Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

NILAI PENDIDIKAN KELUARGA DALAM SERAT LAYANG SRI JUWITA KARYA MAS SASRA SUDIRJA Yuli Widiyono
JURNAL IKADBUDI Vol 4, No 10 (2015): Jurnal Ikadbudi
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v4i10.12020

Abstract

AbstrakMakalah ini membahas tentang ajaran berumah tangga dalam serat Layang Sri Juwita karya Mas Sasra Sudirja.  Serat tersebut berisi tentang perjalanan hidup kaum perempuan dan tugas dan kewajiban suami.Layang Sri Juwita karya Mas Sasra Sudirja yang merupakan naskah yang terbagi menjadi tujuh bab yaitu; mencari penghasilan, anak orang kecil, anak perempuan, anak perempuan yang sudah berumah tangga, pitutur yang baik, menjaga rumah tangga, dan peranan perempuan. Dalam naskah tersebut membahas tentang perjalanan kaum perempuan dan kewajiban suami dalam sosial masyarakat. Naskah tersebut digambarkan bagaimana kehidupan masyarakat Jawa ketika mereka harus mencari penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup, bagaimana kehidupan rumah tangga antara suami dan istri, peran orang tua yang ikut serta dalam penentuan jalan hidup seorang anak. Semua hal yang ada dalam naskah memberikan pelajaran bagaimana cara mendidik anak agar menjadi seseorang yang bisa bertanggung jawab pada dirinya dan orang lain, serta menyadarkan bagaimana seorang suami dan istri seharusnya hidup dalam berumah tangga. Dengan mengilhami isi ajaran dalam serat Layang Sri Juwita diharapkan mampu memberikan informasi serta peranan dalam meningkatkan budi pekerti dan nilai pendidikan keluarga, sosial masyarakat, menuju peradaban bangsa yang bermartabat dan memiliki karakter yang kuat dengan menghargai nilai-nilai budaya kearifan lokal.Kata kunci: nilai, pendidikan, keluarga, Layang Sri Juwita
NILAI PENDIDIKAN MORAL DALAM SERAT SANGU PATI II KARYA KI PADMA SUJANA Widiyono, Yuli
JISABDA: Jurnal Ilmiah Sastra dan Bahasa Daerah, Serta Pengajarannya Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1455.744 KB) | DOI: 10.26877/jisabda.v1i2.4741

Abstract

Tujuan dari makalah ini adalah mendeskripsikan nilai pendidikan moral yang terdapat pada serat Sangu Pati II karya Ki Padma Sujana. Serat tersebut berisi sikap dan watak yang harus dilakukan dalam menjalani perjalanan hidup dari lahir sampai meninggal yaitu ajaran yang harus disiapkan untuk menjalani dunia sampai dengan kehidupan selanjutnya yaitu kehidupan akhirat.  Mengangkat kembali nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran bahasa Daerah melalui pengkajian karya sastra lampau berupa naskah merupakan salah satu upaya penting untuk mendukung kompetensi, kecapakan, dan menanamkan kepedulian peserta didik terhadap diri sendiri, sesama, dan Tuhan. Karya sastra Jawa dengan nilai–nilai kearifan lokal memiliki kontribusi besar terhadap kekayaan budaya nasional. Peran pentingnya kebijakan pemerintah dalam membina dan memelihara kekayaan daerah memberikan dampak terhadap kelangsungan nilai-nilai luhur yang terdapat di dalam naskah-naskah Jawa. Dengan mengilhami dan mengaplikasikan nilai pendidikan moral dalam serat Sangu Pati II karya Padma Sujana diharapkan mampu memberikan peran dalam meningkatkan budi pekerti, sehingga mampu mendukung terciptanya bangsa yang bermartabat dan memiliki karakter yang kuat dengan nilai bahasa, sastra, budaya yang adiluhung.
Improving Activity and Learning Outcomes Through the Student Team Achievement Divisions Learning Model for Elementary School Students Khusna, Natijatul; Widiyono, Yuli; Khaq, Muflikhul
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School VOL 6 NO 1 APRIL 2023
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v6i1.2985

Abstract

Learning mathematics is still considered a difficult thing for students. Therefore, the activity and learning outcomes of mathematics are still not optimal. Proper, interesting and fun learning needs to be done to obtain maximum learning outcomes. The purpose of this research is to increase the activeness and learning outcomes of mathematics through the STAD learning model. The type of research is classroom action research. Methods of collecting data by observation, interviews, and tests. The results showed that the activeness of learning the material of flat shapes has increased. The average learning activity in the first cycle was 73.26% with the moderately active category, in the second cycle it increased to 87.85% with the active category. The increase in student activity from cycle I to cycle II was 14.58%. The average student learning outcomes in the first cycle was 73, then in the second cycle increased to 85.6. The conclusion of this study is that the use of the STAD learning model can increase the activity and learning outcomes of mathematics in the fourth grade elementary school flat-building material.
Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Materi Keliling Dan Luas Bangun Datar Menggunakan Model PBL Siswa Kelas IV SDM Kemiri Mahendri, Okti; Widiyono, Yuli; Suyoto, Suyoto
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v4i1.3698

Abstract

This study aims to increase the activity and learning outcomes of Mathematics in the material of circumference and area of flat shapes using the Problem Based Learning method for fourth grade students of SD Muhammadiyah Kemiri. The results showed that there was an increase in student learning activity, namely the pre-cycle stage, the percentage of learning was only 37% in the first cycle, the first meeting was 50% while the second meeting was 58% so that the average activity in the first cycle was 52% in the active category and the second cycle of the first meeting by 79% while the second meeting was 91% so that the average activity of the first cycle was 85% in the very active category. Meanwhile, for student learning outcomes increased. This is evidenced by the percentage of mastery learning at the pre-cycle stage of 68%, in the first cycle an increase of 80%, an increase of 12% and an increase of 20% in the second cycle so that it reaches 100% in the very good category. So it can be concluded that the use of the problem based learning model in mathematics learning the material of perimeter and area of flat shapes can increase the activeness and learning outcomes of fourth grade students at SD Muhammadiyah Kemiri. Keywords: Keaktifan belajar, hasil belajar, matematika SD, model PBL
Kesantunan Berbahasa Dalam Cerita Bersambung Mikul dhuwur Mendhem Jero Karya Tiyasti Dalam Majalah Djaka Lodang Tahun 2017 Hikmah, Anirotul; Aryanto, Aris; Widiyono, Yuli; Setyowati, Herlina
Kawruh: Journal of Language Education, Literature and Local Culture Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/kawruh.v4i1.2218

Abstract

This study aims to describe (1) compliance with the principle of politeness in language, and (2) violation of the principle of politeness in language in the serialized story Mikul Dhuwur Mendhem Jero by Tiyasti. This type of research is descriptive qualitative. The data source of this research is the serialized story of Mikul Dhuwur Mendhem Jero by Tiyasti. The data of this research are quotations that contain compliance with the principles of politeness in language and violations of the principles of politeness in the serialized story of Mikul Dhuwur Mendhem Jero by Tiyasti. Data collection techniques using library techniques and see notes. The research instrument is the researcher himself as the main instrument. Data analysis using content analysis techniques. The results of the study: The forms of compliance with the principles of politeness in language include: (a) 15 maxims of wisdom; (b) 4 maxims of generosity; (c) 11 maxims of praise; (d) 10 humility maxims; (e) 11 agreement maxims; and (f) 6 sympathy maxims. Forms of violation of language politeness include: (a) 2 maxims of wisdom; (b) 3 maxims of praise; (c) 1 humility maxim; (d) 3 maxims of agreement. In the serialized story Mikul Dhuwur Mendhem Jero by Tiyasti, there is no violation of the maxim of generosity and maxim of sympathy.
Struktur Dramatik dan Sajian Pertunjukan Wayang Fabel Aryanto, Aris; Widiyono, Yuli
Kawruh: Journal of Language Education, Literature and Local Culture Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/kawruh.v5i1.2333

Abstract

Wayang merupakan seni budaya dunia. Terbukti dari banyaknya permainan boneka wayang yang tersebar di seluruh dunia dengan berbagai bentuknya. Saat ini telah muncul bentuk baru pertunjukan wayang binatang, yakni Wayang Fabel (WF). WF adalah cerita fiksi yang bersifat antropomorfisme dengan konsep artefaknya wayang-kartun. Dari sudut pandang intertekstualitas, Wayang Fabel adalah bentuk terkini dari proses evolusi Wayang Kancil yang telah populer pada awal abad 20. WF dibangun dalam Universe Satwaloka yang penciptaannya didedikasikan untuk anak-anak zaman baru. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan semiotik. Hasil penelitian ditemukan bahwa WF memiliki ciri penyajian yang simpel, minimalis, dan efektif. Disamping itu, WF memiliki gaya sajian yang mirip dengan film animasi atau kartun modern. Wayang Fabel dalam penelitian ini dilihat dalam kedudukannya sebagai seni pertunjukan.
Bank Sampah Sebagai Alternatif Penyelesaian Sampah Yang Berkelanjutan Dan Peningkatan Ekonomi Di Desa Jatiwangsan Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo Yuli Widiyono; Arif Susanto; Ari Fajar Isbakhi; Nurholis Nurholis; Citra Maharani Ivoniya
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 2 No. 3 (2024): ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v2i3.467

Abstract

The Garbage Bank program carried out in Jatwansan village, Kemiri sub-district, Purworejo district, Central Java is in the form of workshop activities attended by the local Jatiwangsan Village community. This activity workshop "(Creative Economy) Implementation of Community Economic Improvement Through Garbage Bank Activities". 28 members of the PKK participated in this activity. The PKM activity was divided into three stages, namely the Socialization, Monitoring and Evaluation stages. The material provided was related to "Community-Based Waste Management". In carrying out this activity the Jatiwangsan PKK member community group was very enthusiastic when participating in this activity, this can be seen from the desire of the community members to provide further assistance in implementing the waste bank program. The results of the workshop activities showed that the percentage of understanding of the PKM participants, as much as more than 80% of the participants really understood the material related to "Community-Based Waste Management". In this case PKK members already understood how to manage and sort waste. As for the Garbage Bank materials, more than 75% of the participants understood the forms of waste management and sorting. The method used in the implementation of this workshop activity is a quantitative approach. The purpose of implementing this activity is waste management and economic improvement.
Analisis Pendukung dan Penghambat Kelulusan Tepat Waktu Mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau Jatmoko, Dwi; Widiyatmoko, Widiyatmoko; Widiyono, Yuli; Rais, Moh Fahmi
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 3 (2024): JUPIN Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.513

Abstract

Faktor eksternal dari faktor-faktor pendukung dan penghambat kelulusan mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau atau transfer yaitu faktor tuntutan dari keluarga, sekolah dan dosen pembimbing agar cepat selesai tepat waktu atau lebih cepat. Faktor eksternal dari faktor penghambat kelulusan mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor pendukung dan penghambat kelulusan tepat waktu mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau program studi pendidikan teknik otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo. Penelitian ini mengunakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa prodi Pendidikan Teknik Otomotif Fakultas Keguruan dan Ilmu Keguruan Universitas Muhammadiyah Puworejo. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dengan skala Likert yang masing-masng sudah diuji cobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji linearitas dan uji product moment. Hasil penelitian didapatkan enam (6) variable mengenai faktor pendukung dan penghambat kelulusan, Fisiologis (X1) dengan jumlah nilai 167, Psikologis (X2) dengan jumlah nilai 586, Fasilitas (X3) dengan jumlah nilai 341, Proses Belajar (X4) dengan jumlah nilai 261, Manajemen Waktu (X5) dengan jumlah nilai 341 dan Lingkungan (X6) dengan jumlah nilai 81. Pada analisis Faktor konfirmatori, seluruh variabel original yang diteliti memperoleh nilai Measures of Sampling Adequacy (MSA) 0,972 > 0.500 sehingga seluruh variabel original dinyatakan valid atau sahih dan dapat dilakukan analisis lanjutan. Pada analisis Communalities semua variabel memperoleh nilai 0,969 > 0.500 maka semua variabel layak untuk dianalisis lebih lanjut.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DALAM MENGERJAKAN SOAL CERITA MATERI PECAHAN BERDASARKAN TEORI POLYA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI SIGENUK KABUPATEN PURWOREJO Maria Melinda; Yuli Widiyono; Titi Anjarini
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 01 Maret 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i1.2749

Abstract

This research aims to analyze the mathematical problem solving abilities of fraction material based on Polya theory in fifth grade students at Sigenuk State Elementary School, Purworejo Regency.This type of research is descriptive research with a qualitative approach. The research subjects consisted of 6 students in the high, medium and low categories. The data collection techniques used consisted of written tests, interviews and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that: (1) students in the high category are able to understand the problem, plan a solution to the problem, carry out the solution plan, and recheck the answers according to the Polya stages. (2) Students in the medium category are only able to understand the problem, plan and implement the problem solving plan, but are unable to double check the answers. (3) Students in the low category are only able to understand the questions, are unable to make plans, are unable to implement plans, and are not able to check their answers again.
MORAL VALUE IN THE NOVEL MANUK PRENJAK MABUR ING PENGGING BY ENDANG WIRYANTI AND THEIR RELEVANCE IN EVERYDAY LIFE Dewi Saputri, Riska; Setyowati, Herlina; Widiyono, Yuli
Jurnal Ilmu Bahasa, Sastra dan Pengajarannya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Bahasa, Sastra dan Pengajarannya
Publisher : Department Javanese Literature and Language Education in Collaboration with Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe the moral values in the novel Manuk Prenjak Mabur ing Pengging by Endang Wiryanti and its relevance in everyday life. Suminto A. Sayuti's story facts and Burhan Nurgiyantoro's moral values are used in the research analysis. This research is descriptive qualitative. The research data is in the form of quotations and dialog in the novel which includes moral values and their relevance. Data collection methods include library, listening, and note-taking techniques, while data analysis is done through reduction, presentation, and conclusion drawing. The results of the analysis show that moral values in the novel include human relationships with God, fellow humans, the social environment, nature, and oneself. These values are influential in daily life, forming the basis of ethics and good behavior, as well as helping to create balance in interactions, strengthen social ties, preserve the environment, and develop a responsible and highly moral person. Thus, these moral values play an important role in creating a more harmonious, meaningful life.