p-Index From 2021 - 2026
11.019
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Aplikasi BeRuang dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Bangun Ruang Siswa Sekolah Dasar Dina Mei Lia; Wiwy Triyanty Pulukadang; Andi Marshanawiah; Nur Sakinah Aries; Ade Mahniar
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.3.2026.9012

Abstract

. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development. Penelitian pengembangan ini dilakukan sebagai upaya untuk menghasilkan media pembelajaran yang mampu membantu siswa memahami materi bangun ruang melalui pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode penelitian pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana kondisi awal materi bangun ruang siswa kelas V SDN 7 Tabongo?, bagaimana pengembangan Aplikasi BeRuang pada materi bangun ruang siswa kelas V SDN 7 Tabongo?, bagaimana kelayakan Aplikasi BeRuang pada materi bangun ruang siswa kelas V SDN 7 Tabongo? dan bagaimana kepraktisan Aplikasi BeRuang pada materi bangun ruang siswa kelas V SDN 7 Tabongo?. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kondisi awal materi bangun ruang siswa kelas V SDN 7 Tabongo, mengembangkan Aplikasi BeRuang pada materi bangun ruang siswa kelas V SDN 7 Tabongo, mengidentifikasi kelayakan dan kepraktisan Aplikasi BeRuang pada materi bangun ruang siswa kelas V SDN 7 Tabongo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli media dan ahli materi, angket respons guru dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian pengembangan Aplikasi BeRuang telah memenuhi kategori sangat layak dengan persentase dari penilaian ahli media 92,8% dan ahli materi 91,6% sehingga sudah layak diuji cobakan. Hasil respon guru terhadap Aplikasi BeRuang diperoleh rata-rata persentase 98% dalam kategori sangat layak dan hasil respon siswa diperoleh rata-rata persentase 97,9%. Sehingga hasil rekapitulasi dari keseluruhan memperoleh skor 97,9%. Dengan demikian, Aplikasi BeRuang yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Pengembangan dan Validasi Media Awutar (Awuta Ciri-Ciri Bangun Datar) pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Laila Tri Riana; Wiwy Triyanty Pulukadang; Nur Sakinah Aries; Andi Marshanawiah; Ade Mahniar
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.3.2026.9183

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan akan media pembelajaran yang inovatif, konkret, dan interaktif. Penelitian Unu Bertujuan Untuk Mengembangakan media pembelajaran berbasis permainan bernama Media Awutar (Awuta Ciri-Ciri Bangun Datar) guna membantu guru dalam proses pembelajaran secara lebih menarik serta membantu murid memahami konsep Ciri-Ciri bangun datar secara lebih Konkret serta membantu murid memahami konsep ciri-ciri bangun datar secara lebih interaktif dan dan menyenangkan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman murid terhadap materi ciri-ciri bangun datar yang bersifat abstrak, khususnya dalam memahami jumlah sisi, sudut, simetri lipat, dan simetri putar. Kondisi tersebut disebabkan oleh keterbatasan penggunaan media pembelajaran yang menarik dan melibatkan murid secara aktif dalam proses pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Awutar (Awuta Ciri-Ciri Bangun Datar) serta mengetahui tingkat kelayakan dan kepraktisannya dalam membantu murid memahami materi ciri-ciri bangun datar secara konkret dan menyenangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 2 Talaga Jaya Kabupaten Gorontalo dengan subjek penelitian yaitu murid kelas IV dan guru mata pelajaran matematika. Instrumen pengumpulan data yang digunakan meliputi pedoman wawancara, lembar validasi ahli materi dan ahli media, serta angket respon guru dan murid. Teknik analisis data dilakukan menggunakan skala penilaian untuk menghitung persentase kelayakan dan kepraktisan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Awutar memperoleh persentase kelayakan sebesar 90,84% dengan kategori sangat layak. Hasil uji kepraktisan berdasarkan respon guru memperoleh persentase sebesar 95,83% dan respon murid memperoleh persentase sebesar 95,83% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, media Awutar dinyatakan layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran matematika pada materi ciri-ciri bangun datar di kelas IV sekolah dasar.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS LAPORAN SEDERHANA MELALUI MEDIA LINGKUNGAN PADA SISWA KELAS III DI SD NEGERI Apriani Yusuf; Rusmin Husain; Fidyawati Monoarfa; Wiwy Triyanty Pulukadang; Sukri Katili
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.14355

Abstract

This study was motivated by the low ability of third-grade students at SDN 43 Hulonthalangi, Gorontalo City, to write simple reports. To address this issue, learning activities that utilize the surrounding environment as an authentic and meaningful instructional medium are needed. Through direct observation of their environment, students are expected to generate ideas more easily and organize them into simple reports. This study aims to improve students’ ability to write simple reports by utilizing the environment as a learning medium in Grade III at SDN 43 Hulonthalangi, Gorontalo City. This study employed Classroom Action Research (CAR). Data were collected through observation, tests, and documentation. The subjects consisted of 23 Grade III students at SDN 43 Hulonthalangi, Kota Gorontalo. The study results indicate that the ability of Grade III students at SDN 43 Hulonthalangi, Gorontalo City, to write simple reports improved throughout the implementation of the actions. In Cycle 1, Meeting I, only 4 out of 23 students, or 17%, achieved mastery. This number increased to 6 students (26%) in Cycle 1, Meeting II. In Cycle II, Meeting I, the number of students achieving mastery increased to 15 (65%) and further to 19 (83%) in Cycle II, Meeting II. Therefore, it can be concluded that using the environment as a learning medium successfully improved the ability of Grade III students at SDN 43 Hulonthafangi Gorontalo City, to write simple reports. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis laporan sederhana siswa kelas III di SDN 43 Hulonthalangi Kota Gorontalo. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai media yang nyata dan bermakna bagi siswa. Melalui pengamatan langsung terhadap lingkungan, siswa diharapkan lebih mudah menemukan ide dan menyusunnya menjadi laporan sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis laporan sederhana siswa melalui pemanfaatan lingkungan sebagai media pembelajaran di kelas III SDN 43 Hulontalangi Kota Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, tes, dan dokumentasi dengan subjek penelitian siswa kelas III sebanyak 23 orang di SDN 43 Hulontalangi Kota Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis laporan sederhana siswa kelas III SDN 43 Hulontalangi Kota Gorontalo mengalami peningkatan. Pada pelaksanaan tindakan siklus I pertemuan I, kemampuan siswa yang mencapai ketuntasan dari 23 orang siswa hanya sebanyak 4 orang siswa atau 17%, dan pada siklus I pertemuan II meningkat menjadi 6 orang siswa atau 26%. Dilanjutkan pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 15 orang siswa atau 65%, dan pada siklus II pertemuan II meningkat menjadi 19 orang siswa atau 83%. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis laporan sederhana siswa kelas III SDN 43 Hulontalangi Kota Gorontalo meningkat.
Enhancing Fourth-Grade Students’ Dance Skills through Kabela Traditional Dance Using Audiovisual Media Putri Cintia Kono; Wiwy Triyanty Pulukadang; Mimy Astuty Pulukadang; Aya Ragab
Solo International Collaboration and Publication of Social Sciences and Humanities Vol. 4 No. 01 (2026): Solo International Collaboration and Publication of Social Sciences and Humani
Publisher : Walidem Institute and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61455/sicopus.v4i01.492

Abstract

Objective:  This research aimed to improve fourth-grade students' ability to perform the traditional Kabela dance at SD Laboratorium Universitas Negeri Gorontalo using audio-visual media. Theoretical framework: The study is based on multimodal learning, particularly multimedia learning theory, which suggests that combining visual and auditory elements enhances understanding and coordination, especially in kinesthetic activities like dance. Literature review:  Previous studies highlight the effectiveness of audio-visual media in teaching dance by providing clear visual models, improving movement replication, and fostering engagement. It also emphasizes the importance of cultural competence in dance education. Methods: A classroom action research design was employed with two cycles, each consisting of two meetings. Data were collected through observations, performance tests, and documentation, assessing students' skills in movement, rhythm, and expression. Results: The results revealed a significant improvement in students’ performance in the Kabela dance after the implementation of audio-visual media. In the first cycle, only 8 students (44%) achieved satisfactory performance. However, in the second cycle, 16 students (89%) demonstrated mastery of the dance movements. The use of audio-visual media was shown to be an effective tool in enhancing students' understanding, coordination, and expression in performing the Kabela dance. Implications: The study suggests that audio-visual media is an effective tool for teaching traditional dance and improving students' cultural and artistic competence, especially in Seni Budaya dan Prakarya (SBDP) subjects. Novelty: This research introduces the use of audio-visual media to teach the Kabela dance, showing its potential to enhance dance learning outcomes and cultural appreciation in primary education.
Pengembangan Media Pembelajaran Uno Stacko Materi Sinonim dan Antonim pada Kelas V di SDN 88 Sipatana Kota Gorontalo Nurul Afidah; Wiwy Triyanty Pulukadang; Fidiawati Monoarfa; Rusmin Husain; Rustam I. Husain
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3051

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tidak adanya media pembelajaran yang bersifat konkrit, khususnya pada materi sinonim dan antonim. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran inovatif bernama Media Uno Stacko guna membantu siswa memahami makna sinonim dan antonim secara konkret. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi empat tahap: Analysis, Design, Development, Implementation. Hasil uji kelayakan menunjukan bahwa media ini tergolong sangat layak dengan skor kelayakan 90%, kemudian uji kepraktisan menunjukan bahwa media tergolong sangat praktis dengan skor kepraktisan 100% dari guru dan 93,20% dari siswa. Dari aspek efektivitas, media ini mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan, dengan nilai N-Gain sebesar 0,76 (kategori tinggi) dan efektivitas sebesar 76,47% dengan kategori efektif. Temuan ini menunjukan bahwa Media Uno Stacko merupakan media pembelajaran yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada makna sinonim dan antonim dalam pembelajaran Bahasa Indonesia
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS FLIPBOOK MATERI ASAL USUL NENEK MOYANG ORANG GORONTALO KELAS IV SD Miqdad Duawulu; Wiwy Triyanty Pulukadang; Rusmin Husain; Fidyawati Monoarfa; Sukri Katili
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9606

Abstract

This study was motivated by the limitations of Indonesian language teaching materials in elementary schools, which are still conventional and do not optimize digital technology. The focus of this study is the low level of student engagement and motivation in learning local history narrative material because learning resources are limited to printed textbooks without interactive media variations. The purpose of this study is to develop a Flipbook-based E-Module on the Origin of the Gorontalo Ancestors for fourth-grade students at SDN 19 Limboto. The research method used was Research and Development (R&D) with the ADDIE development model, which includes five important stages: needs analysis, product design using Canva and Heyzine, product development through expert validation, implementation on 23 students, and final evaluation. Data collection instruments included validation sheets and response questionnaires for teachers and students. The results showed that expert validation of the material, language, and media gave an average score of 92.91%, which is categorized as “Very Suitable.” In the practicality test, 96.87% of teachers and 96.71% of students responded that it was “Very Practical.” The main conclusion of this study is that the Flipbook-based E-Module on the Origin of the Gorontalo Ancestors has been tested for feasibility and practicality, making it highly relevant for use as an innovative learning medium to improve the quality of literacy based on local wisdom in elementary schools. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan bahan ajar Bahasa Indonesia di sekolah dasar yang masih bersifat konvensional dan belum mengoptimalkan teknologi digital. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan dan motivasi belajar siswa pada materi narasi sejarah lokal karena sumber belajar yang hanya terpaku pada buku teks cetak tanpa variasi media interaktif. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan E-Modul berbasis Flipbook pada materi Asal Usul Nenek Moyang Orang Gorontalo untuk siswa kelas IV SDN 19 Limboto. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahapan penting: analisis kebutuhan, perancangan produk menggunakan Canva dan Heyzine, pengembangan produk melalui validasi ahli, implementasi pada 23 siswa, serta evaluasi akhir. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi serta angket respon guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi, bahasa dan media memberikan nilai rata-rata 92,91% dengan kategori "Sangat Layak". Pada uji kepraktisan, diperoleh persentase sebesar 96,87% dari respon guru dan 96,71% dari respon siswa, yang keduanya termasuk dalam kategori "Sangat Praktis". Simpulan utama penelitian ini adalah E-Modul berbasis Flipbook materi Asal Usul Nenek Moyang Orang Gorontalo telah teruji kelayakan dan kepraktisannya, sehingga sangat relevan digunakan sebagai media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas literasi berbasis kearifan lokal di sekolah dasar.    
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI MELALUI MEDIA AMPLOP MISTERI PADA MURID KELAS IV SEKOLAH DASAR Delia Putri Reyhani; Rusmin Husain; Wiwy Triyanty Pulukadang; Fidyawati Monoarfa; Sukri Katili
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9871

Abstract

ABSTRACT Language learning in elementary schools is closely related to the development of writing skills, one of which is the ability to compose descriptive essays. Field observations indicate that there are still students who are not yet able to develop and express their ideas optimally in written form. A similar condition was also found among fourth-grade students at SDN 1 Batudaa, Gorontalo Regency, where the students’ ability to write descriptive essays has not yet developed optimally. Efforts to improve students’ ability to write descriptive essays therefore became the main focus of this study, which was carried out through the implementation of the Mystery Envelope learning media in the classroom. This study employed a Classroom Action Research (CAR) approach conducted through two cycles of action. Each cycle consisted of the stages of planning, action implementation, observation, and reflection, which aimed to improve the learning process. The research subjects consisted of 20 fourth-grade students. To obtain the research data, the researcher used several data collection techniques, namely observation, interviews, tests, and documentation. The students’ ability to write descriptive essays showed gradual improvement along with the implementation of actions in each research cycle. In Cycle I, the number of students who achieved mastery increased from 4 students (20%) at the first meeting to 10 students (50%) at the second meeting. In Cycle II, the number of students achieving mastery increased from 14 students (70%) at the first meeting to 17 students (85%) at the second meeting. The implementation of the Mystery Envelope media in learning demonstrated positive results, namely an improvement in the ability of fourth-grade students at SDN 1 Batudaa, Gorontalo Regency, to write descriptive essays. ABSTRAK Pembelajaran bahasa di sekolah dasar tidak terlepas dari pengembangan kemampuan menulis, salah satunya melalui keterampilan menyusun karangan deskriptif. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa masih terdapat siswa yang belum mampu mengembangkan serta menyampaikan gagasan mereka secara optimal dalam bentuk tulisan. Pada siswa kelas IV SDN 1 Batudaa Kabupaten Gorontalo juga ditemukan kondisi yang serupa, yaitu kemampuan menulis karangan deskripsi yang masih belum berkembang secara optimal. Upaya peningkatan kemampuan siswa dalam menulis karangan deskripsi menjadi fokus utama dalam penelitian ini, yang dilaksanakan melalui penerapan media Amplop Misteri dalam pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui dua siklus tindakan. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi yang bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas IV. Untuk memperoleh data penelitian, peneliti menggunakan beberapa teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, tes, serta dokumentasi. Kemampuan siswa dalam menulis karangan deskripsi menunjukkan perkembangan yang semakin baik seiring dengan pelaksanaan tindakan pada setiap siklus penelitian. Pelaksanaan Siklus I menunjukkan adanya peningkatan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan, dari 4 siswa (20%) pada pertemuan pertama menjadi 10 siswa (50%) pada pertemuan kedua. Pelaksanaan Siklus II memperlihatkan peningkatan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan, yaitu dari 14 siswa (70%) pada pertemuan pertama menjadi 17 siswa (85%) pada pertemuan kedua. Penerapan media Amplop Misteri dalam pembelajaran menunjukkan hasil yang positif, yaitu meningkatnya kemampuan siswa kelas IV SDN 1 Batudaa Kabupaten Gorontalo dalam menulis karangan deskripsi.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN RODA BERPUTAR PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 8 SUWAWA KABUPATEN BONE BOLANGO Rizka Rafiastika S. Nur; Wiwy Triyanty Pulukadang; Rusmin Husain; Fidyawati Monoarfa; Sukri Katili
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8908

Abstract

Speaking ability is a fundamental competency in language learning, but problems in the fourth grade of SD Negeri 8 Suwawa, Bone Bolango Regency indicate a low level of this skill, characterized by students' stuttering speech, lack of self-confidence, and minimal use of concrete media that stimulate interaction. This study focuses on efforts to improve students' speaking ability through the implementation of an interesting and interactive Rotating Wheel learning media. Using a Classroom Action Research (CAR) design, this study involved 18 students as research subjects with procedures that included planning, implementation, observation, and reflection in two cycles. Data collection was carried out through performance tests, activity observations, and documentation. The results of the study showed a significant trend of gradual improvement; in cycle I, learning mastery moved from 22% (4 students) in the first meeting to 50% (9 students) in the second meeting. The positive trend continued consistently in cycle II, where mastery increased from 72% (13 students) to finally reaching 89% (16 students) in the final meeting, exceeding the established success indicators. Thus, it can be concluded that the application of the Spinning Wheel media has proven effective in improving students' fluency, courage, and overall speaking skills in the Indonesian language learning process. ABSTRAK Kemampuan berbicara merupakan kompetensi fundamental dalam pembelajaran bahasa, namun permasalahan di kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bone Bolango menunjukkan rendahnya keterampilan ini, ditandai dengan tuturan siswa yang terbata-bata, kurangnya kepercayaan diri, serta minimnya penggunaan media konkret yang menstimulasi interaksi. Penelitian ini berfokus pada upaya peningkatan kemampuan berbicara siswa melalui implementasi media pembelajaran Roda Berputar yang menarik dan interaktif. Menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK), studi ini melibatkan 18 siswa sebagai subjek penelitian dengan prosedur yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kinerja, observasi aktivitas, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tren peningkatan yang signifikan secara bertahap; pada siklus I, ketuntasan belajar bergerak dari 22% (4 siswa) pada pertemuan pertama menjadi 50% (9 siswa) pada pertemuan kedua. Tren positif berlanjut secara konsisten pada siklus II, di mana ketuntasan meningkat dari 72% (13 siswa) hingga akhirnya mencapai 89% (16 siswa) pada pertemuan terakhir, melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media Roda Berputar terbukti efektif dalam meningkatkan kelancaran, keberanian, dan keterampilan berbicara siswa secara keseluruhan dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KALIMAT SEDERHANA MELALUI MEDIA KARTU KATA PADA SISWA KELAS II DI SDN 1 TALAGA JAYA KABUPATEN GORONTALO Anggriani Caru; Rusmin Husain; Wiwy Triyanty Pulukadang; Sukri Katili; Fidyawaty Monoarfa
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8912

Abstract

Writing is a crucial language skill, but the reality in the second grade of SDN 1 Talaga Jaya shows that the majority of students experience difficulties in constructing simple sentences due to limited vocabulary and understanding of sentence structure. Based on initial observations, only 31% of students met the completion criteria, while the rest still struggled. This study aims to improve this competency through the implementation of word cards media that are considered visual and interactive for students. Using a Classroom Action Research (CAR) design, this study involved 19 students as research subjects and was carried out in two cycles. Data collection was carried out comprehensively through tests, observations, interviews, and documentation. The research findings showed a significant and consistent trend of increasing learning outcomes; learning completion in cycle I moved from 43% in the first meeting to 57% in the second meeting. Optimal improvement occurred in cycle II, where the percentage of success jumped from 79% to 90% in the final meeting. This achievement has significantly exceeded the success indicator set at 75%. Thus, it is concluded that the use of word cards media has proven effective in stimulating student activity and significantly improving the ability to write simple sentences. ABSTRAK Kemampuan menulis merupakan keterampilan berbahasa yang krusial, namun realitas di kelas II SDN 1 Talaga Jaya menunjukkan bahwa mayoritas siswa mengalami kendala dalam menyusun kalimat sederhana akibat keterbatasan kosakata dan pemahaman struktur kalimat. Berdasarkan observasi awal, hanya 31% siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan, sementara sisanya masih kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tersebut melalui implementasi media kartu kata yang dinilai visual dan interaktif bagi siswa. Menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK), studi ini melibatkan 19 siswa sebagai subjek penelitian yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian memperlihatkan tren peningkatan hasil belajar yang signifikan dan konsisten; ketuntasan belajar pada siklus I bergerak dari 43% pada pertemuan pertama menjadi 57% pada pertemuan kedua. Peningkatan optimal terjadi pada siklus II, di mana persentase keberhasilan melonjak dari 79% hingga mencapai 90% pada pertemuan akhir. Capaian ini secara nyata telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 75%. Dengan demikian, disimpulkan bahwa penggunaan media kartu kata terbukti efektif dalam menstimulasi keaktifan siswa serta meningkatkan kemampuan menulis kalimat sederhana secara signifikan.  
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN MYSTERY BOX PADA SISWA KELAS V SDN 2 LIMBOTO BARAT KABUPATEN GORONTALO Shelly Marcelina Gobel; Wiwy Triyanty Pulukadang; Rusmin Husain; Fidyawati Monoarfa; Sukri Katili
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8913

Abstract

The problem statement in this study is: “Can the Mystery Box learning media improve the narrative writing skills of fifth-grade students at SDN 2 Limboto Barat, Gorontalo Regency?” The objective of the this study is to enhance narrative writing skills among fifth-grade students at SDN 2 Limboto Barat, Gorontalo. Regency, using Mystery Box learning media. The data collection techniques used in this study were observation, tests, and documentation. This is a Classroom Action Research Project, involving fifth-grade students from SDN 2 Limboto Barat as subjects. The results of study show that in the initial observation, out of 13 students, only 2 students, or 15% were able to write narrative essays. After the implementation of the action, in Cycle I meeting 1, the number increased to 3 students, or 23% who were able to write narrative essays. In cycle I meeting 2, the number increased to 5 students, representing 38%. In cycle II meeting 1, the number increased to 9 students, representing 69% of the students who were able to write narrative essays, and in cycle II meeting 2, it increased to 11 students, representing 85% of the students who were able to write narrative essays. Based on the study’s results, it can be concluded that the use of Mystery Box learning media can improve the narrative writing skills of fifth-grade students at SDN 2 Limboto Barat, Gorontalo Regency. ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah media Mystery Box Dapat Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Narasi Pada Siswa Kelas V di SDN 2 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi menggunakan media Mystery Box pada siswa kelas V SDN 2 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Limboto Barat. Hasil penelitian menunjukkan pada observasi awal yang dilakukan dari jumlah 13 siswa yang mampu menulis karangan narasi hanya 2 siswa atau dengan persentase 15%. Setelah dilakukan tindakan, pada siklus I pertemuan 1 meningkat menjadi 3 siswa atau dengan persentase 23% siswa yang mampu menulis karangan narasi. Pada siklus I pertemuan 2 meningkat menjadi 5 siswa atau dengann persentase 38% siswa yang mampu menulis karangan narasi. Pada siklus II pertemua 1 jumlah siswa yang meningkat menjadi 9 siswa atau dengan persentase 69%, dan pada siklus II pertemuan 2 meningkat menjadi 11 siswa atau dengan persentase 85% siswa yang mampu menulis karangan narasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Mystery Box dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi pada siswa kelas V SDN 2 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo.    
Co-Authors Abubakar, Nurfadila Ade Mahniar Ade Mahniar Ahmad, Nakir T Ainsha Ainun Habibie Amelia Ishak Amna Limonu Andi Marshanawiah Anggriani Caru Annisa Fahmi Mannassai Annisa Septianingrum Hasan Apriani Yusuf Aya Ragab Bouato, Nur Fratiwi Budiman, Jihan Larasati Candra Cuga Caru, Anggriani Darwis, Friskawaty Delawati Gintulangi Delia Putri Reyhani Deyana Manopo Dina Mei Lia Duawulu, Miqdad Dumbela, Suci Rahmawati Eato, Meisti Fani Emmy Tirta Aviqi Evi Hasim Fadila Dai Fadilla, Dwi Badriyatul Feronika Ekawati Elo Fidiawati Monoarfa Fidyawati Monoarfa Fidyawati Monoarfa Fidyawaty Monoarfa Framesti, Tiyas Ayu Gamar Abdullah Gobel, Shelly Marcelina Halik, Sintiya Harsia Mollobi Hasan, Annisa Septianingrum Hasan, Trianita Hendrayanto Hendrayanto Husain, Fauzia Putri Meylan Ibrahim, Yuniar Marhamah S. Ismail, Reska Putri Jesica Amellia Jihan Larasati Budiman Karim, Amna Karmila Machmud La Ode Karlan La Ode Karlan Laila Tri Riana Latif, Nurjana Lestari, Priscya Ayu Listina, Popi Lukman A. R. Laliyo Lumayo, Ifana MAHMUD, PUTRI MAHMUD, SRI NOVITA Mawar Maharani Miftania Pasue Mimy Astuty Pulukadang Mimy.Pulukadang@ung.ac.id Miqdad Duawulu Moh. Dehiyo, Sofiyanti Mohamad Iqbal Paudi Mokoagow, Nurchalis Mokobela, Mifta Monoarfa , Fidyawati Monoarfa, Fidyawati Monoarfa, Fidyawaty Muhammad Sarlin Nadia Datunsolang Ngabito, Siti Nur Rahayu K. Ni Luh Ray Satya Nanda Niken Ayu, Niken Novita Abdullatief Novita Hulopi Nur Sakinah Aries Nur Sakinah Aries Nur, Rizka Rafiastika S. Nurainun Nurainun Nurfadila Abubakar Nurhayati Eka Saputri Nurul Afidah Pakaya, Idan I. Pobela, Mawarda Poiyo, Gita Triputri Danial Pratiwi, Ni Putu Citra PUPUNG PUSPA ARDINI Putri Cintia Kono RAHMA MODEONG, LUSIANA Regita Halid RENALDY BULANGO, MOHAMAD Reska Putri Ismail Ismail Reyhani, Delia Putri Rifda Mardian Arif Ristiawaty D. Hamzah Rizka Rafiastika S. Nur Rizkika Putri Huntoyungo Rusmin Husain Rustam Husain Rustam I Husain Rustam I. Husain Rustam I. Husain Salma Halidu Samsi Pomalingo Samsi Pomalingo, Samsi Saputri, Nurhayati Eka Shelly Marcelina Gobel Shinta Oktavia Simbala, Alivia Adenia Siti Nurdiah Derbang Sitti Rahmatia Y. Hilumalo Sri Ayu Ishak Sukri Katili Sukri Katili Suratinoyo, Sri Ningsih Thalib, Sri Amelia Timbowo, Afriani Putri Tolinggi, Yolanda Tulenan, Rahmatia Umama, Niawati Usman, Fadilah S Vicka Muniati Arifin Viola Novinka Hidayat Vita Widiyastuti Vitalisa Paputungan WAYAN RUSMINI, NI Yusuf, Ismiawati U.