HIDUP DASAR asmawati, asmawati; husni, husni; buston, erni; saribu, Ruth Kristiani
JURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATAN Vol 10 No 2 (2023): JURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jptk.v10i2.566

Abstract

Abstrak: Penyebab kematian pada pasien penderita penyakit jantung adalah 80% disebabkan karena henti jantung dengan keberhasilan penyelamatan masih rendah. Penyebab kematian umumnya karena keterlambatan pemberian pertolongan pertama kepada korban henti jantung di tempat dan teknik pemberian pertolongan yang tidak tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan keterampilan dan motivasi peserta dalam melakukan BHD setelah diberikan pembelajaran melalui edukasi audio visual dan demonstrasi kelas. Penelitian ini adalah pra-eksperimen, pre and post-test without control group. Jumlah sampel 40 orang sesuai kriteria. Teknik sampling adalah purposive sampling. Analisis menggunakan Wilcoxon test, 95%. Hasil penelitian menunjukkan rerata keterampilan BHD sebelum dilakukan edukasi dan demonstrasi adalah 19,81 dan rerata keterampilan setelah edukasi adalah 72,50. Rerata motivasi memberikan BHD sebelum diberikan edukasi dan demonstrasi adalah 67,28 dan rerata motivasi memberikan BHD setelah diberikan edukasi adalah 75,25. Edukasi dan demonstrasi efektif meningkatkan keterampilan p-value 0,000 dan motivasi (p value 0,000).
The Effect of Heel Raise and Sit-to-Stand (STS) Exercises on the Balance of Post-Stroke Patients: A Quasi-Experimental Study Adriyansar, Reza; Buston, Erni; Efendi, Pauzan; Husni, Husni; Sahran, Sahran
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i3.657

Abstract

Brain blood vessels block or rupture in cerebrovascular disease (CVD), limiting oxygen and nutrient delivery to brain tissue. An untreated stroke can cause lasting brain damage, disability, or even death. Common complications include muscle weakness, coordination issues, difficulty swallowing, slurred speech, reduced sensitivity, facial or bodily paralysis, and balance problems. Stroke survivors are advised to engage in physical exercises such as heel raises and sit-to-stand (STS) movements to address balance impairments. This study aimed to evaluate the effect of heel raise and STS exercises on improving balance in post-stroke patients at the Sawah Lebar Public Health Center in Bengkulu Municipality. A quasi-experimental design was employed with 52 participants split evenly into intervention and control groups. Participants were selected using purposive sampling, and balance was measured using the Berg Balance Scale (BBS). The Mann-Whitney test revealed a significant difference in balance scores between groups (p-value = 0.000, p ≤ 0.05, indicating a positive effect of the intervention). Before intervention, both groups experienced balance impairments, with the intervention group scoring 33.04 (SD 6.095) and the control group 31.54 (SD 4.933). After the intervention, scores improved more notably in the intervention group (scored by 38.04, SD 5.744) compared to the control group (scored by 32.65, SD 5.012), p-value = 0.000 (Mann-Whitney). Intervention increased the average score by +5.00 and control by +1.12. Heel raise and sit-to-stand  (STS) exercises significantly improved balance in post-stroke patients and may serve as effective rehabilitation strategies, although further larger randomized controlled trials are needed to confirm these findings.
The Effect of Mulligan Mobilization with Movement Modality on Improving Joint Flexibility in Gout Arthritis Patients Septian, Deri; Buston, Erni; Efendi, Pauzan
Jurnal Kesehatan Vol 16 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jk.v16i3.5216

Abstract

Gout arthritis is a form of joint inflammation caused by the accumulation of monosodium urate crystals, leading to reduced joint flexibility, particularly in the knees. Non-pharmacological therapies such as the Mulligan Mobilization with Movement (MWM) technique provide a safe and effective alternative to enhance joint flexibility. However, the use of this therapy among patients with gout arthritis remains limited in primary healthcare settings. This study used a quasi-experimental design with 52 respondents divided into two groups: the intervention group (MWM) and the control group (Range of Motion exercises). Joint flexibility was measured before and after the intervention using a goniometer, and data were analyzed using statistical tests with a significance level of 0.05. The intervention group showed an increase in average joint flexibility from 123.85° to 140.19° (normal ≥140°), while the control group improved from 125.19° to 136.92°. The difference between the two groups was statistically significant (p=0.034), indicating that MWM therapy was more effective in improving joint flexibility than Range of Motion (ROM) exercises. The Mulligan Mobilization with Movement technique significantly improved joint flexibility in patients with gout arthritis and is recommended as a non-invasive rehabilitation method suitable for use in primary healthcare services.
Pencegahan Jatuh Pada Pasien Vertigo dengan Risiko Jatuh di Ruang Melati RSUD Tais Kabupaten Seluma Reka Mulia Tini; Erni Buston
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7144

Abstract

Vertigo merupakan gangguan keseimbangan yang dapat meningkatkan risiko jatuh dan menurunkan kemampuan aktivitas sehari-hari pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan dalam praktik keperawatan adalah latihan rehabilitasi vestibular berupa latihan Brandt-Daroff. Studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan dengan latihan Brandt-Daroff dalam menurunkan risiko jatuh pada pasien vertigo dengan gangguan keseimbangan Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif pada dua pasien vertigo di Ruang Melati RSUD Tais Kabupaten Seluma. Asuhan keperawatan dilakukan menggunakan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Intervensi utama berupa latihan Brandt-Daroff diberikan selama tiga hari berturut-turut. Risiko jatuh dinilai menggunakan Morse Fall Scale sebelum dan sesudah intervensi. Kedua pasien menunjukkan penurunan keluhan pusing berputar, peningkatan keseimbangan, serta peningkatan kemandirian dalam aktivitas. Skor risiko jatuh menurun dari kategori tinggi menjadi rendah pada satu pasien dan dari kategori tinggi menjadi sedang pada pasien lainnya. Latihan Brandt-Daroff efektif membantu menurunkan gejala vertigo dan risiko jatuh pada pasien dengan gangguan keseimbangan. Intervensi ini mudah diterapkan, aman, dan dapat direkomendasikan sebagai bagian dari praktik keperawatan berbasis bukti pada pasien vertigo.
Co-Authors Adelina Damayanti Adriyansar, Reza Afifah Ayu Diva Putri Afifah Ayu Diva Putri Agnesia Clarissa Sera Agung Riyadi Ahmad Rizal Aji Setya Guna Darma Aji Anditha Ratnadhiyani Annisa, Rahma Aryani, Fenti Asmawati Asmawati Asmawati Asmawati Asmawati Asmawati Bella Arsita BUSTON, NONI Chica Riska Ashari Dahrizal Dahrizal Daisy Novira Darma, Dimas Dewa Darwis Darwis darwis darwis, darwis Depi Susen Dewi Dina Anggraini Dwi Wulandari Dwinda Rara Olva Rara Dyah Suryani Dyah Suryani Edwin, Vebby Amellia Effendi, Pauzan Efrizon Hariadi Efrizon Hariadi Ekwantini, Rosa Delima Eliana Eliana Emy Yuliantini FADILLA, INONG REJA Fauzan Efendi Hairil Akbar Hariadi, Efrizon Hendri Heriyanto Henri Heriyanto Husni Husni Husni Husni Husni Husni Indah Nur Imamah Jenita DT Donsu JUMARTA, HERZA Kheli Fitria Annuril Kosma Heryati Kosma Heryati Laasara, Nurun Lia Fentia Lili Amaliah Linda Linda Maghfira Ramadhania Mardiani Mardiani Mardiani Mardiani Maretalinia Meidyah Pitaloka Meidyah Pitaloka Mercy Nafratilova Meriwati Mahyuddin Mia Amelia MIA AMELIA Mualim, Mualim Muhammaad Ikhwan Muhammaad Ikhwan Muhammad Nizam Nehru Nugroho Noni Buston Noni Buston Nosi Tamala Nur Elly Nuraeni, Tating Nurmalita Sari, Marlynda Happy Oktavia Oktavia Pardosi, Sariman Pauzan Efendi Pauzan Effendi Rahma Annisa rahma annisa Rahmadini, Fhadilah REJAYA SELVI ASTUTI Reka Mulia Tini Ria Sugesti Sahidan Sahidan Sahran Sahran Sahran, Sahran Sari, Dewi Tarita saribu, Ruth Kristiani SASMIKA, ELMI Septian, Deri Septiyanti Septiyanti Septiyanti Septiyanti Septiyanti Septiyanti Septiyanti Sholihat, Siti Silvia Anitasari Sri Yanniarti Sulyastini, Ni Komang Sunarti Sunarti Supriatin Supriatin Suryanti SUSMITA, ROLITA Suyitno suyitno Tahratul Yovalwan Tating Nuraeni TONNY C.MAIGODA Vira Dwi Rizky Wahyudi Rahmadani Wahyudi Ramadhan Widia Lestari Widia Lestari Wijaya, Andra Saferi Winda Winda YUNINSI, YUNINSI yusmidiarti, yusmidiarti Yusniarita, Yusniarita