Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Inovasi Desain dan Simulasi Function Generator Dengan Integrasi Microcontroller Adi Mulyadi; Muhammad Zainal Roisul Amin; Muchlis Abdi
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v9i1.35067

Abstract

This paper discusses the innovation design and simulation of the function generator. The design uses the Atmega16 microcontroller and Integrated Circuit (IC) DAC0808, ATmega16, and LF351. The design and simulation were implemented at the Electrical Laboratory of the PGRI Banyuwangi University as a practical reference. The function generator test uses a frequency range of 30 Hz to 200 KHz with three waveforms of sine, pulse and ramp. The simulation results show that a sine wave is obtained at a frequency of 1 KHz and a period of 1120 us. Pulse waves are obtained at a frequency of 1 KHz and a period of 1150 us, while a ramp wave with a frequency of 1 KHz and a period of 1150 us. This proves that the function generator can generate signal waves at a frequency of 1 KHz with varying periods.
IDENTIFIKASI BENTUK PROFIL DASAR DAUN PURING (CODIAEUM VARIEGATUM) adimulyadi; ST. Fatimah
JURNAL BIOSENSE Vol 6 No 01 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v6i01.2861

Abstract

Tulisan ini membahas tentang identifikasi bentuk profil dasar daun puring (Cadiaeum Variegatum). Bentuk profil daun puring dilihat berdasarkan kontur dan sturktur dasar permukaan daun. Daun puring mempunyai ragam varietas dan tidak bisa ditentukan secara acak berdasarkan warna. Oleh sebab itu, metode indentifikasi profil dasar daun diusulkan dengan Image J. Indentifikasi profil daun menggunakan tiga jenis daun yang berbeda. Hasil menunjukkan bahwa jenis daun puring ke-1 memiliki warna hijau 75% dan kuning 25%, daun puring ke-2 mempunyai presentase warna hijau 50% dan kuning 50%, sedangkan daun puring ke-3 menghasilkan presentase warna hijau 25% dan kuning 75%. Bentuk profil daun digunakan sebagai tahap awal proses ekstraksi untuk meningkatkan kadar klorofil daun puring.
Penerapan Digitalisasi di Wisata Muara Baduk Kabupaten Banyuwangi Adi Mulyadi; Indari
INSAN CENDEKIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): INSAN CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/ic.v1i1.387

Abstract

Tulisan ini membahas tentang penerapan digitalisasi di wisata Muara Baduk Kabupaten Banyuwangi. Pengelola wisata mengalami kesulitan branding di era digital. Oleh sebab itu, kelompok KKN Muara Baduk mengusulkan dua program kerja unggulan jangka panjang sebagai media branding destinasi wisata. program kerja unggulan seperti desain website dan produk keripik talas bening. Hasil penerapan digitalisasi menunjukkan bahwa wisatawan mancanegara dan lokal mendapatkan informasi lebih mudah tentang destinasi Muara Baduk dan produk UMKM dipromosikan dalam webiste. Penerapan digitalisasi digunakan sebagai branding destinasi dan informasi bagi wisatawan.
Pelatihan Teknologi Geoproduk IKM Batik Untuk Peningkatan Kualitas di Pokdarwis Gombengsari Indari; Adi Mulyadi; Ratna Mustika Yasi; ST. Fatimah; Abdurrahman
INSAN CENDEKIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): INSAN CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/ic.v1i1.404

Abstract

Tulisan ini membahas tentang pelatihan kualitas dan teknologi geoproduk IKM batik Banyuwangi. Geoproduk memiliki kearifan lokal dalam pelestarian budaya lokal, namun pelestarian tidak ditunjang dengan teknologi yang sesuai. Oleh karena itu, pelatihan teknologi diusulkan untuk meningkatkan kualitas geoproduk. Pelatihan diselenggarakan di Rumah Digital Gombengsari bersama Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Perindustrian. Peserta diikuti oleh 20 orang yang terdiri dari anggota Pokdarwis, PKK, dan Mahasiswa Uniba. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa teknologi produksi batik berupa motif daun, bunga, dan bambu dengan warna masing-masing yang berbeda. Teknologi ini dapat digunakan untuk menjaga kualitas batik sampai beberapa tahun kedepan.
Improving Tourism Management in Wisata Alam Sumber Manis Gombengsari Adi Mulyadi; Abdurrahman; Indari
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v4i2.2568

Abstract

This paper discusses improving the governance of Sumber Manis natural tourism in the Suko Environment, Gombengsari Village, Banyuwangi Regency. Tourists visiting Sumber Manis have decreased due to the post-covid-19 pandemic in 2021. Therefore, the destination manager and PGRI Banyuwangi University are collaborating with fielding KKN students to help better tourism management. The method used is to design the management of natural tourism spots in Sumber Manis, fitness tourism, and volleyball courts to attract local, national and foreign visitors. The results of tourism spot management show that Sumber Manis nature tourism has increased from 80% local visitors and 20% foreign tourists in 2022.
Control Mass-Spring-Damper Based on Tuning Trade-off PID Controller Adi Mulyadi; Muhammad Zainal Roisul Amin; Muhammad Khoirul Anam
Jurnal Ecotipe (Electronic, Control, Telecommunication, Information, and Power Engineering) Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Ecotipe, April 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jurnalecotipe.v0i0.3723

Abstract

This paper discusses control mass-spring-dumper (MSD) system used in vehicle suspensions. The vehicle suspension consists of mass, coil (spring), and shock absorber (dumper). MSD provided a shock effect when the vehicle was caused by the frictional force on the load. The dificulty to achive the stability of suspension and the following of set point tracking. Therefore, the proportional-integral-derivative (PID) based on tuning 1-degree of freedom (1-DOF) and 2-degree of freedom (2-DOF) were proposed to stability when the disturbance accours. The MSD equation was obtained by using the laplace transform and validated in Matlab Simulink. The result shows that the proposed PID control reduces disturbance rejection by the smaller set point tracking peak amplitude of 0.01, overshoot of 0.68%, rise time of 0.199 seconds. The 1-DOF tuning achieved set point tracking and disturbance rejection with a peak amplitude of 1.13, overshoot 12.9%, rise time 0.134 seconds, and the 2-DOF tuning achived set point tracking and disturbance rejection with peak amplitude of 1.07, overshoot 6.53%, rise time 1.28 seconds. The proposed PID control has the best performance than 1-DOF and 2-DOF controller.
Analisis Dampak Pembebanan RLC terhadap Kualitas Daya dan Efisiensi Energi pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100 WP On-Grid Mas Ahmad Baihaqi; Eva Kurnia Yulyawan; Hartawan Abdillah; Adi Mulyadi; Putro Adi Pamungkas; Alief Muhammad; Dani Hari Tunggal Prasettio
JASIEK (Jurnal Aplikasi Sains, Informasi, Elektronika dan Komputer) Vol 6, No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jasiek.v6i1.11267

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan teknologi energi ramah lingkungan dalam bidang energi, yang memanfaatkan cahaya matahari sebagai sumber daya primer. Dua sistem utama PLTS adalah Off Grid dan On Grid. PLTS On Grid, yang menjadi fokus dari penelitian ini, memanfaatkan cahaya matahari di siang hari dan langsung mengkonversinya menjadi energi listrik yang dapat digunakan untuk mengurangi konsumsi daya dari PLN. Proses konversi ini melibatkan penggunaan microinverter grid untuk mentransformasi listrik DC menjadi AC, yang kemudian disambungkan ke Grid PLN.Dalam penerapannya, jenis beban memiliki peran penting dalam kinerja sistem PLTS. Tiga jenis beban utama yaitu resistif (dilambangkan oleh lampu pijar), induktif (dilambangkan oleh pompa aquarium), dan kapasitif (dilambangkan oleh kipas angin) semua beban RLC ini dianalisis dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dengan menggunakan masing-masing beban secara terpisah, kombinasi dua jenis beban, serta kombinasi ketiga-tiganya.Hasilnya menunjukkan bahwa beban induktif memiliki nilai cosphi terendah yakni 0,19; kombinasi resistif dan induktif memberikan nilai cosphi sebesar 0,67; sedangkan gabungan ketiga-tiganya memberikan nilai cosphi tertinggi yaitu 0,98. Ini menunjukkan bahwa variasi dan jenis beban memiliki dampak signifikan pada nilai cosphi dan konsumsi daya secara keseluruhan.Penelitian ini memberikan pemahaman baru tentang bagaimana pembebanan RLC mempengaruhi efisiensi sistem PLTS On Grid dan bagaimana berbagai jenis beban dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kinerja sistem tersebut
PENERAPAN SISTEM IDENTIFIKASI BUNGA SEBAGAI MEDIA PROMOSI DI LINGKUNGAN LEREK, KELURAHAN GOMBENGSARI, KABUPATEN BANYUWANGI Mulyadi, Adi; As’ari, Hasyim; Roisul Amin, Muhammad Zainal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Polmanbabel Vol. 4 No. 02 (2024): DULANG : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/dulang.v4i02.397

Abstract

The potential of natural resources in Lerek Neighborhood, Gombengsari Village, Kalipuro District, Banyuwangi Regency has increased from 2020-2023. However, the potential experienced obstacles related to PSDA branding caused by Pokdarwis lack of knowledge with technological advances. Although branding has been carried out by the Government and Pokdarwis, community income is still low at 18.1%. So, one of the efforts needed by partners to increase income by branding Kampung Bunga destinations using the implementation of identification system technology. The implementation of the identification system is used to facilitate the Flower Group in classifying various types of flowers in Gombengsari Village, Banyuwangi Regency. The purpose of this activity is as a medium for promoting local and national Flower Village tourism. The identification system uses the Convolutional Neural Network method for the classification of six types of flowers in Kiosk Intan. The identification results show that six types of flowers have different levels of accuracy (rose 100%, orchid 90%, jasmine 85%, frangipani 90%, chrysanthemum 90% and sedap malam 90%) with a traning time of 0.169 seconds and a test of 0.171 seconds. While the evaluation results from the Flower Group user partners related to the application of the identification system help in the classification of flower types with an accuracy level of ± 85-90%.
PENINGKATAN PRODUKSI KOMPOS DENGAN MESIN PENCACAH SAMPAH ORGANIK DI DESA BADEAN KECAMATAN BLIMBINGSARI Mukhtar, Anas; Eko Musantono, Agus; Mulyadi, Adi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Polmanbabel Vol. 4 No. 02 (2024): DULANG : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33504/dulang.v4i02.399

Abstract

The increase in composition production in Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, is a strategic approach to effectively manage environmental degradation and waste disposal. One of the most important aspects of producing compositions is the processing of organic matter, which requires a significant amount of time and effort. The purpose of this Community Service Program is to increase the productivity and efficiency of composition production by using an organic solvent extraction method. This machine is designed to speed up the organic matter degradation process so that raw materials for composites can be produced more quickly and accurately. The results of implementing the shredding machine are thought to show a significant increase in the volume of compost produced. In addition, the produced composition quality is also higher due to more homogeneous particle size. It is hoped that through the advancement of technology, the composition industry in Desa Badean would continue to grow and benefit the local economy and environment. The compost production capacity of the Community Self-Help Group (KSM) in Badean Village, Blimbingsari Sub-district, Banyuwangi Regency is not balanced with the daily increase in waste. KSM is only able to process organic waste with a machine capacity of ±50 kg per day. Thus, the design of an organic waste shredding machine is applied to increase production capacity. The machine design is proposed based on compost production needs with specifications of frame (91 cm long, 46.5 cm wide, 67 cm high), drum (36 cm diameter, 51 cm long), shaft (1 inch diameter, 75 cm long), and hopper (30 cm long, 30 cm wide, 28 cm high). The results of the application of the shredder can increase the compost production capacity for KSM partners by ± 85-100 kg per day.
Peningkatan Citra Pembelajaran IPS Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah Lokal Indari; ST. Fatimah; Adi Mulyadi
Jurnal Bina Ilmu Cendekia Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Bina Ilmu Cendekia
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/jbic.v4i1.405

Abstract

Pendidikan bertujuan untuk memperbaiki kualitas kehidupan dalam rangkaian pengembangan sumber daya manusia yang bermutu. Mata pelajaran IPS merupakan program pengajaran yang bertujuan untuk mengembangkan potensi siswa agar peka terhadap masalah sosial yang terjadi di masyarakat. Siswa diharapkan memiliki sikap mental positif terhadap perbaikan segala ketimpangan yang terjadi dan terampil mengatasi masalah yang di hadapinya sendiri maupun yang terjadi di masyarakat. Model pembelajaran inovatif untuk menumbuhkan aktivitas siswa guna mengenal kebudayaan dan masalah lokal pada pembelajaran IPS yakni model pembelajaran berbasis masalah atau yang lebih dikenal dengan Problem Based Learning. PBL juga dimaknai sebagai model pembelajaran yang menantang siswa agar belajar, bekerjasama dalam kelompok untuk mencari solusi bagi masalah yang nyata. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui cara meningkatkan pembelajaran IPS melalui pembelajaran berbasis masalah; 2) untuk mengetahui apakah pemebelajaran IPS berbasis masalah dapat meningkatkan motibvasi belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan adalah kuasi eksperimen Nonequivalent Control Group Pretest-posttest Design (NCP-PD). Siswa lebih menguasai konsep IPS dan memiliki kemampuan memecahkan masalah social, serta citra pembelajara IPS berbasis masalah memotivasi siswa dalam pembelajaran di kelas.