Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Flashcard Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Kosakata pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar Mawar Maharani; Wiwy Triyanty Pulukadang; Fidyawati Monoarfa; Rusmin Husain; Rustam I Husain
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8480

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada perlunya media pembelajaran yang menarik, konkret, dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas rendah untuk membantu mengatasi rendahnya kemampuan menulis kosakata serta meningkatkan motivasi belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi awal kemampuan menulis kosakata siswa, mengembangkan media FlashCard fisik berbasis barcode sebagai media pembelajaran menulis kosakata, serta mengukur tingkat kelayakan media FlashCard untuk siswa kelas II SDN 5 Bulango Utara Kabupaten Bone Bolango. Metode yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analyze (analisis), Design (perancangan), Develop (pengembangan), Implement (implementasi), dan Evaluate (evaluasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media FlashCard fisik berbasis barcode yang dikembangkan berdasarkan hasil validasi ahli materi memperoleh presentase 91%, ahli media memperoleh presentase 83%, ahli bahasa memperoleh presentasi 84%, dan ahli pengguna memperoleh presentase 100%. Hasil validasi menunjukkan presentase nilai rata-rata akhir 90% (sangat layak). Media yang dikembangkan mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, serta kemampuan siswa dalam menulis kosakata, khususnya pada aspek kerapian tulisan, kesesuaian antara gambar dan kata, dan antusias dalam belajar. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media FlashCard sangat layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan menulis kosakata siswa kelas II sekolah dasar.
Pengembangan Aplikasi BeRuang dengan Pendekatan Kontekstual Pada Materi Bangun Ruang Siswa Sekolah Dasar Dina Mei Lia; Wiwy Triyanty Pulukadang; Andi Marshanawiah; Nur Sakinah Aries; Ade Mahniar
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.3.2026.9012

Abstract

. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development. Penelitian pengembangan ini dilakukan sebagai upaya untuk menghasilkan media pembelajaran yang mampu membantu siswa memahami materi bangun ruang melalui pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Penelitian pengembangan ini menggunakan metode penelitian pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana kondisi awal materi bangun ruang siswa kelas V SDN 7 Tabongo?, bagaimana pengembangan Aplikasi BeRuang pada materi bangun ruang siswa kelas V SDN 7 Tabongo?, bagaimana kelayakan Aplikasi BeRuang pada materi bangun ruang siswa kelas V SDN 7 Tabongo? dan bagaimana kepraktisan Aplikasi BeRuang pada materi bangun ruang siswa kelas V SDN 7 Tabongo?. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kondisi awal materi bangun ruang siswa kelas V SDN 7 Tabongo, mengembangkan Aplikasi BeRuang pada materi bangun ruang siswa kelas V SDN 7 Tabongo, mengidentifikasi kelayakan dan kepraktisan Aplikasi BeRuang pada materi bangun ruang siswa kelas V SDN 7 Tabongo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli media dan ahli materi, angket respons guru dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian pengembangan Aplikasi BeRuang telah memenuhi kategori sangat layak dengan persentase dari penilaian ahli media 92,8% dan ahli materi 91,6% sehingga sudah layak diuji cobakan. Hasil respon guru terhadap Aplikasi BeRuang diperoleh rata-rata persentase 98% dalam kategori sangat layak dan hasil respon siswa diperoleh rata-rata persentase 97,9%. Sehingga hasil rekapitulasi dari keseluruhan memperoleh skor 97,9%. Dengan demikian, Aplikasi BeRuang yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Pengembangan dan Validasi Media Awutar (Awuta Ciri-Ciri Bangun Datar) pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Laila Tri Riana; Wiwy Triyanty Pulukadang; Nur Sakinah Aries; Andi Marshanawiah; Ade Mahniar
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.3.2026.9183

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan akan media pembelajaran yang inovatif, konkret, dan interaktif. Penelitian Unu Bertujuan Untuk Mengembangakan media pembelajaran berbasis permainan bernama Media Awutar (Awuta Ciri-Ciri Bangun Datar) guna membantu guru dalam proses pembelajaran secara lebih menarik serta membantu murid memahami konsep Ciri-Ciri bangun datar secara lebih Konkret serta membantu murid memahami konsep ciri-ciri bangun datar secara lebih interaktif dan dan menyenangkan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman murid terhadap materi ciri-ciri bangun datar yang bersifat abstrak, khususnya dalam memahami jumlah sisi, sudut, simetri lipat, dan simetri putar. Kondisi tersebut disebabkan oleh keterbatasan penggunaan media pembelajaran yang menarik dan melibatkan murid secara aktif dalam proses pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Awutar (Awuta Ciri-Ciri Bangun Datar) serta mengetahui tingkat kelayakan dan kepraktisannya dalam membantu murid memahami materi ciri-ciri bangun datar secara konkret dan menyenangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 2 Talaga Jaya Kabupaten Gorontalo dengan subjek penelitian yaitu murid kelas IV dan guru mata pelajaran matematika. Instrumen pengumpulan data yang digunakan meliputi pedoman wawancara, lembar validasi ahli materi dan ahli media, serta angket respon guru dan murid. Teknik analisis data dilakukan menggunakan skala penilaian untuk menghitung persentase kelayakan dan kepraktisan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Awutar memperoleh persentase kelayakan sebesar 90,84% dengan kategori sangat layak. Hasil uji kepraktisan berdasarkan respon guru memperoleh persentase sebesar 95,83% dan respon murid memperoleh persentase sebesar 95,83% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, media Awutar dinyatakan layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran matematika pada materi ciri-ciri bangun datar di kelas IV sekolah dasar.
Enhancing Fourth-Grade Students’ Dance Skills through Kabela Traditional Dance Using Audiovisual Media Putri Cintia Kono; Wiwy Triyanty Pulukadang; Mimy Astuty Pulukadang; Aya Ragab
Solo International Collaboration and Publication of Social Sciences and Humanities Vol. 4 No. 01 (2026): Solo International Collaboration and Publication of Social Sciences and Humani
Publisher : Walidem Institute and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61455/sicopus.v4i01.492

Abstract

Objective:  This research aimed to improve fourth-grade students' ability to perform the traditional Kabela dance at SD Laboratorium Universitas Negeri Gorontalo using audio-visual media. Theoretical framework: The study is based on multimodal learning, particularly multimedia learning theory, which suggests that combining visual and auditory elements enhances understanding and coordination, especially in kinesthetic activities like dance. Literature review:  Previous studies highlight the effectiveness of audio-visual media in teaching dance by providing clear visual models, improving movement replication, and fostering engagement. It also emphasizes the importance of cultural competence in dance education. Methods: A classroom action research design was employed with two cycles, each consisting of two meetings. Data were collected through observations, performance tests, and documentation, assessing students' skills in movement, rhythm, and expression. Results: The results revealed a significant improvement in students’ performance in the Kabela dance after the implementation of audio-visual media. In the first cycle, only 8 students (44%) achieved satisfactory performance. However, in the second cycle, 16 students (89%) demonstrated mastery of the dance movements. The use of audio-visual media was shown to be an effective tool in enhancing students' understanding, coordination, and expression in performing the Kabela dance. Implications: The study suggests that audio-visual media is an effective tool for teaching traditional dance and improving students' cultural and artistic competence, especially in Seni Budaya dan Prakarya (SBDP) subjects. Novelty: This research introduces the use of audio-visual media to teach the Kabela dance, showing its potential to enhance dance learning outcomes and cultural appreciation in primary education.
Pengembangan Media Pembelajaran Uno Stacko Materi Sinonim dan Antonim pada Kelas V di SDN 88 Sipatana Kota Gorontalo Nurul Afidah; Wiwy Triyanty Pulukadang; Fidiawati Monoarfa; Rusmin Husain; Rustam I. Husain
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3051

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tidak adanya media pembelajaran yang bersifat konkrit, khususnya pada materi sinonim dan antonim. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran inovatif bernama Media Uno Stacko guna membantu siswa memahami makna sinonim dan antonim secara konkret. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi empat tahap: Analysis, Design, Development, Implementation. Hasil uji kelayakan menunjukan bahwa media ini tergolong sangat layak dengan skor kelayakan 90%, kemudian uji kepraktisan menunjukan bahwa media tergolong sangat praktis dengan skor kepraktisan 100% dari guru dan 93,20% dari siswa. Dari aspek efektivitas, media ini mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan, dengan nilai N-Gain sebesar 0,76 (kategori tinggi) dan efektivitas sebesar 76,47% dengan kategori efektif. Temuan ini menunjukan bahwa Media Uno Stacko merupakan media pembelajaran yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada makna sinonim dan antonim dalam pembelajaran Bahasa Indonesia
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN RODA BERPUTAR PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 8 SUWAWA KABUPATEN BONE BOLANGO Rizka Rafiastika S. Nur; Wiwy Triyanty Pulukadang; Rusmin Husain; Fidyawati Monoarfa; Sukri Katili
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8908

Abstract

Speaking ability is a fundamental competency in language learning, but problems in the fourth grade of SD Negeri 8 Suwawa, Bone Bolango Regency indicate a low level of this skill, characterized by students' stuttering speech, lack of self-confidence, and minimal use of concrete media that stimulate interaction. This study focuses on efforts to improve students' speaking ability through the implementation of an interesting and interactive Rotating Wheel learning media. Using a Classroom Action Research (CAR) design, this study involved 18 students as research subjects with procedures that included planning, implementation, observation, and reflection in two cycles. Data collection was carried out through performance tests, activity observations, and documentation. The results of the study showed a significant trend of gradual improvement; in cycle I, learning mastery moved from 22% (4 students) in the first meeting to 50% (9 students) in the second meeting. The positive trend continued consistently in cycle II, where mastery increased from 72% (13 students) to finally reaching 89% (16 students) in the final meeting, exceeding the established success indicators. Thus, it can be concluded that the application of the Spinning Wheel media has proven effective in improving students' fluency, courage, and overall speaking skills in the Indonesian language learning process. ABSTRAK Kemampuan berbicara merupakan kompetensi fundamental dalam pembelajaran bahasa, namun permasalahan di kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bone Bolango menunjukkan rendahnya keterampilan ini, ditandai dengan tuturan siswa yang terbata-bata, kurangnya kepercayaan diri, serta minimnya penggunaan media konkret yang menstimulasi interaksi. Penelitian ini berfokus pada upaya peningkatan kemampuan berbicara siswa melalui implementasi media pembelajaran Roda Berputar yang menarik dan interaktif. Menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK), studi ini melibatkan 18 siswa sebagai subjek penelitian dengan prosedur yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kinerja, observasi aktivitas, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tren peningkatan yang signifikan secara bertahap; pada siklus I, ketuntasan belajar bergerak dari 22% (4 siswa) pada pertemuan pertama menjadi 50% (9 siswa) pada pertemuan kedua. Tren positif berlanjut secara konsisten pada siklus II, di mana ketuntasan meningkat dari 72% (13 siswa) hingga akhirnya mencapai 89% (16 siswa) pada pertemuan terakhir, melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media Roda Berputar terbukti efektif dalam meningkatkan kelancaran, keberanian, dan keterampilan berbicara siswa secara keseluruhan dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MELALUI APLIKASI BOOKBOT PADA SISWA KELA IV SDN 7 TABONGO KABUPATEN GORONTALO Novita Hulopi; Rusmin Husain; Wiwy Triyanty Pulukadang; Fidyawati Monoarfa; Ade Mahniar
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.13785

Abstract

ABSTRACT Reading ability is a fundamental competency that elementary school students are expected to master; however, many students still experience difficulties in reading narrative texts fluently, accurately, and expressively. This study aimed to improve the story-reading ability of fourth-grade students at SDN 7 Tabongo, Gorontalo Regency, through the use of the Bookbot application. The study employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 34 fourth-grade students. Data were collected through observation, interviews, tests, and documentation and were analyzed descriptively based on the achievement of reading ability indicators. The findings revealed that the use of the Bookbot application significantly improved students' reading ability. The percentage of students achieving the expected competency increased from 30% in the initial condition to 64% at the end of Cycle I, 78% in the first meeting of Cycle II, and 88% at the end of Cycle II. Improvements were observed in reading fluency, accuracy, pronunciation, and intonation when reading narrative texts. Therefore, the Bookbot application is an effective learning medium for improving the story-reading ability of fourth-grade students at SDN 7 Tabongo, Gorontalo Regency.. ABSTRAK Kemampuan membaca merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa sekolah dasar, namun masih ditemukan peserta didik yang mengalami kesulitan dalam membaca cerita secara lancar, tepat, dan ekspresif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca cerita melalui penggunaan aplikasi Bookbot pada siswa kelas IV SDN 7 Tabongo, Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 34 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan ketercapaian indikator kemampuan membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Bookbot mampu meningkatkan kemampuan membaca siswa secara bertahap. Pada kondisi awal hanya 30% siswa yang mencapai kategori mampu, meningkat menjadi 64% pada akhir Siklus I, kemudian menjadi 78% pada Siklus II pertemuan pertama, dan mencapai 88% pada akhir Siklus II. Peningkatan tersebut terlihat pada aspek kelancaran membaca, ketepatan, pelafalan, dan intonasi dalam membaca teks narasi. Dengan demikian, aplikasi Bookbot terbukti efektif sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca cerita siswa kelas IV SDN 7 Tabongo Kabupaten Gorontalo.
Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality Berbasis Assemblr EDU untuk Meningkatkan Kecakapan Digital Siswa Sekolah Dasar Idan I. Pakaya; Rusmin Husain; Wiwy Triyanty Pulukadang; Mohamad Iqbal Paudi
JAMBURA Elementary Education Journal Vol 7 No 1 (2026): VOLUME 7 NOMOR 1, JUNI TAHUN 2026
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jeej.v7i1.4871

Abstract

Kecakapan digital merupakan keterampilan penting bagi siswa sekolah dasar dalam menghadapi pembelajaran berbasis teknologi. Namun, praktik pembelajaran di sekolah dasar masih banyak bergantung pada media konvensional sehingga membatasi kesempatan siswa untuk berinteraksi dengan sumber belajar digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality menggunakan Assemblr EDU serta menguji kelayakan, kepraktisan, dan peningkatan kecakapan digital siswa sekolah dasar setelah menggunakan media tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model 4D yang terdiri atas tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian berjumlah 95 siswa kelas III dari empat sekolah dasar di Kabupaten Gorontalo. Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi ahli, angket respons siswa, dan instrumen pretest-posttest kecakapan digital. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid dengan skor validasi ahli media sebesar 85%, ahli konten sebesar 80%, dan ahli bahasa sebesar 87,5%. Hasil uji kepraktisan memperoleh rata-rata 87,7% dengan kategori sangat praktis. Hasil paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan kecakapan digital siswa secara signifikan setelah menggunakan media Augmented Reality, dengan nilai p < 0,05 pada seluruh sekolah yang terlibat. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Augmented Reality menggunakan Assemblr EDU layak, praktis, dan berpotensi meningkatkan kecakapan digital siswa sekolah dasar.
Co-Authors Abubakar, Nurfadila Ade Mahniar Ahmad, Nakir T Amna Limonu Andi Marshanawiah Annisa Fahmi Mannassai Arif, Rifda Mardian Aya Ragab Bouato, Nur Fratiwi Budiman, Jihan Larasati Candra Cuga Caru, Anggriani Darwis, Friskawaty Dina Mei Lia Duawulu, Miqdad Dumbela, Suci Rahmawati Eato, Meisti Fani Emmy Tirta Aviqi Fadilla, Dwi Badriyatul Fidiawati Monoarfa Fidyawati Monoarfa Fidyawati Monoarfa Framesti, Tiyas Ayu Gamar Abdullah Gobel, Shelly Marcelina Halik, Sintiya Harsia Mollobi Hasan, Annisa Septianingrum Hasan, Trianita Hasim, Evi Hendrayanto Hendrayanto Husain, Fauzia Putri Meylan Ibrahim, Yuniar Marhamah S. Ismail, Reska Putri Jesica Amellia Karim, Amna La Ode Karlan La Ode Karlan Laila Tri Riana Latif, Nurjana Lestari, Priscya Ayu Lukman A. R. Laliyo Lumayo, Ifana MAHMUD, PUTRI MAHMUD, SRI NOVITA Mawar Maharani Miftania Pasue Mimy Astuty Pulukadang Moh. Dehiyo, Sofiyanti Mohamad Iqbal Paudi Mokoagow, Nurchalis Mokobela, Mifta Monoarfa , Fidyawati Monoarfa, Fidyawati Monoarfa, Fidyawaty Ngabito, Siti Nur Rahayu K. Ni Luh Ray Satya Nanda Niken Ayu, Niken Novita Abdullatief Novita Hulopi Nur Sakinah Aries Nur Sakinah Aries Nur, Rizka Rafiastika S. Nurainun Nurfadila Abubakar Nurul Afidah Pakaya, Idan I. Pasue, Miftania Pobela, Mawarda Poiyo, Gita Triputri Danial Pratiwi, Ni Putu Citra PUPUNG PUSPA ARDINI Putri Cintia Kono RAHMA MODEONG, LUSIANA Rahmatia Tulenan Regita Halid RENALDY BULANGO, MOHAMAD Reyhani, Delia Putri Rizka Rafiastika S. Nur Rusmin Husain Rustam I. Husain Salma Halidu Samsi Pomalingo, Samsi Saputri, Nurhayati Eka Shinta Oktavia Simbala, Alivia Adenia Sitti Rahmatia Y. Hilumalo Sukri Katili Sukri Katili Suratinoyo, Sri Ningsih Thalib, Sri Amelia Tolinggi, Yolanda Umama, Niawati Usman, Fadilah S WAYAN RUSMINI, NI Yusuf, Ismiawati U.