Claim Missing Document
Check
Articles

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, PENENTUAN TOTAL FENOLIK DAN FLAVONOID FRAKSI DAN EKSTRAK DAUN KUNYIT (Curcuma longa L.) Rahayuningsih, Dwinata; Marlina, Dian; Nopiyanti, Vivin
Jurnal Analis Farmasi Vol 10, No 2 (2025): JURNAL ANALIS FARMASI
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v10i2.20437

Abstract

Antioksidan adalah senyawa kimia yang menyumbangkan elektron ke radikal bebas agar menjadi tidak reaktif. Antioksidan alam yang bisa dimanfaatkan yaitu daun kunyit (Curcuma longa L.). Kandungan flavonoid dalam daun kunyit bertindak sebagai antioksidan. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui aktivitas antioksidan, kadar fenolik total dan flavonoid total pada fraksi n-heksana, etil asetat dan air ekstrak daun kunyit. Daun kunyit dimaserasi menggunakan etanol 96%. Ekstrak yang didapatkan dilanjutkan difraksinasi dengan n-heksana, etil asetat dan air serta dilakukan aktivitas antioksidan dengan DPPH. Fraksi dan ekstrak dianalisis kadar flavonoid total dengan AlCl3 dan fenolik total dengan folin-ciocalteu, Pengujian menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil pengujian antioksidan dengan IC50 ekstrak, fraksi n-heksana, etil asetat dan air yaitu 41,11 ± 0,09, 130,62 ± 0,07, 32,35 ± 0,03, 100,30 ± 0,2 ppm. Kadar flavonoid total pada ekstrak, fraksi n-heksana, etil asetat dan air  sebesar 39,79 ± 0,33, 10,38 ± 0,26, 42,00 ± 0,56, 12,91 ± 0,14 mg QE/g. Kadar fenolik total pada ekstrak, fraksi n-heksana, etil asetat dan air sebesar 140,74 ± 0,21, 55,41 ± 0,19, 303,86 ± 0,99, 63,88 ± 0,56 mg GAE/g.
FORMULASI VARIASI KONSENTRASI KARBOPOL 940 GEL EKSTRAK BIJI ALPUKAT (Persea americana Mill.) PADA PENYEMBUHAN LUKA SAYAT TERHADAP KELINCI (Oryctolagus cuniculus) Nahira, Nahira; Nopiyanti, Vivin; Widyasti, Jena Hayu
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 8, No 1 (2024): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v8i1.273

Abstract

Biji alpukat mengandung alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin sebagai antibakteri. Sediaan gel adalah sediaan topikal setengah padat yang nyaman saat digunakan karena menciptakan lingkungan lembab, dingin, dan memiliki daya serap yang baik serta mudah dicuci dengan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi karbopol 940 pada ekstrak biji alpukat (Persea americana Mill.) yang diformulasikan dalam sediaan gel pada penyembuhan luka sayat terhadap kelinci (Oryctolagus cuniculus). Pembuatan ekstrak biji alpukat diperoleh menggunakan metode maserasi dengan etanol 96%, kemudian dibuat dalam sediaan gel dan dilakukan mutu fisik serta stabilitas sediaan. Pengujian aktivitas penyembuhan luka sayat menggunakan hewan uji kelinci masing-masing diberi luka sayat dengan 7 perlakukan. Formula gel dilakukan uji mutu fisik dan stabilitas dengan metode cycling test. Hasil penelitian menunjukan variasi konsentrasi karbopol 940 mempengaruhi mutu fisik dan efektivitas penyembuhan luka sayat terhadap kelinci. Formula  yang paling efektif pada penyembuhan luka sayat terhadap kelinci dengan mutu fisik dan stabilitas yang baik adalah formula 2 dengan variasi konsentrasi karbopol 1,5%.
PELATIHAN PEMBUATAN AROMATERAPI ROLL ON PADA KELOMPOK DHARMA WANITA SMAN 1 WONOSARI KLATEN Titik Sunarni; Suhartinah, Suhartinah; Ilham Kuncahyo; Harjanti, Reslely; Siti Aisiyah; Vivin Nopiyanti
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i2.8009

Abstract

Sediaan aromaterapi roll on menjadi salah satu pilihan pada saat kita mengalami gangguan kesehatan misalnya rasa mual dan tidak enak badan karena masuk angin atau rasa pegal karena lelah setelah beraktivitas. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi, pengetahuan dan keterampilan terkait sediaan aromaterapi bentuk roll on serta wacana untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan peserta. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan praktek secara langsung tentang pembuatan sediaan roll on aromaterapi. Peserta kegiatan adalah kelompok Dharma Wanita SMAN 1 Wonosari Klaten. Selesai kegiatan dilakukan evaluasi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan. Peserta kegiatan pengabdian sangat antusias selama pelaksanaan kegiatan ditunjukkan dengan hasil evaluasi dan diskusi bersama yang sudah dilakukan. Kegiatan dinilai bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan kemampuan dalam pembuatan sediaan roll on aromaterapi serta meningkatkan jiwa kewirausahaan peserta.
OPTIMASI FORMULA TABLET ATTAPULGITE DENGAN KOMBINASI LAKTOSA DAN AVICEL PH 101 TERHADAP MUTU FISIK TABLET MENGGUNAKAN SIMPLEX LATTICE DESIGN Utami, Anisa Tri; Nopiyanti, Vivin; Priyanto, Widodo
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52216/jfsi.vol8no2p29-35

Abstract

Attapulgite is one of the drugs from the adsorbent class for anti-diarrhea. In the form of light cream-colored powder and very fine. This study aims to determine the effect of the combination of lactose and avicel PH 101 on the PHysical quality of attapulgite tablets and to obtain the optimum formula. Attapulgite tablets were made by wet granulation and formula optimization using the Simplex Lattice Design method using Design Expert software version 13 to find out the combination of lactose and avicel PH 101. Attapulgite tablets were made into 8 formulas with variations in comparing the proportions of lactose and avicel PH 101 according to the results range of simplex lattice designs. Critical point parameters and optimum formulas were obtained from the response of hardness, brittleness, and disintegration time, and were verified using the one-sample t-test statistical program. The results of this research were variations in concentration of all attapulgite tablet formulas resulting in good PHysical quality of the tablets. The combination of lactose and avicel PH 101 has the effect of increasing hardness, reducing brittleness, and speeding up disintegration time. The proportion of lactose 66,739 mg and avicel PH 101 33,261 mg produces the optimum formula for attapulgite tablets with the best PHysical quality of the tablets.