Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Peran Kolaborasi Mahasiswa dan Dosen dalam Pengabdian Masyarakat Melalui Bakti Sosial Pembagian Sembako di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo Mila Hariani; Fayola Issalillah; Samsul Arifin; Terubus Terubus; Didit Darmawan; Bambang Triono; Sudjai Sudjai
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kemiskinan dan kesenjangan sosial-ekonomi di lingkungan masyarakat Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, mendorong pelaksanaan pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi antara mahasiswa dan dosen Universitas Sunan Giri Surabaya (Unsuri). Kegiatan bakti sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat prasejahtera ini dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif guna mendapatkan data dan sasaran penerima yang akurat. Mahasiswa terlibat aktif dalam proses observasi lapangan, pendataan calon penerima, hingga tahap distribusi, sedangkan dosen berperan sebagai fasilitator serta penyedia sumber daya. Hasil observasi menunjukkan bahwa metode door-to-door dan wawancara informal efektif untuk mengidentifikasi keluarga yang benar-benar membutuhkan bantuan. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan empati, keterampilan sosial, serta pemahaman mahasiswa terhadap realitas kemiskinan struktural di masyarakat. Evaluasi dan refleksi yang sistematis memperkuat kompetensi mahasiswa dalam pengelolaan program berbasis kebutuhan nyata di lapangan. Selain memberikan dampak langsung bagi penerima manfaat, program ini juga menjadi laboratorium sosial bagi sivitas akademika untuk mengembangkan metode pengabdian yang adaptif dan relevan dengan tantangan aktual. Studi ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas peran dan pendekatan ilmiah dalam setiap implementasi pengabdian masyarakat berbasis partisipatif.  
Upaya Guru Mewujudkan Lingkungan Pembelajaran yang Mendukung Kesejahteraan Psikososial Anak Yatim di Sekolah Arif Rachman Putra; Samsul Arifin; Mochamad Irfan; Yusuf Rahman Al Hakim
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peranan guru untuk memberikan dukungan emosional kepada anakyatim dalam institusi pendidikan, melalui telaah kualitatif berbasis studi literatur. Kajianmenyoroti pentingnya relasi interpersonal antara guru dan anak yatim, keterampilan sosialemosional pendidik, serta berbagai strategi personal yang diterapkan untuk memperkuatkesejahteraan psikologis siswa. Hasil analisis menunjukkan dukungan guru secara aktif dankonsisten dapat membangun kepercayaan diri dan adaptasi sosial yang lebih baik pada anakyatim. Di samping itu, penelitian mengidentifikasi hambatan utama yang dihadapi guru,antara lain keterbatasan pelatihan khusus, beban administratif, serta minimnya dukunganinstitusi sekolah dalam proses pendampingan emosional. Implikasi dari penelitian inimendorong penataan ulang kebijakan pendidikan dan peningkatan kapasitas pendidikmelalui pelatihan dan kemitraan lintas sektor. Dengan demikian, keberhasilan pencapaianpendidikan inklusif tidak hanya berada pada ranah kognitif, melainkan juga mencakupdimensi pembinaan kesejahteraan mental siswa yatim. Rekomendasi diberikan agar sekolahmenyediakan layanan konseling, ruang konsultasi, dan program penguatan kapasitas gurusecara berkelanjutan.
Peningkatan Kepedulian Sosial Mahasiswa Melalui Gerakan Distribusi  Kebutuhan Pokok di Desa Sidomulyo Suzakqi Arjun Ishari; Wahyudi; Akmal Husein Adiatma; Akhmad Nur Hasyim Romadhoni; Saiful Mahmud; Sirojuddin Abror; Rafadi Khan Khayru; Didit Darmawan; Arif Rachman Putra; Samsul Arifin
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program peningkatan kepedulian sosial mahasiswa melalui program bakti sosial pembagian sembako bertujuan untuk menopang ketahanan pangan rumah tangga prasejahtera sekaligus menumbuhkan empati mahasiswa. Kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya ini menerapkan metodologi Asset-Based Community Development (ABCD) melalui lima tahapan operasional, yaitu discovery, dream, design, define, dan destiny. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi lapangan dan dialog interaktif bersama warga desa. Hasil program menunjukkan bahwa pendistribusian paket pangan pokok secara langsung dari rumah ke rumah (door-to-door) oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya berhasil mengamankan konsumsi harian warga prasejahtera serta mengurangi beban finansial mereka. Bagi mahasiswa, keterlibatan aktif dalam seluruh fase kegiatan menjadi sarana pembelajaran empiris untuk menginternalisasi nilai tanggung jawab, akuntabilitas moral, dan kepekaan sosial di tingkat akar rumput. Selain itu, aksi filantropi ini juga terbukti efektif mempererat kohesi sosiologis dan memperkuat modal sosial berupa rasa kebersamaan antara civitas akademika dan masyarakat desa.
GERAKAN MAHASISWA SURABAYA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH SUNGAI BERBASIS IMPLEMENTASI ASSET-BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD) Feby Salma Ayu Safitri; Nazwa Nurul Izzah; Sulani Sulani; Muhammad Catur Rizky; Samsul Arifin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v5i01.2098

Abstract

Efforts to improve environmental quality through cleanliness and greening activities on campus are an important strategy to foster students’ awareness and active participation. These activities not only enhance poorly maintained environments but also cultivate collective responsibility and create a healthier and more comfortable campus atmosphere. In line with this, the Surabaya Student Movement held on October 3, 2025, aimed to raise public awareness about prohibiting waste disposal into rivers through socialization, environmental education, and collaborative communi ty work. The program applied the Asset-Based Community Develop ment (ABCD) approach, utilizing community potential and partici pation as key assets. Socialization focused on understanding waste types, waste segregation, and implementing the principles of reduce and reuse. The results showed positive community responses, redu ced potential for pollution and flooding, and increased awareness in waste management. This program is considered effective and can be replicated in other areas facing similar environmental challenges.
EDUKASI HUKUM SIBER DAN PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DALAM IMPLEMENTASI DIGITALISASI PEMETAAN DESA Rommy Hardyansah; Ardica Karunia Pradana; Rio Saputra; Didit Darmawan; Agung Satryo Wibowo; Misbachul Munir; Samsul Arifin
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Inovasi Vol 4 No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/join.v4i3.2301

Abstract

The villages of Tambak Lekok, Jatirejo, and Tampung possess significant natural and human resources, but their utilization is still hampered by limited infrastructure and access to information. The village digitization initiative, which involves mapping using the Google Maps app, aims to improve access to information, make it easier to locate public facilities, and increase the visibility of the villages’ potential. This program employs an Asset-Based Community Development (ABCD) approach by identifying and mapping local assets through a participatory process. The results of these activities demonstrate that digital mapping can improve access to information, introduce digital technology to the community, and open up opportunities for economic development, tourism, and public services. This program is expected to serve as a first step in supporting sustainable village development based on local potential.