Iwan Kandori
Universitas Negeri Manado

Published : 114 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS XI SMAN 1 BOLANGITANG TIMUR Suratinojo, Rahmad; Mamentu, Meike; Rawung, Maura; Kandori, Iwan
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8167

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Peningkatan minat belajar peserta didik dalammata pelajaran ekonomi melalui model Problem Based Learning (PBL) pada kelas XI SMAN 1 Bolangitang Timur. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus.Pada Siklus 1 dan siklus 2 terdiri dari tahapan penelitian dibagi menjadi empat tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi, kemudian dilanjutkan ke siklus berikutnya.. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2022 dan 13 November 2022, di SMAN 1 Bolangitang Timur dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI pada mata pelajaran Ekonomi tahun pelajaran 2022 - 2023 yang berjumlah 19 orang. Pada penelitian ini guru yang bertindak sebagai penulis mencoba menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui pelajaran ekonomi kelas XI pada materi Penawaran dan Permintaan Uang. Penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan terdiri dari 2 (siklus) siklus pertama terdiri dari dua observasi pembelajaran, masing- masing siklus terdiri dari 4 (empat) tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tindakan pembelajaran pada siklus I mengenai materi Penawaran dan Permintaan Uang pada sub tema Indeks Harga dan Inflansi. Teknik pengumpul data hasil belajar dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik tes dalam bentuk tes tertulis yang dilaksanakan pada akhir siklus 1 dan akhir siklus 2. Dan data hasil pengamatan dikumpulkan dengan teknik pengamatan (observasi). Observasi memungkinkan untuk mengetahui kesesuaian antara harapan dan kenyataan dari penelitian tindakan kelas. Observasi dilaksanakan secara komprehensif dalam kelas. Aspek-aspek dalam pengamatan meliputi: perilaku siswa waktu belajar, kegiatan diskusi siswa, partisipasi siswa dalam presentasi dan diskusi. Sehingga dapat diketahui secara jelas bagaimana aktifitas siswa selama proses pembelajaran. Kata Kunci : Motivasi Belajar, Problem Based Learning ABSTRACT This research aims to describe the increase in students' interest in learning in economics subjects through the Problem Based Learning (PBL) model in class XI of SMAN 1 East Bolangitang. This research was carried out in 2 cycles. Cycle 1 and cycle 2 consisted of research stages divided into four stages: (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection, then continued to the next cycle. This research was carried out on October 12 2022 and November 13 2022, at SMAN 1 East Bolangitang with the research subjects being class XI students in the Economics subject for the 2022 - 2023 academic year, totaling 19 people. In this research, the teacher who acts as the author tries to apply the Problem Based Learning (PBL) learning model through class XI economics lessons on the material Supply and Demand for Money. The classroom action research that has been carried out consists of 2 (cycles). The first cycle consists of two learning observations, each cycle consisting of 4 (four) stages, namely planning, implementation, observation and reflection. Actions in cycle I regarding the material Supply and Query of Money on the sub-theme Price Index and Inflation. The data collection technique for learning outcomes in this research was collected using test techniques in the form of written tests which were carried out at the end of cycle 1 and the end of cycle 2. And the observation data was collected using observation techniques (observation). Observation makes it possible to find out the balance between expectations and reality from classroom research actions. Observations are carried out comprehensively in class. Aspects in observation include: student behavior while studying, student discussion activities, student participation in presentations and discussions. So it can be clearly seen how students' activities are during the learning process. Keywords: Learning Motivation, Problem Based Learning
PENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS XI TEKNIK KOMPUTER JARINGAN DI SMK NEGERI 8 SERAM BAGIAN BARAT Lewerissa, Reynold; Wuisang, Jerry; Kandori, Iwan
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8168

Abstract

ABSTRAK Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dalam upaya meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan di SMK Negeri 8 Seram Bagian Barat. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan di SMK Negeri 8 Seram Bagian Barat menggunakan model Problem Based Learning. Penelitian tindakan kelas ini, terdiri dari dua siklus, dimana setiap siklusnya terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Alat pengumpulan data menggunakan instrumen berupa lembar pengamatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini adalah pada siklus I, motivasi belajar siswa yang tercemin dari aktivitas siswa sudah cukup baik. Hal ini erlihat dari data yang ada dengan jumlah peserta didik 28 orang terdapat 20 orang yang aktif dalam pembelajaran. Sedangkan terdapat 8 orang yang tidak aktif dalam pembelajaran dengan persentase keaktifan siswa mencapai 77% . Siklus II 27 orang peserta didik aktif dan 1 orang yang tidak aktif dengan persentase keaktifan siswa pada pembelajaran siklus II mencapai 93%. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Kata kunci : motivasi, model problem based learning. ABSTRACT The problem in this research is how to apply the Problem Based Learning learning model in an effort to increase student learning motivation in learning Creative Products and Entrepreneurship at SMK Negeri 8 Seram Barat. The aim of this research is to increase students' learning motivation in learning Creative Products and Entrepreneurship at SMK Negeri 8 Seram Barat using the Problem Based Learning model. This classroom action research consists of two cycles, where each cycle consists of planning, action implementation, observation and reflection stages. Data collection techniques use observation. The data collection tool uses an instrument in the form of a participatory observation sheet which is taught in the learning process. The results of the research were that in cycle I, student learning motivation as reflected in student activities was quite good. This can be seen from the existing data with a total of 28 students, there are 20 people who are active in learning. Meanwhile, there were 8 people who were not active in learning with a percentage of student activity reaching 77%. In cycle II there were 27 active students and 1 inactive student with the percentage of student activity in cycle II learning reaching 93%. Based on these data, it can be concluded that the Problem Based Learning learning model can increase students' learning motivation. Keywords: motivation, problem-based learning model.
UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN IPS MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL KAJIAN KELOMPOK (GROUP INVESTIGATION) PADA PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 1 MAMBI ., Syarifuddin; Kandori, Iwan; Watania, Dolly
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8171

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana meningkatkan motivasi dan hasil belajar dalam pembelajaran IPS model Kajian kelompok kelas VII A SMP N 1 Mambi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (TPK), dengan model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus dua kali pertemuan dan setiap akhir siklus dilakukan penilaian untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan partisipasi pesrta didik dalam pembelajaran IPS dan penguasaan materi IPS. Tindakan yang diberikan berupa model Kajian Kelompok sebagai upaya memperbaiki pembelajaran IPS dan meningkatkan partisipasi dan hasil belajar IPS. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pembelajaran model kajian Kelompok dapat meningkatkan aktivitas pesrta didik . Peserta didik memiliki keberanian untuk bertanya, berkomunikasi, menjawab pertanyaan guru, teman atau kelompok lain dan berani mempertahankan pendapat ketika berdiskusi. Meningkatnya partisipasi dan hasil belajar IPS dapat dilihat dari perolehan nilai pesrta didik sebelum diberikan tindakan, yakni rata-rata 70,00, menjadi 73,50 pada siklus I. Pencapaian ketuntasan materi sebelum dilakukan tindakan sebanyak 11 pesrta dididk (52,38%), meningkat menjadi 14 peserta didik (66,67 %) pada siklus I . Pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 78,86 dan pesrta didik yang telah mencapai ketuntasan 17 pesrta didik (80,95 %) pada tes akhir siklus rata-rata nilai pesrta didik menjadi 80,76 pesrta didik yang telah mencapai ketuntasan 19 pesrta didik (90,47%). Model pembelajaran Kajian Kelompok mampu meningkatkan partisipasi belajar siswa di kelas VII A pada SMP N 1 Mambi, karena pembelajaran dengan model Kajian Kelompok dapat menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif dan menyenangkan. Kata kunci: Partisipasi, Pembelajaran IPS, Model Kajian Kelompok (Group Investigation) ABSTRACT The aim of this research is to find out how to increase motivation and learning outcomes in social studies learning in the Class VII A group study model at SMP N 1 Mambi. This research is Classroom Action Research (TPK), using the Kemmis and Taggart model which is carried out in two cycles, each cycle meets twice and at the end of each cycle an assessment is carried out to determine whether there is an increase in student participation in social studies learning and mastery of social studies material. The action provided is in the form of a Group Study model as an effort to improve social studies learning and increase participation and social studies learning outcomes. The results of data analysis show that group study model learning can increase student activity. Students have the courage to ask questions, communicate, answer questions from teachers, friends or other groups and dare to defend their opinions when discussing. The increase in social studies participation and learning outcomes can be seen from the students' scores before being given action, namely an average of 70.00, to 73.50 in cycle I. Achievement of material completion before action was taken by 11 students (52.38%), increased to 14 students (66.67%) in cycle I. In the second cycle the average score increased to 78.86 and 17 students had achieved completeness (80.95%) in the end cycle test the average student score was 80.76 for 19 students who had achieved completeness. students (90.47%). The Group Study learning model is able to increase student learning participation in class VII A at SMP N 1 Mambi, because learning using the Group Study model can create an active, innovative, creative and fun learning atmosphere. Keywords: Participation, Social Studies Learning, Group Investigation Model
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMP NEGERI 4 KAIRATU DESA HATUSUA KECAMATAN KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Tuhuteru.docx, Hetwich Felecia Tuhuteru; Kandori, Iwan; Lempas, Jetty
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8178

Abstract

ABSTRAK Motivasi dan pemahaman konsep merupakan aspek yang harus dimiliki oleh peserta didik sehingga dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik. Berdasarkan kajian literatur yang telah dilakukan, PBL merupakan salah satu model pembelajaran yang mampu membuat aktivitas belajar lebih aktif sehingga berpengaruh positif pada motivasi belajar dan pemahaman konsep peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Ekonomi kelas VII SMP Negeri 4 Kairatu. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research).Penelitian dilaksanakan dengan kolaborasi antara peneliti,guru dan melibatkan keaktifan peserta didik . Subjek penelitian peserta didik siklus 1 dan siklus 2. Yang menjadi populasi adalah semua peserta didik kelas 7 SMP Negeri 4 Kairatu sebanyak 28 siswa, sampelnya diambil dari keseluruhan populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket sederhana. Prosedur penelitian meliputi tahap : (a) perencanaan tindakan, (b) pelaksanaan tindakan ,(c) observasi dan intrepretasi, dan (d) analisis dan refleksi. Dari penelitian terhadap aspek-aspek tersebut, maka dapat di simpulkan bahwa Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik sebesar 10,54% (siklus I sebesar 79,92% dan Siklus II sebesar 90,4%). Peningkatan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran sebesar 19,36 % (siklus I sebesar 75,02% dan Siklus 2 sebesar 93,10%.Kesimpulan Hipotesis dapat diterima. Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Based Learning, Motivasi Belajar ABSTRACT Motivation and understanding of concepts are aspects that students must have so they can follow the learning process well.Based on the literature review that has been carried out, PBL is a learning model that is able to make learning activities more active so that it has a positive effect on students' learning motivation and understanding of concepts.The aim of this research is to increase students' learning motivation through the Problem Based Learning (PBL) learning model in class VII Economics at SMP Negeri 4 Kairatu. This research uses the Classroom Action Research Method. The research was carried out in collaboration between researchers, teachers and involved active students. The research subjects were students from cycle 1 and cycle 2. The population was all 28 grade 7 students at SMP Negeri 4 Kairatu, the sample was taken from the entire population. Data collection techniques use simple observation and questionnaires. The research procedure includes stages: (a) action planning (b) implementation of actions (c) observation and interpretation, and (d) analysis and reflection. From research on these aspects, it can be concluded that the Problem Based Learning (PBL) learning model can increase students' learning motivation by 10.54% (Cycle I by 79.92% and Cycle II by 90.4%). The increase in student activity in learning was 19.36% (Cycle I was 75.02% and Cycle 2 was 93.10%. Hypothesis conclusion was acceptable. Keywords: Problem Based Learning Model, Learning Motivation
PENTINGNYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII PADA MATA PELAJARAN IPS / EKONOMI DI SMPN 2 LAMPASIO KABUPATEN TOLITOLI SULAWESI TENGAH Animah, .; Taroreh, Johny; Kandori, Iwan
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8181

Abstract

ABSTRAK Proses pembelajaran di SMPN 2 Lampasio Kab. Tolitoli Sulawesi Tengah, bahwa metode pembelajaran yang digunakan kurang inovatif dan menarik bagi siswa sehingga siswa merasa bosan, jenuh, dan malas dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VII-B mata pelajaran IPS/Ekonomi, melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Projek Based Learning (PjBL). Peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada siswa kelas VII-B SMPN 2 Lampasio Tolitoli tahun pelajaran 2023/2024. Hasil pada penelitian ini, yang bisa diberikan solusi terhadap permasalahan yang ada yaitu dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Projek Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan motivasi belajar IPS /Ekonomi siswa kelas VII-B SMPN 2 Lampasio Tolitoli, dengan hasil penelitian dapat dilihat melalui pembelajaran secara langsung,bahwa siswa kelas VII-B pada siklus 1 sudah mulai meningkat, hal ini dapat dibuktikan melalui lembar observasi bahwa siswa sudah memahami pembelajaran yang telah disajikan oleh pendidik. Setelah melanjutkan siklus ke II mengalami peningkatan siswa dapat menerapkan dan mempresentasikan hasil karya keterampilan “Daur Ulang” dengan baik. Dengan demikian penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Projek Based Learning (PjBL) berpengaruh dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS /Ekonomi kelas VII-B di SMPN 2 Lampasio Tolitoli. Kata kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Projek Based Learning(PjBL), Motivasi belajar siswa. ABSTRACT The learning process at SMPN 2 Lampasio Kab. Tolitoli, Central Sulawesi, that the learning methods used are less innovative and interesting for students so that students feel bored, bored and lazy in participating in learning. The research aims to increase the learning motivation of class VII-B students in Social Sciences/Economics subjects, through the Problem Based Learning (PBL) and Project Based Learning (PjBL) learning models. Researchers used Classroom Action Research (PTK) on class VII-B students at SMPN 2 Lampasio Tolitoli for the 2023/2024 academic year. The results of this research, which can provide solutions to existing problems, are by applying the Problem Based Learning (PBL) and Project Based Learning (PjBL) learning models to increase the motivation to learn Social Sciences/Economics for class VII-B students at SMPN 2 Lampasio Tolitoli, with results research can be seen through direct learning, that class VII-B students in cycle 1 have begun to improve, this can be proven through observation sheets that students have understood the learning that has been presented by the educator. After continuing the second cycle, students experienced improvement in being able to apply and present the results of their "Recycling" skills well. Thus, the application of the Problem Based Learning (PBL) and Project Based Learning (PjBL) learning models has an effect in increasing students' learning motivation in the Social Sciences/Economics subject class VII-B at SMPN 2 Lampasio Tolitoli. Keywords: Problem Based Learning (PBL) Learning Model, Project Based Learning (PjBL), Student learning motivation.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI KELAS XII DI SMA NEGERI 1 POSO PESISIR UTARA Betosi, Yuddy Christina; Kandori, Iwan; Rooroh, Agnes
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8185

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah model pembelajaran Problem BasedLearning (PBL)dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi.Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan atau kajian literatur.Hasil yang diperoleh berdasarkanpenelitian terdahulu yakni di dapatkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi.Hal ini dikarenakan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kemampuan belajar siswa untuk berpikir kritis memecahkan masalah dan mampu menyusun pengetahuannya sendiri dengan melewati proses pemecahan pada suatu masalah yang telah dilaksanakan.Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran ini sesuai dan relevan untuk diterapkan dalam mata pelajaran akuntansi karena pada materi tersebut membutuhkan keterampilan langsung dan pemahaman yang lebih mendalam sehingga siswa dapat lebih memahami suatu materi jika mereka harus diarahkan pada masalah nyata dan harus diselesaikan. Kata kunci:Hasil belajar,Akuntansi,Problem Based Learning. ABSTRACT The aim of this research is to analyze whether the Problem Based Learning (PBL) learning model can improve student learning outcomes in accounting subjects. This type of research is library research or literature review. The results obtained are based on previous research, namely that the Problem Based Learning learning model ( PBL) can improve student learning outcomes in accounting subjects. This is because the PBL learning model can improve students' learning abilities to think critically to solve problems and be able to compile their own knowledge by going through the process of solving a problem that has been implemented. This shows that the learning model This is appropriate and relevant to be applied in accounting subjects because this material requires direct skills and deeper understanding so that students can better understand the material if they are directed at real problems and must be solved. Keywords: Learning outcomes, Accounting, Problem Based Learning.
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS X SMAN 4 MANADO Masikome, Silvia I. S.; Kandori, Iwan; Oroh, Silvana
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8196

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui peningkatan keaktifan dan peningkatan minat belajar peserta didik pada kelas X SMAN 4 Manado dalam pembelajaran ekonomi pada materi Sejarah uang dan lembaga keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas. Tahapan penelitian dibagi menjadi empat tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi, kemudian dilanjutkan ke siklus berikutnya.. Hubungan keempat komponen itu dipandang sebagai satu siklus. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus. pada siklus I mengenai materi sejarah uang dan lembaga keuangan.Tindakan pembelajaran pada siklus II mengenai materi lembaga keuangan nonbank. Hasil evaluasi prasiklus menunjukkan siswa belum mencapai ketuntasan dalam belajar, yang disebabkan kurangnya pemahaman siswa terhadap materi keliling dan luas jajargenjang dan segitiga. Pada siklus II ini juga siswa yang telah mencapai ketuntasan telah mencapai 62,5% dengan nilai rata-rata kelas 79,25. Pada Penelitian tindakan kelas ini menunjukkan nilai rata-rata meningkat dari Prasiklus 54,75 pada siklus I meningkat menjadi 79,25 dan pada siklus II menjadi 88,25. Jumlah siswa yang tuntas belajar juga terjadi peningkatan dari prasiklus hanya ada 3 siswa pada siklus I sudah ada 25 siswa dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 36 siswa walaupun belum semua siswa tuntas belajar. Penguasaan materi dapat dikatakan meningkat karena dalam pembelajaran pertama sampai ketiga terjadi peningkatan dari siklus pertama hanya sebesar 7,5%, pada siklus kedua meningkat menjadi 62,5% . Setelah siswa diberikan tambahan dengan mengerjakan latihan-latihan dan bimbingan guru pada siklus II meningkat menjadi 62,% dan setelah pembelajaran kedua siswa diberikan tambahan tugas dirumah siswa yang mampu menguasai materi pembelajaran meningkat menjadi 87,5%. Berdasarkan kenaikan perhitungan persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan minat peserta didik terhadap mata pelajaran Ekonomi pada materi sejarah uang dan lembaga keuangan hal tersebut di buktikan dengan kenaikan dari tiap siklus. Kata Kunci: Minat Belajar, Minat Belajar Peserta Didik, Pembelajaran Problem Based Learning ABSTRACT This research aims to determine the increase in activity and interest in learning of students in class X SMAN 4 Manado in economic learning on the history of money and financial institutions. This research was conducted using the Classroom Action Research Method. The research stages are divided into four stages: (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection, then proceed to the next cycle. The relationship between the four components is seen as one cycle. The research was carried out in 2 cycles. in cycle I regarding material on the history of money and financial institutions. Learning actions in cycle II regarding material on non-bank financial institutions. The results of the pre-cycle evaluation show that students have not achieved completeness in learning, which is due to students' lack of understanding of the perimeter and area of parallelograms and triangles. In this second cycle, students who have achieved completeness have reached 62.5% with an average class score of 79.25. In this classroom action research, the average value increased from Pre-cycle 54.75 in cycle I to 79.25 and in cycle II to 88.25. The number of students who completed their studies also increased from pre-cycle, there were only 3 students, in cycle I there were already 25 students and in cycle II it increased again to 36 students although not all students have finished studying. Mastery of the material can be said to have increased because in the first to third lessons there was an increase from the first cycle of only 7.5%, in the second cycle it increased to 62.5%. After students were given additional work by doing exercises and teacher guidance in cycle II, it increased to 62.% and after the second lesson, students were given additional assignments at home. Students who were able to master the learning material increased to 87.5%. Based on the increase in the percentage calculation, it can be concluded that learning using the Problem Based Learning (PBL) model can increase students' interest in Economics subjects regarding the history of money and financial institutions. This is proven by the increase in each cycle. Keywords: Interest in Learning, Student Interest in Learning, Problem Based Learning
STRATEGI PEMBELAJARAN IPS MELALUI METODE KOOPERATIF (STUDI KASUS KELAS VII DI SMPN SATAP 8 SOJOL TAHUN PELAJARAN 2023/ 2024) ., Marlina; Kandori, Iwan; Rumbayan, Linda
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8674

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Proses perencanaan penerapan strategi pembelajaran IPS melalui metoda kooperatif multi level dalam meningkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMPN Satap 8 sojol (2) Pelaksanaan penerapan strategi pembelajaran IPS melalui metoda kooperatif multi level dalam meningkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMPN Satap 8 sojol (3) Hasil penilaian pembelajaran penerapan strategi pembelajaran IPS melalui metoda kooperatif multi level dalam meningkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMPN Satap 8 sojol (4) Kendala dalam penerapan strategi pembelajaran IPS melalui metoda kooperatif multi level dalam meningkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMPN Satap 8 sojol (5) Upaya yang ditempuh untuk mengatasi kendala- kendala dalam menerapkan strategi pembelajaran IPS melalui metoda kooperatif multi level dalam meningkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMPN Satap 8 sojol. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Teknik pengumpualan data yaitu dengan cara observasi, interview/wawancara dan dokumen. Adapun tahapan penelitian ini berupa level yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi, dan dilaksanakan tiga level. Hasil penelitian membuktikan bahwa strategi pembelajaran IPS melalui metoda kooperatif multi level dapat meningkatkan prestasi siswa dalam pelajaran IPS kelas VII SMPN Satap 8 sojol. Hasil observasi di lapangan menunjukkan bahwa dari tahap I, tahap II, dan tahap III tampak terjadi perubahan yang signifikan pada proses pembelajaran IPS. Hal ini dapat dibuktikan dengan perubahan nilai atau prestasi yang setiap level makin meningkat, ditambah siswa lebih aktif dan bersemangat dalam proses pembalajaran IPS. Kata Kunci: Model pembelajaran problem based learning, metoda kooperatif, Strategi Pembelajaran SOCIAL STUDIES LEARNING STRATEGY THROUGH COOPERATIVE METHODS (CASE STUDY CLASS VII AT SMPN SATAP 8 SOJOL ACADEMIC YEAR 2023/2024) ABSTRACT This research aims to determine (1) The planning process for implementing social studies learning strategies through multi-level cooperative methods in improving the learning outcomes of class VII students in social studies subjects at SMPN Satap 8 Sojol (2) Implementation of implementing social studies learning strategies through multi-level cooperative methods in improving the learning outcomes of class VII students in social studies subjects at SMPN Satap 8 sojol (3) Results of learning assessments implementing social studies learning strategies through multi-level cooperative methods in improving the learning outcomes of class VII students in social studies subjects at SMPN Satap 8 sojol (4 ) Obstacles in implementing social studies learning strategies through multi-level cooperative methods in improving the learning outcomes of class VII students in social studies subjects at SMPN Satap 8 Sojol (5) Efforts taken to overcome obstacles in implementing social studies learning strategies through multi-level cooperative methods in improving the learning achievement of class VII students in social studies subjects at SMPN Satap 8 Sojol. The method used in this research is qualitative research. Data collection techniques are by means of observation, interviews/interviews and documents. The stages of this research are levels which include planning, implementation, observation and reflection, and are carried out at three levels. The research results prove that the social studies learning strategy through multi-level cooperative methods can improve student achievement in class VII social studies at SMPN Satap 8 Sojol. The results of observations in the field show that from stage I, stage II, and stage III there appears to be a significant change in the social studies learning process. This can be proven by changes in grades or achievements which increase at each level, plus students are more active and enthusiastic in the social studies learning process. Keywords: Problem based learning model, cooperative method, learning strategy
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA PELAJARAN IPS TERPADU SMP GKST 2 TENTENA Tangkere, Inggerid; Wuisang, Jerry; Kandori, Iwan
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8702

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar IPS bagi siswa dengan menggunakan model Problem Based Learning mata pelajaran IPS Terpadu di SMP GKST 2 Tentena. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dengan menggunakan 3 siklus. Perencanaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pelajaran mobilitas sosial dengan langkah-langkah berikut. a) Menyiapkan pernagkat pembelajaran seperti Modul Ajar dengan metode Problem Based Learning (PBL). b) Menyiapkan LKPD, soal evaluasi, dan media. Media yang digunakan adalah video pembelajaran untuk memperjelas materi mobilitas sosial. c) Selain itu peneliti menyiapkan instrument penelitian yaitu lembar observasi dan kuesioner sebagai pengukur motivasi belajar siswa. Hasil Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII. Hasil yang diperoleh dari observasi guru dan siswa yang diperoleh peneliti dalam siklus I mendapatkan hasil yang baik. Hal ini dapat dilihat dari pengamatan aktivitas guru pada siklus I didapatkan prosentase aktivitas guru pada pertemuan pertama adalah 90,85 % dengan kategori kemampuan guru dalam mengajar sangat baik. Sedangkan aktivitas guru pada siklus II didapatkan prosentase aktivitas guru adalah 93 % dengan kategori kemampuan guru dalam mengajar sangat baik. Sedangkan pada siklus III didapatkan prosentase aktivitas guru adalah 94% dengan kategori kemmapuan guru dalam mengajar sangat baik. Maka dari hasil pemaparan tersebut diperoleh hasil bahwa kemampuan mengajar guru dari siklus I, II, dan III mengalami peningkatan. Kata Kunci : Problem Based Learning, Motivasi Belajar Abstract This research aims to increase students' motivation to learn social studies by using the Problem Based Learning model for Integrated Social Sciences subjects at GKST 2 Tentena Middle School. This research is classroom action research, using 3 cycles. Planning a Problem Based Learning (PBL) learning model to increase student learning motivation in social mobility lessons with the following steps. a) Prepare learning tools such as Teaching Modules using the Problem Based Learning (PBL) method. b) Prepare LKPD, evaluation questions and media. The media used is a learning video to clarify social mobility material. c) Apart from that, the researcher prepared research instruments, namely observation sheets and questionnaires as a measure of student learning motivation. Results of Implementing the Problem Based Learning (PBL) Learning Model to Increase Class VIII Students' Learning Motivation. The results obtained from teacher and student observations obtained by researchers in cycle I obtained good results. This can be seen from observing teacher activities in cycle I. It was found that the percentage of teacher activity at the first meeting was 90.85% with the teacher's ability to teach being very good. Meanwhile, teacher activity in cycle II showed that the percentage of teacher activity was 93% with the teacher's ability to teach being very good. Meanwhile, in cycle III, the percentage of teacher activity was 94% with the teacher's ability to teach being very good. So from the results of this presentation, it was found that the teaching abilities of teachers from cycles I, II and III had increased. Keywords: Problem Based Learning, Learning Motivation
PENINGKATAN HASIL BELAJAR EKONOMI MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING ( PBL) SISWA KELAS XI DI SMA KATOLIK ATMAJAYA TOLITOLI Apriliawati, Maria Panca Lestarini; Kandori, Iwan; Tiwow, Gilly
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8703

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dengan adanya penerapan pembelajaran problem based learning (PBL) apakah dapat meningkatkan hasil belajar ekonomi pada siswa kelas XI di SMA Katolik Atmajaya Tolitoli. Penelitian yang digunakan yaitu dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak II siklus yang masing-masing siklus dilalui menjadi empat tahap penelitian, yaitu: (1) perencanaan tindakan penelitian; (2) observasi tindakan penelitian; (3) pelaksanaan tindakan penelitian; dan (4) refleksi tindakan penelitian. Dalam penelitian ini subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Katolik Atmajaya Tolitoli. Siswa kelas XI IPS yang berisi 20 siswa dengan komposisi 14 siswa perempuan dan 6 siswa laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan dengan cara berkolaborasi bersama dengan guru mata pelajaran ekonomi kelas XI. Teknik pengumpulan data menggunakan cara observasi, dokumentasi dan juga tes. Hasil penelitian ini bahwa penerapan pembelajaran problem based learning (PBL) menunjukan adanya peningkatan hasil belajar mata pelajaran ekonomi dapat dilihat dari siswa yang memperoleh nilai lebih dari kriteria ketuntasan minimal (KKM). Dengan dibuktikan sebelum adanya tindakan, persentase hasil belajar siswa hanya (28,57%), setelah dilakukan tindakan siklus I hasil belajar siswa terlihat mengalami peningkatan mencapai (52,38%), dan setelah tindakan siklus II meningkat menjadi (85,71%). Berdasarkan penelitian ini, disimpulkan bahwa metode pembelajaran problem based learning (PBL) dalam pembelajaran ekonomi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPS SMA Katolik Atmajaya Kata Kunci: Hasil belajar, model pembelajaran problem based learning (PBL) ABSTRACT The aim of this research is to find out whether the application of problem based learning (PBL) can improve economic learning outcomes for class XI students at Atmajaya Tolitoli Catholic High School. The research used was the classroom action research (PTK) method which was carried out in two cycles, each of which went through four research stages, namely: (1) research action planning; (2) observation of research actions; (3) implementation of research actions; and (4) reflection on research action. In this study, the research subjects were all class XI IPS students at Atmajaya Tolitoli Catholic High School. Class XI IPS students contain 20 students with a composition of 14 female students and 6 male students. This research was carried out in collaboration with the class XI economics teacher. Data collection techniques use observation, documentation and tests. The results of this research show that the application of problem based learning (PBL) shows an increase in learning outcomes in economics subjects which can be seen from students who get more scores than the minimum completeness criteria (KKM). As proven before the action, the percentage of student learning outcomes was only (28.57%), after the first cycle of action, student learning outcomes were seen to have increased to (52.38%), and after the second cycle of action it increased to (85.71%) . Based on this research, it is concluded that the problem based learning (PBL) learning method in economics learning can improve the learning outcomes of class XI IPS students at Atmajaya Catholic High School Keywords: Learning outcomes, problem based learning (PBL) learning mode
Co-Authors . Animah Adella Widya Meilawati Afnita, Vinda Agnes Rooroh Allen A. CH. Manongko Animah, . Apriliawati, Maria Panca Lestarini Ariva Maramis Beby Tetelepta Betosi, Yuddy Christina Binol, Adrian Cheris Laloan Cherys Laloan Chrisly Walangitan Christilia Supit Christy Sofia Tuwondila Datunsolang, Soedjarwo Dolly Watania Dominikus Rojoki Manullang Edwin Wantah Elean, Julius Elisa Serumena Faila Umi Risna Gabryla Simanullang Gilly Marlya Tiwow Grace Najoan Hamid.docx, Karmila Herman Philips Dolonseda Herman Philips Dolonseda Hetwich Felecia Tuhuteru Tuhuteru.docx I Kadek Satria Arsana Indah Mamahit Inggerid Tangkere Irna Yulya Br Sembiring James Manengkey Jerry Rommy Herter Wuisang Jerry Wuisang Jerry Wuisang Jetty Lempas Jety Deisye Lempas Jimmy Lumentut Johny Taroreh Johny Taroreh Jolanda Johanes Joubert Dame Julius Elean Justia Ernajati Kalow, Gloria Kambey, Joseph Karmila Hamid.docx Kuhu, Fanly Laloan, Cheris Lewerissa, Reynold Linda Ayu Triani Linda Rumbayan Loho, Emilliano Lolowang, Tesalonika Lumentut, Jimmy Makaliwe, Niny Mamahit, Indah Maria Agatha W. H Maria Panca Lestarini Apriliawati Marlina . Marlina . Mashudi, Virginia Renata Masikome, Silvia I. S. Mega Tamburian Meike Mamentu Metusala, Yohana A. Mirna Adhytia Ariskamawati Ningsih Mohamad Gufron Najoan, Grace Najoan, Tasya Nikolas Fajar Wuryaningrat Niny Makaliwe Nurul Hidayah Obet Nego Patampang Olivia F. Loginsi Oroh, Silvana Palar, Sisilia Patampang, Obet Nego Pondaag, Prity Ranti, Devyano V.F. Rantung , Gina Anggina Rawung, Maura Ray Mambu Reynold Lewerissa Ribet Tyaningsih Ribka Natasia Rori Rivaldo Manaese Rumbayan, Linda Rumengan, Yunita Elisabet Sambeka, Virghinia Sembiring, Irna Yulya Br Serumena, Elisa Shanti Umar Sigar, Indri Aurellia Silvana Oroh Silvia I. S. Masikome Simanullang, Gabryla Siswanto, Sri P Sjeddie Watung Soedjarwo Datunsolang Sondakh, Angelina Songgigilan, Arter Sri Wulan Yanuari Suardi, Azwar Sulastri Rini Rindrayani Sumangkut, Youla I. A. Suratinojo, Rahmad Syara Gita Kusnina Syarifuddin . Syarifuddin . Tamboto, Henry Jeheskiel Daniel Tangkere, Inggerid Taroreh, Jhony Taroreh, Johny Telly Anita Kosegeran Tetelepta, Beby Tuhuteru.docx, Hetwich Felecia Tuhuteru Tuilan, Theresia Putri Talimpong Tumbelaka, Aldo Turang, Syelomita Tutut Suryaningsih Tuwondila, Christy Sofia Tyaningsih, Ribet Umar, Shanti Watania, Dolly Watung, Sjedie Wokas, Starry Yance Tawas Yati Feisy Mogea Yohana A. Metusala Youla I. A. Sumangkut Yuddy Christina Betosi