Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERNYANYI LAGU DAERAH GORONTALO MENGGUNAKAN VIDEO YOUTUBE DI KELAS V SD NEGERI Suratinoyo, Sri Ningsih; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Pulukadang, Mimy Astuty
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i2.5452

Abstract

This study aims to improve the ability to sing Gorontalo regional songs in grade V students of SDN 7 Telaga Jaya through the use of YouTube video media. This study is a Classroom Action Research (CAR) which is carried out in two cycles, each consisting of two meetings. The subjects of the study were 14 students, and singing ability was measured based on four vocal aspects, namely intonation, articulation, tempo, and expression. The results of the study showed an increase in singing ability at each stage. At the pre-action stage, the average student ability only reached 54.46%. After being given action, the ability increased to 60.71% in cycle I meeting I, 67.41% in cycle I meeting II, 75.45% in cycle II meeting I, and reached 90.18% in cycle II meeting II. This increase proves that YouTube video media is effective in helping students understand and master singing techniques better, especially in the context of regional songs. Thus, this media can be an interesting and meaningful learning alternative in improving students' vocal skills in elementary schools. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bernyanyi lagu daerah Gorontalo pada siswa kelas V SDN 7 Telaga Jaya melalui penggunaan media video YouTube. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas dua pertemuan. Subjek penelitian adalah 14 siswa, dan kemampuan bernyanyi diukur berdasarkan empat aspek vokal, yaitu intonasi, artikulasi, tempo, dan ekspresi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan bernyanyi pada setiap tahap. Pada tahap pratindakan, rata-rata kemampuan siswa hanya mencapai 54,46%. Setelah diberi tindakan, kemampuan meningkat menjadi 60,71% pada siklus I pertemuan I, 67,41% pada siklus I pertemuan II, 75,45% pada siklus II pertemuan I, dan mencapai 90,18% pada siklus II pertemuan II. Peningkatan ini membuktikan bahwa media video YouTube efektif dalam membantu siswa memahami dan menguasai teknik bernyanyi secara lebih baik, khususnya dalam konteks lagu daerah. Dengan demikian, media ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang menarik dan bermakna dalam meningkatkan keterampilan vokal siswa di sekolah dasar.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS IV SDN 2 BULANGO TIMUR KABUPATEN BONE BOLANGO Darwis, Friskawaty; Husain, Rusmin; Triyanty Pulukadang, Wiwy; Monoarfa , Fidyawati; Husain, Rustam
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i2.5495

Abstract

The purpose of this study is the purpose of conducting this study is to improve speaking skills in grade IV students of SDN 2 Bulango Timur, Bone Bolango Regency. The techniques used in data collection are observation techniques, documentation and oral tests of speaking skills. This study uses the type of classroom action research (CAR). With the research subjects of grade IV SDN 2 Bulango Timur as many as 14 students. The results of the study showed that from the initial observation, out of 14 students who were able to speak, only 3 students or 21% were able to speak. In cycle I, the first meeting, there were 5 students with a percentage of 36% of students who were able to speak, and 9 students who were not able to speak with a percentage of 64%. In cycle I, the second meeting, there were 7 students with a percentage of 50% who were able to speak, and 7 students who were not able to speak with a percentage of 50%. In cycle II, the first meeting, there were 10 students with a percentage of 71% of students who were able to speak and 4 students who were not able to speak with a percentage of 29%. In cycle II, the second meeting, there were 12 with a percentage of 86% of students who were able to speak and 2 students who were less able with a percentage of 14%. Based on the results of the study, it can be concluded that through the use of learning videos, speaking skills can be improved in grade IV students of SDN 2 Bulango Timur, Bone Bolango Regency. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah tujuan dalam melakukan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan berbicara pada siswa kelas IV SDN 2 Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik observasi, dokumentasi dan tes lisan kemampuan berbicara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Dengan subyek penelitian kelas IV SDN 2 Bulango Timur sebanyak 14 siswa. Hasil penelitian menunjukan pada observasi awal bahwa dari 14 siswa mampu dalam berbicara hanya 3 orang siswa atau 21%. Pada siklus I pertemuan pertama berjumlah 5 siswa dengan persentase 36% siswa yang mampu dalam dalam berbicara, dan yang tidak mampu 9 siswa dengan persentase 64%. Pada siklus I pertemuan kedua berjumlah 7 siswa dengan persentase 50% yang mampu dalam berbicara, dan yang tidak mampu 7 siswa dengan persentase 50%. Pada siklus II pertemuan pertama berjumlah 10 siswa dengan persentase 71% siswa yang mampu berbicara dan siswa yang tidak mampu berjumlah 4 siswa dengan persentase 29%. Pada siklu II pertemuan kedua berjumlah 12 dengan persentase 86% siswa yang mampu berbicara dan siswa yang kurang mampu berjumlah 2 siswa dengan persentase 14%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa dengan melalui penggunaan video pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada siswa kelas IV SDN 2 Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango
PENGEMBANGAN MEDIA MONOPOLI TRUTH OR DARE UNTUK KEMAMPUAN BERBICARA SISWA DI KELAS IV SD NEGERI Framesti, Tiyas Ayu; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rusmin; Ardini, Pupung Puspa
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i2.5591

Abstract

This study aims to develop practical, effective, and feasible Truth or Dare Monopoly learning media for students’ speaking skills, in the indonesian Languange subject in grade IV of SDN 7 Talaga Jaya. This study applied the Research & Development model, using the ADDIE research model, which included Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The feasibility of Truth or Dare Media Monopoly was tested through validation by experts, and data collection used questionnaires, interviews, and documentation. The results of the validation showed that the level of feasibility was as follows: Media Expert for 95% (very feasible), Linguists for 87.5% (very feasible), Material Expert for 93.75% (very feasible), and User Expert for 94.23% (Very Good). Thus, the average value of the overall percentage was 92.62%. Meanwhile, the results of the trial carried out in grade IV of SDN 7 Talaga Jaya obtained the results of speaking skills with an average value of 91.78% of students, with a very good classification. From the student response to the Truth or Dare Monopoly media for speaking skills, students obtained an average score of 96.93% and fell into the very good category. In brief, the Truth or Dare Monopoly media developed was feasible to be used as a learning medium for students’ speaking skills in grade IV of elementary school. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Monopoli Truth or Dare yang praktis, efektif, dan layak digunakan untuk kemampuan berbicara siswa, pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SDN 7 Talaga Jaya. Pengembangan ini menggunakan metode penelitian Research & Development, dengan menggunakan model penelitian ADDIE yang mencakup Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evalution. Kelayakan Media Monopoli Truth or Dare diuji melalui validasi oleh para ahli, serta pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil dari validasi menunjukkan tingkat kelayakan dengan persentase sebagai berikut: Ahli Media 95% (sangat layak), Ahli Bahasa 87,5% (sangat layak), Ahli Materi 93,75% (sangat layak), Ahli Pengguna 94,23% (sangat baik). Dengan demikian, presentase memperoleh hasil rekapitulasi nilai rata-rata persentse rata-rata keseluruhan 92,62%. Adapun hasil uji coba yang dilaksanakan di kelas IV SDN 7 Talaga Jaya memperoleh hasil kemampuan berbicara dengan nilai rata-rata siswa 91,78% dengan klasifikasi sangat baik. Dari respon siswa terhadap media Monopoli Truth or Dare untuk kemampuan berbicara pada siswa mendapatkan skor rata-rata 96,93% dan masuk pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian, media Monopoli Truth or Dare yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk kemampuan berbicara siswa di kelas IV sekolah dasar.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMBUAT KARYA SENI KOLASE MELALUI MODEL SNOWBALL THROWING DI KELAS IV Fadilla, Dwi Badriyatul; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Katili, Sukri; Pulukadang, Mimy Astuty; Husain, Rusmin
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.4857

Abstract

This study aims to improve students' abilities through making collage artwork using the snowball throwing model in class IV SDN 8 Kabila, Bone Bolango Regency. The method used in this study is Classroom Action Research (CAR) using data collection techniques, namely interviews, observations, tests and documentation with the research subjects of class IV students totaling 15 people at SDN 8 Kabila, Bone Bolango Regency. Based on the results of the study, data on student learning outcomes were obtained in cycle I, meeting I, from the total of 11 students present, it was seen that no students had achieved a creative assessment with a percentage of 0%. In cycle I, meeting II, from the total of 15 students present, it was seen that 4 students had achieved a creative assessment with a percentage of 27%. While in cycle II, from the total of 15 students present, it was seen that 14 students had achieved a creative assessment with a percentage of 93%. Thus, the indicator of the success of the action that had been set in this study had been met, namely 75%. The conclusion of this study is that making collage artwork using the snowball throwing model can help improve students' abilities in class IV SDN 8 Kabila, Bone Bolango Regency. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa melalui pembuatan karya seni kolase menggunakan model snowball throwing di kelas IV SDN 8 Kabila Kabupaten Bone Bolango. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, tes dan dokumentasi dengan subjek penelitian siswa kelas IV yang berjumlah 15 orang di SDN 8 Kabila Kabupaten Bone Bolango. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan I dari jumlah 11 siswa yang hadir, terlihat belum ada siswa yang sudah mencapai penilaian kreatif dengan persentase 0%. Pada siklus I pertemuan II dari jumlah 15 siswa hadir, terlihat siswa yang sudah mencapai penilaian kreatif sebanyak 4 orang dengan persentase 27%. Sedangkan pada siklus II dari jumlah 15 siswa yang hadir, terlihat siswa sudah mencapai penilaian kreatif sebanyak 14 orang dengan persentase 93%. Dengan demikian indikator keberhasilan tindakan yang telah ditetapkan pada penelitian ini telah terpenuhi yaitu 75%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah membuat karya seni kolase menggunakan model snowball throwing dapat membantu meningkatkan kemampuan siswa di kelas IV SDN 8 Kabila Kabupaten Bone Bolango.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MENGGUNAKAN MEDIA FLIPBOOK PADA SISWA SD NEGERI Umama, Niawati; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rusmin; Katili, Sukri
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.5432

Abstract

This research aimed to enhance the speaking ability of fifth-grade students at SDN 10 Batuda’a, Gorontalo Regency, through the utilization of flipbook media. The main problem investigated was how the use of flipbook media could significantly improve students' speaking skills. The research employed a Classroom Action Research (CAR) methodology, conducted in two cycles. Each cycle consisted of four essential stages: planning, action, observation, and reflection, with each cycle comprising two meetings. The research results indicated a significant improvement in students' speaking ability following the intervention. In the first meeting of Cycle I, out of 15 students, only 4 students (27%) achieved scores above the determined performance indicator, while 11 students (73%) had not yet reached it. In the second meeting of Cycle I, there was an increase, with 8 students (53%) achieving the indicator, and 7 students (47%) still not reaching it. Given these results, the research proceeded to Cycle II. In the first meeting of Cycle II, 10 students (67%) successfully scored above the performance indicator, while 5 students (33%) had not yet reached it. Further improvement was observed in the second meeting of Cycle II, where 13 students (87%) had achieved the established performance indicator, and only 2 students (13%) had not. Based on this data, it can be concluded that the use of flipbook media effectively enhanced the speaking ability of fifth-grade students at SDN 10 Batuda’a, Gorontalo Regency. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas V SDN 10 Batuda’a Kabupaten Gorontalo melalui pemanfaatan media flipbook. Masalah utama yang diinvestigasi adalah bagaimana penggunaan media flipbook dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan esensial: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi, dengan masing-masing siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berbicara siswa setelah intervensi. Pada siklus I pertemuan pertama, dari total 15 siswa, hanya 4 siswa (27%) yang mencapai nilai di atas indikator kinerja yang ditentukan, sementara 11 siswa (73%) belum mencapainya. Pada pertemuan kedua siklus I, terjadi peningkatan dengan 8 siswa (53%) yang mencapai indikator, dan 7 siswa (47%) belum mencapainya. Mengingat hasil tersebut, penelitian dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II pertemuan pertama, 10 siswa (67%) berhasil mencapai nilai di atas indikator kinerja, sedangkan 5 siswa (33%) belum mencapai indikator. Peningkatan lebih lanjut terlihat pada siklus II pertemuan kedua, di mana 13 siswa (87%) telah mencapai indikator kinerja yang ditetapkan, dan hanya 2 siswa (13%) yang belum mencapainya. Berdasarkan data ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media flipbook secara efektif meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas V SDN 10 Batuda’a Kabupaten Gorontalo.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN SCRAPBOOK DIGITAL PADA SISWA Bouato, Nur Fratiwi; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.5433

Abstract

This research aimed to significantly enhance the narrative writing skills of fourth-grade students at SDN No. 37 Hulonthalangi, Gorontalo City. This improvement was primarily focused through the innovative application of digital scrapbook learning media within the teaching and learning process. As a Classroom Action Research (CAR) study, this investigation was designed in two cycles, with each cycle comprising multiple meetings, ensuring planned interventions and continuous evaluation. Comprehensive data collection techniques involved participatory observation to record classroom dynamics, tests to measure student achievement, and documentation to complement both qualitative and quantitative data. The research findings indicate a consistent and substantial improvement in students' narrative writing skills from the beginning to the end of the study. In the initial stage of Cycle I, Meeting 1, only 33% of students demonstrated good narrative writing abilities. This figure positively increased to 47% in Cycle I, Meeting 2, indicating the initial impact of using digital scrapbook media. However, the most dramatic improvement was observed in Cycle II. In Cycle II, Meeting 1, the percentage of students who could write narratives well surged to 73%. This success peaked in Cycle II, Meeting 2, where an impressive 93% of students successfully met the established narrative writing proficiency indicators. These findings emphatically conclude that digital scrapbook learning media proved highly effective and efficient in improving the narrative writing skills of fourth-grade students at SDN No. 37 Hulonthalangi, Gorontalo City, making it a valuable tool for learning. ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk secara signifikan meningkatkan kemampuan menulis narasi siswa kelas IV SDN No. 37 Hulonthalangi Kota Gorontalo. Peningkatan ini difokuskan melalui penerapan inovatif media pembelajaran scrapbook digital  dalam proses belajar mengajar. Sebagai sebuah penelitian tindakan kelas (PTK), studi ini dirancang dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari beberapa pertemuan, memastikan adanya intervensi yang terencana dan evaluasi berkelanjutan. Teknik pengumpulan data yang komprehensif melibatkan observasi partisipatif untuk merekam dinamika kelas, tes untuk mengukur pencapaian siswa, serta dokumentasi untuk melengkapi data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang konsisten dan substansial dalam kemampuan menulis narasi siswa dari awal hingga akhir penelitian. Pada tahap awal Siklus I Pertemuan 1, hanya 33% siswa yang telah mampu menunjukkan kemampuan menulis narasi dengan baik. Angka ini mengalami peningkatan positif menjadi 47% pada Siklus I Pertemuan 2, yang mengindikasikan dampak awal dari penggunaan media scrapbook digital. Namun, peningkatan yang paling dramatis terlihat pada Siklus II. Pada Pertemuan 1 Siklus II, persentase siswa yang mampu menulis narasi dengan baik melonjak hingga 73%. Keberhasilan ini mencapai puncaknya pada Siklus II Pertemuan 2, di mana 93% siswa berhasil mencapai indikator kemampuan menulis narasi yang ditetapkan. Temuan ini secara tegas menyimpulkan bahwa media pembelajaran scrapbook digital  terbukti sangat efektif dan efisien dalam meningkatkan kemampuan menulis narasi siswa kelas IV SDN No. 37 Hulonthalangi Kota Gorontalo, menjadikannya alat yang berharga untuk pembelajaran.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Ayu, Niken; Triyanty Pulukadang, Wiwy; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i2.4820

Abstract

The problem discussed in this research is “Does the Project-Based Learning (PjBL) model improve the skills to write short stories in class V of Madrasah Ibtidaiyah Al-Huda Kota Gorontalo?”. This research aims to improve short story writing skills through the Project-Based Learning (PjBL) model for students in class V of Madrasah Ibtidaiyah Al-Huda Kota Gorontalo. This is a class action research. Data are collected throught tests, observation, and documentation. In the initial observation of 20 students, 4 students, or 20%, could write short stories, and 16 students, or 80%, were unable. In Cycle meeting I of 20 students, there were 9 students, or 45%, who were able to write short stories, and 11 students, or 55%, were unable. Implementation of cycle I meeting II of 20 students, there were 14 students, or 70%, who were able to write short stories, and 6 students, or 30%, were unable. While in cycle II of 20 students, there were 18 students, or 90%, who were able to write short stories, and 2 students, or 10% were unable. Based on the research findings and discussion that have been carried out, it is concluded that through the Project-Based Learning (PjBL) Model, the students’ skills to write short stories have increased. ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Apakah melalui model Project Based Learning (PjBL) kemampuan menulis cerpen kelas V Madrasah Ibtidaiyah Al-Huda Kota Gorontalo meningkat?”. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen melalui model Project Based Learning (PjBL) pada siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Al-Huda Kota Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Pada observasi awal dari 20 siswa terdapat 4 siswa atau 20% yang mampu dalam menulis cerpen dan 16 siswa atau 80% tidak mampu. Siklus I pertemuan I dari 20 siswa terdapat 9 siswa atau 45% yang mampu dalam menulis cerpen dan 11 siswa atau 55% tidak mampu. Pelaksanaan siklus I pertemuan II dari 20 siswa terdapat 14 siswa atau 70% yang mampu dalam menulis cerpen dan 6 siswa atau 30% tidak mampu. Sedangkan pada siklus II dari 20 siswa terdapat 18 siswa atau 90% yang mampu dalam menulis cerpen dan 2 siswa atau 10% tidak mampu. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa dengan melalui Model Project Based Learning (PjBL) kemampuan menulis cerpen pada siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Al-Huda Kota Gorontalo meningkat.
PENGEMBANGAN MEDIA POP-UP DONGENG DIGITAL (POPONA) UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Moh. Dehiyo, Sofiyanti; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Triyanty Pulukadang, Wiwy; Husain, Rustam
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i2.4821

Abstract

The ability to read fairy tales in elementary school students is still relatively low, one of which is caused by the lack of supporting learning media. In fact, fairy tales as folk prose stories that are fictitious and contain moral messages have great potential in awakening imagination, fostering creativity, and instilling character values in students. This study aims to develop digital pop-up fairy tale learning media (POPONA) to improve elementary school students' fairy tale reading skills. This research is a research and development using the 4D model (define, design, develop, and disseminate). The research subjects consisted of media experts, linguists, material experts, practitioners, and 28 fifth grade students. Data collection techniques included observation, interviews, and questionnaires, with instruments in the form of observation sheets, interviews, expert validation, and teacher and student response sheets. The data were analyzed qualitatively and quantitatively to measure the feasibility and effectiveness of the media. The results showed that POPONA media was included in the very feasible category, with the results of expert validation obtaining an average percentage of 96.6% and teacher and student response tests of 92%. In addition, students' ability to read fairy tales when using POPONA media reached a percentage of 98.01%. Thus, it can be concluded that digital pop-up fairy tale media (POPONA) is very feasible to use as a learning media in improving students' reading ability. ABSTRAK Kemampuan membaca dongeng pada siswa sekolah dasar masih tergolong rendah, salah satunya disebabkan oleh kurangnya media pembelajaran yang mendukung. Padahal, dongeng sebagai cerita prosa rakyat yang bersifat fiktif dan mengandung pesan moral, memiliki potensi besar dalam membangkitkan imajinasi, menumbuhkan kreativitas, serta menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran pop-up dongeng digital (POPONA) guna meningkatkan kemampuan membaca dongeng siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development) yang menggunakan model 4D (define, design, development, dan disseminate). Subjek penelitian terdiri atas ahli media, ahli bahasa, ahli materi, praktisi, dan 28 siswa kelas V SD. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan angket, dengan instrumen berupa lembar observasi, wawancara, validasi ahli, serta lembar respon guru dan siswa. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif untuk mengukur kelayakan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media POPONA termasuk dalam kategori sangat layak, dengan hasil validasi ahli memperoleh rata-rata persentase 96,6% dan uji respon guru dan siswa sebesar 92%. Selain itu, kemampuan membaca dongeng siswa saat menggunakan media POPONA mencapai persentase 98,01%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pop-up dongeng digital (POPONA) sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan membaca dongeng pada siswa sekolah dasar.
PENGEMBANGAN BUKU CERITA FABEL PADA SISWA SEKOLAH DASAR Husain, Fauzia Putri Meylan; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rustam I
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i2.4905

Abstract

ABSTRACT Focus of the problem in this study is how to define learning using fable story books for second-grade students at SDN 7 Limboto Barat, Gorontalo Regency and how to design, develop, and disseminate fable story books. The purpose of this study is to describe the definition of learning using fable story books for second-grade students at SDN 7 Limboto Barat, Gorontalo Regency, to design, develop, and disseminate fable story books. The method used is the development research method using the Thiagarajan (1974) model design, namely the 4D model consisting of 4 stages, namely definition, design, development, and dissemination. The results of the fable story book development research based on media expert validation obtained a percentage of 90% (very feasible), language expert validation obtained a percentage of 84% (very feasible), practitioner expert validation in terms of language obtained a percentage of 98% (very feasible) and practitioner expert validation in terms of media obtained a percentage of 96% (very feasible). The results of this validation obtained an average percentage of 92% (very feasible). Based on the research results, it can be concluded that the development of fable story books is very suitable for use in the learning process. ABSTRAK Fokus masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pendefinisian pembelajaran dengan menggunakan buku cerita fabel pada siswa kelas II di SDN 7 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo dan bagaimana merancang, mengembangkan, dan menyebarkan buku cerita fabel. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pendefinisian pembelajaran dengan menggunakan buku cerita fabel pada siswa kelas II di SDN 7 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo, merancang, mengembangkan, dan menyebarkan buku cerita fabel. Metode yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan yang menggunakan desain model Thiagarajan (1974), yaitu model 4D yang terdiri dari 4 tahap, yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Hasil penelitian pengembangan buku cerita fabel berdasarkan validasi ahli media memperoleh persentase 90% (sangat layak), validasi ahli bahasa memperoleh persentase 84% (sangat layak), validasi ahli praktisi dari segi bahasa memperoleh persentase 98% (sangat layak) dan validasi ahli praktisi dari segi media memperoleh persentase 96% (sangat layak). Hasil validasi ini memperoleh persentase rata-rata 92% (sangat layak). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan buku cerita fabel sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MENGGUNAKAN MEDIA KONKRIT PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI Tolinggi, Yolanda; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rusmin; Husain, Rustam I.
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i3.6253

Abstract

The study aimed to improve speaking skills using concrete media in grade IV students of SDN 3 Tapa, Bone Bolango Regency. The techniques used in data collection included observation, testing, and documetation. This classroom action research (CAR) consisted of several stages: Preparation, Action implementation, Monitoring and evaluation, Analysis, and reflection. The subjects of this study were 14 students of grade IV of SDN 3 Tapa, Bone Bolango Regency. The study findings, in reference to initial observation data conducted on 14 students, found 2 students (14%) who could speak. Then, in cycle I, the first meeting, students’ speaking skills improved to 4 students or 28%, while 10 students, with a percentage of 72% showed their inabilities. In cycle I, the second meeting, those who showed their abilities improved to 7 people, or 50%, while 7 students, or 50% remained unable. In cycle II, the first meeting, 9 students, or 64% were recorded to be able to speak, while 5 students, or 36% , were still unable. Then, in the second meeting of cycle II, a significant improvement was identified, where 13 students, or 93% could speak, and only 1 student, or 7% was unable. Thus, the use of concrete media has proven to improve the speaking skills of grade IV students of SDN 3 Tapa, Bone Bolango Regency. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbicara menggunakan media konkrit pada siswa kelas IV SDN 3 Tapa Kabupaten Bone Bolango. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari beberapa tahap: Tahap persiapan, Tahap pelaksanaan tindakan, Tahap pemantauan dan evaluasi, Tahap analisis dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 3 Tapa Kabupaten Bone Bolango sebanyak 14 orang siswa. Hasil penelitian berdasarkan data observasi awal yang dilakukan pada 14 siswa, bahwa ditemukan 2 orang siswa atau (14%) yang mampu berbicara. Pada siklus I pertemuan pertama kemampuan berbicara siswa meningkat menjadi 4 orang dengan presentase yang mampu sebanyak (28%), sedangkan 10 orang siswa dengan presentase (72%) kurang mampu atau tidak mampu. Pada siklus I pertemuan kedua meningkat menjadi menjadi 7 orang dengan presentase yang mampu sebanyak (50%), sedangkan 7 orang siswa dengan presentase (50%) kurang mampu atau tidak mampu. Pada siklus II pertemuan pertama kemampuan berbicara mengalami perubahan menjadi 9 orang siswa dengan presentase yang mampu sebanyak (64%), sedangkan 5 orang siswa dengan presentase (36%) kurang mampu atau tidak mampu. Pada siklus II pertemuan kedua mengalami peningkatan yang signifikan yaitu menjadi 13 orang siswa dengan presentase yang mampu sebanyak (93%), sedangkan 1 orang siswa dengan presentase (7%) tidak mampu. Dengan demikian, penggunaan media konkrit dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas IV SDN 3 Tapa Kabupaten Bone Bolango.
Co-Authors Abubakar, Nurfadila Ade Mahniar Afidah, Nurul Ahmad, Nakir T Amna Limonu Andi Marshanawiah Annisa Fahmi Mannassai Arif, Rifda Mardian Aya Ragab Bouato, Nur Fratiwi Budiman, Jihan Larasati Candra Cuga Caru, Anggriani Darwis, Friskawaty Duawulu, Miqdad Dumbela, Suci Rahmawati Eato, Meisti Fani Emmy Tirta Aviqi Fadilla, Dwi Badriyatul Fidyawati Monoarfa Framesti, Tiyas Ayu Gamar Abdullah Gobel, Shelly Marcelina Halik, Sintiya Harsia Mollobi Hasan, Annisa Septianingrum Hasan, Trianita Hasim, Evi Hendrayanto, Hendrayanto Husain, Fauzia Putri Meylan Ibrahim, Yuniar Marhamah S. Ismail, Reska Putri Jesica Amellia Karim, Amna Kono, Putri Cintia La Ode Karlan La Ode Karlan Latif, Nurjana Lestari, Priscya Ayu Lukman A. R. Laliyo Lumayo, Ifana MAHMUD, PUTRI MAHMUD, SRI NOVITA Mimy Astuty Pulukadang Moh. Dehiyo, Sofiyanti Mokoagow, Nurchalis Mokobela, Mifta Monoarfa , Fidyawati Monoarfa, Fidiawati Monoarfa, Fidyawati Monoarfa, Fidyawaty Ngabito, Siti Nur Rahayu K. Ni Luh Ray Satya Nanda Niken Ayu, Niken Novita Abdullatief Nur Sakinah Aries Nur Sakinah Aries Nur, Rizka Rafiastika S. Nurainun Nurfadila Abubakar Pasue, Miftania Pobela, Mawarda Poiyo, Gita Triputri Danial Pratiwi, Ni Putu Citra PUPUNG PUSPA ARDINI RAHMA MODEONG, LUSIANA Rahmatia Tulenan Regita Halid RENALDY BULANGO, MOHAMAD Reyhani, Delia Putri Rusmin Husain Rustam I. Husain Salma Halidu Samsi Pomalingo, Samsi Saputri, Nurhayati Eka Shinta Oktavia Simbala, Alivia Adenia Sitti Rahmatia Y. Hilumalo Sukri Katili Sukri Katili Suratinoyo, Sri Ningsih Thalib, Sri Amelia Tolinggi, Yolanda Umama, Niawati Usman, Fadilah S WAYAN RUSMINI, NI Yusuf, Ismiawati U.