Claim Missing Document
Check
Articles

“DIAPHRAGMATIC BREATHING EXERCISE” MENINGKATKAN KAPASITAS VITAL PARU PADA PETUGAS PENYAPU JALAN DI WILAYAH DALUNG, KECAMATAN KUTA UTARA, KABUPATEN BADUNG BALI Imanuel Yacob Wila; I Gede Widhiantara; Indah Pramita
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol 6, No 1 (2022): JURNAL KESEHATAN TERPADU
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.141 KB)

Abstract

ABSTRAK Paparan debu berulang selama lebih dari 6 bulan yang dialami petugas penyapu jalan berpotensi menyebabkan gangguan paru restriktif akut yang ditandai dengan nilai Kapasitas Vital Paru kurang dari 80%. Penelitian ini bertujuan mengetahui bahwa pemberian Diaphragmatic Breathing Exercise dapat meningkatkan Kapasitas Vital Paru Pada Petugas Penyapu Jalan. Penelitian merupakan penelitian Pra Eksperimental dengan rancangan penelitian One Group Pre and Post Test Design. Sampel merupakan 15 orang wanita petugas penyapu jalan di Jalan Raya Area Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pada keseluruhan sampel dilakukan pemeriksaan awal nilai Kapasitas Vital Paru dan selanjutnya diberikan Diaphragmatic Breathing Exercise setiap hari selama 15 menit. Setelah 2 minggu (14 hari), pada keseluruhan sampel dilakukan pemeriksaan Kapasitas Vital Paru akhir. Untuk mengetahui pengaruh pemberian Diapraghmatic Breathing Exercise maka digunakan uji parametric yaitu Paired t Test dengan tingkat kemaknaan 0,05.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rerata nilai Kapasitas Vital Paru sampel sebesar 3,932%. Setelah dianalisis secara statistic diperoleh nilai p=0,002 (p
BALANCE TRAINING MENINGKATKAN KESEIMBANGAN DINAMIS PADA ORANG LANJUT USIA DI POSYANDU LANSIA DESA BONGKASA I Made Sujana Wisnu Prananta; I Gede Widhiantara; Indah Pramita
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 4 No. 1 (2020): JURNAL KESEHATAN TERPADU
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jkt.v4i1.1186

Abstract

Perubahan morfologis neuromuscular yang terjadi pada lanjut usia akan menyebabkan perubahan fungsional. Perubahan fungsional yang terjadi diantaranya adalah penuraunan kekuatan dan kontraksi otot, penurunan elastisitas dan fleksibilitas otot, serta kecepatan dan waktu reaksi gerakan yang lambat. Penurunan ini selanjutnya akan menyebabkan adanya perubahan kemampuan dalam mempertahankan suatu posisi termasuk mempertahankan keseimbangan dinamis pada lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberian Balance Trainingdalam meningkatkan keseimbangan dinamis lanjut usia. Jenis penelitian ini adalah penelitian Experimental denganOne Group Pre-test and Post-test Design. Total sampel adalah 30 orang yang diambil dengan teknik Pusposive Sampling berdasarkan kriteria inklusi, eksklusi dan drop out. Pengukuran nilai Keseimbangan dinamis diukur dengan tes Time UP and Go Test. Latihan Balance Training untuk meningkatkan keseimbangan dinamis dilakukan 3 kali seminggu selama 4 minggu. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan uji t berpasangan (paired t-test) dengan level signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan dinamis pada lansia mengalami peningkatan dari sebelum dan sesudah perlakuan sebanyak 17%. Peningkatan ini terbukti signifikan yang dinyatakan oleh hasil uji statisktik dengan nilai p=0,001. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Balance Training dapat meningkatkan keseimbangan dinamis pada orang lanjut usia di posyandu lansia Desa Bongkasa
Pemanfaatan Limbah Baglog Jamur Tiram Sebagai Media Tanam Organik Pada Budidaya Bunga Gemitir (Tagetes erecta) I Gede Widhiantara; I Wayan Rosiana; Anak Agung Ayu Putri Permatasari
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.939 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i1.213

Abstract

ABSTRAKKelompok Tani Jamur Tiram Mandiri, Desa Luwus, Baturiti, Tabanan merupakan salah satu dari tiga kelompok pembudidaya jamur tiram di Desa Luwus Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Tiap bulannya rata-rata sebanyak 750 kg limbah baglog dihasilkan dari proses budidaya. Limbah baglog memiliki potensi yang besar jika dikelola dan diolah menjadi media tanam. Target luaran program ini adalah: a) Untuk memecahkan masalah pada Mitra agar mengerti dan menerapkan sistem pengelolaan limbah baglog secara benar dan ramah lingkungan. b) Untuk memecahkan masalah pada Mitra agar memahami dan menerapkan beberapa teknik/metode pengolahan limbah baglog sebagai media tanam Gemitir (Tagetes erecta) secara tepat dan benar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, pelatihan dan pendampingan tentang pembuatan media tanam gemitir menggunakan limbah baglog jamur tiram. Kegiatan dilakukan selama 3 bulan dalam dua tahap yakni ceramah serta pelatihan yang diikuti oleh anggota kelompok mitra. Tahap berikutnya adalah tahap pendampingan yang berisikan kegiatan penerapan hasil ceramah dan pelatihan serta pemantauan keberlanjutan budidaya pembibitan. Sebelum dikelola, limbah baglog akan dipisah terlebih dahulu komponen organik dan non organik, yang paling banyak termanfaatkan kembali adalah komponen organik yang berupa serbuk gergaji. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat kelompok mitra memahami dan mampu melakukan pembibitan dan budidaya gemitir dengan menggunakan media tanam organik yang bersumber dari limbah baglog jamur tiram.Kata kunci : Limbah baglog, media tanam, Gemitir (Tagetes erecta)ABSTRACTOyster Mushroom Farmers Group called Mandiri in Luwus Village, Baturiti, Tabanan is one of the three groups of oyster mushroom farmers in the village. Each month, an average of 750 kg baglog waste is generated from the cultivation. Baglog waste has great potential if managed and processed into the planting medium. The target outcomes of this program are: a) to solve the problem of the partner in order to understand and implement waste management systems for the baglog waste correctly and environmentally friendly. b) to solve the problem of the partner in order to understand and apply some of the techniques or methods of waste treatment as a growing medium for Gemitir (Tagetes erecta) appropriately and correctly. The methods used in this activity include lectures, training and mentoring of the planting media making use of waste baglog from oyster mushrooms. Activities carried out for 3 months in two-phase lectures and training followed by members of partner groups. The next stage is the implementation of activities and monitoring the sustainability of breeding. Before managed, baglog waste will be separated first to organic and non-organic components, the most widely utilized back is the organic component from sawdust. The results of this activity are the community partner groups understand and able to breeding and cultivate Gemitir using organic growing media from baglog waste oyster mushrooms.Key words : Baglog waste, growing medium, Gemitir (Tagetes erecta)
Pemanfaatan Limbah Baglog Jamur Tiram Sebagai Media Tanam Sayur Organik Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Pada Kelompok Tani Jamur Tiram Desa Luwus Kabupaten Tabanan I Gede Widhiantara; Ni Putu Eny Sulistyadewi
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.172 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i2.319

Abstract

ABSTRAKKelompok budidaya Jamur Tiram, Desa Luwus, Baturiti, Tabanan merupakan salah satu dari tiga kelompok pembudidaya jamur tiram di Desa Luwus Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali.Tiap bulannya rata-rata sebanyak 750 kg limbah baglog dihasilkan dari proses budidaya.Limbah baglog memiliki potensi yang besar jika dikelola dan diolah menjadi media tanam.Program pengabdian ini akan dilaksanakan selama 3 bulan di Desa Luwus, Kabupaten Tabanan.Tujuan program ini adalah: a) Untuk memecahkan masalah pada mitra agar memahami danmenerapkan teknik pengelolaan limbah baglog untuk media tanam secara tepat dan benar. b)Untuk memecahkan masalah pada mitra agar mampu memproduksi sayuran organik denganmedia tanam limbah baglog. c) Untuk memecahkan masalah pada mitra agar mampumemasarkan produk sayuran organik ke konsumen. Metode yang diterapkan pada kegiatan iniberupa sosialisasi, pendampingan dan pelatihan kepada para anggota kelompok. Target danluaran dari proram pengabdian ini adalah 1). Meningkatnya pengetahuan anggota kelompokbudidaya jamur tentang pengelolaan limbah baglog yang benar dan ramah lingkungan danterciptanya upaya aktif dalam memecahkan masalah limbah baglog dengan mengelola limbahmenjadi media tanam, 2). Meningkatnya keterampilan para anggota dalam bertani secara ramahlingkungan dengan memanfaatkan lahan pekarangan, sehingga dapat mengatasi keterbatasanlahan dan dihasilkan produk pangan yang sehat khususnya sayuran organik. 3). Meningkatkanketerampilan pemasaran dan pembukuan sederhana para anggota sehingga dapat meningkatkankesejahteraan para anggota. Kata kunci: Limbah baglog, media tanam, kelompok budidaya jamur ABSTRACT Oyster Mushroom Cultivation Group, Luwus Village, Baturiti, Tabanan is one of three groupsof oyster mushroom growers in Luwus Village, Tabanan regency, Bali. Each month an averageof 750 kg of baglog waste is generated from the cultivation process. Baglog waste has greatpotential if managed and processed into a growing medium. This program will be held for 3months in Luwus Village, Tabanan. The objectives of this program are: a) To solve problems atpartners to understand and apply waste baglog management techniques to substrate mediaappropriately and correctly. b) To solve problems at partners in order to be able to produceorganic vegetables from the hydroponics system. c) To solve problems to partners in order to beable to market organic products to consumers. The methods applied in this activity aresocialization, mentoring and training to group members. The targets and outcomes of thisservice charity are 1). increased knowledge of the members of the mushroom cultivation groupon the management of baglog waste that is true and environmentally friendly and the creationof an active effort in solving baglog waste problem by managing waste into growing medium.2). increasing members' skills in farming in an environmentally friendly hydroponics byutilizing yard land, so as to overcome the limitations of land and produce healthy food products,especially organic vegetables. 3). improve the marketing skills and simple bookkeeping ofmembers so as to improve the welfare of the members.Keywords: baglog waste, growing medium, mushroom cultivation group
Pendampingan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Siswa SMK Negeri 2 Tabanan I Gede Widhiantara; Ni Putu Eny Purwita Dewi
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 7 No. 1 (2023): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.815 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v7i1.2506

Abstract

Proses pembelajaran pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ditekankan pada pengembangan keterampilan peserta didik oleh karena itu proses belajar dilakukan melalui beberapa kegiatan yang bersifat proyek maupun praktek langsung pada industri. Melalui kegiatan tersebut para siswa diharapkan mendapat pengakuan kompetensi di bidangnya masing-masing. Salah satu bentuk penugasan tugas akhir kelas XII di SMK Negeri 2 Tabanan adalah penulisan laporan kerja proyek yang menuntut pengetahuan dan keterampilan menulis ilmiah. Namun dalam pelaksanaanya masih terdapat hambatan dalam menyusun laporan karena kurangnya wawasan serta keterampilan siswa dalam menulis. Oleh karena itu dilakukan kegiatan sosialisasi dan pendampingan yang intensif menulis karya tulis ilmiah oleh tim pengabdi. Program pengabdian ini dilaksanakan selama kurang lebih 3 bulan di SMK Negeri 2 Tabanan. Tujuan dari program ini yaitu menambah wawasan dan meningkatkan keterampilan siswa kelas XII dalam menulis karya tulis ilmiah. Metode yang diterapkan pada kegiatan ini berupa sosialisasi, pelatihan dan pendampingan. Target dan luaran dari program pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menulis karya tulis ilmiah siswa kelas XII SMK Negeri 2 Tabanan. Pengukuran ketercapaian tujuan kegiatan dilakukan dengan mengisi kuisioner serta instrumen penilaian. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa secara berturut-turut dengan rata-rata sebesar 55% dan 42%. Sedangkan rata-rata indeks ketercapaian kompetensi menulis pada pre test sebasar 1,9 dengan kategori kurang dan pada post test 3,7 dengan kategori baik.
Concentrations of Heavy Metals in Three Brown Seaweed (Phaeophyta: Phaeophyceae) Collected from Tourism Area in Sanur Beach, Coast of Denpasar, Bali and Public Health Risk Assessment I Wayan Rosiana; Putu Angga Wiradana; Anak Agung Ayu Putri Permatasari; Yesha Ainensis El G. Pelupessy; Matius Victorino Ola Dame; Agoes Soegianto; Bambang Yulianto; I Gede Widhiantara
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 14 No. 2 (2022): JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jipk.v14i2.33103

Abstract

Highlight Research Brown seaweed heavy metals content varies between species Risk assessment showed low health risk for heavy metal from intake of the three brown seaweed The three types of brown seaweed did not show carcinogenic properties to metal Arsenic (As) Abstract Marine brown seaweed are known as one of the potential biological agents to be developed as functional food and medicinal sectors. This study aims to examine the concentration of heavy metals (Pb, Cd, Hg, and As) in brown algae (Sargassum aquifolium, Padina australis, and Turbinaria ornata.) and the possible exposure to health risks caused by consumption.  Heavy metal concentrations were determined using Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) on brown seaweed samples obtained from three different sites. The average concentration of heavy metals in the dry weight of brown seaweed remains within the guidelines established by The Food and Drug Supervisory Agency (BPOM) Number 32 of 2019 concerning the Safety and Quality of Traditional Medicines, which is then used to calculate the estimated daily intake (EDI), target hazard quotient (THQ and TTHQ), and target cancer risk (TCR) for arsenic associated with food exposure to potentially toxic metallic elements. Each species of brown seaweed has a THQ and TTHQ level of <1, indicating that one or more toxic metal elements in the same meal provide no significant non-carcinogenic risk. The TCR for arsenic in these seaweeds are all less than 1 x 10-4, indicating no cancer risk. There are no chronic health hazards related with the ingestion of brown seaweed harvested from the coast of Sanur Beach at Denpasar, Bali.
DETEKSI VIRUS AFRICAN SWINE FEVER (ASF) PADA SAMPEL ORGAN BABI MENGGUNAKAN RT-PCR: ARTIKEL REVIEW Afta Daniel Zato Waruwu; Garry Ganvis Jonteo Hani; I Gede Widhiantara
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v6i.2861

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Real-time PolymeraseChain Reaction (RT-PCR) dalam mendeteksi virus African Swine Fever (ASF) pada sampelorgan babi. Metode RT-PCR digunakan untuk deteksi cepat dan akurat, memungkinkanpengambilan tindakan pencegahan yang efektif terhadap penyebaran virus ASF. Penelitian inimenjelaskan prosedur pengujian RT-PCR, termasuk preparasi sampel, ekstraksi RNA,pembuatan master mix, penambahan template, dan amplifikasi. Hasil interpretasi RT-PCRdidasarkan pada nilai Cycle threshold (Ct) yang mengindikasikan jumlah target virus dalamsampel. Kurva amplifikasi juga digunakan untuk menentukan keberhasilan amplifikasi dalamthermal cycler. Diharapkan metode RT-PCR dapat membantu dalam pencegahan penyebaranvirus ASF
Tinjauan Perbandingan Evektifitas Pemeriksaan Histopatologi Dan FAT (Fluorescent Antibody Test) Pada Virus Rabies: Artikel Review Garry Ganvis Jonteo Hani; Afta Daniel Zato Waruwu; Putu Angga Wiradana; I Gede Widhiantara
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v6i.2863

Abstract

Virus rabies merupakan patogen zoonotik yang menyebabkan penyakit serius padamamalia, termasuk manusia. Identifikasi cepat dan akurat dari virus ini penting untukmanajemen kasus dan pencegahan penularan. Tinjauan ini mengevaluasi efektivitas duametode diagnostik utama, yaitu pemeriksaan histopatologi dan Fluorescent Antibody Test(FAT), dalam mendeteksi virus rabies. Pemeriksaan histopatologi, yang melibatkan analisisstruktur sel dan jaringan secara mikroskopis, telah lama menjadi standar dalam diagnosisvirus rabies Namun, kelebihan waktu yang diperlukan untuk memproses sampel dankompleksitas prosedurnya dapat menjadi kendala. FAT menggunakan antibodi fluoresen untukmendeteksi antigen virus rabies secara langsung dalam jaringan yang terinfeksi. Metode inidikenal karena kecepatan hasilnya, tetapi kemungkinan adanya hasil palsu positif dan negatifmemerlukan peninjauan kritis. Peninjauan ini memberikan wawasan mendalam tentangperkembangan terkini dalam diagnosis virus rabies dan memberikan dasar untuk pemilihanmetode diagnostik yang paling efektif dalam konteks penelitian dan pengelolaan penyakit ini.Hasil menunjukan bahwa pemeriksaan FAT lebih efektif karena Metode ini dapat memberikanhasil dalam waktu yang relatif singkat dan Proses FAT lebih sederhana serta peralatan yanglebih mudah diakses dibandingkan Histopatologi.
PKM PENDAMPINGAN STANDARISASI BAHANALAMBAGIGURU DAN SISWA SMK KESEHATAN BALI MEDIKA, DENPASAR I Made Gde Sudyadnyana Sandhika; Ni Kadek Yunita Sari; Anak Agung Ayu Putri Permatasari; I Gede Widhiantara; I Wayan Rosiana; Putu Angga Wiradana; I Made Wisnu Adhi Putra; Ni Kadek Dwipayani Lestari; Rahmadi Prasetijo; I Made Murna
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan dan keterampilan terkait proses standarisasi bahan alamdi SMKKesehatan Bali Medika kurang diperhatikan karena kurikulumnya lebih banyak memuat matapelajaran produktif keperawatan, teknik laboratorium medik dan farmasi. Sebagai salahsatusekolah swasta di Kota Denpasar, sekolah ini masih memiliki alat dan bahan penunjangpraktikum di bidang Sains yang masih sangat terbatas. Konsep dasar standarisasi bahanalam termasuk penting diberikan di Sekolah ini mengingat sekolah ini merupakan sekolahkesehatan dan memiliki jurusan farmasi. Keterampilan standarisasi bahan alamberguna bagisiswa pada saat magang di dunia industri dan pada saat melanjutkan ke jenjang pendidikanyang lebih tinggi. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu: 1)Memberikanwawasan mengenai standarisasi meliputi jenis standarisasi, fungsi standarisasi dan metodestandarisasi pada bahan alam khususnya tanaman obat, 2)Memberikan pengetahuanmengenai teknik-teknik standarisasi baik secara spesifik dan non spesifik pada bahan alamkhususnya tanaman obat, dan 3)Mempraktekan secara langsung dalam membuat sediaanekstrak yang berbahan dasar tanaman obat. Hasil dari Pengabdian Masyarakat ini adalah1)Wawasan mitra terkait standarisasi bahan alam meningkat dari rata-rata nilai 55 menjadi86 setelah posttest, 2)Tingkat pengetahuan mitra meningkat dari tidak tahu menjadi tahuakan teknik-teknik standarisasi dan semua anggota mitra yang mengikuti sosialisasimendapatkan rerata nilai pemahaman 84 pada post-test, 3)Penyampaian materi pembuatansediaan ekstrak bahan alam khususnya tanaman obat meningkat dari rata-rata nilai 45 padapretest menjadi 83 setelah posttest.
Status, Trends, and Potentials of Turtle Conservation in Bali: A Mini Review Pelupessy, Yesha Ainesis El Gracianita; Wiradana, Putu Angga; Rosiana, I Wayan; Widhiantara, I Gede
Jurnal Medik Veteriner Vol. 4 No. 2 (2021): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jmv.vol4.iss2.2021.256-268

Abstract

Sea turtles in Bali has been exploited excessively, which caused decrease in population, and this issue has placed sea turtles threatened to extinction. This review article aimed to provide information regarding the status, trends, and potential of sea turtles in Bali. Information given in this article is vital to ensure reliable knowledge not to only understand our current situation, but also to increase efficiency in reliant to the problem sea turtles face. The literature study method is used to write this review paper, namely by accessing a number of research paper published nationally and internationally. It was explained that the status of sea turtles is known to be endangered and law enforcement is not sufficient overcoming the problem. Conservation trends such as nurturing hatchlings have shown to not only help restore the population of sea turtles, but also to bring economic benefits to the conservation sites and the people. Potentials of ecotourism and DNA Barcoding has shown to be effective to benefit the people economically and increase the efficiency of law enforcement and conservation. Solutions and methods of improvement such as ecotourism and DNA Barcoding explained in this article is practical for Bali to adapt, so that sea turtle conservation is capable to overcome its status and incline to its potential.
Co-Authors Adi Sofyan Ansori, Muhammad Adnorita Fandah Oktariani Adnyana, Gabriel Firsta Afta Daniel Zato Waruwu Agoes Soegianto Agung Wahyu Permadi Anak Agung Ayu Putri Permatasari Anak Agung Ngurah Subawa Aprodita, Ni Wayan Seila Aris Jatmiko Aryaswari, Ni Kadek Dwi Liopita Aulia Iefan Datya Bagus Komang Satriyasa Bambang Yulianto Bambang Yulianto Chela Krisna Denata Datya, Aulia Iefan Desak Made Widyanthari Desyandri Desyandri Dewi, Ni Putu Eny Sulistya Dewi, Pande Putu Indira Prima Ferbian Milas Siswanto Fimaputra, Jatu Maranatha Garry Ganvis Jonteo Hani I Gusti Agung Manik Karuniadi I Gusti Ayu Wita Kusumawati I Made Endra Puniawan I Made Gde Sudyadnyana Sandhika I Made Jawi I Made Murna I Made Sujana Wisnu Prananta I Made Wisnu Adhi Putra I Nyoman Mangku Karmaya I Wayan Putu Sutirta Yasa I Wayan Rosiana Imanuel Yacob Wila Indah Pramita J. A. Pangkahila Kadek Dwi Adi Mas Putrayana Luh Putu Widiastini Made Nyandra Maharianingsih, Ni Made Manuaba, I.A Ratih Wulansari Matius Victorino Ola Dame Mochammad Aqilah Herdiansyah Muhammad Khaliim Jati Kusala Naw, Sin War Ni Kadek Dwipayani Lestari Ni Kadek Wini Ewintiani NI KADEK YUNITA SARI Ni Komang Widiastuti Ni Luh Sunarsih Ni Putu Eny Purwita Dewi Ni Putu Eny Sulistyadewi Pande Putu Indira Prima Dewi Panjaitan, Novaria Sari Dewi Pelupessy, Yesha Ainesis El Gracianita Permatasari , A.A. Ayu Putri Permatasari , Anak Agung Ayu Putri Permatasari, A. A. Ayu Putri Permatasari, Anak Agung Ayu Putri Permatasari, Anak Agung Ayu Putri Permatasari Putri, Fadillaisyia Riandani Putu Angga Putu Angga Wiradana Putu Eka Sudaryatma Putu Eka Sudaryatma Putu Wida Gunawan Raden Joko Kuncoroningrat Susilo Rahmadi Prasetijo Razaq, Imanuddin Rizqy, Aimatun Nisfia Sandhika, I Made Gde Suadnyana Setyo Budi Kurniawan Sutema, Ida Ayu Manik Partha Teguh Hari Sucipto, Teguh Hari Waruwu, Ernawati Widowati, I Gusti Ayu Rai - Wimpie I Pangkahila Wiradana , Putu Angga Wiradana, Putu Angga Wiradana Yesha Ainensis El G. Pelupessy