Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBUATAN MODEL DAN SIMULASI TURBIN ANGIN SUMBU HORIZONTAL DENGAN SUDUT BLADE PITCH AKTIF Nurminda Eka Indra Pramana; Joga Dharma Setiawan; Eflita Yohana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1041.651 KB)

Abstract

Model turbin angin dengan kendali active blade pitch adalah turbin angin dimana sudut blade pitch akan bergerak secara otomatis dengan cara menyesuaikan energi dari angin yang datang. Metode ini untuk menjaga kestabilan kecepatan pada rotor sehingga akan menghasilkan output yang relatif stabil. Aktuator yang digunakan untuk mengatur pergerakan blade adalah servomotor. Dalam penelitian ini akan dilakukan perancangan konstruksi mekanik model turbin angin dengan kendali active blade pitch. Selanjutnya akan dilakukan pemodelan kinematik dan pemodelan dinamik yang digunakan untuk perbandingan terhadap hasil eksperimen. Pemodelan kinematik ini menggunakan MATLAB SimMechanics untuk mendapatkan posisi sudut blade terhadap servomotor, serta menganalisa forward kinematics dengan menggunakan notasi parameter Denavit-Hartenberg (DH parameter) dan Robotic Tool Box. Pada pemodelan dinamik dilakukan dengan menggunakan MATLAB Simulink untuk mendapatkan perbandingan kecepatan putar shaft dengan kecepatan angin. Hasil simulasi pada SimMechanics hampir mendekati dengan model, dimana perbandingan eror rata-rata pada sudut servo dengan sudut blade pitch antara simulasi dengan eksperimen yaitu: 2,9% Dan hasil dari analisa forward kinematik menggunakan D-H parameter dan Robotic Tool Box didapatkan nilai end efector sama, yaitu Px= 19,5 mm dan Py = 110,4mm, sedangkan pada pengujian didapatkan nilai Px= 11,5 mm dan Py = 100,9 mm. Dan Perbandingan kecepatan angin, Vw (m/s) terhadap ω shaft turbin pada hasil eksperimen dengan hasil simulasi hampir mendekati yaitu eror rata-rata: 7,9%. Dan Pada kecepatan angin yang semakin tinggi dan amplitudo fluktuasi sinusoida pada 5º akan menghasilkan amplitudo kecepatan putar shaft, Aω dan amplitudo torsi AT akan  naik secara linear, yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk perancangan sistem tertutup.
MAMPU BENTUK PLASTIK PADA PROSES VACUUM FORMING DENGAN VARIASI TEKANAN 0.979 bar, 0.959 bar, 0.929 bar, 0.909 bar PADA TEMPERATUR 200 ºC Abdul Ghani K; Eflita Yohana; Dwi Basuki Wibowo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.498 KB)

Abstract

Plastik saat ini telah banyak menggantikan perlengkapan-perlengkapan manusia yang terbuat dari bahan logam, gelas dan kayu. Ini karena plastik mempunyai beberapa kenggulan antara lain sifatnya yang mudah dibentuk, ringan, kuat, tahan karat, sebagai isolator listrik yang baik dan tentunya mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Pada proses pengerjaannya ada beberapa metode yang digunakan, tetapi yang sering digunakan adalah metode thermo forming. Salah satu dari metode thermo forming  yang sederhana adalah vacuum forming. Pada dasarnya metode ini dilakukan dengan memberikan perlakuan panas pada lembaran plastik hingga plastik menjadi lunak (tidak mencapai titik leleh) kemudian dibentuk pada cetakan sesuai yang dikehendaki dengan memberikan tekanan vakum.Ada beberapa parameter yang menentukan kualitas dari hasil cetakan plastik pada proses vacuum forming antara lain, jenis plastik dan ketebalan plastik yang digunakan, temperatur pemanasan dan tekanan vakum yang digunakan. Pada penelitian kali ini sebagai bahan uji digunakan lembaran plastik dengan jenis polyethylene  terephthalate (PET) berukuran 30 cm x 34 cm dengan ketebalan 0,25 mm dan 0,35 mm. Untuk temperatur pemanasan diset pada temperatur konstan sebesar 200 . Dan untuk mencetak plastik dengan kualitas tebaik digunakan tekanan vakum yang divariasikan menjadi 4 variasi tekanan vakum yaitu; 0,979 bar, 0,959 bar, 0,929 bar dan 0,909 bar. Dari hasil penelitian diperoleh tekanan vakum terbaik untuk mencetak plastik dengan tebal 0,25 mm adalah 0,909 bar dan hasil yang sama juga di peroleh untuk plastik dengan ketebalan 0,35 mm yaitu untuk tekanan terbaiknya adalah 0,909 bar.
KAJI EKSPERIMENTAL ALIRAN DUA FASE WATER-CRUDE OIL MELEWATI PIPA SUDDEN EXPANSION HORISONTAL BERPENAMPANG LINGKARAN Ambangan Siregar; Eflita Yohana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.087 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan karakteristik dan penurunan tekanan pada pipa Pembesaran mendadak dengan rasio diameter 16:26 mm untuk aliran campuran air-crude oil. Variasi yang diberikan berupa penambahan fraksi volume minyak dalam aliran hingga 10% serta laju aliran yang didasarkan pada putaran motor pompa 2400, 2200, 2000, 1800, 1600, dan 1400 rpm. Nilai penurunan tekanan dihitung dari data perbedaan tekanan antara pipa kecil dan besar pada daerah sudden expansion yang diukur dengan manometer U, sedangkan debit aliran diukur menggunakan flow meter. Hasil penghitungan penurunan tekanan pada daerah sudden expansion berkisar antara 250-980  Pa. sedangkan penambahan fraksi volume crude oil sangat berpengaruh terhadap debit aliran, hasil perhitungan debit aliran yang berkisar antara 0,00028 m3/s-0,00065 m3/s.
ANALISA PENGARUH JARAK CHOKE BEAN TERHADAP LAJU EROSI ALIRAN DUA FASA STEAM-SOLID DI DALAM ELBOW PADA PIPA VERTIKAL INJEKTOR UAP PT. CHEVRON PACIFIC INDONESIA (CPI) MENGGUNAKAN CFD Abrorul Fuady R.; MSK. Tony SU.; Eflita Yohana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1031.655 KB)

Abstract

Choke bean is essentially needed on hydrocarbon production system. The main function of this tool is to restrain and regulate flow rate of fluids in the pipe through a hole of the choke bean known as orifice. The use of the choke bean is very risky because of the relatively high velocity fluid that comes out of the choke due to the narrowing of the flow. High velocity may cause huge turbulence which affects the rate of erosion in the elbow. The purpose of this study is to determine the effect of distance variations of the choke bean with the elbow; and velocity of the fluid toward the erosion rate in the elbow using CFD. Distance variations of the choke bean  with elbow  are 12 in (0,3048 m), 24 in (0,6096 m)  and 36 in (0,9144 m) . Variations of the fluid velocity are 15,99 m/s, 22,39 m/s and 28,78 m/s. Simulation results shows that the greater the distance between the choke bean with the elbow causes a decrease in the erosion rate. The increased fluid velocity affects to the increasing the erosion rate.
ANALISIS PENGARUH KEKENTALAN FLUIDA AIR DAN MINYAK KELAPA PADA PERFORMANSI POMPA SENTRIFUGAL Arijanto Arijanto; Eflita Yohana; Franklin T.H. Sinaga
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.757 KB)

Abstract

The current industrial world requires equipment, that working effectively and efficiently to reduce operational costs. One tool that is often encountered is the pump. This is because the pumping system is responsible for nearly 20% of the world's electrical energy demand and energy use in industrial plants. One of the most frequent problems encountered in the process of pumping is the viscosity of the fluid. This research aimed to analyze the effect of viscosity of the flow capacity, pump head, power and efficiency of the pump for pump fluid flow of water and coconut oil. Water density 996 kg/m3, oil density of 858 kg/m3, water viscosity of 0.82 mPas, the viscosity of the coconut oil 3,98 mPas. Variations that give the full aperture or100%, opening 75%, 50% and aperture openings 25%. research data calculated from the pressure, rpm, flow, and flow velocity. From the data we receive a pump head, the pump shaft and the efficiency of the performance curve obtained with the method of dimensionless. The research results show the water fluid maximum flow rate is 36 l/min, while the fluid coconut oil is 17 l/min. Value of water fluid head is 15.18 m, while the oil fluid obtained 9.18 m. The value of BHP water fluid 130.04 W, where as the oil fluid is 131.98 W. And for the value of water fluid efficiency 68.46%, while the oil fluid is 16,59%. The conclusion is the value of higher water discharge fluid from the fluid coconut oil, water fluid water head value is higher than the fluid coconut oil, water fluid efficiency values higher than coconut oil, while the value of fluid power pumps oil is higher than the fluid water.
SIMULASI DISTRIBUSI TEMPERATUR DAN KELEMBABAN RELATIF PADA RUANG STEAMER DENGAN MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS Tommy Ivantoro; Eflita Yohana; M.S.K. Tony Suryo Utomo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1100.459 KB)

Abstract

Pada umumnya, pabrik teh di Indonesia masih menggunakan metode Panning, yaitu pelayuan daun teh menggunakan silinder panas berputar. Panas dihasilkan dari pembakaran kayu yang menghasilkan asap yang bersifat karsinogenik. Steamer digunakan sebagai pengganti panning, uap berasal dari Boiler bertekanan 2 bar disalurkan melalui nozzle yang berada di dalam steamer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi temperatur dan fraksi massa uap dalam steamer yang berpengaruh terhadap kualitas teh yang dihasilkan dengan kecepatan uap 43,22 m/s. Maka dari itu digunakan model matematik Computational Fluid Dynamics (CFD). Metode validasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu, membandingkan grafik kecepatan, temperatur, dan fraksi massa uap dari jurnal milik Ladislav Vyskocil dengan menggunakan metode turbulen k-epsilon realizable enhanced wall treatment, mixture, dan species transport. Hasil validasi tersebut didapatkan error maksimum pada grafikkecepatan 17,86% temperatur 6,43%, dan fraksi massa uap 16,67%. Karena error <20% maka metode tersebut dapat digunakan. Dari kontur yang diperoleh pada proses simulasi steamer berbentuk 3D dapat disimpulkan bahwa persebaran distribusi temperatur tidak begitu berbeda. Namun berbeda pada fraksi massa uap. Konsentrasi uap yang mula-mula sebesar 0,95 turun hingga konsentrasinya 0. Secara keseluruhan pengkondisian ruang dengan kecepatan masuk 43,22 m/s dapat melayukan daun teh untuk dilakukan proses pada tahap berikutnya.
The Effect of Ethanol on Brake Torque, Brake Specific Fuel Consumption, Smoke Opacity, and Exhaust Gas Temperature of Diesel Engine 4JB1 Fueled by Diesel-Jatropha Oil Syarifudin Syarifudin; Faqih Fatkhurrozak; Firman Lukman Sanjaya; Eflita Yohana; Syaiful Syaiful; Agus Wibowo
Automotive Experiences Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Automotive Laboratory of Universitas Muhammadiyah Magelang in collaboration with Association of Indonesian Vocational Educators (AIVE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ae.6447

Abstract

The growth of diesel vehicles has consequences for the consumption of diesel oil. Therefore, using Jatropha as an alternative fuel reduces dependence on diesel oil and it does not interfere with food availability. However, the high viscosity of jatropha oil makes the fuel pump work harder. In addition, the low calorific value reduces the quality of the fuel which creates unique problems. Ethanol, with its low viscosity and high oxygen content, is expected to be effective in reducing jatropha problems for diesel engines. Therefore, this study aims to evaluate the addition of ethanol to the brake torque, brake-specific fuel consumption, exhaust gas temperature, and smoke opacity. The 4JB1 diesel engine with an EGR was tested on a 10% (DJ10) and 20% (DJ20) diesel-jatropha mixture. The experimental results showed that brake torque increased by 1.51% in the DJ10 application, brake specific fuel consumption decreased by 7.05%, exhaust gas temperature decreased by 0.67%, and smoke opacity increased by 25.91%. While in the DJ20 application, brake torque increased by 3.19%, brake-specific fuel consumption decreased by 30.08%, exhaust gas temperature decreased by 0.67%, and smoke opacity increased by 69.03%.
ANALISIS HIDRODINAMIKA DI DALAM CIRCULATING FLUIDIZED BED BOILER BERDASARKAN PERUBAHAN WAKTU MENGGUNAKAN CFD Rayhan Halim; Tony Suryo Utomo; Eflita Yohana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri pembangkit listrik secara progresif telah meningkatkan desain pembangkit listrik untuk menanggulangi perubahan iklim global. Pembangkit listrik tenaga batu bara akan lebih bersih dan lebih efisien dengan adanya teknologi CFB (Circulating Fluidized Bed) boiler. CFB boiler memiliki keunggulan dimana emisi karbondioksida, SOx dan NOx yang dihasilkan berkurang secara signifikan, sehingga penelitian mengenai CFB boiler banyak dilakukan salah satunya menggunakan CFD (Computational Fluid Dynamic). Penelitian kali ini bertujuan menentukan model turbulensi yang paling tepat dalam simulasi CFD pada CFB boiler untuk menganalisis hidrodinamika di dalamnya terhadap perubahan waktu yang meliputi distribusi fraksi volume solid, tekanan, kecepatan dan tegangan geser dinding. Simulasi dilakukan dengan menguji 3 model turbulensi, yaitu Standard k-ε, RNG k-ε dan RSM yang akan dibandingkan dengan penelitian sebelumnya. Hasil yang paling mendekati dengan data eksperimen adalah model RNG k-ε di mana nilai error yang diperoleh sebesar 6.24%. Daerah yang terdapat fraksi volume solid semakin meluas pada bagian bawah furnace sampai pada ketinggian 15 m dengan nilai berkisar pada 0.05 - 0.1. Daerah yang bertekanan tinggi semakin meluas pada bagian bawah furnace sampai pada ketinggian 15 m dengan nilai berkisar pada 3 kPa - 10 kPa. Kecepatan mengalami kenaikan dari 43 m/s sampai 50 m/s pada saluran outlet. Tegangan geser dinding mengalami kenaikan dari 0.75 Pa sampai 1.1 Pa pada dinding saluran outlet.
Peningkatan Produktivitas Industri Manisan Nanas Melalui Pengembangan Pengering Multi Rak Endy Yulianto; Eflita Yohana; Sutrisno Sutrisno; Sri Utami H; Didik Ariwibowo; Fardzanela S Fardzanela S; Riana Sitawati
METANA Vol 14, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.664 KB) | DOI: 10.14710/metana.v14i2.20097

Abstract

Industri olahan buah-buahan khususnya nanas menjadi salah satu industri yang cukup berkembang. Olahan hasil panen nanas dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah produk ini.Tujuan kegiatan ini adalah deseminasi teknologi pengering multi rak resirkulasi adsorpsi berbasis zeolit yang telah teruji di laboratorium dan merupakan well-proven technology ke industri manisan nanas rumput laut KUB 3 Sekawan. Target yang ingin dicapai melalui pengembangan proses produksi dan konsep pengering resirkulasi berbasis zeolit di industri manisan nanas rumput laut KUB 3 Sekawan mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi. Kegiatan diseminasi produk teknologi ke masyarakat meliputi: (i) desain dan pabrikasi prototipe pengering resirkulasi adsorpsi kapasitas 50 kg/batch, (ii) penyusunan dokumen Standard Operating Procedures (SOP), (iii) pengujian adaptasi dan evaluasi penerapan pengering resirkulasi adsorpsi, dan (iv) evaluasi tekno-ekonomi. Pengering multi rak dilengkapi resirkulator udara pengering berbasis zeolit telah terpabrikasi secara baik dan telah digunakan untuk produksi manisan nanas rumput laut. Pengering adsorpsi multi rak ini, mampu meningkatkan kapasitas produksi dan menurunkan biaya produksi. Analisis tekno-ekonomi meliputi: B/C Ratio, NPV dan IRR menunjukkan bahwa terap-kembang alat di industri manisan nanas rumput laut ini layak. Dengan demikian, alat memenuhi persyaratan secara teknis dan secara finansial atau secara ekonomis.
Study of Desiccation Crack Behavior of Fly Ash - Bentonite (FAB) Composite in Landfill Liner System Eflita Yohana; Syafrudin Syafrudin; Mochamad Arief Budihardjo; Bimastyaji Surya Ramadan; Ayudya Izzati Dyah Lantasi; Fadel Iqbal Muhammad; Natasya Ghinna Humaira
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 19, No 1 (2022): March 2022
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.406 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v19i1.68-77

Abstract

The addition of bentonite to fly ash can lower the permeability coefficient of the composite landfill liner. Also, the montmorillonite bentonite can bind quite a lot of water molecules during the hydration process. In this study, the effect of mixture, water content, and salinity on the desiccation cracking phenomenon in the bentonite - fly ash mixture as a landfill liner system was investigated by conducting tests such as desiccation test, water content test, and standard proctor and permeability test. The variation in bentonite levels: 0%, 15%, 20%,25% and 25% + 1 N NH4Cl solution. The result shows that the appropriate mixture is fly ash + 15% bentonite with permeability of 4,065 x 10-7. The mixture complies with local regulations where the permeability coefficient of the bottom layer of the landfill should be less than 10–6 cm/s and have a low cracking value (CIF). Furthermore, the addition of saline solution to the composite can rise the value of the optimum moisture content. However, saline conditions can decrease the value of CIF drastically
Co-Authors , Muchammad , Suhartana Abdul Ghani K Abdulhafiz Younis Mokhetar Abrorul Fuady R. Achmad Afinadi Adi Kurnia Muktabar Adi Kurnia Muktabar Ady Priambodo Agus Wibowo Akhmad Zidni Hudaya Amal, Daffa Ikhlasul Ambangan Siregar Ambangan Siregar Ambangan Siregar Ambari, Iqbal Anindya Ardiansari Ari Nugroho Arijanto Arijanto arrohman, sigit Askhabulyamin Askhabulyamin Astrid Ayutasari Ayudya Izzati Dyah Lantasi Bachtiar Kurnia Prakoso Bambang Yunianto Bambang Yunianto Berkah Fajar TK Bisri Oktavia Usda Bondantio Putro Budi Setiyana Carles, Henry Citra Asti Rosalia Diana, Ade Eva Didik Ariwibowo Didik Ariwibowo Dwi Basuki Wibowo Fadel Iqbal Muhammad Fahmi Arifan Faqih Fatkhurrozak Faqih Fatkhurrozak Fardzanela S Fardzanela S Farizki, Bangkit Fatih Khamdani Fatkhurrozak, Faqih Fikri, Dzakiyya Nabilla Firman Lukman Sanjaya Firman Lukman Sanjaya Franklin T.H. Sinaga Ganang Wisma Habib Indra Karim Hendrawan, Andre Budhi Henry Charles Hepatika Zidny Ilmadina Hermawan Dwi Ariyanto Herriza, Rigo Muhammad Idreis Abdualgader Indah Hartati Ismoyo Haryanto Joga Dharma Setiawan Julianto, Mohamad Endy Khoiriyah, Mauli Astuti Kooshartoyo, Meddy Kusnadi Kusnadi Kwang Hwan Choi Lukman Sanjaya, Firman M. Fandiar Majiid, M. Fandiar M. Taufik Qurohman M.S.K. Tony Suryo Utomo M.S.K. Tony Suryo Utomo Mahmudyan Nuriil Fahmi Maula, Setya Deni Maulana, Andre Fiky Mochamad Arief Budihardjo Mochammad Facta Mohamad Endy Y Yulianto Mohammad Tauviqirrahman Mohammad Tauviqirrahman MSK Tony Suryo MSK. Tony SU. MSK. Tony Suryo Utomo Muchammad Muchammad Muchammad Muchammad Muchammad Muhammad Muhammad Natasya Ghinna Humaira Nazaruddin Sinaga Novi Laura Indrayani, Novi Laura Nugroho, Agung Nurminda Eka Indra Pramana Pane, Ivranza Zuhdi Permana, Randa Putro Adi Nugroho Qurohman, M. Taufik Rahmanu, Zakaria Rahmat Julyansyah, Rahmat Ramadan, Bimastyaji Surya Ratrya Putra Hunadika Rayhan Halim Rey Adam Riana Sitawati Riky Ardiyanto Rizka Amalia Romadhon, Revki Safi'i, Muhamad Sanjaya, Firman Lukman Saptaryani, Titiek Deasy Saputra, Imron Aryadi Siti Nur Jannah Sri Nugroho Sri Utami H Sudargana Sudargana Sugeng Wahono Sugiyanto Sugiyanto Sugiyanto Suhartana Suhartana Suhartana Sukis, Muhamad Susetio Pratama Susiana Purwantisari Sutrisno Sutrisno Syafrudin Syafrudin Syaiful Syaiful . Syarifudin Syarifudin Syarifudin Syarifudin Syarifudin Syarifudin Syarifudin Syarifudin Syarifudin Syarifudin Syarifudin Tommy Ivantoro Tony Suryo Utomo Tony Suryo Utomo Vita Paramitha Wahyuningsih Wahyuningsih Wulandari, Sukma Aulia Yohanes Aditya W Yohanes Aditya Wisnu A Yohanes Aditya Wisnu A. Zaman, M. Badruz