Claim Missing Document
Check
Articles

The Influence of Process Oriented Guided Inquiry Learnng (POGIL) and Direct Instruction (DI) Learning Models on Biology Learning Outcomes at MA Daarul Uluum Lido Tul Azhari, Siti Suraehah; Arief, Zainal Abidin; Wibowo, Sigit
Educational Researcher Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Educational Researcher Journal
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71288/educationalresearcherjournal.v2i3.129

Abstract

The decline in learning outcomes and student interest is a serious concern in the learning process. The selection of inappropriate learning methods can affect the learning process and outcomes. The Pogil model is one of the alternatives to increase students' interest and learning outcomes. This study aims to explore the effectiveness and advantages of Pogil compared to direct instruction in biology subjects. This research is an experimental research. The results of the study showed that there were student learning outcomes with the pogil model that were superior compared to the direct instruction model in biology subjects with the results of Fcal = 11.4 > Ftabel = 3.96 at a significance level of 0.05. The results of the study showed the influence of interaction between the learning model (pogil and direct instruction) and interest on learning outcomes from the results of Fcal = 4.40 > Ftabel = 3.96 at a significance level of 0.05. The results of the study also revealed that the learning outcomes of students, both those who had low interest and high interest in the pogil model, had superior learning outcomes compared to the direct instruction model. The use of the pogil model significantly improved students' learning outcomes and interest in learning compared to the Direct Instruction model. Thus, pogil becomes an effective learning model in overcoming low learning outcomes and students' interest in biology subjects
Transformasi Pembelajaran Bangun Datar Melalui Etnomatematika: Pendampingan untuk Guru Pamong SD Mitra PPG Universitas Negeri Malang Yuniawatika; Surayanah; Wibowo, Sigit; Bringesti, Jacinda Elva; Lestari, Feti Okta
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20694

Abstract

Background: Guru pamong memiliki peran strategis dalam membimbing mahasiswa PPG, namun masih banyak yang menghadapi keterbatasan dalam mengaitkan pembelajaran matematika, khususnya materi bangun datar, dengan konteks budaya lokal. Artikel pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogis guru pamong melalui pelatihan dan pendampingan berbasis etnomatematika. Metode: Metode kegiatan meliputi pelatihan, workshop, dan implementasi pembelajaran di kelas. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan kognitif dan reflektif guru pamong. Skor reflektif meningkat antara 80–125%, dan persentase jawaban benar pada posttest mencapai 100% untuk beberapa indikator kunci. Guru pamong juga mampu mengaitkan konsep bangun datar dengan unsur budaya seperti kue tradisional, motif batik, dan arsitektur rumah adat. Kesimpulan: pelatihan berbasis etnomatematika efektif memperkuat kompetensi pedagogis dan kemampuan reflektif guru pamong sekaligus mendukung pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna. Program serupa direkomendasikan untuk diperluas agar dampaknya menjangkau lebih banyak guru di berbagai wilayah.
Program Mathematics Ethnic Learning untuk Meningkatan Minat Belajar Matematika Siswa SDN 1 Kauman Wibowo, Sigit; Anggraini, Sandra Prilia; Sunaryo, Sunaryo; Sugevin, Wecya; Nirwana, Rima Cahya; Yuniawatika, Yuniawatika
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 6 No 2 (2022): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v6i2.16666

Abstract

This service aims to increase interest in mathematics by linking traditional games with learning mathematics. The subjects in this service are students in grades 4, 5 and 6 at SDN 1 Kauman for the academic year 2021/2022. This service is collaborative between the service team, class teachers, and school principals. In this service activity using the SP4E method which includes: (1) Socialization and coordination, (2) Material preparation, (3) Training and Exploration, (4) Direction and Guidance, (5) Application, (6) Evaluation and Reflection. Based on the results of the pretest and postest that have been carried out, it shows that there is an increase in math scores in grades 4, 5 and 6, which initially only 8% of students who got math scores above the KKM but after learning using traditional games the percentage of students who got math scores above the KKM increased. that is equal to 71% of students.
Enhancing Fourth-Grade Students' Learning Outcomes Using Rabdology Board Media in Elementary Mathematics Education Andriana Rosda; Rahayu Condro Murti; Marwan Marwan; Agus Herwanto; Agustian Agustian; Sigit Wibowo
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.6544

Abstract

Improving students' learning outcomes in mathematics, particularly multiplication, remains a challenge in elementary education. This study investigates the effectiveness of the rabdology board as a visual and interactive learning tool to enhance the multiplication skills of fourth-grade students at SD Negeri 16 Panjak, West Kalimantan. A combination of quantitative and qualitative approaches was used. The intervention included introducing the rabdology board, demonstrating its use, providing directed practice, facilitating group discussions, and evaluating student learning outcomes. Data were collected through learning outcome tests and classroom observations. Findings indicate a significant improvement in students' multiplication learning outcomes, increasing from 58% to 80% after using the Rabdology Board. Additionally, students demonstrated higher motivation and active engagement in learning. The study highlights the effectiveness of interactive and visual teaching aids in enhancing students’ comprehension and engagement in mathematics. The rabdology board provided a structured approach that facilitated faster multiplication calculations and improved conceptual understanding. The rabdology board is an effective tool for improving multiplication learning outcomes in elementary students. Its integration into mathematics education can serve as an alternative strategy to enhance student performance and engagement. Further research could explore its application in other mathematical concepts and educational settings.
Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament terhadap Kemampuan Kolaborasi Siswa Sekolah Dasar Nafisa, Aliya; Wibowo, Sigit; Rinjani, Arum Dewi; Arum Limpad Pangesti
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 11 No 2 (2025): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/bbqtsw41

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menempatkan keterampilan kolaborasi sebagai kompetensi penting yang perlu dikembangkan sejak jenjang sekolah dasar, sejalan dengan tuntutan global dan nasional dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila. Namun, pembelajaran di kelas masih didominasi oleh guru sehingga interaksi antarsiswa dan kemampuan kolaborasi belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament terhadap kemampuan kolaborasi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Matching Pretest–Posttest Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas 6 SDIT Al-Hikmah  Bence Blitar yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert dan dianalisis menggunakan  Uji Wilcoxon Signed Rank dan Mann–Whitney U. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan perubahan pada kelas eksperimen, terjadi peningkatan kemampuan kolaborasi pada kelas eksperimen (Z= 3,595; p < 0,05), sementara kelas kontrol tidak menunjukkan perubahan yang berarti (Z= –0,57; p > 0,05). Hasil uji Mann–Whitney U menunjukkan bahwa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol, terdapat perbedaan skor posttest yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol (U = 108,000; Z = –2,504; p < 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa penerapan model Teams Games Tournament memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan kolaborasi siswa, khususnya pada indikator partisipasi, keterampilan sosial, pengelolaan tim, dan akuntabilitas. Kemampuan tersebut tercermin dalam salah satu dimensi Profil Pelajar Pancasila yaitu gotong royong. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi empiris bahwa model Teams Games Tournament efektif untuk mengembangkan keterampilan kolaborasi siswa sekolah dasar.
Efektivitas Pendekatan Etnomatematika Berbasis Culturally Responsive Teaching terhadap Kemampuan Berpikir Komputasi Sigit Wibowo; Yuniawatika Yuniawatika; Rifqi Al Farizza; Isnatul Kurnia; Muhamad Candra Ari Nata
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan etnomatematika berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) terhadap kemampuan berpikir komputasi siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kemampuan berpikir komputasi siswa Indonesia yang ditandai dengan kesulitan menguraikan masalah, mengenali pola, dan menyusun langkah algoritmik dalam pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) tipe Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian melibatkan 121 siswa kelas V SD di Gugus 1 Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, yang terdiri atas 61 siswa kelas eksperimen dan 60 siswa kelas kontrol. Kelas eksperimen mengikuti pembelajaran matematika berbasis etnomatematika melalui permainan tradisional yang diintegrasikan dengan prinsip CRT, sedangkan kelas kontrol mengikuti pembelajaran konvensional berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi, dan tes kemampuan berpikir komputasi yang mencakup empat indikator: decomposition, pattern recognition, abstraction, dan algorithmic thinking. Analisis data dilakukan menggunakan independent sample t-test dengan bantuan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol (p < 0,05), dengan peningkatan skor rata-rata sebesar 5,64 pada kelas eksperimen dan 3,3 pada kelas kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi konteks budaya lokal dalam pembelajaran matematika mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, serta kemampuan berpikir logis dan sistematis siswa. Pendekatan etnomatematika berbasis CRT terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir komputasi sekaligus menumbuhkan kesadaran budaya dan rasa identitas siswa. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model pembelajaran responsif budaya sebagai alternatif strategis dalam pendidikan matematika untuk memperkuat literasi komputasi abad ke-21 di sekolah dasar.
Peluang dan tantangan penggunaan kecerdasan buatan dalam pembelajaran di kelas Novitasari; Wibowo, Sigit
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i3.18545

Abstract

This article discusses the opportunities and challenges of using artificial intelligence (AI) in classroom learning. AI holds significant potential to improve the quality of education by providing virtual tutors, personalized learning, and enhancing learning efficiency. This technology allows students to learn in a more interactive, engaging, and tailored manner. However, there are several challenges in its implementation, such as the digital divide between urban and rural areas, data security issues, and the risk of over-reliance on technology. This study employs a literature review method to analyze data from various sources. The findings indicate that utilizing AI in education requires strong infrastructure support and a deep understanding from educators, students, and parents to ensure its optimal benefits. In conclusion, with proper and wise application, AI has the potential to create a more effective and relevant learning system in the digital era. Abstrak Artikel ini membahas peluang dan tantangan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran di kelas. AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, seperti menyediakan tutor virtual, personalisasi pembelajaran, dan efisiensi proses belajar. Teknologi ini memungkinkan siswa belajar secara lebih interaktif, menarik, dan sesuai kebutuhan mereka. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam penerapannya, seperti kesenjangan akses digital antara daerah perkotaan dan pedesaan, keamanan data, dan risiko ketergantungan berlebihan pada teknologi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis data dari berbagai sumber. Hasilnya menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dalam pendidikan memerlukan dukungan infrastruktur yang baik dan pemahaman yang mendalam dari pendidik, siswa, dan orang tua agar teknologi ini dapat memberikan manfaat yang optimal. Kesimpulannya, dengan pemanfaatan yang bijak, AI berpotensi membantu menciptakan sistem pembelajaran yang lebih efektif dan relevan di era digital.
PEMBINAAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PADA PEMBELAJARAN INKLUSIF DI SDN 3 SANAWETAN KOTA BLITAR Salsabila Khoirul Syifa'; Muhammad Fauzandhy Asmindrawan; Sigit Wibowo; Fatimah Jayanti
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v4i1.7061

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembinaan anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam pembelajaran inklusif di sekolah dasar. Siswa ABK memiliki kebutuhan dan kemampuan belajar yang berbeda sehingga guru perlu melakukan penyesuaian layanan pembelajaran agar mereka dapat mengikuti kegiatan belajar bersama siswa reguler. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembinaan ABK pada pembelajaran inklusif di kelas II SDN 3 Sananwetan Kota Blitar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan wali kelas II yang memiliki pengalaman mendampingi siswa ABK dalam proses pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan ABK dilakukan melalui penyesuaian layanan akademik dan sosial. Guru memberikan tambahan waktu belajar, menyederhanakan materi, menggunakan pendekatan individual, serta menyesuaikan bentuk penilaian berdasarkan kemampuan siswa. Siswa ABK juga dilibatkan dalam kegiatan kelompok agar dapat berinteraksi dan menyesuaikan diri dengan teman sebaya. Kendala yang dihadapi guru meliputi keterbatasan waktu, jumlah siswa yang cukup banyak, dan kebutuhan layanan individual yang beragam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembinaan ABK dalam pembelajaran inklusif memerlukan penyesuaian layanan pembelajaran serta kerja sama antara guru, sekolah, dan orang tua agar perkembangan akademik dan sosial siswa dapat berjalan lebih optimal
Analisis Hubungan Antara Growth Mindset Siswa dan Dukungan Harapan Orang Tua terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas VI SDN Banjarsari Ricky Najwan Farryz Ananda; Sigit Wibowo; Ridlo Najjah Sambodo
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 11, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v11i1.22615

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara growth mindset siswa dan dukungan harapan orang tua terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VI SDN Banjarsari. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya faktor psikologis dan dukungan keluarga dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VI SDN Banjarsari yang berjumlah 29 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian berupa angket growth mindset, angket dukungan harapan orang tua, serta data nilai prestasi matematika. Instrumen telah melalui uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan korelasi Spearman karena sebagian variabel tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa growth mindset maupun dukungan harapan orang tua tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan prestasi matematika, ditandai dengan koefisien korelasi yang sangat lemah dan nilai signifikansi yang melampaui batas pengujian. Temuan ini menegaskan bahwa kedua variabel belum memberikan kontribusi berarti terhadap capaian matematika siswa, sehingga prestasi lebih dipengaruhi oleh faktor lain di luar keduanya. Simpulan penelitian menekankan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih komprehensif serta dukungan akademik yang lebih konkret dari orang tua. Implikasi penelitian mendorong guru dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan kemampuan matematika siswa secara lebih optimal.
Integrasi differentiated instruction dan project-based learning untuk menguatkan critical thinking mahasiswa Unga Utari; Ni Luh Sakinah Nuraini; Ahmad Syawaludin; Sigit Wibowo
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 9, No 3 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v9i3.110559

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas integrasi Differentiated Instruction dan Project-Based Learning dalam menguatkan critical thinking mahasiswa PGSD pada mata kuliah Konsep Dasar IPS SD. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe pretest–posttest control group. Sampel terdiri atas dua kelas: kelompok eksperimen yang menerima pembelajaran berbasis Differentiated Instruction dan Project-Based Learning, serta kelompok kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Kemampuan critical thinking diukur melalui tes yang mencakup indikator analisis, evaluasi, dan inferensi. Hasil uji independent-samples t-test dan ANCOVA menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Nilai gain kelompok eksperimen mencapai 0,51, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 0,28. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi Differentiated Instruction dan Project-Based Learning efektif meningkatkan critical thinking mahasiswa PGSD dan layak diterapkan sebagai strategi pembelajaran abad ke-21. Integration of differentiated instruction and project-based learning to strengthen students' critical thinking Abstract: This study examines the effectiveness of integrating Differentiated Instruction and Project-Based Learning in enhancing the critical thinking skills of Elementary Teacher Education students. A quantitative approach with a quasi-experimental pretest–posttest control group design was employed. The sample consisted of two classes: an experimental group receiving Differentiated Instruction combined with Project-Based Learning, and a control group engaged in conventional learning. Critical thinking was assessed using a test covering analysis, evaluation, and inference indicators. Independent-samples t-test and ANCOVA results revealed significant differences between groups, with the experimental group showing greater improvement. The gain score of the experimental group reached 0.51, compared to 0.28 in the control group. These findings indicate that the integration of Differentiated Instruction and Project-Based Learning is effective in strengthening students’ critical thinking and offers a relevant pedagogical strategy for 21st-century teacher education.
Co-Authors (郑实), Zheng Shi ., Ruyani ., Yanuardi Aang Hidayat Achmad Buchori Adi Saputro, Bagus Afidatun Faiza Agus Herwanto Agustian Agustian Ahmad Syawaludin Ai, Kirana Al Farizza, Rifqi Alif Mudiono Andriana Rosda Anggraini, Sandra Prilia Ardianti, Dessy Arief Fajar Arief Rahman Hakim Arief Rahman Hakim Arief, Zaenal A Arief, Zaenal Abidin Arum Limpad Pangesti Bringesti, Jacinda Elva Cahyani, Indah Galis Cecilian Novalinda Setyaningrum Cicilia Ika Rahayu Nita Cindy Putri Ranny Azhari Cindy Putri Ranny Azhati Diana Madya Ratri Didin Badrudin Eal Ednov Athallah Esti Untari Farida, Miftahul Fatimah Jayanti Firdaus, Fery Muhamad Fitri Wahyuni Gatot, Masitowati Hartono, Rudi HERNI, HERNI Hikmal Tegus Budi Prakoso Ikhwan Ardhiansyah Isnatul Kurnia Jajat sudrajat Jihad, Muhammad Karyadi, Bambang Khozim, Ibnu Khuzaimah, Khuzaimah Kurnia, Isnatul Kurniasih, Eka Lestari, Feti Okta Lilik Bintartik Linh, Le Thi Khanh Listiawan, Danang M. Luthfi Oktarianto Malichah Muhtarromah, Malichah Manggala, Ibrahim Marwan Marwan Maulidatul Azizah Muhamad Candra Ari Nata Muhammad Fauzandhy Asmindrawan Muhammad Nur Wangid Muktiono Waspodo Musmaryetti, Musmaryetti Nafisa, Aliya Ni Luh Sakinah Nuraini Nirwana, Rima Cahya Nisa, Hafidhotun NOVITASARI Nur Ahmadi, Nur Nurzaelani, Mohammad Muhyidin Persada, Yuris Indria Pradela Maynafia Wahani Pujianah Pujianah Pujianah Pujianah Rachmi, Yuvita Rahayu Condro Murti RAHMI, TIKA ERRY Raihan, Danendra Renda Yuriananta Ricky Najwan Farryz Ananda Ridho Alamsyah, Mochammad Ridlo Najjah Sambodo Rifqi Al Farizza Rika Mellyaning Khoiriya Rinjani, Arum Dewi Riski Riski Solehariyah Rohmawati, Erni Salsabila Khoirul Syifa' Setyawan, Rahmad Sigit Wibowo Silvia Eka Putri Agustina Sri Estu Winahyu Sugevin, Wecya SUKAMTI . Sunaryo Sunaryo Surayanah SURAYANAH . Titis Angga Rini Tul Azhari, Siti Suraehah Umi Nur Azizah Unga Utari Unik Ambarwati Widyasari Wuri Wuryandani Yanuardi Yanuardi Yoppy Wahyu Purnomo Yosua Arya Tama Yuniawatika Yusnita, Ita Zainal Abidin Arief Zainuddin, Mohammad Zainuddin Zulfa Aji Mukti