Claim Missing Document
Check
Articles

Korelasi Konsentrasi Etanol 5% Pada Bahan Bakar Gasolin Terhadap Performa, dan Emisi Gas Buang Mesin Bensin 150cc Syarifudin Syarifudin; Eflita Yohana; Muchammad Muchammad; Suhartana Suhartana; Faqih Fatkhurrozak; Firman Lukman Sanjaya; M. Taufik Qurohman
Infotekmesin Vol 14 No 1 (2023): Infotekmesin: Januari, 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v14i1.1737

Abstract

Ethanol has higher octane and oxygen properties than fossil-fuel gasoline. Along with the increase in gasoline dependency and exhaust emissions, the use of ethanol as a fuel is urgently studied. This study aimed to observe the concentration of 5% ethanol in gasoline on the performance and exhaust emissions of a 150cc gasoline engine that was operated at 1000, 2000, and 3000rpm. The observation results show that the concentration of 5% ethanol in gasoline correlates with an increase in performance with indications of an increase in EGT, Brake power, BTE, and a decrease in SFC. On the emission side, it is also correlated with an increase in the quality of exhaust emissions with indications of increased CO2 emissions and reduced CO and HC emissions. The best correlation of 5% ethanol concentration was obtained at an operating speed of 2000rpm with an increase in EGT of 10.70%, an increase in Brake power of 9.49%, an increase in BTE of 38.62%, an increase in CO2 emissions of 23.06%, a decrease in SFC of 26 .49%, CO emission reduction of 16.67%, and HC emission reduction of 4.24%.
Strengthening Class XII Competence for Covid-19 Products Through the Ignition Combustion Injection System Workshop: Penguatan Kompetensi Kelas XII Produk Covid-19 Melalui Workshop Sistem Injeksi Ignition Cumbution Syarifudin Syarifudin; Faqih Fatkhurrozak; Firman Lukman Sanjaya; Riky Ardiyanto; Eflita Yohana
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i1.12492

Abstract

Class XII students of the TBSM Department, SMK Ma'Arif NU 01 Wanasari, Brebes Regency, are products of distance learning (online) due to the Covid-19 pandemic. Practicum learning in school workshops or industrial workshops ould not be carried out so students’s quality of competence is low. Therefore, this workshop-based PKM aims to increase the competence of participants, especially in the field of motorcycle injection systems. The PKM will be held in two stages, namely on November 28, 2022 (stage 1), and November 29, 2022 (stage 2). ThePKM technique prioritizes the SCL method and Small Discussion. PKM participants are class XII students with a total of 20 people. PKM stage 1 results in an increased understanding of the working principle of a 4-stroke motorbike by 95%. This success was achieved from the evaluation that was carried out in each presentation of the material. Success was also obtained at the 2nd stage of PKM. The material on the working principles and functions of the injection system components was well received by the participants. As many as 95% of the participants were able to re-explain the working principles and work functions of the motorcycle injection system components
ANALISIS CFD CO-FIRING BIOMASSA CANGKANG SAWIT PADA STOKER BOILER Habib Indra Karim; M.S.K. Tony Suryo Utomo; Eflita Yohana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) menyebutkan bahwa Indonesia berkomitmen dalam memberikan kontribusi terhadap solusi perubahan iklim global. Pemerintah juga akan terus mendorong pembangunan sejumlah proyek pembangkit listrik berbasis energi terbarukan (EBT). Hal ini didasari oleh penggunaan energi terbarukan tergolong masih rendah yaitu berkisar (1,9%) 8215,5 MW. Sementara itu, potensi EBT menjadi energi bisa berkisar sebesar 443.208 MW. Salah satu sumber EBT di Indonesia yang dapat dimanfaatkan yaitu Biomassa. Co-firing biomassa merupakan pilihan yang relatif lebih murah dan tidak memerlukan investasi pembangkit listrik baru. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peforma boiler secara keseluruhan serta emisi yang dihasilkan dari pembakaran co-firing biomassa cangkang sawit pada stoker boiler. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Computational Fluid Dynamics dengan parameter pengujian yaitu temperatur maksimum dan rata-rata pada furnace, serta fraksi CO2,CO, SO2, serta O2 rata-rata dan maksimum pada furnace stoker boiler. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa temperatur yang dihasilkan pada pembakaran co-firing biomassa 20% menurun dibandingkan dengan fraksi co-firing biomassa 10%. Namun demikian, emisi gas CO2 dan O2 meningkat diikuti dengan penurunan SO2 dan CO pada fraksi co-firing 20% dibandingkan dengan fraksi co-firing 10% yang mana menunjukkan menurunnya emisi gas berbahaya dan sempurnanya pembakaran yang terjadi di dalam furnace.
KARAKTERISTIK DAN PERFORMA CYCLONE SEPARATOR DENGAN PENAMBAHAN VORTEX FINDER (TAPPERED OUT – CYLINDER IN) DAN VARIASI PENDINGINAN PADA CONE CYCLONE DENGAN MENGGUNAKAN SIMULASI NUMERIK Eflita Yohana; Mohammad Tauviqirrahman; Bachtiar Kurnia Prakoso; Kwang Hwan Choi; Henry Charles
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Computational Fluid Dynamic menjadi referensi yang banyak digunakan dalam pemecahan masalah karena murah dan lebih cepat. Penelitian ini mengkaji mengenai pengaruh inovasi geometeri vortex finder (Tapered Out-Cylinder In). Tiga variasi panjang vortex finder 20%, 30%, dan 40% akan disimulasikan pada kondisi pendinginan dan tanpa pendinginan tambahan terhadap medan aliran kecepatan, performa cyclone, distribusi temperatur, dan perpindahan panas. Model turbulensi RSM digunakan untuk mensimulasikan aliran fluida. Pendekatan Eularian-Langrangian dipilih untuk memprediksi pergerakan fasa partikel. Lintasan partikel dalam aliran dilacak secara individual menggunakan metode DPM. Model pendinginan diaplikasikan dengan asumsi temperatur konstan pada permukaan cone cyclone. Hasil simulasi menunjukan kesamaan tren baik dengan kajian ekperimen maupun simulasi numerik. Hasil yang signifikan dapat terlihat pada nilai penurunan tekanan turun hingga 12% dengan penerapan kondisi pendinginan. Efisiensi pengumpulan cyclone menunjukan peningkatan yang tidak signifikan namun sebagain besar partikel yang terkumpul lebih kering disebabkan adanya peningkatan perpindahan panas pada semua kasus variasi.
ANALISIS PERPINDAHAN PANAS DAN MASSA PARTIKEL PADA PENGERINGAN SEMPROT BERTEMPERATUR RENDAH DENGAN MENGGUNAKAN KOMBINASI SUDUT SEMPROT Bisri Oktavia Usda; Eflita Yohana; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya produksi teh di Indonesia harus diikuti dengan peningkatan kualitas dari teh tersebut. Proses pengolahan teh harus dilakukan secara baik guna menjaga kualitas teh. Metode spray drying merupakan salah satu metode pengolahan teh yang beroperasi dengan perpindahan panas konveksi. Spray drying merupakan operasi pengolahan untuk mengubah bentuk cairan menjadi bentuk partikel kering dengan media semprot pengering panas. Pada penelitian ini dilakukan simulasi menggunakan bantuan CFD (Computational Fluid Dynamics) untuk mengetahui pengaruh kombinasi sudut semprot dan variasi udara panas masuk pada ruang pengering terhadap distribusi H2O mass fraction, H2O (l) mass fraction, dan temperatur yang terjadi di dalam ruang pengering. Pada penelitian kali ini menggunakan variasi sudut semprot 20°, 25°, 32°, 41° dengan udara panas masuk yaitu 70°C. Karakteristik perpndahan panas dan massa dianalis dari parameter hasil berupa temperature, fraksi massa air, dan fraksi massa uap air. Dari hasil penelitian diketahui bahwa variasi sudut semprot 41° memiliki nilai perpindahan panas dan massa yang paling baik, ditunjukkan oleh penurunan temperatur paling besar yaitu 38,9°C, sedangkan variasi sudut semprot 20° menjadi variasi dengan perpindahan massa yang paling rendah dengan penurunan temperatur udara panas 28,9°C.
SIMULASI NUMERIK PENAMBAHAN TURBULATOR PRISMA TUNGGAL PADA LALUAN UDARA FALLING FILM DEHUMIDIFIER Achmad Afinadi; Eflita Yohana; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem air-conditioning merupakan salah satu perangkat yang mengatur temperatur dan kelembaban udara di dalam ruangan. Salah satu bagian dari prinsip kerja sistem air-conditioning adalah mengurangi tingkat kelembaban udara melalui proses dehumidifikasi. Falling film dehumidifier merupakan salah satu teknologi dehumidifikasi yang beroperasi dengan memanfaatkan gaya gravitasi untuk mengalirkan liquid desiccant sebagai fluida kerjanya. Penulis melakukan analisis terhadap inovasi geometri falling film dehumidifier penambahan turbulator pada laluan udara lembab untuk mengetahui pengaruhnya terhadap pola aliran terbentuk dan performa dehumidifikasi dehumidifier. Penelitian dilakukan dengan metode simulasi menggunakan software CFD. Geometri yang digunakan dibuat dalam model 3D dengan ukuran 0,15 x 0,15 x 0,03 m dengan turbulator tunggal diposisikan pada ketinggian 0,037 m di atas sisi masuk udara lembab. Dari hasil simulasi diperoleh bahwa penggunaan turbulator pada laluan udara dehumidifier mampu mengubah pola aliran udara membentuk pusaran dan menciptakan daerah dengan nilai intensitas turbulensi relatif tinggi. Modifikasi dengan turbulator meningkatkan penurunan fraksi massa uap air udara keluar sebesar 10,6% pada kecepatan alir udara 0,4 m/s, 13,8% pada kecepatan 0,8 m/s, dan 13,7% pada kecepatan 1,2 m/s. Modifikasi ini juga meningkatkan penurunan temperatur udara keluar sebesar 10,4% pada kecepatan aliran udara 0,4 m/s, 19,5% pada kecepatan 0,8 m/s, dan penurunan sebesar 25,4% pada kecepatan udara 1,2 m/s. Mengacu pada nilai penurunan massa uap air, maka performa dehumidifikasi meningkat 10,6%, 13,8%, dan 13,7% masing-masing pada kecepatan 0,4 m/s, 0,8 m/s, dan 1,2 m/s.
ANALISA EKSERGI PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP XYZ KAPASITAS 1070 MW MENGGUNAKAN PEMODELAN CYCLE TEMPO Putro Adi Nugroho; Berkah Fajar TK; Eflita Yohana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan performa PLTU merupakan salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi dampak kerusakan lingkungan, mengurangi konsumsi bahan bakar sehingga PLTU bekerja dengan kondisi lebih baik dan mendapatkan keuntungan lebih baik. PLTU yang beroperasi pada performa yang buruk hanya akan menyebabkan kerugian dan berpotensi merusak lingkungan karena emisinya lebih buruk, dan konsumsi bahan bakarnya lebih banyak.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai efisiensi eksergi dan energi pada PLTU XYZ  yang memiliki kapasitas produksi sebesar 1070 MW. Dengan mengetahui data efisiensi pembangkit ini, maka performa pembangkit dapat diidentifikasi dan dapat dilakukan peningkatan performa berdasarkan data efisiensi yang diperoleh. Software yang digunakan dalam penelitian ini adalah software Cycle-Tempo. Analisa dilakukan pada tiga kondisi variasi beban yaitu beban 50%, 75% dan 100%. Dari hasil penelitian ini, didapatkan nilai efisiensi pembangkit pada kondisi 50% sebesar 38.76%, kondisi 75% sebesar 40,75% dan kondisi 100% sebesar 41,82%. Destruksi eksergi terbesar terjadi  pada boiler dan reheater untuk kondisi 50% sebesar 661.18 MW dengan persentase destruksi eksergi 51.33%, kondisi 75% sebesar 938.28 MW dengan persentase destruksi eksergi 50.07% dan kondisi 100% sebesar 1214.59 MW dengan persentase destruksi eksergi 49.35%. Nilai destruksi eksergi terkecil pada CEP pada kondisi 50% sebesar 1.44 MW dengan persentase destruksi eksergi 0.11%, kondisi 75% sebesar 1.46 MW dengan persentase destruksi eksergi 0.08% dan kondisi 100% sebesar 1.48 MW dengan persentase destruksi eksergi 0.06%. Nilai energi losses terbesar pada komponen boiler kondisi 50% sebesar 935.68 MW, kondisi 75% sebesar 1340.6 MW dan kondisi 100% sebesar 1738.9 MW.
Analisis Visualisasi Aliran Pengujian Model Airfoil Menggunakan Fluida Vape dengan Geometri Smoke Line yang berbeda Kooshartoyo, Meddy; Yohana, Eflita; Muchammad, Muchammad; Pane, Ivranza Zuhdi
ROTASI Vol 26, No 2 (2024): VOLUME 26, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.26.2.73-78

Abstract

This research aims to analyze the flow visualization of the design of 2 types of smoke rake with vape fluid. The test model used was a three-dimensional NACA 4412 airfoil profile made from 10 mm thick flexyglass structural material, skin wrapped in epoxy resin with dimensions with chord length (C) = 151.52 mm, span width (S) = 300 mm, maximum thickness (t) = 19.18 mm made on a laboratory scale for wind tunnel testing purposes. Aerodynamic flow research was carried out at angles of attack (α) 5o, 100, 150 and 200 at wind speeds of 5 m/s, 10 m/s, and 15 m/s and 20 m/s. Several important parameters such as lift coefficient (CL), drag coefficient (CD), lift-drag ratio (L/D), in this study visually analyze the flow using the smoke method so that changes can be seen as the angle of attack (α) increases. The research results show that the drag coefficient (CD) and lift coefficient (CL) obtained using a numerical approach and testing in a wind tunnel from previous research data with this flow visualization research, changes in the angle of attack (α) have an effect on the leading edge area on the surface of the airfoil body, which in turn affects the overall aerodynamic characteristics. From the photo results, it can be seen that the difference in flow using the SR1 and SR2 smoke rake is greater.
STUDI NUMERIK PERFORMA HIDRODINAMIKA PONTOON PESAWAT TERBANG AMFIBI BERKAPASITAS 17 PENUMPANG Rahmanu, Zakaria; Yohana, Eflita; Tauviqirrahman, Mohammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.504 pulau dan 77% wilayahnya berupa lautan. Konektivitas antar pulau di Indonesia sangat penting untuk meningkatkan aksesibilitas demi berkembangnya kegiatan pariwisata, edukasi, serta kesehatan. Pesawat menjadi moda transportasi paling efisien dalam hal waktu untuk konektivitas ribuan pulau di Indonesia. Namun, infrastruktur di Indonesia masih belum merata dengan keberadaan landasan pacu yang menjadi kendala bagi pesawat. Pesawat amfibi dapat menjadi solusi untuk meningkatkan konektivitas di wilayah kepulauan Indonesia karena kemampuannya yang dapat lepas landas dan mendarat di darat maupun permukaan air. Untuk dapat mengapung di permukaan air, terdapat pontoon pada pesawat amfibi. Pontoon pada pesawat amfibi sangat krusial karena kompleksitas aliran yang ditimbulkan ketika bergerak di permukaan air. Analisis dengan komputasi dinamika fluida digunakan untuk menganalisis karakteristik pontoon yang berupa resistansi dan pola aliran. Massa total pesawat amfibi divariasikan untuk dianalisis pengaruhnya terhadap resistansi dan pola aliran yang terjadi. Semakin berat massa total pesawat amfibi, maka kedalaman tenggelam (draught) dari pontoon akan semakin dalam. Hal ini mengakibatkan permukaan sentuh antara dinding pontoon dengan air semakin luas dan resistansi semakin besar.
Simulasi Pengaruh Temperatur Heater Selama Proses Pemanasan Udara sebagai Inlet pada Spray Dryer Hudaya, Akhmad Zidni; Maula, Setya Deni; Bahar, Shofwan; Arrohman, Sigit; Carles, Henry; Sukis, Muhamad; Yohana, Eflita
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.2 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i2.12497

Abstract

Spray drying merupakan teknologi pengolahan produk yang digunakan untuk mengubah bentuk cairan menjadi bentuk partikel kering dengan media semprot pengeringan panas. Proses pengeringan yang singkat dengan kondisi operasional yang terkontrol dapat mempertahankan temperatur droplet agar tetap rendah sehingga dapat menerapkan temperatur udara pengeringan yang tinggi tanpa mempengaruhi produk. Temperatur produk yang rendah dan waktu pengeringan yang singkat memungkinkan metode spray drying dapat digunakan untuk pengeringan produk yang sangat sensitif terhadap panas dan mempertahankan berkualitas produk seperti warna, rasa, dan nutrisi. Banyak kajian eksperimental maupun numerikal telah dilakukan untuk mengetahui karakteristik proses spray drying termasuk membandingkan hasil eksperimental dan simulasi, dan menghasilkan prediksi profil kecepatan dan temperatur selama proses spray drying menggunakan simulasi komputasi dinamika fluida. Penelitian mengenai pengaruh temperatur pada proses spray drying telah dilakukan, dalam penelitian tersebut menyatakan bahwa semakin tinggi temperatur pengeringan, maka semakin rendah nilai moisture content dan water activity pada produk yang dihasilkan. Dalam penelitian ini, parameter pengeringan yang digunakan adalah temperatur udara masuk pada spray dryer dimana udara tersebut akan dipanaskan menggunakan pemanas udara terlebih dahulu. Simulasi dilakukan secara numerik dengan pemodelan 3 dimensi menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD). Hasil yang diperoleh mempunyai nilai error sebesar 3% dibandingkan dengan data eksperimen. Semakin tinggi temperatur heater maka akan menghasilkan temperatur outlet yang tinggi pula. Temperatur tertinggi berada pada area heater dan temperatur dinding pemanas udara sangat mempengaruhi proses pemanasan udara. Udara setelah melewati heater 3 mempunyai nilai temperatur yang paling tinggi dibandingkan heater-heater sebelumnya dan bahkan heater-heater setelahnya. Dari kesimpulan tersebut, alat pemanas udara harus dievaluasi ulang terutama dari segi desain dan sistem kerjanya untuk meningkatkan efisiensi pemanasan udara.
Co-Authors , Muchammad , Suhartana Abdul Ghani K Abdulhafiz Younis Mokhetar Abrorul Fuady R. Achmad Afinadi Adi Kurnia Muktabar Adi Kurnia Muktabar Ady Priambodo Agus Wibowo Akhmad Zidni Hudaya Amal, Daffa Ikhlasul Ambangan Siregar Ambangan Siregar Ambangan Siregar Ambari, Iqbal Anindya Ardiansari Ari Nugroho Arijanto Arijanto arrohman, sigit Askhabulyamin Askhabulyamin Astrid Ayutasari Ayudya Izzati Dyah Lantasi Bachtiar Kurnia Prakoso Bambang Yunianto Bambang Yunianto Berkah Fajar TK Bisri Oktavia Usda Bondantio Putro Budi Setiyana Carles, Henry Citra Asti Rosalia Diana, Ade Eva Didik Ariwibowo Didik Ariwibowo Dwi Basuki Wibowo Fadel Iqbal Muhammad Fahmi Arifan Faqih Fatkhurrozak Faqih Fatkhurrozak Fardzanela S Fardzanela S Farizki, Bangkit Fatih Khamdani Fatkhurrozak, Faqih Fikri, Dzakiyya Nabilla Firman Lukman Sanjaya Firman Lukman Sanjaya Franklin T.H. Sinaga Ganang Wisma Habib Indra Karim Hendrawan, Andre Budhi Henry Charles Hepatika Zidny Ilmadina Hermawan Dwi Ariyanto Herriza, Rigo Muhammad Idreis Abdualgader Indah Hartati Ismoyo Haryanto Joga Dharma Setiawan Julianto, Mohamad Endy Khoiriyah, Mauli Astuti Kooshartoyo, Meddy Kusnadi Kusnadi Kwang Hwan Choi Lukman Sanjaya, Firman M. Fandiar Majiid, M. Fandiar M. Taufik Qurohman M.S.K. Tony Suryo Utomo M.S.K. Tony Suryo Utomo Mahmudyan Nuriil Fahmi Maula, Setya Deni Maulana, Andre Fiky Mochamad Arief Budihardjo Mochammad Facta Mohamad Endy Y Yulianto Mohammad Tauviqirrahman Mohammad Tauviqirrahman MSK Tony Suryo MSK. Tony SU. MSK. Tony Suryo Utomo Muchammad Muchammad Muchammad Muchammad Muchammad Muhammad Muhammad Natasya Ghinna Humaira Nazaruddin Sinaga Novi Laura Indrayani, Novi Laura Nugroho, Agung Nurminda Eka Indra Pramana Pane, Ivranza Zuhdi Permana, Randa Putro Adi Nugroho Qurohman, M. Taufik Rahmanu, Zakaria Rahmat Julyansyah, Rahmat Ramadan, Bimastyaji Surya Ratrya Putra Hunadika Rayhan Halim Rey Adam Riana Sitawati Riky Ardiyanto Rizka Amalia Romadhon, Revki Safi'i, Muhamad Sanjaya, Firman Lukman Saptaryani, Titiek Deasy Saputra, Imron Aryadi Siti Nur Jannah Sri Nugroho Sri Utami H Sudargana Sudargana Sugeng Wahono Sugiyanto Sugiyanto Sugiyanto Suhartana Suhartana Suhartana Sukis, Muhamad Susetio Pratama Susiana Purwantisari Sutrisno Sutrisno Syafrudin Syafrudin Syaiful Syaiful . Syarifudin Syarifudin Syarifudin Syarifudin Syarifudin Syarifudin Syarifudin Syarifudin Syarifudin Syarifudin Syarifudin Tommy Ivantoro Tony Suryo Utomo Tony Suryo Utomo Vita Paramitha Wahyuningsih Wahyuningsih Wulandari, Sukma Aulia Yohanes Aditya W Yohanes Aditya Wisnu A Yohanes Aditya Wisnu A. Zaman, M. Badruz